Category: Beritasatu.com Regional

  • Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku Tenggara Barat

    Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku Tenggara Barat

    Jakarta, Beritasatu.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang Maluku Tenggara Barat, Minggu (23/3/2025) pukul 10.17 WIB. Tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan BMKG.

    BMKG melaporkan gempa ini berlokasi di titik koordinat 6,34 derajat lintang selatan dan 131,00 derajat bujur timur.

    “Pusat gempa berada di 184 kilometer barat laut Maluku Tenggara Barat pada kedalaman 103 kilometer. Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi,” tulis BMKG. 

    Getaran gempa dirasakan di Denpasar, Kuta, Karangasem, Mataram, dan Lombok Barat.

    Sampai saat ini belum ada laporan wilayah yang merasakan guncangan dan kerusakan akibat gempa di Maluku Tenggara Barat Ini.

  • OPM Bunuh 6 Guru dan Bakar 4 Sekolah, Kodam Cenderawasih: Mana HAM?

    OPM Bunuh 6 Guru dan Bakar 4 Sekolah, Kodam Cenderawasih: Mana HAM?

    Jayapura, Beritasatu.com – Kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang diidentifikasi Kodam Cendrawasih sebagai kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM), telah membunuh enam orang guru dan tenaga kesehatan di Kampung Anggruk, Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo.

    Selain melakukan pembunuhan, OPM juga telah membakar empat bangunan sekolah di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo pada Jumat (21/3/2025).

    Menanggapi aksi kejahatan yang dilakukan KKB atau OPM ini, Kodam Cendrawasih sangat geram. 

    “OPM penjahat kemanusiaan ini benar-benar sangat biadab tidak berprikemanusiaan telah membunuh dan membakar hidup-hidup enam guru dan nakes serta membakar gedung sekolah dan rumah guru. Bahkan memeras dan merampok uang masyarakat di sekitarnya. Mana keadilan HAM para korban ini?” ungkap Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Candra Kurniawan lewat rilis yang diterima Beritasatu.com, Sabtu (22/03/2025) malam. 

    Menurut Kolonel Chandra,  berdasarkan laporan dari lapangan diketahui gerombolan OPM yang menyerang para guru dan nakes tersebut bersenjata serta meneror warga di sekitar kompleks perumahan guru yang dibakar, sehingga menyulitkan warga lainnya untuk mengevakuasi para korban. 

    “Hasil konfirmasi di lapangan, gerombolan OPM ini bersenjata meneror masyarakat sekitarnya. Saat ini para korban yang terbunuh dan dibakar masih belum dievakuasi. Namun, aparat keamanan terus berupaya secepatnya mengevakuasi para korban,” jelas Kolonel Chandra. 

    Chandra juga mengonfirmasi, informasi hingga saat ini dari enam orang yang terbunuh, pihaknya baru mendapat empat nama, yakni  Saudari T (guru), Saudari F (guru), Saudara F (guru) dan Saudari I (nakes), sedangkan 2 orang lainnya masih didata. 

    Lebih lanjut Kolonel Candra mengatakan pasca-penyerangan tersebut, para guru dan nakes lainnya memilih untuk mengevakuasi diri ke tempat yang dianggap aman. 

    “Kondisi korban lainnya yang selamat masih belum diketahui. Akibat aksi biadab OPM ini, membuat para nakes dan guru cemas dan meminta untuk diungsikan. Pada Sabtu (23/3/2025) telah diungsikan para guru dan tenaga kesehatan dari Distrik Heriyapini, Distrik Kosarek, Distrik Ubalihi, Distrik Nisikni, Disteik Walma dan Distrik Kabiyanggama Kabupaten Yahukimo menggunakan pesawat Adventist Aviation.

    “Yang diungsikan (guru dan nakes) berjumlah 58 orang dewasa serta empat anak-anak, dan satu warga asli. Mereka diterbangkan ke bandara Wamena dan selanjutnya ke Jayapura” pungkas Kapendam Chandra terkait aksi pembunuhan yang dilakukan OPM. 
     

