Category: Beritasatu.com Regional

  • Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam di Lokasi Banjir di Palangka Raya

    Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam di Lokasi Banjir di Palangka Raya

    Palangkaraya, Beritasatu.com – Seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun ditemukan tewas akibat tenggelam di lokasi banjir yang berada Jalan Anoi, Kelurahan Palangka, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah pada Minggu (15/3/2025) siang.

    Peristiwa tenggelamnya korban ini baru diketahui oleh warga, setelah teman korban melaporkan kejadian tersebut sekitar pukul 13.30 WIB. Warga yang menerima laporan ini kemudian melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi tenggelamnya korban.

    Setelah melakukan pencarian kurang lebih 30 menit, jasad korban pun berhasil ditemukan dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Yasmin Palangka Raya.

  • Viral Video Remaja di Halmahera Selatan Melecehkan Gerakan Salat

    Viral Video Remaja di Halmahera Selatan Melecehkan Gerakan Salat

    Halmahera Selatan, Beritasatu.com – Video dua remaja perempuan di Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, viral di media sosial setelah melecehkan gerakan salat. Aksi mereka yang dianggap tidak pantas ini menuai kecaman warganet.

    Dalam video yang beredar, dua remaja tersebut terlihat berdiri di depan masjid dan menirukan gerakan salat sambil tertawa, seolah-olah menjadikannya bahan lelucon. Salah satu temannya merekam kejadian tersebut, yang kemudian tersebar luas di media sosial.

    Akibat viralnya video remaja di Halmahera Selatan melecehkan gerakan salat itu, aparat kepolisian segera bertindak dengan mengamankan ketiga remaja tersebut ke Polsek Obi di Desa Laiwui untuk dimintai keterangan.

    Dua remaja yang melecehkan gerakan salat dan juga perekam video tersebut diketahui berinisial Ralti Soukota (16), Gesti Galunting (14), dan Mei Lengkong (14). Mereka masih berstatus pelajar dan di bawah umur. Setelah diperiksa, mereka mengakui kesalahan dan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya umat muslim.

    Wakapolres Halmahera Selatan Kompol Azis Ibrahim Muamar menyampaikan, para pelaku telah dikembalikan ke keluarga masing-masing setelah dimintai keterangan.

    “Mereka sudah meminta maaf kepada masyarakat, umat muslim, dan orang tua mereka juga mengakui serta menyesali perbuatan tersebut. Karena mereka masih di bawah umur, mereka telah dikembalikan ke pihak keluarga,” ujar Azis Ibrahim, Minggu (16/3/2025).

    Menanggapi kejadian remaja di Halmahera Selatan melecehkan gerakan salat, Azis mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi.

  • Gunung Dukono di Ternate Erupsi, Abu Vulkanik Capai 3.000 Meter

    Gunung Dukono di Ternate Erupsi, Abu Vulkanik Capai 3.000 Meter

    Ternate, Beritasatu.com – Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, melaporkan Gunung Dukono mengalami erupsi pada Minggu (16/3/2025) pukul 13.46 WIT. Erupsi Gunung Dukono ini menyemburkan abu vulkanik mencapai ketinggian 3.000 meter di atas puncaknya.

    “Kolom abu yang teramati berwarna kelabu pekat dan condong ke arah barat laut. Aktivitas vulkanik ini juga terekam pada seismogram. Saat ini, erupsi masih terus berlangsung,” kata petugas pos PGA Dukono, M Saum Amin, dalam pernyataan tertulis yang diterima di Ternate, Minggu dikutip dari Antara.

    Gunung Dukono yang memiliki ketinggian 1.087 meter di atas permukaan laut saat ini berada dalam status Level II atau Waspada.

    “Warga yang berada di sekitar gunung, termasuk para wisatawan, diminta untuk tidak melakukan aktivitas, pendakian atau mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius empat kilometer,” jelasnya.

    Ia menegaskan  erups yang menghasilkan abu vulkanik terjadi secara berkala dan sebaran abu bergantung pada arah serta kecepatan angin.

    “Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk selalu menyediakan masker guna melindungi diri dari dampak abu vulkanik yang berpotensi mengganggu sistem pernapasan,” tambah Saum mengenai erupsi Gunung Dukono.

