Category: Beritasatu.com Regional

  • Kapal Angkut Ratusan Penumpang Menabrak Pulau di Halmahera Selatan, Tidak Ada Korban Jiwa

    Kapal Angkut Ratusan Penumpang Menabrak Pulau di Halmahera Selatan, Tidak Ada Korban Jiwa

    Halmahera Selatan, Beritasatu.com – Kapal Motor Aksar Saputra 07 yang membawa ratusan penumpang berlayar dari Kabupaten Halmahera Selatan tujuan Kota Ternate menabrak pulau kecil di perairan Halmahera Selatan. 

    Berdasarkan keterangan dari Basarnas Ternate, insiden kapal tabrak pulau kecil itu terjadi pada Sabtu (7/12/2024) pukul 21.00 WIT malam tadi. Kapal tersebut berlayar dari Pelabuhan Kupal Bacan Menuju Pelabuhan Ahmad Yani Ternate. Namun, pada pukul 22.00 WIT, kapal mengalami kerusakan pada bagian kemudi dan menabrak pulau di perairan Halmahera Selatan.

    Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Fathur Rahman mengatakan, laporan kejadian tersebut diterima dari agen kapal. Pihaknya langsung berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan operasi SAR guna melakukan proses evakuasi.

    Dengan cepat, Tim SAR gabungan menggunakan kapal rescue boat 309 Ternate menuju lokasi kejadian. Selanjutnya Tim SAR berkoordinasi dengan kapal Sandra Jaya 02 rute Ternate Kupal Bacan untuk ikut melakukan evakuasi kapal yang menabrak pulau di perairan Halmahera Selatan tersebut.

    “Pada pukul 03.56 WIT Rescue Boat 309 tiba di Lokasi sambil menunggu Sandara Jaya 02 untuk melaksanakan proses penarikan dan pada pukul 04.38 WIT Sandara Jaya 02 tiba di lokasi. Selanjutnya dilakukan penarikan menuju ke Kupal,” ucap Fathur Rahman, Minggu (8/12/2024).

    Fathur mengatakan kondisi cuaca yang baik mendukung kelancaran proses evakuasi kapal Aksar Saptra yang menabrak pulau. Selanjutnya kapal yang menabrak pulau tersebut ditarik ke pelabuhan Kupal Halmahera Selatan dan seluruh penumpang dalam kondisi selamat.

  • Kasus Pemerkosaan Siswi Disabilitas, 10 Terduga Pelaku Ditahan Polres Lombok Timur

    Kasus Pemerkosaan Siswi Disabilitas, 10 Terduga Pelaku Ditahan Polres Lombok Timur

    Lombok, Beritasatu.com – Polres Lombok Timur meringkus 10 terduga pelaku pemerkosaan terhadap seorang siswi disabilitas yang masih berstatus pelajar. Kasat Reskrim Polres Lombok Timur AKP I Made Darma Yulia Putra mengungkapkan para terduga pelaku kini telah ditahan untuk menjalani proses hukum.

    “Kesepuluh orang yang ditangkap berinisial R, R, L, A, M, M, H, R, R, dan S,” kata AKP I Made Darma Yulia Putra dikutip dari B-Network, Warta Banjar, Minggu (8/12/2024).

    Penangkapan dilakukan di tempat tinggal para pelaku tanpa adanya perlawanan. Proses penangkapan ini berawal dari laporan orang tua korban yang mencurigai adanya perubahan pada kondisi fisik anaknya. Setelah dilakukan tes, ternyata korban positif hamil, yang mengarah pada dugaan bahwa korban telah mengalami kekerasan seksual.

    “Orang tua korban mulai curiga setelah perut anaknya terlihat semakin membesar. Mereka kemudian membeli alat tes kehamilan untuk memastikan dan hasilnya positif,” jelas Darma Yulia.

    Kasus pemerkosaan siswi disabilitas ini terungkap setelah pengakuan salah satu pelaku utama, yang kemudian memicu penangkapan pelaku lainnya pada Kamis (5/12/2024). Berdasarkan hasil penyelidikan, korban diketahui telah menjadi korban kekerasan seksual berulang kali oleh para pelaku.

