Category: Beritasatu.com Regional

  • Longboat Tenggelam di Maluku Utara, 9 Penumpang Berhasil Dievakuasi

    Longboat Tenggelam di Maluku Utara, 9 Penumpang Berhasil Dievakuasi

    Ternate, Beritasatu.com – Sebuah longboat yang membawa sembilan penumpang, termasuk juru mudi, tenggelam di perairan antara Pulau Mare dan Pulau Moti, Maluku Utara, pada Selasa (1/4/2025). Longboat tersebut berlayar dari Pulau Mare, Kota Tidore Kepulauan, menuju Pulau Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan, sebelum mengalami musibah.

    Rekaman video amatir menunjukkan longboat dalam posisi terbalik, sementara para penumpang terombang-ambing di laut. Mereka berusaha bertahan menggunakan pelampung seadanya. Beberapa anak-anak juga terlihat bertahan di atas perahu yang hampir tenggelam.

    Salah satu penumpang berhasil menghubungi tim SAR gabungan untuk meminta pertolongan. Beruntung, kondisi cuaca saat itu cukup tenang, sehingga para korban berhasil ditemukan oleh nelayan dan tim SAR gabungan. Seluruh penumpang kemudian dievakuasi ke Pelabuhan Moti sebelum dipindahkan ke Pelabuhan Perikanan Kota Ternate dan diserahkan kepada pihak keluarga.

    Kepala Basarnas Ternate Iwan Ramdani mengonfirmasi, pihaknya menerima laporan dari penumpang terkait insiden tersebut pada pukul 10.00 WIT.

    “Berdasarkan keterangan korban, kejadian terjadi sekitar pukul 10.00 WIT. Pada pukul 12.00 WIT, kami segera melakukan tindakan awal dengan mengerahkan tim SAR gabungan ke lokasi dan berhasil mengevakuasi seluruh penumpang. Kesembilan korban telah dievakuasi ke Pelabuhan Perikanan Ternate dan diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Iwan Ramdani terkait longboat tenggelam di Maluku Utara.

    Ia juga menegaskan bahwa penyebab terbaliknya longboat tersebut masih belum diketahui. Namun, pihaknya mengutamakan misi penyelamatan korban. Saat ini, tim SAR terus melakukan siaga di sejumlah titik rawan kecelakaan, termasuk di pelabuhan di berbagai kabupaten dan kota di Maluku Utara.

    “Kami belum mengetahui penyebab pasti kecelakaan ini karena fokus utama kami adalah menyelamatkan korban. Saat ini, kami masih dalam status siaga satu dengan menempatkan tim di berbagai lokasi seperti Bandara Sultan Babullah, Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Dermaga ASDP, serta pelabuhan lainnya di Sanana, Morotai, dan wilayah rawan kecelakaan lainnya,” jelasnya terkait longboat tenggelam di Maluku Utara.

  • Motornya Mogok seusai Isi BBM, Warga Mengamuk di SPBU Samarinda

    Motornya Mogok seusai Isi BBM, Warga Mengamuk di SPBU Samarinda

    Samarinda, Beritasatu.com – Diduga kesal tak bisa bersilaturahmi saat Lebaran karena sepeda motornya mogok seusai mengisi bahan bakar minyak (BBM), seorang warga tiba-tiba mengamuk ke petugas SPBU di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

    Merespons aksi warga itu, Satreskrim Polresta Samarinda pun langsung bergerak cepat dengan melakukan uji kandungan air pada BBM baik yang tersimpan didalam tangki motor warga, hingga tangki besar SPBU.

    Aksi protes seorang warga bernama Juhariansyah yang tiba-tiba mendatangi SPBU sembari emosi di kawasan Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Samarinda Ilir ini, merupakan salah satu bentuk luapan kekesalannya lantaran motor miliknya tiba-tiba mengalami gangguan mesin seusai mengisi BBM jenis Pertamax di SPBU ini. Juhariansyah pun memprotes ke petugas SPBU dan meminta pertanggungjawaban dari pihak SPBU atas gangguan pada mesin motornya.