  • Exit Tol Tamanmartani Dibuka Fungsional Saat Mudik Lebaran 2025

    Exit Tol Tamanmartani Dibuka Fungsional Saat Mudik Lebaran 2025

    Sleman, Beritasatu.com  – Jalur mudik Lebaran 2025 akan semakin lancar dengan dibukanya Exit Tol Tamanmartani di Kecamatan Kalasan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pihak Jasa Marga berencana mengoperasikan jalur ini secara fungsional untuk mengurai kepadatan di Exit Tol Prambanan.

    Corporate Communication PT Jasamarga Jogja-Solo Rachmat Jesiman menyampaikan, pengerjaan proyek Jalan Tol Jogja-Solo terus dikebut guna mendukung arus mudik Lebaran 2025. Saat ini, konstruksi tol telah mencapai Exit Tol Tamanmartani. 

    Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik, Jasa Marga akan membuka jalur ini secara fungsional dengan panjang enam kilometer secara gratis jika terjadi kepadatan di Exit Tol Prambanan.

    “Jalur ini akan kami buka sepanjang enam kilometer dari Prambanan untuk saat ini. Kami terus kejar agar persiapannya lebih matang lagi, untuk rencananya, jalur fungsional ini akan kami buka dari pukul 06.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB. Namun, nanti itu akan kami diskresi apabila ada perubahan dari kepolisian maupun dari pusat,” ujarnya.

    Sementara itu, Camat Kalasan Joko Susilo menjelaskan pihaknya bersama stakeholder terkait akan menyediakan fasilitas pendukung bagi pemudik. Salah satu fasilitas yang disiapkan adalah rest area, yang akan menyediakan tempat istirahat, makanan, minuman, hingga layanan kesehatan bagi para pemudik.

    “Nanti di seputaran Exit Tol Tamanmartani akan ada rest area, dan di sana nanti sudah diberdayakan UMKM yang ada di Kapanewon Kalasan ini untuk memenuhi kebutuhan daripada warga kita yang mudik, berhenti, istirahat, di sana nanti silakan makan, minum, dan kebutuhan yang lainnya,” ujar Joko Susilo.

    Pembukaan Exit Tol Tamanmartani ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengurai kepadatan kendaraan pemudik yang menuju Yogyakarta, sehingga perjalanan mudik bisa lebih lancar dan nyaman.

  • 73 PMI Dideportasi dari Malaysia, 1 Terindikasi Menderita Cacar Monyet

    73 PMI Dideportasi dari Malaysia, 1 Terindikasi Menderita Cacar Monyet

    Pekanbaru, Beritasatu.com – Sebanyak 73 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dideportasi dari Malaysia melalui Pelabuhan Internasional Dumai, Sabtu (15/3/2025). Seluruh PMI yang dideportasi terdiri dari 58 laki-laki dan 15 perempuan. PMI yang dideportasi itu setelah menjalani hukuman di Depot Tahanan Imigresen Kemayan, Pahang, Malaysia. 

    Salah satu PMI yang dideportasi terindikasi penyakit menular cacar monyet. Hal ini diketahui setelah dilakukan pengecekan kesehatan oleh petugas Balai Kekarantinaan Kesehatan Pelabuhan (KKP) .

    “Terdapat satu orang yang sakit gatal-gatal kronis. Diagnosis sementara Balai Karantina mengarah ke cacar infeksi atau cacar monyet,” kata Kepala Balai Pelindungan dan Pelayanan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau, Fanny, Minggu (16/3/2025). 

    Saat ini, PMI yang terindikasi terinfeksi cacar monyet itu sedang menjalani pemeriksaan lanjutan oleh pihak medis. 

    Diungkap Fanny, selain yang terindikasi cacar monyet, PMI ilegal yang dideportasi dari Malaysia ini rata-rata mengalami sakit gatal-gatal atau penyakit kulit dan tidak memerlukan perhatian khusus.

    “Selanjutnya dilakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen oleh petugas imigrasi Kota Dumai dan  terdapat empat orang anak-anak di antaranya berusia 11 bulan, satu orang berusia 13 tahun, satu orang usia empat  tahun dan satu orang berusia tiga tahun,” lanjut Fanny.

