Category: Beritasatu.com Regional

  • Polda Kalsel Gerebek Tempat Pembuangan Limbah Medis di Area Permukiman

    Polda Kalsel Gerebek Tempat Pembuangan Limbah Medis di Area Permukiman

    Banjarbaru, Beritasatu.com – Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menggerebek aksi tindak pidana pembuangan limbah B3 atau limbah medis di sebuah lahan kosong di Jalan Tatah Cina, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Senin (18/11/2024).

    Penggrebekan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto didampingi Dirreskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol Gafur. Lokasi penggerebekan diduga menjadi tempat penimbunan limbah B3 (medis) berada di sekitar permukiman warga. 

    Di lokasi tersebut terlihat sebuah areal yang sudah ditimbun dengan tanah merah. Namun pada bawah timbunan tanah tersebut ternyata banyak terdapat limbah medis. 

    Sementara jenis limbah medis yang ditemukan di lokasi itu antara lain alat suntik yang sudah dipakai, hingga botol-botol infus. Ada juga bekas bungkusan obat yang dibakar. Selain itu, petugas juga menemukan rumah kosong yang dijadikan gudang penyimpanan limbah B3.

    “Berdasarkan informasi yang kami terima, di sekitar lokasi ini ada penimbunan limbah medis,” kata Kapolda Kalsel, Irjen Pol Winarto di lokasi penggrebekan.

    “Sebanyak 162 kotak limbah medis ditemukan di dalam rumah, sementara 160 kotak lainnya berada di lahan kosong, ” lanjut Kapolda Kalsel.

    Penjaga gudang, FZ (47), mengungkapkan bahwa limbah tersebut berasal dari Kabupaten Hulu Sungai Utara dan diangkut menggunakan mobil boks Isuzu Traga.

    Polisi mengamankan tiga orang, yakni J (46), sopir truk pengangkut limbah medis, FZ(47), penjaga sekaligus buruh yang bertugas menimbun limbah, YR, pemilik lahan kosong yang digunakan untuk pembuangan.

    Sementara itu, pelaku utama yang diduga bertanggung jawab atas tindakan ini adalah RR (39), karyawan PT HG.

    Dalam operasi ini, Ditreskrimsus Polda Kalsel menyita sejumlah barang bukti, termasuk 322 kotak limbah medis B3 dalam plastik, 1 unit mobil boks Isuzu Traga beserta dokumen kendaraan, alat bantu seperti dua sekop, satu arko merah, dan timbangan besi.

    “Tersangka RR dijerat Pasal 104 dan/atau Pasal 98 ayat (1) Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Pelanggaran ini mencakup pembuangan limbah tanpa izin serta tindakan yang merusak lingkungan, ” jelas Kapolda.

    Polda Kalsel memastikan para saksi, pelaku, dan barang bukti telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut. “Masyarakat diimbau untuk melaporkan aktivitas serupa agar kerusakan lingkungan dapat dicegah dan kualitas hidup bersama tetap terjaga,” tambah Kapolda.

  • Ibunda Almarhum Dokter Aulia Menangis dalam Rapat di Komisi III DPR

    Ibunda Almarhum Dokter Aulia Menangis dalam Rapat di Komisi III DPR

    Jakarta, Beritasatu.com – Komisi III DPR menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan kuasa hukum almarhumah dokter Aulia Risma Lestari mengenai dugaan tindak pidana perundungan dan pemerasan pada peserta program pendidikan dokter spesialis (PPDS) di Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip).

    Ibunda dokter Aulia, Nuzmatun Malinah, turut hadir dalam RDPU tersebut. Ia menceritakan rasa sedihnya kehilangan sang anak dan juga suami.

    Menurutnya kehilangan anak dan juga suami itu disebabkan sistem pendidikan yang tidak jelas.

    “Mau bagaimana nanti ada korban-korban lagi? Saya sudah cukup saya dan suami saya, dua nyawa. Model pendidikan macam apa, ya Allah,” kata Nuzmatun Malinah sambil menangis di ruang rapat Komisi III DPR, pada Senin (18/11/2024).

    Nuzmatun juga menyebut, seharunya, anaknya mendapatkan ilmu untuk masyarakat yang lebih luas, tetapi malah mendapatkan siksaan. Nuzmatun kemudian meminta agar Komisi III membantunya.

