Category: Bisnis.com Ekonomi

  • Prabowo Minta Jokowi, Megawati, SBY Jadi Pengawas BPI Danantara

    Prabowo Minta Jokowi, Megawati, SBY Jadi Pengawas BPI Danantara

    Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto meminta para Presiden sebelumnya sebagai pengawas BPI Danantara. Kepala Negara bahkan meminta para pemimpin agama juga ikut mengawasi Danantara yang mengelola duit negara. 

    Pada sambutannya pada HUT Ke-17 Partai Gerindra di Sentul, Bogor (15/2), Presiden Prabowo yang juga Ketua Umum Partai Gerindra mengatakan bahwa BPI Danantara akan diluncurkan pada 24 Februari 2025.

    “Tanggal 24 Februari yang akan datang kita akan luncurkan Danantara, Daya Anagata Nusantara. Artinya kekuatan atau energi masa depan Indonesia. Ini harus kita jaga bersama. Karena itu saya minta semua presiden sebelum saya berkenan ikut menjadi pengawas di Danantara ini,” katanya.

    Adapun, para Presiden sebelumnya yang masih aktif dalam dunia perpolitikan nasional ialah Jokowi, Megawati dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

    Prabowo melanjutkan dirinya juga berpikir jika dibutuhkan pimpinan NU, pimpinan Muhammadiyah, pimpinan KWI dan lainnya ikut membantu mengawasi Danantara. 

    Melalui Danantara, lanjutnya,  sejumlah proyek mega proyek dapat dibiayai tanpa harus memimta investasi dari luar negeri. 

    Kepala Negara menegaskan, negara akan mewujudkan cita-cita Presiden pertama RI Soekarno yakni berdiri di atas kaki sendiri. Untuk itu, dia memastikan bahwa Indonesia tidak akan meminta-minta investasi dari luar negeri.

    Namun, Prabowo tetap terbuka jika ada investor asing yang berminat berinvestasi di Indonesia.

    “Ada [investasi] yang datang dari luar saya bilang silahkan, Anda mau masuk ke Indonesia kami terbuka tapi kita tidak akan mengemis. Kita akan bangkit dengan kekuatan kita sendiri,” ujarnya.  

  • Was-Was Perang Dagang Trump 2.0, Surplus Neraca Dagang Diprediksi Makin Sempit

    Was-Was Perang Dagang Trump 2.0, Surplus Neraca Dagang Diprediksi Makin Sempit

    Bisnis.com, JAKARTA — Kekhawatiran akan perang dagang 2.0 usai Donald Trump menduduki kursi Presiden AS terus muncul dan berdampak terhadap kinerja perdagangan internasional Indonesia. 

    Kepala Ekonom PT Bank Permata Tbk. (BNLI) Josua Pardede memprediksikan surplus perdagangan Januari 2025 masih akan melanjutkan tren 56 bulan berturut-turut, namun akan menyusut lebih lanjut dari bulan sebelumnya.  

    Dirinya memperkirakan surplus neraca dagang menyempit dari US$2,24 miliar pada Desember 2024 menjadi US$1,76 miliar pada Januari 2025.

    “Didorong oleh normalisasi harga komoditas, meningkatnya kekhawatiran perang dagang, dan pelemahan ekonomi global,” tuturnya, Minggu (16/2/2025). 

    Josua menjelaskan kondisi perdagangan global yang menurun tercermin dari Baltic Dry Index yang menunjukkan tren penurunan yang signifikan pada Januari 2025. 

    Hal ini mengindikasikan perlambatan perdagangan global dan berkurangnya permintaan untuk pengiriman bahan baku di tengah meningkatnya kekhawatiran mengenai risiko Perang Dagang 2.0 dan perlambatan global.

    Akibatnya, pertumbuhan ekspor bulanan pada Januari 2025 diproyeksikan turun 7,42% month to month (MtM)—sejalan dengan tren awal tahun—ditambah pengaruh melemahnya permintaan eksternal. 

