Category: Beritasatu.com Regional

  • Polwan Bakar Suami di Mojokerto Sudah Buat Surat Perjanjian Cerai Jika Suami Main Judi Online

    Polwan Bakar Suami di Mojokerto Sudah Buat Surat Perjanjian Cerai Jika Suami Main Judi Online

    Mojokerto, Beritasatu.com – Briptu Fadhilatun Nikmah atau Dila mengutarakan dirinya dan suaminya memiliki surat pernyataan apabila masih bermain judi online maka keduanya memilih untuk bercerai. Hal itu terungkap saat sidang lanjutan perkara polwan bakar suaminya di Pengadilan Negeri Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur (Jatim).

    Sidang yang digelar di ruang Cakra dipimpin oleh ketua majelis hakim Ida Ayu Sri Adriyanthi, serta hakim anggota Jenny Tulak dan Jantiani Longli Naetasi.

    Terdakwa hadir dalam sidang dengan agenda pemeriksaan Briptu Fadhilatun Nikmah atau Dila. Briptu Dila dihadirkan pihak jaksa penuntut umum (JPU) dari Polda Jatim.

    Di hadapan majelis hakim, terdakwa mengaku saat itu kekesalannya memuncak setelah mengetahui uang gaji ke-13 Briptu Rian Dwi Wicaksono yang merupakan suaminya dipakai untuk bermain judi online.

    “Pada 2022 kita sudah membuat (surat) perjanjian. Kalau dia (korban) masih judi online kita akan pisah dan baru ketahuan judi lagi pas kejadian itu,” kata Dila saat sidang, Selasa (19/11/2024).

    Selama jalannya sidang, Briptu Dila selalu meneteskan air mata saat menjawab pertanyaan dari hakim majelis. Ibu tiga anak itu menceritakan kronologi peristiwa tragis yang menimpa suaminya tersebut.

    Mulai dari mengirimkan pesan melalui whatsapp, menyiapkan bahan bakar, memborgol tangan korban hingga dirinya ikut mengantarkan Briptu Rian ke rumah sakit setelah sekujur tubuhnya terbakar. Dila mengaku bersalah dan menyesal di hadapan majelis hakim.

    “Dia sudah merasa bersalah, jadi diam saja. Enggak bilang apa-apa. Saya korek tisu itu jaraknya 1,5 meter dengan korban. Tisu itu tidak saya arahkan, tetapi terbakarnya cepat sampai kena tangan saya dan menyambar,” ujarnya.

    Dila mengaku, sempat memberikan minum kepada suaminya setelah Briptu Rian meminta minum ketika api sudah padam di tubuhnya. Namun, Dila tidak mengetahui jika minuman yang ada di dalam botol air mineral yang diambil dekat kamar mandi itu merupakan cairan pembersih lantai.

    “Iya, saat itu karena paniknya saya enggak tahu kalau itu wipol. Biasanya ada air putih itu di tempat cuci piring buat anak saya sikat gigi,” tandasnya.

  • Polda Riau Didesak Buka Kembali Kasus Dugaan Ijazah Palsu Oknum Anggota DPRD Kabupaten Siak

    Polda Riau Didesak Buka Kembali Kasus Dugaan Ijazah Palsu Oknum Anggota DPRD Kabupaten Siak

    Pekanbaru, Beritasatu.com – Tim advokat dari Kantor Hukum Rupina Br Sembiring di Jakarta mendesak Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau untuk membuka kembali kasus yang pernah diadukannya pada 2021 lalu. Pengaduan masyarakat (dumas) itu terkait dugaan pemalsuan ijazah yang dilakukan oleh salah satu oknum anggota DPRD di Kabupaten Siak.

    Untuk membuka kasus itu, Rupina mengatakan, pihaknya telah mengantongi sejumlah bukti baru yang telah diserahkan ke Ditreskrimum Polda Riau.

