Category: Beritasatu.com Regional

  • Musim Kemarau 2025 Dimulai, Karhutla Tetap Harus Diwaspadai

    Musim Kemarau 2025 Dimulai, Karhutla Tetap Harus Diwaspadai

    Jakarta, Beritasatu.com – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengungkapkan, awal musim kemarau tahun 2025 telah mulai terjadi sejak April dan akan berlangsung secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia.

    Kendati demikian, musim kemarau 2025 diprediksi akan berlangsung lebih singkat dari biasanya di sebagian besar wilayah Indonesia. Hal ini berdasarkan pemantauan dan analisis dinamika iklim global dan regional yang dilakukan BMKG hingga pertengahan April 2025.

    Namun, suhu muka laut di wilayah Indonesia cenderung lebih hangat dari normal dan diperkirakan bertahan hingga September, yang dapat memengaruhi cuaca lokal di Indonesia.

    Ia menjelaskan bahwa puncak musim kemarau akan terjadi pada Juni hingga Agustus 2025, dengan wilayah-wilayah, seperti Jawa bagian tengah hingga timur, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, dan Maluku diperkirakan mengalami puncak kekeringan pada Agustus.

    Terkait sifat musim kemarau 2025, sekitar 60% wilayah diprediksi mengalami kemarau dengan sifat normal, 26% wilayah mengalami kemarau lebih basah dari normal, dan 14% wilayah lainnya lebih kering dari biasanya.

    “Durasi kemarau diprediksi lebih pendek dari biasanya di sebagian besar wilayah, meskipun terdapat 26% wilayah yang akan mengalami musim kemarau lebih panjang, terutama di sebagian Sumatera dan Kalimantan,” tambahnya.

    Lebih lanjut, sebagai bentuk mitigasi terhadap risiko musim kemarau, Dwikorita juga menyampaikan sejumlah rekomendasi penting bagi sejumlah sektor vital.

    Di sektor pertanian, disarankan untuk melakukan penyesuaian jadwal tanam sesuai prediksi awal musim kemarau di tiap wilayah, pemilihan varietas tanaman yang tahan terhadap kekeringan, serta optimalisasi pengelolaan air untuk mendukung produktivitas pertanian di tengah keterbatasan curah hujan.

    “Untuk wilayah yang mengalami musim kemarau lebih basah, ini bisa menjadi peluang untuk memperluas lahan tanam dan meningkatkan produksi, dengan disertai pengendalian potensi hama,” imbuhnya.

    Untuk sektor kebencanaan, peningkatan kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi hal yang sangat krusial, terutama di wilayah yang diprediksi mengalami musim kemarau dengan sifat normal hingga lebih kering dari biasanya.

    Pada periode saat ini dimana masih ada hujan, perlu ditingkatkan upaya pembasahan lahan-lahan gambut untuk menaikkan tinggi muka air dan pengisian embung-embung penampungan air di area yang rentan terbakar. 
    Sementara itu, di sektor lingkungan dan kesehatan, BMKG mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi penurunan kualitas udara di wilayah perkotaan dan daerah rawan karhutla, serta dampak suhu panas dan kelembapan tinggi yang dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat.

    Adapun sektor energi dan sumber daya air, tambah dia, diimbau untuk mengelola pasokan air secara bijak dan efisien demi menjamin keberlanjutan operasional pembangkit listrik tenaga air (PLTA), sistem irigasi, dan pemenuhan kebutuhan air baku masyarakat selama periode musim kemarau berlangsung.

  • Musim Kemarau 2025 Dimulai, Karhutla Tetap Harus Diwaspadai

    Kemarau 2025 Lebih Singkat, BMKG: Potensi Risiko Tetap Ada

    Jakarta, Beritasatu.com – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengungkapkan, awal musim kemarau tahun 2025 telah mulai terjadi sejak April dan akan berlangsung secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia.

