Category: Beritasatu.com Regional

  • 7 Korban Pembantaian KKB Dievakuasi ke Jayapura

    7 Korban Pembantaian KKB Dievakuasi ke Jayapura

    Jayapura, Beritasatu.com – Proses evakuasi guru yang menjadi korban kelompok kriminal bersenjata (KKB) sudah dievakuasi dengan aman dan lancar. 

    Kepala Penerangan Kodam  XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Chandra Kurniawan memastikan dari tujuh korban hanya satu yang meninggal dunia, sisanya tiga lainnya luka berat dan tiga lagi luka ringan. 

    “Data terbaru ada tujuh guru dan nakes yang kita evakuasi hari ini, tiga luka berat, tiga lainnya luka ringan. Saat ini mereka sudah berada di rumah sakit di kota Jayapura,” ungkap Letkol Chandra di Makodam Cenderawasih, Minggu (23/3/2025) 

    Letkol Chandra juga menjelaskan proses evakuasi yang dilakukan oleh tim gabungan TNI/Polri, Minggu (23/3/2025) berjalan dengan aman tanpa gangguan dari kelompok KKB.

    “Alhamdulilah tadi proses evakuasi korban meninggal dunia dan yang luka-luka dari kampung Anggruk berjalan lancar. Tim menggunakan dua pesawat berbadan kecil dan mengevakuasi korban ke ibu kota Kabupaten Yahukimo, Distrik Dekai. Selanjutnya dari Dekai para korban di evakuasi dengan pesawat menuju kota Jayapura,” jelas Letkol Chandra. 

    Dirinya juga mengungkapkan apabila KKB pimpinan Elius Kogap diduga kuat adalah pelaku pembantaian tersebut. Namun, saat ini diduga kuat para pelaku telah melarikan diri ke hutan. 

    “Saat ini aparat gabungan sudah kita kirim ke Anggruk untuk melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Kami duga kuat itu kelompoknya Elius Kogoya,” ungkap Letkol Chandra. 

    Berikut nama tujuh korban KKB yang berhasil dievakuasi dari kampung Anggruk, Distrik Anggruk Kabupaten Yahukimo:

    Rosalina Sogen (meninggal dunia)Tari More (luka berat)Fantiana kambu (luka berat) Pinus Lepi (luka berat) Paskalina liman (luka ringan) Tinus lepi (luka ringan) Lenike Sabar (luka ringan)

  • 325.073 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek hingga H-9 Lebaran

    325.073 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek hingga H-9 Lebaran

    325.073 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek hingga H-9 Lebaran

    key: Lebaran, Jasa Marga, 

    sum: Volume lalu lintas (lalin) ini mengalami kenaikan sebesar 29,4% dibandingkan dengan periode yang sama pada Lebaran Idulfitri 2024.

    Jakarta, Beritasatu.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk melaporkan sebanyak 325.073 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada periode H-10 hingga H-9 Lebaran Idulfitri 1446H, yang jatuh pada Jumat (21/3/2025) dan Sabtu (22/3/2025).

    “Jumlah tersebut merupakan akumulasi arus kendaraan yang keluar melalui empat gerbang tol (GT) utama, yaitu GT Cikampek Utama (menuju Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (menuju Bandung), GT Cikupa (menuju Merak), dan GT Ciawi (menuju Puncak),” ujar Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, di Jakarta, Minggu (23/3/2025) dikutip dari Antara.

    Volume lalu lintas (lalin) ini mengalami kenaikan sebesar 29,4% dibandingkan dengan periode yang sama pada Lebaran Idulfitri 2024, di mana sebelumnya tercatat 251.232 kendaraan. Dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal, jumlah ini juga meningkat sebesar 0,3% dari 324.217 kendaraan.

    Distribusi arus kendaraan yang meninggalkan Jabotabek terbagi menjadi tiga arah utama. Mayoritas kendaraan, yakni 146.711 unit (45,1%), bergerak ke arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), sementara 102.016 kendaraan (31,4%) menuju ke arah Barat (Merak), dan 76.346 kendaraan (23,5%) mengarah ke Selatan (Puncak).

    Arus kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama di Jalan Tol Jakarta-Cikampek tercatat sebanyak 76.269 unit, meningkat 23,1% dibandingkan kondisi lalu lintas normal.

    Sementara itu, kendaraan yang menuju Bandung melalui GT Kalihurip Utama di Jalan Tol Cipularang mencapai 70.442 unit, mengalami penurunan sebesar 10,9% dibandingkan dengan lalu lintas normal.