    “Kami mengajukan kembali atas dumas tahun 2021, pada saat itu dinyatakan tidak merupakan tindak pidana. Hari ini kami menemukan bukti baru dan kami menyerahkan novum itu. Hari ini kami minta bantuan hukum kepada polda agar mohon diatensi untuk kapolda. Ini untuk kepentingan masyarakat Siak dan ditinjau kembali atas pengaduan kami,” kata Rupina kepada wartawan, seusai menyerahkan bukti ke Ditreskrimum Polda Riau, Selasa (19/11/2024).

    Dijelaskan Rupina, pihaknya melaporkan oknum di DPRD Kabupaten Siak terkait dugaan atas penggunaan gelar. Adapun bukti yang diserahkan kepada penyidik yakni surat dari Kopertis wilayah empat Bandung.

    “Universitas tersebut di wilayah Bekasi, Jawa Barat. Maka untuk pembuktiannya itu apakah memang pendidikannya itu masuk dalam wilayah empat Kota Bandung,” beber Rupina.

    Selain itu, pihaknya juga mengantongi surat pernyataan resmi dari Kemendikbud. “Jadi kita sudah serahkan semua bukti kita hari ini yang sebelumnya tidak ada dan dinyatakan 263 itu bukan merupakan tindak pidana,” lanjutnya.

    Dia menduga, oknum anggota DPRD tersebut menggunakan ijazah palsu. “Atas dugaan tersebut, kami melakukan investigasi ke wilayah Bandung terhadap data-data yang kita dapatkan, maka kita lakukan pengecekan ke wilayah Bandung,” pungkasnya.

    Dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Riau, Kombes Anom Karibianto mengatakan, jika memang benar ditemukan adanya bukti baru, maka pihaknya akan melakukan gelar perkara untuk menentukan bisa atau tidaknya kasus tersebut dibuka kembali dan dimulainya penyelidikan baru.

    “Untuk novum (bukti) baru dari ijazah itu, direktur reserse kriminal umum belum menerima novum baru itu. Misalkan nanti ada novum baru, penyidik akan meneliti novum barunya itu apakah bersesuaian dengan penyidikan yang kemarin dilaksanakan,” katanya.

    Jika sesuai, ujarnya, nanti digelar perkara. “Kalau digelar perkara disepakati novum tersebut bisa diterima untuk menjadi bukti baru, nanti kasusnya akan dibuka kembali, dilaksanakan lidik kembali,” beber Kombes Anom Karabianto.

    Tim advokat Rupina Br Sembiring memperlihatlan sejumlah bukti baru yang diserahkan ke Ditreskrimum Polda Riau, terkait kasus dugaan ijazah palsu anggota DPRD Kabupaten Siak, Selasa 19 November 2024.
     

  • Video Napi Pesta Narkoba di Lapas Tanjung Raja, Robby Adriansyah Tantang Kadiv Pemasyarakatan

    Video Napi Pesta Narkoba di Lapas Tanjung Raja, Robby Adriansyah Tantang Kadiv Pemasyarakatan

    Jakarta, Beritasatu.com – Petugas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Raja, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Robby Adriansyah menantang Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Sumatera Selatan, Mulyadi untuk bersama-sama memeriksa kebenaran video yang disebarkan, yang memperlihatkan narapidana (napi) sedang pesta narkoba. Robby tidak terima disebut menyebarkan hoaks terkait video yang viral.

    “Saya tidak terima bapak mengatakan video napi pesta narkoba yang saya sebarkan adalah hoaks. Ayo bapak Kalapas, pihak kepolisian, dan tim IT, mari duduk bersama untuk mengecek keaslian video napi pesta narkoba tersebut,” ujar Robby Adriansyah dalam video klarifikasi yang diunggah ulang akun Instagram @lambe_turah, Selasa (19/11/2024).

    Robby menganggap, membuktikan apakah video tersebut hoaks atau tidak sangat mudah dilakukan di era digital saat ini.