  • UGM Terima 2.783 Mahasiswa Lewat Jalur SNBP

    UGM Terima 2.783 Mahasiswa Lewat Jalur SNBP

    Yogyakarta, Beritasatu.com – Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima 2.783 mahasiswa melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun ini. Beberapa program studi (prodi) dengan jumlah pendaftar terbanyak pada SNBP UGM meliputi kedokteran, hukum, psikologi, farmasi, akuntansi, manajemen, ilmu keperawatan, ilmu komputer, cizi, dan teknik industri.

    Adapun prodi dengan jumlah mahasiswa terbanyak yang diterima antara lain hukum (96 mahasiswa), ilmu dan industri peternakan (90 mahasiswa), kehutanan (90 mahasiswa), biologi (72 mahasiswa), psikologi (68 mahasiswa), kedokteran hewan (60 mahasiswa), kedokteran (53 mahasiswa), teknik mesin (51 mahasiswa), dan kedokteran gigi (47 mahasiswa).

    Sekretaris Direktorat Pendidikan dan Pengajaran (DPP) UGM, Sigit Priyanta menjelaskan bahwa jalur SNBP menampung 30% dari total kuota mahasiswa baru di UGM. Sisanya dapat mengakses jalur seleksi lain seperti SNBT, International Undergraduate Program (IUP), dan seleksi mandiri yang mencakup beberapa skema, seperti Penelusuran Bibit Unggul Tidak Mampu (PBUTM), Penelusuran Bibit Unggul Berprestasi (PBUB), Afirmasi Tridharma UGM, serta Ujian Mandiri berbasis Computer-Based Test (UM UGM CBT).

    “Total dari kuota mandiri yang mencakup 40% dari total kuota penerimaan mahasiswa baru ini memiliki rincian 10% dari PBUB dan PBUTM, 10-15% dari jalur afirmasi. Sisanya yang akan dipenuhi melalui UM UGM CBT,” jelas Sigit.

    Kriteria Kelulusan SNBP
    Menurut Sigit, kelulusan SNBP didasarkan pada nilai akademik dalam rapor serta prestasi lain yang diakui secara resmi.

    “Untuk UGM, kita mengakui minimal tingkat provinsi, diselenggarakan oleh penyelenggara kegiatan lomba yang diakui oleh Puspresnas (Pusat Prestasi Nasional). Kemudian di UGM misalnya lomba-lomba UGM, di perguruan-perguruan tinggi baik dalam negeri maupun luar negeri yang secara kualitas bisa dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

    Evaluasi kelulusan di SNBP merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 48 Tahun 2022 dan Nomor 62 Tahun 2023. Dari total nilai, 50% berasal dari rata-rata nilai rapor semester 1 hingga 5, sedangkan sisanya diambil dari dua mata pelajaran pendukung yang relevan dengan prodi pilihan.

    “Dua mata pelajaran pendukung tersebut dapat berbeda-beda untuk setiap prodi, disesuaikan dengan lampiran yang disertakan dalam peraturan menteri tersebut. Sebagai contoh, untuk teknik mesin mengambil dua mata pelajaran, yaitu matematika dan fisika. Kemudian ditambahkan dengan nilai prestasi yang dimiliki,” paparnya tentang SNBP UGM.

    Sigit mengingatkan para calon mahasiswa yang telah diterima melalui SNBP agar segera melengkapi dokumen registrasi.

    “Registrasi dilaksanakan mulai dari 20 Maret 2025 pukul 15.00 WIB sampai dengan 27 Maret 2025 pukul 15.00 WIB,” jelasnya.

    Setelah registrasi, hasil verifikasi dokumen dan penetapan uang kuliah tunggal (UKT) akan diumumkan di akun Simaster masing-masing pada 16 April hingga 30 April 2025 pukul 15.00 WIB. Jika calon mahasiswa tidak melakukan registrasi dan pembayaran UKT dalam batas waktu yang ditentukan, maka akan dianggap mengundurkan diri.

    Bagi peserta yang belum diterima, Sigit menegaskan bahwa SNBP bukan satu-satunya jalur masuk perguruan tinggi.

