Category: Bisnis.com Nasional

  • Kapan Puasa Ramadan 2026 Dimulai?

    Kapan Puasa Ramadan 2026 Dimulai?

    Bisnis.com, JAKARTA – Ramadan sebentar lagi akan datang menyambut umat muslim. Banyak masyarakat yang mulai mencari kapan Ramadan datang.

    Apabila merujuk pada kalender Ramadan 1447H/2026, maka 1 Ramadan jatuh pada tanggal Kamis, 19 Februari 2026. Namun, biasanya akan diadakan rapat untuk melihat hilal dalam rangka menyambut bulan puasa.

    Sidang hilal tersebut dilakukan sebagai penentuan awal 1 Ramadan dan kapan Idulfitri siap dirayakan oleh umat muslim.

    Jatuhnya 1 Ramadan pada tanggal 19 Februari 2026 pun masih bersifat prakiraan dan bisa berpotensi berubah. Pemerintah akan menetapkan secara resmi 1 Ramadhan 1447 H melalui isbat yang akan dilaksanakan pada akhir bulan Sya’ban.

    Bulan Ramadhan tahun 2026 diprediksi berlangsung 30 hari hingga 20 Maret 2026. Sementara itu, Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah diprediksi jatuh pada Sabtu/Minggu, 21/22 Maret 2026.

    Ramadan versi Muhammadiyah 

    Adapun Muhammadiyah, memiliki jadwal berbeda yang telah ditetapkan dalam Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Mengacu pada KHGT tersebut, awal bulan puasa atau 1 Ramadhan 2026 Muhammadiyah diperkirakan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

    Jadwal ini sehari lebih awal dari prediksi awal puasa pemerintah.

    Muhammadiyah menetapkan Ramadhan 1447 Hijriah berlangsung 30 hari, dimulai 18 Februari 2026 dan berakhir pada 19 Maret 2026. Ini artinya, Idulfitri 1447 Hijriah berdasarkan KHGT Muhammadiyah akan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

    Berikut kalender Ramadhan 2026 Muhammadiyah selengkapnya:

    1 Ramadhan 1447 H: 18 Februari 2026
    2 Ramadhan 1447 H: 19 Februari 2026
    3 Ramadhan 1447 H: 20 Februari 2026
    4 Ramadhan 1447 H: 21 Februari 2026
    5 Ramadhan 1447 H: 22 Februari 2026
    6 Ramadhan 1447 H:23 Februari 2026
    7 Ramadhan 1447 H: 24 Februari 2026
    8 Ramadhan 1447 H: 25 Februari 2026
    9 Ramadhan 1447 H: 26 Februari 2026
    10 Ramadhan 1447 H: 27 Februari 2026
    11 Ramadhan 1447 H: 28 Februari 2026
    12 Ramadhan 1447 H: 1 Maret 2026
    13 Ramadhan 1447 H: 2 Maret 2026
    14 Ramadhan 1447 H: 3 Maret 2026
    15 Ramadhan 1447 H: 4 Maret 2026
    16 Ramadhan 1447 H: 5 Maret 2026
    17 Ramadhan 1447 H: 6 Maret 2026
    18 Ramadhan 1447 H: 7 Maret 2026
    19 Ramadhan 1447 H: 8 Maret 2026
    20 Ramadhan 1447 H: 9 Maret 2026
    21 Ramadhan 1447 H: 10 Maret 2026
    22 Ramadhan 1447 H: 11 Maret 2026
    23 Ramadhan 1447 H: 12 Maret 2026
    24 Ramadhan 1447 H: 13 Maret 2026
    25 Ramadhan 1447 H: 14 Maret 2026
    26 Ramadhan 1447 H: 15 Maret 2026
    27 Ramadhan 1447 H: 16 Maret 2026
    28 Ramadhan 1447 H: 17 Maret 2026
    29 Ramadhan 1447 H: 18 Maret 2026
    30 Ramadhan 1447 H: 19 Maret 2026. 