    Kendati demikian, musim kemarau 2025 diprediksi akan berlangsung lebih singkat dari biasanya di sebagian besar wilayah Indonesia. Hal ini berdasarkan pemantauan dan analisis dinamika iklim global dan regional yang dilakukan BMKG hingga pertengahan April 2025.

    Namun, suhu muka laut di wilayah Indonesia cenderung lebih hangat dari normal dan diperkirakan bertahan hingga September, yang dapat memengaruhi cuaca lokal di Indonesia.

    Ia menjelaskan bahwa puncak musim kemarau akan terjadi pada Juni hingga Agustus 2025, dengan wilayah-wilayah, seperti Jawa bagian tengah hingga timur, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, dan Maluku diperkirakan mengalami puncak kekeringan pada Agustus.

    Terkait sifat musim kemarau 2025, sekitar 60% wilayah diprediksi mengalami kemarau dengan sifat normal, 26% wilayah mengalami kemarau lebih basah dari normal, dan 14% wilayah lainnya lebih kering dari biasanya.

    “Durasi kemarau diprediksi lebih pendek dari biasanya di sebagian besar wilayah, meskipun terdapat 26% wilayah yang akan mengalami musim kemarau lebih panjang, terutama di sebagian Sumatera dan Kalimantan,” tambahnya.

    Lebih lanjut, sebagai bentuk mitigasi terhadap risiko musim kemarau, Dwikorita juga menyampaikan sejumlah rekomendasi penting bagi sejumlah sektor vital.

    Di sektor pertanian, disarankan untuk melakukan penyesuaian jadwal tanam sesuai prediksi awal musim kemarau di tiap wilayah, pemilihan varietas tanaman yang tahan terhadap kekeringan, serta optimalisasi pengelolaan air untuk mendukung produktivitas pertanian di tengah keterbatasan curah hujan.

    “Untuk wilayah yang mengalami musim kemarau lebih basah, ini bisa menjadi peluang untuk memperluas lahan tanam dan meningkatkan produksi, dengan disertai pengendalian potensi hama,” imbuhnya.

    Untuk sektor kebencanaan, peningkatan kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi hal yang sangat krusial, terutama di wilayah yang diprediksi mengalami musim kemarau dengan sifat normal hingga lebih kering dari biasanya.

    Pada periode saat ini dimana masih ada hujan, perlu ditingkatkan upaya pembasahan lahan-lahan gambut untuk menaikkan tinggi muka air dan pengisian embung-embung penampungan air di area yang rentan terbakar. 
    Sementara itu, di sektor lingkungan dan kesehatan, BMKG mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi penurunan kualitas udara di wilayah perkotaan dan daerah rawan karhutla, serta dampak suhu panas dan kelembapan tinggi yang dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat.

    Adapun sektor energi dan sumber daya air, tambah dia, diimbau untuk mengelola pasokan air secara bijak dan efisien demi menjamin keberlanjutan operasional pembangkit listrik tenaga air (PLTA), sistem irigasi, dan pemenuhan kebutuhan air baku masyarakat selama periode musim kemarau berlangsung.

  • 1,1 Juta Penumpang Padati Daop 6 Yogyakarta pada Periode Lebaran 2025

    1,1 Juta Penumpang Padati Daop 6 Yogyakarta pada Periode Lebaran 2025

    Yogyakarta, Beritasatu.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta mencatat prestasi membanggakan selama arus mudik dan balik Lebaran 2025.

    Selama 22 hari operasional yang berlangsung mulai 21 Maret hingga 11 April 2025, total sebanyak 1.100.196 penumpang tercatat menggunakan layanan kereta api Daop 6, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.

    Manajer Humas KAI Daop 6 Feni Novida Saragih mengatakan, angka ini mencerminkan lonjakan pemudik yang signifikan, naik 16% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yang hanya mencatatkan 946.658 penumpang.

    “Lonjakan ini menjadi bukti semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi selama momen mudik Lebaran,” ungkapnya kepada Beritasatu.com, Sabtu (12/4/2025).