    Saat ini, proses hukum tengah berjalan, dan para pelaku dijerat dengan Pasal 81 UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, juncto Pasal 76D UU Nomor 35 Tahun 2014, serta Pasal 6 UU Nomor 12 Tahun 2022. 

    “Kasus ini sangat serius dan kami akan memproses para pelaku tanpa toleransi. Kami juga memberikan pendampingan psikologis untuk korban dan keluarganya untuk mengatasi trauma yang ditimbulkan,” tambah AKP Made Darma Yulia Putra.

    Kasus pemerkosaan siswi disabilitas ini mendapat perhatian publik, terutama terkait perlindungan anak. “Perlindungan anak, terutama anak disabilitas, adalah prioritas kami,” tegas Darma Yulia.

  • Polda NTT Ringkus Pelaku TPPO di Kupang

    Polda NTT Ringkus Pelaku TPPO di Kupang

    Kupang, Beritasatu.com– Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil mengungkap kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kupang dengan modus menjanjikan pekerjaan kepada calon pekerja migran.

    “Tersangka berinisial AS ditangkap pada Sabtu (7/12/2024) setelah keluarga korban melaporkan kasus dugaan TPPO di Kupang ke Polda NTT,” kata Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Ariasandy di Kupang, Minggu (8/12/2024) dilansir Antara.

    Dia menjelaskan, tersangka berinisial AS kini telah ditahan atas dugaan merekrut dan mempekerjakan korban berinisial FMN dengan iming-iming gaji dan pekerjaan yang tidak direalisasikan.

    Berdasarkan laporan dari keluarga korban, Jatantras Polda NTT langsung bergerak ke Kelurahan Naioni, Kecamatan Alak, Kota Kupang. “Di lokasi tersebut, polisi mengamankan dua korban, yaitu YB (anak korban) dan FMN, bersama tersangka AS,” ujar Ariasandy.

    Dari hasil pemeriksaan, terungkap korban YB direkrut sejak Oktober 2024 untuk bekerja di peternakan ayam petelur dengan janji gaji Rp 300.000 per bulan. Namun, setelah 2 bulan bekerja, korban tidak menerima gaji sama sekali.

    Korban FMN dihubungi tersangka dengan janji pekerjaan di sebuah warung di Kupang. Korban datang dari Kabupaten Timor Timur Selatan (TTS) menggunakan travel pada 1 Desember 2024, lalu dijemput tersangka.

    Namun, korban tidak mendapatkan pekerjaan seperti yang dijanjikan dan justru dibawa ke peternakan ayam serta mengalami tindakan asusila oleh tersangka.

    Dia menjelaskan, penyidik telah mengantongi cukup alat bukti untuk menetapkan AS sebagai tersangka TPPO di Kupang. Bukti-bukti tersebut, meliputi keterangan saksi dan korban, keterangan tersangka, hand phone milik korban dan tersangka, serta surat hasil visum et repertum korban.

    Tersangka AS kini resmi ditahan dan dijerat Pasal 2 ayat (1), Pasal 6, dan Pasal 10 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Penyidik juga telah menyelesaikan proses pemberkasan untuk melanjutkan kasus ini ke tahap berikutnya.

    Kombes Pol Ariasandy menyatakan Polda NTT berkomitmen untuk memberantas TPPO di wilayahnya, termasuk di Kupang.

  • Sukses Kawal Pemilu 2024, Irjen Pol Winarto Ucapkan Terima Kasih kepada Forkopimda dalam Acara Pisah Sambut Kapolda Kalsel

    Sukses Kawal Pemilu 2024, Irjen Pol Winarto Ucapkan Terima Kasih kepada Forkopimda dalam Acara Pisah Sambut Kapolda Kalsel

    Banjarmasin, Beritasatu.com – Irjen Pol Winarto secara resmi menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepala kepolisian daerah (kapolda) Kalimantan Selatan (Kalsel) kepada Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan. Winarto kini mendapat tugas baru sebagai perwira tinggi (pati) Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri, dengan penugasan pada Badan Intelijen Negara (BIN).