  • Megawati Tunjuk Dolfie Gantikan FX Rudy jadi Ketua DPD PDIP Jateng 14 jam yang lalu

    Megawati Tunjuk Dolfie Gantikan FX Rudy jadi Ketua DPD PDIP Jateng

    14 jam yang lalu

  • BMKG Prediksi Hujan Lebat Guyur Sejumlah Wilayah saat Tahun Baru, Ini Daftarnya

    BMKG Prediksi Hujan Lebat Guyur Sejumlah Wilayah saat Tahun Baru, Ini Daftarnya

    Bisnis.com, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah wilayah diguyur hujan lebat saat perayaan tahun baru. Salah satunya di DKI Jakarta.

    BMKG mencatat dua status hujan yakni sedang dan hujan lebat. Selain itu, fenomena alam lainnya adalah angin kencang. Kondisi ini berlangsung 30 Desember 2025 sampai 1 Januari 2026.

    “Hujan sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang masih hadir dengan kategori tingkat peringatan dini,” tulis BMKG dalam keterangan resminya, Selasa (30/12/2025).

    Berdasarkan catatan BMKG, untuk hujan sedang akan menerjang wilayah Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Papua Tengah, Papua, dan Papua Selatan.

    Hujan lebat diprediksi mengguyur, Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, dan Papua Pegunungan.

    Angin kencang diprediksi akan terjadi di Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku.

    Kondisi ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti suhu muka laut yang relatif hangat sehingga penguapan air terjadi secara intens, bibit siklon tropis 90S, sirkulasi siklonik, hingga el nino-southern oscilation yang menguat.

    BMKG mengimbau kepada masyarakat agar waspada menghadapi dinamika fenomena alam hidrometeorologi, khususnya saat beraktivitas di luar ruangan.

  • Mentahkan Ide Kepala Daerah Ditunjuk DPRD, Rektor Paramadina Kenalkan Pilkada Jalan Tengah

    Mentahkan Ide Kepala Daerah Ditunjuk DPRD, Rektor Paramadina Kenalkan Pilkada Jalan Tengah

    Bisnis.com, JAKARTA — Rektor Universitas Paramadina Didik J. Rachbini memperkenalkan gagasan Pilkada Jalan Tengah sebagai alternatif sistem pemilihan kepala daerah di Indonesia. Skema ini disebut sebagai metode campuran yang bertujuan memperbaiki kualitas demokrasi sekaligus menekan biaya politik yang menjadi dasar sejumlah menteri dan politisi pendukung pemerintahan Presiden Prabowo mendorong penunjukan lewat DPRD.

    Dalam jabarannya Didik menjelaskan bahwa Pilkada Jalan Tengah menggabungkan dua tahap pemilihan. Tahap pertama adalah proses elektoral melalui pemilihan legislatif. Tiga calon anggota DPRD dengan suara terbanyak di daerah tersebut otomatis menjadi kandidat kepala daerah.

    Setelah struktur DPRD terbentuk, proses berlanjut ke tahap kedua, yaitu pemilihan institusional. Pada tahap ini, DPRD memilih satu dari tiga kandidat tersebut untuk ditetapkan sebagai gubernur, bupati, atau wali kota.

    Menurut Didik, mekanisme ini menjaga kedaulatan rakyat karena dukungan awal tetap berasal dari perolehan suara dalam pileg. Dengan demikian, kandidat yang terpilih tetap memiliki legitimasi elektoral, bukan semata hasil lobi elite politik.

    Ia menegaskan, Metode Campuran tidak berupaya mengembalikan sistem ke pola lama ala Orde Baru, melainkan menghadirkan demokrasi berlapis atau two-step legitimacy untuk mengurangi praktik politik uang yang kerap terjadi pada pilkada langsung.

    Didik juga menyoroti efisiensi biaya sebagai keunggulan utama seperti yang dikeluhkan sejumlah politisi ataupun menteri di pemerintahan Prabowo. Menurutnya, pilkada langsung saat ini mendorong biaya kampanye yang sangat mahal, membuka peluang praktik politik uang, dan memicu ketergantungan kandidat pada pendukung berkantong tebal. Kondisi tersebut berisiko melahirkan korupsi setelah kandidat terpilih.

