Category: Beritasatu.com Regional

  • Gempa Guncang Kota Jayapura, BMKG Imbau Hati-hati Ada Potensi Susulannya

    Gempa Guncang Kota Jayapura, BMKG Imbau Hati-hati Ada Potensi Susulannya

    Jakarta, Beritasatu.com – Gempa bumi dengan magnitudo 3,9 melanda Kota Jayapura, Papua, Senin (16/12/2024) pukul 23.02 WIB. Gempa ini berpusat di laut pada kedalaman 10 kilometer.

    BMKG melaporkan episenter gempa berada di koordinat 2,75 Lintang Selatan dan 140,28 Bujur Timur. Gempa berpusat di laut sekitar 14 kilometer arah tenggara Kota Jayapura pada kedalaman 10 kilometer.

    Gempa tersebut dirasakan dalam skala MMI III di Kota Jayapura.

    “Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi,” saran BMKG dalam situs web resminya.

    Belum diketahui apa dampak dari gempa di Kota Jayapura tersebut.

  • Viral Istri Sah Labrak Pelakor, Kemaluannya Dilumuri Cabai

    Viral Istri Sah Labrak Pelakor, Kemaluannya Dilumuri Cabai

    Lampung Utara, Beritasatu.com – Kasus istri sah melabrak pelakor viral di media sosial. Seorang wanita inisial DE (31) bersama temannya NL menganiaya cewek berinisial WU (24) diduga selingkuhan suaminya itu, hingga melumuri kemaluannya dengan cabai yang sudah digiling.

    Peristiwa istri sah labrak pelakor itu terjadi di sebuah rumah di Desa Ciamis, Kecamatan Sungkai Utara, Kabupaten Lampung Utara, Minggu (1/12/2024) sekitar pukul 14.00 WIB. Pelakunya DE dan NL, warga Desa Batu Raja, Sungkai Utara.

    Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa itu bermula saat kedua pelaku mendatangi rumah WU karena ia diduga telah berselingkuh dengan suami DE. Kemudian terjadi cekcok di antara mereka.

    Dalam rekaman video yang viral terlihat, pelaku sempat duduk di atas tubuh korban lalu memukul bagian kepala dan tubuhnya. Sementara itu, pelaku lainnya terlihat menendang korban.

    Korban tampak tidak berdaya karena salah seorang pelaku menduduki badan korban. Korban dianiaya karena dituding telah selingkuh dengan suami salah satu pelaku. 

    Mirisnya, aksi penganiayaan yang dilakukan kedua wanita ini disaksikan anak korban. Dalam rekaman video terdengar suara jeritan dan tangisan anak korban melihat sang ibunda dianiaya oleh kedua pelaku.

    Selain memukul, pelaku juga berupaya membuka celana dalam korban. Setelah celana dalam korban terlepas, salah satu pelaku melumuri kemaluan korban dengan bubuk cabai yang telah digiling.

    Akibat penganiayaan yang dilakukan kedua pelaku harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit, karena mengalami luka memar di tubuhnya dan di area kemaluannya.

    Kasus istri sah labrak pelakor itu sudah ditangani oleh Polres Lampung Utara. Kedua pelaku melarikan diri ke luar Lampung setelah kejadian. Namun, setelah dua pekan kabur, pelaku DE menyerahkan diri ke polisi pada Minggu (15/12/2024).

    Di hadapan penyidikan, DE mengaku menganiaya WU hingga melumuri kemaluannya dengan cabai karena kesal dia telah merebut suaminya.

    “Setelah berselingkuh dengan dia (WU) sudah delapan bulan ini suami saya tidak memberi nafkah untuk dan dua anaknya,” kata DE di ruang penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lampung Utara, Senin (16/12/2024).

    “Saya menyesal dan minta maaf atas kejadian tersebut,” ucap DE.

    Kepala Unit PPA Satuan Reskrim Polres Lampung Utara Ipda Darwis mengatakan, polisi masih mengejar pelaku lain.

    “Jumlah pelaku saat ini masih dalam penyelidikan karena dari informasi yang kami dapatkan pelaku yang terlibat lebih dari dua orang,” kata Ipda Darwis di ruang kerjanya, Senin (16/12/2024).