    Utamanya, permintaan dari China di mana indikator ekonomi menunjukkan sinyal perlambatan yang berkelanjutan. Selain itu, harga komoditas global terus mengalami normalisasi. Sementara secara tahunan, ekspor masih akan tumbuh 5,99% year on year (YoY). 

    Sementara itu, aktivitas impor masih cukup kuat dan didorong permintaan domestik. Josua memproyeksikan impor mencapai 7,92% YoY pada Januari 2025 atau lebih rendah dari pertumbuhan 11,07% YoY di Desember 2024. 

    Impor yang kuat juga tercermin dari PMI Manufaktur Indonesia yang naik pada Januari 2025 ke level 51,9 dan menandakan ekspansi yang berkelanjutan.

    Secara historis pada 2024, neraca perdagangan Indonesia mengumpulkan surplus mencapai US$31,04 miliar. Surplus terbesar dihasilkan pada November 2024 yang mencapai US$4,36 miliar, sementara terendah pada Juli 2024 senilai US$500,9 juta. 

    Adapun, Badan Pusat Statistik (BPS) akan menyampaikan realisasi ekspor, impor, dan neraca perdagangan Januari 2025 pada Senin (17/2/2025) pukul 11.00 WIB. 

  • Lengkap! Jadwal Tiket Kereta Lebaran 2025, Ada KA Tambahan

    Lengkap! Jadwal Tiket Kereta Lebaran 2025, Ada KA Tambahan

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI menyediakan sekitar 2.877.473 tempat duduk kereta jarak jauh reguler selama periode Lebaran 2025 yaitu pada 21 Maret 2025 hingga 11 April 2025.

    Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan pihaknya menyiapkan 2,87 juta tiket kereta reguler. Selain itu, KAI juga sedang mempersiapkan layanan kereta tambahan untuk mengakomodir tingginya permintaan pada masa mudik Lebaran.

    “Layanan kereta tambahan untuk memberikan lebih banyak opsi perjalanan bagi masyarakat. Saat ini, tersedia sebanyak 2.877.473 tempat duduk untuk perjalanan KA JJ reguler pada periode 21 Maret hingga 11 April 2025,” kata Anne, Minggu (14/2/2025).

    Saat ini, sejumlah KA reguler favorit untuk perjalanan Lebaran telah banyak dipesan, antara lain KA Airlangga, KA Bengawan, KA Kahuripan, KA Serayu, KA Kutojaya Selatan, KA Tegal Bahari, KA Gumarang, KA Sawunggalih, KA Blambangan Ekspres, KA Matarmaja, KA Fajar Utama YK, dan KA Majapahit.

    Adapun, pemesanan tiket untuk Angkutan Lebaran 2025 telah dibuka sejak 4 Februari 2025. Tiket dapat dibeli hingga H-45 sebelum keberangkatan melalui aplikasi Access by KAI, situs booking.kai.id, serta mitra resmi Online Travel Agent (OTA).

    “Kami mengimbau pelanggan untuk hanya membeli tiket melalui saluran resmi KAI guna menghindari potensi penipuan dan kesalahan pemesanan. Perlu diketahui bahwa loket stasiun hanya melayani pembelian go-show mulai 3 jam sebelum keberangkatan,” ujar Vice President Public Relations KAI Anne Purba.

    KAI juga mengingatkan agar pelanggan hanya membeli tiket melalui saluran resmi yang tersedia untuk memastikan harga terbaik dan kenyamanan dalam pemesanan. Pelanggan dapat segera melaporkan aktivitas calo yang mencurigakan melalui layanan pengaduan KAI121 yang dapat dihubungi 24 jam melalui media sosial, email [email protected], atau WhatsApp KAI121 di 0811-1211-1121. KAI akan menindak tegas oknum calo yang merugikan pelanggan.

