Category: Beritasatu.com Regional

  • BMKG: Banjir Masih Berpotensi Terjadi di Barat Selatan Aceh hingga Desember 2024

    BMKG: Banjir Masih Berpotensi Terjadi di Barat Selatan Aceh hingga Desember 2024

    Meulaboh, Beritasatu.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan banjir masih berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah pantai barat selatan Aceh hingga Desember 2024 mendatang. Penyebabnya, masih tingginya curah hujan yang terjadi di kawasan tersebut.

    “Memang puncak curah hujan tertinggi terjadi pada Oktober hingga November 2024, tetapi potensi hujan masih terus terjadi hingga Desember mendatang,” kata prakirawati Stasiun BMKG Meulaboh-Nagan Raya, Aceh, Almira Aprilianti dilansir Antara, Sabtu (30/11/2024).

    Almira mengatakan, potensi terjadinya hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, dapat terjadi pada malam hari hingga dini hari. Almira berharap warga untuk mewaspadai potensi terjadinya banjir di Aceh.

    Selain itu, potensi terjadinya petir atau kilatan saat terjadinya hujan di wilayah pantai barat selatan Aceh, juga masih berpeluang terjadi sehingga masyarakat yang beraktivitas di luar rumah agar dapat berhati-hati.

    Namun, pada pagi hingga siang hari, cuaca di kawasan tersebut diprakirakan masih cerah berawan hingga berawan, dan menjelang sore hari akan mulai banyak awan, sehingga pada malam hari diprakirakan akan turun hujan.

    Almira mengimbau kepada masyarakat yang beraktivitas di malam hari, agar dapat berhati-hati dan waspada, karena potensi terjadinya hujan dan banjir di Aceh masih sangat berpeluang terjadi.

  • Serunya Bermain Burung Macaw Jinak pada Akhir Pekan di Lampung

    Serunya Bermain Burung Macaw Jinak pada Akhir Pekan di Lampung

    Lampung Selatan, Beritasatu.com – Beragam cara bisa dilakukan untuk mengisi waktu akhir pekan, di Bandar Lampung. Salah satunya, bermain burung macaw jinak.

    Komunitas pencinta burung mengisi akhir pekan dengan latihan bareng menerbangkan burung macaw jinak di alam terbuka. Karena mahalnya burung macaw, pemilik melengkapi dengan GPS agar bisa terpantau sehingga tetap aman dan tidak hilang.

    Komunitas pencinta burung macaw yang tergabung dalam Free Fly Bandar Lampung (FFBL) setiap akhir pekan secara rutin berkumpul di Kebun Raya Institute Teknologi Sumatera (Itera), Jati Agung, Lampung Selatan.

    Setiap Minggu pagi, anggota komunitas ini memiliki kegiatan yang cukup unik, yaitu melepas burung macaw jinak untuk terbang bebas secara bersama-sama.

    Anggota komunitas memilih lokasi Kebun Raya Itera untuk berkumpul setiap akhir pekan karena dinilai sangat cocok untuk melepas burung macaw untuk terbang bebas.

    Memanfaatkan lahan kosong di kawasan Kebun Raya Itera yang banyak pepohonan nan asri, para anggota komunitas melatih burung macaw kesayangan masing-masing secara bersama-sama layaknya adu balap burung merpati.

    Setelah dilepas oleh pemiliknya, puluhan burung macaw yang mahal harganya ini terbang berputar bersama-sama dan meliuk-liuk di udara selama beberapa menit.

    Setelah terbang bebas beberapa menit, sang pemilik burung macaw akan memanggil dengan suara peluit, maka burung macaw pun akan bergerak turun dan hinggap ke tangan pemiliknya.

    Burung macaw jinak yang sudah terlatih ini bisa berharga puluhan juta hingga ratusan juta. Karena mahalnya harga burung macaw, pemilik melengkapinya dengan GPS agar bisa terpantau sehingga tetap aman dan tidak hilang.

    Agar burung macaw bisa jinak dan dapat diterbangkan anggota komunitas ini merawatnya burung macaw sejak masih kecil atau anakan. Selain itu, interaksi setiap hari akan membuat macaw sangat mengenal sosok yang merawatnya.

