Category: Beritasatu.com Regional

  • Diduga Tersangkut Utang, Polisi di Pangkalpinang Ditemukan Tewas Bunuh Diri

    Diduga Tersangkut Utang, Polisi di Pangkalpinang Ditemukan Tewas Bunuh Diri

    Pangkalpinang, Beritasatu.com – Anggota polisi dari Polda Kepulauan Bangka Belitung ditemukan bunuh diri dengan cara gantung diri di rumahnya kompleks Tanjung Bunga Pangkalpinang. Diduga polisi yang bunuh diri tersebut tersangkut masalah utang. 

    Subbid Penmas Bidang Humas Polda Babel Iptu Reza Vahlepi mengungkapkan polisi yang bunuh diri di Pangkalpinang tersebut berinisial JA, berusia 43 tahun. 

    Reza menuturkan, kronologi kasus ini bermula saat korban diketahui tidak masuk dinas sejak Selasa (19/11/2024). Kemudian rekan kerja korban melakukan pengecekan ke kediaman korban yang berada di kompleks Tanjung Bunga Pangkalpinang. Saat itu didapati pintu indekos korban terkunci. 

    “Namun, saksi sempat mencium aroma tidak sedap dari dalam indekos korban. Saksi kemudian berinisiatif mendobrak pintu dan menemukan korban sudah meninggal dunia dalam keadaan tergantung dengan seutas tali di dalam kamar,” jelas Reza.

    Saksi kemudian melaporkan temuan polisi bunuh diri di Pangkalpinang. Tim Inafis Ditreskrimum yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

    “Terkait motif polisi bunuh diri ini masih proses penyelidikan. Namun, dugaan sementara latar belakangnya karena ada masalah utang. Namun, untuk perkembangan selanjutnya, kita masih menunggu dan akan kami sampaikan kembali,” pungkasnya. 

  • Kasus Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan, Ibu AKP Ryanto: Saya Gak Ada Firasat

    Kasus Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan, Ibu AKP Ryanto: Saya Gak Ada Firasat

    Makassar, Beritasatu.com – Ibunda tercinta AKP Ryanto Ulil Anshar atau AKP Ryanto, Cristina Yun Abubakar mengaku tidak memiliki firasat atas meninggalnya putra tersebut pada kasus polisi tembak polisi di Solok Selatan, Sumatera Selatan.

    “Tidak ada firasat karena tiba-tiba terjadi. Dia pergi ambil hp di mobil, ditembak,” ujar ibunda AKP Ryanto Ulil Anshar, Cristina Yun Abubakar sembari menghapus air mata ditemui di kediaman AKP Ryanto Ulil Anshar yang berlokasi di BTN Antang Jaya Blok E/5, Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (22/11/2024).

    Ia berharap, agar pelaku polisi tembak polisi dihukum setimpal dengan perbuatannya yang telah menghilangkan nyawa putranya.

    Korban AKP Ryanto Ulil Anshar mengalami luka tembak di bagian kepala, tepatnya pada bagian pelipis dan pipi kanan. Korban diduga diikuti pelaku saat akan mengambil hand phone di kendaraannya.

    “Saya tidak tahu mau bicara apa, tetapi yang pasti yang melakukan itu dihukum seperti apa yang dilakukan,” tuturnya dengan nada bergetar.

    Sementara itu, rumah duka Kasatreskrim Polres Solok Selatan AKP Ryanto Ulil Anshar yang berlokasi di BTN Antang Jaya Blok E/5, Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (22/11/2024) diselimuti tangis haru.

    AKP Ryanto tewas ditembak oleh Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar di parkiran Mapolres Solok Selatan, Sumatera Barat, Jumat (22/11/2024) dini hari.

    Berdasarkan pantauan di lokasi, sepanjang jalan kompleks menuju rumah orang tua keluarga AKP Ryanto dipenuhi papan ucapan duka. Bendera putih di pagar depan rumah duka juga telah terpasang.

    Begitu juga pelayat yang silih berganti berdatangan menyampaikan ucapan duka. Sejumlah personel kepolisian juga sudah berada di lokasi, salah satunya letting AKP Ryanto, yakni AKP Akhmad Alfian yang menjabat Kapolsek Panakkukang, Makassar.