    “Sekarang semuanya serba canggih, jadi hati-hati dalam berbicara. Biarkan ini terbuka agar masyarakat tahu apa yang sebenarnya terjadi di Lapas Tanjung Raja,” tambahnya.

    Ia menjelaskan, tujuan awal dari perekaman video tersebut adalah untuk menegakkan kebenaran terkait aktivitas ilegal di dalam Lapas Tanjung Raja.

    “Saya ingin menegakkan kebenaran, kenapa saya malah disalahkan? Bukankah yang seharusnya dibahas adalah bagaimana video ini bisa ada, bagaimana napi bisa memiliki handphone, dan bagaimana narkoba bisa masuk ke dalam lapas?” ujarnya.

    Seperti diketahui, Robby Adriansyah sempat merekam video yang menunjukkan para napi di Lapas Tanjung Raja sedang melakukan pesta narkoba. Dalam video yang viral tersebut, tampak sejumlah narapidana bebas menggunakan hand phone di dalam ruang tahanan mereka.

  • Disebut Positif Narkoba, Petugas Lapas Tanjung Raja Robby Adriansyah: Itu Masa Lalu Saya

    Disebut Positif Narkoba, Petugas Lapas Tanjung Raja Robby Adriansyah: Itu Masa Lalu Saya

    Jakarta, Beritasatu.com – Robby Adriansyah, petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Raja, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, memberikan klarifikasi terkait tuduhan yang dilontarkan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Sumatera Selatan, Mulyadi yang menyebutkan dirinya positif narkoba.

    “Saya mohon jangan membahas soal biografi saya. Saya akui, saya pernah direhabilitasi dua kali karena narkoba, namun itu sudah menjadi masa lalu saya,” tegas Robby Adriansyah dalam video klarifikasi yang dibagikan ulang akun Instagram @lambe_turah, Selasa (19/11/2024).

    Robby mengungkapkan, selain rehabilitasi narkoba, dirinya pernah menjalani pengobatan untuk masalah psikis. Namun, dia menegaskan hal tersebut sudah terjadi di masa lalu dan kini dirinya telah berubah.

    “Saya sudah berobat untuk penyakit psikis, itu juga masa lalu saya. Sekarang saya sudah berubah, saya ingin memberikan yang terbaik untuk negara. Sebagai bagian dari penegak hukum, kita harus jujur,” ungkapnya.

    Ia memberikan penjelasan terkait video yang memperlihatkan aktivitas para narapidana (napi) di Lapas Tanjung Raja, yang sedang melakukan pesta narkoba.Menurutnya, dokumentasi para napi di Lapas Tanjung Raja dibuat atas inisiatifnya dan bukan atas order pihak lain. 

    “Fakta yang terjadi di Lapas Tanjung Raja adalah banyak beredar narkoba, transaksi narkoba, pesta narkoba, pungutan liar, serta penggunaan handphone oleh napi. Video yang saya buat adalah hasil dokumentasi yang saya lakukan dengan penuh kesadaran,” ujarnya.

    Robby menegaskan, siap bertanggung jawab atas beredarnya video tersebut.

    “Saya pribadi siap bertanggung jawab atas beredarnya video itu. Sebagai penegak hukum, kita harus bertindak tegas dalam memberantas pungli dan narkoba,” tandasnya.

  • Video Napi Pesta Narkoba di Lapas Tanjung Raja, Akun Partai Gerindra: Cek Kalapasnya

    Video Napi Pesta Narkoba di Lapas Tanjung Raja, Akun Partai Gerindra: Cek Kalapasnya

    Jakarta, Beritasatu.com – Akun resmi Partai Gerindra memberikan respons cepat terkait video pengakuan Robby Adriansyah, seorang petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Raja, Ogan Ilir, Sumatera Selatan yang menjadi viral di media sosial. Dalam video tersebut, Robby mengaku telah dibebastugaskan setelah mengunggah video yang memperlihatkan para narapidana (napi) sedang pesta narkoba di dalam lapas.