    Amsal Victoria Marpaung (25) pehobi burung macaw mengatakan, setiap akhir pekan anggota komunitas berkumpul untuk bertukar informasi dan melatih burung macaw milik masing-masing anggota komunitas.

    “Jadi di sini kami nerbangin burung-burung macaw atau parrot paruh bengkok. Kita paling kumpul sambil main burung dan melatih burung juga,” kata Amsal saat ditemui di Kebun Raya Itera.

    Amsal menuturkan, selain berkumpul untuk bersama-sama melatih burung, sejumlah anggota komunitas juga ada yang menjual burung macaw. “Selain melatih burung bersama, di sini anggota komunitas juga ada yang jual juga burung macaw,” tutur Amsal.

    Menurut Amsal, saat ini anggota FFBL berjumlah 25 orang berasal dari sejumlah kabupaten kota di Lampung. Amsal menjelaskan, latihan dengan melepas burung secara bersama-sama bertujuan agar burung macaw bondong dengan burung lainnya.

    “Jadi ya paling kita pagi datang kasih makan. Nanti kembali ke kita sendiri. Biar bonding karena burungnya burung jinak,” ucap Amsal.

  • Top 5 News: Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Bima dan Sumbawa, hingga Lansia 69 Tahun Tusuk Anggota Linmas

    Top 5 News: Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Bima dan Sumbawa, hingga Lansia 69 Tahun Tusuk Anggota Linmas

    Jakarta, Beritasatu.com – Sejumlah pemberitaan pada Jumat (29/11/2024) menarik perhatian pembaca dan menjadi top 5 news Beritasatu.com. Salah satunya adalah gempa magnitudo 4,8 guncang Bima dan Sumbawa. 

    Selanjutnya,  Pratiwi Noviyanthi atau Teh Novi mengaku lelah dengan Agus, negara penghasil minyak kelapa sawit perkuat kerja sama, hingga pasar saham Asia dibuka beragam.

    Berikut ini ringkasan top 5 news atau lima berita terpopuler yang bisa disimak kembali oleh pembaca Beritasatu.com:

    1. Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Bima dan Sumbawa

    Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 4,8 mengguncang wilayah Sumbawa dan Bima atau Gempa Sumbawa dan Bima pada Jumat (29/11/2024) pukul 13.49 Wita. Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa terletak di koordinat 8,99 LS dan 118,48 BT, tepatnya di laut pada jarak 50 kilometer (km) tenggara Dompu, NTB, dengan kedalaman 66 kilometer.

    Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Mataram Ardhianto Septiadhi menjelaskan, gempa ini dikategorikan sebagai gempa menengah yang diakibatkan oleh aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia di bawah lempeng Eurasia.

    2. Teh Novi Mengaku Lelah dengan Agus Salim, Harap Polemik Donasi Bisa Selesai

    Pegiat sosial, Pratiwi Noviyanthi, yang akrab disapa Teh Novi, mengaku sangat lelah menghadapi drama terkait donasi yang diberikan kepada Agus Salim. 

    Menurutnya, masalah tersebut belum juga selesai meskipun sudah berjalan sekitar dua bulan. Akibatnya, anak asuh dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang dirawat melalui Yayasan Rumah Peduli Kemanusiaan yang didirikannya menjadi terbengkalai.

    3. Negara Penghasil Minyak Kelapa Sawit Perkuat Kerja Sama dan Promosi Keberlanjutan Industri

    Top 5 news selanjutnya adalah Dewan Negara Penghasil Minyak Kelapa Sawit atau Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) memperkuat kerja sama dan promosi keberlanjutan industri minyak sawit. Hal itu terangkum dalam Ministerial Meeting ke-12 di Jakarta, Jumat (29/11/2024).

    Pertemuan tingkat menteri ini digelar untuk memperkuat kemitraan negara-negara penghasil minyak sawit terbesar. Agenda tersebut mempertemukan para menteri dari negara-negara anggota CPOPC, yakni Indonesia, Malaysia, dan Honduras.

    4. Lansia 69 Tahun Tusuk Anggota Linmas Pilkada 2024 di Palembang

    Pria lansia 69 tahun bernama Marhum menusuk anggota perlindungan masyarakat (linmas) yang bertugas menjaga Pilkada 2024 di Palembang, Sumatera Selatan juga masuk ke dalam top 5 news. Kasus itu terjadi saat anggota linmas itu bertugas saat mengamankan tempat pemungutan suara (TPS) Pilkada 2024.

