Category: Beritasatu.com Regional

  • Otorita IKN Segera Terima Aset Jalan, Hunian, dan Istana Kepresidenan

    Otorita IKN Segera Terima Aset Jalan, Hunian, dan Istana Kepresidenan

    Jakarta, Beritasatu.com – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono  menyampaikan, pihaknya akan segera menerima penyerahan aset infrastruktur dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

    Aset yang akan diserahkan antara lain jalan-jalan di kawasan IKN, Tol Balikpapan–IKN, gedung perkantoran, hunian aparatur sipil negara (ASN) sebanyak 47 tower (yang kemungkinan akan bertambah), masjid, istana kepresidenan, kantor presiden, serta kantor wakil presiden.

    “Kalau nanti resmi diserahkan, Otorita IKN harus menyiapkan sistem pengelolaan yang baik,” ujar Basuki saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Senin (16/6/2025).

    Sebagai persiapan, Otorita IKN menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jakarta untuk mempelajari sistem pengelolaan infrastruktur, pengelolaan sampah, dan air bersih.

    Kerja sama ini melibatkan BUMD DKI seperti Pasar Jaya, Jakpro, Transjakarta, dan Dinas Lingkungan Hidup, serta PT Bina Karya (Persero), BUMN yang ditugaskan dalam pengembangan IKN. “Tujuannya untuk jadi ajang berbagi pengalaman, sebagai training ground bagi Bina Karya agar mampu mengelola infrastruktur di IKN dengan baik,” lanjut Basuki.

    Sementara itu, Gubernur Jakarta Pramono Anung komitmen mendukung penuh pembangunan IKN, khususnya dalam hal pengelolaan kota dan infrastruktur.

    “Yang utama adalah transfer pengetahuan. Karena membangun BUMD seperti Jakarta tidak semuanya berjalan mulus. Ada juga kegagalan yang bisa menjadi pelajaran. Yang baik kita teruskan, yang buruk jangan diulangi,” jelas Pramono.

    Ia juga menambahkan, sistem pengelolaan sampah yang telah diterapkan di Jakarta akan menjadi salah satu praktik baik yang dapat diadaptasi oleh IKN.
     

  • Anggota TNI Tewas Ditembak dan Dibacok KKB diYahukimo Papua

    Anggota TNI Tewas Ditembak dan Dibacok KKB diYahukimo Papua

    Jayapura, Beritasatu.com – Seorang prajurit TNI berinisial Serka SM tewas ditembak dan dibacok oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Seradala, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Senin (16/6/2025).

    “KKB menembak dan membacok anggota Kodim 1715/Yahukimo Serka SM yang menyebabkan korban gugur. Jenazah Serka SM ditemukan di sekitar Jembatan Kali Biru, Seradala, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo hari ini sekitar pukul 10.45 WIT, ” kata Kapendam XVII Cendrawasih Kolonel Candra Kurniawan dikutip dari Antara.

    Menurut dia, penembakan terjadi saat Serka SM bergerak dari RSUD Dekai menuju Makodim 1715/Yahukimo.

    “Saat berada di TKP, tiba-tiba ditembak dan dibacok hingga meninggal dunia,” katanya.

    Sementara itu, Kapolres Yahukimo AKBP Zeth Salino mengatakan situasi keamanan di sekitar Dekai relatif kondusif, namun anggota terus bersiaga dan waspada.

    “Aktivitas masyarakat dilaporkan berlangsung normal, namun anggota tetap bersiaga dan waspada,” katanya.

  • Anggota TNI Pembunuh Jurnalis Wanita Banjarbaru Divonis Seumur Hidup

    Anggota TNI Pembunuh Jurnalis Wanita Banjarbaru Divonis Seumur Hidup

    Banjarbaru, Beritasatu.com – Anggota TNI Angkatan Laut (AL) Kelasi Satu Jumran dijatuhi vonis pidana penjara seumur hidup karena terbukti membunuh jurnalis wanita Juwita (23) di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Jumran juga dihukum pecat dari kedinasan TNI.

    Vonis itu diputuskan oleh majelis hakim Pengadilan Militer (Dilmil) I-06 Banjarmasin dalam sidang pamungkas di Ruang Antasari, Dilmil I-06 di Banjarbaru, Senin (16/6/2025).