    Secara keseluruhan, total kendaraan yang mengarah ke Trans Jawa dan Bandung melalui kedua gerbang tol tersebut berjumlah 146.711 unit, mengalami kenaikan 4,0% dibandingkan dengan lalu lintas normal.

    Untuk arus kendaraan yang bergerak ke arah Merak melalui GT Cikupa di Jalan Tol Tangerang-Merak, tercatat sebanyak 102.016 unit, mengalami peningkatan 0,5% dibandingkan kondisi normal.

    Sedangkan kendaraan yang menuju Puncak melalui GT Ciawi di Jalan Tol Jagorawi berjumlah 76.346 unit, mengalami penurunan 6,5% dari kondisi lalu lintas normal.

    Lisye Octaviana juga menjelaskan pada H-9 Lebaran atau Sabtu (22/3/2025), arus kendaraan yang keluar dari Jabotabek melalui empat gerbang tol utama mencapai 167.164 unit, naik 0,8% dibandingkan lalu lintas normal yang berjumlah 165.775 kendaraan.

    Jasa Marga juga mencatat adanya peningkatan kendaraan yang bergerak ke arah Timur (Trans Jawa) dan Barat (Merak) pada Sabtu (22/3/2025). Arus kendaraan menuju Trans Jawa mencapai 41.543 unit, meningkat 36% dari lalu lintas normal yang biasanya sekitar 30.555 kendaraan.

    Sementara itu, arus kendaraan ke arah Merak tercatat sebanyak 50.511 unit, sedikit meningkat sebesar 0,4% dibandingkan dengan lalu lintas normal yang berjumlah 50.305 kendaraan hingga H-9 Lebaran.

  • Banjir Halmahera, Tim SAR Selamatkan 29 Warga yang Terjebak di Kebun

    Banjir Halmahera, Tim SAR Selamatkan 29 Warga yang Terjebak di Kebun

    Halmahera Selatan, Beritasatu.com – Tim SAR gabungan berhasil menyelamatkan 29 warga Kabupaten Halmahera Selatan yang terjebak di kebun pada malam hari akibat banjir besar.

    Dalam rekaman video amatir, Minggu (23/3/2025) terlihat petugas SAR gabungan yang terdiri dari personel Basarnas, TNI, dan Polri menerobos derasnya banjir untuk mencari warga yang terjebak di bawah pepohonan di kebun milik warga.

    Upaya pencarian tersebut akhirnya membuahkan hasil, dengan petugas berhasil menemukan warga satu per satu, yang sebagian bertahan di batang pohon dan sebagian lainnya berada di atas pohon karena tingginya debit air. Petugas kemudian melakukan proses evakuasi dengan menerobos derasnya banjir, bahkan ada warga yang nyaris terbawa arus.

    Salah satu proses evakuasi yang cukup dramatis adalah menyelamatkan seorang ibu dan dua anaknya. Selain karena derasnya aliran air, mereka juga dalam kondisi lemas, sehingga petugas harus ekstra hati-hati dalam menyelamatkan mereka.

    Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate Iwan Ramdani menjelaskan, kejadian bermula ketika tim SAR menerima laporan pada Sabtu (22/3/2025) sekitar pukul 18.00 WIT dari seorang warga bernama Erik.

    Dia mengabarkan, keluarganya tidak bisa pulang dari kebun karena terjebak banjir saat hujan deras yang melanda wilayah Halmahera Selatan. Keluarga Erik terjebak di sekitar jembatan penghubung antara Desa Sayoang dan Desa Bori.

    Mereka berlindung di atas pohon, dan keluarga korban segera melaporkan kejadian tersebut ke Unit Siaga SAR Halmahera Selatan untuk meminta bantuan evakuasi. Pada pukul 20.00 WIT, tim rescue unit Siaga SAR bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap korban.

    Setibanya di perbatasan antara Desa Sayoang dan Desa Bori, tim SAR memperoleh informasi tambahan bahwa ada 19 warga lain yang juga terjebak di jalur menuju lokasi kejadian (LKP). Tim SAR gabungan segera melakukan evakuasi terhadap 19 orang tersebut ke tempat yang lebih aman.

    Setelah itu, tim SAR melanjutkan pencarian terhadap empat korban lainnya, yaitu Wadiyanti Laerik (13), Daniel Laerik (6), Wasadiah Laoge (20), dan Laerik Muhammad (38).