    Acara pisah sambut berlangsung di Gedung Chandra, Banjarmasin, pada Sabtu (7/12/2024) malam. CEO B-Universe Rio Abdurachman turut hadir dalam momen tersebut.

    Dalam sambutannya, Irjen Pol Winarto mengucapkan terima kasih kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel atas dukungan yang diberikan selama masa kepemimpinannya sebagai kapolda Kalsel.

    Selama menjabat kapolda Kalsel, Winarto mencatat dua peristiwa besar di Provinsi Kalimantan Selatan, yaitu Pemilu 2024 dan Pilkada 2024. Kedua pesta demokrasi tersebut sukses berjalan dengan aman dan damai.

    “Saya berterima kasih kepada Forkopimda yang selama ini telah memberikan dukungan kepada kami,” ungkapnya.

    Irjen Pol Winarto juga memberikan selamat kepada Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan. Winarto berharap Rosyanto yang sebelumnya menjabat sebagai wakapolda Kalsel dapat menjalankan tugas dan amanahnya dengan baik.

    “Saya mengucapkan selamat kepada kapolda baru, Irjen Pol Rosyanto Yudha. Saya yakin, dengan dedikasi dan kontribusinya, beliau akan membawa Kalimantan Selatan menjadi lebih baik lagi,” tambah Winarto.

    Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, menegaskan dirinya bersama jajaran akan bekerja dengan optimal, sesuai perintah Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Tugas utama Polda Kalsel adalah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif di Kalimantan Selatan.

    “Saya mohon diterima di lingkungan Forkopimda Kalsel. Sinergi Forkopimda di Kalsel ini luar biasa akur dan guyub. Semoga kerja sama ini dapat terus dipertahankan,” tutup Irjen Pol Rosyanto.

  • Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Potensi Hujan dan Petir pada Sejumlah Wilayah Indonesia

    Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Potensi Hujan dan Petir pada Sejumlah Wilayah Indonesia

    Jakarta, Beritasatu.com – Berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hari ini, sejumlah wilayah Indonesia berpotensi turun hujan dengan berbagai intensitas termasuk petir, pada Minggu (8/12/2024). Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas pada akhir pekan. 

    Prakirawan Bagas Briliano, melalui siaran prakiraan cuaca BMKG di Jakarta, Minggu, menjelaskan bahwa sejumlah wilayah di Sumatera berpotensi mengalami hujan ringan, seperti Banda Aceh, Tanjung Pinang, dan Padang. Potensi hujan sedang diprediksi terjadi di Medan, sementara hujan disertai petir diperkirakan mengguyur Pekanbaru.

    “Hujan ringan juga berpotensi terjadi di Palembang dan Pangkal Pinang, sedangkan Bengkulu diprediksi mengalami hujan sedang. Waspadai hujan disertai petir di Jambi dan Bandar Lampung,” ujar Bagas.

    Prakiraan cuaca BMKG hari ini untuk Pulau Jawa, cuaca berawan tebal diperkirakan terjadi di Bandung. Semarang dan Surabaya berpotensi hujan ringan, sedangkan hujan disertai petir diperkirakan mengguyur Serang, Jakarta, dan Yogyakarta.

    Di Bali dan Nusa Tenggara, hujan ringan diprakirakan terjadi di Mataram, hujan sedang di Kupang, serta hujan disertai petir di Denpasar.

    Prakiraan cuaca BMKG untuk Kalimantan, potensi hujan ringan diperkirakan terjadi di Pontianak, Palangka Raya, Banjarmasin, dan Samarinda. Namun, masyarakat di Tanjung Selor diimbau untuk waspada terhadap hujan disertai petir.

    Di Sulawesi, cuaca berawan tebal diperkirakan meliputi Gorontalo. Hujan ringan diprakirakan mengguyur Manado, hujan sedang di Makassar dan Mamuju, serta hujan disertai petir di Palu dan Kendari.