    Peristiwa tersebut terjadi di TPS 56 kompleks RSSA Kecamatan, Sako Palembang, Rabu (27/11/24). Atas ulahnya, pelaku ditangkap oleh polisi dari Polsek Sako dengan barang bukti satu bilah sajam yang digunakan pelaku.

    5. Pasar Saham Asia Dibuka Beragam

    Saham Asia bergerak beragam pada Jumat (29/11/2024), sementara pasar saham Amerika Serikat (AS) pada Kamis (28/11/2024) tutup karena libur Thanksgiving.

    Indeks Nikkei 225 di Tokyo dibuka melemah 0,4% menjadi 38.183,31 setelah dirilisnya laporan inflasi sebesar 2,6% pada November 2024.

    Di Korea Selatan, indeks Kospi turun 1,3% ke level 2.471,68 setelah bank sentral memangkas suku bunga pada Kamis untuk mendorong perekonomian yang sedang lesu. Sedangkan indeks S&P/ASX 200 Australia melemah 0,2% menjadi 8.428,20.

    Demikian top 5 news Beritasatu.com yang menarik perhatian pembaca. Namun, terdapat update berita lainnya yang tak kalah menarik, informatif, serta menghibur yang bisa pembaca simak lebih lanjut. 

  • Polda Bali Sita 1,8 Ton Daging Ikan Tanpa Sertifikat Kesehatan

    Polda Bali Sita 1,8 Ton Daging Ikan Tanpa Sertifikat Kesehatan

    Denpasar, Beritasatu.com – Polda Bali menyita penyelundupan 1,8 ton daging ikan ilegal tanpa adanya sertifikat kesehatan pada area Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali.

    Pengungkapan penyelundupan tersebut disampaikan Kasubdit IV Ditreskrimsus AKBP Iqbal Sengaji didampingi Kabagops AKBP Ns Ni Nyoman Yuniartini, dan Kasubid Penmas Bidhumas Polda Bali AKBP Ketut Ekajaya. Penindakan ini merupakan salah satu tindak lanjut Polri dalam mendukung program Astacita Presiden Indonesia di loby Ditreskrimsus Polda Bali.

    Untuk TKP berada di area Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali tepatnya di depan pos pemeriksaan dan mengamankan satu pelaku berinisial SPR seorang laki-laki (36) yang beralamat Dusun Gondosari, Desa Tamansari Wuluhan, Jember, Jawa Timur.

    Kasubdit IV Ditreskrimsus AKBP Iqbal Sengaji mengatakan, kejadian terjadi pada 12 November 2024 sekitar pukul 02.45 Wita di area pelabuhan Gilimanuk, Jembrana.

    Saat itu, anggota Ditreskrimsus Polda Bali melakukan pengecekan dan menemukan seseorang berinisial SPR dan HNK. Berdasarkan keterangan SPR, barang yang dikirim adalah ikan air laut berbagai jenis dan belut sawah yang dikirim dari Kabupaten Jember Jawa Timur menuju Bali.

    “Dalam melakukan pengiriman tersebut menggunakan mobil Isuzu pikap warna putih dengan Nopol P 8323 GG. Saat pengecekan ditemukan 1 (satu) lembar struk pembelian tiket penyebrangan kapal dari Ketapang-Gillimanuk,” kata Kasubdit IV Ditreskrimsus AKBP Iqbal Sengaji kepada awak media, Jumat (29/11/2024).

    Pada saat diinterogasi, SPR dan HNK bisa menunjukan sertifikat kesehatan dari ikan air laut dari berbagai jenis dan belut sawah yang dibawa.

    “Akibat kejadian tersebut SPR dan HNK diamankan Ditreskrimsus Polda Bali yang kemudian dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut,” ucapnya lagi.

    Iqbal Sengaji membeberkan modus pelaku untuk melakukan pengiriman ikan tersebut dengan menyewa kendaraan roda empat.

    “Pelaku menyewa mobil untuk mencari muatan dengan menghubungi para pemilik ikan. Selanjutnya, menaikkan muatan-muatan daging ikan tersebut dengan jumlah total hampir 1,8 ton. Saat melaksanakan penyeberangan di Pelabuhan Ketapang, pelaku tidak menyerahkan sample ikan ke karantina Ketapang guna mengetahui kesehatan ikan yang dibawa pelaku tersebut,” terangnya.