    Berikut jadwal pemesanan tiket untuk Angkutan Lebaran 2025:

    – 4 Februari 2025: Keberangkatan Jumat, 21 Maret 2025 (H-10)

    – 5 Februari 2025: Keberangkatan Sabtu, 22 Maret 2025 (H-9)

    – 6 Februari 2025: Keberangkatan Minggu, 23 Maret 2025 (H-8)

    – 7 Februari 2025: Keberangkatan Senin, 24 Maret 2025 (H-7)

    – 8 Februari 2025: Keberangkatan Selasa, 25 Maret 2025 (H-6)

    – 9 Februari 2025: Keberangkatan Rabu, 26 Maret 2025 (H-5)

    – 10 Februari 2025: Keberangkatan Kamis, 27 Maret 2025 (H-4)

    – 11 Februari 2025: Keberangkatan Jumat, 28 Maret 2025 (H-3)

    – 12 Februari 2025: Keberangkatan Sabtu, 29 Maret 2025 (H-2)

    – 13 Februari 2025: Keberangkatan Minggu, 30 Maret 2025 (H-1)

    – 14 Februari 2025: Keberangkatan Senin, 31 Maret 2025 (H)

    – 15 Februari 2025: Keberangkatan Selasa, 1 April 2025 (H+1)

    – 16 Februari 2025: Keberangkatan Rabu, 2 April 2025 (H+2)

    – 17 Februari 2025: Keberangkatan Kamis, 3 April 2025 (H+3)

    – 18 Februari 2025: Keberangkatan Jumat, 4 April 2025 (H+4)

    – 19 Februari 2025: Keberangkatan Sabtu, 5 April 2025 (H+5)

    – 20 Februari 2025: Keberangkatan Minggu, 6 April 2025 (H+6)

    – 21 Februari 2025: Keberangkatan Senin, 7 April 2025 (H+7)

    – 22 Februari 2025: Keberangkatan Selasa, 8 April 2025 (H+8)

    – 23 Februari 2025: Keberangkatan Rabu, 9 April 2025 (H+9)

    – 24 Februari 2025: Keberangkatan Kamis, 10 April 2025 (H+10)

    – 25 Februari 2025: Keberangkatan Jumat, 11 April 2025 (H+11)

  • Petani Blak-blakan Harga Cabai Jelang Ramadan, Mulai Naik?

    Petani Blak-blakan Harga Cabai Jelang Ramadan, Mulai Naik?

    Bisnis.com, JAKARTA — Petani cabai menyatakan harga aneka cabai masih stabil dan belum melonjak jelang Ramadan. Bahkan, produksi cabai juga dipastikan aman sampai Hari Raya Idulfitri atau lebaran ke depan.

    Ketua Asosiasi Champion Cabai Indonesia (ACCI) Tunov Mondro Atmojo mengatakan bahwa kondisi harga aneka cabai sejak Januari pekan keempat sudah mengalami penurunan yang signifikan.

    Tunov mengungkap bahwa sebelumnya harga aneka cabai di tingkat petani sempat menyentuh Rp70.000 per kilogram. Namun, sejak Januari minggu keempat hingga saat ini sudah stabil di harga Rp45.000–Rp50.000 per kilogram khusus rawit merah.

    Dia pun memastikan harga aneka cabai di tingkat petani belum ada kenaikan harga. “Saya memastikan produksi [cabai] aman di tingkat petani sampai menghadapi puasa dan lebaran,” kata Tunov kepada Bisnis, Minggu (16/2/2025).

    Selain itu, Tunov juga menyampaikan bahwa pertanaman untuk komoditas cabai juga aman. Meski demikian, dia mengkhawatirkan harga cabai keriting merah yang akan jatuh di tingkat petani lantaran sebagian wilayah sentra mulai panen raya.

    “Kalau di tingkat petani khususnya rawit merah akan stabil tinggi seperti sekarang, untuk keriting merah dan merah besar justru masih bisa turun lagi harganya karena wilayah sentra Jawa Barat memasuki masa panen, tapi stok nasional cukup,” terangnya.

    Per 15 Februari 2025, aneka cabai di tingkat petani berada di rentang Rp23.000–Rp49.000 per kilogram. Untuk harga cabai ori grade A di tingkat petani dibanderol Rp49.000 per kilogram dan cabai ori tavi Rp48.000 per kilogram.

    Kemudian, harga cabai rawit merah grade A dan grade B di tingkat petani masing-masing adalah Rp47.000 per kilogram dan Rp45.000 per kilogram.