    Ditemui di tempat yang sama, paman almarhum, Purnawirawan AKBP Joni Mangin mengatakan, jenazah AKP Ryanto Ulil Anshar diperkirakan tiba di Makassar malam ini.

    “Berangkatnya dari Jakarta pukul 18.00 Wib, berarti sampai di Makassar antara pukul 19.00 Wib atau pukul 20.00 Wib. Dari Solok ke Padang, baru ke Jakarta kemudian menuju Makassar,” ungkapnya.

    Sebelum dimakamkan, jenazah AKP Ryanto, korban polisi tembak polisi akan dilakukan proses ibadah terlebih dahulu. Pihak keluarga juga menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian perihal lokasi pemakaman.

    “Semua dari dinas (kepolisian), dimakamkan dekat sini entah apakah di Taman Makam Pahlawan atau pemakaman umum. Paling cepat hari Minggu, paling lambat Senin,” ujar paman AKP Ryanto, korban ditembak oleh rekannya sesama polisi di Polres Solok Selatan.

  • AKP Dadang Iskandar Serahkan Diri ke Propam setelah Tembak Kasatreskrim Polres Solok Selatan

    AKP Dadang Iskandar Serahkan Diri ke Propam setelah Tembak Kasatreskrim Polres Solok Selatan

    Padang, Beritasatu.com – AKP Dadang Iskandar langsung menuju Kota Padang untuk menyarahkan diri ke Propam Polda Sumatera Barat (Sumbar) setelah menembak mati Kasatreskrim Polres Solok Selatan AKP Ryanto Ulil Anshar.

    “Pelaku (AKP Dadang Iskandar) langsung menyerahkan diri ke Mapolda Sumbar sekitar pukul 03.00 WIB tadi pagi,” kata Kapolda Sumbar Irjen Suharyono kepada wartawan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar, Jumat (22/11/2024).

    Setelah menyerahkan diri, Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar langsung diperiksa oleh penyidik bidang Propam Polda Sumbar hingga saat ini.

    Diberitakan sebelumnya AKP Dadang Iskandar menembak AKP Ryanto di parkiran Polres Solok Selatan, Jorong Bukit Malintang Barat, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, Jumat (22/11/2024) sekitar pukul 00.43 WIB.

    AKP Ryanto tewas dengan dua luka tembak masing-masing di pelipis kanan dan pipi kanan.

    Penembakan itu bermula saat personel Satreskrim Polres Solok Selatan menangkan pelaku tambang galian C. Kemudian AKP Dadang Iskandar menelepon AKP Ryanto diduga tidak senang dengan penangkapan tersebut lalu terjadi penembakan.

    Menurut Kapolda Sumbar, AKP Dadang Iskandar menembak AKP Ryanto dari belakang saat korban sedang menuju mobil untuk mengambil telepon genggamnya.  

  • Calon Bupati Biak yang juga Ketua DPD PDIP Papua Ditangkap Polisi Kasus Pelecehan Seksual Sesama Jenis

    Calon Bupati Biak yang juga Ketua DPD PDIP Papua Ditangkap Polisi Kasus Pelecehan Seksual Sesama Jenis

    Jayapura, Beritasatu.com – Ketua DPD PDIP Papua sekaligus calon bupati Kabupaten Biak (HAN) resmi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan pelecehan seksual terhadap sesama jenis oleh penyidik Satreskrim Polres Biak Numfor.

    Seusai menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Biak Numfor dan dijadikan tersangka, HAN kemudian diamankan dan diterbangkan ke Jayapura. Kemudian dibawa untuk menjalani penahanan di Mapolda Papua.

    Dirkrimum Polda Papua Kombes Pol Ahmad Fauzi mengatakan HAN ditangkap anggota Polres Biak di kediamannya pada Jumat pagi pukul 05.30 WIT. “Pagi tadi diamankan di rumahnya tanpa perlawanan, kemudian kami bawa ke Jayapura,” ujarnya.

    HAN diperiksa dan dijadikan tersangka atas laporan polisi nomor LP/B/425/XI/2024/SPKT/Polres Biak Numfor/Polda Papua/9 Nov 2024.

    Ahmad menegaskan penetapan tersangka terhadap calon bupati Biak itu berdasarkan alat bukti dan keterangan delapan saksi. “Korban pelecehan seksual berjenis kelamin laki-laki, masih berusia 18 tahun, dan baru lulus dari bangku sekolah,” ungkapnya.

