Category: Bisnis.com Nasional

  • Prabowo Tugaskan Mendikti Saintek Siapkan SDM STEM untuk Hilirisasi

    Prabowo Tugaskan Mendikti Saintek Siapkan SDM STEM untuk Hilirisasi

    Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menugaskan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) berbasis sains, teknologi, engineering, dan matematika (STEM).

    Penugasan itu diberikan Prabowo setelah menerima laporan langsung dari Menristekdikti Saintek dalam rapat bersama sejumlah menteri di Istana, sesaat setelah Presiden tiba dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Sharm El-Sheikh, Mesir. 

    Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam keterangan pers di Base Ops Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (14/10/2025).

    “Kemudian juga tadi ada laporan dari Bapak Menteri Dikti Saintek, berkenaan dengan persiapan-persiapan di bidang sumber daya manusia yang berbasis STEM,” kata Prasetyo.

    Menurutnya, Prabowo memberikan arahan khusus agar pembangunan SDM diarahkan untuk mendukung program hilirisasi industri nasional serta memperkuat pengawakan tenaga terampil di berbagai sektor strategis seperti perkebunan dan kelautan.

    “Bapak Presiden menugaskan beliau di dalam rangka pembangunan sumber daya manusia kita, di dalam rangka persiapan hilirisasi, di dalam rangka persiapan pengawakan dari beberapa program-program besar dari pemerintah di bidang perkebunan, di bidang kelautan yang tentunya itu membutuhkan sumber daya manusia,” ujar Prasetyo.

    Prasetyo menegaskan fokus pembangunan SDM menjadi salah satu pilar utama dalam pemerintahan Prabowo, sejalan dengan visi Indonesia menuju transformasi industri dan kemandirian ekonomi nasional.

    Kebijakan ini diharapkan menghasilkan tenaga kerja yang siap menghadapi tuntutan era teknologi tinggi dan mendukung daya saing Indonesia di pasar global.

     “Bapak Presiden menugaskan khusus kepada Menteri Dikti Saintek untuk mempersiapkan sumber daya manusia tersebut,” ujarnya. 

  • Japan Foundation Kirim Penutur Asli Jepang ke Sekolah-Sekolah di Tanah Air

    Japan Foundation Kirim Penutur Asli Jepang ke Sekolah-Sekolah di Tanah Air

    Bisnis.com, JAKARTA — Japan Foundation mengirim 120 relawan penutur asli bahasa Jepang tahun ini untuk mendampingi proses pembelajaran bahasa dan budaya Jepang di sekolah-sekolah Indonesia melalui program Nihongo Partners. 

    Program Officer Divisi Nihongo Partners Japan Foundation Azah Fajriah menjelaskan bahwa para relawan Nihongo Partners merupakan warga negara Jepang dari beragam latar belakang usia dan profesi, mulai dari 20 hingga 69 tahun. Sebelum bertugas di Indonesia, mereka mengikuti pelatihan intensif selama satu bulan di Jepang yang mencakup pembekalan bahasa, budaya, serta pengetahuan tentang lingkungan sosial tempat mereka akan ditempatkan.

    “Mereka bukan guru, melainkan asisten guru. Jadi, di sekolah mereka tidak mendapat perlakuan khusus, tapi belajar bersama guru dan siswa sekaligus memperkenalkan budaya Jepang melalui kegiatan belajar dan kegiatan budaya,” kata Azah dalam acara Media Gathering Japan Foundation, Selasa (14/10/2025).

    Program Nihongo Partners pertama kali diluncurkan pada 2014. Hingga 2024, sebanyak 1.021 penutur asli Jepang telah dikirim ke Indonesia, sekaligus sebagai negara dengan penerima Nihongo Partners terbanyak di dunia.

    Langkah ini sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat Indonesia terhadap bahasa Jepang, yang menempatkan Indonesia di posisi kedua terbanyak di dunia setelah China dalam jumlah pembelajar bahasa Jepang.

    “Indonesia juga tercatat sebagai negara dengan jumlah pembelajar bahasa Jepang tingkat menengah terbanyak di dunia. Karena itu, alokasi Nihongo Partners ke Indonesia menjadi yang paling besar,” ujar Azah.

    Untuk tahun ini, para Nihongo Partners ditempatkan di sejumlah wilayah, termasuk Jabodetabek, Jawa Barat, dan Jawa Timur, serta beberapa madrasah aliyah (MA) yang telah bekerja sama dengan Kementerian Agama sejak 2023.

    Program ini merupakan kerja sama antar pemerintah antara Japan Foundation dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikdasmen), serta Kemenag.