    Berikutnya, harga cabai merah keriting grade A adalah Rp33.000 per kilogram dan cabai merah keriting anvi sebesar Rp23.000 per kilogram. Serta, cabai rawit putih di tingkat petani sebesar Rp25.000 per kilogram.

    Sebelumnya, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengakui harga cabai mulai bergerak naik sehingga dibutuhkan intervensi. Namun, Arief menyampaikan bahwa dalam laporan asosiasi cabai, harga komoditas ini akan membaik dalam 1–2 bulan ke depan.

    “Jadi harga cabai di sini di produsen rendah, harga di hilirnya tinggi. Nah ini yang kita potong, rantai distribusinya,” kata Arief saat ditemui seusai Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Graha Mandiri, Jakarta, Kamis (13/2/2025).

  • Beda Pernyataan Nusron & PN Cikarang soal Penggusuran Rumah di Bekasi

    Beda Pernyataan Nusron & PN Cikarang soal Penggusuran Rumah di Bekasi

    Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menanggapi PN Cikarang soal penggusuran rumah warga di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. PN Cikarang membantah bahwa penggusuran tidak sesuai prosedur.

    Untuk diketahui, semula Nusron Wahid menyebut bahwa eksekusi rumah warga itu dinilai tidak sesuai prosedur lantaran pihak PN Cikarang tak melibatkan pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN) saat melakukan penggusuran.

    Akan tetapi, baru-baru ini PN Cikarang membantah hal itu dan menyebut telah menginformasikan kepada BPN sebelum melakukan penggusuran.

    “Kalau mengatakan sudah ada pemberitahuan, ya betul ada pemberitahuan, tapi, apakah pemberitahuan sifatnya itu permohonan pengukuran apa tidak, ya kan,” kata Nusron saat ditemui di Kampung Bermis, Muara Angke, Minggu (16/2/2025).

    Pasalnya, tambah Nusron, proses eksekusi bangunan di atas lahan yang bersengketa perlu dilakukan pengukuran terlebih dahulu. Hal inilah yang tak dipenuhi oleh PN Cikarang.

    Kedua, tambah Nusron amar keputusan pengadilannya itu tidak mengatakan supaya sertifikatnya dibatalkan. Sehingga, sebelum melakukan eksekusi itu harusnya dilakukan proses permohonan kepada pengadilan untuk membatalkan sertifikat yang sebelumnya.

    “Yang dibatalkan baru AJB-nya [para warga tergusur], dalam keputusan pengadilannya MA-nya itu, AJB-nya memang tidak sah tapi karena sudah kadung terbit sertifikat yang ini usianya lebih di atas 5 tahun, maka harus dilanjutkan berdasarkan perintah pengadilan ini. Dan keputusan MA itu, dia [perlu] mengajukan lagi ke PTUN untuk perintah kepada BPN membatalkan sertifikat,” pungkas Nusron.

    Sebagai informasi, setidaknya terdapat lima rumah yang sudah terdampak penggusuran oleh PN Cikarang. Kelima rumah itu berlokasi di Kampung Bulu RT01/RW011. 

    Nusron menjelaskan, kelima warga terdampak itu dipastikan merupakan pemilik sah lahan tersebut. Di mana, kepemilikan lahannya telah tercatat merupakan pecahan dari sertifikat induk yang diterbitkan pada 1982.  

    “Nah beliau ini ya kan, berlima ini di sini dulunya diklaim sebagai orang yang duduk di Sertifikat 706, 706 ya jadi ada sertifikat Induknya 706 itu kejadian tahun 1982,” kata Nusron.  

    Untuk itu, Nusron menegaskan para warga yang rumahnya telah tergusur itu merupakan korban. Dia juga memastikan bakal segera menyelesaikan masalah ini bersama dengan sejumlah pihak terkait lainnya. 

  • Ekonom Ingatkan Risiko Penghematan Anggaran Rp750 Triliun ala Prabowo

    Ekonom Ingatkan Risiko Penghematan Anggaran Rp750 Triliun ala Prabowo

    Bisnis.com, JAKARTA — Ekonom melihat efisiensi ala Prabowo yang mencapai Rp750 triliun dapat berdampak positif terhadap ekonomi, tetapi juga berisiko gagal jika tidak dikelola dengan baik.  