    Juhariansyah mengaku, seusai mengisi BBM jenis Pertamax di SPBU itu dengan harga Rp 35.000, sepeda motor miliknya yang usianya baru beberapa bulan dari dealer, mendadak mengalami gangguan mesin. Bahkan, ia bersama istrinya nyaris mengalami kecelakaan lantaran mesin motor yang mendadak tersendat-sendat. Dia pun lantas mengamuk di SPBU.

    “Beli BBM Rp 35.000 setelah indikator BBM berkedip-kedip. Jadi kami isi di SPBU sini. Namun, saat sampai Pasar Pagi mesin motor tidak lancar dan saya dan istri hampir itu teertabrak. Kemarin motor saya yang Honda Beat kena juga setelah mengisi BBM di sini juga jenis Pertamax saya. Sejak awal saya beli motor, saya isi Pertamax terus,” ujar Juhariansyah saat mendatangi SPBU di kawasan Jalan Urip Sumoharjo, Samarinda, Selasa (1/4/2025) malam.

    Aksi warga yang mengamuk di SPBU ini pun langsung viral di media sosial. Pasalnya, hal serupa ternyata juga dialami oleh puluhan warganet yang berasal bukan hanya di Kota Samarinda, tetapi juga beberapa daerah lain seperti dari Kota Balikpapan dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

    Aksi protes yang dilakukan oleh warga ini pun berhasil diredam oleh Satreskrim Polresta Samarinda, dengan melakukan pengetesan langsung terhadap kendaraan yang bermasalah. Dan hasilnya, kendaraan tersebut memang mengalami gangguan pada mesinnya sehingga mesin tak bisa berjalan normal.

    Selanjutnya, polisi pun langsung menguras isi BBM di dalam tangki motor milik warga, dan melakukan pengujian kandungan air dengan menggunakan bahan kimia khusus.

    Tak  hanya berhenti di situ, polisi pun juga turut melakukan pengujian kandungan air pada tangki penyimpanan BBM jenis Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo milik SPBU tersebut.

    Kasatreskrim Polresta Samarinda AKP Dicky Anggi Pranata mengatakan, pihak kepolisian telah melakukan respons cepat guna menanggapi pengendara motor mengamuk di SPBU serta keluhan masyarakat Samarinda yang viral di media sosial, terkait gejala kerusakan mesin motor seusai mengisi BBM di SPBU. 

    Pihaknya pun langsung melakukan uji kandungan air pada BBM jenis Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo yang ada pada tangki motor milik warga dan tangki penyimpanan BBM SPBU, dan hasilnya tidak ditemukan adanya kandungan air pada ketiga jenis BBM tersebut. Namun, untuk lebih memastikan hal, polisi mengirim sampelnya ke laboratorium. 

    “Malam hari ini kami dari Satuan Reskrim Polresta Samarinda kembali melakukan pengecekan di beberapa SPBU terkait keresahan masyarakat karena banyaknya kendaraan yang bermasalah setelah pengisian BBM di SPBU. Kami akan mengirimkan sampel ini ke lab jadi hasilnya membutuhkan waktu,” kata Dicky seusai melakukan pengecekan kandungan air pada tiga jenis BBM di Samarinda merespons warga yang mengamuk di SPBU.

  • Gunung Merapi Muntahkan 12 Guguran Lava Sejauh 1.700 Meter

    Gunung Merapi Muntahkan 12 Guguran Lava Sejauh 1.700 Meter

    Yogyakarta, Beritasatu.com – Gunung Merapi, yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanis. Berdasarkan laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), pada periode pengamatan 2 April 2025 pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, Gunung Merapi tercatat 12 kali memuntahkan guguran lava pijar.

    “Teramati 12 kali guguran lava Gunung Merapi ke arah barat daya, yakni ke Kali Krasak dan Bebeng, dengan jarak luncur maksimum 1.700 meter,” ujar Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso dalam keterangan resminya, Rabu (2/4/2025).

