Category: Beritasatu.com Regional

  • Momen Haru: Anak-anak Papua Pertama Kali Makan Bakso dari Prajurit TNI

    Momen Haru: Anak-anak Papua Pertama Kali Makan Bakso dari Prajurit TNI

    Jakarta, Beritasatu.com – Aksi prajurit TNI yang membagikan makanan gratis kepada anak-anak di Papua menjadi viral di media sosial TikTok dan mendapat banyak respons positif dari warganet. Dalam video yang diunggah oleh akun @adrianbudiman22 pada Selasa (25/3/2025), terlihat para prajurit memasak makanan yang akan disajikan setelah anak-anak pulang sekolah. 

    Hal yang mengharukan, adalah makanan bakso ternyata menjadi pengalaman pertama bagi anak-anak tersebut mencicipinya.

    “Ini pertama kali mereka makan bakso. Setelah pulang sekolah, kami mengajak anak-anak bersama Bapak dan Ibu guru untuk makan siang bersama di pos,” tulis akun tersebut.

    Anak-anak terlihat begitu antusias. Mereka duduk rapi, memulai dengan doa, lalu satu per satu maju mengambil bakso yang telah disiapkan para prajurit TNI. Raut wajah mereka dipenuhi kebahagiaan saat menikmati hidangan tersebut. Setelah makan, mereka pun diajarkan untuk membuang sampah pada tempatnya.

    “Terima kasih, Bapak TNI,” ujar anak-anak itu serempak dengan penuh kegembiraan.

    Warganet yang menyaksikan video ini turut merasa terharu dan memberikan berbagai komentar positif.

    “Alhamdulillah the real melindungi rakyat, tepatnya melindungi rakyat sekitar dari kelaparan,” ujar komentar @ndachayasa2.

    “Attitude mereka luar biasa,” komentar @MinaKurniasih memuji anak-anak tersebut.

    “Semangat, Pak Tentara! Jasamu akan selalu diingat oleh anak-anak itu,” tambah akun @NasiCokot55.

    Diketahui, prajurit TNI yang bertugas di Papua kerap melakukan berbagai aksi sosial untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Selain memasak dan berbagi makanan, para prajurit TNI juga sering berkeliling ke desa-desa terpencil untuk menyalurkan bantuan sembako, serta turut berperan sebagai tenaga kesehatan maupun tenaga pendidik di wilayah yang masih kekurangan guru.

  • Penyidikan Rampung, Mantan Pj Wali Kota Pekanbaru Segera Disidang

    Penyidikan Rampung, Mantan Pj Wali Kota Pekanbaru Segera Disidang

    Jakarta, Beritasatu.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merampungkan penyidikan kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa (RM). Dengan demikian, mantan Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar segera disidang atas kasus yang menjeratnya.

    “Telah dilakukan pelimpahan tersangka dan barang bukti untuk tiga tersangka perkara Pekanbaru,” kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika, dikutip Selasa (25/3/2025).

    Selain mantan Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa (RM), dua tersangka lainnya yang penyidikannya juga rampung adalah Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution (IPN) dan Plt Kabag Umum Setda Pekanbaru Novin Karmila (NK). Penyidik telah melimpahkan berkas mereka ke jaksa penuntut umum pada Senin (24/3/2025).

    Jaksa akan menyusun surat dakwaan terhadap ketiganya. Selanjutnya, dakwaan akan dilimpahkan ke pengadilan yang akan mengadili perkara tersebut.

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang sekitar Rp 6,82 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Pekanbaru, Riau baru-baru ini. OTT ini terkait dengan kasus dugaan korupsi dalam pengelolaan anggaran di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru pada 2024-2025.

    Dalam OTT dimaksud, KPK mengamankan delapan orang di Pekanbaru dan satu orang di Jakarta. Dari OTT ini, KPK kemudian membuka penyidikan dengan menetapkan tiga orang sebagai tersangka yakni Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa (RM), Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution (IPN), dan Plt Kabag Umum Setda Pekanbaru Novin Karmila (NK).

    Mantan Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa akan segera disidang dalam kasus yang menjeratnya.
     