    Hujan ringan diperkirakan terjadi di Ambon, Ternate, Manokwari, dan Jayapura. Hujan sedang diprakirakan mengguyur Sorong, Nabire, dan Jayawijaya, sementara hujan disertai petir diprediksi terjadi di Merauke.

    Bagas menegaskan, prakiraan cuaca BMKG hari ini merupakan gambaran umum kondisi cuaca di wilayah-wilayah tersebut. Masyarakat diimbau untuk tetap mengikuti pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG.

  • Bunga Bangkai Raksasa di Kebun Raya Liwa Lampung Barat Kembali Mekar

    Bunga Bangkai Raksasa di Kebun Raya Liwa Lampung Barat Kembali Mekar

    Lampung, Beritasatu.com – Bunga bangkai raksasa atau Amorphophallus titanum kembali mekar sempurna di Kebun Raya Liwa (KRL), Lampung Barat. Dengan tinggi mencapai lebih dari 2 meter dan diameter 150 cm, fenomena ini mencatatkan sejarah sebagai momen keempat sejak bunga tersebut pertama kali berhasil mekar di KRL pada 2019.

    Bunga bangkai raksasa yang berada di Taman Hias bagian bawah Kebun Raya Liwa, Kecamatan Balik Bukit, mekar pada Selasa (3/12/2024). Fenomena mekarnya bunga bangkai tidak terjadi setiap saat, karena tanaman ini memiliki masa dormansi selama dua tahun.

    Masa mekarnya bunga bangkai raksasa ini juga tergolong singkat, yakni 4 hari hingga 7 hari. Bau busuk yang dihasilkan bunga ini berfungsi untuk menarik serangga seperti kumbang dan lalat agar membantu proses penyerbukan.

    Kepala UPTD Kebun Raya Liwa Khoirul Ummur menyebut mekarnya bunga bangkai raksasa tidak hanya menjadi simbol kebanggaan lokal, tetapi juga bukti keberhasilan konservasi tumbuhan endemik Sumatera ini.

    “Bau busuk yang dihasilkan berfungsi menarik serangga penyerbuk. Momen seperti ini sangat jarang terjadi, sehingga menjadi daya tarik besar bagi pengunjung,” ujar Khoirul, Sabtu (7/12/2024).

    Nesya, seorang pengunjung berusia 17 tahun, mengaku takjub melihat keindahan bunga bangkai raksasa.

    “Saya dan teman-teman sengaja datang ke sini untuk melihat fenomena ini. Ini pengalaman pertama kami melihat bunga bangkai raksasa secara langsung,” ujar Nesya.

    Bunga bangkai raksasa, juga dikenal sebagai Titan Arum, Kibut, atau Suweg, merupakan tumbuhan dari keluarga talas-talasan (Araceae) yang endemik Sumatera. Dengan bunga majemuk terbesar di dunia, bunga ini menjadi simbol keunikan flora nusantara.

    Khoirul menambahkan, mekarnya bunga ini tidak hanya memberikan manfaat edukasi, tetapi juga menjadi magnet wisata.

    “Dengan mekarnya bunga bangkai raksasa, Kebun Raya Liwa semakin memperkokoh perannya sebagai destinasi wisata alam dan edukasi, menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara,” jelasnya.

    Mekarnya bunga bangkai raksasa ini menjadi bukti nyata upaya konservasi di Kebun Raya Liwa. Hal itu menjadikan Kebun Raya Liwa sebagai salah satu pusat konservasi flora endemik di Indonesia.

  • Jalan Rusak Parah, Warga Sakit Ditandu Sejauh 28 Km ke Puskesmas di Mamuju

    Jalan Rusak Parah, Warga Sakit Ditandu Sejauh 28 Km ke Puskesmas di Mamuju

    Mamuju, Beritasatu.com – Akibat jalan rusak parah, seorang warga di Desa Salumakki, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, terpaksa harus ditandu sejauh 28 km menuju puskesmas untuk mendapatkan perawatan.