    “Harusnya anak saya sekolah dapat ilmu untuk masyarakat yang lebih luas, tetapi apa perlakuannya? Bukan mendapat ilmu malah disiksa,” ujarnya.

    Seperti diketahui, dokter Aulia Risma ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya. Ia merupakan dokter RSUD Kardinah Tegal yang juga mahasiswa PPDS program studi anestesia FK Undip. Ia ditemukan meninggal dunia pada Senin (12/8/2024) diduga karena bunuh diri.

    Kasus perundungan yang dialami oleh dokter Aulia Risma selama menjalani pendidikan membuat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kemudian menghentikan PPDS program studi anestesia di RSUP Dr Kariadi Semarang tempat korban menempuh pendidikan.

    Tak terima dengan kasus yang dialami sang buah hati, ibunda dokter Aulia Risma yakni Nuzmatun Malinah akhirnya memolisikan sejumlah senior korban ke Polda Jawa Tengah terkait pemerasan, pengancaman hingga intimidasi. Pihak keluarga membawa bukti chat, hingga rekening korban.

  • Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Pelat Aluminium Baliho di Pangkalpinang

    Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Pelat Aluminium Baliho di Pangkalpinang

    Pangkalpinang. Beritasatu.com – Polda Bangka Belitung mengamankan satu tersangka pencurian pelat aluminium baliho di wilayah Kota Pangkalpinang. Kerugian akibat aksi tersebut sebesar Rp 6 juta.

    Kasubdit III Ditreskrimum Polda Bangka Belitung Kompol Poltak ST. Purba, mengatakan pelaku merupakan warga Kelurahan Air Itam Kecamatan Bukit Intan Pangkalpinang. Dia diringkus Tim Subdit III Jatanras Polda Bangka Belitung, Senin (11/11/2024) malam.

    Is alias Wandi (46) diringkus setelah melakukan pencurian pelat aluminium baliho yang terpasang di Jalan Depati Hamzah Air Itam Pangkalpinang.

    “Benar, pelaku Is alias Wandi ditangkap tanpa perlawanan saat berada di rumahnya di Air Itam,” kata Kasubdit III Ditreskrimum Polda Bangka Belitung Kompol Poltak ST Purba, Senin (18/11/2024)

    Poltak  mengungkapkan, penangkapan pelaku dilakukan usai pihaknya menerima laporan pencurian beberapa pelat aluminium baliho milik PT Cinda Karya Media yang terpasang di Jalan Depati Hamzah Air Itam.

    Akibat kejadian pencurian tersebut, pihak PT Cinda Karya Media mengalami kerugian lebih kurang sebesar Rp 6 juta.

    Poltak menjelaskan kejadian pencurian pelat aluminium baliho terjadi pada Minggu (10/11/2024) sekitar pukul 01.00 WIB.

    Sementara itu, menurut pengakuan pelaku, aksi pencuriannya juga dilakukan di beberapa tempat antara lain di jalan masuk Bandara Depati Amir dan Simpang 4 lampu merah Air Itam Pangkalpinang.

    “Kini pelaku dan barang bukti yakni dua lembar pelat aluminium dan sebilah parang sudah diamankan di Mapolda Bangka Belitung guna proses penyidikan lebih lanjut,” katanya.

  • Cuaca Hari Ini, BMKG Prediksi Mayoritas Kota di Indonesia Hujan

    Cuaca Hari Ini, BMKG Prediksi Mayoritas Kota di Indonesia Hujan

    Jakarta, Beritasatu.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca hari ini, Senin (18/11/2024) di sejumlah kota besar Indonesia hujan.

    Prakirawan BMKG Azhari Putri mengatakan, cuaca hari ini berpotensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang, terjadi di Medan, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Pangkal Pinang dan Lampung. 

    “Hal yang sama terjadi di Serang, Bandung, Semarang, Surabaya, Mataram, Tanjung Selor, Palangkaraya, Mamuju, Manado, Nabire, Ternate,” kata dia dilansir Antara.

    Sementara itu, cuaca hari ini di beberapa kota besar lainnya akan hujan ringan hingga sedang, yaitu Padang, Pekanbaru, Palembang, Jakarta, Yogyakarta, Denpasar, Kupang, Pontianak, Samarinda, Banjarmasin, Palu, Kendari, Makassar, Gorontalo, Sorong, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke.