    Barang bukti yang berhasil diamankan Polda Bali di antaranya 529 kg ikan marlin, 546 kg ikan mahi-mahi, 10 kg ikan cakal, 27,5 kg ikan tongkol, 14,5 kg ikan cakalang, 5,5 kg ikan baracuda, 161 kg ikan kembung, 13 kg ikan campuran, 24 kg ikan kakap merah, 68,5 kg ikan tenggiri, 55 kg ikan kerapu, 199 kg ikan gogokan, 90 kg belut sawah, 1 boks fiber berwarna biru.

    Lalu, ada pula 15 boks styrofoam berwarna putih, 1  buah terpal berwarna hijau, 1 buah terpal berwarna biru, 1 unit kendaraan roda empat nomor polisi P 8323 GG merek/type isuzu dengan jenis mobil barang, model pikap warna putih.

    Atas perbuatannya, pelaku terancam hukuman penjara paling lama 2 (dua) tahun dan pidana denda Rp 2 miliar.

    Adapun dampak yang ditimbulkan terhadap pengiriman ikan tanpa dilengkapi sertifikat karantina sangat berbahaya dari segi kesehatan ikan yang akan dikirim dari Jawa ke Bali.

    “Akibat tidak dilengkapi sertifikat, maka kualitas daging ikan belum diketahui layak atau tidak untuk di konsumsi. Serta, dapat menyebabkan timbulnya penyakit apabila di konsumsi dan bisa menyebarkan hama penyakit ikan karantina tersebut,” tutupnya.

  • Alhamdulillah, Banjir di Karawang Mulai Surut setelah Terendam Selama 3 Hari

    Alhamdulillah, Banjir di Karawang Mulai Surut setelah Terendam Selama 3 Hari

    Kabupaten Karawang, Beritasatu.com – Banjir yang merendam ratusan rumah warga di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe, Kabupaten Karawang selama tiga hari berangsur surut. Sebagian warga mulai melakukan pembersihan rumahnya dari sisa-sisa lumpur akibat banjir yang merendam wilayah tersebut selama tiga hari.

    Kepala Desa Karangligar Ersim mengatakan, kondisi permukiman warga yang terendam banjir di wilayah Kampung Pengasinan dan Kampung Kampek itu mengalami penurunan ketinggian air yang sebelumnya mencapai 220 centimeter.

    Ersim menuturkan banjir mulai terjadi, Selasa (26/11/2024). Meski sempat surut, tetapi Rabu (27/11/2024) air kembali terjadi akibat debit air dari aliran Sungai Cibeet meningkat sehingga permukiman warga kembali terendam.

    “Mulai air naik itu sudah dua hari, terhitung dari selasa sampai Jumat. Mungkin, sempat surut satu hari. Nah, lagi bersih-bersih pas subuh sekitar pukul 03.00 WIB dini hari air naik lagi sampai sekarang. Alhamdulillah, mulai surut,” jelas Ersim kepada awak media saat ditemui di kantor Kepala Desa Karangligar, Jumat (29/11/2024).

    Lebih lanjut kata Ersim, ada lebih dari 1.000 kepala keluarga (KK) terdampak akibat banjir tersebut. Saat ini, pihaknya fokus menyalurkan bantuan berupa makanan dan air bersih bagi warga di RW 01 yang terparah terendam air.

    “Alhamdulillah, ada donasi dan bantuan dari pemerintah untuk masyarakat. Bantuan dari pemerintah, BPBD, dan relawan,” ungkapnya.

    Ersim juga menyebut, wilayahnya merupakan daerah langganan banjir setiap tahunnya karena adanya pertemuan air dari dua aliran sungai yakni Cibeet dan Citarum sehingga saat debitnya naik, dan meluap ke perumahan warga.

    “Wilayah kami sudah dipantau oleh menteri termasuk orang PJT, bupati. Kita sering koordinasi sama bupati untuk penanggulangan masalah banjir. Masyarakat minta pembangunan tanggul yang di ujung bisa dilakukan buka tutup,” tambahnya.

    Sementara itu, Kurdi (52) salah satu warga yang rumahnya terendam banjir mengungkapkan, air sempat setinggi hampir satu meter.