    Data dari KAI Daop 6 mencatat, Stasiun Yogyakarta menjadi stasiun terfavorit dengan volume keberangkatan mencapai 193.943 penumpang, diikuti Stasiun Solo Balapan (118.287 penumpang) dan Lempuyangan (92.764 penumpang).

    Sementara itu, untuk kedatangan selama arus mudik dan balik Lebaran 2025, Stasiun Yogyakarta juga mencatat angka tertinggi yakni 204.773 penumpang, disusul Solo Balapan (133.122 penumpang) dan Lempuyangan (95.406 penumpang).

    Selama masa arus balik Lebaran, KAI Daop 6 mengoperasikan 37 perjalanan KA jarak jauh per hari, termasuk 12 KA tambahan yang disiapkan khusus untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Salah satu yang menjadi sorotan adalah KA tambahan Yogyakarta-Gambir yang masih akan beroperasi hingga 13 April 2025.

    Tidak hanya menambah perjalanan, KAI Daop 6 juga memastikan tingkat ketepatan waktu tetap terjaga dengan catatan 99,74% untuk keberangkatan dan 97,76% untuk kedatangan. Hal itu sekaligus mencerminkan layanan prima yang diberikan selama musim mudik.

    Selain itu, berbagai fasilitas baru seperti ornamen khas Lebaran di stasiun, drinking water station, pembersih sepatu elektrik, hingga kursi tunggu lebih nyaman turut disiapkan guna memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik kepada para pelanggan.

    Feni juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2025, termasuk TNI, Polri, Dishub, media, komunitas pecinta kereta api, serta seluruh masyarakat.

    “Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik demi mendukung transportasi publik yang aman, nyaman, efisien, dan ramah lingkungan,” pungkasnya terkait arus mudik dan balik Lebaran 2025 di Daop 6 Yogyakarta.

  • Bandara IKN Rampung Dibangun, Siap Masuki Tahap Operasional

    Bandara IKN Rampung Dibangun, Siap Masuki Tahap Operasional

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa pembangunan fisik Bandar Udara (Bandara) di Ibu Kota Nusantara (IKN) telah sepenuhnya selesai. Bandara pertama di ibu kota baru Republik Indonesia tersebut kini memasuki tahap kesiapan operasional.

    “Bandara IKN tuh setahu saya sudah jadi, ya,” ujar Dudy saat ditemui di Jakarta, Sabtu (12/4/2025).

    Ia menambahkan bahwa uji coba teknis seperti proses pendaratan dan lepas landas pesawat sudah dilakukan. Saat ini, Bandara IKN tinggal menunggu proses aktivasi dan pengoperasian secara resmi.

    “Kemarin kan terakhir sudah pernah dicobakan untuk tes pendaratannya, take-off dan landing-nya kan. Tinggal mau difungsikan saja sih,” jelasnya.

    Dalam waktu dekat, Dudy menyatakan akan bertemu dengan Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, untuk membahas lebih rinci rencana pengoperasian bandara, termasuk kesiapan infrastruktur pendukung dan jadwal pemanfaatannya.

    “Memang kemarin Pak Basuki mau ketemu untuk membicarakan masalah itu. Saya mungkin dalam waktu dekat akan ketemu Pak Basuki sih mengenai pengoperasian Bandara IKN,” tambahnya.

    Meski konstruksi Bandara IKN telah rampung, Dudy mengakui bahwa jadwal peresmian dan pembukaan untuk penerbangan komersial masih belum ditentukan.

    Pada tahap awal, bandara direncanakan digunakan untuk penerbangan dinas dan logistik pemerintah.

    “Kalau peresmian sih saya belum tahu rencananya kapan. Sekarang kita fokusnya untuk penyelesaian saja,” pungkasnya terkait Bandara IKN.
     

  • Bandara IKN Rampung Dibangun, Siap Masuki Tahap Operasional

    Rampung Dibangun, Bandara IKN Akan Beroperasi

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa pembangunan fisik Bandar Udara (Bandara) di Ibu Kota Nusantara (IKN) telah sepenuhnya selesai. Bandara pertama di ibu kota baru Republik Indonesia tersebut kini memasuki tahap kesiapan operasional.