    Adapun cuaca hari ini di beberapa kota besar lain diprakirakan berawan, meliputi Banda Aceh dan Ambon.

    Untuk tinggi gelombang air laut di wilayah Indonesia, BMKG memprakirakan umumnya berada di kisaran 0,5 hingga 2,5 meter, sementara gelombang tinggi hingga 4 meter berpotensi terjadi di Samudera Hindia barat Sumatera.
     

  • Pemerintah Sosialisasi Rencana Relokasi Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

    Pemerintah Sosialisasi Rencana Relokasi Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

    Flores, Beritasatu.com – Pemerintah bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memulai sosialisasi rencana relokasi warga terdampak erupsi Gunungi Lewotobi Laki-laki pada Minggu (17/11/2024). Kegiatan ini dipimpin oleh Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Jarwansyah, yang mengunjungi pos pengungsian untuk berdialog dengan kepala desa dan masyarakat.

    Sosialisasi dilakukan berdasarkan rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), yang menetapkan zona aman di luar radius enam kilometer dari puncak gunung. Enam desa yang direkomendasikan untuk relokasi adalah Desa Klatanlo, Desa Hokeng Jaya, Desa Boru, dan Desa Nawakote di Kecamatan Wulanggitang, Desa Nobo di Kecamatan Ile Boleng, dan Desa Dulipali di Kecamatan Ile Bura.

    “Untuk skema relokasi ada dua opsi. Pertama, relokasi terpusat yakni pemerintah menyediakan lahan dan membangun rumah di lokasi baru. Kedua, relokasi mandiri, yakni rumah dibangun pemerintah di lahan milik warga,” ujar Jarwansyah dalam siaran pers.

    Setiap rumah yang dibangun adalah tipe RISHA tahan gempa dengan luas 36 meter persegi di atas lahan 90 meter persegi. Bagi desa yang tidak direlokasi, pemerintah akan memberikan dana stimulan perbaikan rumah sesuai tingkat kerusakan, yakni Rp 60 juta untuk rusak berat, Rp 30 juta untuk rusak sedang, dan Rp 15 juta untuk rusak ringan.

    “Dana ini hanya boleh digunakan untuk pembangunan rumah, bukan keperluan lain,” tegas Jarwansyah.

    Relokasi menghadapi tantangan seperti konflik sosial terkait tanah ulayat di Flores Timur dan kelaikan lokasi. Pemerintah memastikan lokasi relokasi tetap memungkinkan warga mengakses aset pertanian dan peternakan mereka.

  • BPBD: 4 Desa di Aceh Barat Banjir Akibat Luapan Sungai

    BPBD: 4 Desa di Aceh Barat Banjir Akibat Luapan Sungai

    Meulaboh, Beritasatu.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat mengerahkan tim ke empat desa di dua kecamatan yang dilanda banjir. Ketinggian air akibat banjir tersebut berkisar antara 30 hingga 50 sentimeter (cm).

    “Curah hujan yang tinggi selama beberapa hari terakhir menyebabkan sungai meluap, sehingga banjir terjadi,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Aceh Barat Said Wahyu dilansir Antara, Minggu (17/11/2024) malam.

    Desa yang terdampak banjir meliputi Napai, Pasi Mali, dan Cot Rubek di Kecamatan Woyla Barat, serta Desa Teupin Peuraho di Kecamatan Arongan Lambalek.

    Selain banjir, BPBD juga mencatat insiden rumah rusak di Desa Blang Cot Mameh, Kecamatan Woyla Barat. Sebuah rumah mengalami kerusakan akibat pohon tumbang yang diterpa angin kencang pada Sabtu malam (16/11/2024) sekitar pukul 21.15 WIB.

    “Dalam kejadian tersebut, tujuh warga terdampak karena salah satu bagian rumah mereka rusak tertimpa pohon,” jelas Said Wahyu.

    Ia juga menegaskan tidak ada korban jiwa akibat banjir maupun insiden angin kencang tersebut.

    “Saat ini, Tim Pusdalops BPBD Aceh Barat masih terus melakukan pendataan terhadap dampak banjir dan kerusakan yang diakibatkan oleh hujan deras serta angin kencang,” tutupnya.