    “Tidak diterima atau belum diterima di SNBP itu bukan akhir dari sebuah proses mendapatkan tempat terbaik untuk melanjutkan studi,” pesannya.

    Ia juga memberikan saran dalam memilih program studi, yakni dengan mempertimbangkan minat terhadap mata pelajaran tertentu serta prospek karier di masa depan.

    “Kami di UGM ini kan mempublikasikan selektivitas prodi. Mungkin juga bisa sebagai gambaran untuk melengkapi dari pilihan yang sesuai. Calon pendaftar bisa mengukur mana prodi yang paling tepat,” tutupnya terkait penerimaan mahasiswa baru selain melalui SNBP UGM.

  • Cuaca Indonesia: BMKG Prediksi Hujan-Petir Hantam Sebagian Kota Besar

    Cuaca Indonesia: BMKG Prediksi Hujan-Petir Hantam Sebagian Kota Besar

    Jakarta, Beritasatu.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca Indonesia akan terjadi hujan disertai petir bakal mengguyur mayoritas kota besar di Indonesia pada hari ini, Minggu (23/3/2025), sehingga masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi dampaknya.

    Prakirawati BMKG, Rira Damanik, dalam siaran daring yang diikuti dari Jakarta, menyampaikan bahwa diperkirakan hujan dengan intensitas ringan (curah hujan kurang dari 2,5 mm per jam) akan melanda kota-kota seperti Medan, Pekanbaru, Bandung, Pontianak, Denpasar, Mataram, Kupang, Palu, Kendari, Makassar, Ternate, Sorong, Manokwari, Jayawijaya, dan Jayapura.

    Untuk Kota Padang, Banjarmasin, Tanjung Selor, dan Merauke, hujan dengan intensitas sedang (kurang dari 5,0 mm per jam) kemungkinan besar akan terjadi. Sementara itu, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Pangkal Pinang, Palembang, Bandar Lampung, Semarang, Surabaya, Palangka Raya, Samarinda, Mamuju, dan Nabire diperkirakan akan menerima hujan yang disertai petir.

    Di sisi lain, kota-kota seperti Banda Aceh, Serang, Jakarta, Yogyakarta, Manado, Gorontalo, dan Ambon akan mengalami kondisi berawan dan/atau berkabut sepanjang hari dengan suhu berkisar antara 25 hingga 30 derajat celsius.

    Rira Damanik menjelaskan tentang cuaca Indonesia ini bahwa pola hujan yang hampir merata ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang kompleks. BMKG mendeteksi adanya bibit Siklon Tropis 91S di Samudera Hindia barat daya Lampung serta bibit Siklon Tropis 92S di wilayah Samudera Hindia selatan antara Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Timur. 

    Selain itu, sirkulasi siklonik di Samudera Hindia barat daya Bengkulu, perlambatan angin dari Aceh ke Laut Sulawesi, serta pertemuan angin di Laut Andaman, Perairan Barat Sumatera, Laut Sulawesi, Laut China Selatan, hingga Perairan utara Papua dan Halmahera Selatan turut memengaruhi kondisi ini.

    BMKG menilai bahwa kondisi atmosfer tersebut dapat mendorong pertumbuhan awan hujan serta menimbulkan gelombang laut tinggi di sepanjang wilayah yang terdampak. Selain itu, BMKG juga mengantisipasi potensi banjir rob di pesisir Kepulauan Riau, Jambi, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah.

    Terkait cuaca di Indonesia ini, masyarakat, terutama pelaku pelayaran dan nelayan, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Hal ini terkait dengan adanya peningkatan kecepatan angin yang mencapai lebih dari 25 knots di wilayah Samudera Hindia selatan antara Jawa Tengah hingga Nusa Tenggara Timur, yang berpotensi menghasilkan gelombang laut setinggi 2,5 hingga 4 meter.

  • Fakta-fakta KKB Serang Guru di Yahukimo, 6 Orang Tewas

    Fakta-fakta KKB Serang Guru di Yahukimo, 6 Orang Tewas

    Jakarta, Beritasatu.com – Kekerasan kembali terjadi di Papua Pegunungan. Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) serang enam guru kontrak di Distrik Anggruk, Yahukimo, hingga tewas. Para korban yang tengah berada di rumahnya dibunuh secara brutal sebelum rumah mereka dibakar.