  • Wanita Muda Ditemukan Tewas dalam Kamar Kontrakan di Lampung

    Wanita Muda Ditemukan Tewas dalam Kamar Kontrakan di Lampung

    Lampung Selatan, Beritasatu.com – Seorang wanita muda ditemukan tewas di sebuah kamar kontrakan di Desa Bakauheni, Lampung Selatan. Korban diduga dibunuh oleh suaminya sendiri.

    Mayat wanita muda tersebut ditemukan di dalam kamar kontrakan pada Minggu (23/3/2025) sekitar pukul 09.00 WIB.

    Saat ditemukan, jasad wanita muda bernama Windayani ditemukan dengan kondisi luka bekas jeratan di bagian leher. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh tukang bangunan yang sedang mengerjakan plester dinding belakang kontrakan yang ditempati korban.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, kamar kontrakan tersebut ditempati korban bersama suaminya yang diketahui bernama Herman. Saat warga menemukan jasad wanita berusia 24 tahun tersebut, Herman tidak berada di kontrakan.

    Sebelum ditemukan tewas di dalam kamar kontrakan, warga sempat melihat korban dan suaminya bertengkar pada Sabtu (22/3/2025) malam. Pada pagi harinya, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan leher dijerat kabel.

    Setelah kejadian, petugas dari Polres Lampung Selatan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian. Untuk kepentingan penyelidikan, jasad korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar, Kalianda, Lampung Selatan.

    Aang (45) warga di sekitar lokasi kejadian kaget dengan penemuan jenazah wanita muda bernama Windayani tersebut, sebab korban dan suaminya baru dua hari mengontrak di lingkungannya.

    “Saya sempat kaget saat dikabari ada mayat di kontrakan itu. Saya juga barusan mengumumkan ada yang meninggal. Tidak lama pemilik kontrakan itu memanggil saya, katanya ada yang meninggal di tempat,” kata Aang.

    Aang menuturkan, korban dan suaminya hanya menyewa kamar di kontrakan tersebut selama dua minggu.

    “Menurut informasi dari pemilik kos, dia baru dua hari tinggal di sana. Katanya juga cuma dua minggu saja  mengontrak di sana,” tutur Aang.

    Berdasarkan hasil visum, Windayani diduga korban menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh suaminya. Saat ini polisi masih memburu suami korban yang identitasnya telah dikantongi polisi.

    Kasatreskrim Polres Lampung Selatan AKP Nicolas Bagas Yudhi Kurnia mengatakan, setelah dilakukan olah TKP, jasad korban dievakuasi ke RSUD Bob Bazar Kalianda.

    “Dapat kami sampaikan, berdasarkan hasil visum terdapat luka bekas jeratan di leher korban. Yang kedua ada luka terbuka dan mengeluarkan darah di kepala bagian kanan korban. Kemudian ada luka lebam mata kiri dan mata kanan korban,” kata Nicolas, di ruang kerjanya, Senin (24/3/2025).

    Nicolas mengungkapkan, dari luka-luka pada tubuh korban patut diduga peristiwa meninggalnya korban merupakan pembunuhan atau penganiayaan.

    “Untuk terduga pelaku, kami sudah mengarah kepada seseorang. Saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Nicolas.

    Polisi saat ini masih melakukan pengejaran terhadap Herman, suami korban yang diduga menjadi pelaku pembunuhan wanita muda itu.

  • Pemprov NTT Fasilitasi Pemulangan Jenazah Guru Korban KKB di Yahukimo

    Pemprov NTT Fasilitasi Pemulangan Jenazah Guru Korban KKB di Yahukimo

    Kupang, Beritasatu.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tengah berupaya memfasilitasi pemulangan jenazah Rosalina Berek Sogen, seorang guru asal Kabupaten Flores Timur, yang menjadi korban serangan kelompok kriminal bersentaja (KKB) di Yahukimo, Papua Pegunungan.

    Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan rasa duka mendalam atas peristiwa ini dan menegaskan koordinasi telah dilakukan bersama bupati Flores Timur serta komunitas warga NTT di Papua untuk memastikan pemulangan jenazah berjalan lancar.