    “Pak Menteri @agusandrianto.id tolong cek kalapasnya,” tulis akun resmi Partai Gerindra di Instagram pada Selasa (19/11/2024).

    Respons cepat dari Partai Gerindra ini muncul sebagai tanggapan atas permintaan Robby yang meminta bantuan Presiden Prabowo Subianto.

    Robby berharap Presiden Prabowo dapat membantu memperjelas situasi yang terjadi, setelah video yang diunggahnya viral dan menarik perhatian publik.

    Dalam video yang viral itu, terlihat para napi di Lapas Tanjung Raja tengah menggelar pesta narkoba. Tak hanya itu, sejumlah hand phone yang seharusnya tidak diperbolehkan di dalam lapas juga tampak digunakan bebas oleh para narapidana. Hal ini memicu keprihatinan atas pengawasan di dalam lapas.

    Dalam pengakuannya, Robby mengungkapkan kesedihannya dan meminta bantuan kepada Presiden Prabowo Subianto.

    “Bapak Presiden Prabowo Subianto, tolong bantu saya. Ini bagian dari emosi saya, makanya saya menangis. Saya sudah tidak bisa berkata-kata lagi, karena saya tidak tahan lagi. Saya ingin menegakkan kebenaran. Kenapa saya yang malah dibahas bermasalah oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Sumsel?” ungkapnya.

    Robby menegaskan, dia siap bertanggung jawab atas video yang ia buat untuk menegakkan kebenaran terkait aktivitas ilegal di dalam lapas.

    “Sebagai penegak hukum, saya harus bertindak tegas dalam memerangi pungli dan narkoba,” tandasnya.

  • Video Napi Lapas Tanjung Raja Pesta Narkoba Viral, Robby Adriansyah Akui Dibebastugaskan dari Petugas Lapas

    Video Napi Lapas Tanjung Raja Pesta Narkoba Viral, Robby Adriansyah Akui Dibebastugaskan dari Petugas Lapas

    Jakarta, Beritasatu.com – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Raja, Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel), Robby Andriansyah akibat video yang dibuatnya menjadi viral.  Dia dibebastugaskan oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Sumsel, Mulyadi.

    “Saya Robby Adriansyah merupakan mantan pegawai Lapas Tanjung Raja dan sekarang saya sedang dibebastugaskan dari pekerjaan saya sebagai petugas Lapas,” jelas Robby Adriansyah dalam video klarifikasi yang diunggah ulang akun Instagram @lambe_turah, Selasa (!9/11/2024).

     Robby Adriansyah mengaku dirinya membuat video klarifikasi untuk membuka fakta yang terjadi di Lapas Tanjung Raja.

    “Niat saya menyebarkan video itu demi lembaga pemasyarakatan yang saya cintai, semoga lapas itu bisa harum dan bisa dipercaya masyarakat 100 persen. Tolong bicara kebenaran bapak,” katanya.

    Menurutnya, dokumentasi para napi di Lapas Tanjung Raja dibuat atas inisiatifnya dan bukan atas order pihak lain.

    “Bahwa fakta di Lapas Tanjung Raja, banyak beredar narkoba, transaksi narkoba, pesta narkoba, pungutan liar, dan banyak hand phone. Saya membuat video itu penuh dengan kesadaran,” ucapnya.

    Robby mengaku siap bertanggung jawab atas beredarnya video yang dibuatnya itu.

    “Saya pribadi siap bertanggung jawab atas beredarnya video tersebut, sebagai penegak hukum saya harus bertindak tegas dalam memerangi pungli hingga narkoba,” tandasnya.

    Seperti diketahui, Robby Adriansyah sempat merekam video yang menunjukkan para napi di Lapas Tanjung Raja sedang melakukan pesta narkoba.