    “Bandara IKN tuh setahu saya sudah jadi, ya,” ujar Dudy saat ditemui di Jakarta, Sabtu (12/4/2025).

    Ia menambahkan bahwa uji coba teknis seperti proses pendaratan dan lepas landas pesawat sudah dilakukan. Saat ini, Bandara IKN tinggal menunggu proses aktivasi dan pengoperasian secara resmi.

    “Kemarin kan terakhir sudah pernah dicobakan untuk tes pendaratannya, take-off dan landing-nya kan. Tinggal mau difungsikan saja sih,” jelasnya.

    Dalam waktu dekat, Dudy menyatakan akan bertemu dengan Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, untuk membahas lebih rinci rencana pengoperasian bandara, termasuk kesiapan infrastruktur pendukung dan jadwal pemanfaatannya.

    “Memang kemarin Pak Basuki mau ketemu untuk membicarakan masalah itu. Saya mungkin dalam waktu dekat akan ketemu Pak Basuki sih mengenai pengoperasian Bandara IKN,” tambahnya.

    Meski konstruksi Bandara IKN telah rampung, Dudy mengakui bahwa jadwal peresmian dan pembukaan untuk penerbangan komersial masih belum ditentukan.

    Pada tahap awal, bandara direncanakan digunakan untuk penerbangan dinas dan logistik pemerintah.

    “Kalau peresmian sih saya belum tahu rencananya kapan. Sekarang kita fokusnya untuk penyelesaian saja,” pungkasnya terkait Bandara IKN.
     

  • Detik-detik Evakuasi 11 Pendulang Emas Tewas Akibat Serangan KKB

    Detik-detik Evakuasi 11 Pendulang Emas Tewas Akibat Serangan KKB

    Jayapura, Beritasatu.com – Proses evakuasi 11 pendulang emas yang tewas karena kebrutalan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua akhirnya rampung. Tim gabungan TNI-Polri mengevakuasi jenazah para korban dari lima lokasi berbeda di dua kabupaten, yakni Yahukimo dan Pegunungan Bintang.

    Kapolda Papua Irjen Pol Patrige Renwarin mengungkapkan, proses evakuasi berlangsung dalam kondisi medan yang sangat sulit dan penuh risiko. Lokasi tambang emas yang menjadi tempat pembantaian ini berada di area terpencil, dengan akses yang hanya bisa ditempuh lewat jalur udara dan sungai.

    “Dua jenazah terakhir berhasil dievakuasi dari Tanjung Pomali dan sudah berada di RSUD Dekai. Untuk korban dari Kawe, Pegunungan Bintang, telah dipindahkan ke Tanah Merah, Boven Digoel,” ungkapnya dalam keterangan resmi, Sabtu (12/4/2025).

    Evakuasi 11 pendulang emas yang tewas dibantai KKB di Yahukimo Papua Pegunungan menjadi sorotan karena kondisi korban yang mengenaskan. Selain itu, ancaman cuaca ekstrem dan potensi serangan lanjutan dari KKB di sekitar lokasi tambang ilegal.

    Tim SAR gabungan dan aparat keamanan harus bergerak cepat di tengah keterbatasan logistik dan waktu. Saat ini, RSUD Dekai menjadi pusat identifikasi para jenazah. Dari 11 korban, baru dua yang teridentifikasi, sedangkan sisanya masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut.

    Patrige menegaskan, meski korban telah dievakuasi, operasi kemanusiaan di wilayah tersebut belum dihentikan. Aparat keamanan masih berjaga dan melakukan pencarian, antisipasi kemungkinan adanya korban lain yang belum ditemukan.

    “Evakuasi berjalan lancar berkat kerja sama seluruh unsur, meski medan berat dan ancaman di lapangan sangat tinggi,” pungkasnya terkait evakuasi 11 pendulang emas yang tewas dibantai KKB di Yahukimo Papua Pegunungan.