    Presiden Prabowo Subianto sebelumnya mengungkapkan bahwa penghematan senilai Rp750 triliun atau sekitar US$44 miliar akan digunakan US$24 miliar untuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan sisanya diinvestasikan di Danantara. 

    Ekonom Center of Reform on Economic (Core) Yusuf Rendy Manilet menyampaikan pada dasarnya program MBG dapat menstimulasi perekonomian dengan catatan, jika program ini tepat sasaran dalam mendukung UMKM serta mengurangi kesenjangan. 

    “Investasi jangka panjang melalui Danantara berpotensi menciptakan fondasi pertumbuhan ekonomi melalui infrastruktur, pendidikan, atau teknologi yang dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing,” ujarnya, Minggu (16/2/2025).  

    Selain itu, penghematan anggaran yang dilakukan dengan tepat bisa menjadi sinyal positif bagi investor tentang komitmen pemerintah dalam menjaga defisit fiskal dan meningkatkan efisiensi pengeluaran. 

    Meski demikian, Yusuf melihat saat ini sumber penghematan yang masih belum jelas menjadi tantangan tersendiri dan menghadirkan risiko. 

    Jika pemotongan anggaran justru berdampak pada layanan publik seperti kesehatan dan pendidikan, konsekuensinya justru kontraproduktif. 

    Selain itu, efektivitas program MBG bergantung pada ketepatan target dan transparansi distribusi untuk menghindari kebocoran, sementara investasi Danantara perlu diarahkan ke sektor yang memiliki multiplier effect tinggi agar tidak terbuang pada proyek mercusuar atau sektor non-strategis.  

    Oleh karena itu, keberhasilan program ini sangat bergantung pada implementasi yang transparan, akuntabel, dan berbasis data. 

    Menurutnya, Jika penghematan berasal dari sektor tidak produktif dan MBG didistribusikan secara tepat, serta investasi Danantara diarahkan pada proyek strategis dengan tata kelola yang baik, maka dampaknya tentu positif. 

    “Lain halnya jika penghematan justru merugikan layanan dasar dan investasi tidak dikelola dengan baik, maka kebijakan ini berisiko gagal dan Rp750 triliun hanya akan menjadi angka tanpa dampak nyata bagi ekonomi,” jelasnya. 

    Sebelumnya, Prabowo menjelaskan penghematan dilakukan melalui tiga tahapan. Pertama, penyisiran anggaran oleh Kementerian Keuangan yang dipimpin oleh Sri Mulyani Indrawati, dan berhasil menghemat Rp300 triliun dari BA BUN.  

    Penghematan putaran kedua sejumlah Rp308 triliun berasal dari penyisiran APBN sampai ke satuan 9, namun Rp58 triliun diantaranya akan dikembalikan ke 17 K/L. Putaran terakhir, berasal dari dividen BUMN Rp300 triliun, tetapi Rp100 triliun dikembalikan untuk modal kerja.  

    “Jadi totalnya kita punya Rp750 triliun,” ungkapnya dalam HUT ke-17 Gerindra di Bogor, Sabtu (15/2/2025).

  • Catat! Ini Langkah Isi SPT 1770SS untuk Penghasilan Kurang dari Rp60 Juta per Tahun

    Catat! Ini Langkah Isi SPT 1770SS untuk Penghasilan Kurang dari Rp60 Juta per Tahun

    Bisnis.com, JAKARTA — Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menyediakan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) form 1770SS alias sangat sederhana bagi Wajib Pajak yang memiliki pendapatan kurang dari Rp60 juta per tahun. 

    Dengan kata lain, bagi Wajib Pajak (WP) Orang Pribadi (OP) yang memiliki NPWP dengan pendapatan per bulannya kurang dari Rp5 juta per bulan dapat menggunakan SPT 1770SS. 

    Melansir media sosial Instagram resmi @ditjenpajakri, SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Sangat Sederhana Tahun Pajak 2014 (Form 1770SS) diperuntukkan bagi Wajib Pajak Orang Pribadi yang mempunyai penghasilan selain dari usaha dan/atau pekerjaan bebas.