    Sebagai langkah pengawasan, ia mengusulkan pengaturan ketat dalam proses pemilihan di DPRD. Anggota legislatif yang memiliki hak suara perlu berada dalam pengawasan ketat, termasuk mekanisme pemantauan dan peran lembaga hukum seperti KPK dan kejaksaan untuk mencegah suap dan transaksi politik.

    Didik juga mendorong agar pemungutan suara DPRD dibuat terbuka dan disiarkan publik. Ia menilai, uji publik terhadap tiga kandidat, pemeriksaan rekam jejak, larangan transaksi politik, serta penerapan sanksi pidana berat terhadap praktik suap menjadi bagian penting dalam memperkuat proses seleksi.

    Dibandingkan pilkada langsung, Metode Campuran diproyeksikan memiliki biaya politik lebih rendah dan risiko politik uang pada level menengah. Partisipasi rakyat tetap terjaga melalui tahap elektoral, sementara DPRD memperoleh peran lebih besar dalam memastikan kualitas kandidat.

  • Mentahkan Ide Kepala Daerah Ditunjuk DPRD, Rektor Paramadina Kenalkan Pilkada Jalan Tengah

    Mentahkan Ide Kepala Daerah Ditunjuk DPRD, Rektor Paramadina Kenalkan Pilkada Jalan Tengah

    Bisnis.com, JAKARTA — Rektor Universitas Paramadina Didik J. Rachbini memperkenalkan gagasan Pilkada Jalan Tengah sebagai alternatif sistem pemilihan kepala daerah di Indonesia. Skema ini disebut sebagai metode campuran yang bertujuan memperbaiki kualitas demokrasi sekaligus menekan biaya politik yang menjadi dasar sejumlah menteri dan politisi pendukung pemerintahan Presiden Prabowo mendorong penunjukan lewat DPRD.

    Dalam jabarannya Didik menjelaskan bahwa Pilkada Jalan Tengah menggabungkan dua tahap pemilihan. Tahap pertama adalah proses elektoral melalui pemilihan legislatif. Tiga calon anggota DPRD dengan suara terbanyak di daerah tersebut otomatis menjadi kandidat kepala daerah.

    Setelah struktur DPRD terbentuk, proses berlanjut ke tahap kedua, yaitu pemilihan institusional. Pada tahap ini, DPRD memilih satu dari tiga kandidat tersebut untuk ditetapkan sebagai gubernur, bupati, atau wali kota.

    Menurut Didik, mekanisme ini menjaga kedaulatan rakyat karena dukungan awal tetap berasal dari perolehan suara dalam pileg. Dengan demikian, kandidat yang terpilih tetap memiliki legitimasi elektoral, bukan semata hasil lobi elite politik.

    Ia menegaskan, Metode Campuran tidak berupaya mengembalikan sistem ke pola lama ala Orde Baru, melainkan menghadirkan demokrasi berlapis atau two-step legitimacy untuk mengurangi praktik politik uang yang kerap terjadi pada pilkada langsung.

    Didik juga menyoroti efisiensi biaya sebagai keunggulan utama seperti yang dikeluhkan sejumlah politisi ataupun menteri di pemerintahan Prabowo. Menurutnya, pilkada langsung saat ini mendorong biaya kampanye yang sangat mahal, membuka peluang praktik politik uang, dan memicu ketergantungan kandidat pada pendukung berkantong tebal. Kondisi tersebut berisiko melahirkan korupsi setelah kandidat terpilih.

    Sebagai langkah pengawasan, ia mengusulkan pengaturan ketat dalam proses pemilihan di DPRD. Anggota legislatif yang memiliki hak suara perlu berada dalam pengawasan ketat, termasuk mekanisme pemantauan dan peran lembaga hukum seperti KPK dan kejaksaan untuk mencegah suap dan transaksi politik.

    Didik juga mendorong agar pemungutan suara DPRD dibuat terbuka dan disiarkan publik. Ia menilai, uji publik terhadap tiga kandidat, pemeriksaan rekam jejak, larangan transaksi politik, serta penerapan sanksi pidana berat terhadap praktik suap menjadi bagian penting dalam memperkuat proses seleksi.