    Kapolres Yahukimo, AKBP Heru Hidayanto, membenarkan adanya laporan serangan KKB tersebut.

    “Memang ada laporan mengenai serangan yang menewaskan enam guru kontrak. Namun, untuk memastikan kejadian ini, Pemerintah Daerah (Pemda) Yahukimo bersama TNI-Polri masih membahasnya, terutama karena di wilayah tersebut tidak ada pos polisi,” ujar AKBP Heru Hidayanto, Sabtu (23/3/2025), dikutip dari Antara.

    Kronologi Kejadian

    Dari laporan sementara yang diterima, insiden KKB serang guru di Yahukimo ini terjadi pada Jumat (21/3/2025) sekitar pukul 16.00 WIT. Saat itu, KKB melintas dan menyerang seorang guru yang berada di rumahnya. Setelah itu, mereka masuk ke dalam rumah, melakukan penyerangan lanjutan, lalu membakar rumah tersebut, yang menyebabkan enam guru kontrak meninggal dunia.

    “Saat ini, kami masih berkoordinasi dengan Pemda Yahukimo untuk mengidentifikasi kelompok KKB yang bertanggung jawab serta memastikan identitas korban,” tambah Kapolres.

    Evakuasi Terkendala

    Pemerintah Daerah Yahukimo segera mengevakuasi tenaga pendidik dan paramedis dari sekitar Distrik Anggruk untuk menghindari potensi serangan lanjutan dari KKB.

    “Benar, sejumlah guru dan tenaga medis telah dievakuasi ke Wamena sebagai langkah antisipasi terhadap gangguan keamanan yang dilakukan KKB,” ungkap Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli.

    Menurut Didimus, para guru kontrak yang dievakuasi merupakan bagian dari program “Yahukimo Pintar” dan berasal dari beberapa distrik sekitar Anggruk, seperti Prongkoli, Helirik Walma, Panggema, dan Kosarek. Proses evakuasi dilakukan menggunakan dua pesawat.

    Namun, hingga saat ini, belum ada penerbangan yang dapat menjangkau lokasi kejadian karena faktor cuaca dan tidak adanya maskapai sipil yang bersedia terbang ke wilayah tersebut.

    “Pemda sudah berusaha melakukan evakuasi, tetapi kondisi cuaca di Anggruk tidak bersahabat. Selain itu, tidak ada maskapai penerbangan sipil yang bersedia masuk ke sana,” jelas Bupati Didimus.

    Dikecam

    Ia juga mengecam tindakan kekerasan yang merenggut nyawa para guru kontrak, yang sejatinya bertugas untuk mencerdaskan anak-anak di daerah tersebut.

    “Kehadiran para guru kontrak adalah untuk mendidik generasi muda Yahukimo. Sangat disayangkan jika mereka menjadi korban kekerasan seperti ini,” pungkasnya mengecam tindakan KKB yang serang guru di Yahukimo itu.

  • Pohon Tumbang Diterjang Angin Kencang di Lombok, 3 Pengendara Terluka

    Pohon Tumbang Diterjang Angin Kencang di Lombok, 3 Pengendara Terluka

    Lombok Barat, Beritasatu.com – Hujan disertai angin kencang menyebabkan pohon mahoni tua tumbang di Jalan Saleh Hambali, Desa Bengkel, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (22/3/2025) sore. 

    Pohon tumbang menimpa tiang listrik, atap ruko, dan kendaraan, mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka.

    Seorang warga Alvia Utami mengatakan beberapa sepeda motor rusak tertimpa pohon tumbang dan tiga orang luka-luka. Korban langsung dilarikan ke Puskesmas Kediri terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

    “Ada tertimpa beberapa motor, ada korban luka-luka langsung dilarikan ke Puskesmas Kediri,” katanya.

    Alvia Utami menjelaskan ketiga korban luka-luka terdiri dari seorang ibu-ibu dan dua laki-laki dewasa. Ibu tersebut mengalami cedera di bagian kaki dan pinggang, serta kesulitan bernapas.

