Category: Beritasatu.com Regional

  • THR Nakes RSUP Dr Sardjito 30 Persen Sesuai Kebijakan Kemenkes

    THR Nakes RSUP Dr Sardjito 30 Persen Sesuai Kebijakan Kemenkes

    Sleman, Beritasatu.com – Nakes di RSUP Dr Sardjito memprotes besaran THR Lebaran 2025, pihak rumah sakit pun angkat bicara menanggapi hal tersebut.

    RSUP Dr Sardjito menyebut bahwa karyawan menerima dua jenis THR, yakni THR berbasis gaji yang dibayarkan penuh dan THR insentif yang berasal dari dana PNBP BLU, yang besarannya disesuaikan dengan kondisi keuangan rumah sakit.

    Merespons protes karyawannya, pihak rumah sakit menjelaskan bahwa besaran THR insentif yang diberikan telah disesuaikan dengan kebijakan Ditjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

    Kebijakan tersebut menetapkan batas maksimal belanja SDM sebesar 45% dari total pendapatan operasional rumah sakit.

    Direktur Utama RSUP Dr Sardjito, dr Eniarti mengatakan bahwa pendapatan rumah sakit mencapai Rp 124 miliar per bulan, sementara idealnya sebesar Rp 140 miliar. Ia menambahkan bahwa jika mengikuti batas maksimal belanja SDM sebesar 45%, hasilnya tidak memuaskan.

    Untuk mengatasi situasi ini, RSUP Dr Sardjito mengajukan izin kepada Kemenkes agar dapat menaikkan proporsi belanja SDM hingga 48%.

    “Kami keluar dari pakem yang tadinya maksimal 45%, kami meminta izin kepada dirjen, walaupun ke depan (indikatornya) akan merah, kami akan buka di angka 48%,” ungkapnya.

    Kebijakan ini berlaku bagi seluruh SDM di RSUP Dr Sardjito, termasuk direksi, dewan pengawas, dan seluruh pegawai. Dengan meningkatkan belanja SDM hingga 48%, rumah sakit memiliki fleksibilitas lebih besar dalam menentukan THR insentif.

    RSUP Dr Sardjito menegaskan, penyesuaian skema insentif telah disepakati bersama perwakilan komite internal, seperti komite medik, keperawatan, tenaga kesehatan dan non-medis.

    Dr Eniarti menjelaskan, jika rumah sakit menerapkan batas 45%, pegawai hanya akan menerima Rp 2 juta. Namun, dengan menaikkan batas menjadi 48%, mereka bisa mendapatkan antara Rp 3,5 juta hingga Rp 4,5 juta, tergantung pada posisi dan grade jabatan masing-masing.

    Pihak rumah sakit juga telah merevisi besaran THR insentif yang diberikan kepada para karyawannya.

    THR insentif diberikan dengan penghitungan antara 21% hingga 26% dari rata-rata fee for service (FFS) selama tiga bulan terakhir.

    Nominalnya berkisar antara Rp 2,8 juta hingga Rp 25,9 juta, menyesuaikan kuadran jabatan dan standar tunjangan kinerja di Kemenkes.

    Sementara itu, perawat dan nakes lainnya dari kalangan pegawai BLU menerima insentif berdasarkan rata-rata remunerasi Februari 2025, dengan persentase antara 48% hingga 77%.

    “Untuk mengakomodasi aspirasi, maka dilakukan peninjauan kembali atas mekanisme penghitungan THR insentif, dengan tetap mempertimbangkan kepatutan dan kesetaraan antarjabatan serta memperhitungkan kemampuan keuangan rumah sakit,” kata Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian, drg Nusati Ikawahju.

    Sebelumnya, RSUP Dr Sardjito telah menyalurkan THR gaji dan tunjangan melekat kepada 3.129 pegawai pada Selasa (18/3/2025) yang terdiri dari 1.808 PNS, 413 PPPK, dan 908 pegawai BLU non-ASN.

    Namun, besaran THR insentif yang diberikan oleh RSUP Dr Sardjito menuai protes dari para nakes dan tenaga administrasi lantaran besarannya hanya 30% dari total remunerasi. Jumlah tersebut berbeda dari yang mereka terima dari tahun lalu dan dianggap tidak sepadan dengan beban kerja yang ada.