    Dibandingkan pilkada langsung, Metode Campuran diproyeksikan memiliki biaya politik lebih rendah dan risiko politik uang pada level menengah. Partisipasi rakyat tetap terjaga melalui tahap elektoral, sementara DPRD memperoleh peran lebih besar dalam memastikan kualitas kandidat.

  • Polri Terjunkan 2.617 Personel Kawal Demo Buruh di Jakarta Hari Ini (30/12)

    Polri Terjunkan 2.617 Personel Kawal Demo Buruh di Jakarta Hari Ini (30/12)

    Bisnis.com, JAKARTA — Polda Metro Jaya mengerahkan 2.617 personel untuk mengawal aksi demo buruh di sekitar Monumen Nasional (Monas) Jakarta hari ini Selasa (30/12/2025).

    Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan ribuan personel itu terdiri dari gabungan Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek jajaran.

    “Sebanyak 2.617 personel gabungan dikerahkan untuk memberikan pelayanan dalam aksi unjuk rasa,” ujar Susatyo dalam keterangan tertulis, Selasa (30/12/2025).

    Dia menambahkan kelompok buruh yang melakukan demo hari ini adalah Pengurus Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (Perda KSPI) Provinsi Jawa Barat bersama sejumlah elemen massa lainnya.

    Sebelum demo digelar, Susatyo menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan dengan apel pasukan sejak 07.00 WIB.

    Dalam arahannya, dia menegaskan Polri bertujuan untuk melayani masyarakat yang akan menyampaikan pendapat dengan mengedepankan pendekatan humanis dan profesional. Dia memastikan juga seluruh personel yang terlibat tidak dibekali senjata api.

    “Kita hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang akan menyampaikan aspirasinya. Laksanakan tugas dengan humanis, profesional, dan sesuai aturan. Tidak ada anggota yang membawa senjata api,” imbuhnya.

    Kemudian, Susatyo mengingatkan para orator dan peserta aksi agar menyampaikan aspirasi secara tertib serta tidak melakukan provokasi hingga merusak fasilitas umum.

    Selain itu, dia mengimbau seluruh massa agar tidak mudah terpancing provokasi dan tetap menjaga situasi kondusif selama aksi berlangsung. 

    Adapun, Polri juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional jika terjadi peningkatan eskalasi massa di lokasi. Oleh sebab itu, masyarakat diimbau untuk mencari jalur alternatif menghindari potensi kemacetan lalu lintas selama aksi unjuk rasa berlangsung.

    “Pengaturan arus lalu lintas bersifat situasional, melihat eskalasi jumlah massa di lapangan. Kita imbau masyarakat untuk mencari jalan alternatif agar aktivitas tetap berjalan lancar,” pungkas Susatyo.

  • Refleksi 2025, Prasasti Center Soroti Ketertinggalan RI dari Negara Lain

    Refleksi 2025, Prasasti Center Soroti Ketertinggalan RI dari Negara Lain

    Bisnis.com, JAKARTA — Prasasti Center for Policy Studies (Prasasti) menyoroti soal ketertinggalan Indonesia dibandingkan dengan negara lain pada forum Refleksi Akhir Tahun 2025.

    Prasasti dan BACenter mengadakan forum yang menjadi ruang kontemplasi kebangsaan untuk membaca perjalanan Indonesia sepanjang 2025 sekaligus menata arah masa depan bangsa di tengah tantangan daya saing global.

    Board of Advisors Prasasti sekaligus Ketua Dewan Pembina BACenter, Burhanuddin Abdullah menekankan refleksi akhir tahun bukan sekadar ritual personal, melainkan cara bangsa menimbang, mengendapkan, dan memahami perjalanan kolektif yang telah dilalui.

    “Catatan perjalanan Indonesia dalam satu tahun terakhir patut diapresiasi. Berbagai langkah pembangunan yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, BUMN, UMKM, koperasi, dan masyarakat menunjukkan upaya bersama menuju perbaikan kualitas hidup,” katanya dalam siaran pers, Senin (29/12/2025).

    Dia mencontohkan program pemenuhan gizi dan penguatan ekonomi desa yang diharapkan mampu membentuk generasi muda yang lebih sehat, tangkas, dan cerdas dalam jangka menengah hingga panjang.