    “Terdakwa Kelasi Satu Jumran terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pembunuhan berencana. Oleh karena itu, dijatuhi pidana pokok berupa penjara selama seumur hidup,” kata ketua majelis hakim Letnan Kolonel CHK Arie Fitriansyah saat membacakan amar putusannya.

    Selain pidana pokok, majelis hakim juga menjatuhkan pidana tambahan kepada terdakwa pembunuh jurnalis untuk dipecat dari dinas militer TNI AL terhitung sejak dibacakan putusan ini dan memperoleh kekuatan hukum yang tetap.

    “Agar barang bukti milik korban dikembalikan kepada keluarga korban, saksi, serta beberapa barang bukti dikembalikan kepada terdakwa,” ucapnya dikutip dari Antara.

    Selain itu, majelis hakim memerintahkan agar beberapa barang bukti disita dan dirampas oleh negara untuk dimusnahkan. Sedangkan surat-surat tetap dilekatkan dalam berkas perkara serta memerintahkan terdakwa tetap ditahan.

    Majelis hakim juga memerintahkan agar membebankan biaya perkara kepada negara sebagaimana yang dimusyawarahkan oleh para majelis hakim Dilmil I-06 Banjarmasin.

    Setelah membacakan putusan, majelis hakim memberikan waktu kepada terdakwa untuk menentukan langkah selanjutnya apakah menerima, banding, atau pikir-pikir atas vonis pidana penjara seumur hidup tersebut.

    Setelah mendengar perintah hakim, terdakwa Kelasi Satu Jumran berkoordinasi dengan penasihat hukum dan menyatakan pikir-pikir atas putusan majelis.

    Majelis hakim pun memberikan waktu selama 7 hari kepada terdakwa atas sikap pikir-pikir tersebut, terhitung mulai Selasa (17/6/2025), dan apabila tidak ada konfirmasi maka majelis hakim menganggap terdakwa menerima atas putusan pidana penjara seumur hidup itu.

    Sementara itu, Kepala Oditurat Militer (Odmil) III-15 Banjarmasin Letkol CHK Sunandi menyatakan menerima seluruh putusan majelis hakim karena sesuai dengan tuntutan, yakni pidana penjara seumur hidup.

    Kasus pembunuhan jurnalis Juwita itu terjadi di Jalan Trans-Gunung Kupang, Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, pada 22 Maret 2025.

    Jasad korban ditemukan warga tergeletak di tepi jalan sekitar pukul 15.00 Wita bersama sepeda motor miliknya yang kemudian muncul dugaan menjadi korban kecelakaan tunggal.

    Korban bekerja sebagai jurnalis media dalam jaringan (daring) lokal di Banjarbaru dan telah mengantongi uji kompetensi wartawan (UKW) dengan kualifikasi wartawan muda.

    Warga yang menemukan pertama kali justru tidak melihat tanda-tanda korban mengalami kecelakaan lalu lintas. Di bagian leher korban terdapat sejumlah luka lebam, dan kerabat korban juga menyebut ponsel milik Juwita tidak ditemukan di lokasi.

  • Jayawijaya Targetkan Bebas HIV/AIDS pada 2030

    Jayawijaya Targetkan Bebas HIV/AIDS pada 2030

    Amena, Beritasatu.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, menargetkan wilayahnya bebas dari penyakit HIV/AIDS pada 2030.

    Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Jayawijaya, Theresia F Resubun mengatakan bahwa pihaknya tengah memperkuat pengetahuan tenaga kesehatan (nakes) terkait penanganan HIV/AIDS untuk mencapai target tersebut.

    “Kami beberapa waktu lalu telah menggelar pelatihan guna meningkatkan kapasitas pemahaman nakes terhadap penanganan HIV/AIDS,” ujarnya dikutip dari Antara, Minggu (15/6/2025).

    Menurut Theresia, pelatihan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan tenaga medis, tetapi juga menjadikan mereka sebagai agen penyebar informasi kepada masyarakat untuk mencegah penularan HIV/AIDS sejak dini.

    “Kami berharap melalui pelatihan ini, nakes dapat menyampaikan informasi kesehatan kepada masyarakat agar mereka terhindar dari bahaya HIV/AIDS,” jelasnya.

    Ia menambahkan, penularan HIV/AIDS umumnya berasal dari perilaku yang kurang sehat. Oleh karena itu, perubahan pola pikir menjadi positif akan turut membentuk perilaku hidup yang sehat.

    “Ketika pola pikir masyarakat positif, maka perilaku mereka pun akan ikut menjadi sehat. Itu yang perlu kita dorong untuk mencegah HIV/AIDS,” katanya.