    Seluruh PMI ilegal yang dideportasi Malaysia ini kini ditampung di pos P4MI Kota Dumai menunggu jadwal pemulangan ke daerah masing-masing. 

    Dari 73 PMI ini 32 di antaranya dari, 13 dari Jawa Timur, enam dari Aceh, lima dari Sumatera Utara, masing-masing tiga dari Jambi, Sulawesi Tengah dan Jawa Barat. Selanjutnya dua dari Riau dan Kalimantan Barat. Kemudian masing-masing satu orang dari NTT, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Sulawesi Selatan dan Banten. 

    “BP3MI Riau menginformasikan mengenai  bahaya bekerja di luar negeri secara tidak prosedural atau ilegal. Negara hadir melalui  Kementerian Pelindungan Pekerja  Migran Indonesia dalam melayani dan melindungi  Pekerja Migran Indonesia,” pungkasnya terkait PMI yang dideportasi Malaysia ini.

  • Prakiraan Cuaca Hari Ini di Jabodetabek Minggu 16 Maret 2025

    Prakiraan Cuaca Hari Ini di Jabodetabek Minggu 16 Maret 2025

    Jakarta, Beritasatu.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca hari ini di Jakarta Bogor,  Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) pada, Minggu (16/3/2025). Prakiraan cuaca Jabodetabek hari ini diharapkan bermanfaat untuk masyarakat, termasuk yang ingin bepergian.

    Berdasarkan informasi dari laman BMKG, prakiraan cuaca hari ini di wilayah Jakarta, termasuk Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, dan Kepulauan Seribu, diprediksi akan turun hujan ringan. 

    Sedangkan untuk di wilayah Jakarta Selatan, cuaca diprediksi hujan disertai dengan petir. Sementara itu, suhu udara di Jakarta diperkirakan akan berada pada kisaran 24-30 derajat celsius pada esok hari. 

    Sementara itu, cuaca di wilayah Tangerang, yang mencakup Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan juga diperkirakan hujan ringan. 

    Sedangkan prakiraan cuaca Jabodetabek hari ini khusus di wilayah Tangerang akan berkisar antara 24-30 derajat celsius.

    Bagi masyarakat di wilayah Jawa Barat, seperti Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, dan Kota Depok, cuaca diprediksi hujan ringan. 

    Adapun suhu di kawasan Bogor, Depok, dan Bekasi diperkirakan sekitar 22-30 derajat celsius.

    Demikian prakiraan cuaca Jabodetabek hari ini. Masyarakat dapat dapat memanfaatkan informasi prakiraan cuaca pada hari ini ini untuk menyesuaikan kegiatan mereka, terutama bagi yang akan bepergian atau menggunakan transportasi umum. 

  • Syukuran Bupati Jayawijaya Ricuh, 7 Kendaraan Dibakar Massa

    Syukuran Bupati Jayawijaya Ricuh, 7 Kendaraan Dibakar Massa

    Wamena, Beritasatu.com – Syukuran Bupati Jayawijaya berlangsung ricuh di lapangan sepak bola Kama, Jalan JB Wenas Wamena, Jayawijaya, Papua Pegunungan, Sabtu (15/3/2025).

    Akibat kericuhan dalam syukuran bupati dan wakil bupati Jayawijaya tersebut, tujuh kendaraan dibakar massa.

    Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo mengatakan, selain kerugian material, syukuran bupati Jayawijaya yang ricuh ini juga mengakibatkan korban luka.

    “Adan aksi saling serang antara kelompok massa yang hadir dalam acara syukuran tersebut yang mengakibatkan enam orang warga mengalami luka-luka akibat lemparan batu. Tiga di antaranya merupakan personel Polres Jayawijaya yang sedang melaksanakan pengamanan,” ungkap Heri Wibowo.

    Menurut Heri Wibowo, dalam syukuran bupati Jayawijaya yang berakhir ricuh tersebut satu unit truk dinas milik Polres Jayawijaya, satu mobil Strada, dan satu motor turut dibakar massa. Selain itu, ada empat unit mobil dinas Polres Jayawijaya juga ikut dirusak.