  • Polres Bantul Rekayasa Lalin ke Pantai Parangtritis Saat Libur Lebaran

    Polres Bantul Rekayasa Lalin ke Pantai Parangtritis Saat Libur Lebaran

    Bantul, Beritasatu.com – Polres Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyiapkan rekayasa lalu lintas (lalin) menuju kawasan wisata Pantai Parangtritis selama libur Lebaran 2025. Rekayasa lalin ini bersifat situasional dan akan diterapkan sesuai kondisi di lapangan.

    Kepala Seksi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana menyatakan, rekayasa lalin di kawasan wisata Pantai Parangtritis ini bertujuan mengantisipasi kepadatan kendaraan.
    “Rekayasa lalu lintas untuk libur Idulfitri ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan di area wisata,” ujar Jeffry.

    Rekayasa arus lalin bagi pengunjung dari arah Bantul menuju Pantai Parangtritis akan diarahkan melewati tempat pemungutan retribusi (TPR) Parangtritis. Di simpang empat Depok, kendaraan dari arah utara hanya boleh belok kiri menuju Jalan Parangtritis, sedangkan kendaraan dari arah barat dan timur hanya diperbolehkan melaju lurus.

    Pengunjung diwajibkan masuk melalui TPR Parangtritis dan keluar melalui Jalan Samas untuk menghindari kepadatan.

    “Arus kendaraan yang keluar dari kawasan objek wisata Pantai Parangtritis akan diarahkan dari simpang tiga Hotel Gandung ke barat, menuju Pantai Depok. Kendaraan dari arah Pantai Depok akan dialihkan ke barat atau Jalan Samas ke utara melalui simpang empat Depok,” jelas Jeffry.

    Polres Bantul juga menyiagakan personel untuk mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi kemacetan panjang. “Jadi apabila terjadi kepadatan, rekayasa lalin akan diberlakukan,” tegasnya.

    Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bantul turut memasang rambu petunjuk arah tambahan di jalur alternatif guna mengantisipasi kepadatan selama Operasi Ketupat Progo 2025.

    Kanit Kamsel Satlantas Polres Bantul Ipda Joko Tri Hasbianto mengungkapkan, enam rambu tambahan telah dipasang, salah satunya di simpang sempalan Pundong.

    “Ketika terjadi kepadatan di Jalan Parangtritis, kendaraan pribadi (selain bus atau kendaraan besar) dengan tujuan ke Parangtritis diarahkan melewati Jalan Sempalan Pundong,” katanya.

    Rambu petunjuk arah tambahan juga dipasang di simpang tiga Soko, simpang tiga Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), simpang tiga Pengklik, Bundaran Srandakan, serta simpang tiga Piyungan.

    “Kami berkolaborasi dengan Dishub memasang rambu di simpang tiga Pengklik, mengarahkan kendaraan ke kanan menuju Jalan Samas untuk ke Yogyakarta,” jelas Joko Tri.

    Hal serupa diterapkan di Bundaran Srandakan dan simpang tiga Piyungan. Di Piyungan, misalnya, rambu petunjuk mengarahkan kendaraan dari utara (Prambanan) ke kanan menuju Yogyakarta dan ke kiri ke Gunung Kidul.

    Menurut Joko Tri, pemasangan rambu ini bertujuan membantu masyarakat dalam menentukan arah perjalanan serta mengurai kepadatan lalu lintas di jalur-jalur utama. “Juga untuk mengurai arus lalu lintas agar tidak menumpuk di satu titik jalur tertentu,” tandasnya terkait rekayasa lalin di kawasan wisata Pantai Parangtritis yang dilakukan Polres Bantul.
     

  • 128.678 Pemudik Gunakan Angkutan Umum Tiba di Yogyakarta

    128.678 Pemudik Gunakan Angkutan Umum Tiba di Yogyakarta

    Yogyakarta, Beritasatu.com – Arus mudik di Yogyakarta mengalami lonjakan signifikan pada Kamis (27/3/2025). Sejak Minggu (23/3/2025), sebanyak 128.678 pemudik yang menggunakan transportasi umum seperti kereta api, bus, dan pesawat telah tiba di Yogyakarta.

    Berdasarkan data yang diperoleh dari CCTV dengan fitur counting people di Posko Operasi Ketupat Progo 2025 Polda DIY, tercatat sebanyak 128.678 pemudik telah tiba di Yogyakarta hingga saat ini.

    Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Ihsan mengungkapkan, kepadatan arus mudik melalui transportasi umum tidak kalah tinggi dibandingkan dengan pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi.

    “Pemudik tersebut terpantau dari Bandara YIA, Stasiun Tugu, Stasiun Lempuyangan, dan Terminal Giwangan,” ujarnya.