    Tahun depan, program ini akan memasuki gelombang ke-24 dan ke-25 untuk tahun ajaran 2026–2027 dengan rencana perluasan wilayah penempatan hingga ke Pulau Riau dan seluruh Jawa.

    Selain mengirim penutur asli Jepang, Japan Foundation juga mengadakan program pendukung bagi guru dan siswa penerima program Nihongo Partners. Bagi guru, tersedia pelatihan di Jepang yang disebut CP Kenshuu guna meningkatkan kemampuan bahasa, memperdalam wawasan budaya, dan mengembangkan metode pengajaran.

    “Program pelatihan ini diadakan di dua lembaga, yaitu di Urawa (Tokyo) dan Kansai. Tahun ini, ada 52 guru bahasa Jepang dari Indonesia yang mengikuti pelatihan, masing-masing dibagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama sudah berangkat 7 Oktober, sedangkan kelompok kedua akan berangkat 20 Oktober,” jelas Azah.

    Selain mengikuti pelatihan di kelas, para guru peserta juga akan melakukan kunjungan ke SMA, universitas, serta mengikuti kegiatan pembelajaran budaya dan in-teaching di sekolah Jepang. Sejak program ini dimulai pada 2015, total 355 guru bahasa Jepang dari Indonesia telah dikirim untuk mengikuti pelatihan di Jepang.

  • Menlu Sugiono: Pemerintah Matangkan Rencana Pengiriman Pasukan Perdamaian RI ke Palestina

    Menlu Sugiono: Pemerintah Matangkan Rencana Pengiriman Pasukan Perdamaian RI ke Palestina

    Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menegaskan bahwa Indonesia siap berkontribusi dalam pengiriman pasukan penjaga perdamaian ke Palestina jika diminta oleh pihak terkait dalam proses implementasi Middle East Peace Deal yang baru ditandatangani di Sharm El-Sheikh, Mesir.

     Pernyataan itu disampaikan Sugiono saat memberikan keterangan pers di Base Ops Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (14/10/2025), usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Sharm El-Sheikh.

     “Itu detailnya juga belum, tapi kita sudah menyatakan kesiapan kita. Karena itu tadi, modalitasnya banyak, kemudian detailnya seperti apa. Tapi yang pasti, kita juga menyatakan kita siap,” ujar Sugiono.

    Menurutnya, pembahasan mengenai pengiriman pasukan penjaga perdamaian (peacekeeping force) masih berada pada tahap awal. Proses tersebut akan memerlukan koordinasi lebih lanjut dengan negara-negara mediator dan lembaga internasional yang terlibat, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

    Sugiono menjelaskan bahwa komitmen Indonesia ini merupakan kelanjutan dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya telah menyatakan kesiapan Indonesia mendukung penuh implementasi perdamaian di Timur Tengah, baik melalui diplomasi maupun kontribusi kemanusiaan dan keamanan.

    “Modalitasnya banyak, dan pembahasan detail tentu akan melibatkan berbagai pihak. Tapi secara prinsip, Indonesia siap berperan,” tandas Sugiono.

  • Hasil Kunjungan Menhan ke China, Istana: Bersifat Rahasia

    Hasil Kunjungan Menhan ke China, Istana: Bersifat Rahasia

    Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengamini bahwa hasil kunjungan Menteri Pertahanan (Menhan) ke China tidak akan dipublikasikan secara terbuka karena berkaitan dengan urusan pertahanan dan keamanan negara.

    Hal itu disampaikan Prasetyo saat memberikan keterangan pers di Base Ops Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (14/10/2025), usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto pulang dari lawatan ke Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Sharm El-Sheikh, Mesir.

    Saat ditanya mengenai hasil pembicaraan Menhan di China dan kemungkinan adanya pesan khusus dari Beijing, Prasetyo menegaskan hal tersebut merupakan ranah teknis pertahanan. 

    “Khusus untuk Pak Menhan, karena itu berkaitan dengan masalah pertahanan dan keamanan, jadi enggak perlu kami sampaikan,” ujar Prasetyo kepada wartawan.

    Mensesneg tidak menjelaskan lebih lanjut terkait agenda maupun hasil pertemuan Menhan di China.

    Sekadar informasi, kunjungan Menhan ke China diketahui berlangsung beberapa hari sebelum Presiden Prabowo menghadiri KTT Perdamaian di Mesir, di mana Indonesia turut berperan dalam mendukung proses perdamaian di kawasan Timur Tengah.