    Ia menyebut, kericuhan ini diduga dipicu sekelompok orang yang dipengaruhi minuman keras memasuki lokasi acara bakar batu. Tidak lama kemudian, terjadi aksi pelemparan batu dan kayu dari arah areal bakar batu ke arah tengah panggung.

    “Akibatnya, massa yang berada di tengah panggung melakukan aksi balasan sehingga terjadi keributan antara massa di dalam acara tersebut. Guna mencegah aksi makin besar, kami dari Polres Jayawijaya dan Brimob mencoba menghalau massa yang bentrok. Namun, massa malah melakukan penyerangan ke arah petugas,” jelas kapolres.

    Ia juga menyebut, massa makin banyak dan brutal dan membakar serta merusak kendaraan yang berada di sekitar tempat kejadian perkara.

    Syukuran bupati Jayawijaya ricuh tersebut akhirnya dapat diredam oleh polisi dan TNI. “Massa dari kedua belah pihak berhasil diredam dengan adanya tambahan dari aparat TNI,” kata kapolres terkait syukuran bupati Jayawijaya ricuh.

  • Pemuda Masjid Samarinda Bangunkan Sahur dengan Alarm Stasiun Kereta

    Pemuda Masjid Samarinda Bangunkan Sahur dengan Alarm Stasiun Kereta

    Samarinda, Beritasatu.com – Berbagai cara unik dilakukan masyarakat untuk membangunkan sahur selama Ramadan. Salah satunya yang dilakukan oleh pemuda Masjid Al-Hikmah di Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Mereka membangunkan warga dengan suara alarm keberangkatan kereta di stasiun, disertai lantunan nasyid yang merdu dan penuh makna.

    Masjid Al-Hikmah yang berlokasi di Jalan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, mulai membunyikan alarm keberangkatan kereta sejak pukul 03.10 Wita. Setelah alarm berbunyi, sekelompok pemuda masjid melantunkan nasyid untuk menghibur masyarakat yang sedang bersantap sahur.

    Nasyid sendiri merupakan seni musik vokal tanpa iringan alat musik, yang liriknya biasanya berisi pujian, doa, nasihat, dan kisah para nabi. Lantunan nasyid dari pemuda masjid ini terdengar merdu, sehingga membangunkan warga dengan cara yang lembut sekaligus menghibur.

    Tradisi membangunkan sahur dengan nasyid sudah berjalan selama empat tahun di Masjid Al-Hikmah. Namun, teknik membangunkan sahur dengan suara alarm keberangkatan kereta baru diterapkan dalam tiga hari terakhir dan langsung viral di media sosial.

    Salah satu pemuda Masjid Al-Hikmah Samarinda Nur Hidayat mengungkapkan, ide ini muncul dari diskusi bersama para pemuda masjid. Mereka memilih konsep ini karena memiliki filosofi mendalam tentang Ramadan.

    “Filosofinya, stasiun kereta menggambarkan bulan Ramadan, gerbong kereta melambangkan ibadah puasa, dan jadwal keberangkatan kereta merepresentasikan jadwal imsak,” ujar Nur Hidayat kepada Beritasatu.com, Sabtu (15/3/2025).

    Sebagai bagian dari tradisi ini, setelah melantunkan nasyid selama 15 menit, alarm keberangkatan kereta dibunyikan lima kali dari menara masjid sebagai pengingat waktu imsak.

    Menurut Nur Hidayat, metode yang dilakukan pemuda Masjid Al Hikmah Samarinda ini cukup efektif membangunkan warga untuk sahur. Selain unik, suara alarm keberangkatan kereta menjadi pengingat yang kuat bahwa waktu imsak sudah semakin dekat.

  • Jelang Mudik Lebaran, BPJN Sulbar Kebut Perbaikan Jalan Trans Sulawesi

    Jelang Mudik Lebaran, BPJN Sulbar Kebut Perbaikan Jalan Trans Sulawesi

    Majene, Beritasatu.com – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Barat (Sulbar) terus mengebut perbaikan jalan Trans Sulawesi di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menjelang arus mudik Lebaran 2025.