    Dari berbagai moda transportasi yang digunakan, Stasiun Tugu Yogyakarta menjadi titik kedatangan paling padat dengan total 54.127 pemudik.

    “Kemudian diikuti dari Bandara YIA dengan total 35.107 orang, disusul dari Stasiun Lempuyangan dengan 33.928 orang, dan terakhir dari Terminal Giwangan sebanyak 5.516 orang,” tambah Ihsan.

    Dengan meningkatnya jumlah pemudik, ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati selama perjalanan.

    “Selain itu, patuhi peraturan atau imbauan petugas untuk menghindari terjadinya kerumunan serta pastikan barang bawaan dalam pengawasan Anda,” pesannya.

    Kepolisian terus memantau dan memastikan kelancaran pemudik tiba di Yogyakarta.

  • H-4 Lebaran 2025, Ratusan Kendaraan Pemudik Padati Pelabuhan Bakauheni

    H-4 Lebaran 2025, Ratusan Kendaraan Pemudik Padati Pelabuhan Bakauheni

    Lampung Selatan, Beritasatu.com – Pelabuhan Bakauheni di Lampung Selatan dipadati ratusan kendaraan roda empat pemudik dan truk logistik pada Kamis (27/3/2025) malam atau H-4 Lebaran 2025. Para pemudik memanfaatkan pelabuhan ini untuk menyeberang ke Pelabuhan Merak, Banten.

    Berdasarkan pantauan di lokasi pukul 22.00-23.00 WIB, ratusan kendaraan roda empat memenuhi kantong parkir area dermaga reguler. Kendati terjadi kepadatan, arus kendaraan tetap berjalan lancar dan aman.

    General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni Syamsudin menjelaskan, dalam 24 jam terakhir, tercatat 8.135 kendaraan menyeberang ke Merak. Perinciannya, kendaraan roda dua sebanyak 521 unit, roda empat 5.134 unit, bus 738 unit, dan truk besar 1.742 unit.

    Imbauan untuk Pemudik

    Syamsudin mengimbau para pemudik dari Pulau Sumatera ke Jawa dan sebaliknya untuk membeli tiket feri jauh hari guna menghindari antrean panjang pada Lebaran 2025.

    “Selain itu, selalu jaga kesehatan dan ikuti arahan petugas kami di lapangan,” ujarnya, seperti dilansir Antara.

    Pelabuhan Bakauheni menjadi salah satu jalur penyeberangan utama yang menghubungkan Pulau Sumatera dan Jawa.

    Dengan tingginya volume kendaraan pada H-4 Lebaran 2025, diharapkan para pemudik dapat mempersiapkan perjalanan mereka dengan baik agar perjalanan mudik berjalan lancar dan aman.

  • Viral ASN Ganti Pelat Nomor, Pemkot Metro: Bukan Mobil Dinas Kami

    Viral ASN Ganti Pelat Nomor, Pemkot Metro: Bukan Mobil Dinas Kami

    Lampung, Beritasatu.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Metro angkat bicara terkait viralnya seorang aparatur sipil negara (ASN) yang terekam kamera sedang mengganti pelat nomor kendaraan dinas (Randis) berwarna merah menjadi pelat nomor putih. Kendaraan mobil dinas itu diduga dipakai untuk mudik.

    Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pemkot Metro Subehi memastikan, kendaraan dinas yang digunakan untuk mudik tersebut bukan milik Pemkot Metro Lampung.

    “Kami sudah mengecek, dan itu bukan mobil dinas Pemkot Lampung. Kita juga belum tahu apakah itu mobil instansi vertikal di Kota Lampung. Namun yang pasti, pemkot tidak memiliki mobil Fortuner seperti itu,” kata Subehi saat dikonfirmasi, Kamis (27/3/2025).

    Terkait larangan penggunaan mobil dinas untuk mudik, Subehi menjelaskan pemkot telah mengeluarkan surat edaran (SE) yang melarang ASN di lingkungan Pemkot Metro menggunakan mobil dinas untuk mudik.

    “Pemkot sudah mengeluarkan surat edaran yang intinya melarang penggunaan mobil dinas untuk mudik. Mobil dinas hanya boleh dipakai untuk keperluan dinas,” ujarnya.

    Ia menambahkan hingga saat ini, belum ada ASN di lingkungan pemkot yang melanggar aturan tersebut.

    “Selama ini, kami belum menemukan pelanggaran terkait penggunaan mobil dinas di luar keperluan dinas,” imbuhnya.

