Category: Beritasatu.com Regional

  • Banjir Akibat Luapan Sungai Cikalumpang Rendam 13 Desa di Serang

    Banjir Akibat Luapan Sungai Cikalumpang Rendam 13 Desa di Serang

    Serang, Beritasatu.com – Sebanyak 13 desa di Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten, terdampak banjir setelah Sungai Cikalumpang meluap akibat hujan deras.

    Sekretaris Camat Padarincang Danil Suherlan menyampaikan berdasarkan data yang dihimpun, hampir seluruh desa di kecamatan tersebut mengalami banjir.

    “Dari 14 desa yang ada, 13 desa terdampak banjir dengan kondisi terparah terjadi di Desa Padarincang, tepatnya di kawasan wisata Kacida Cibuntu, di mana ketinggian air mencapai 1,5 meter,” ungkap Danil di Serang, Jumat (7/3/2025) dikutip dari Antara.

    Ia menjelaskan hujan dengan intensitas tinggi sejak Kamis (6/3/2025) sekitar pukul 09.00 WIB menyebabkan Sungai Cikalumpang meluap dan membanjiri permukiman warga.

    “Kejadian ini murni disebabkan oleh luapan air sungai akibat curah hujan yang tinggi, bukan karena adanya aktivitas penebangan hutan,” jelasnya.

    Untuk mengantisipasi dampak banjir, warga yang terdampak telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman, seperti kantor desa, masjid, dan kantor Koramil.

    “Kami telah mengevakuasi warga ke lokasi yang lebih aman, termasuk kantor desa, masjid, dan sebagian ke kantor Koramil. Selain itu, dapur umum juga telah disiapkan di masing-masing kantor desa,” tambahnya.

    Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), banjir di Serang ini berdampak ke 534 keluarga dan 528 rumah.

  • TPA Open Dumping Ditutup Bertahap, Sampah Wajib Diolah Hingga Habis

    TPA Open Dumping Ditutup Bertahap, Sampah Wajib Diolah Hingga Habis

    Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah akan mulai melarang praktik pembuangan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) open dumping atau lahan terbuka. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan, kebijakan ini mulai diberlakukan pada Senin (10/3/2025).

    Menurut Zulhas, ke depan sampah tidak boleh lagi hanya diletakkan di tempat terbuka. Pemerintah menghendaki agar sampah diproses hingga habis terurai.

    “Jadi kita akan mulai melarang dan menutup praktik open dumping. Nantinya, sampah harus dikelola sampai habis sempurna,” ujar Zulhas dalam konferensi pers di kantor Kemenko Pangan, Jumat (7/3/2025).

    Zulhas menegaskan, larangan ini akan diberlakukan secara bertahap sambil menunggu penyelesaian Peraturan Presiden (Perpres) terkait.

    “Senin mulai jalan, di samping kita mengejar perpres hingga selesai,” tambahnya.

    Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq mengungkapkan, langkah ini merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah berencana menutup 343 titik TPA open dumping secara bertahap.

    Lebih lanjut, Hanif menjelaskan proses penutupan ini akan dilakukan berdasarkan mekanisme yang diarahkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

    “Penutupan TPA open dumping itu melalui mekanisme yang diarahkan oleh menteri PU. Jadi itu memerlukan waktu. Sehingga di dalam penutupan praktek open dumping ada jadwal waktu,” jelas Hanif.

  • Ramadan, Kelenteng Tertua di Pangkalpinang Bagikan 2.300 Paket Sembako

    Ramadan, Kelenteng Tertua di Pangkalpinang Bagikan 2.300 Paket Sembako

    Pangkalpinang, Beritasatu.com – Suasana di halaman Kelenteng Kwan Tie Miau, Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung, begitu ramai pada Ramadan 2025 (1446 Hijriah). Kelenteng tertua di Pangkalpinang itu menggelar aksi sosial dengan membagikan 2.300 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu pada Ramadan 2025.