    Dalam video yang viral tersebut, tampak sejumlah narapidana bebas menggunakan handphone di dalam ruang tahanan mereka.

  • Lokasi dan Jadwal Samsat Keliling di Jadetabek Hari Ini

    Lokasi dan Jadwal Samsat Keliling di Jadetabek Hari Ini

    Jakarta, Beritasatu.com – Polda Metro Jaya masih menyediakan layanan Samsat keliling untuk memudahkan wajib pajak dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) pada hari ini, Selasa (19/11/2024).

    Melalui akun X resmi TMC Polda Metro Jaya, berikut adalah lokasi dan jadwal layanan Samsat Keliling yang tersedia di Jadetabek.

    1. Jakarta Pusat: Halaman parkir Samsat Jakarta Pusat dan Lapangan Banteng, buka dari pukul 08.00-14.00 WIB.

    2. Jakarta Utara: Halaman parkir Samsat Jakarta Utara dan Masjid Al Musyawarah Kelapa Gading, buka dari pukul 08.00-14.00 WIB.

    3. Jakarta Barat: Mal Ciputra, buka dari pukul 08.00-14.30 WIB.

    4. Jakarta Selatan: Halaman parkir Samsat Jakarta Selatan, buka dari pukul 08.00-15.00 WIB, dan TMP Kalibata, buka dari pukul 08.00-14.00 WIB.

    5. Jakarta Timur: Lapangan tenis Samsat dan Pasar Induk Kramat Jati, buka dari pukul 08.00-14.30 WIB.

    6. Kota Tangerang: Pangkalan Busway Foodmosphere dan EX City Mall Nambo Jaya, buka dari pukul 08.00-14.00 WIB.

    7. Serpong: Halaman parkir Samsat Serpong, buka dari pukul 08.00-14.00 WIB, dan ITC BSD Serpong, buka dari pukul 16.00-19.00 WIB.

    8. Ciledug: Giant Poris Batu Ceper dan Rukan Fresh Market Green Lake City Cipondoh, buka dari pukul 09.00-12.00 WIB.

    9. Ciputat: Kantor Kelurahan Pondok Betung dan Pasar Gintung Ciputat Timur, buka dari pukul 09.00-12.00 WIB.

    10. Kelapa Dua: Pasar Modern Intermoda dan Halaman GTown Square Gading, buka dari pukul 08.00-14.00 WIB.

    11. Kota Bekasi: Danau Wisata Cipeucang, buka dari pukul 08.00-12.00 WIB.

    12. Kabupaten Bekasi: Pasar Bersih Jababeka Cikarang, buka dari pukul 08.00-12.00 WIB.

    13. Depok: Halaman parkir Samsat, buka dari pukul 08.00-14.00 WIB, dan RS Bhayangkara Brimob, buka dari pukul 08.00-12.00 WIB.

    14. Cinere: Halaman parkir Samsat, buka dari pukul 08.00-12.00 WIB.

    Sebelum membayar pajak kendaraan, wajib pajak harus menyiapkan beberapa dokumen, seperti KTP, BPKB, dan STNK asli beserta fotokopi. Perlu dicatat, layanan Samsat keliling hanya melayani pembayaran PKB tahunan. Untuk perpanjangan STNK (lima tahunan) dan pergantian pelat nomor kendaraan, wajib pajak harus mendatangi kantor Samsat terdekat.

  • Heboh, Sopir Truk Ditemukan Tewas Terkapar di Toilet SPBU di Balikpapan

    Heboh, Sopir Truk Ditemukan Tewas Terkapar di Toilet SPBU di Balikpapan

    Balikpapan, Beritasatu.com – Seorang sopir truk yang tengah menunggu antrean pengisian bahan bakar di SPBU di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, ditemukan tewas di toilet SPBU, Senin (18/11/2024) malam. Diduga kuat korban tewas akibat terjatuh saat berada di dalam toilet.