    Ahmad menambahkan, korban dan terduga pelaku sudah saling kenal dan sering berkomunikasi. “Korban mengaku sering diberikan bantuan untuk mendukung kegiatan OSIS sekolah semasa korban masih bersekolah,” jelasnya.

    Sementara itu, Kasatreskrim Polres Biak Iptu Tantu Usman menjelaskan keluarga korban mendesak kepolisian agar bertindak tegas sesuai undang-undang yang berlaku kepada HAN.

    “Mereka sempat menggelar aksi demo di Mapolres Biak beberapa waktu lalu dan mendesak kami agar segera bertindak tegas dan tidak tebang pilih atas kasus ini,” jelasnya.

    Menurut Tantu, kejadian pelecehan seksual dilakukan ketua DPD PDIP Papua itu di kediamannya pada Sabtu (9/11/2024) pagi. Keluarga korban melaporkan kejadian tersebut pada malam harinya.

    “Berdasarkan keterangan kejadian terjadi pada pagi hari di kediaman terduga pelaku HAN (calon bupati Biak), sedangkan korban dan pihak keluarga datang melapor pada malam hari,” ujarnya.

  • Gempa Hari Ini Mengguncang Ternate dengan Magnitudo 4,2

    Gempa Hari Ini Mengguncang Ternate dengan Magnitudo 4,2

    Jakarta, Beritasatu.com – Gempa bumi pada hari ini, Jumat (22/11/2024) mengguncang Ternate, Maluku dengan magnitudo 4,2. Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa terjadi pada pukul 15.30 WIB.

    Episentrum gempa di Ternate hari ini terletak pada koordinat 0,53 derajat lintang utara (LU) dan 126,62 derajat bujur timur. Pusat gempa berada di darat 87 kilometer barat daya Ternate, Maluku dengan kedalaman 19 kilometer.

    “Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG.

    Sebelumnya, gempa juga terjadi pada hari ini di Pulau Maluku, tepatnya di Daruba Maluku Utara, dengan magnitudo 5,4 pada pukul 14.51 WIB. Pusat gempa berada di laut 74 kilometer barat laut Daruba dengan kedalaman 13 kilometer.

  • Polda Sumbar Selidiki Kasus Kabag Ops Tembak Kasatreskrim Polres Solok Selatan

    Polda Sumbar Selidiki Kasus Kabag Ops Tembak Kasatreskrim Polres Solok Selatan

    Padang, Beritasatu.com – Polda Sumatera Barat (Sumbar) masih menyelidiki kasus Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar (57) tembak Kasatreskrim Polres Solok Selatan AKP Ulil Ryanto Anshar di parkiran mapolres setempat, Jumat (22/11/2024) dini hari. 

    “Untuk kasusnya masih tahap penyelidikan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Sumbar Kombes Dwi Sulystiawan di Padang saat dikonfirmasi terkait kabag ops Polres Solok Selatan tembak kasatreskrim Polres Solok Selatan.

    Sulystiawan belum bisa memberikan keterangan lebih rinci mengenai penembakan kasatreskrim Polres Solok Selatan, termasuk apa motif di baliknya.

    “Untuk kasusnya masih dalam penyelidikan, nanti perkembangan akan disampaikan secara lebih lanjut,” ujarnya seperti dikutip dari Antara.

    Menurut informasi diperoleh Beritasatu.com, kasus kabag ops tembak kasatreskrim Polres Solok Selatan terjadi di parkiran Polres Solok Selatan, Jorong Bukit Malintang Barat, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat sekitar pukul 00.43 WIB dini hari tadi.

    Kasatreskrim Polres Solok Selatan AKP Ulil Ryanto tewas ditembak oleh Kabag Ops AKP Dadang Iskandar dengan luka di pelipis kanan dan pipi kanan.

  • Kronologi Kasatreskrim Polres Solok Selatan AKP Ulil Ryanto Tewas Ditembak Kabag Operasional

    Kronologi Kasatreskrim Polres Solok Selatan AKP Ulil Ryanto Tewas Ditembak Kabag Operasional

    Jakarta, Beritasatu.com – Kasatreskrim Polres Solok Selatan AKP Ulil Ryanto Anshar tewas diduga ditembak oleh Kabag Operasional Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar (57). Penembakan ini terjadi di parkiran Polres Solok Selatan, Jorong Bukit Malintang Barat, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, Jumat (22/11/2024).