    Salah satu penerima bantuan, Siti Fatimah, merasa bersyukur mendapatkan sembako pada bulan suci ini yang dibagikan oleh kelenteng yang telah berusia 200 tahun tersebut.

    “Alhamdulillah, ini sangat membantu untuk belanja kebutuhan sehari-hari. Rezeki tidak boleh ditolak,” ujarnya, Jumat (7/3/2025).

    Ketua Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) Bangka Belitung Hendri Gunawan menjelaskan, bantuan ini diberikan kepada masyarakat muslim maupun non-muslim agar mereka dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih khusyuk.

    “Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban mereka, terutama di bulan suci Ramadan,” ujar Hendri.

    Paket sembako yang dibagikan terdiri dari 5 kg beras, minyak goreng, dan mi instan. Sebanyak 2.300 paket disalurkan melalui sistem kupon yang telah dibagikan di kantor lurah setempat.

    Menurut Hendri, kegiatan sosial ini merupakan hasil donasi dari jemaat Kelenteng Kwan Tie Miau dan masyarakat Tionghoa yang sudah dipersiapkan sejak awal tahun.

    “Sumbangan ini berasal dari seluruh umat Konghucu. Kami sudah mengumpulkan dana sejak tahun lalu dan menyalurkannya hari ini,” jelasnya.

    Aksi sosial saat Ramadan ini menunjukkan semangat toleransi dan kepedulian antarumat beragama, sekaligus memperkuat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Pangkalpinang.
     

  • 3 Kecamatan di Balikpapan Dilanda Banjir Hebat

    3 Kecamatan di Balikpapan Dilanda Banjir Hebat

    Balikpapan, Beritasatu.com – Banjir setinggi 1,5 meter melanda sejumlah wilayah di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Banjir yang disebabkan oleh hujan deras dan pasang surut air laut ini meluas hingga ke tiga kecamatan, dengan lebih dari 500 rumah terendam.

    Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas Balikpapan, BPBD, serta TNI-Polri, terus bekerja keras melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir. Prioritas utama dalam evakuasi adalah ibu hamil, lansia, dan balita, yang sebagian besar masih berada di dalam rumah yang terendam.

    Kepala Pelaksana BPBD Kota Balikpapan Usman Ali menjelaskan, banjir terjadi di sejumlah kelurahan, di antaranya Kelurahan Batu Ampar, Kelurahan Gunung Samarinda, dan Kelurahan Damai Bahagia. Namun, kondisi banjir yang paling parah terjadi di Kelurahan Damai Bahagia, dengan ketinggian banjir mencapai 1,5 meter.

    “Banjir terbesar terjadi di Batu Ampar, RT 28, Gunung Samarinda, dan Jalan Beller, Mufakat, serta MT Haryono,” ungkap Usman Ali kepada wartawan, Jumat (7/3/2025).

    Banjir ini berdampak luas di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Balikpapan Selatan, Balikpapan Kota, dan Balikpapan Utara. Meski begitu, BPBD Kota Balikpapan belum merencanakan untuk mendirikan posko pengungsian, karena kondisi banjir sudah mulai surut.

    “Untuk saat ini, kami masih fokus pada evakuasi warga yang membutuhkan bantuan,” lanjutnya.

    Tim gabungan masih terus bersiaga di lokasi untuk memastikan proses evakuasi berjalan dengan lancar dan warga yang membutuhkan bantuan dapat segera dipindahkan ke tempat yang aman akibat dampak banjir yang terjadi di Balikpapan.

  • Darurat Sampah, Pemerintah segera Tutup Ratusan TPA Open Dumping

    Darurat Sampah, Pemerintah segera Tutup Ratusan TPA Open Dumping

    Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah berencana menutup 343 tempat pembuangan akhir (TPA) dengan sistem open dumping atau praktik pembuangan sampah terbuka yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 100 TPA akan ditutup dalam waktu dekat.

    Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan, pengelolaan sampah di TPA harus menjadi prioritas agar dampak buruknya terhadap lingkungan dapat diminimalkan. Presiden Prabowo juga telah menginstruksikan percepatan penanganan sampah untuk mengurangi pencemaran dan meningkatkan kualitas lingkungan.

    “Pak presiden sangat serius untuk menyelesaikan ini. Beliau telah memerintahkan bapak menko pangan untuk menangani pengelolaan sampah. Mulai dari rencana statusnya minta diubah,” ujar Hanif dalam rapat bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan serta kementerian dan lembaga terkait di Jakarta, Jumat (7/3/2025).

    Open dumping adalah sistem pembuangan sampah tanpa pengelolaan lebih lanjut, sehingga menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar. Sistem ini menyebabkan bau menyengat, mencemari air tanah, dan menghasilkan gas metana yang berbahaya.

    “Sesuai arahan pak menko dan restu Pak presiden, kita akan mulai menutup TPA open dumping secara bertahap. Jadi mungkin minggu ini mengambil sekitar 100 yang kita tutup dan seterusnya,” kata Faisol.

    Pemerintah telah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan pemerintah daerah terkait untuk memastikan proses penutupan berjalan lancar. Sampah yang ada akan dioptimalkan sebagai bahan baku pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) guna mengurangi dampak lingkungan.

    “Penutupan TPA open dumping akan dilakukan sesuai mekanisme yang diarahkan oleh menteri PU. Proses ini membutuhkan waktu agar transisi berjalan dengan baik,” tutup Hanif.

  • Atur WFA, Menteri PANRB Terbitkan SE Penyesuaian Kerja ASN

    Atur WFA, Menteri PANRB Terbitkan SE Penyesuaian Kerja ASN

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengeluarkan Surat Edaran (SE) Menteri PANRB Nomor 2 Tahun 2025 tentang Penyesuaian Pelaksanaan Tugas dan Kerja Kedinasan Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Instansi Pemerintah dan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Pada Masa Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1947 dan Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah.

    SE yang ditandatangani Menteri PANRB pada 5 Maret 2025 ini bertujuan untuk mendukung peningkatan produktivitas kerja dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik, serta memastikan kelancaran mobilitas masyarakat.

    Menteri PANRB Rini Widyantini menjelaskan bahwa untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat selama libur nasional dan cuti bersama, pimpinan instansi pemerintah dapat menyesuaikan pelaksanaan tugas kedinasan ASN melalui kombinasi fleksibilitas kerja.

    “Memperhatikan antisipasi lonjakan pergerakan masyarakat dalam rangka libur nasional dan cuti bersama Hari Suci Nyepi 1947 dan Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah, pimpinan instansi pemerintah dapat melakukan penyesuaian pelaksanaan tugas kedinasan pegawai ASN di lingkungan instansinya melalui kombinasi fleksibilitas dalam pelaksanaan tugas kedinasan di kantor (work from office atau WFO) dan pelaksanaan tugas kedinasan dari rumah (work from home atau WFH) dan/atau lokasi lain yang ditetapkan oleh pimpinan instansi pemerintah (work from anywhere atau WFA),” jelas Menteri PANRB Rini Widyantini seperti dikutip pada SE tersebut, Jumat (7/3/2025).

    Melalui SE penyesuaian kerja ASN saat Idulfitri 2025, pegawai ASN dapat melaksanakan tugas kedinasan di kantor WFO, dari rumah WFH, dan/atau dari lokasi lain yang ditetapkan oleh pimpinan instansi WFA.

    Penyesuaian ini berlaku selama empat hari sebelum libur nasional dan cuti bersama, yakni mulai Senin, 24 Maret 2025, hingga Kamis, 27 Maret 2025. Pimpinan instansi bertanggung jawab dalam membagi jumlah pegawai yang bekerja secara WFO, WFH, dan/atau WFA dengan mempertimbangkan jumlah pegawai dan karakteristik layanan pemerintahan.