  • Prabowo Minta Evaluasi Menyeluruh Dunia Olahraga, Bukan Hanya Sepak Bola

    Prabowo Minta Evaluasi Menyeluruh Dunia Olahraga, Bukan Hanya Sepak Bola

    Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto meminta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap dunia olahraga nasional usai kegagalan Tim Nasional Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026.

    Namun, Presiden Ke-8 RI itu tidak memberikan instruksi spesifik mengenai posisi pelatih Patrick Kluivert maupun jajaran tim sepak bola nasional.

    Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi saat memberikan keterangan pers di Base Ops Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (14/10/2025), setelah mendampingi Presiden dalam kepulangan dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Sharm El-Sheikh, Mesir.

    “Secara spesifik tidak, tapi memang Bapak Presiden menyampaikan ya kita harus membuat evaluasi menyeluruh,” ujar Prasetyo.

    Dia menjelaskan, dalam rapat bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Presiden menekankan pentingnya penguatan pembinaan atlet sejak dini melalui sistem akademi olahraga yang terintegrasi.

    “Bapak Presiden ingin kita mempunyai suatu akademi atau tempat penggemblengan khusus untuk beberapa cabang olahraga yang kita harapkan bisa masuk ke Olimpiade, dan harapannya tentu mendapatkan medali,” kata Prasetyo.

    Menjawab pertanyaan mengenai isu keikutsertaan atlet senam asal Israel dalam ajang internasional, Prasetyo menegaskan tidak ada pembahasan khusus mengenai hal tersebut dalam rapat bersama Presiden.

    “Enggak ada. Nggak ada,” tegasnya singkat.

  • Viral Kabar Prabowo Kunjungi Israel, Menlu Sugiono Beberkan Fakta

    Viral Kabar Prabowo Kunjungi Israel, Menlu Sugiono Beberkan Fakta

    Bisnis.com, JAKARTA — Pihak istana buka suara terkait kabar viral rencana kunjungan Presiden Prabowo ke Israel untuk membuka diplomasi.

    Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menegaskan tidak pernah ada rencana kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Israel, sebagaimana diberitakan sejumlah media asing.

    Dia menyebut informasi tersebut tidak benar dan tidak sesuai dengan agenda resmi kenegaraan Indonesia di kawasan Timur Tengah.

    Hal itu disampaikan Sugiono saat memberikan keterangan pers di Base Ops Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (14/10/2025), setelah mendampingi Presiden Prabowo dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Sharm El-Sheikh di Mesir.

    “Ini buktinya kita pulang hari ini, ya kan,” ujar Sugiono menegaskan, ketika menjawab pertanyaan awak media soal isu yang beredar di media Israel.

    Sugiono juga membantah kabar yang menyebut Presiden Prabowo membatalkan kunjungan ke Israel karena ‘marah’ atas bocornya informasi tersebut. Menurutnya, sejak awal tidak ada rencana kunjungan ke Israel sama sekali dalam agenda Presiden selama di Timur Tengah.

    “Tidak ada marah-marah karena kemarin kita semua fokus di acara penandatangan itu,” kata Sugiono.

    Ia menjelaskan, jadwal penandatanganan Middle East Peace Deal di Sharm El-Sheikh berlangsung cukup padat dan memakan waktu lama.

    “Prosesnya juga sebenarnya cukup lama. Dari jam dua acaranya, baru terlaksana sekitar jam enam sore atau jam tujuh,” jelasnya.

    Menjawab pertanyaan apakah isu tersebut merupakan bagian dari propaganda media Israel, Sugiono memilih untuk tidak berspekulasi.

    “Saya tidak tahu propaganda atau tidak, tapi ya dari rencana awal kita pulang hari ini,” tandasnya.

  • Viral Kabar Prabowo Kunjungi Israel, Menlu Sugiono Beberkan Fakta

    Prabowo Diberitakan Kunjungi Israel, Menlu Sugiono Beberkan Fakta

    Bisnis.com, JAKARTA — Pihak istana buka suara terkait kabar viral rencana kunjungan Presiden Prabowo ke Israel untuk membuka diplomasi.

    Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menegaskan tidak pernah ada rencana kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Israel, sebagaimana diberitakan sejumlah media asing.

    Dia menyebut informasi tersebut tidak benar dan tidak sesuai dengan agenda resmi kenegaraan Indonesia di kawasan Timur Tengah.

    Hal itu disampaikan Sugiono saat memberikan keterangan pers di Base Ops Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (14/10/2025), setelah mendampingi Presiden Prabowo dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Sharm El-Sheikh di Mesir.