    “Ibu-ibu itu keseleo bagian kaki sama pinggangnya, tidak bisa tegak dadanya,” jelasnya.

    Sementara itu, dua korban lain mengalami luka robek di tangan, kaki, dan jidat. Salah satu korban bahkan mengalami luka di punggung akibat tertimpa tiang listrik dan sepeda motornya hancur.

    Ketua Tim Siaga Bencana BPBD Lombok Barat L Sandi Apraindi menjelaskan pohon tersebut tumbang diduga karena akarnya sudah lapuk.

    “Karena kondisi bawah pohon yang sudah lapuk ditambah hujan dan angin yang cukup kencang menyebabkan pohon yang sangat besar tumbang,” ujar Sandi Apriandi.

    Pohon tumbang tersebut mengakibatkan kemacetan panjang hingga puluhan kilometer. BPBD Lombok Barat mengerahkan tim untuk memindah pohon tersebut.

    “Pohon tumbang juga mengakibatkan lapak dan atap ruko rusak parah tertimpa pohon jenis mahoni,” kata Sandi Apriandi.

    Karena ukuran pohon yang cukup besar, petugas BPBD Lombok Barat membutuhkan sekitar satu jam untuk mengevakuasi batang pohon. Setelah evakuasi selesai, arus lalu lintas kembali normal.

    Selain pohon tumbang, angin kencang juga menerbangkan atap toko di Desa Jelateng, Kecamatan Jembatan Kembar Lembar, Lombok Barat.

  • Kasus Anggota DPR Aceh Tampar Anak SD segera Disidangkan

    Kasus Anggota DPR Aceh Tampar Anak SD segera Disidangkan

    Meulaboh, Beritasatu.com – Kasus seorang anggota DPR Aceh berinisial MB (52) menampar anak Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat segera disidangkan di Pengadilan Negeri Meulaboh.

    Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Barat sudah menerima berkas kasus penamparan anak SD dengan tersangka MB dari Polres Aceh Barat untuk dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Meulaboh. Namun, jaksa tidak menahan politikus tersebut.

    “Penahanan tersebut hanya dapat dikenakan terhadap tersangka atau terdakwa yang melakukan tindak pidana dan atau percobaan maupun pemberian bantuan dalam tindak pidana tersebut dalam hal, tindak pidana itu diancam dengan pidana penjara lima tahun atau lebih,” kata Kepala Seksi Intelijen Kejari Aceh Barat Ahmad Luthfi dikutip dari Antara, Sabtu (22/3/2025).

    Dalam kasus ini, tersangka MB diduga melanggar Pasal 80 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, yang mengatur sanksi bagi pelaku kekerasan terhadap anak. 

    Menurutnya, pelaku kekerasan terhadap anak dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 tahun 6 bulan dan/atau denda paling banyak Rp 72 juta.

    “Dalam hal ini, apabila kita melihat pada hukum acara pidana, tersangka ini tidak bisa dilakukan penahanan sebagaimana diatur dalam Pasal 21 ayat (4) KUHAP,” kata Ahmad Luthfi.

    Ia menyatakan, di dalam Pasal 21 ayat (4) KUHAP disebutkan dengan bahwa penahanan tersebut hanya dapat dikenakan terhadap tersangka atau terdakwa yang melakukan tindak pidana dan atau percobaan maupun pemberian bantuan dalam tindak pidana tersebut dalam hal tindak pidana itu diancam dengan pidana penjara 5 tahun atau lebih.

    Ahmad Luthfi menegaskan pihaknya juga segera memproses berkas perkara kasus anggota DPR Aceh menampar anak SD yang sudah diterima dari penyidik Polres Aceh Barat, guna dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Meulaboh untuk proses persidangan nantinya.

    Diketahui, MB sebelumnya dilaporkan oleh ayah dari anak yang diduga menjadi korban penamparan oleh tersangka MB.

    Kasus ini terjadi pada Senin (23/9/2024) sekira pukul 13.00 WIB di kompleks SDIT di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat.