  • Awas, Gunung Karangetang di Sulut Berpotensi Luncurkan Awan Panas

    Awas, Gunung Karangetang di Sulut Berpotensi Luncurkan Awan Panas

    Manado, Beritasatu.com – Aktivitas vulkanik Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, kembali menjadi sorotan. Badan Geologi Kementerian ESDM mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi guguran awan panas yang bisa terjadi sewaktu-waktu akibat kubah lava di puncak gunung.

    “Kubah lava lama masih ada di puncak dan bisa rubuh kapan saja bersamaan dengan keluarnya lava,” ungkap Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Muhammad Wafid AN, dalam keterangan resminya, Sabtu (12/4/2025).

    Berdasarkan evaluasi aktivitas dari periode 16-31 Maret 2025, Wafid mengungkapkan, potensi awan panas di Karangetang disebabkan oleh penumpukan material lava yang bisa longsor, terlebih saat hujan mengguyur puncak gunung.

    Meski hingga kini belum terpantau letusan besar, catatan visual menunjukkan asap kawah dengan ketinggian maksimum 150 meter di Gunung Karangetang.

    Namun, dari sisi seismik, jenis gempa vulkanik dalam masih terpantau cukup tinggi. Hal itu memperlihatkan indikasi adanya akumulasi magma yang bisa bergerak ke permukaan.

    Selama periode pengamatan, alat mencatat dua kali gempa guguran, 108 kali gempa embusan, serta 12 kali gempa hybrid. Selain itu, 19 gempa vulkanik dangkal, 24 gempa vulkanik dalam, empat gempa tektonik lokal, dan 97 gempa tektonik jauh turut terekam.

    Meski status Gunung Karangetang telah diturunkan dari Siaga (Level III) ke Waspada (Level II) sejak 11 Januari 2025, Badan Geologi Kementerian ESDM tetap menekankan pentingnya kewaspadaan bagi warga, terutama yang bermukim di sekitar lereng dan aliran sungai yang berhulu di puncak gunung.

    “Walau status Waspada, masyarakat harus tetap waspada terhadap potensi guguran lava dan awan panas Gunung Karangetang, apalagi saat musim hujan,” pungkas Wafid.

  • Profil Abuwa, Kapolda GAM Jadi Sekjen Partai Aceh Gantikan Abu Razak

    Profil Abuwa, Kapolda GAM Jadi Sekjen Partai Aceh Gantikan Abu Razak

    Banda Aceh, Beritasatu.com – Ketua Umum Partai Aceh Muzakir Manaf resmi menunjuk Aiyub Abbas alias Abuwa sebagai sekretaris jenderal Partai Aceh (PA) sisa masa jabatan periode 2023-2028, menggantikan Kamaruddin Abubakar atau Abu Razak yang sudah meninggal dunia.

    Mualem, sapaan akrab Muzakir Manaf, sebelumnya sempat menugaskan Zulfadli alias Abang Samalanga sebagai plt sekjen Partai Aceh setelah Abu Razak meninggal saat menjalankan ibadah umrah Ramadan 1446 Hijrah di Makkah, Arab Saudi pada Rabu (19/3/2025).

    Sekarang ia memutuskan mengangkat Abuwa sebagai sekjen partai yang dibentuk oleh mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) itu.

    Siapa Aiyub Abbas alias Abuwa?

    Aiyub Abbas merupakan bupati Pidie Jaya dua periode, yakni 2014-2019 dan 2019-2023 serta ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Pidie Jaya. Saat ini ia menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA).

    Abuwa punya kedekatan dengan Muzakir Manaf karena dahulu keduanya merupakan pejuang GAM. Jika Mualem sebagai panglima GAM, Abuwa menjabat kepala kepolisian GAM komando pusat Tiro.

    Pernah Latihan Militer di Libya

    Abuwa dan Mualem pernah sama-sama pernah mengikuti pendidikan militer di Camp Tajura, Triploli, Libya pada 1987, sebelum pulang ke Aceh pada awal 90-an melanjutkan perjuangan untuk memerdekakan Aceh dari Indonesia saat itu.