    “Ini buktinya kita pulang hari ini, ya kan,” ujar Sugiono menegaskan, ketika menjawab pertanyaan awak media soal isu yang beredar di media Israel.

    Sugiono juga membantah kabar yang menyebut Presiden Prabowo membatalkan kunjungan ke Israel karena ‘marah’ atas bocornya informasi tersebut. Menurutnya, sejak awal tidak ada rencana kunjungan ke Israel sama sekali dalam agenda Presiden selama di Timur Tengah.

    “Tidak ada marah-marah karena kemarin kita semua fokus di acara penandatangan itu,” kata Sugiono.

    Ia menjelaskan, jadwal penandatanganan Middle East Peace Deal di Sharm El-Sheikh berlangsung cukup padat dan memakan waktu lama.

    “Prosesnya juga sebenarnya cukup lama. Dari jam dua acaranya, baru terlaksana sekitar jam enam sore atau jam tujuh,” jelasnya.

    Menjawab pertanyaan apakah isu tersebut merupakan bagian dari propaganda media Israel, Sugiono memilih untuk tidak berspekulasi.

    “Saya tidak tahu propaganda atau tidak, tapi ya dari rencana awal kita pulang hari ini,” tandasnya.

  • Usai Kunjungan dari Mesir, Prabowo Langsung Gelar Ratas Bahas Timnas, Investasi, dan SDM

    Usai Kunjungan dari Mesir, Prabowo Langsung Gelar Ratas Bahas Timnas, Investasi, dan SDM

    Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto langsung menggelar rapat internal setibanya di Tanah Air usai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Sharm El-Sheikh di Mesir.

    Rapat yang berlangsung di Istana Kepresidenan pada Selasa (14/10/2025) sore itu membahas sejumlah isu strategis nasional, mulai dari evaluasi prestasi olahraga hingga percepatan investasi dan pembangunan sumber daya manusia.

    Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan hal tersebut saat memberikan keterangan pers di Base Ops Halim Perdanakusuma, Jakarta, sesaat setelah rombongan kepresidenan mendarat dari Mesir.

    “Sekembalinya Bapak Presiden dari lawatan ke luar negeri, beliau langsung mengadakan rapat dengan beberapa menteri,” ujar Prasetyo.

    Dalam rapat tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir melaporkan hasil kualifikasi Piala Dunia 2026, di mana Tim Nasional Indonesia belum berhasil melaju ke putaran final.

    Menurut Mensesneg, Prabowo secara pribadi menyampaikan rasa kecewa tetapi tetap memberikan semangat kepada jajaran dan seluruh atlet nasional. 

    “Bapak Presiden tentu secara pribadi juga merasa berat hati menerima kenyataan bahwa kita belum berhasil lolos. Tetapi sebagai Kepala Negara, beliau menyampaikan untuk mari kita berusaha kembali,” kata Prasetyo.

    Presiden menekankan agar pembinaan atlet segera difokuskan pada dua event besar mendatang, yakni Piala Asia 2027 dan Olimpiade 2028. 

    Selain sektor olahraga, Prabowo juga menerima laporan dari Menteri Investasi Rosan Roeslani mengenai capaian investasi nasional, termasuk realisasi Patriot Bond dan program Waste to Energy (WtE) yang baru diluncurkan pemerintah.

    Prasetyo menjelaskan, proyek WtE tersebut akan dibangun di 34 kabupaten/kota yang memiliki timbulan sampah di atas 1.000 ton per hari, dengan 10 lokasi awal siap dibangun, termasuk Bantar Gebang.

    “Alhamdulillah tahun ini kita dengan pemilik di Danantara dapat mencari skema sehingga penanganan terhadap masalah sampah, terutama di 34 kabupaten/kota, bisa segera dimulai,” tuturnya.

    Isu lain yang dibahas dalam rapat ialah persiapan sumber daya manusia berbasis sains dan teknologi (STEM). Presiden menugaskan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Menristekdikti Saintek) Brian Yuliarto untuk menyiapkan tenaga terampil yang dapat mendukung agenda besar hilirisasi nasional.

    “Bapak Presiden menugaskan khusus kepada Menteri Dikti Saintek untuk mempersiapkan SDM, terutama untuk sektor perkebunan dan kelautan yang menjadi fokus hilirisasi,” tandas Prasetyo.

  • Terungkap! Menlu Sugiono Beberkan Isi Percakapan Prabowo dan Trump Soal Eric

    Terungkap! Menlu Sugiono Beberkan Isi Percakapan Prabowo dan Trump Soal Eric

    Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menanggapi video yang viral di media sosial yang memperlihatkan momen perbincangan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Sharm El-Sheikh, Mesir.