    Rini menegaskan bahwa penyesuaian ini tidak boleh mengganggu kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik kepada masyarakat. Selain itu, pimpinan instansi pemerintah harus memastikan optimalisasi penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik untuk mendukung kelancaran pelayanan publik.

    Instansi pemerintah juga wajib menjamin ketersediaan layanan publik yang esensial, seperti layanan kesehatan, transportasi, dan keamanan. Selain itu, perhatian khusus harus diberikan kepada kelompok rentan, seperti penyandang disabilitas, lansia, wanita hamil, serta anak-anak.

    Rini mengimbau pimpinan instansi pemerintah agar selektif dalam memberikan cuti tahunan, dengan mempertimbangkan beban kerja, sifat dan karakteristik tugas, serta jumlah pegawai yang bertugas di instansi atau organisasi penyelenggara pelayanan publik.

    Lebih lanjut, pimpinan instansi pemerintah diharapkan melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap pencapaian sasaran serta target kinerja organisasi. Untuk layanan yang menerapkan sistem kerja bergilir atau shift, jam layanan perlu diatur ulang agar tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

    Selama masa penyesuaian ini, instansi pemerintah tetap membuka akses kanal pengaduan, baik melalui platform LAPOR! (www.lapor.go.id), kanal aduan tatap muka, maupun media lainnya.

    Langkah ini bertujuan untuk menampung aspirasi masyarakat, memberikan informasi terkait perubahan jadwal atau cara akses layanan, serta memastikan bahwa output layanan daring maupun luring sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

    “Penyesuaian ini dilakukan untuk mendukung produktivitas kerja ASN serta menjamin pelayanan publik tetap optimal meskipun terdapat libur nasional dan cuti bersama,” pungkas Rini terkait SE penyesuaian kerja ASN saat Idulfitri 2025.

  • 3 Kecamatan di Balikpapan Dilanda Banjir Hebat

    Hujan Deras Semalaman, Kota Balikpapan Banjir Setinggi Saat Sahur

    Balikpapan, Beritasatu.com – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda sejak Kamis (6/3/2025) malam menyebabkan sebagian Kota Balikpapan, Kalimantan Timur banjir pada Jumat pagi (7/3/2025).

    Ketinggian banjir bervariasi, mulai dari 40 sentimeter hingga 1 meter, merendam ratusan rumah dan mengganggu aktivitas warga, terutama saat sahur. Bahkan, salah seorang warga hampir hilang terseret arus banjir.

    Rekaman video amatir memperlihatkan sejumlah warga panik saat genangan banjir setinggi 60 sentimeter mulai memasuki permukiman di kawasan Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Balikpapan Kota.

    Arus banjir yang cukup deras menyebabkan kecemasan di kalangan warga. Sementara itu, di kawasan Jalan Bukit Cinta, juga terpantau banjir setinggi 50 sentimeter yang merendam rumah-rumah warga. Kondisi ini membuat sebagian besar aktivitas sahur warga terganggu.

    Di kawasan Jalan Beller, banjir setinggi satu meter menyebabkan perabotan rumah warga rusak parah, karena tidak sempat diselamatkan. Hujan deras disertai angin kencang yang melanda membuat sebagian Kota Balikpapan banjir. Bahkan hingga Jumat (7/2/2025) pagi, hujan belum berhenti. Genangan air setinggi 60 sentimeter menghalangi sejumlah ruas jalan, membuat kendaraan tidak dapat melintas.

    Salah satu insiden terjadi di Jalan MT Haryono, seorang warga hampir hilang terseret arus banjir. Beruntung, petugas gabungan dari Basarnas, BPBD, dan TNI-Polri segera melakukan evakuasi dan berhasil menyelamatkan warga tersebut.