    Sebelumnya, sebuah video yang diunggah akun Instagram @lambegosiip, Kamis (27/3/2025) menunjukkan seorang ASN sedang mengganti pelat nomor kendaraan Toyota Fortuner yang berplat merah dengan pelat nomor putih BE 1276 EP.

    Video tersebut memicu kemarahan netizen, yang menilai perbuatan mengganti pelat nomor Mobil Dinas tidak seharusnya dilakukan oleh seorang ASN.

  • Viral ASN Ganti Pelat Nomor, Pemkot Metro: Bukan Mobil Dinas Kami

    Viral ASN Ganti Pelat Nomor, Pemkot Lampung: Bukan Mobil Dinas Kami

    Lampung, Beritasatu.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Lampung angkat bicara terkait viralnya seorang aparatur sipil negara (ASN) yang terekam kamera sedang mengganti pelat nomor kendaraan dinas (Randis) berwarna merah menjadi pelat nomor putih. Kendaraan mobil dinas itu diduga dipakai untuk mudik.

    Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pemkot Lampung Subehi memastikan, kendaraan dinas yang digunakan untuk mudik tersebut bukan milik Pemkot Metro Lampung.

    “Kami sudah mengecek, dan itu bukan mobil dinas Pemkot Lampung. Kita juga belum tahu apakah itu mobil instansi vertikal di Kota Lampung. Namun yang pasti, pemkot tidak memiliki mobil Fortuner seperti itu,” kata Subehi saat dikonfirmasi, Kamis (27/3/2025).

    Terkait larangan penggunaan mobil dinas untuk mudik, Subehi menjelaskan Pemkot Lampung telah mengeluarkan surat edaran (SE) yang melarang ASN di lingkungan Pemkot Lampung menggunakan mobil dinas untuk mudik.

    “Pemkot sudah mengeluarkan surat edaran yang intinya melarang penggunaan mobil dinas untuk mudik. Mobil dinas hanya boleh dipakai untuk keperluan dinas,” ujarnya.

    Ia menambahkan hingga saat ini, belum ada ASN di lingkungan pemkot yang melanggar aturan tersebut.

    “Selama ini, kami belum menemukan pelanggaran terkait penggunaan mobil dinas di luar keperluan dinas,” imbuhnya.

    Sebelumnya, sebuah video yang diunggah akun Instagram @lambegosiip, Kamis (27/3/2025) menunjukkan seorang ASN sedang mengganti pelat nomor kendaraan Toyota Fortuner yang berplat merah dengan pelat nomor putih BE 1276 EP.

    Video tersebut memicu kemarahan netizen, yang menilai perbuatan mengganti pelat nomor Mobil Dinas tidak seharusnya dilakukan oleh seorang ASN.

  • Kapolda Riau Tindak Tegas Pembakar Hutan untuk Jadi Lahan Perkebunan

    Kapolda Riau Tindak Tegas Pembakar Hutan untuk Jadi Lahan Perkebunan

    Dumai, Beritasatu.com – Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan akan menindak tegas para pelaku yang nekat dan sengaja membakar hutan untuk membuka lahan perkebunan.

    Hal ini disampaikan Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan ketika menghadiri apel gelar pasukan dan perlengkapan, serta penanaman pohon antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Bandara Pinang Kampai, Kota Dumai, Riau, Kamis (27/3/2025).

    “Kita menyiapkan sumber daya tentang bagaimana penegakan hukum untuk pelaku-pelaku karhutla atau pembakaran hutan dan lahan tersebut. Saya sudah koordinasi dengan Kajati Riau apabila ada kasus kebakaran hutan dan lahan agar segera kita duduk bersama untuk dibawa ke pengadilan,” tegas Irjen Herry Heryawan.

    Dijelaskan Irjen Herry, pihaknya menyiagakan sebanyak 1.300 personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, dan masyarakat peduli api (MPA) serta relawan lainnya untuk mencegah karhutla.

    Tujuannya untuk menunjukkan komitmen dalam mencegah dan memberantas kasus karhutla. “Kita turun langsung, komplain bukan hanya masyarakat Riau tetapi di negara tetangga kita. Kita tunjukkan bahwa kita sudah berkomitmen melakukan langkah-langkah mitigasi upaya preventif kalau nantinya ini terjadi kita lebih cepat untuk mengatasinya,” ujar Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan.