    Dalam video tersebut, terdengar sebagian percakapan antara keduanya yang disebut-sebut membahas kemungkinan pertemuan Prabowo dengan Eric Trump, putra Presiden Amerika Serikat.

    Menanggapi hal itu, Menlu Sugiono menegaskan bahwa percakapan tersebut merupakan obrolan biasa antara dua sahabat lama, bukan pembicaraan formal kenegaraan. 

    “Biasa kan ya Pak Presiden berbicara dengan kepala negara lain berdua-berdua. Dan saya kira hubungan Pak Presiden dengan Presiden Trump juga sangat cukup dekat. Bisa jadi banyak hal yang dibicarakan di luar hal-hal yang sifatnya formal kenegaraan, karena dua-duanya juga teman lah ya,” ujar Sugiono di Base Ops Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (14/10/2025), usai mendampingi Presiden dalam kepulangan dari Mesir.

    Lebih lanjut, Sugiono menjelaskan bahwa selama di Sharm El-Sheikh, Presiden Prabowo memang beberapa kali berbincang dengan sejumlah kepala negara di sela-sela acara. Namun, tidak semua percakapan bersifat resmi atau perlu ditindaklanjuti dalam jalur diplomatik. 

    “Kemarin kan ketemu langsung. Bisa jadi keduanya berbicara ya semacam teman aja,” ujarnya saat ditanya apakah ada pertemuan bilateral antara Prabowo dan Trump.

    Dia juga menegaskan bahwa isi percakapan antara kedua pemimpin negara tersebut tidak berkaitan dengan agenda formal.

    “Saya tidak tahu isi pembicaranya apa. Bisa jadi macam-macam, beliau [Prabowo] sering ngobrol berdua. Kemarin juga di saat menunggu di lounge itu beliau berbicara dengan banyak kepala negara, karena waktu menunggunya cukup panjang,” kata Sugiono.

    Dia menambahkan, jika dalam pembicaraan itu terdapat hal penting atau perlu ditindaklanjuti, maka hal tersebut akan disampaikan kepadanya secara resmi.

    “Kalau misalnya ada hal-hal khusus yang perlu ditindaklanjuti, pasti saya dikasih tahu untuk ditindaklanjuti. Tapi ada juga hal-hal yang mungkin, ya tadi saya bilang, terlepas dari urusan formal kenegaraan,” ucapnya.

    Menlu juga menanggapi kabar yang beredar di sejumlah media bahwa dalam percakapan tersebut disebut nama Hari Tanoesoedibjo. Sugiono menegaskan dia tidak mengetahui isi atau konteks pembicaraan antara Presiden Prabowo dan Presiden Trump.

    “Saya tidak tahu pembicaraan apa. Saya tidak pernah dengar bocorannya apa,” kata Sugiono singkat.

  • Panglima TNI Mutasi 286 Perwira, Kadispenad Wahyu jadi Sesmilpres

    Panglima TNI Mutasi 286 Perwira, Kadispenad Wahyu jadi Sesmilpres

    Bisnis.com, JAKARTA — Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto telah melakukan mutasi jabatan sebanyak 286 perwira tinggi (Pati) di lingkungan TNI.

    Mutasi itu tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1334/IX/2025 tanggal 30 September 2025 yang diteken Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

    Dalam surat ini, Kadispenad Brigjen Wahyu Yudhayana ditunjuk menjadi Sesmilpres Kemensetneg. Posisi kosong yang ditinggalkan oleh Wahyu kemudian diisi oleh Kolonel Inf Donny Pramono.

    Selanjutnya, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen Windiyatno diangkat menjadi menjadi Wadankodiklatad. Sementara itu, jabatan Pangdam XIV/Hasanuddin diisi oleh Mayjen Bangun Nawoko yang sebelumnya Pangdivif 3 Kostrad

    Adapun, Brigjen TNI Frega Wenas Inkiriwang yang dikenal sebagai Kepala Biro Infohan Setjen Kemhan, kini diangkat menjadi Direktur Kebijakan Strahan Kemhan.

    Kemudian, jabatan Kabiro Infohan yang ditinggalkan Freka diisi Kolonel Arm Rico Ricardo Sirait yang sebelumnya menjabat perwira menengah (pamen) Denmabesad.

    Tak hanya itu, Mayjen Yunianto selaku Staf Khusus Panglima TNI, saat ini ditunjuk menjadi Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).