    Akibat kejadian tersebut, korban yang masih duduk di bangku sekolah dasar, mengalami sakit di bagian pipi sebelah kanan dan mengalami bengkak kemerahan. Korban trauma dan tidak sekolah beberapa hari.

    Muhammad Suhendra, kuasa hukum MB, mengatakan pihaknya berharap perkara tersebut agar dapat segera dilakukan persidangan di pengadilan.

    “Permintaan dari kita, berharap cepat disidangkan, agar perkara ini tidak berlarut-larut,” katanya.

    Pihaknya sejauh ini belum bisa memberi penilaian dalam kasus anggota DPR Aceh menampar anak SD tersebut, dan tetap menunggu persidangan yang akan digelar di Pengadilan Negeri Meulaboh, Aceh Barat nantinya.

  • Pantai Yeh Leh Jembrana, Rest Area Pemudik di Jalur Denpasar-Gilimanuk

    Pantai Yeh Leh Jembrana, Rest Area Pemudik di Jalur Denpasar-Gilimanuk

    Jembrana, Beritasatu.com – Tradisi mudik jelang Idulfitri atau Lebaran selalu menghadirkan cerita menarik, terutama bagi para pemudik yang harus menempuh perjalanan panjang menuju kampung halaman. Salah satu lokasi favorit bagi pemudik yang melewati jalur Denpasar-Gilimanuk adalah Pantai Yeh Leh di Kabupaten Jembrana, Bali.

    Terletak selepas Kabupaten Tabanan, Pantai Yeh Leh menawarkan suasana pantai yang menenangkan sehingga banyak pemudik memilih tempat ini untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan. Selain untuk melepas lelah, pemudik juga bisa menikmati pemandangan pantai yang indah dan udara segar.

    Cerita Pemudik di Pantai Yeh Leh

    Ibu Fajar, seorang pemudik yang hendak menuju Jember, Jawa Timur, mengaku selalu mampir di Pantai Yeh Leh setiap kali mudik. Baginya, lokasi ini menjadi tempat yang nyaman untuk istirahat, terutama saat membawa anak kecil.

    “Saya mau mudik ke Jember. Tempat ini favorit kami, setiap perjalanan ke Jawa pasti mampir di sini untuk istirahat. Selain itu, kami mudik lebih awal untuk menghindari macet di Pelabuhan Gilimanuk,” ujar Ibu Fajar, Sabtu (22/3/2025).

    Hal serupa diungkapkan oleh Nouval, pemudik asal Indramayu, Jawa Barat, yang menggunakan sepeda motor. Ia memilih berhenti di Pantai Yeh Leh Jembrana untuk menikmati pemandangan sambil melepas penat.

    “Mudik lebih awal lebih menyenangkan. Selain menghindari kemacetan, saya juga bisa lebih lama di kampung bersama keluarga,” kata Nouval.

    Bapak Letvi, yang dalam rombongan mudik ke Banyuwangi, Jawa Timur, juga memanfaatkan Pantai Yeh Leh untuk bersantai sambil menikmati bekal makanan bersama keluarga.

    “Tempatnya nyaman. Kami bisa melihat pantai sambil makan dan menunggu teman. Pulang lebih cepat juga membuat kami punya waktu untuk mempersiapkan rumah sebelum Lebaran,” jelas Bapak Letvi.

    Pentingnya Istirahat Saat Mudik

    Selain memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, para pemudik juga diimbau untuk memperhatikan kesehatan selama perjalanan. Beristirahat di tempat-tempat nyaman, seperti Pantai Yeh Leh menjadi salah satu cara untuk menjaga kebugaran sebelum melanjutkan perjalanan ke kampung halaman.

    Pantai Yeh Leh Jembrana bukan hanya lokasi yang strategis bagi pemudik yang melintasi Bali menuju Jawa, tetapi juga menjadi pengalaman yang menyenangkan dengan pemandangan alam yang memanjakan mata. Jadi, bagi Anda yang melintasi jalur Denpasar-Gilimanuk, Pantai Yeh Leh bisa menjadi pilihan istirahat yang sempurna.