    Ipda Darwis menjelaskan, pihaknya saat ini masih mendalami motif dari para pelaku menganiaya korban sehingga perlu adanya penyelidikan lebih lanjut.

    “Kami masih mendalami kasus karena suami dari pelaku berhubungan dengan korban,” ujar Ipda Darwis.

    Untuk pemeriksaan lebih lanjut, pelaku DE saat ini ditahan di Polres Lampung Utara. Akibat perbuatannya, pelaku DE dijerat dengan Pasal 170 atau  351 KUHP tentang pengeroyokan. Istri sah yang labrak pelakor itu terancam hukuman 5 tahun penjara.

  • Brigadir AKS, Polisi Bunuh Warga di Kalteng Jadi Tersangka dan Dipecat dari Polri

    Brigadir AKS, Polisi Bunuh Warga di Kalteng Jadi Tersangka dan Dipecat dari Polri

    Palangka Raya, Beritasatu.com – Brigadir AKS ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan warga sipil inisial BA yang mayatnya diitemukan di perkebunan kelapa sawit di Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng). 

    AKS yang merupakan oknum personel Polresta Palangka Raya itu juga diputuskan pemberhentian dengan tidak hormat (PDTH) dari anggota Polri dalam sidang etik Bidang Propam Polda Kalteng.

    Penetapan tersangka Brigadir AKS diumumkan dalam konferensi pers oleh Kabid Propam Polda Kalteng Kombes Pol Nugroho Agus Setiawan, didampingi Kabid Humas Polda Kalteng Erlan Munaji dan Dirkrimun Polda Kalteng Kombes Pol Nuredy Irwansyah Putra di Mapolda Kalteng, Senin (16/12/2024) sore.

    “Pelaku atau terlapor ini telah melakukan perbuatan tercela, patsus empat hari, dan diputuskan diberhentikan dengan tidak hormat,” kata Kombes Nugroho.

    Selain Brigadir AKS, penyidik juga menetapkan tersangka lain, yakni seorang warga sipil yang bekerja sebagai sopir berinisial H. Ia diduga juga terlibat dalam pembunuhan BA yang mayatnya ditemukan pada 6 Desember 2024.

    “Menetapkan tersangka AKS dan H terkait tidak pidana pencurian dengan kekerasan,” ujarnya.

    Nuredy menegaskan Brigadir AKS dan H akan dijerat dengan Pasal 365 ayat (4) dan Pasal 338 juncto Pasal 55 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati, atau penjara seumur hidup, atau penjara paling lama 20 tahun.

    “Jadi perlu kami sampaikan juga bahwa saat ini proses penyidikan (kasus polisi diduga bunuh warga) masih terus berlanjut,” ujar Nuredy.

     

  • Antisipasi Cuaca Buruk Nataru 2024, Kapolri Siapkan Armada Mudik dan Tim SAR

    Antisipasi Cuaca Buruk Nataru 2024, Kapolri Siapkan Armada Mudik dan Tim SAR

    Jakarta, Beritasatu.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan Polri telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk menghadapi cuaca buruk selama momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024. Langkah ini dilakukan menyusul prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memperkirakan curah hujan tinggi selama periode tersebut.

    “Dari BMKG disampaikan prediksi curah hujan saat ini tinggi sehingga potensi terjadinya banjir dan tanah longsor akan terjadi,” ujar Listyo kepada wartawan pada Senin (16/12/2024).

    Untuk mengantisipasi dampak cuaca buruk, Polri telah menyiapkan tambahan armada mudik. Meski belum merinci jumlahnya, Kapolri memastikan penambahan tersebut mencakup berbagai moda transportasi serta fasilitas pendukung lainnya.

    “Kita juga sudah siapkan rest area, kantong-kantong parkir, dan penambahan jumlah armada, termasuk juga pelabuhan yang akan digunakan untuk keberangkatan,” jelasnya.

    Selain itu, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan Basarnas untuk membentuk Tim SAR yang siap bertindak jika terjadi bencana. Tim ini akan ditempatkan di berbagai wilayah rawan bencana.