    Dia menegaskan upaya pencegahan karhutla lebih diutamakan guna menghindari dampak kabut asap yang dapat merugikan masyarakat dan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

    “Dalam beberapa tahun terakhir, kebakaran hutan dan lahan telah menjadi masalah yang berulang, terutama di wilayah Provinsi Riau, dampaknya meluas ke berbagai sektor, termasuk kesehatan masyarakat, ekonomi, transportasi, dan hubungan diplomatik dengan negara-negara tetangga,” katanya.

    Sementara itu, Gubernur Riau Abdul Wahid mengungkapkan, Pemprov Riau bersama Forkopimda telah siap siaga dalam mengantisipasi potensi karhutla saat musim kemarau panjang.

    “Mulai 1 April nanti mulai berlaku kesiapsiagaan ini hingga November,” kata Abdul Wahid.

    Dia mengungkapkan, ada tiga daerah di Riau yang rawan karhutla, yakni Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, dan Kabupaten Siak. Untuk menimbulkan kesadaran masyarakat akan bahaya karhutla, Pemprov Riau dan Forkopimda akan mengagendakan Jambore Karhutla.

    “Kita bikin Jambore menyadarkan mulai dari anak-anak agar kita sadar bagaimana untuk menjaga alam supaya tidak ada kebakaran ini lah kita ingin bangkitkan semangat kebersamaan itu hingga ke lapisan bawah,” tutur Wahid.

    Kegiatan ini dihadiri oleh akademisi Rocky Gerung. Rocky menilai upaya Pemprov Riau, Polda dan Forkopimda sudah maksimal dan terorganisasi.

    “Semua upaya harus berorientasi kepada amdal. Amdal itu harus dikembalikan kepada masyarakat. Ini serius, kebakaran hutan pasti terjadi tetapi sekarang kita pastikan bahwa keterlibatan masyarakat sipil untuk menjaga hutan. Ada peralatan, petugas dan lain-lain, tetapi kalau nurani tidak bicara maka percuma, itu penting,” tandasnya.

    Selain Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan dan Gubernur Riau Abdul Wahid, turut hadir Wakil Gubernur SF Hariyanto, Wakapolda Brigjen Jossy Kusumo, dan sejumlah pejabat Forkopimda Riau, Kota Dumai, Kabupaten Siak serta Kabupaten Bengkalis.

  • 1 Juta Mobil Tinggalkan Jakarta, Puncak Arus Mudik Diprediksi Besok

    1 Juta Mobil Tinggalkan Jakarta, Puncak Arus Mudik Diprediksi Besok

    Bekasi, Beritasatu.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat hampir 1 juta kendaraan telah meninggalkan wilayah Jabodetabek dalam periode mudik Lebaran 2025. Lonjakan volume kendaraan terutama terjadi ke arah timur Jawa melalui Tol Trans Jawa. Puncak arus mudik diprediksi terjadi besok, Jumat (28/3/2025)

    Berdasarkan pantauan Beritasatu.com, arus lalu lintas atau kendaraan dari arah Jakarta menuju Cikampek, KM 15, Kota Bekasi, Jawa Barat, terlihat ramai lancar pada Kamis (27/3/2025) malam. Kecepatan kendaraan melaju 70 kilometer per jam. 

    Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga Lisye Octaviana mengatakan, sejak H-5 Lebaran atau 21 Maret hingga 27 Maret, tercatat hampir 1 juta kendaraan keluar dari Jakarta. 

    Dari jumlah tersebut, 49% kendaraan mengarah ke timur Jawa, dengan 60 persen di antaranya melewati Gerbang Tol Cikampek Utama.

    “Lalu sisanya memang ke Kalihurip Utama, Kampung Bandung. Sementara itu, 21% kendaraan menuju selatan melalui Gerbang Tol Ciawi ke arah Bogor, dan 29% lainnya ke arah Merak,” jelas Lisye, Kamis (27/3/2025) terkait prediksi puncak arus mudik.

    Ia menambahkan, volume kendaraan meningkat 13% dibandingkan kondisi normal. Pergerakan kendaraan di Gerbang Tol Cikampek Utama sendiri telah melampaui 70% dari kondisi normal, menandakan peningkatan signifikan arus mudik.

    “Puncak arus mudik diprediksi terjadi besok, Jumat (28/3/2025), dan kemungkinan masih tinggi hingga Sabtu (29/3),” tambahnya.