    Theresia juga menyampaikan saat ini penyebaran HIV/AIDS di Kabupaten Jayawijaya tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan. Berdasarkan data 2024, tercatat ada 5.730 kasus.

    “Hal ini menunjukkan pemahaman dan perilaku masyarakat semakin membaik tetapi bukan berarti kita bisa lengah, kita tetap harus bekerja keras,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Theresia menyampaikan target bebas HIV/AIDS pada 2030 adalah bagian dari program nasional, provinsi, hingga kabupaten, termasuk Jayawijaya.

    “Kami sadar tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada keterlibatan lintas sektor dan dukungan aktif dari masyarakat,” pungkasnya.

  • Lopis Mbah Satinem, Jajanan Legendaris Yogyakarta yang Mendunia

    Lopis Mbah Satinem, Jajanan Legendaris Yogyakarta yang Mendunia

    Yogyakarta, Beritasatu.com – Jika Anda sedang mencari menu sarapan ringan dengan cita rasa tradisional khas Jawa, maka lopis Mbah Satinem di Yogyakarta wajib masuk dalam daftar kuliner yang harus dicoba.

    Berlokasi di Jalan Bumijo, sekitar 400 meter sebelah barat Tugu Yogyakarta, lapak sederhana ini selalu ramai pembeli. Tak hanya warga lokal, wisatawan dari berbagai penjuru, termasuk mancanegara, ikut antre demi mencicipi kuliner khas ini.

    Lopis racikan Mbah Satinem telah eksis sejak 1963 dan dikenal sebagai kuliner legendaris di Kota Gudeg. Dibuat dari ketan kukus yang dibungkus daun pisang, lopis disajikan dengan parutan kelapa segar dan siraman gula Jawa cair yang kental dan manis.

    “Yang istimewa, yang bikin beda itu sebenarnya gulanya, tidak ada campuran sama sekali. Pakainya gula jawa murni. Menu lengkapnya ada lopis, tiwul, gatot, cenil, dan ketan,” jelas Arif, cucu Mbah Satinem yang kini meneruskan usaha keluarga ini.

    Usaha ini telah berjalan lintas generasi. Dahulu, Mbah Satinem memulai berjualan keliling kampung setelah lulus dari sekolah rakyat (SR), mengikuti jejak sang ibu. Hingga kini, keaslian rasa tetap dijaga, tanpa ada perubahan resep.

    Lapak Mbah Satinem mulai buka sejak pukul 06.00 WIB. Namun, jajanan ini kerap habis dalam waktu singkat. Antrean pembeli sudah mengular sejak pagi, terutama saat musim liburan. “Kalau ke Yogyakarta saya pasti mampir ke sini. Rasanya mengingatkan masa kecil di Solo, suka makan jajanan pasar. Enak dan murah meriah,” kata Ani, wisatawan asal Jakarta.

    “Rasanya enak banget, otentik dan manis gulanya pas. Karena ini lopis legendaris, jadi penasaran dan pengen coba,” ujar Tyas dan Vita, pengunjung dari Klaten.

    Ketenaran lopis ini bahkan telah menembus batas negara. Banyak wisatawan asing yang ikut antre demi mencicipinya.

    “Rasanya tidak terlalu manis dan saya suka parutan kelapanya. Saya lihat di internet dan penasaran ingin coba. Ternyata benar-benar enak,” kata Mila, wisatawan asal Australia.

    Selain lopis, lapak ini juga menyediakan aneka jajanan pasar lain seperti cenil dan gatot, yang memperkaya pengalaman kuliner tradisional Jawa. Seporsi lopis dibanderol Rp 10.000. Dalam sehari, bisa terjual hingga 6 kilogram lopis, dan meningkat hingga 10 kilogram saat musim liburan.

    Menikmati lopis Mbah Satinem bukan hanya tentang makanan, tetapi juga meresapi suasana khas Yogyakarta yang hangat, bersahaja, dan penuh cerita. Sebuah warisan rasa yang terus lestari lintas generasi.
     

  • Kementan Salurkan Bantuan Bibit untuk Dukung Kopi Merapi di Sleman

    Kementan Salurkan Bantuan Bibit untuk Dukung Kopi Merapi di Sleman

    Sleman, Beritasatu.com – Kementerian Pertanian (Kementan) mendukung pengembangan budi daya kopi di wilayah lereng Merapi, Sleman. Dukungan ini ditunjukkan melalui pemberian bantuan puluhan ribu bibit kopi kepada masyarakat Kelurahan Umbulharjo dan Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan.