    Berdasarkan informasi diperoleh Beritasatu.com, kasat reskrim Polres Solok Selatan ditembak sekitar pukul 00.43 WIB dini hari tadi. Mulanya aparat Satreskrim Polres Solok Selatan mengamankan pelaku tambang galian C.

    Saat menuju Polres Solok Selatan, AKP Ulil Ryanto mendapat telepon dari Kabag Operasional AKP Dadang Iskandar terkait penangkapan pelaku tambang galian C. Pelaku kemudian diperiksa di ruang Reskrim Polres Solok Selatan.

    Saat para personel sedang dalam ruang pemeriksaan, tiba-tiba terdengar bunyi tembakan dari luar. Ketika diperiksa ternyata AKP Ulil Ryanto sudah tidak bergerak akibat terkena dua tembakan di bagian kepala, tepatnya di pelipis kanan dan pipi kanan. 

    Personel tersebut sempat melihat mobil dinas kabag operasional Polres Solok Selatan jenis Isuzu Dmax meninggalkan lokasi kejadian diduga setelah menembak korban dengan senjata api jenis pistol. 

    Polisi mengamankan satu unit mobil Toyota Rush di lokasi kejadian, serta dua peluru kaliber 9 milimeter. Sementara jasad AKP Ulil Ryanto sempat dibawa ke puskesmas.

    Belum ada keterangan resmi polisi terkait kejadian ini. Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Dwi Sulistyawan yang dihubungi Beritasatu.com untuk konfirmasi belum berhasil. Pesan yang dilayangkan ke nomor pribadinya terkait kasatreskrim Polres Solok Selatan ditembak kabag operasional juga belum ada balasan.

  • Kasus Polisi Tembak Polisi, Kasatreskim Polres Solok Selatan Tewas Ditembak Kabag Operasional

    Kasus Polisi Tembak Polisi, Kasatreskim Polres Solok Selatan Tewas Ditembak Kabag Operasional

    Padang, Beritasatu.com – Lagi terjadi, kasus anggota polisi menembak rekannya sesama polisi. Kasus polisi tembak polisi terjadi antara Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ulil Ryanto Anshari yang diduga ditembak oleh Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar. 

    Dari kasus polisi tembak polisi ini, Kasat Reskrim Polres Solok AKP Ulil Ryanto Anshari harus kehilangan nyawa. Saat ini jasad AKP Ulil masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar.

    Dari informasi yang diperoleh, AKP Ulil terkena 2 tembakan pada bagian kepala, yaitu pelipis sebelah kanan dan pipi kanan.

    Saat ini Polda Sumatra Barat sedang mempersiapkan upacara pelepasan jenazah korban kasus polisi tembak polisi, yang akan dibawa ke kampung halamannya dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar.

    Puluhan personel Polda Sumbar berbaris menunggu jenazah dikeluarkan dari ruang autopsi Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar terkait kasus polisi tembak polisi.

    Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumbar Polres Solok Selatan Dwi Sulistyawan membenarkan kasus polisi tembak polisi. “Iya benar telah terjadi penembakan, untuk kasusnya masih tahap penyelidikan, perkembangan akan disampaikan,” katanya melalui pesan singkat, Jumat.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, kasus polisi tembak polisi terjadi di parkiran Polres Solok Selatan Jorong Bukit Malintang Barat Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar).

    Polisi juga sudah memerika beberapa saksi terkait kasus polisi tembak polisi. Mereka adalah Kanit Tipidter Sat Reskrim Polres Solok Selatan Aipda Tomi Yudha T, Aspolres Solok Selatan dan Banit Tipidter Sat Reskrim Polres Solok Selatan Briptu Satryadi.

  • Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan, Kasatreskrim Ditembak Kabag Operasional

    Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan, Kasatreskrim Ditembak Kabag Operasional

    Solok Selatan, Beritasatu.com – Kasus polisi tembak polisi kembali menimpa institusi Polri. Peristiwa polisi tembak polisi kali ini terjadi di Polres Solok Selatan.

    Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (22/11/2024) pukul 00.43 WIB dini hari. Kabid Humas Polda Sumbar Polres Solok Selatan Dwi Sulistyawan membenarkan kasus polisi tembak polisi. 

    “Iya benar telah terjadi penembakan, untuk kasusnya masih tahap penyelidikan, perkembangan akan disampaikan,” katanya melalui pesan singkat.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, kasus polisi tembak polisi terjadi di parkiran Polres Solok Selatan Jorong Bukit Malintang Barat Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar).

    Korban polisi tembak polisi adalah Kasatreskrim Polres Solok Selatan AKP Ulil Riyanto Anshari. Sementara itu, terduga pelaku merupakan Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar.

    Polisi juga sudah memerika beberapa saksi terkait kasus polisi tembak polisi. Mereka adalah Kanit Tipidter Sat Reskrim Polres Solok SelatanAipda Tomi Yudha T, Aspolres Solok Selatan dan Banit Tipidter Sat Reskrim Polres Solok Selatan Briptu Satryadi. 

    Sementara itu, korban kasus polisi tembak polisi, yaitu Kasat Reskrim menjalani perawatan di RS Bhayangkara Kota Padang.

  • Catat, Ini Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling Hari Ini

    Catat, Ini Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling Hari Ini

    Jakarta, Beritasatu.com – Polda Metro Jaya kembali menghadirkan layanan Samsat keliling untuk memudahkan wajib pajak dalam membayar pajak kendaraan bermotor (PKB) di 14 lokasi di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek), pada hari ini, Jumat (22/11/2024).

    Menurut informasi dari akun Twitter resmi TMC Polda Metro Jaya, berikut adalah daftar 14 lokasi tersebut:

    Jakarta Pusat: Halaman parkir Samsat Jakarta Pusat dan Lapangan Banteng, pukul 08.00-14.00 WIB.

    Jakarta Utara: Halaman parkir Samsat Jakarta Utara dan Parkir Itali Mal Artha Gading, pukul 08.00-14.00 WIB.

    Jakarta Barat: Mal Ciputra, pukul 08.00-14.00 WIB.

    Jakarta Selatan: Halaman parkir Samsat Jakarta Selatan, pukul 08.00-15.00 WIB dan Halaman Kantor Walikota Jakarta Selatan, pukul 09.00-14.00 WIB.

    Jakarta Timur: Halaman parkir Samsat Jakarta Timur, pukul 08.00-15.00 WIB dan Pasar Induk Kramat Jati, pukul 08.00-14.00 WIB.

    Kota Tangerang: Perumnas 2 Cibodas dan Parkiran Busway Foodmosphere, pukul 08.00-14.00 WIB.

    Ciledug: Kantor Kecamatan Pinang dan Rukan Fresh Market Green Lake City Ketapang Cipondoh, pukul 09.00-12.00 WIB.

    Serpong: Halaman parkir Samsat Serpong, pukul 08.00-14.00 WIB dan ITC BSD, pukul 15.00-19.00 WIB.

    Ciputat: Kantor Kelurahan Pondok Betung, pukul 09.00-11.00 WIB dan Pasar Gintung Ciputat Timur, pukul 09.00-11.30 WIB.

    Kelapa Dua: Pasar Modern Intermoda Cisauk dan Hal G Town Square Gading, pukul 08.00-14.00 WIB.

    Kota Bekasi: Taman Wisata Kuliner Narogong Indah, pukul 09.00-11.00 WIB.

    Kabupaten Bekasi: Halaman Kantor Bupati Kabupaten Bekasi, pukul 08.00-12.00 WIB.

    Depok: Halaman parkir Samsat Depok, pukul 08.00-14.00 WIB dan Halaman Kantor Kelurahan Tugu, pukul 08.00-12.00 WIB.

    Cinere: Kantor Kelurahan Bedahan, pukul 08.00-12.00 WIB.

    Sebelum melakukan pembayaran, wajib pajak diminta membawa dokumen seperti KTP, BPKB, dan STNK asli beserta fotokopinya. Gerai Samsat keliling yang dibuka hari ini hanya melayani pembayaran PKB tahunan, sedangkan perpanjangan STNK (lima tahunan) atau pergantian pelat nomor kendaraan memerlukan kunjungan ke kantor Samsat terdekat.