    “Kita siapkan Tim SAR dari kepolisian maupun Basarnas agar dapat segera mengambil langkah survival jika ada potensi bencana. Termasuk pos-pos pelayanan terpadu yang sudah disiapkan,” tambah Listyo.

    Polri juga bekerja sama dengan BMKG untuk memantau perkembangan cuaca secara real time selama libur Nataru. Dengan langkah ini, mereka berharap dapat memberikan peringatan dini serta respons cepat terhadap situasi darurat yang mungkin terjadi.

    Kapolri memastikan Polri bersama lembaga terkait akan bekerja maksimal demi menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat saat libur Nataru.

    “Langkah-langkah ini kami ambil agar masyarakat tetap merasa aman dan nyaman meskipun cuaca kurang bersahabat,” tutupnya.

  • Polisi Tembak Warga di Palangka Raya, Sahroni: Usut Tuntas dan Harus Transparan

    Polisi Tembak Warga di Palangka Raya, Sahroni: Usut Tuntas dan Harus Transparan

    Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, mengungkapkan keprihatinannya terhadap banyaknya oknum polisi yang terlibat dalam kasus pembunuhan, baik terhadap warga sipil maupun sesama anggota polisi. Hal ini mencuat setelah serangkaian insiden, termasuk kasus polisi tembak polisi di Solok Selatan, polisi tembak pelajar di Semarang, dan yang terbaru, kasus polisi menembak warga di Palangka Raya.

    Sahroni meminta Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) segera turun tangan untuk mengusut tuntas dan transparan kasus pembunuhan yang melibatkan anggota Polresta Palangka Raya, Brigadir AKS. Brigadir AKS diduga membunuh warga sipil berinisial BA di Kilometer 39, Bukit Batu, Palangka Raya, pada 26 November 2024.

    “Saya minta Pak Kapolda Kalteng langsung turun tangan untuk menyelesaikan kasus ini secara tegas dan transparan. Jangan sampai kasus ini berlarut-larut atau menunggu gaduh seperti kasus-kasus sebelumnya,” ujar Sahroni kepada wartawan, Senin (16/12/2024).

    Sahroni juga mengingatkan Kapolda Kalteng untuk tidak melindungi anak buahnya yang terbukti bersalah. “Usut setransparan mungkin, jangan ragu menghukum anak buah sendiri jika terbukti bersalah. Ini pekerjaan rumah besar bagi Anda, harus berani dan lakukan,” tegas politikus Partai Nasdem itu.

    Lebih lanjut, Sahroni menyayangkan tindakan semena-mena oknum kepolisian yang semakin sering terjadi belakangan ini. Ia menekankan pentingnya kapolda, kapolres, dan kapolsek memberikan arahan yang tegas kepada seluruh jajaran agar bekerja sesuai aturan.

    “Belakangan ini makin banyak oknum polisi yang bertindak brutal. Saya minta kapolda, kapolres, hingga kapolsek membariskan seluruh anggotanya untuk diberikan arahan yang jelas. Ingatkan mereka agar tidak menyalahgunakan jabatan dan kewenangan untuk kepentingan pribadi,” ujar Sahroni.

    Sahroni juga mengingatkan bahwa senjata, seragam, dan kewenangan polisi harus digunakan untuk mengayomi masyarakat, bukan mencelakai mereka. “Tolong diingat baik-baik, senjata, seragam, dan kewenangan aparat itu ada untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, bukan untuk disalahgunakan,” tandasnya.

    Dalam kasus polisi tembak warga di Palangka Raya, diduga Brigadir AKS membunuh seorang warga sipil berinisial BA di Kilometer 39, Bukit Batu, Palangka Raya, pada 26 November 2024. Jenazah korban ditemukan tanpa identitas di Katingan Hilir, Kalimantan Tengah, pada 6 Desember 2024.

    Kapolda Kalteng, Irjen Djoko Poerwanto, telah membenarkan keterlibatan Brigadir AKS dalam kasus ini. Dugaan sementara, Brigadir AKS menganiaya korban hingga tewas, kemudian mengambil mobil korban untuk dijual.