    Dalam video amatir yang direkam warga, pasien bernama Juanda, berusia 28 tahun itu terpaksa ditandu lantaran akses dari Desa Salumakki menuju Kecamatan Kalumpang rusak berat.

    Sudah puluhan tahun jalan menuju desa ini tidak dapat dilalui kendaraan roda empat, hanya roda dua yang bisa melintas. Namun, saat musim hujan kondisi jalan sama sekali tidak dapat dilalui kemdaraan.

    Pasien sakit tersebut ditandu sejauh 28 kilometer menuju fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan. Warga bergantian menandu pasien ini menggunakan bambu yang dirakit sedemikan rupa agar pasien dapat dievakuasi.

    Warga harus berjuang keras melewati hutan belantara dengan jalan tanah, licin, dan naik turun gunung. Untuk bisa tiba di Puskesmas Karataun, warga juga harus melewati beberapa sungai. Warga membutuhkan waktu lebih dari 10 jam untuk bisa tiba di puskesmas.

    Setelah tiba di puskesmas, warga bernama Juanda yang menderita muntah darah langsung menjalani perawatan intensif. Untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut, pasien tersebut pun dirujuk dan kini dirawat di Rumah Sakit Mitra Manakarra Mamuju.

    Kepala Desa Salumakki Sopater Y Masinda mengatakan, satu-satunya cara agar warga yang kritis ini dibawa ke puskeskan, harus ditandu sejauh 28 km.

    “Warga kami atas nama Juanda berumur 36 tahun ditandu oleh warga karena memang kondisinya memang sangat kritis. Sebelum saya ke Mamuju, saya sempat menjenguknya. Dia muntah darah. Satu-satunya cara yang kami lakukan jika ada masyarakat yang kritis dengan cara ditandu. Hal itu karena jalan desa kami belum bisa dilalui oleh kendaraan roda empat, termasuk ambulans,” kata Sopater kepada wartawan.

    Menurutnya, puluhan warga secara bergantian menandu warga yang sakit sepanjang 28 km. “Kami menandu selama satu hari full, karena kami berangkat pukul 06.00 Wita dan tiba di puskesmas sekitar pukul 15.00 Wita,” ujarnya.

    Ia menjelaskan, jalan menuju ke desa sudah lama tidak diperhatikan oleh pemerintah, sehingga setiap ada warga yang sakit maupun ingin melahirkan akan ditandu menuju faskes terdekat.

  • 21 Narapidana di Lapas Lampung Dipindahkan ke Nusakambangan, Termasuk Andri Gustami

    21 Narapidana di Lapas Lampung Dipindahkan ke Nusakambangan, Termasuk Andri Gustami

    Bandar Lampung, Beritasatu.com – Sebanyak 21 narapidana dari berbagai lembaga pemasyarakatan (lapas) di Provinsi Lampung dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Salah satu di antaranya adalah Andri Gustami, mantan Kasat Resnarkoba Polres Lampung Selatan, yang terlibat jaringan narkoba internasional Fredy Pratama.

    Pemindahan ini merupakan bagian dari tahap keempat pemindahan narapidana narkoba yang melibatkan total 139 narapidana dari tiga provinsi, yakni Jakarta (61 narapidana), Jawa Barat (57 narapidana), dan Lampung (21 narapidana). Khusus dari Lampung, para narapidana berasal dari Lapas Raja Basa, Lapas Narkotika, dan Lapas Kota Agung.

    Para napi yang dipindahkan dianggap berisiko tinggi karena berpotensi mengulangi tindak kejahatan, termasuk mengendalikan peredaran narkoba dari dalam penjara.

    Dari 21 narapidana asal Lampung, 19 terjerat kasus narkotika, sementara dua lainnya adalah narapidana pidana umum. Salah satu di antaranya adalah Andri Gustami yang dijatuhi hukuman mati atas keterlibatannya dalam jaringan narkoba internasional Fredy Pratama. 

    “Betul, salah satu napi yang dipindahkan adalah Andri Gustami, anggota jaringan Fredy Pratama,” kata Kusnali, Jumat (6/12/2024).