    Komandan Regu Basarnas Balikpapan Sianturi menjelaskan, korban mencoba menyeberangi banjir menggunakan sepeda motor. Namun, arus yang deras membuat korban terjatuh dan berpegangan pada tiang listrik untuk menyelamatkan diri.

    “Korban mencoba mengamankan motornya, tetapi tidak kuat melawan arus dan terbawa,” kata Sianturi, Jumat (7/3/2025) pagi.

    Ia pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak menerjang banjir karena arus yang deras sangat berbahaya. Beruntung, korban berhasil selamat dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

    Curah hujan yang tinggi membuat sebagian wilayah Kota Balikpapan banjir dengan ketinggian bervariasi antara 40 sentimeter hingga 1 meter. Warga yang terdampak diminta tetap tenang, karena tim SAR gabungan terus bersiaga dan melakukan evakuasi secara bergantian.

  • 3 Kecamatan di Balikpapan Dilanda Banjir Hebat

    Hujan Deras Semalaman, Kota Balikpapan Banjir Saat Sahur

    Balikpapan, Beritasatu.com – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda sejak Kamis (6/3/2025) malam menyebabkan sebagian Kota Balikpapan, Kalimantan Timur banjir pada Jumat pagi (7/3/2025).

    Ketinggian banjir bervariasi, mulai dari 40 sentimeter hingga 1 meter, merendam ratusan rumah dan mengganggu aktivitas warga, terutama saat sahur. Bahkan, salah seorang warga hampir hilang terseret arus banjir.

    Rekaman video amatir memperlihatkan sejumlah warga panik saat genangan banjir setinggi 60 sentimeter mulai memasuki permukiman di kawasan Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Balikpapan Kota.

    Arus banjir yang cukup deras menyebabkan kecemasan di kalangan warga. Sementara itu, di kawasan Jalan Bukit Cinta, juga terpantau banjir setinggi 50 sentimeter yang merendam rumah-rumah warga. Kondisi ini membuat sebagian besar aktivitas sahur warga terganggu.

    Di kawasan Jalan Beller, banjir setinggi satu meter menyebabkan perabotan rumah warga rusak parah, karena tidak sempat diselamatkan. Hujan deras disertai angin kencang yang melanda membuat sebagian Kota Balikpapan banjir. Bahkan hingga Jumat (7/2/2025) pagi, hujan belum berhenti. Genangan air setinggi 60 sentimeter menghalangi sejumlah ruas jalan, membuat kendaraan tidak dapat melintas.

    Salah satu insiden terjadi di Jalan MT Haryono, seorang warga hampir hilang terseret arus banjir. Beruntung, petugas gabungan dari Basarnas, BPBD, dan TNI-Polri segera melakukan evakuasi dan berhasil menyelamatkan warga tersebut.

    Komandan Regu Basarnas Balikpapan Sianturi menjelaskan, korban mencoba menyeberangi banjir menggunakan sepeda motor. Namun, arus yang deras membuat korban terjatuh dan berpegangan pada tiang listrik untuk menyelamatkan diri.

    “Korban mencoba mengamankan motornya, tetapi tidak kuat melawan arus dan terbawa,” kata Sianturi, Jumat (7/3/2025) pagi.

    Ia pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak menerjang banjir karena arus yang deras sangat berbahaya. Beruntung, korban berhasil selamat dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

    Curah hujan yang tinggi membuat sebagian wilayah Kota Balikpapan banjir dengan ketinggian bervariasi antara 40 sentimeter hingga 1 meter. Warga yang terdampak diminta tetap tenang, karena tim SAR gabungan terus bersiaga dan melakukan evakuasi secara bergantian.

  • Serunya Sensasi Berwisata Malam di Taman Nasional Way Kambas

    Serunya Sensasi Berwisata Malam di Taman Nasional Way Kambas

    Lampung Timur, Beritasatu.com – Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Lampung Timur, Lampung menyajikan wisata malam penuh sensasi, yakni berkeliling hutan kawasan untuk melihat langsung tingkah laku satwa liar dilindungi. 