    “Sekarang sudah surut, ini lagi bersih-bersih dari lumpur biar bersih. Tadinya, hampir satu meter. Kalau, di belakang sebelah barat hampir tiga meter tingginya kemarin,” lanjutnya.

  • 489.763 Orang di Riau Terima Manfaat Kartu Prakerja

    489.763 Orang di Riau Terima Manfaat Kartu Prakerja

    Pekanbaru, Beritasatu.com – Sebanyak 18,9 juta orang di seluruh Indonesia telah mendaftar Program Kartu Prakerja. Program di bawah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian ini pertama kali diluncurkan pada 2020 lalu.  Khusus di Riau, 489.763 orang sudah terdaftar sebagai penerima manfaat dari kartu prakerja.

    Mereka memperoleh bantuan uang tunai sebesar Rp 600.000 per bulan selama empat bulan dan pelatihan secara online. Hal ini disampaikan oleh Direktur KKPE Prakerja Dwina M Putri saat menggelar pertemuan Kumpul Jasa Prakerja bersama ratusan alumni penerima manfaat kartu prakerja di Riau.

    “Kartu Prakerja bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, produktivitas, daya saing, dan kewirausahaan. Sejak diluncurkan pada 2020, Program Kartu Prakerja telah berhasil menjangkau 18,9 juta orang di seluruh wilayah Indonesia, termasuk 489.763 penerima di Provinsi Riau. Saat ini Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja (MPPKP) sedang melakukan program Kumpul Jasa Pekanbaru yang merupakan wadah pengembangan alumni prakerja untuk mengasah skill dan pengalaman praktik langsung bersama UMKM,” kata Dwina.

    Dijelaskan Dwi, pelatihan dan pengasahan skill yang diperoleh saat mengikuti program prakerja, dapat diaplikasikan ketika penerima manfaat mencari pekerjaan maupun membuka usaha sendiri.

    “Ini salah satu nilai jual mereka karena telah memiliki pengalaman. Dari sisi UMKM mereka bisa naik kelas sehingga bisa bersaing di pasar nasional bahkan global,” lanjutnya.

    Melalui Kumpul Jasa, lanjut Dwina, prakerja melakukan matchmaking alumni dengan kebutuhan UMKM di daerah tersebut. Program ini berlangsung selama tiga minggu dimulai pada 31 Oktober hingga 28 November 2024, dan ditutup dengan puncak acara pada 29 November 2024.

    “Harapannya provinsi-provinsi lain dapat melakukan hal yang serupa agar UMKM-UMKM lebih maju dan menyokong perekonomian,” pungkasnya.

  • Buaya Peliharaan Warga Seberat 100 Kg Dievakuasi dari Kali Winongo

    Buaya Peliharaan Warga Seberat 100 Kg Dievakuasi dari Kali Winongo

    Yogyakarta, Beritasatu.com – Petugas pemadam kebakaran (damkar) Yogyakarta mengevakuasi seekor buaya sepanjang sekitar empat meter dengan berat 100 kilogram di Kali Winongo, Bener, Tegalrejo. Buaya tersebut merupakan hewan peliharaan warga yang lepas dari kandangnya.

    Proses evakuasi dimulai setelah warga RT 11 Bener, Tegalrejo, melaporkan keberadaan buaya tersebut pada pukul 07.25 WIB. Warga merasa takut dan tidak berani menangkapnya sendiri.

    “Awalnya buaya berada di pekarangan dekat ruang terbuka hijau. Buaya ini diduga milik warga yang terlepas dari kandangnya,” ujar Perirula, komandan regu damkar Yogyakarta kepada Beritasatu.com, Jumat (29/11/2024).

    Menurut keterangan warga, buaya yang berumur sekitar 10 tahun itu telah dipelihara oleh salah satu warga di bak penampungan di belakang rumahnya. Sebelumnya, buaya ini sudah dua kali lepas, tetapi tidak pernah menyerang warga.

    Evakuasi berjalan cukup sulit karena ukuran buaya yang besar. Tujuh petugas pemadam kebakaran dikerahkan dan membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk menjinakkan buaya tersebut.