    Saat ini, perbaikan telah mencapai wilayah Desa Lalattedzong, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene. Jalan yang menghubungkan Provinsi Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah ini diperbaiki dengan metode penambalan lubang menggunakan aspal baru guna mengurangi risiko kecelakaan bagi pengendara.

    Tercatat, terdapat sekitar 495 titik jalan berlubang di Kabupaten Majene, Trans Sulawesi yang tengah dalam proses perbaikan, dengan 160 titik di antaranya telah selesai ditambal. Sisanya masih dikerjakan secara bertahap.

    PPK 1.3 BPJN Sulbar menargetkan seluruh perbaikan jalan rusak di Jalur Lintas Barat (Jalinbar) Sulawesi, Majene, rampung pada H-10 Lebaran.

    Pengawas PPK 1.3 Majene BPJN Sulbar Jalaluddin Latif menyampaikan, perbaikan ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan para pemudik.

    “Kami melakukan penambalan di titik-titik rawan lubang di setiap ruas jalan Trans Sulawesi. Tujuannya agar arus mudik berjalan lancar dan pengendara lebih aman serta nyaman,” ujar Jalaluddin, Sabtu (15/3/2025).

    Ia menjelaskan, salah satu ruas yang diperbaiki adalah kilometer 108+700 di Tammerodo, yang selama ini mengalami kerusakan dan mengganggu kelancaran lalu lintas.

    “Saat ini, jumlah lubang di ruas Majene mencapai sekitar 495 titik. Dalam dua hari terakhir, kami telah menyelesaikan perbaikan di 160 titik. Target kami menyelesaikan seluruh perbaikan maksimal 10 hari sebelum Lebaran,” kata Jalaluddin terkait perbaikan jalan Trans Sulawesi menjelang periode mudik Lebaran.

  • Momen Ramadan dan Lebaran, Kubah Masjid Hiasi Stasiun Yogyakarta

    Momen Ramadan dan Lebaran, Kubah Masjid Hiasi Stasiun Yogyakarta

    Jakarta, Beritasatu.com – Ornamen kubah masjid dengan desain realistik hadir menghiasi Stasiun Yogyakarta pada momen Ramadan dan Lebaran 2025. Ornamen kubah masjid Stasiun Yogyakarta itu tepat di atas atap gedung utama.

    Tematik Lebaran berupa kubah dengan panjang 7 meter ini menjadi ornamen utama yang menghiasi Stasiun Yogyakarta selama Ramadan hingga pelaksanaan angkutan Lebaran 2025 berakhir.

    Selain kubah masjid, KAI Daop 6 Yogyakarta juga menghiasi Stasiun Yogyakarta dengan ornamen khas Ramadan dan Lebaran. Ornamen ada di boarding gate, ornamen gantung, dan photobooth.

    Ornamen kubah masjid Stasiun Yogyakarta ini terlihat realistik sehingga memberikan efek bagi yang melihatnya seolah kubah masjid di atas stasiun itu nyata.

    Menurut Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih, tidak hanya di Stasiun Yogyakarta, KAI Daop 6 juga menghiasi stasiun lainnya seperti Solo Balapan dan Lempuyangan untuk memperkental nuansa Ramadan dan Lebaran.

    “Hadirnya ornamen Lebaran ini sebagai wujud KAI Daop 6 siap untuk menyambut dan melayani para pelanggan dengan penuh kesan,” kata Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih, Sabtu (15/3/2025).

    Menurutnya, ornamen kubah masjid ini melambangkan semangat kebersamaan, kekhusyukan, dan hangatnya suasana Ramadan serta Idul Fitri.

    “Kami ingin menghadirkan suasana yang lebih khas dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang menggunakan transportasi kereta api, khususnya dalam momen spesial seperti Lebaran,” ujarnya. 

    Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih berharap ornamen-ornamen yang dihadirkan oleh KAI Daop 6 juga dapat menjadi hiburan bagi para pelanggan sehingga memberikan pengalaman perjalanan mudik yang menarik dan berkesan.

    Ornamen tematik kubah masjid Stasiun Yogyakarta tersebut juga merupakan bentuk apresiasi sekaligus sambutan hangat KAI Daop 6 Yogyakarta untuk turut memeriahkan libur Lebaran 2025.