    Berwisata menjelajah hutan kawasan sambil melihat aktivitas satwa liar dilindungi merupakan hal yang sangat menyenangkan dan menghadirkan sensasi tersendiri, terlebih jika dilakukan pada malam hari. 

    Wisata safari malam di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Lampung Timur, Lampung jadi salah satu ekowisata sebagai upaya memperkenalkan berbagai satwa dilindungi di area hutan kawasan tersebut kepada masyarakat.

    Wisatawan melihat gajah yang tengah mencari makan saat wisata malam di Taman Nasional Way Kambas. – (Beritasatu.com/Triyono)

    Dengan wisata safari malam, wisatawan  diajak berkeliling hutan kawasan di Taman Nasional Way Kambas. Dengan menggunakan kendaraan khusus, wisatawan akan diajak berkeliling kawasan hutan untuk menyaksikan tingkah hewan seperti gajah sumatera, kijang, kancil, tapir, dan berbagai jenis hewan nokturnal lainnya.

    Masing-masing kendaraan akan ditempatkan seorang pemandu perjalanan (tour guide) yang bertugas untuk memberikan informasi terhadap semua jenis satwa yang ditemui dalam perjalanan.

    Keheningan malam yang sesekali dipecahkan oleh suara satwa liar menciptakan sensasi tersendiri, seolah-olah wisatawan memasuki dunia yang berbeda. Meski menawarkan sensasi dan pengalaman seru dan mendebarkan karena diajak berkeliling ke hutan kawasan, safari malam di Taman Nasional Way Kambas ini tetap mengutamakan aspek keamanan.

    Wisatawan mengabadikan gajah yang tengah mencari makan saat wisata malam di Taman Nasional Way Kambas. – (Beritasatu.com/Triyono)

    Dengan adanya petugas pemandu perjalanan, wisatawan dapat menikmati pengalaman seru tanpa mengganggu habitat alami gajah dan satwa lainnya.

    Jika beruntung, di tengah perjalanannya wisatawan dapat melihat satwa yang sangat jarang dapat ditemui pada siang hari seperti kawanan tapir, berbagai jenis burung malam, harimau, rusa, serta satwa primata.

    Meski dibawa berkeliling kawasan hutan dengan kendaraan khusus, di area habitat gajah jinak, wisatawan tidak diizinkan turun dari kendaraan untuk mendokumentasikan langsung aktivitas kawanan gajah Sumatera yang sedang makan. Wisatawan juga tidak diizinkan mendekati gajah secara sembarangan dan harus selalu dalam pendampingan petugas pemandu di Taman Nasional Way Kambas.

    Untuk lama waktu berkelilin

    Gajah yang tengah mencari makan di Taman Nasional Way Kambas. – (Beritasatu.com/Triyono)

    g wisata malam di hampir semua kawasan Taman Nasional Way Kambas, pihak pengelola memberikan kepada wisatawan waktu selama dua jam. Sebagai pusat perlindungan gajah, Taman Nasional Way Kambas tidak hanya bertujuan memberikan hiburan bagi wisatawan tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya konservasi satwa liar.

    Salah satu wisatawan asal Bandar Lampung, Sinta Yuliana mengatakan, ia sengaja datang ke Taman Nasional Way Kambas untuk menikmati perjalanan safari malam. 

    “Tadi bersama sama rombongan teman-teman keliling memakai mobil yang memang khusus untuk mengarungi trek di Way Kambas ini. Ini pengalaman pertama saya mengeksplor tempat wisata saat malam hari,” kata Shinta, Selasa malam (5/3/2025.

    Gajah yang tengah mencari makan di Taman Nasional Way Kambas. – (Beritasatu.com/Triyono)

    Shinta menuturkan, wisata malam hari di TNWK berlangsung sekitar dua jam. Ia bisa  melihat langsung aktivitas sejumlah satwa lindung yang jarang dijumpai saat malam hari. 