    Pada pukul 00.20 WIT, tim berhasil menemukan korban dan melaksanakan upaya evakuasi meskipun kondisi cuaca sangat buruk dengan hujan lebat dan debit air yang semakin tinggi.

    “Setelah tiba di lokasi, ditemukan empat orang korban, tetapi ada enam orang lainnya yang juga terjebak banjir. Pada pukul 01.30 WIT, seluruh korban berhasil dievakuasi ke tempat aman. Tujuh orang ditemukan dalam kondisi sehat, sementara tiga lainnya mengalami gejala hipotermia dan langsung diberi pertolongan pertama sebelum dibawa ke Puskesmas Babang untuk penanganan lebih lanjut,” jelas Iwan Ramdani soal penyelamatan yang dilakukan tim SAR terhadap korban banjir di Halmahera Selatan.

  • Penyerangan KKB di Anggruk, 1 Orang Meninggal dan 6 Lainnya Terluka

    Penyerangan KKB di Anggruk, 1 Orang Meninggal dan 6 Lainnya Terluka

    Jayapura, Beritasatu.com – Bupati Yahukimo Didimus Yahuli mengungkapkan insiden penyerangan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Anggruk menyebabkan satu korban jiwa dan enam orang lainnya mengalami luka-luka.

    Sebelumnya, sempat beredar informasi bahwa enam guru kontrak dilaporkan meninggal dunia. Namun, setelah personel TNI-Polri turun langsung ke lokasi, dipastikan korban meninggal hanya satu orang. Aparat keamanan telah berhasil mengevakuasi para korban beserta warga sipil di daerah tersebut.

    “Saat ini, para korban telah berada di RS Marthen Indey untuk mendapatkan perawatan,” ujar Bupati Yahukimo Didimus Yahuli kepada Antara, Minggu (23/3/2025).

    Didimus menjelaskan korban yang meninggal dunia merupakan seorang guru perempuan.

    Pemerintah Daerah Yahukimo sangat menyayangkan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh KKB, mengingat para guru hadir untuk memberikan pendidikan bagi anak-anak di Anggruk.

    Terlebih lagi, lokasi Anggruk cukup terpencil, dengan akses yang cukup sulit karena membutuhkan waktu sekitar 30 menit penerbangan dari Anggruk ke Dekai.

    “Seharusnya semua pihak turut serta dalam menjaga keamanan para guru dan tenaga medis yang bertugas di Anggruk serta seluruh wilayah Kabupaten Yahukimo,” tegasnya.

    Ia juga menekankan pentingnya menciptakan rasa aman bagi para tenaga pengajar dan tenaga kesehatan agar mereka dapat menjalankan tugasnya dengan nyaman, meskipun berada di daerah terpencil dengan fasilitas terbatas.

    “Kita semua harus memastikan keamanan sehingga mereka merasa betah bertugas di kampung-kampung terpencil. Dengan begitu, anak-anak bisa mendapatkan pendidikan yang layak dan layanan kesehatan yang memadai,” pungkas Didimus terkait penyerangan KKB.

  • Program MBG di Papua Pegunungan Dilaksanakan 5 Kali Seminggu

    Program MBG di Papua Pegunungan Dilaksanakan 5 Kali Seminggu

    Wamena, Beritasatu.com – Badan Gizi Nasional (BGN) menyakan program makan bergizi gratis (MBG) di wilayah Papua Pegunungan dijadwalkan berlangsung lima hari dalam seminggu.

    Program ini diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan bersama Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dan telah resmi diluncurkan beberapa waktu lalu.

    Ketua Kelompok Pelayanan Pemenuhan Gizi Badan Gizi Nasional (SPPG-BGN) Papua, Wahyu Adi Pratama, di Wamena menyampaikan MBG akan diberikan kepada penerima manfaat dari Senin hingga Jumat, kecuali pada hari libur.

    “Selama lima hari dalam seminggu, mulai Senin hingga Jumat, program MBG akan disalurkan kepada siswa, guru, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita. Saat ini program ini telah mulai berjalan di Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya,” jelas Wahyu di Wamena, Minggu (23/3/2025) dikutip dari Antara.

    Menurut Wahyu, MBG disusun dengan komposisi makanan yang bernutrisi, mencakup kue, susu, daging sapi, ayam, telur, sayuran, nasi, dan umbi-umbian.

    “Kami memastikan setiap sajian MBG mengandung nutrisi yang seimbang, sehingga penerima manfaat memperoleh asupan gizi yang mencukupi,” katanya.