    Hingga 12 Februari 2025, Ditjen Pajak Kementerian Keuangan melaporkan sebanyak 3,33 juta wajib pajak sudah melaporkan SPT Tahunan 2024. 

    Direktur P2Humas Ditjen Pajak Kemenkeu Dwi Astuti menjelaskan 3,33 juta SPT yang sudah disampaikan tersebut terdiri dari 3,23 juta WP OP dan 103.030 WP badan. 

    “Adapun penyampaian SPT Tahunan yang dilaporkan melalui saluran elektronik yaitu sebesar 3,26 juta, sementara yang disampaikan secara manual sebesar 75.770,” jelas Dwi dalam keterangannya, Kamis (13/2/2025).

    Untuk diketahui, masa penyampaian SPT Tahunan 2024 sendiri sudah dimulai sejak 1 Januari 2025. Sementara masa penyampaian SPT Tahunan 2024 akan ditutup pada 31 Maret 2025 untuk WP orang pribadi dan 30 April untuk WP badan.

    Pada tahun ini, pemerintah menargetkan penerimaan perpajakan tahun ini senilai Rp2.490,9 triliun yang berasal dari penerimaan pajak sejumlah Rp2.189,3 triliun dan penerimaan kepabeanan dan cukai mencapai Rp301,6 triliun.

    Berikut langkah lapor SPT 1770SS lewat DJP Online 

    Siapkan dokumen yang diperlukan, yakni bukti pemotongan PPh Pasal 21 yang diberik oleh pemberi kerja/perusahaan tempat kerja, Kartu Keluarga, dan e-mail aktif.
    Masuk ke laman https://djponline.pajak.go.id/account/login. Isi NIK/NPWP dan kata sandi, klik ‘Selanjutnya’.
    Lakukan verifikasi. Pilih email, SMS [membutuhkan ketersediaan pulsa], atau melalui akun M-Pajak. Kemudian masukkan kode verifikasi
    Klik pada ikon e-Filing untuk masuk ke menu pengisian SPT Tahunan. Pilih ‘Buat SPT’
    Jawab pertanyaan bahwa Anda tidak menjalankan usaha/pekerjaan bebas dan memiliki penghasilan bruto kurang dari Rp60 juta.
    Isi kolom tahun pajak dan pilih SPT Normal bila SPT tahun pajak tersebut baru pertama kali dilaporkan.
    Dalam mengisi formulir 1770SS, perhatikan isian pada bukti pemotongan PPh 21 dari pemberi kerja.
    Isi jumlah penghasilan bruto sesuai bukti pemotongan ke kolom nomor 1.
    Isi jumlah pengurangan sesuai bukti pemotongan ke kolom nomor 2.
    Sesuaikan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) sesuai dengan keadaan awal tahun pajak yang dilaporkan pada kolom nomor 3.
    Masukkan data jika terdapat penghasilan yang dikenakan PPh Final dan dikecualikan dari objek pajak, seperti bantuan/sumbangan/hibah dan warisan.
    Masukkan jumlah keseluruhan harta & kewajiban/utang pada akhir tahun pajak (31 Desember).
    Checklist pada pernyataan.
    Klik ‘Ambil Kode Verifikasi’, pilih media pengiriman kode verifikasi.
    Isi kode verifikasi, kemudian klik ‘Kirim SPT’

  • Jelang Ramadan, Harga Cabai di Pasar Induk Kramat Jati Masih Aman

    Jelang Ramadan, Harga Cabai di Pasar Induk Kramat Jati Masih Aman

    Bisnis.com, JAKARTA — Harga cabai di Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ) Jakarta masih relatif aman dan belum ada kenaikan menjelang ramadan pada Maret mendatang.

    Pedagang cabai Guyub Rukun Pedagang Cabai PIKJ Guntur mengatakan bahwa pasokan aneka cabai relatif aman dan tercukupi kebutuhan pasar.