  • Hujan Disertai Angin Kencang di Sleman, Baliho dan Pohon Tumbang

    Hujan Disertai Angin Kencang di Sleman, Baliho dan Pohon Tumbang

    Sleman, Beritasatu.com – Cuaca buruk melanda beberapa wilayah di Sleman, Yogyakarta pada Minggu (17/11/2024) sore. Hujan lebat disertai angin kencang melanda Kalurahan Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, selama sekitar satu jam.

    Kuatnya angin ditambah hujan deras menyebabkan baliho dan sebuah pohon berdiameter 50 cm dengan tinggi 8 meter tumbang dan menimpa warung ikan segar. Akibatnya, bagian belakang warung mengalami kerusakan parah.

    “Setelah hujan deras disertai angin kencang, ada tiga pohon yang roboh di wilayah Ambarketawang,” ujar koordinator lapangan TRC Gamping, Rofi Kurniawan kepada Beritasatu.com.

    Selain itu, angin kencang juga merusak sejumlah area lainnya, menumbangkan pohon yang menutup akses jalan serta menimpa pagar tembok. Beruntung, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa.

    Tim relawan TRC Gamping menerjunkan enam personel yang dibantu warga setempat untuk membersihkan pohon tumbang yang menghalangi jalan, menimpa warung, dan merusak pagar tembok di beberapa lokasi.

  • Karyawan Mister Donut Indonesia di Bandar Lampung Meninggal Terjepit Pintu Lift

    Karyawan Mister Donut Indonesia di Bandar Lampung Meninggal Terjepit Pintu Lift

    Lampung Selatan, Beritasatu.com – Seorang karyawan Mister Donut Indonesia di Bandar Lampung meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan kerja pada Sabtu (16/11/2024). Pria berusia 29 tahun yang diketahui bernama Abizar tersebut meninggal setelah kepalanya terjepit di pintu lift barang di tempat kerjanya di gerai Mister Donut Indonesia.

    Saat kejadian, Abizar yang merupakan warga Jalan Melati 2, Desa Jatimulyo, Kecamatan Jatimulyo, Lampung Selatan, tengah menurunkan barang dari lantai tiga menggunakan lift barang di gerai yang berlokasi di Jalan Teuku Umar, Kedaton, Bandar Lampung.

    Saat memasuki lift, korban sempat melihat ke bagian bawah lift, tetapi tiba-tiba pintu lift menutup dan lift bergerak ke bawah, menyebabkan kepalanya terjepit. Tidak ada saksi mata yang melihat langsung kejadian tersebut. Korban baru ditemukan dalam kondisi kritis oleh rekan kerja sekitar 20 menit kemudian.

    Evakuasi dilakukan oleh karyawan lainnya dan korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Advent Bandar Lampung. Namun, nyawanya tak tertolong.

    Pascakejadian, tim Satreskrim Polresta Bandar Lampung segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi. Polisi juga memeriksa sejumlah saksi, termasuk rekan kerja korban, untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.

    Korban dimakamkan pada Minggu (17/11/2024) siang di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Jatimulyo. Kesedihan mendalam tampak menyelimuti keluarga korban, terutama istri korban yang tengah hamil 3 bulan. Korban yang baru menikah pada Juni 2024 dikenal sebagai pribadi yang taat beribadah dan patuh kepada orang tua.

    Ayah korban, Gunanto (63), mengaku tidak mengetahui kronologi kejadian. Ia hanya menerima kabar bahwa anaknya mengalami kecelakaan lift pada sore hari.

    “Saya ditelepon sekitar pukul 16.30 WIB diberitahu anak saya mengalami kecelakaan di lift. Saat saya sampai di lokasi, anak saya sudah tidak bernyawa,” ungkap Gunanto di rumah duka.

    Hingga Minggu petang, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan tersebut. Belum ada pernyataan resmi dari perusahaan Mister Donut Indonesia maupun dari pihak kepolisian terkait insiden ini.

  • Polisi Masih Buru Pelaku Penyerangan Posko Penolakan Jalan Tambang di Paser

    Polisi Masih Buru Pelaku Penyerangan Posko Penolakan Jalan Tambang di Paser

    Paser, Beritasatu.com – Personel gabungan dari Satreskrim Polres Paser dan tim dari Jahtanras Polda Kaltim, hingga Minggu (17/11/2024), masih terus memburu pelaku penyerangan posko aksi penolakan jalan tambang di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Minimnya saksi di lokasi kejadian, serta peristiwa yang berlangsung sangat cepat menyulitkan petugas untuk mengidentifikasi pelaku.