    “Kami sangat prihatin atas kejadian ini. Sejak pagi, kami sudah berkoordinasi dengan Bupati Flores Timur dan pihak terkait untuk mempersiapkan pemulangan jenazah. Saat ini, komunitas warga NTT di Papua juga turut membantu proses ini,” ujar Gubernur Melki Laka Lena, Senin (24/3/2024).

    Terkait insiden serangan KKB di Yahukimo, Gubernur Melki menegaskan keselamatan warga NTT di Papua menjadi prioritas utama.

    “Kami terus memantau kondisi warga NTT, terutama yang berada di sekitar lokasi kejadian, untuk memastikan mereka dalam keadaan aman. Kami juga berkoordinasi dengan berbagai pihak agar mereka yang bekerja di sana mendapatkan perlindungan yang memadai,” tambahnya.

    Ia juga mengimbau masyarakat NTT untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh insiden ini.

    “Kami meminta seluruh masyarakat tetap kondusif dan menyerahkan proses penanganan kepada pihak berwenang. Komunikasi terus dijalin dengan berbagai pihak di Papua agar situasi tetap terkendali,” imbuhnya.

    Gubernur berharap kejadian serupa tidak terulang dan menegaskan pemerintah akan terus berkoordinasi dengan aparat keamanan guna menjaga keselamatan warga di wilayah-wilayah rentan.

    “Kami berharap peristiwa ini tidak terjadi lagi di masa depan. Kami juga berkomunikasi dengan aparat keamanan baik di Papua maupun di tingkat nasional untuk memastikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat,” tutupnya.

    Diketahui, Rosalina Berek Sogen (30), guru asal Desa Lewotala, Kecamatan Lewolema, Flores Timur, telah mengabdikan dirinya sebagai pendidik di Papua sejak 2022. Rosalina menjadi korban meninggal akibat serangan KKB di Yahukimo. Jenazahnya direncanakan akan dipulangkan ke kampung halaman pada hari ini.

  • Minibus Terjun ke Jurang di Tulang Bawang, Sopir Diduga Mengantuk

    Minibus Terjun ke Jurang di Tulang Bawang, Sopir Diduga Mengantuk

    Lampung, Beritasatu.com – Diduga akibat sopir mengantuk, sebuah minibus berpenumpang dua orang terjun ke jurang sedalam empat meter di Tulang Bawang, Lampung. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal yang terjadi pada Senin petang (24/3/2025) sekitar pukul 16.30 WIB di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) ruas Rawajitu Penawartama, Kecamatan Penawartama.

    Minibus yang terjun ke jurang di Tulang Bawang bernomor polisi A 1105 TQ mengalami kerusakan parah di bagian depan sebelah kiri setelah menabrak pembatas jalan sebelum akhirnya masuk ke jurang. Meski demikian, sopir dan satu penumpang hanya mengalami luka ringan.

    Menurut warga sekitar, kecelakaan bermula saat minibus melaju dari Kecamatan Menggala, Tulang Bawang, menuju Palembang, Sumatera Selatan. Saat melewati tikungan di lokasi kejadian, pengemudi diduga mengantuk, sehingga kendaraan hilang kendali dan menabrak pembatas jalan sebelum terjun ke jurang.

    “Sopirnya mengantuk. Sebelum masuk jurang, mobil lebih dulu menabrak pembatas jalan,” ujar Sugeng (44), warga setempat.

    Minibus kemudian dievakuasi menggunakan alat berat milik perusahaan perkebunan sawit di sekitar lokasi. Proses evakuasi berlangsung selama satu jam hingga kendaraan berhasil diangkat dari dalam jurang.

    Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Unit Laka) Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tulang Bawang telah menangani kejadian ini. Beruntung, tidak ada korban jiwa, hanya dua korban mengalami luka ringan.

    “Alhamdulillah, sopir dan penumpangnya selamat,” tambah Sugeng terkait kecelakaan minibus terjun ke jurang di Tulang Bawang.