    Laporan kegempaan menunjukkan adanya peningkatan aktivitas vulkanis, di antaranya 41 kali gempa guguran dengan amplitudo 2 mm hingga 6 mm (durasi 38,31 detik hingga 169,27 detik), 48 kali gempa hybrid atau fase banyak dengan amplitudo 2 mm hingga 8 mm (durasi 8,94 detik hingga 13,82 detik), dan dua kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 2 mm hingga 6 mm (durasi 32,68 detik hingga 93,28 detik).

    Saat ini, status Gunung Merapi masih berada di level III atau siaga. BPPTKG mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas dalam zona berbahaya, yang mencakup sektor selatan-barat daya (Sungai Boyong radius maksimal 5 km, serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng sejauh 7 km), dan sektor tenggara (Sungai Woro maksimal 3 km dan Sungai Gendol sejauh 5 km).

    Selain guguran lava, masyarakat juga diminta mewaspadai potensi awan panas guguran (APG) dan lahar, terutama saat terjadi hujan di sekitar Gunung Merapi. Dampak abu vulkanis juga perlu diantisipasi. Jika terjadi perubahan signifikan dalam aktivitas vulkanis, BPPTKG akan segera mengevaluasi kembali status Merapi.

  • Kebakaran Mengerikan di Palangka Raya, 3 Rumah Ludes Terbakar

    Kebakaran Mengerikan di Palangka Raya, 3 Rumah Ludes Terbakar

    Palangka Raya, Beritasatu.com – Tiga unit rumah di Jalan Sakan, Kelurahan Palangka, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah ludes dilalap si jago merah. Diduga kebakaran ini disebabkan korsleting listrik di salah satu rumah yang sedang ditinggal mudik oleh penghuninya.

    Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 23.47 WIB dan segera membuat geger warga setempat karena api yang membesar begitu cepat.

    Menurut salah satu saksi mata, api berasal dari rumah yang terbuat dari bahan kayu, lalu merembet ke dua rumah lainnya yang berdekatan. Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, satu unit mobil dan satu unit sepeda motor dilaporkan ikut hangus terbakar.

    “Saya terkejut karena listrik tiba-tiba padam. Saat keluar rumah, saya melihat api sudah membesar di atap rumah yang ditinggal pergi. Saya tidak tahu apakah pemilik rumah sudah kembali atau belum,” ujar Udin, warga setempat yang menyaksikan kejadian tersebut kepada wartawan, Senin (31/3/2025).

    Saat upaya pemadaman, petugas pemadam kebakaran mengalami kendala di lokasi akibat akses jalan yang sempit, sehingga mobil tangki air tidak dapat mendekat ke sumber api. Untuk mengatasi hal ini, petugas terpaksa menggunakan puluhan mesin pompa air portabel untuk memaksimalkan pemadaman.

    Setelah berjuang sekitar 30 menit, petugas pemadam kebakaran gabungan akhirnya berhasil mengendalikan api.

    “Kami menerima laporan kebakaran sekitar pukul 23.47 WIB. Dua unit rumah kayu, satu unit rumah beton, dan sebuah mobil terbakar. Rumah-rumah tersebut sedang ditinggal mudik. Kendala yang kami hadapi saat pemadaman adalah jalan yang sempit, sehingga kami harus menggunakan mesin pompa portabel,” kata Sucipto, petugas Pemadam Kebakaran Kota Palangka Raya.

    Pihak kepolisian dari Polresta Palangka Raya segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari beberapa saksi untuk memastikan penyebab kebakaran.

    Kerugian materi akibat musibah kebakaran ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

  • Tarif Kapal dari Pelabuhan Bakauheni Diskon 36 Persen, 3-7 April 2025

    Tarif Kapal dari Pelabuhan Bakauheni Diskon 36 Persen, 3-7 April 2025

    Lampung, Beritasatu.com – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) kembali memberikan diskon tarif tiket kapal sebesar 21-36 persen mulai 3 hingga 7 April 2025 guna meringankan biaya perjalanan arus balik pemudik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

    ASDP berkolaborasi dengan pemerintah untuk menetapkan kebijakan diskon tarif penyeberangan dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak. Mereka berharap kebijakan ini bisa membantu masyarakat yang ingin kembali ke Pulau Jawa seusai merayakan Lebaran di Sumatera.