    Namun, dia juga tak menyangkal ada kalanya pasokan cabai di PIKJ berkurang lantaran hujan di wilayah sentra produksi.

    “Belum ada kenaikan permintaan pasar, sikon [situasi dan kondisi] masih adem-adem saja. Kemarin Jumat pasokan cabai rawit merah sedikit atau berkurang juga penjualan lambat,” kata Guntur kepada Bisnis, Minggu (16/2/2025).

    Per 15 Februari 2025, harga grosir cabai rawit merah di PIKJ dibanderol di rentang Rp50.000–Rp60.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp35.000–Rp45.000 per kilogram, dan harga cabai merah besar di kisaran Rp25.000–Rp30.000 per kilogram.

    Lebih lanjut, Guntur mengaku bahwa pada momentum jelang Ramadan, umumnya harga aneka cabai juga relatif aman. “Relatif aman, biasa saja,” ujarnya.

    Adapun saat ini, pasokan aneka cabai di PIKJ berasal dari wilayah sentra produksi seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. “Kalau 2–3 bulan yang lalu kadang ada yang dari Sulawesi Selatan dan Takengon Aceh,” bebernya.

    Jika menengok harga aneka cabai di Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas), Minggu (16/2/2025) pukul 10.58 WIB, harga rata-rata cabai merah keriting di tingkat konsumen dibanderol Rp48.700 per kilogram. Harganya naik 11,45% di atas Harga Acuan Penjualan (HAP) nasional Rp37.000–Rp55.000 per kilogram.

    Panel Bapanas menunjukkan, harga rata-rata cabai merah keriting di tingkat konsumen terendah adalah Sulawesi Utara di harga Rp32.750 per kilogram, sedangkan harga cabai merah keriting tertinggi terjadi di Kepulauan Riau yang tembus Rp80.133 per kilogram.

    Untuk harga cabai merah besar, secara nasional dibanderol Rp48.398 per kilogram. Untuk komoditas ini, harga rata-rata tertinggi terjadi di Papua, yakni mencapai Rp70.000 per kilogram.

    Sementara itu, harga rata-rata cabai rawit merah adalah Rp64.425 per kilogram, atau melambung 13,03% dari HAP nasional di rentang Rp40.000–Rp57.000 per kilogram. Adapun, harga rata-rata cabai rawit merah tertinggi terjadi di Kalimantan Barat yang menyentuh Rp96.424 per kilogram.

  • Tuntut THR, Driver Ojol Demo Besar-besaran Besok 17 Februari

    Tuntut THR, Driver Ojol Demo Besar-besaran Besok 17 Februari

    Bisnis.com, JAKARTA — Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) mengonfirmasi para pengemudi ojek online (driver ojol) akan melakukan aksi demonstrasi untuk menuntut hak tunjangan hari raya atau THR pada besok, Senin (17//2/2025).

    Ketua SPAI Lily Pujiati membenarkan aksi yang akan dilakukan pada Senin (17/2/2025) itu menuntut perihal THR Ojol. Aksi tersebut bakal digelar di depan kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

    “Iya [driver ojol akan melakukan demonstrasi], tuntutan utama soal THR,” kata Lily kepada Bisnis, Minggu (16/2/2025).

    Selain THR, Lily mengungkap tuntutan aksi lainnya adalah terkait potongan tarif yang terlalu tinggi bagi para driver ojol. Serta, menuntut untuk menghapus upah murah pada program layanan Aceng dan Slot.

    “Ada program namanya Aceng, upahnya murah jarak jauh maupun dekat Rp5.000. [Layanan] Slot itu ada aturanya per wilayah dan per jam, kalau tidak mengikuti wilayah dan jam yang sudah ditentukan,” jelasnya.

    Lily menyebut bahwa program ini bersifat memaksa para driver ojol untuk bekerja di tempat atau wilayah lain dan jauh dari lokasi rumah. “Padahal tidak semua wilayah ramai dan diupah murah,” imbuhnya,

    Dalam undangan aksi tuntut THR ojol, Lily yang juga merupakan penanggung jawab aksi akan menggelar demonstrasi di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang berlokasi di Jl. Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Aksi demonstrasi tuntutan THR ojol ini akan dilakukan mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.