    Ia juga mengungkapkan saat ini dapur umum yang digunakan untuk mempersiapkan MBG berada di dua lokasi, yaitu di Jalan Bhayangkara Wamena. Namun, baru satu dapur yang aktif beroperasi.

    “Saat ini, baru satu dapur yang berjalan, sementara dapur lainnya masih dalam proses, karena pengelolanya mengalami kedukaan. Setelah Lebaran, operasional dapur kedua akan dimulai,” ungkapnya.

    Dalam satu hari, satu dapur mampu menyediakan hingga 3.500 porsi MBG bagi penerima manfaat.

    “Apabila kedua dapur sudah berfungsi sepenuhnya, maka kami dapat menyiapkan 7.000 porsi MBG setiap harinya,” tambahnya.

    Ia juga menjelaskan bahwa dalam setiap dapur, terdapat 47 tenaga kerja yang terlibat dalam proses memasak, serta tambahan tiga orang dari BGN, terdiri dari kepala SPPG-BGN, ahli gizi, dan akuntan.

    “Sebagian besar tenaga memasak merupakan putra daerah (OAP) yang berasal dari kalangan pemuda, tokoh adat, dan perwakilan gereja,” terangnya.

    Lebih lanjut, ia menegaskan program MBG ini turut membuka peluang kerja bagi masyarakat asli Papua Pegunungan.

  • Masih 133.000 Tiket KA Lebaran Tersedia dari Yogyakarta

    Masih 133.000 Tiket KA Lebaran Tersedia dari Yogyakarta

    Yogyakarta, Beritasatu.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta mencatat sebanyak 60.578 pelanggan telah diberangkatkan dari 10 stasiun KA jarak jauh pada hari ke-3 angkutan Lebaran (angleb) 2025. Jumlah ini setara dengan sekitar 15% dari total kapasitas 411.272 tempat duduk yang disediakan selama 22 hari angleb 2025. Masih tersedia 133 000 tiket KA Lebaran.

    Sementara itu, jumlah pelanggan yang tiba di Daop 6 Yogyakarta mencapai 53.445 orang. Hingga Minggu (23/3/2025) pukul 10.00 WIB, sebanyak 277.639 tiket Lebaran atau 68% dari total kapasitas telah terjual.

    Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan mudik dan liburan Lebaran.

    “KAI Daop 6 Yogyakarta berkomitmen menyediakan transportasi yang mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu,” ujar Feni, Minggu (23/3/2025).

    Adapun tiga stasiun dengan jumlah keberangkatan terbanyak pada hari ini adalah, Stasiun Yogyakarta 7.255 pelanggan, Stasiun Lempuyangan 5.186 pelanggan, dan Stasiun Solo Balapan 3.459 pelanggan.

    Sementara itu, tiga stasiun dengan jumlah kedatangan terbanyak adalah, Stasiun Yogyakarta 5.073 pelanggan, Stasiun Solo Balapan 3.569 pelanggan, dan Stasiun Lempuyangan 3.050 pelanggan.

    KAI memprediksi puncak keberangkatan arus mudik akan terjadi pada Jumat, 28 Maret 2025. Hingga saat ini, sebanyak 16.000 tiket telah terjual untuk tanggal tersebut, dan angka ini terus meningkat seiring dengan pemesanan yang masih berjalan.

    Untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan, KAI Daop 6 Yogyakarta menambahkan 7 unit Air Cooler di ruang tunggu Stasiun Yogyakarta. Selain itu, sebagai bagian dari inisiatif Sustainable Development Goals (SDGs), KAI menyediakan water station di 8 stasiun utama, termasuk Yogyakarta, Lempuyangan, dan Solo Balapan.

    “Dengan adanya water station, kami mengedukasi masyarakat untuk membawa tumbler dan mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai,” jelas Feni.

    Dengan masih tersedianya 133.000 tiket KA Lebaran, masyarakat diimbau untuk segera melakukan pemesanan melalui aplikasi KAI Access, website resmi KAI, atau kanal pemesanan lainnya.