    Kusnali menjelaskan, pemindahan dilakukan berdasarkan hasil asesmen yang menunjukkan bahwa napi-napi ini memiliki risiko tinggi.

    Selain risiko tinggi, pemindahan narapidana dari Lapas Lampung ke Nusakambangan ini bertujuan mengatasi masalah over crowded di lapas dan rutan di Indonesia. Ini merupakan bagian dari 13 program akselerasi yang dicanangkan oleh Kementerian Hukum dan HAM.

  • Pj Gubernur Babel Kawal Kasus Penyekapan Ibu dan Bayi di Kandang Anjing di Bangka

    Pj Gubernur Babel Kawal Kasus Penyekapan Ibu dan Bayi di Kandang Anjing di Bangka

    Pangkalpinang, Beritasatu.com – Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Sugito mengawal kasus penyekapan ibu dan bayi di kandang anjing di Desa Bakam Kabupaten Bangka.

    Sugito minta agar penyekapan yang dilakukan seorang manajer perusahaan sawit terhadap ibu dan bayi tertangani dengan cepat.

    “Saya sudah berkoordinasi dengan kapolda Kepulauan Babel untuk menindaklanjuti kasus penyekapan ibu dan anak yang viral di media sosial ini,” kata Sugito dalam keterangan pers, Sabtu (7/12/2024).

    Dalam mengoptimalkan penanganan kasus penyekapan ibu dan bayi di kandang anjing di Desa Bakam, Kabupaten Bangka, ini dia juga memerintah kepala Satpol PP Kepulauan Babel untuk langsung turun ke lapangan agar memastikan kasus tersebut.

    Kepala Satpol PP Kepulauan Babel Yamowa Harefa mengatakan, penyekapan ibu dan bayi seperti yang viral di media sosial tersebut benar terjadi di Desa Bakam pada Kamis (5/12/2024) hingga siang keesokan harinya.

    “Bapak pj gubernur pagi ini menghubungi saya melalui telepon dan arahan beliau, untuk langsung turun ke lapangan,” ujar dia.

    Ia mengatakan pelaku penyekapan ibu dan bayi di kandang anjing ini merupakan manajer PT PMM. Manajer itu telah diamankan bersama sejumlah pihak terkait untuk ditindaklanjuti oleh kepolisian dengan didampingi Pemerintah Kabupaten Bangka.

    Menurut dia saat ini tim tengah mengumpulkan informasi dari berbagai pihak dan hasil investigasi ini akan segera dilaporkan kepada penjabat Gubernur Babel.

    “Tindak lanjut di lapangan dan hasil investigasi setelah semua dikumpulkan, akan segera kami laporkan ke pj gubernur,” katanya terkait penyekapan ibu dan bayi di kandang anjing di Bangka.

  • 3 Perairan Ini Akan Dihantam Gelombang Tinggi hingga 4 Meter

    3 Perairan Ini Akan Dihantam Gelombang Tinggi hingga 4 Meter

    Jakarta, Beritasatu.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait adanya potensi gelombang tinggi hingga mencapai 4 meter pada Minggu (8/12/2024) mulai pukul 07.00 WIB hingga Rabu (11/12/2024) pukul 07.00 WIB.

    Berdasarkan data BMKG, gelombang dengan ketinggian antara 2,5 hingga 4 meter berpotensi melanda Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung, Samudra Hindia selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Laut Natuna Utara.  kondisi ini berisiko terhadap keselamatan pelayaran.

    Sementara itu, gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter juga diprediksi terjadi di banyak perairan di Indonesia.

    Kecepatan angin tertinggi pada akhir hingga awal pekan tercatat di perairan barat Bengkulu-Lampung, perairan selatan Banten hingga selatan NTT, dan Laut Flores.

    Pola angin di wilayah utara umumnya bertiup dari Barat Daya ke Barat Laut dengan kecepatan 8-20 knot.

    Sementara itu, di wilayah selatan, angin bergerak dari Barat Daya ke Barat Laut dengan kecepatan 8-30 knot.