    Adapun diskon tarif akan diberlakukan pada Kamis (3/4/2025) sampai dengan Senin (7/4/2025) mulai pukul 12.00 WIB. Diskon yang diberikan sebesar 21 hingga 36 persen bagi berbagai kategori kendaraan, baik roda dua, roda empat, bus, serta truk.

    “Dengan adanya kebijakan ini, pemudik diharapkan dapat merencanakan perjalanan arus balik dengan lebih baik dan sejak jauh hari, serta memanfaatkan periode diskon untuk menghindari antrean di puncak arus balik,” kata Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin dalam keterangannya, Selasa (1/4/2025).

    Shelvy juga mengimbau kepada seluruh pemudik yang akan kembali menggunakan penyeberangan kapal untuk mematuhi aturan dan ketentuan yang berlaku. Demi memastikan kelancaran perjalanan, masyarakat diminta untuk membeli tiket melalui aplikasi resmi dan memperhatikan jadwal keberangkatan.

    Sementara itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy berharap pengelolaan arus balik dari Pelabuhan Bakauheni ke Merak dapat berjalan lancar sama seperti saat arus mudik. Pengelolaan arus mudik dinilai dapat menjadi acuan keberhasilan arus balik, supaya masyarakat bisa kembali ke Pulau Jawa dengan nyaman dan aman.

    Hal itu Menhub Dudy sampaikan pada saat meninjau kesiapan pelayanan arus balik di Pelabuhan Bakauheni, Senin (31/4/2025) pagi. Dia ingin memastikan sarana dan prasarana transportasi bisa disiapkan dengan baik untuk melayani pemudik yang kembali ke Pulau Jawa sehingga diberlakukan diskon tarif di Pelabuhan Bakauheni. 

  • Banjir di Tulang Bawang, Warga Tetap Silaturahmi Idulfitri

    Banjir di Tulang Bawang, Warga Tetap Silaturahmi Idulfitri

    Tulang Bawang, Beritasatu.com – Ratusan rumah warga di Kecamatan Rawapitu, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, tergenang banjir pada Hari Lebaran 2025. Meski demikian, warga tetap melaksanakan tradisi silaturahmi Idulfitri dengan mengunjungi rumah tetangga yang juga terdampak banjir.

    Banjir Tulang Bawang ini terjadi akibat meluapnya Sungai Way yang telah merendam ratusan rumah pada dua kampung, yaitu Kampung Panggung Mulyo dan Kampung Andalas Cermin. Air mulai menggenangi rumah warga sejak satu pekan terakhir dengan ketinggian mencapai 20 hingga 30 sentimeter pada beberapa titik.

    Berdasarkan pantauan di Kampung Andalas Cermin pada Selasa (1/4/2025), warga terlihat tetap merayakan Idulfitri dengan penuh semangat. Mereka berjalan melewati jalanan desa yang tergenang air untuk bersilaturahmi ke rumah keluarga dan tetangga.

    Meski banjir Tulang Bawang ini sudah berlangsung selama satu pekan, ketinggian air belum menunjukkan tanda-tanda surut. Tidak hanya rumah warga, fasilitas umum dan badan jalan juga terdampak, sehingga menghambat aktivitas sehari-hari.

    Heriyanto (32), warga Kampung Andalas Cermin, mengungkapkan bahwa meskipun banjir menghambat aktivitas, warga tetap bersyukur bisa merayakan Idulfitri bersama keluarga.

    “Alhamdulillah, meskipun rumah kami terendam, kami tetap bisa bersilaturahmi dengan tetangga untuk merayakan Idulfitri,” ujar Heriyanto.

