Bisnis.com, JAKARTA — Penyaluran bantuan sosial (Bansos) pada awal tahun mulai banyak dicari masyarakat, salah satu program yang paling dinanti yakni Bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Sebagaimana diketahui, bantuan sosial tersebut hanya akan diberikan pada masyarakat yang terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah tercatat dalam sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menjadi basis data terpadu terbaru.
Mengacu laman Kemensos RI, bansos PKH merupakan program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga miskin dan rentan. Dalam taksonomi program perlindungan sosial PKH masuk kedalam model Social Transfer yang berbentuk tunai dengan istilah Conditional Cash Transfer (CCT) atau Bantuan Tunai Bersyarat.
“Penyaluran PKH dilaksanakan secara BERTAHAP dalam 1 tahun melalui Bank/Pos Penyalur secara tunai maupun non tunai,” jelas Kemensos dalam laman resminya, dikutip Kamis (8/1/2026).
Sementara itu, BPNT adalah bantuan sembako berbasis saldo yang disalurkan ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) untuk memenuhi kebutuhan pangan pokok setiap KPM. Besaran bantuan BPNT sebesar Rp200.000 per bulan.
Mekanisme Pencairan Bansos PKH
Program Keluarga Harapan (PKH) secara fundamental dirancang untuk meningkatkan taraf hidup Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui pendekatan yang komprehensif. Selain bertujuan mengurangi beban pengeluaran sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat prasejahtera, program ini menjadi instrumen strategis pemerintah dalam menciptakan perubahan perilaku dan kemandirian ekonomi.
Melalui intervensi berkelanjutan, PKH ditargetkan mampu menekan angka kemiskinan dan mempersempit kesenjangan sosial, sembari memperluas literasi serta akses masyarakat terhadap produk dan jasa keuangan formal.
Bansos PKH diberikan dalam bentuk penyaluran uang dengan mekanisme sebagai berikut:
– Bantuan dilaksanakan secara bertahap dalam 1 Tahun
– Bantuan disalurkan secara tunai/nontunai
– Bantuan disalurkan melalui Bank/Pos Penyalur
– Bantuan dapat diakses melalui Kartu Keluarga/Buku Tabungan/Undangan Barcode (Pos)
Kategori penerima dan Indeks bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) umumnya mencakup keluarga yang tergolong sangat miskin dan memiliki beberapa kategori, seperti ibu hamil/nifas, anak-anak sekolah (SD, SMP, SMA/sederajat), penyandang disabilitas berat, dan lansia.
Berikut daftar penerima Bansos PKH:
– Ibu Hamil: Rp3 Juta/tahun
– Anak usia 0-6 tahun: Rp3 Juta/tahun
– Anak Sekolah SD: Rp900.000/tahun
– Anak Sekolah SLTP: Rp1,5 Juta/tahun
– Anak Sekolah SLTA: Rp2 Juta/tahun
– Disabilitas berat: Rp2,4 Juta/tahun
– Lansia 60 tahun ke atas: Rp2,4 Juta/tahun
– Korban pelanggaran HAM berat: Rp10,8 Juta/tahun
Mekanisme Penyaluran Bansos BPNT
Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), yang kini juga dikenal sebagai Program Kartu Sembako, merupakan skema perlindungan sosial yang disalurkan melalui kartu elektronik untuk pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat di e-warong maupun agen Bank Himbara.
Program ini tidak hanya diproyeksikan untuk meringankan beban pengeluaran harian Keluarga Penerima Manfaat (KPM), tetapi juga menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi masyarakat prasejahtera.
Secara teknis, setiap KPM menerima alokasi bantuan sebesar Rp200.000 per bulan.Adapun mekanisme distribusinya dilakukan secara berkala setiap triwulan, sehingga total dana yang diterima KPM mencapai Rp600.000 dalam sekali pencairan.
Adapun, dana bantuan tersebut ditransfer langsung ke rekening masing-masing penerima melalui jaringan Bank Himbara guna memastikan penyaluran yang lebih transparan dan efisien.
Cara Cek Penerima Bansos melalui DTSEN
Bagi masyarakat yang ingin memastikan status kepesertaannya dalam daftar DTSEN, pengecekan dapat dilakukan secara mandiri melalui dua kanal resmi pemerintah:
– Portal Website: Kunjungi laman [tautan mencurigakan telah dihapus]
– Masukkan data wilayah (Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa) serta nama lengkap sesuai KTP
– Masukkan kode verifikasi yang muncul di layar dan klik “Cari Data”.
Aplikasi Cek Bansos: Unduh aplikasi resmi “Cek Bansos Kemensos” di Play Store atau App Store. Lakukan registrasi akun dan pilih menu “Cek Bansos” untuk melihat profil bantuan yang diterima.