  • Pemudik Padati Pelabuhan Yos Soedarso Ambon Jelang Lebaran 2025

    Pemudik Padati Pelabuhan Yos Soedarso Ambon Jelang Lebaran 2025

    Ambon, Beritasatu.com – Menjelang H-6 Lebaran atau Idulfitri 2025, Pelabuhan Nusantara Yos Soedarso di Kota Ambon dipadati pemudik yang hendak menuju wilayah barat Indonesia. Sekitar 1.900 pemudik memadati pelabuhan ini untuk naik ke kapal Pelni KM Labobar.

    Begitu pintu gerbang pelabuhan dibuka, ribuan pemudik yang telah menunggu sejak sore langsung berebut melewati pintu utama. Mereka rela berdesakan sambil membawa barang bawaan, demi mendapatkan tempat tidur di kapal KM Labobar yang akan membawa mereka ke berbagai tujuan.

    Sebagian besar pemudik ini hendak menuju wilayah Indonesia bagian tengah hingga barat, dengan tujuan seperti Baubau, Makassar, Surabaya, dan Jakarta.

    Sementara itu, di sisi lainnya, sekitar 1.800 pemudik turun di Pelabuhan Nusantara Yos Soedarso di Kota Ambon, umumnya berasal dari Tual dan wilayah Irian.

    Suasana arus mudik H-6 Lebaran 2025 di Pelabuhan yang berada di Kota Ambon. – (Beritasatu.com/Fitriansa Sima sima Sohilauw)

    Kepala Seksi Lalu Lintas Laut KSOP Ambon Ruswan menjelaskan, pergerakan penumpang di pelabuhan ini terus meningkat setiap harinya hingga diperkirakan akan terjadi pada puncak arus mudik 27 Maret 2025.

    “Pergerakan penumpang terus naik dan puncaknya diperkirakan terjadi pada 27 Maret nanti,” ungkap Kepala Seksi Lalu Lintas Laut KSOP Ambon Ruswan kepada wartawan, Senin (24/3/2025).

    Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik, pihak pelabuhan telah menyiapkan tiga armada kapal laut yang akan melayani rute menuju wilayah tengah dan barat.

    “Kami berharap seluruh pemudik dapat terangkut dengan lancar,” lanjutnya.

    Hingga H-6 Lebaran, lebih dari 6.000 pemudik sudah berangkat dari Pelabuhan Nusantara Yos Soedarso di Kota Ambon. Jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat menjelang puncak arus mudik pada 27 Maret 2025.

    Oleh karena itu, pihak pelabuhan mengimbau para pemudik Lebaran 2025 untuk segera membeli tiket secara online atau melalui loket penjualan tiket di Pelabuhan Nusantara Yos Soedarso di Kota Ambon.

  • Demo Tolak UU TNI di Kalteng Ricuh, Pintu Kaca Gedung DPRD Pecah

    Demo Tolak UU TNI di Kalteng Ricuh, Pintu Kaca Gedung DPRD Pecah

    Palangka Raya, Beritasatu.com – Aksi unjuk rasa yang dilakukan ratusan mahasiswa tergabung dalam Gerakan Masyarakat Sipil Kalimantan Tengah di depan kantor DPRD Kalteng menolak disahkannya Undang-Undang TNI berakhir ricuh.

    Awalnya, massa berorasi dengan tertib di depan pagar Gedung DPRD Kalteng, tetapi situasi berubah saat mereka berusaha menemui anggota dewan. Aksi saling dorong terjadi setelah massa dihalangi oleh aparat keamanan yang berjaga.

    Kericuhan semakin memanas saat massa berhasil merangsek masuk ke halaman gedung DPRD Kalteng untuk menuntut anggota dewan keluar dan menemui mereka. Ketegangan semakin tinggi setelah pintu kaca utama gedung DPRD Kalteng pecah dan hancur akibat didorong oleh peserta aksi.

    Akibat kejadian tersebut, seorang mahasiswa terluka robek di bagian tangan karena terkena serpihan kaca dan segera dilarikan ke rumah sakit.

    Polisi yang mengamankan jalannya aksi langsung mengambil tindakan tegas. Beberapa mahasiswa yang diduga menjadi provokator aksi diamankan karena situasi semakin tidak kondusif.

    Doni, salah satu peserta aksi, dalam orasinya mendesak agar Undang-Undang TNI yang baru saja disahkan oleh DPR segera dicabut.