    Namun demikian, Burhanuddin mengingatkan bahwa jalan ke depan masih panjang dan terjal. Sejumlah indikator menunjukkan Indonesia masih tertinggal dibanding negara tetangga.

    Dalam Global Talent Competitiveness Index, posisi Indonesia menurun dari peringkat 65 pada 2020 menjadi 73 pada 2024. Sementara dalam Human Capital Index, capaian Indonesia baru mencapai 0,56, tertinggal dari Malaysia dan Vietnam.

    Artinya, seorang anak Indonesia saat ini baru tumbuh dengan sekitar 56% dari potensi produktivitas maksimalnya di masa depan.

    Selanjutnya, dari sisi produktivitas tenaga kerja, Indonesia mencatat sekitar US$28.000 per pekerja, jauh di bawah Singapura yang melampaui US$150.000 dan Malaysia sekitar US$55.000. Kesenjangan juga tampak jelas pada aspek inovasi.

    Data paten per satu juta penduduk menunjukkan Indonesia hanya mencatat 84 paten dalam periode 2000–2023, dibandingkan Singapura yang mencapai lebih dari 22.000 dan Korea Selatan lebih dari 93.000.

    Burhanuddin menilai Indonesia membutuhkan lompatan besar, bukan sekadar perbaikan bertahap.

  • PAN Nilai Usulan Pemilihan Kepala Daerah oleh DPRD Layak Dipertimbangkan

    PAN Nilai Usulan Pemilihan Kepala Daerah oleh DPRD Layak Dipertimbangkan

    Bisnis.com, JAKARTA — Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno menyatakan usulan pemilihan kepala daerah oleh DPRD layak dipertimbangkan.

    Berdasarkan pengalaman Eddy selama menjabat di PAN, tahapan Pilkada semenjak 10 tahun belakangan. Eddy mengungkap bahwa terjadi peningkatan identitas politik yang dan politik dinasti.

    “Kami melihatnya itu adalah sebuah usulan yang memang layak dipertimbangkan,” ujar Eddy di sela Diskusi Media di kompleks Senayan, Jakarta, Senin (29/12/2025).

    Eddy menjelaskan, saat ini politik uang sudah semakin tinggi intensitasnya. Sebab, calon kepala daerah bisa memperoleh suara dengan modal “amplop” maupun sembako untuk pemilih.

    Dengan begitu, aturan pemilihan kepala daerah melalui DPRD diharapkan bisa mengurangi beban calon kepala daerah hingga janji politik terhadap sponsor kampanye.

    “Kita bisa mendapatkan kepala daerah yang kemudian tidak perlu memiliki beban dari sejak awal dia memerintah, apakah itu beban keuangan, beban janji kepada sponsor, donor, dan lain-lain,” imbuhnya.

    Terlebih, kata Eddy, pemilihan secara keterwakilan juga sudah tercantum dalam sila keempat Pancasila soal musyawarah untuk mufakat.

    Pada intinya, Eddy berpandangan bahwa mekanisme pemilihan kepala daerah oleh DPRD ini bisa memperbaiki kualitas demokrasi di Indonesia.

    “Ini menjadi bahan kajian bagi kita semua, tetapi ini adalah hal yang layak untuk dikaji sehingga nanti output-nya itu adalah untuk memperbaiki kualitas dari demokrasi kita, kualitas dari pemilihan kepala daerah kita,” pungkasnya.

  • Seskab Teddy: Prabowo Kirim Helikopter Pribadi ke Aceh untuk Logistik Bencana

    Seskab Teddy: Prabowo Kirim Helikopter Pribadi ke Aceh untuk Logistik Bencana

    Bisnis.com, JAKARTA — Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan perhatian langsung sejak awal bencana di Sumatra dengan mengirimkan helikopter pribadi ke Aceh untuk mendukung penanganan di lapangan.

    Selain itu, Teddy menekankan bahwa pemerintah juga mengerahkan total 53 helikopter gabungan untuk distribusi logistik ke wilayah terdampak yang sulit dijangkau.

    Hal tersebut disampaikannya saat memaparkan laporan dalam konferensi pers Pemulihan dan Rencana Strategis Pascabencana di Sumatra Jelang Akhir Tahun di Posko Terpadu Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (29/12/2025).