  • Banjir 1,5 Meter Rendam Ratusan Rumah di Kutai Timur

    Banjir 1,5 Meter Rendam Ratusan Rumah di Kutai Timur

    Kutai Timur, Beritasatu.com – Hujan deras yang mengguyur Kalimantan Timur selama tiga hari terakhir menyebabkan banjir setinggi 1,5 meter di Kabupaten Kutai Timur, Sabtu (22/3/2025). Akibatnya, ratusan rumah di Kecamatan Sangatta Utara terendam.

    Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, dan relawan terus bekerja mengevakuasi warga yang terjebak banjir. Hingga Sabtu sore, ketinggian air masih meningkat, sehingga membuat banyak warga terisolasi di dalam rumah.

    Meningkatnya ketinggian banjir membuat petugas kewalahan dalam melakukan evakuasi. Selain menyelamatkan warga, tim SAR juga menerima banyak permintaan untuk menyelamatkan barang berharga seperti sepeda motor dan peralatan rumah tangga yang terendam air.

    Proses evakuasi dilakukan hingga malam hari dengan mengerahkan sejumlah perahu karet.

    “Malam ini kami mengevakuasi tiga kepala keluarga dengan total sembilan jiwa di Jalan Pinang Dalam, Gang PDAM RT 22. Mereka kini mengungsi ke rumah keluarga terdekat,” ujar Aurelius kepada Beritasatu.com, Sabtu (22/3/2025) malam.

    Menurutnya, banjir di Kutai Timur ini terus meningkat hingga mencapai kedalaman 1,5 meter.

    “Di Gang Banjar, kami juga mengevakuasi satu keluarga yang terdiri dari suami, istri, dan dua anak, total empat jiwa,” tambahnya.

    Tim SAR masih terus berupaya mengevakuasi warga, tetapi keterbatasan jumlah perahu karet menjadi tantangan utama. Area pemukiman yang terdampak banjir juga semakin luas, sehingga proses evakuasi dilakukan secara bertahap.

    Sementara itu, sebagian warga yang telah dievakuasi memilih mengungsi ke rumah keluarga atau kerabat yang berada di lokasi lebih aman. Pemerintah daerah berencana mendirikan posko darurat dan tenda pengungsian apabila banjir di Kutai Timur terus meningkat.

  • Banjir Melanda 8 Kecamatan di Manado, 1 Orang Tewas

    Banjir Melanda 8 Kecamatan di Manado, 1 Orang Tewas

    Manado,Beritasatu.com – Banjir dan tanah longsor melanda delapan kecamatan di Kota Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (22/3/2025). Satu orang tewas dalam bencana tersebut. 

    Dari delapan kecamatan yang terendam banjir di Manado, tiga paling parah, adalah Kecamatan Tikala, Kecamatan Singkil, Kecamatan Wanea, dan Kecamatan Malalayang dengan ketinggian air setinggi 1 meter hingga 3 meter.

    Selain banjir, Kelurahan Malendeng Lingkungan 6 di Kecamatan Tikala juga terjadi longsor sehingga mengakibatkan seorang warga bernama Arnold Robet (76) tertimpa material longsor.

    Menurutnya, meski banyak rumah terendam, tetapi mayoritas warga Kampung Mahakam belum ada yang mengungsi. Rata-rata rumah warga Mahakam berlantai dua, sehingga mereka masih memilih bertahan di kediamannya di tengah banjir Manado.

    “Hingga saat ini warga belum mendapatkan bantuan apapun sehingga kami berharap pemerintah untuk lebih memperhatikan warga yang terdampak banjir,” ucapnya.

    Hadi mengatakan Kampung Mahakam sudah langganan banjir setiap kali hujan deras, tetapi belum pernah separah kali ini.

    Sementara itu, Kepala Lingkungan 4, Kelurahan Karame Rita mengatakan banjir di wilayah mereka belum surut. “Sampai saat ini belum ada bantuan apa pun untuk Lingkungan 4 Kelurahan Karame,” ujarnya.

    Dia juga mengimbau warga untuk berhati-hati karena cuaca saat ini masih ekstrem.

    “Kemungkinan masih akan terjadi banjir susulan,” tandasnya terkait banjir Manado.