    Adapun sebelumnya, SPAI telah mendesak pemerintah untuk mewajibkan platform seperti Gojek, Grab, Shopee Food, Lalamove, Maxim, InDrive, Borzo, dan lainnya memberikan THR bagi para pengemudinya.

    Lily menyebut bahwa pemberian THR kepada pengemudi transportasi online harus mengikuti ketentuan yang tertuang dalam Undang-undang No.13/2003 tentang Ketenagakerjaan.

    Selain itu, SPAI juga menuntut agar THR diberikan paling lambat 30 hari sebelum hari raya Idulfitri atau lebaran, dengan besaran THR satu kali upah minimum provinsi (UMP) di masing-masing daerah.

    “Kami meminta kepada Kementerian Ketenagakerjaan untuk tidak lagi berpihak kepada platform dan jangan lagi memberikan imbauan kepada platform dan bukan lagi berupa insentif,” tuturnya melalui keterangannya, Selasa (4/2/2025).

  • Ekspor Impor Januari 2025 Diramal Kontraksi, Neraca Dagang Susut ke US,47 Miliar

    Ekspor Impor Januari 2025 Diramal Kontraksi, Neraca Dagang Susut ke US$1,47 Miliar

    Bisnis.com, JAKARTA — Kinerja perdagangan internasional Indonesia berupa ekspor dan impor diramal mengalami kontraksi secara bulanan atau dibandingkan dengan Desember 2024. 

    Kepala Ekonom PT Bank Centra Asia Tbk. (BBCA) David Sumual memperkirakan ekspor secara bulanan terkontraksi hingga 6,9% month to month (MtM) atau senilai US$21,8 miliar. Sementara impor terkontraksi 4% dengan nilai mencapai US$20,4 miliar. 

    Dengan demikian, estimasi neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2025 masih akan surplus senilai US$1,47 miliar. Lebih rendah dari realisasi surplus Desember 2024 yang senilai US$2,24 miliar. 

    “Neraca dagang turun terutama karena harga komoditas ekspor utama Indonesia, batu bara dan CPO turun sedangkan harga minyak naik,” ujarnya, Minggu (16/2/2025). 

    David melihat kinerja ekspor dan impor secara bulanan keduanya turun karena jumlah hari kerja yang lebih sedikit pada Januari 2025. 

    Sementara secara tahunan, ekspor dan impor masih terpantau tumbuh positif masing-masing sebesar 6,58% year on year (YoY) dan 10,15%. 

    Ke depannya, David menilai neraca dagang masih akan mencatatkan surplus tetapi cenderung lebih lemah karena ketidakpastian kebijakan tarif dari Donald Trump. Sementara saat ini belum ada katalis baru yang dapat mendorong harga komoditas. 

    Di sisi lain, Ekonom PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN) Hosianna Evalita Situmorang memproyeksikan surplus neraca dagang yang lebih optimistis di angka US$1,78 miliar. 

    Sejalan dengan indeks Purchasing Manager’s Index (PMI) Manufaktur Januari 2025 naik ke 51,9 dari bulan sebelumnya yang sebesar 51,2, mencerminkan ekspansi manufaktur yang mendorong impor bahan baku. 

    Alhasil, impor meningkat 8,1% YoY seiring dengan kebutuhan manufaktur. Sementara ekspor tumbuh 6,35% YoY didukung kenaikan harga CPO meski batu bara dan steel tertekan,” jelasnya. 

    “Neraca perdagangan tetap surplus US$1,78 miliar, menuniukkan ketahanan ekspor di tengah tekanan harga pada komoditas global,” jelasnya. 

    Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia surplus US$2,24 miliar pada Desember 2024. Realisasi tersebut melanjutkan tren surplus neraca dagang Indonesia dalam 56 bulan terakhir. 

    Plt. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan tren surplus tersebut sudah bertahanan sejak Mei 2020. Kendati demikian, realisasi tersebut turun dibandingkan November 2024. 

    Komoditas yang memberikan sumbangsih surplus utama adalah bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewan nabati, serta besi dan baja.