  • Pemkab Lamandau Gelar Pasar Penyeimbang dalam Rangka Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2024

    Pemkab Lamandau Gelar Pasar Penyeimbang dalam Rangka Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2024

    Lamandau, Beritasatu.com – Pemerintah Kabupaten Lamandau melalui Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Lamandau, resmi menggelar pasar penyeimbang dalam rangka menekan laju inflasi menjelang Hari Natal Tahun 2024. Pasar penyeimbang resmi dibuka langsung Pj. Bupati Lamandau Said Salim di Desa Kawa Kec. Lamandau Kab. Lamandau.

    “Pasar penyeimbang ini upaya kita menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasar rakyat. Masa-masa menjelang hari besar keagamaan, seperti Natal dan Tahun Baru harga-harga kebutuhan pokok di pasar merangkak naik terutama sembako. Oleh sebab itu, kami dari pemerintah daerah mengadakan operasi pasar murah untuk mengendalikan inflasi,” jelas Said.

    “Silahkan berbelanja sesuai kebutuhan, karena tujuan kita untuk menekan inflasi dan menjaga ketersediaan sejumlah komoditi, terutama seperti beras, hortikultura, dan gas LPG sesuai harga HET,” tambahnya.

  • Gempa Pariaman Berkekuatan M 5 Terasa di Beberapa Kabupaten dan Kota di Sumbar

    Gempa Pariaman Berkekuatan M 5 Terasa di Beberapa Kabupaten dan Kota di Sumbar

    Padang, Beritasatu.com – Gempa bumi mengguncang wilayah Kota Pariaman Sumatera Barat pada Senin (16/12/2024) siang, pukul 10.50 WIB.

    Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempa bumi berkekuatan magnitudo 5 dengan episenter gempa bumi berlokasi di laut pada kedalaman 20 kilometer.

    Gempa Pariaman ini juga dirasakan di Kota Padang serta Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). Getaran dirasakan oleh banyak orang dan terasa nyata dalam rumah, seakan-akan ada truk berlalu.

    Salah satu warga Passel Adib melalui Whatsapp mengatakan merasakan getaran gempa yang sangat kuat.

    “Di tempat kami getarannya sangat kuat,” ungkapnya melalui Whatsapp tentang gempa Pariaman ini.

    BMKG mengimbau masyarakat tidak panik, tetap tenang, dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

  • BPBD: 376 Rumah di Kabupaten Bima Terendam Banjir

    BPBD: 376 Rumah di Kabupaten Bima Terendam Banjir

    Mataram, Beritasatu.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan, dampak bencana alam akibat cuaca ekstrem mengakibatkan ratusan rumah warga di dua desa terendam banjir.

    “Banjir rendam 376 rumah, sekolah, serta lahan pertanian di Desa Rada dan Desa Nggembe, Kecamatan Bolo, Bima” kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Bima Isyrah di Bima, Senin (16/12/2024) dilansir Antara.

    Hujan lebat yang disertai angin kencang terjadi pada Minggu (15/12/2024) mengakibatkan air sungai yang mengalir dari arah Gunung Kecamatan Donggo, Bima meluap sehingga tanggul drainase di Dusun Rada tidak mampu menahan debit air. “Ini menyebabkan pemukiman warga serta jalan raya di Desa Rada, Bima banjir,” katanya.

    Sementara di Desa Nggembe, Bima, banjir terjadi akibat sungai di Dusun Jala, meluap sehingga merendam lahan pertanian dan pemukiman warga. Akibatnya, 272 unit rumah terendam banjir, dua unit gedung sekolah dan lahan pertanian. “Kondisi saat ini sudah kondusif, air sudah surut dan tidak ada masyarakat yang mengungsi,” katanya.

    Ia mengatakan, saat ini wilayah NTB, termasuk Bima memasuki puncak musim hujan sehingga rawan banjir. “Masyarakat perlu mewaspadai potensi hujan dan angin kencang,” katanya.
     

  • Cuaca Hari Ini, Kota Besar di Indonesia Akan Hujan Ringan

    Cuaca Hari Ini, Kota Besar di Indonesia Akan Hujan Ringan

    Jakarta, Beritasatu.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hari ini Senin (16/12/2024) di kota besar Indonesia berpotensi hujan.