    SPBU di kawasan Jalan Soekarno Hatta Kilometer 13, Kelurahan Karang Joang, mendadak dihebohkan dengan penemuan sesosok jenazah pria, yang ditemukan tewas terkapar di dalam toilet SPBU.

    Petugas keamanan SPBU, Leo mengatakan, saat itu ia bersama sejumlah petugas keamanan SPBU lainnya, tengah mengatur antrean kendaraan yang akan mengisi bahan bakar di SPBU.

    Saat itu, ia menerima laporan dari salah seorang warga, bahwa ada seorang pria yang ditemukan tak sadarkan diri di dalam salah satu ruangan kamar mandi toilet pria di SPBU tersebut.

    “Saat mengatur antrean, saya dipanggil sama sopir yang memberitahukan ada bapak-bapak posisi lagi di kamar mandi tidak sadarkan diri,” kata Leo kepada Beritasatu.com saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (18/11/2024) malam.

    Leo pun melanjutkan, saat itu ia pun langsung menuju ke kamar mandi, dan menemukan korban dalam posisi duduk miring di atas kloset. Saat itu korban sudah dalam kondisi lemas, tetapi masih bernafas.

    Leo bersama sejumlah petugas keamanan SPBU mencoba menolong korban dengan membaringkan korban di lantai toilet. Namun, saat menunggu ambulans tiba di lokasi kejadian, nyawa korban ternyata sudah tak tertolong lagi.

    “Setelah itu saya berusaha untuk menelepon Pak Babin agar meminta ambulans untuk datang ke sini. Sebelum ambulans datang, kondisi korban sudah meninggal, kurang lebih, kurang lebih sebelum pukul 06.55 Wita,” sambungnya.

    Tim Inafis dari Satreskrim Polresta Balikpapan yang tiba di lokasi kejadian, langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil olah TKP, dugaan sementara korban tewas akibat terjatuh di kamar mandi sehingga mengakibatkan kepala korban terbentur dinding.

    Berdasarkan hasil keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, korban diketahui bernama Nanang berusia 50 tahun, dan bekerja sebagai sopir truk. Saat kejadian, korban tengah menunggu antrean pengisian bahan bakar di SPBU tersebut.

    Kini, jenazah korban telah dievakuasi dan langsung dilarikan ke rumah sakit umum setempat guna menjalani proses lebih lanjut. Kasus penemuan jenazah di dalam toilet SPBU ini, telah ditangani oleh pihak kepolisian Polsek Balikpapan Utara, dan masih dalam tahap penyelidikan.

  • Ormas Serang dan Rusak Car Wash di Pekanbaru, 3 Mobil dan Puluhan Motor Dirusak

    Ormas Serang dan Rusak Car Wash di Pekanbaru, 3 Mobil dan Puluhan Motor Dirusak

    Pekanbaru, Beritasatu.com – Polresta Pekanbaru dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau tengah menyelidiki motif pengrusakan dan penyerangan tempat pencucian mobil (car wash) oleh sekolompok orang anggota salah satu ormas. 

    Car wash yang terletak di Jalan Tuanku Tambusai, Kota Pekanbaru itu diserang oleh puluhan anggota ormas secara membabi buta pada, Senin (28/11/2024) siang. 

    Kabid Humas Polda Riau Kombes Anom Karabianto menegaskan, saat ini pihak kepolisian telah menahan empat orang pelaku perusakan dan terus melakukan pemeriksaan untuk pendalaman. 

    “Sampai dengan saat ini kita sudah menyamakan empat orang yang masih dilakukan pemeriksaan oleh Satreskrim Polresta Pekanbaru Gabungan dengan Polda Riau.  Nanti kita akan update perkembangannya,” kata Kombes Anom Karabianto. 

    Dibeberkan Anom, akibat peristiwa penyerangan itu, sebanyak tiga mobil, puluhan motor rusak parah dan satu orang mengalami luka serius. Tak hanya itu, kaca-kaca sejumlah ruangan kantor car wash tersebut juga ikut dirusak. 