    Namun, ia juga mengungkapkan bahwa banjir Tulang Bawang  ini berdampak besar terhadap perekonomian warga. Banyak pekerjaan yang terhenti akibat kondisi tersebut. Ia pun menyampaikan bahwa hingga saat ini warga baru menerima bantuan dari BNPB, sementara bantuan dari pemerintah daerah belum ada.

    Warga berharap hujan deras tidak kembali melanda agar ketinggian air banjir Tulang Bawang tidak semakin bertambah. Mereka juga berharap ada bantuan lebih lanjut dari pemerintah daerah untuk meringankan beban mereka di tengah kondisi sulit ini

  • Korlantas Terapkan One Way Nasional dan Lokal untuk Arus Balik Lebaran

    Korlantas Terapkan One Way Nasional dan Lokal untuk Arus Balik Lebaran

    Jakarta, Beritasatu.com – Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menyiapkan berbagai strategi untuk mengatasi kepadatan arus balik libur Lebaran 2025. Salah satu langkah utama yang akan diterapkan adalah skema one way nasional dan one way lokal di beberapa titik jalur tol.

    “Selain menerapkan one way nasional, kami juga akan memberlakukan one way lokal untuk arus balik pada 3 April,” ujar Agus, Selasa (1/4/2025).

    Agus menjelaskan bahwa tahap pertama one way lokal akan dimulai pada 3 April dari Km 188 Tol Cipali hingga Km 70 Tol Cikampek. Jika arus kendaraan dari Trans Jawa menuju Jakarta terus meningkat, strategi ini akan diperpanjang.

    “Jika masih ada lonjakan kendaraan dari arah timur, kami akan memperpanjang one way lokal pada 4 April, serta menambah tahap kedua dari Pejagan hingga Km 188,” jelasnya.

    Selain itu, one way lokal juga dapat diterapkan dari Km 414 Tol Kalikangkung jika terjadi lonjakan volume kendaraan. Menurut Agus, puncak arus balik Lebaran diperkirakan terjadi pada 6 April 2025, dengan one way nasional akan diterapkan untuk memperlancar perjalanan.

    “Jawa Tengah juga akan memberlakukan one way lokal pada 4 dan 5 April jika terjadi peningkatan arus di Km 414,” tambahnya.

    Penerapan strategi ini diharapkan dapat mengurai kemacetan dan mempercepat arus balik pemudik Lebaran 2025 menuju Jakarta dan sekitarnya.

  • Mudik Lebaran 2025, 859.699 Pemudik Menyeberang dari Jawa ke Sumatera

    Mudik Lebaran 2025, 859.699 Pemudik Menyeberang dari Jawa ke Sumatera

    Jakarta, Beritasatu.com – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat sebanyak 859.699 pemudik menyeberang dari Pulau Jawa ke Sumatera selama periode mudik Lebaran 2025. Angka ini mengalami peningkatan 3% dibandingkan tahun 2024.

    Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin mengungkapkan peningkatan jumlah pemudik terjadi di Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara.

    “Mulai dari H-10 hingga H, total penumpang yang menyeberang tercatat 885.828 orang, naik 3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 859.699 orang,” ujar Shelvy, Selasa (1/3/2025).

    Di sisi lain, jumlah kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera selama periode mudik Lebaran 2025 mengalami sedikit penurunan. ASDP mencatat 225.400 unit kendaraan, turun 0,4% dari tahun lalu yang mencapai 226.299 unit.

    Sementara itu, arus balik dari Sumatera ke Jawa juga mengalami peningkatan. Shelvy mencatat sebanyak 413.811 orang menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni, Panjang, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu. Jumlah ini naik 1,6% dibandingkan tahun lalu, yang tercatat sebanyak 407.095 orang.

    Namun, jumlah kendaraan yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada periode mudik Lebaran 2025 justru menurun 4,4%, yakni 81.654 unit, dibandingkan tahun lalu yang mencapai 85.432 unit.