    “Sejak minggu pertama bencana, Bapak Presiden langsung mengirimkan helikopter pribadi beliau ke Aceh untuk digunakan oleh Gubernur Aceh, beserta timnya. Silakan digunakan ke mana pun berkeliling Aceh sejak minggu pertama,” ujar Teddy.

    Lebih lanjut, dia menambahkan, pemerintah juga meluruskan pertanyaan publik terkait keberadaan puluhan helikopter yang dikerahkan dalam penanganan bencana.

    Menurut Teddy, saat ini terdapat 53 helikopter gabungan yang berasal dari unsur TNI, Polri, Basarnas, BNPB, serta pihak swasta, termasuk Pertamina.

    “Ada 53 helikopter gabungan. Ini semuanya sejak awal berada di tiga provinsi terdampak,” katanya.

    Menurutnya, dukungan transportasi udara menjadi kunci dalam memastikan bantuan kemanusiaan tetap tersalurkan ke masyarakat terdampak, sembari pemerintah terus mempercepat pemulihan akses darat di wilayah bencana.

    Teddy menjelaskan, helikopter-helikopter tersebut difungsikan untuk mengangkut logistik ke wilayah yang tidak dapat dijangkau melalui jalur darat akibat akses jalan yang terputus atau belum tersambung.

    “Mereka menerbangkan logistik ke daerah-daerah yang tidak terjangkau oleh darat, ke desa-desa, ke posko peninjauan, dan titik-titik lainnya,” jelas Teddy.

  • Kenang Romo Mudji, Menteri Agama: Sahabat Dialog Lintas Iman

    Kenang Romo Mudji, Menteri Agama: Sahabat Dialog Lintas Iman

    Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya rohaniwan dan budayawan Romo Mudji Sutrisno pada Minggu (28/12/2025). Romo Mudji meninggal dunia dalam usia 71 tahun dan dikenal luas sebagai tokoh dialog lintas iman serta pegiat isu kemanusiaan.

    “Kami berduka mendengar kabar Romo Mudji wafat. Selamat jalan sahabat dialog lintas iman,” ujar Nasaruddin di Jakarta, Senin (29/12), seperti yang dilansir dari situs resmi Kementrian Agama.

    Menag mengenang Romo Mudji sebagai sosok yang konsisten memperjuangkan toleransi dan perdamaian melalui berbagai forum dialog antaragama. Keduanya kerap bertemu dalam ruang-ruang diskusi yang membahas keberagaman, kemanusiaan, dan penguatan harmoni sosial di Indonesia.

    Menurut Nasaruddin, Romo Mudji memiliki kekhasan dalam memandang kehidupan beragama dengan pendekatan kebudayaan. Ia menilai Romo Mudji kerap menghadirkan perspektif seni dan estetika dalam memaknai nilai-nilai spiritual, yang sejalan dengan semangat keberagamaan yang inklusif dan moderat.

    “Saya mengenal Romo Mudji sebagai figur yang sangat menghargai nilai-nilai kebudayaan dalam beragama. Romo Mudji sering memberikan perspektif seni dan estetika dalam nilai spiritual, dan itu sejalan dengan keberagamaan yang inklusif dan moderat,” ujarnya.

    Romo Mudji Sutrisno terakhir kali tercatat hadir dalam Seminar Natal Nasional 2024 yang digelar di Auditorium HM Rasjidi, Kementerian Agama, Jakarta, pada 19 Desember 2024. Seminar tersebut mengangkat tema “Gereja Berjalan Bersama Negara: Semakin Beriman, Humanis, dan Ekologis” dan dibuka langsung oleh Menteri Agama.

    Dalam kesempatan itu, Romo Mudji tampil sebagai narasumber dan memberikan pandangan mengenai pentingnya humanisme dan kepedulian ekologis dalam praktik keagamaan di Indonesia.

    Wafatnya Romo Mudji meninggalkan duka bagi berbagai kalangan lintas agama dan budaya yang selama ini mengenalnya sebagai tokoh pemersatu dan jembatan dialog di tengah keberagaman bangsa.