  • Banjir Hebat di Berau, 2 Orang Meninggal

    Banjir Hebat di Berau, 2 Orang Meninggal

    Berau, Beritasatu.com – Banjir setinggi dua meter melanda tiga kecamatan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, telah menelan korban jiwa. Dua orang lansia ditemukan tewas mengambang di tengah genangan banjir. Diduga, keduanya tidak mampu melawan derasnya arus banjir.

    Banjir ini menyebabkan gangguan pada aktivitas ratusan warga yang tersebar di delapan kampung di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Sambaliung, Kecamatan Teluk Bayur, dan Kecamatan Kelay.

    Tidak sedikit warga yang masih terisolir, lantaran akses jalan utama tergenang banjir sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

    Selain itu, banjir yang terjadi empat hari menjelang Lebaran ini juga merenggut korban jiwa. Kedua korban tewas berasal dari Kampung Tumbit Dayak, Kecamatan Sambaliung. Mereka ditemukan mengambang di tengah genangan banjir yang berarus deras.

    Kedua korban tersebut adalah lansia yang masih bersaudara. Korban pertama, Sia (70), ditemukan tewas mengambang di area perkebunannya. Korban kedua, Juranga (80), juga ditemukan tidak bernyawa di lokasi perkebunan.

    Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Berau Masyahadi Muhdi menjelaskan, kedua korban berasal dari Kampung Tumbit Dayak, Kecamatan Sambaliung. Korban pertama, yang berusia 70 tahun, nekat pergi ke kebun miliknya untuk menyelamatkan ayam peliharaan saat banjir mulai menerjang pemukiman. Sayangnya, arus banjir yang sangat deras membuat korban terjatuh dan tenggelam.

    “Dua-duanya dari Kampung Tumbit Dayak, untuk korban pertama perempuan usia 70 tahun, informasinya dia mau ke kebun lihat ayamnya, cuma karena banjir tahun ini berbeda dengan banjir di tahun sebelumnya. Tahun ini arusnya deras, jadi mungkin dia terpeleset atau apa, sehingga tidak ada temannya,” kata Masyahadi kepada wartawan di lokasi banjir, Kamis (27/3/2025).

    Nasib nahas yang sama juga dialami oleh korban kedua, yang merupakan saudara kandung korban pertama. Pada saat itu, korban kedua, berusia 80 tahun, terjebak di area perkebunan seorang diri dan diduga tidak kuat melawan derasnya arus banjir.

    “Korban kedua, sama, mau ke kebun juga, tapi itulah karena arus airnya deras, mungkin beliau karena sudah lanjut usia jadi enggak kuat,” sambungnya.

    Ketinggian banjir masih mencapai dua meter. Sebagian warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sementara itu, warga yang masih terisolir hanya bisa pasrah dan berharap banjir segera surut, terutama karena Lebaran sudah semakin dekat.

  • Pembunuhan Wartawati di Banjarbaru, Kasal: Anggota Akan Dihukum Berat

    Pembunuhan Wartawati di Banjarbaru, Kasal: Anggota Akan Dihukum Berat

    Jakarta, Beritasatu.com – TNI Angkatan Laut (AL) memastikan anggotanya yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan wartawati di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, akan dihukum berat sesuai putusan pengadilan.

    Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Muhammad Ali memastikan proses hukum terhadap anggota TNI AL yang bertugas di Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Balikpapan, Kalimantan Timur itu, akan dilakukan secara transparan.

    “Proses hukum akan transparan, dan yang bersangkutan akan dihukum berat,” ujar Ali kepada wartawan di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (27/3/2025).

    Kasus kasus pembunuhan wartawati di Banjarbaru, Kalimantan Selatan melibatkan seorang anggota TNI AL berpangkat Kelasi Satu berinisial J, yang bertugas di Lanal Balikpapan.

    Terduga pelaku kini telah diamankan di Mako Lanal Balikpapan dan penyelidikan lebih lanjut dilakukan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) Lanal Balikpapan.

    Korban, Juwita (25), seorang wartawati media online, ditemukan tewas dengan luka lebam di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Sabtu (22/3/2025).

    “Pembunuhan dilakukan oleh oknum anggota Lanal Balikpapan berinisial J terhadap saudari Juwita di Banjarbaru,” ungkap Komandan Denpom Lanal Balikpapan Mayor Laut (PM) Ronald Ganap dalam keterangan pers di Mako Lanal Balikpapan, Rabu (26/3/2025).

    Pihak TNI AL berjanji akan menegakkan hukum secara tegas dan profesional, serta menyerahkan putusan sepenuhnya kepada pengadilan terkait kasus pembunuhan wartawati di Banjarbaru.