    “Ada tiga kendaraan roda empat dan kurang lebih 20 kendaraan roda dua. Kemudian di gedungnya juga banyak kaca-kaca yang pecah dan alat-alat yang rusak. Masih kita hitung dan data. Satu orang korban luka dan saat ini sedang menjalani perawatan dan visum,” bebernya. 

    Dia menegaskan, pihaknya juga sedang mencari dalang peristiwa tersebut. Polisi juga tengah mendalami motif penyerangan dan perusakan yang dilakukan massa dari ormas itu. 

    “Kita akan kejar terus siapa pun orang yang terlibat dalam aksi pengrusakan dan penyerangan tersebut,” tegasnya. 

    Terpisah, Kapolresta Pekanbaru Kompol Jeki Rahmat Mustika yang turun langsung ke lokasi mengatakan, perusakan itu terjadi karena pertikaian antara dua ormas akibat salah paham. 

    “Ada kesalahpahaman antara orang-orang dua ormas tertentu yang tengah kita dalami kasusnya. Jadi intinya kami dari Polresta Pekanbaru akan melakukan penegakan hukum tegas dan terukur bagi yang melakukan pelanggaran dan melawan hukum. Apalagi yang melakukan perusakan dan lain sebagainya,” kata Kombes Jeki. 

    Dia menegaskan, saat ini pihaknya sedang melakukan oleh TKP, mendata dan memasang garis polisi di lokasi kejadian.

  • Dorong Pembangunan, Pemkab Sumenep Terus Kembangkan Potensi Desa

    Dorong Pembangunan, Pemkab Sumenep Terus Kembangkan Potensi Desa

    Sumenep, Beritasatu.com –  Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) terus bergerak dalam upaya pengembangan potensi ekonomi lokal.

    Salah satunya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) atau Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma), dengan meningkatkan peran dan kapasitas pengelolaannya, sehingga mampu membangun desa untuk kesejahteraan masyarakat. 

    “Saat ini, Kabupaten Sumenep terdapat 328 BUMDes dari 330 desa baik berstatus maju, berkembang dan pemula,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep Edi Rasiyadi pada Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa 2024 di Kabupaten Sumenep, di Pendopo Agung Keraton, Senin (18/11/2024).

    BUMDes berdasarkan klasifikasi yakni sebanyak 44 BUMDes maju, 214 BUMDes berkembang dan 70 BUMDes pemula, yang  mayoritas bergerak pada bidang jasa keuangan, perdagangan dan jasa, pertanian, pelayanan publik, pariwisata, manufaktur serta pertambangan.

    “Beberapa BUMDes itu telah meraih prestasi, di antaranya BUMDes Pasopati sebagai pengelola wisata mangrove Kebundadap Timur, BUMDes Arya Pusaka Desa Aeng Tongtong Kecamatan Saronggi, dan BUMDes Pagerungan Jaya Desa Pagerungan Besar,” terang Sekda.

    Sekda mengharapkan, kepala desa hendaknya memprioritas salah satu penggunaan Dana Desa (DD) untuk pengembangan potensi ekonomi lokal, sebagai upaya pemerintah desa memperkuat pengembangan potensi lokal melalui pemberdayaan BUMDes.  

    Dana desa penggunaannya salah satunya pengembangan potensi ekonomi lokal, melalui pendirian, pengembangan, dan peningkatan kapasitas pengelolaan badan usaha milik desa/badan usaha milik desa bersama.

    “Pemerintah daerah melalui pihak terkait telah melakukan sinkronisasi prioritas penggunaan dana desa, dengan kebijakan pembangunan daerah yang fokusnya pada upaya pemantapan ketahanan ekonomi masyarakat serta menjaga harmoni sosial, supaya selaras dengan prioritas pembangunan Pemerintah Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.