    “Cuaca hari ini di Padang berpotensi berawan tebal,” kata prakirawan BMKG Eriska Febriati di Jakarta, Senin dilansir Antara.

    Hujan berintensitas ringan diprakirakan terjadi di Banda Aceh. Sementara cuaca hari ini di Medan dan Tanjung Pinang diprakirakan berpotensi hujan dengan intensitas sedang. “Cuaca hari ini di Pekanbaru diprediksi hujan disertai kilat,” kata dia.

    Untuk wilayah Pangkal Pinang, Palembang, dan Lampung diprakirakan hujan dengan intensitas ringan. Sementara hujan berintensitas sedang diprakirakan terjadi di Bengkulu. “Waspadai hujan disertai dengan kilat adi Jambi,” kata Eriska.

    Beralih ke Pulau Jawa, hujan ringan diperkirakan terjadi di Jakarta, Serang, dan Bandung.

    Cuaca hari ini berupa hujan disertai kilat diprakirakan di Semarang, Surabaya, dan Yogyakarta. “Sedangkan di Bali dan Nusa Tenggara secara umum hujan ringan,” kata dia

    Di Pulau Kalimantan, cuaca hari ini diprakirakan berawan tebal sperti terjadi di Samarinda. “Cuaca hujan disertai dengan kilat diprediksi di Tanjung Selor, Pontianak, Palangka Raya, dan Banjarmasin,” kata dia.

    Sementara di Pulau Sulawesi, diperkirakan terjadi hujan ringan di wilayah Gorontalo, Kendari, dan Makassar. Cuaca hari ini berupa hujan berintensitas sedang diprakirakan terjadi di Palu, Manado, dan Mamuju.

    Sedangkan di wilayah timur Indonesia, diprakirakan cuaca berawan di wilayah Ambon. Cuaca hari ini berupa hujan ringan diperkirakan di Ternate, Sorong, Manokwari, dan Jayawijaya. 

  • Rumah Dinas Gubernur Sulawesi Selatan Terendam Banjir

    Rumah Dinas Gubernur Sulawesi Selatan Terendam Banjir

    Makassar, Beritasatu.com – Hujan deras melanda Kota Makassar, Sulawesi Selatan membuat area rumah dinas gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) terendam banjir. Hal itu terlihat, saat penjabat (Pj) gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh melalui video amatir yang meninjau rumah dinasnya.

    Zudan Arif Fakrulloh yang mengenakan payung dengan celana digulung mencoba berkeliling di sekitar halaman rumah dinas. Melihat ketinggian air menggenangi lapangan futsal dan sekitarnya, ia memanggil Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Sulsel Astina Abbas dan Kepala Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya, dan Tata Ruang Pemprov Sulsel Andi Darmawan Bintang untuk segera melakukan penanganan.

    Zudan menyebut, asal air yang membanjiri rumah dinas gubernur Sulsel merupakan luapan drainase dari belakang rumah dinas, yakni Jalan Sungai Tangka dan Jalan Sungai Saddang.

    “Rumah jabatan ini halamannya paling rendah, dibandingkan dengan jalan di depan dan di belakang sehingga airnya masuk,” ujar Pj gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh, Minggu (15/12/2024).

    Meski area pekarangan rumah dinas banjir, tetapi tidak sampai masuk ke dalam ruang tamu rumah dinas.

    “Alhamdulillah sudah surut malam hari ini,” tuturnya.

    Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan, pentingnya peran kepala daerah di Sulsel untuk mengantisipasi bencana alam baik banjir hingga tanah longsor.

    “Tolong memperhatikan, surat edaran yang sudah saya sampaikan untuk mengantisipasi bencana yang terkait curah hujan dengan intensitas tinggi. Mulai dari tanah longsor, banjir, maupun bencana lainnya,” jelasnya.

    Diketahui, sejak pagi hingga petang, Kota Makassar diguyur hujan yang mengakibatkan banjir di sejumlah ruas jalan dan permukiman warga tergenang dengan ketinggian bervariatif.

    Sejumlah wilayah di Kota Makassar tergenang air terjadi pada beberapa titik. Naiknya air ke permukaan disebabkan meluapnya air dari drainase dan kanal-kanal ke jalanan hingga meluber ke permukiman warga.