  • Lebaran 2025, 68.970 Penumpang Pakai Kereta Api di Wilayah Sumbar

    Lebaran 2025, 68.970 Penumpang Pakai Kereta Api di Wilayah Sumbar

    Padang, Beritasatu.com – PT KAI Divre II Sumbar telah memberangkatkan sebanyak 68.970 penumpang kereta api pada masa angkutan Lebaran 2025 yakni periode 21 Maret 2025 sampai dengan 11 April 2025 dari total kapasitas 154.528 seat yang disediakan atau rata-rata 7.024 seat setiap harinya.

    Kepala Humas PT KAI Divre II Sumbar, M Reza Fahlepi menyampaikan bahwa berdasarkan pantauan hari ini, Selasa (1/4/2025) sebanyak 68.970 penumpang yang telah menggunakan jasa transportasi kereta api di wilayah Divre II Sumbar pada masa Angkutan Lebaran 2025. Angka masih dapat berubah karena proses penjualan masih terus berlangsung.

    Untuk keberangkatan pada masa angkutan Lebaran 2025 periode H-10 hingga H+10 (21 Maret – 4 April 2025), update hari ini sampai dengan pukul 12.00 WIB sebanyak 68.970 tiket KA telah dipesan.

    Jadwal Pemesanan dan Keberangkatan KA:
    1 April 2025: Keberangkatan 1 April–8 April 2025 (H2 sampai dengan H+7).
    2 April 2025: Keberangkatan 2 April–9 April 2025 (H+1 sampai dengan H+8).
    3 April 2025: Keberangkatan 3 April–10 April 2025 (H+2 sampai dengan H+9).
    4 April 2025: Keberangkatan 4 April–11 April 2025 (H+2 sampai dengan H+10).
    5 April 2025: Keberangkatan 5 April–12 April 2025 (H+3 sampai dengan H+11).
    6 April 2025: Keberangkatan 6 April–13 April 2025 (H+4 sampai dengan H+12).
    7 April 2025: Keberangkatan 7 April–14 April 2025 (H+5 sampai dengan H+13).

    Reza mengingatkan kembali agar pelanggan membeli tiket hanya melalui aplikasi Access by KAI untuk menghindari modus penipuan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

    “Loket di stasiun hanya melayani pembelian tiket secara langsung (go show) mulai tiga jam sebelum jadwal keberangkatan,” tambahnya.

  • H+1 Lebaran 2025, Pelabuhan Bakauheni Lengang Penumpang dan Kendaraan

    H+1 Lebaran 2025, Pelabuhan Bakauheni Lengang Penumpang dan Kendaraan

    Lampung, Beritasatu.com – Pergerakan penumpang dan kendaraan yang akan melakukan penyeberangan dari Pelabuhan Bakauheni cenderung lengang pada H+1 atau sehari setelah Lebaran 2025, Selasa (1/4/2025).

    Berdasarkan pantauan Beritasatu.com, pukul 15.00 WIB, volume penumpang dan kendaraan yang akan meninggalkan Sumatera menuju Pulau Jawa terlihat sepi. Tidak ada kepadatan yang signifikan yang terjadi di Pelabuhan Bakauheni.

    Berdasarkan data PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni, tercatat jumlah penumpang yang meninggalkan Pelabuhan Bakauheni ada sebanyak 12.482 orang. Penumpang yang berstatus sebagai pejalan kaki ada 1.363 orang, sedangkan yang naik kendaraan mencapai 11.119 orang.

    Angka penumpang tersebut mengalami penurunan drastis sebesar 11.159 orang dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama. Tahun lalu tercatat jumlah penumpang yang menyeberang pada H+1 Lebaran 2024 mencapai 23.641 orang.

    Sementara itu, total kendaraan yang menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak hanya ada 3.000 unit. Angka tersebut juga mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu pada H+1 Lebaran 2024.

    Adapun jumlah roda dua atau sepeda motor di Pelabuhan Bakauheni tercatat ada sebanyak 802 unit, sedangkan kendaraan roda empat atau mobil sebanyak 1.963 unit. Kemudian jumlah bus hanya mencapai 52 unit, sedangkan truk 183 unit.