    Demonstrasi penolakan pengesahan Undang-Undang TNI membuat pintu kaca DPRD Kalimantan Tengah pecah – (Beritasatu.com/Andre Faisal Rahman)

    “Kami meminta anggota dewan yang ada di dalam segera keluar sekarang juga, kami menuntut agar UU TNI yang disahkan segera dicabut,” kata Doni yang disambut sorakan dukungan dari peserta aksi, Senin (24/3/2025).

    Doni menambahkan tuntutannya agar pemerintah menjamin keterbukaan informasi kepada publik dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengambilan kebijakan, serta menuntut agar TNI yang melakukan pelanggaran hukum diadili di peradilan umum.

    Setelah situasi kembali kondusif, ratusan mahasiswa yang sempat bentrok dengan aparat kepolisian akhirnya diminta masuk ke dalam ruangan untuk menemui perwakilan DPRD Kalteng.

    Wakil Ketua III DPRD Kalteng Jimmy Carter menyatakan, pihaknya akan segera menyampaikan tuntutan mahasiswa kepada DPR.

    “Tentu apa yang adik-adik mahasiswa suarakan akan kami sampaikan ke DPR RI, kemungkinan setelah selesai cuti bersama Lebaran nanti,” ujarnya di hadapan massa aksi soal penolakan pengesahan Undang-Undang TNI.

  • Mudik Lebaran 2025, Tol Balikpapan-IKN Dibuka Fungsional

    Mudik Lebaran 2025, Tol Balikpapan-IKN Dibuka Fungsional

    Balikpapan, Beritasatu.com – Pemerintah melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah Kalimantan Timur resmi membuka akses jalan tol Balikpapan-IKN secara fungsional untuk umum selama momen arus mudik Lebaran 2025. Pembukaan ini berlaku selama dua pekan, dengan prediksi 4.000 kendaraan melintas setiap hari pada puncak arus mudik.

    Jalan tol Balikpapan-IKN yang dibuka memiliki panjang 18 kilometer, terdiri dari segmen 3A dan 3B sepanjang 15 kilometer serta Jembatan Pulau Balang sepanjang 3 kilometer. Pembukaan ini memudahkan perjalanan dari Balikpapan menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) atau wilayah lain, seperti Kalimantan Selatan, mengurangi waktu tempuh hingga 50%.

    Dibukanya tol ini disambut baik masyarakat Kalimantan Timur. Salah satu pemudik, Indra Gunawan, menyatakan jalan tol ini membuat perjalanan lebih cepat dan nyaman dibandingkan jalur Sepaku atau penyeberangan kapal ferry.

    “Saya senang sekali, jalan ini sangat membantu, terutama karena masih gratis,” ungkap Indra kepada Beritasatu.com saat ditemui di Jalan Tol Balikpapan-IKN di Kota Balikpapan, Senin (24/3/2025)siang terkait arus mudik Lebaran 2025.

    Meski sudah dibuka fungsional, Kepala BBPJN Kaltim Hendro Satrio mengungkapkan sejumlah pembatasan diterapkan untuk keamanan. Jalan tol hanya dibuka satu arah sesuai periode arus mudik dan balik.

    Arus mudik pada 24-31 Maret 2025. Arah Balikpapan menuju IKN, Penajam Paser Utara, dan perbatasan Kalimantan Selatan.

    Arus balik pada 1-7 April 2025. Arah sebaliknya, dari Kalimantan Selatan menuju Balikpapan.

    Hanya kendaraan golongan satu yang diperbolehkan melintas, dan pengguna jalan diminta untuk tidak berhenti di sepanjang tol maupun Jembatan Pulau Balang demi kelancaran arus lalu lintas mudik Lebaran 2025.

  • Car Free Night di Malioboro Ditiadakan Selama Libur Lebaran 2025

    Car Free Night di Malioboro Ditiadakan Selama Libur Lebaran 2025

    Yogyakarta, Beritasatu.com – Satuan Lalu Lintas Polresta Yogyakarta akan memberlakukan rekayasa lalu lintas situasional di kawasan Malioboro selama libur Lebaran 2025.