    Dalam video amatir yang viral di media sosial, terlihat kondisi dua orang korban yang tengah terkapar bersimbah darah seusai menjadi korban penganiayaan, yang diduga dilakukan oleh dua orang tak dikenal (OTK) di posko aksi penolakan jalan tambang di Desa Muara Langon, Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser.

    Peristiwa yang terjadi pada Jumat (15/11/2024) dini hari itu mengakibatkan satu orang warga bernama Russel, meninggal dunia akibat sabetan senjata tajam. Aksi penyerangan itu juga menyebabkan seorang warga lainnya bernama Anson, hingga kini masih terkapar tak berdaya di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Sebaya, Kabupaten Paser.

    Pihak kepolisian dari Satreskrim Polres Paser bersama tim dari Jahtanras Polda Kaltim, hingga kini masih terus memburu pelaku.

    Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yulianto mengatakan, peristiwa penganiayaan itu saat ini telah ditangani oleh pihak Polres Paser bersama Polda Kaltim dan masih dalam tahap penyelidikan. Pihak kepolisian pun memastikan akan bekerja keras secara maksimal untuk bisa mengungkap dan menangkap para pelaku.

    “Kami dari Polda Kaltim dan Polres Paser, akan semaksimal mungkin mengungkap dan memproses pelaku,” ujar Yulianto dalam video keterangan persnya di Kota Balikpapan, Minggu (15/11/2024) pagi.

    Menurutnya, peristiwa itu memang telah menewaskan seorang warga bernama Russel akibat sabetan senjata tajam, dan seorang warga lainnya bernama Anson yang terluka parah sehingga memerlukan perawatan intensif di rumah sakit umum setempat.

    Pihak Polda Kaltim pun memastikan bahwa pihak kepolisian akan bekerja keras dan tak akan berhenti untuk mengusut kasus ini hingga berhasil menangkap para pelaku. Polda Kaltim juga meminta kepada masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu-isu yang bisa memicu terjadinya tindakan anarkis.

    Sementara itu, Polda Kaltim pun meminta kepada masyarakat jika mengetahui informasi terkait peristiwa itu, agar segera melaporkan ke kantor kepolisian terdekat, sehingga kasus ini bisa segera terungkap.

  • Puluhan Remaja Jadi Korban Kejahatan Jalanan di Gunungkidul

    Puluhan Remaja Jadi Korban Kejahatan Jalanan di Gunungkidul

    Gunungkidul, Beritasatu.com – Puluhan remaja di bawah umur menjadi korban pengeroyokan di Jalur Lintas Selatan, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, pada Sabtu  (16/11/2024) siang.

    Salah satu remaja mengalami kritis akibat mengalami luka parah di kepala setelah menjadi korban penyerangan sejumlah orang. Korban kemudian dievakuasi petugas ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

    “Telah terjadi satu penganiayaan di Jalan Plajan, Saptosari, Gunungkidul. Korban mengalami luka yang cukup parah dan sudah kami bawa ke RSUD Saptosari tetapi kemudian dirujuk ke RS Bethesda Yogyakarta,” kata Kapolres Gunungkidul AKBP Ary Murtini kepada Beritasatu.com, Minggu (17/11/2024).

    Warga yang mengetahui adanya penyerangan, lalu mengejar dan berhasil menangkap beberapa terduga pelaku dan membawa ke Mapolsek Saptosari.  Terduga pelaku sempat menjadi bulan-bulanan warga yang emosi.

    Kejadian bermula saat ada sekelompok remaja dari luar Gunungkidul hendak menuju ke pantai selatan. Namun saat berada di jalan menuju pantai, kedua kelompok bertemu dan tanpa sebab salah satu kelompok langsung menyerang dari arah berlawanan.

    “Kami sedang melaksanakan penyelidikan terkait terduga pelaku dan mencari informasi dari beberapa orang yang telah diamankan di Polsek Saptosari,” jalas Ary Murtini.

    Akibat penyerangan, satu korban berinisial FD (16 tahun) warga Karang Tengah, Wonosari, Gunungkidul luka parah di bagian kepala dan mengalami kondisi kritis. Sementara puluhan remaja lain menderita luka-luka.

    Hingga saat ini polisi masih mendalami kasus tersebut dengan memeriksa para korban dan sejumlah terduga pelaku.