    “Selain dikenal kota pelajar, Sleman dikenal juga dengan potensi pariwisatanya. Kopi dan pariwisata memiliki keterkaitan. Kopi menjadi tren yang banyak terdapat di tempat-tempat wisata. Kami berkomitmen memberikan dukungan untuk dikembangkan lagi (sektor kopi),” ungkap Direktur Jenderal Perkebunan Kementan Heru Tri Widarto saat menghadiri panen perdana kopi robusta di kawasan Ploso Kerep, Umbulharjo, Minggu (15/6/2025).

    Menurutnya, pengembangan kopi di kawasan lereng Merapi merupakan langkah strategis yang tidak hanya mendukung konservasi alam, tetapi juga berpotensi besar dalam meningkatkan daya tarik wisata serta memperkuat ekonomi masyarakat setempat.

    Sementara itu, Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut. Ia menilai, panen perdana ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan dan semangat baru dalam pengembangan komoditas kopi di Sleman.

    “Panen perdana ini menjadi simbol kebangkitan dan semangat baru bagi petani dan masyarakat Sleman dalam mengembangkan komoditas kopi,” kata Harda.

    Dikatakannya kopi Merapi, baik jenis robusta maupun arabika, merupakan salah satu produk unggulan daerah. Budi daya kopi tersebut sepenuhnya dilakukan oleh masyarakat di atas lahan milik warga.

    Dalam proses pengembangannya, Pemerintah Kabupaten Sleman juga mendapatkan dukungan dana keistimewaan dari Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta. Dana tersebut dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas kopi lokal, khususnya robusta yang banyak ditanam di lereng Gunung Merapi.

    Lebih jauh, bupati Sleman menyatakan komitmennya untuk terus mempertahankan dan mengembangkan budi daya kopi Merapi sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi kerakyatan.

    Dengan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, kopi Merapi diharapkan dapat tumbuh menjadi komoditas unggulan yang tak hanya berdaya saing tinggi, tetapi juga mampu mendongkrak potensi wisata alam di kawasan Sleman.

  • Unik, Penyerahan SK CPNS Basarnas Palu di Puncak Matantimali 800 Mdpl

    Unik, Penyerahan SK CPNS Basarnas Palu di Puncak Matantimali 800 Mdpl

    Palu, Beritasatu.com – Sebanyak 22 calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di lingkungan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu menerima surat keputusan (SK) pengangkatan dalam prosesi yang tidak biasa karena penyerahan SK dilakukan di puncak Matantimali Paralayang, yang berada di ketinggian sekitar 800 meter di atas permukaan laut (mdpl).

    Dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu, 14–15 Juni 2025 tersebut, diawali dengan long march dari Kelurahan Pangawu, Kota Palu, menuju puncak Matantimali. Para peserta dibagi ke dalam empat kelompok dan masing-masing didampingi seorang mentor. Perjalanan dimulai pukul 10.00 Wita dan berakhir sekitar pukul 17.00 Wita.

    Meskipun kelelahan tampak di wajah para peserta, semangat untuk menyelesaikan perjalanan tetap terjaga hingga mencapai titik akhir pendakian. Acara dilanjutkan dengan penyerahan SK secara langsung oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu Muh Rizal.

    Dalam sambutannya, Rizal menegaskan kegiatan ini bukan sekadar seremonial semata, melainkan bagian dari pembinaan awal untuk membentuk karakter dan kesiapan mental para pegawai baru.

    “Proses ini bukan hanya sekadar berjalan kaki, tetapi latihan awal untuk melatih daya tahan, kebersamaan, dan semangat pantang menyerah,” ujar Rizal, dalam keterangan resminya, Minggu (15/6/2025).

    Ia menambahkan, tradisi tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam menumbuhkan semangat pengabdian, mengingat tugas-tugas kemanusiaan di lapangan kerap membutuhkan ketangguhan fisik serta keteguhan mental.

    “Ke depannya,  mereka masih akan menghadapi proses panjang seperti pendidikan search and rescue (SAR) dan prajabatan,” tutupnya.