    Kebijakan ini termasuk meniadakan Car Free Night (CFN) mulai 27 Maret hingga 7 April 2025 untuk memperlancar arus kendaraan dan menjaga kenyamanan pengunjung.

    Kasat Lantas Polresta Yogyakarta AKP Alvian Hidayat menyatakan, rekayasa lalu lintas akan disesuaikan berdasarkan data dari sistem smart city Provinsi DIY. Jika jumlah kendaraan masih di bawah 500, lalu lintas berjalan normal.

    “Namun, jika jumlah kendaraan mencapai 500-1.000, jalur bawah akan ditutup dan dialihkan ke Kridosono,” ujar Alvian kepada Beritasatu.com, Minggu (23/3/2025).

    Polresta Yogyakarta juga telah memasang Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) Portable untuk mengurangi kemacetan di persimpangan rawan macet. Jika jumlah kendaraan melebihi 1.000 pada libur Lebaran 2025, akses dari Jalan Mataram ke Malioboro akan ditutup, sedangkan kendaraan dari Kleringan diarahkan langsung ke Pasar Kembang.

    Untuk menekan kemacetan, Polresta Yogyakarta akan menindak tegas parkir liar, khususnya di Jalan Pasar Kembang yang sering menjadi titik kemacetan. “Kami pastikan tidak ada kendaraan parkir sembarangan. Tim kami bersama Dinas Perhubungan akan melakukan penindakan langsung,” tegas Alvian.

    Selain itu, Tim Saber Pungli akan dikerahkan untuk mengatasi juru parkir liar di kawasan Malioboro. Meskipun CFN ditiadakan, kebijakan ini tetap fleksibel dan akan disesuaikan dengan situasi di lapangan. “Jika kepadatan di Malioboro berlebihan, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk penutupan sementara,” tambahnya.

    Rekayasa lalu lintas ini juga mempertimbangkan keberlangsungan ekonomi pelaku usaha seperti pengemudi andong dan becak di Malioboro. “Kami tetap memperhatikan mata pencaharian mereka. Karena itu, rekayasa dilakukan fleksibel sesuai kondisi,” kata Alvian.

    Diharapkan, rekayasa ini dapat memberikan kenyamanan bagi wisatawan dan masyarakat yang berkunjung ke Malioboro selama libur Lebaran 2025. Dengan arus lalu lintas yang lebih lancar, pengunjung dapat menikmati suasana Malioboro dengan lebih baik.

  • 4 Hari Pencarian, Bocah yang Hilang di Sungai Lombok Tengah Ditemukan

    4 Hari Pencarian, Bocah yang Hilang di Sungai Lombok Tengah Ditemukan

    Lombok Tengah, Beritasatu.com – Setelah empat hari pencarian, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Abad Nailun Nabhan (8), bocah yang dilaporkan hilang di sungai Dusun Buntembok, Desa Bangket Parak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar 500 meter dari lokasi hilang.

    “Pada hari keempat, kami melakukan penyisiran dari lokasi kejadian hingga sejauh 500 meter. Upaya ini akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukannya korban dalam kondisi tidak bernyawa,” ujar Koordinator Unit Siaga SAR Kuta Mandaliks Ahmad Irsan, Senin (24/3/2025).

    Operasi pencarian bocah yang hilang di Sungai Lombok Tengah melibatkan berbagai unsur, termasuk tim rescue dari Kantor SAR Mataram, Unit Siaga SAR Kuta Mandalika, TNI, Polri, Damkar, Tagana, Satpol PP, serta warga setempat. Total personel yang terlibat mencapai sembilan orang, terdiri dari enam personel Pos Siaga Mandalika dan tiga anggota dari Secure SAR Mataram.

    Penyisiran aliran sungai dilakukan menggunakan perahu karet, penyelaman di area bendungan, hingga penyisiran tepian sungai secara manual. Namun, medan yang sulit dan derasnya arus sungai menjadi tantangan tersendiri bagi tim penyelamat.

    Setelah ditemukan, jenazah bocah yang hilang di Sungai Lombok Tengah langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Kesedihan mendalam dirasakan keluarga serta warga setempat yang ikut dalam pencarian selama empat hari terakhir.