    Saat ini, buaya yang lepas ke Kali Winongo itu telah diamankan di Mako Induk Damkar Kota Yogyakarta. Rencananya, buaya tersebut akan diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

  • Termasuk 5 Anak di Bawah Umur, 11 Tersangka Pembacokan di Yogyakarta Ditangkap Polisi

    Termasuk 5 Anak di Bawah Umur, 11 Tersangka Pembacokan di Yogyakarta Ditangkap Polisi

    Yogyakarta, Beritasatu.com – Satreskrim Polresta Yogyakarta berhasil mengamankan 11 tersangka terkait kasus pembacokan yang terjadi di Jalan Kenari, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, pada Senin (25/11/2024) dini hari. Dari jumlah tersebut, lima tersangka merupakan anak berhadapan hukum (ABH), sementara enam lainnya adalah remaja berusia belasan tahun.

    Korban dalam insiden ini adalah seorang remaja bernama Jovan yang mengalami luka sobek pada punggung akibat senjata tajam. Selain itu, korban juga mengalami luka di kaki setelah dilindas sepeda motor oleh para pelaku. Hingga saat ini, Jovan masih menjalani perawatan rawat jalan.

    Kasus ini terungkap setelah ibu korban, Sugiyanti, menerima kabar bahwa anaknya dirawat di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta. Berdasarkan pengakuan korban, insiden bermula dari kesepakatan tawuran melalui pesan singkat di ponsel antara kelompok korban dan pelaku. Jumlah rombongan korban yang kalah banyak membuat Jovan terjatuh dan menjadi target pengeroyokan.

    “Ibu korban melaporkan kejadian ini ke Polresta Yogyakarta pada Senin (25/11/2024) pukul 23.00 WIB,” ungkap Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Probo Satrio.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman CCTV di lokasi kejadian. Pada Selasa (26/11/2024) siang pukul 14.00 WIB, polisi berhasil mengamankan 11 tersangka yang teridentifikasi dari rombongan pelaku.

    Dari hasil penyelidikan, kelompok pelaku diketahui menggunakan 15 hingga 20 sepeda motor dengan formasi berboncengan. Hingga kini, polisi masih memburu beberapa pelaku lain yang belum tertangkap.

    Beberapa tersangka yang sudah diamankan, antara lain R alias Thariq (19), warga Patangpuluhan, Wirobrajan, FYP alias Yuda (18), warga Semaki, Umbulharjo, JMM alias Jalu (18), warga Banguntapan, Bantul, MPW alias Deko (18), warga Keparakan, Mergangsan,  MJS alias Jebret (18), warga Wirokerten, Bantul,  GPN alias Gani (18), warga Wirokerten, Bantul.

    Sementara itu, lima tersangka yang merupakan anak di bawah umur dan berstatus ABH, yakni RK, DRP alias Denis, HR, KAM alias Muyeng, dan TF alias TG.

    Para tersangka dijerat Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan, Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan, serta Pasal 2 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata tajam. Ancaman maksimal hukuman yang dapat dijatuhkan adalah 10 tahun penjara.

    “Penyelidikan akan terus kami kembangkan untuk menangkap pelaku lain yang terlibat,” pungkas Kompol Probo Satrio.

  • Viral Bendera Bulan Bintang Dibentangkan dalam Kantor Gubernur Aceh, Eks GAM Bantah Terlibat

    Viral Bendera Bulan Bintang Dibentangkan dalam Kantor Gubernur Aceh, Eks GAM Bantah Terlibat

    Jakarta, Beritasatu.com – Sejumlah orang membentangkan bendera bulan bintang di depan ruang kerja gubernur Aceh dalam kompleks kantor gubernur Aceh di Kota Banda Aceh. Aksi mereka membentangkan bendera perjuangan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) itu viral di media sosial.

    Dalam potongan gambar video yang beredar di grup-grup WhatsApp, terlihat dua orang membentangkan bendera bulan bintang di ruang kerja gubernur Aceh. Beberapa orang lainnya berdiri dan ada juga yang merekam aksi tersebut.

    Komite Peralihan Aceh (KPA) yang merupakan organisasi perkumpulan mantan kombatan GAM, menyatakan tidak terlibat dalam aksi pembentangan bendera bulan bintang di kantor gubernur Aceh yang viral.

    Wakil Ketua KPA Pusat Kamaruddin Abubakar alias Abu Razak mengatakan, pelaku yang membentangkan bendera bulan bintang di depan ruang kerja gubernur Aceh bukan mantan anggota GAM. 