  • 2 Orang Tewas Akibat Banjir dan Longsor di Manado

    2 Orang Tewas Akibat Banjir dan Longsor di Manado

    Manado, Beritasatu.com – Sebanyak dua orang tewas dalam banjir disertai tanah longsor di Kota Manado, Sulawesi Utara. Sebanyak 2.000 warga terdampak bencana akibat curah hujan tinggi di Manado pada Sabtu (22/3/2025)

    “Adapun yang meninggal dunia sampai saat ini yang kami ketahui ada dua orang karena tertimpa longsor, dan sekitar 2.000 warga terdampak banjir dan tanah longsor di Kota Manado,” kata Dandim 1309/Manado, Letkol Arh Yosip Brozti Dadi, Minggu (23/3/2025).

    Menurut Yosip, sebanyak 27 kelurahan dalam tujuh kecamatan terdampak banjir di Manado. Beberapa lokasi terjadi tanah longsor.

    Banjir di Manado sekarang sudah surut. Warga dibantu TNI/Polri mulai membersihkan sisa-sisa material lumpur dan sampah di sekitar rumanya.

    Pantauan Beritasatu.com di beberapa lokasi, seperti Kelurahan Banjer, Ketang Baru, dan Mahawu, aktifitas warga mulai berjalan normal. DAS Tondano juga sudah surut.

  • H-7 Lebaran, Pedagang Pasar Beringharjo Keluhkan Sepinya Pembeli

    H-7 Lebaran, Pedagang Pasar Beringharjo Keluhkan Sepinya Pembeli

    Yogyakarta, Beritasatu.com – Menjelang hari raya Idulfitri, Pasar Beringharjo Yogyakarta biasanya dipadati pembeli yang berburu baju Lebaran. Namun, para pedagang justru mengeluhkan penjualan yang masih lesu dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

    Beberapa kios yang menjual pakaian muslim, batik, dan aksesori tampak belum seramai biasanya. Menurut Asrial, seorang pedagang baju gamis di Pasar Beringharjo, meski sudah memasuki pekan terakhir Ramadan, omzetnya belum mengalami lonjakan signifikan.

    “Untuk sampai saat ini kita penjualan belum ada peningkatan sama sekali, memang mungkin situasinya ya situasinya seperti ini tidak ada lonjakan pengunjung juga tidak ada kalau ada pengunjung, mungkin dia cuma berputar mencari pilih-pilih, biasanya kalau H-7 Lebaran sudah penuh pengunjung,” ujarnya, pada Minggu (23/3/25).

    Ia menduga daya beli masyarakat menurun akibat faktor ekonomi yang sedang lesu. Ia berharap memasuki libur sekolah dan THR yang sudah turun ada lonjakan penjualan, tetapi ternyata justru turun apalagi jika dibandingkan tahun lalu.

    Hal serupa dialami oleh Nita, pedagang baju muslim dan kebaya di Pasar Beringharjo itu mengatakan pada Ramadan tahun ini pengunjung ramai saat memasuki akhir pekan saja selebihnya normal seperti hari biasa.

    “Dibandingkan tahun lalu lebih ramai yang tahun lalu,” katanya tentang suasana di Pasar Beringharjo menjelang Lebaran.

    Pintu masuk Pasar Beringharjo, Yogyakarta. – (Beritasatu.com/Chandra Adi Nurwidya)

    Sementara itu, beberapa pedagang mencoba menarik minat pembeli dengan menawarkan diskon dan harga khusus. Namun, hal itu belum cukup untuk mendongkrak penjualan secara signifikan. Meski demikian, para pedagang masih berharap pembeli akan meningkat dalam beberapa hari ke depan. 

    Pasar Beringharjo Yogyakarta selama ini dikenal sebagai pusat belanja murah meriah di Yogyakarta dan masih menjadi pilihan bagi sebagian masyarakat untuk belanja kebutuhan baju Lebaran.

  • Antisipasi Lonjakan, Syahbandar Pelabuhan Tanjung Silopo Tambah Armada

    Antisipasi Lonjakan, Syahbandar Pelabuhan Tanjung Silopo Tambah Armada

    Polewali Mandar, Beritasatu.com – Memasuki musim arus mudik Lebaran 2025, pihak syahbandar Pelabuhan Tanjung Silopo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat menambah armada kapal, Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang seperti pada tahun lalu.

    Tahun ini Pelabuhan Tanjung Silopo memiliki dua armada kapal perintis. Dua armada kapal tersebut yakni Sabuk Nusantara 93 dan Sabuk Nusantara 111 yang sudah mulai beroperasi pada hari ini hingga arus balik Lebaran nantinya, dengan rute Kabupaten Polman, Sulawesi Barat memuju Kota Baru, Kalimantan Selatan.