    Abuwa yang dianggap sebagai salah satu prajurit elite alumni Tripoli masuk dalam jajaran pasukan komando pusat GAM di Tiro, kemudian dipercaya menjadi majelis muda komando pusat GAM bersama Abu Razak dan Sarjani Abdullah pada 1998. Saat Abdullah Syafi’i menjabat panglima GAM, Abuwa ditunjuk menjadi kapolda GAM wilayah Pidie. 

    Abdullah Syafi’i meninggal dunia dalam pertempuran sengit antara pasukan GAM dengan TNI di hutan Jim-Jim, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya (dahulu Pidie) pada 22 Januari 2022. 

    Pimpinan GAM Hasan Tiro kemudian menunjuk Muzakir Manaf sebagai panglima militer menggantikan Abdullah.  Masa Mualem sebagai panglima, Abuwa dipercaya menjadi kepala kepolisian GAM hingga 2005. 

    Setelah GAM dan Pemerintah Indonesia berdamai pada 15 Agustus 2005, pasukan GAM kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi. Abuwa bergabung dalam Partai Aceh melanjutkan perjuangan melalui jalur politik. Ia kemudian maju di Pilkada Pidie Jaya 2013 berpasangan dengan Said Mulyadi dan terpilih sebagai bupati dan berlanjut ke periode kedua.

    Tugas Berat Gantikan Abu Razak

    Wakil Bendahara Umum Partai Aceh Muharuddin mengatakan penunjukan Aiyub Abbas sebagai sekjen Partai Aceh dapat memperkuat internal partai yang dibentuk oleh para mantan kombatan GAM tersebut, serta meningkatkan komunikasi lintas pimpinan partai politik untuk bersinergi membangun Aceh.

    “Abuwa pernah menimba ilmu di negeri Tajura, Tripoli, Libya. Beliau juga memiliki kemampuan dan berpengalaman mengelola partai sebagai ketua DPW Partai Aceh Pidie Jaya. Maka sikap Mualem menunjuk beliau sebagai sekjen DPP PA sangat tepat,” katanya, Sabtu (12/4/2025).

    Menurutnya, keputusan Mualem menunjuk Abuwa sebagai sekjen harus didukung dan dihormati oleh seluruh kader dan pengurus Partai Aceh baik di tingkat pusat hingga wilayah. 

    Abuwa dihadapkan pada tugas berat karena diharapkan dapat melanjutkan estafet kepemimpinan Abu Razak untuk membangun kembali komunikasi dengan lintas pimpinan partai politik, serta jajaran stakeholder lokal maupun nasional.

    “Dukungan partai politik lain sangat diperlukan untuk Mualem dan Partai Aceh agar semua pihak di Aceh bersatu membangun Aceh,” ujarnya.

  • Istri Bripka Sopan Sembiring Tak Percaya Suaminya Tewas Overdosis

    Istri Bripka Sopan Sembiring Tak Percaya Suaminya Tewas Overdosis

    Dumai, Beritasatu.com – Feby, istri Bripka  Sembiring tak henti-hentinya menangis di depan jasad suaminya. Bripka Sopan Sembiring tewas diduga akibat overdosis (OD) di depan tempat hiburan malam (THM) Dream Box, Kota Dumai, Riau, pada Kamis (10/4/2025).

    Dia tak percaya bahwa suaminya yang bertugas di Polres Dumai itu tewas akibat overdosis.

    Dijelaskan Feby, sebelum peristiwa itu, korban piket pada Rabu (9/4/2025) malam. “Saat saya bangun pagi, saya dapat kabar dari sosmed, suami saya di Dream Box. Dia di situ dalam keadaan duduk, leher ke belakang,  berbusa mulutnya,” kata Feby.

    Setelah mendengar kabar itu, dia langsung bergegas ke lokasi kejadian untuk memastikan keadaan Bripka Sopan Sembiring. “Setibanya saya di sana, suami saya sudah dibawa pakai ambulans, saya selisih di jalan,” ungkap Feby.