    “Itu aksi serta ulah dari oknum dan pihak yang tidak bertanggung jawab, yang bertujuan untuk memperkeruh suasana damai Aceh pasca-pilkada,” kata Abu Razak, Jumat (29/11/2024).

    Menurutnya aksi pelaku membentangkan bendera bulan bintang di ruang kantor gubernur Aceh terjadi pada Kamis (28/11/2024).

    “Ini perbuatan provokasi yang terus diulang-ulang dengan tujuan merusak nama baik KPA dan Partai Aceh dan memancing terjadinya kerusuhan. Tetapi alhamdulillah, semua anggota KPA dan PA seluruh Aceh sudah paham sehingga tidak terpancing,” ujarnya mantan wakil panglima GAM itu.

    Abu Razak mengkritik sistem pengamanan kantor gubernur Aceh yang dinilai sangat lemah dan mudah dimasuki orang-orang untuk tujuan melakukan provokasi.

    “Bagaimana bisa, dua pemuda datang dengan bebas, lalu membentang bendera (bulan bintang). Di mana petugas keamanan atau anggota Satpol PP serta Kepolisian yang menjaga dan mengawal kantor pemerintah, sehingga oknum tersebut begitu leluasa melakukan aksinya.” 

  • Top 5 News: Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Bima dan Sumbawa, hingga Lansia 69 Tahun Tusuk Anggota Linmas

    Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Bima dan Sumbawa

    Sumbawa, Beritasatu.com – Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 4,8 mengguncang wilayah Sumbawa dan Bima atau Gempa Sumbawa dan Bima pada Jumat (29/11/2024) pukul 13.49 Wita. Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa terletak di koordinat 8,99 LS dan 118,48 BT, tepatnya di laut pada jarak 50 kilometer (km) tenggara Dompu, NTB, dengan kedalaman 66 km.

    Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Mataram Ardhianto Septiadhi menjelaskan, gempa ini dikategorikan sebagai gempa menengah yang diakibatkan oleh aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia di bawah lempeng Eurasia.

    “Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposentrumnya, gempa ini merupakan gempa tektonik menengah yang khas dari aktivitas subduksi lempeng,” ujarnya.

    Gempa ini dirasakan di beberapa wilayah dengan intensitas guncangan yang bervariasi. Berdasarkan laporan masyarakat, wilayah Sumbawa, Dompu, dan Bima mengalami getaran dengan intensitas III MMI.

    “Getaran pada skala ini digambarkan sebagai guncangan yang dirasakan nyata di dalam rumah, dengan efek, seperti getaran akibat truk besar yang melintas,” ucap Ardhianto terkait Gempa Sumbawa dan Bima.

    Meskipun guncangan dirasakan oleh warga, hingga pukul 14.01 Wita, BMKG melaporkan bahwa belum ada aktivitas gempa susulan yang terdeteksi. Hal ini memberikan ketenangan bagi masyarakat yang sempat khawatir akan potensi gempa lanjutan.

    BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. “Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak mempercayai isu-isu yang tidak benar dan selalu mengacu pada informasi resmi dari BMKG,” tegas Ardhianto.

    Ia juga mengingatkan pentingnya langkah mitigasi dan pemahaman mengenai potensi gempa bumi di wilayah NTB, mengingat kawasan ini berada di zona aktif tektonik. “Wilayah NTB memang sering mengalami gempa karena berada pada pertemuan dua lempeng besar. Namun, kesiapsiagaan dan pemahaman yang baik dapat meminimalisasi dampaknya,” urainya.

    Meskipun tidak ada laporan kerusakan signifikan, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap gempa susulan yang mungkin terjadi. BMKG juga menyarankan warga untuk memantau informasi terkini melalui kanal resmi, seperti aplikasi BMKG, media sosial, atau situs web BMKG.

    Wilayah NTB dikenal sebagai salah satu daerah dengan tingkat aktivitas tektonik yang tinggi sehingga kejadian seperti ini menjadi pengingat pentingnya kesiapan menghadapi bencana. “Ke depannya, kami akan terus meningkatkan layanan informasi dan edukasi kepada masyarakat untuk memperkuat kesadaran dan mitigasi bencana di NTB,” tutup Ardhianto terkait Gempa Sumbawa dan Bima.