    Pada hari pertama beroperasi, sejumlah penumpang dari berbagai daerah terpantau mulai memadati pelabuhan untuk mudik Lebaran ke kampung halaman mereka di Kota Baru.

    Kepala Syahbandar Pelabuhan Tanjung Silopo Muhlis Usman mengatakan, awalnya hanya satu kapal yang beroperasi yakni Sabuk Nusantara 93, tetapi pihaknya telah menyurati Kementerian Perhubungan dan Ditjen Perhubungan Laut untuk menambah satu lagi armada kapal.

    Penambahan armada kapal ini dilakukan oleh pihak syahbandar Pelabuhan Tanjung Silopo untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang seperti pada musim arus mudik Lebaran tahun ketika ratusan penumpang batal berangkat akibat kapal telah over kapasitas.

    Sementara itu, salah seorang penumpang, Dila, mengaku sengaja memilih mudik lebih awal bersama keluarganya lantaran menghindari penumpukan penumpang serta takut kehabisan tiket.

    “Saya dari Makassar, tadi malam saya tiba di sini sekitar pukul 24:00 Wita, terus pagi saya menuju ke Pelabuhan Tanjung Silopo. Saya mudik lebih awal karena tahun lalu saat mudik H-3 Lebaran hampir kehabisan tiket. Makanya tahun ini saya mudik lebih awal,” ujarnya.

  • Banjir di Kutai Timur, 800 Jiwa Terdampak Jelang Lebaran

    Banjir di Kutai Timur, 800 Jiwa Terdampak Jelang Lebaran

    Kutai Timur, Beritasatu.com – Banjir setinggi 1,5 meter yang melanda Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, semakin meluas menjelang Lebaran 2025. Pantauan Beritasatu.com, hingga kini banjir di Kutai Timur telah menggenangi dua kecamatan, yakni Kecamatan Sangatta Utara dan Kecamatan Sangatta Selatan. 

    Dampak dari bencana banjir ini dirasakan oleh sekitar 800 jiwa, dengan puluhan keluarga terpaksa mengungsi untuk mencari tempat yang lebih aman.

    Di Kecamatan Sangatta Selatan, puluhan rumah terendam banjir. Warga yang terdampak kini harus menjalani puasa Ramadan di tengah genangan air. Bahkan, sepekan sebelum Lebaran, mereka terpaksa meninggalkan rumah mereka dan mengungsi karena banjir yang masih merendam rumah mereka.

    Tim SAR gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, serta TNI dan Polri, terus dikerahkan ke lokasi-lokasi terdampak untuk membantu proses evakuasi. 

    Proses evakuasi diprioritaskan bagi warga yang rentan, seperti lansia, anak-anak, dan ibu hamil, yang memiliki risiko tinggi jika tetap berada di lokasi banjir.

    Hingga Minggu (23/3/2025) pagi, banjir di Kutai Timur semakin meluas, dengan lebih dari 200 rumah terendam. Diperkirakan jumlah rumah yang terdampak masih akan terus bertambah karena ketinggian air yang terus meningkat.

    Ketua RT di Dusun Pinang Mas, Suhardi mengungkapkan lebih dari 200 keluarga di wilayah RT-nya terdampak oleh bencana banjir. Totalnya diperkirakan mencapai sekitar 800 jiwa yang merasakan langsung dampak banjir.

    “Jumlah yang terdampak sekitar 200 kepala keluarga, yang berarti sekitar 800 jiwa yang terpengaruh,” ujar Suhardi ketika ditemui di lokasi banjir di Dusun Pinang Mas, Kabupaten Kutai Timur, Minggu (23/3/2025).

    Sebagian besar warga yang terdampak banjir di Kutai Timur memilih mengungsi ke rumah kerabat dan keluarga yang aman dari genangan air. Sementara itu, warga yang tidak memiliki tempat tujuan sementara mengungsi di masjid-masjid terdekat. Saat ini, sekitar 15 kepala keluarga mengungsi di sebuah masjid di daerah tersebut.

    Banjir di Kutai Timur yang terjadi sepekan sebelum Lebaran ini menyebabkan kerugian besar bagi warga. Banyak perabot rumah tangga, peralatan elektronik, dan kendaraan yang rusak akibat terendam air. 

    Kerugian yang dialami akibat banjir di Kutai Timur diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, dan sebagian besar warga terancam tidak dapat merayakan Idulfitri 1446 Hijriah dalam suasana bahagia seperti tahun-tahun sebelumnya.