    “Kita melihat hewan-hewan seperti gajah, rusa, burung. Senang sekali karena pertama kali lihat gajah di malam hari. Awalnya takut, tetapi untuk pengamanan dijamin oleh pihak TNWK,” ucap Shinta.

    Sementara itu, Ketua Koperasi Wisata Gajah Alam Sejahtera TNWK, Tengku Dedi Surya mengatakan inovasi safari malam di Taman Nasional Way Kambas untuk memberikan sensasi berbeda bagi wisatawan yang ingin menyaksikan kegiatan hewan yang jarang muncul di siang hari.

    “Selama ini wisatawan hanya tahu di sini tempatnya pelestarian gajah, sehingga kami ingin mengedukasi masyarakat di sini banyak satwa dilindungi lain, seperti burung endemik atau migrasi dari luar negeri,” kata Dedi.

    Dedi menjelaskan, minat para wisatawan untuk wisata malam belum banyak peminat karena baru dibuka pada 2024 lalu. Namun, sudah mulai ada wisatawan yang mengikuti safari malam. Dengan rata-rata per bulan enam perjalanan wisata.

    “Rata-rata perjalanan wisata baik dari wisatawan mancanegara ataupun lokal itu enam trip sebulan, tetapi untuk periode Juli-Agustus bisa 20 hingga 30 trip sehingga cukup ramai. Bahkan kalau wisatawan mancanegara sampai berhari-hari,” ujar Dedi.

    Jika tertarik menikmati sensasi berwisata malam hari di Taman Nasional Way Kambas, pengunjung dapat menghubungi administrasi Balai Taman Nasional Way Kambas di media sosial atau melalui koperasi wisata gajah.

    Tarif wisata safari malam di Taman Nasional Way Kambas, yakni Rp 500.000 per kelompok berisi empat orang. Biaya safari malam tersebut diluar biaya penginapan. Wisatawan diizinkan mendirikan tenda di lokasi yang ditentukan. 

    Jika wisatawan ingin bermalam, wisatawan dapat  penginapan dapat menginap di desa-desa penyangga di sekitar Taman Nasional Way Kambas.

  • Banjir Pekanbaru Capai 2 Meter, Ribuan Warga Dievakuasi

    Banjir Pekanbaru Capai 2 Meter, Ribuan Warga Dievakuasi

    Pekanbaru, Beritasatu.com – Ribuan warga Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau dievakuasi akibat banjir Pekanbaru, Kamis (6/3/2025). 

    Kedalaman air di kelurahan ini mencapai dua meter lebih. Banjir yang berasal dari luapan air Sungai Siak ini telah berlangsung selama lima hari. 

    Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, seluruh warga yang terdampak banjir Rumbai dievakuasi. Proses evakuasi dipimpin langsung oleh Wakapolda Riau, Brigjen Andrianto Jossy Kusumo.

    Dengan menggunakan perahu karet, satu per satu warga dievakuasi ke posko banjir yang berada di pinggir Jalan Yos Sudarso.

    “Alhamdulillah proses evakuasi berjalan lancar dan seluruh warga yang terdampak sudah dievakuasi,” kata Brigjen Jossy terkait korban banjir Pekanbaru ini.

    Selain itu, para pengungsi juga diberikan fasilitas dan layanan pengobatan dan paket makanan. “Ada logistik berupa makanan kemudian ada paket obat-obatan,” ungkap Brigjen Jossy Kusumo. 

    Untuk membantu warga korban banjir Pekanbaru, Polda Riau juga telah menyiagakan puluhan personel Brimob di lokasi banjir. Personel ini disiagakan selama 24 jam untuk membantu masyarakat yang butuh pertolongan. “Kami minta personel stand by 24 jam penuh untuk membantu evakuasi warga, ” tandasnya.