    Feby yakin, suaminya itu tewas bukan karena memakai narkoba. “Dia adalah orang baik, tidak pernah aku dimarahi oleh dia,” tutur Feby sambil meratapi jasad suaminya.

    Diketahui, Bripka Sopan Sembiring tewas dengan mulut berbuih tepat di depan tempat hiburan malam (THM) Dream Box, Kota Dumai, Riau.

    Kabid Humas Polda Riau, Kombes Anom Karibianto membantah bahwa Bripka Sopan Sembiring tewas akibat overdosis (OD).

     “Masih proses di laboratorium untuk memastikan itu (overdosis). Dari hasil pemeriksaan awal tidak menemukan adanya indikasi kekerasan maupun overdosis narkoba,” tutur Kombes Anom, Jumat (11/4/2025).

    Kombes Anom mengaku saat ini pihaknya akan mengirim data lengkap soal tewasnya Bripka Sopan Sembiring. “Korban sudah diperiksa dan negatif narkoba, nanti data lengkap akan kami bagikan. Korban ditemukan di depan dream box,” terang Kombes Anom.

    Dijelaskan Anom, saat kejadian, korban ke tempat hiburan malam tersebut bersama enam orang rekannya. “Saat ini keenam rekan korban yang merupakan anggota sedang diperiksa di Propam Polda Riau dan untuk tujuan (korban ke THM) masih lidik,” kata Anom.

    Saat ini polisi masih terus melakukan penyelidikan mendalam dan memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan penyebab Bripka Sopan Sembiring meninggal dunia.

  • Warga Sleman Temukan Granat Nanas Aktif di Lemari Pakaian

    Warga Sleman Temukan Granat Nanas Aktif di Lemari Pakaian

    Sleman, Beritasatu.com – Sebuah granat tangan jenis nanas yang diduga masih aktif ditemukan di dalam lemari pakaian di rumah warga Dusun Gaten, Tempel, Sleman. Granat itu ditemukan saat pemilik rumah tengah berkumpul bersama keluarga pada momen Lebaran.

    Kapolresta Sleman Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo menjelaskan bahwa granat ditemukan di kamar bekas orang tua pemilik rumah.

    “Saat itu pemilik rumah menceritakan kepada saudaranya tentang keberadaan granat tersebut yang berada di salah satu kamar tepatnya di lemari pakaian bagian belakang,” ungkapnya Sabtu (12/4/2025).

    Keluarga kemudian melaporkan penemuan granat itu ke petugas Polsek Tempel yang bersama tim Gegana dari Sat Brimob Polda DIY kemudian bergerak menangani temuan berbahaya tersebut.

    “Barang bukti berupa granat jenis nanas telah berhasil dijinakkan lalu dimusnahkan oleh tim Detasemen Gegana Unit Jibom Sat Brimobda Polda DIY di bulak persawahan Dusun Jetis, Sumberrejo, Tempel, Sleman pada hari Jumat tanggal 11 April 2025 sekira pukul 10.15 WIB,” lanjutnya tentang penemuan granat nanas aktif itu.

    Edy menduga granat tersebut merupakan peninggalan orang tua pemilik rumah, almarhum Saji Podo Saputro, seorang purnawirawan Polri yang pernah berdinas di Timor Timur.

    “Diperkirakan granat tersebut peninggalan orang tua pemilik rumah dari almarhum Saji Podo Saputro yang merupakan purnawirawan Polri. Kemungkinan granat yang ditemukan di rumahnya adalah sisa zaman dahulu saat almarhum dinas di Timor Timur,” tambahnya.

    Granat nanas aktif yang ditemukan itu masih memiliki pengait atau cincin pengaman dan berwarna hitam dengan garis kuning. 

    Kapolresta Sleman mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan benda mencurigakan atau berbahaya guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

    “Upaya pelapor dalam hal ini sudah tepat sehingga dapat terhindar dari sesuatu hal yang membahayakan,” pungkasnya tentang penemuan granat nanas aktif di Sleman.