  • Penumpang KM Sabuk Nusantara Jatuh di Laut Banggai Ditemukan Selamat

    Penumpang KM Sabuk Nusantara Jatuh di Laut Banggai Ditemukan Selamat

    Palu, Beritasatu.com – Seorang penumpang KM Sabuk Nusantara yang terjatuh di perairan Banggai Laut akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat pada Minggu (15/6/2025) pagi.

    Korban bernama Faris (20), berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan setelah sempat hilang dan terbawa arus laut selama beberapa jam. Ia ditemukan sekitar pukul 05.00 Wita oleh seorang nelayan yang tengah melintas di sekitar rompong (rakit ikan) milik warga, sekitar 3 mil laut dari titik lokasi kejadian.

    Setelah menerima laporan dari nelayan tersebut, tim SAR yang tengah melakukan pencarian langsung merespons dan mengevakuasi korban menggunakan perahu jenis rigid inflatable boat (RIB). Sekitar pukul 10.00 Wita, Faris berhasil dijemput dan dibawa menuju Pelabuhan Banggai Laut, sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga.

    Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh Rizal, menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan operasi penyelamatan tersebut.

    “Kami bersyukur korban ditemukan selamat. Ini berkat kerja sama yang baik antara tim SAR dan masyarakat, khususnya nelayan setempat. Terima kasih kepada seluruh unsur yang telah terlibat,” ujar Rizal.

    Operasi pencarian dan pertolongan resmi ditutup pada pukul 12.00 Wita setelah proses evakuasi selesai dilakukan.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, Faris sempat berenang dan berusaha mencari daratan setelah terjatuh dari kapal. Ia bertahan hidup dengan berpegangan pada batang kayu hingga akhirnya mencapai salah satu rompong dan ditemukan oleh nelayan.

    Kondisi korban dilaporkan dalam keadaan lemah tetapi sadar, dan langsung mendapatkan penanganan awal dari tim medis setelah tiba di pelabuhan.

  • Pembunuh Rafa Balita yang Hilang 11 Bulan di Singkawang Ditangkap!

    Pembunuh Rafa Balita yang Hilang 11 Bulan di Singkawang Ditangkap!

    Singkawang, Beritasatu.com – Orang yang tega membunuh Rafa, bocah yang hilang 11 bulan dari rumah pengasuhnya di Singkawang, akhirnya terungkap. Pelaku tersebut adalah seorang laki-laki bernama Uray Abadi.

    Kabar penangkapan itu diunggah ulang akun Instagram @pembasmi.kehaluan.reall. Dalam pengakuannya, Uray Abadi melakukan aksi kejam tersebut hanya seorang diri.

    “Saya melakukan sendiri, tanpa bantuan orang lain,” kata Uray Abadi saat diinterogasi oleh kepolisian di dalam mobil, Minggu (15/6/2025).

    Uray Abadi menyebut, terpaksa menculik balita tersebut karena sakit hati sering disuruh untuk membersihkan rumput oleh pengasuh korban.

    “Saya itu kesal, ndan karena sering diminta untuk membersihkan rumput dan itu kasar dia mintanya,” ungkapnya.

    Uray Abadi pun mengaku, menculik bocah tersebut dengan cara memasuki kediaman rumah pengasuh korban.

    “Saya masuk itu melalui portal depan rumah, karena saya sering perhatikan kalau mama asuh dia itu kan suka bakar sampah,” tambahnya.

    Sebelumnya, bocah bernama Rafa di Singkawang itu sempat hilang selama 11 bulan. Bahkan, hilangnya Rafa menjadi viral di media sosial (medsos).  

    Setelah lama menghilang, bocah tersebut akhirnya ditemukan berada di halaman masjid dalam kondisi tak bernyawa.

  • Gempa Dangkal Magnitudo 3,5 Guncang Rejang LebongBengkulu

    Gempa Dangkal Magnitudo 3,5 Guncang Rejang LebongBengkulu

    Jakarta, Beritasat.com – Gempa bumi katagori dangkal dengan magnitudo 3,5 melanda Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, Minggu (15/6/2025) pukul 13.49 WIB.

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan lokasi gempa berada di koordinat 3,52 derajat lintang selatan dan 102,51 derajat bujur timur.

    Pusat gempa berada di darat sekitar 5 kilometer arah barat daya Rejang Lebong pada kedalaman 6 kilometer.

    Gempa ini dirasakan III skala MMI di Curup, ibu kota Rejang Lebong.

    “Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi,” kata BMKG dalam laman resminya.

    Belum ada laporan kerusakan maupun korban akibat dampak dari gempa tersebut.