Category: Beritasatu.com Regional

  • Tim Gegana Brimob Polda Sumut Amankan Bom Militer yang Ditemukan di Tanjung Balai

    Tim Gegana Brimob Polda Sumut Amankan Bom Militer yang Ditemukan di Tanjung Balai

    Tanjung Balai, Beritasatu.com – Sebuah bom militer jenis unexploded ordnance (UXO) ditemukan di wilayah Sungai Silau, Pantai Burung, Kota Tanjung Balai. Penemuan ini memicu respons cepat dari personel penjinak bom (Jibom) Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) untuk mengamankan bom tersebut.

    Komandan Satuan Brimob Polda Sumut Kombes Pol Rantau Isnur Eka memerintahkan pengerahan penjinak bom yang dipimpin Aiptu Bambang Sudirmanto. Sebanyak tujuh personel bergerak ke lokasi untuk memastikan keamanan masyarakat di sekitar wilayah temuan bom.

    Setelah melakukan langkah pengamanan awal, tim penjinak bom kemudian membawa bom militer tersebut ke Pulau Beswesen di Selat Tanjung Medan, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjung Balai. Lokasi ini dipilih karena jaraknya yang cukup aman untuk proses penghancuran bom.

    Kegiatan ini berlangsung dengan pengawalan ketat dan melibatkan sinergi lintas instansi. Turut hadir Danlanal Tanjung Balai, Dandenpomal Lanal Tanjung Balai, Danki 3B Tanjung Balai, Kasat Intel Polres Tanjung Balai, serta Tim INAFIS Polres Tanjung Balai. Seluruh proses dilakukan dengan koordinasi yang matang untuk memastikan keselamatan warga dan personel yang bertugas.

    Aiptu Bambang Sudirmanto menjelaskan, bom militer ini diduga peninggalan masa lalu dan masih aktif, sehingga menjadi langkah yang wajib dilakukan untuk mencegah potensi bahaya.

    “Kami bekerja dengan sangat hati-hati dan sesuai standar operasi agar tidak ada insiden selama proses ini,” ungkapnya kepada awak media, Kamis (2/1/2025).

    Komandan Brimob Polda Sumut Kombes Pol Rantau Isnur Eka menyampaikan apresiasinya kepada seluruh personel yang terlibat.

    “Sinergitas yang baik antara Brimob, TNI, dan Polri dalam operasi ini menunjukkan komitmen kita bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

    Dengan langkah cepat dan terukur ini, ancaman bom militer berhasil diatasi tanpa menimbulkan korban atau kerusakan.

  • Libur Nataru, 38.934 Melintas di Tol Padang-Sicincin

    Libur Nataru, 38.934 Melintas di Tol Padang-Sicincin

    Padang, Beritasatu.com – Sejak dibuka secara fungsional pada 21 Desember hingga 31 Desember 2024, Tol Padang-Sicincin mencatatkan total 38.934 kendaraan melintas pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

    Angka ini menjadikan ruas tol tersebut sebagai yang memiliki volume lalu lintas tertinggi di seluruh jaringan Jalan Tol Trans Sumatera selama periode tersebut.

    Branch Manager Tol Pekanbaru-Padang PT Hutama Karya (Persero) Jarot Seno Wibawa menyebutkan, tingginya volume kendaraan ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap keberadaan infrastruktur baru ini.

    “Data ini tidak sekadar menggambarkan angka, tetapi juga memperlihatkan besarnya respons positif masyarakat terhadap kehadiran infrastruktur baru ini,” ujar Jarot Seno Wibawa kepada awak media, Kamis (2/1/2025).

    Berdasarkan data trafik harian, puncak arus kendaraan terjadi pada 29 Desember 2024 dengan 5.083 kendaraan melintas. Selain itu, lonjakan signifikan juga tercatat pada 25 Desember dengan 4.905 kendaraan dan 28 Desember dengan 4.389 kendaraan.

    Selain hari libur besar, mencatat volume lalu lintas yang bervariasi, seperti 22 Desember dengan 4.211 kendaraan, 26 Desember sebanyak 3.932 kendaraan, dan 23 Desember dengan 3.097 kendaraan. Adapun volume terendah terjadi pada 24 Desember 2024 dengan 2.167 kendaraan.

    Trafik yang tinggi ini membuktikan bahwa Tol Padang-Sicincin telah menjadi pilihan utama masyarakat untuk mendukung mobilitas selama libur akhir tahun.

    Selain itu, tol ini juga diharapkan dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di Sumatra Barat.

    Keberadaan Tol Padang-Sicincin menjadi bukti nyata pentingnya pengembangan infrastruktur dalam memperlancar arus lalu lintas dan mendukung aktivitas masyarakat, khususnya di wilayah Sumatra Barat dan sekitarnya.

  • Kejari Indramayu Perpanjangan Masa Tahanan Panji Gumilang

    Kejari Indramayu Perpanjangan Masa Tahanan Panji Gumilang

    Indramayu, Beritasatu.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Indramayu memperpanjang masa tahanan Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Panji Gumilang, pada perkara kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU).

    Panji Gumilang saat ini berstatus tahanan kota, diperpanjang masa tahanannya selama 30 hari kedepan, terhitung sejak 29 Desember 2024 hingga 27 Januari 2025.

    “Perpanjangan tahanan kota itu sudah disetujui Kepala Kejari Indramayu, setelah masa tahanan berakhir pada tanggal 28 Desember 2024,” ungkap Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Eko Supramurbada kepada awak media di Kejari Indramayu, Kamis (2/1/2025).

    Eko Supramurbada mengatakan, perpanjangan masa penahanan Panji Gumilang sesuai dengan Pasal 25 ayat (2) KUHP tentang Permohonan Perpanjangan Penahanan.

    Sementara itu, Kepala Kejari Indramayu Arief Indra Kusuma Adhi menjelaskan, status Panji Gumilang sebagai tahanan kota tersebut terkait dugaan kasus TPPU.

    “Ini berbeda dengan yang sebelumnya, kali ini terkait kasus TPPU,” jelasnya.

    Arief Indra Kusuma Adhi mengatakan, pihaknya bakal segera melimpahkan berkas perkara Panji Gumilang ke Pengadilan Negeri Indramayu, untuk disidangkan.

    “Mudah-mudahan secepatnya dibulan Januari ini sudah kita limpahkan ke Pengadilan Negeri Indramayu,” katanya.

    Diketahui, Bareskrim Polri telah menetapkan Panji Gumilang sebagai tersangka kasus TPPU. Diketahui, penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri telah menetapkan Panji Gumilang sebagai tersangka perkara dugaan TPPU, Kamis (2/11/2023).

    Penetapan tersangka tersebut dilakukan setelah Penyidik Bareskrim Polri menggelar gelar perkara. Salah satu hasil gelar perkara, penyidik menemukan transaksi pinjaman perbankan sejak 2008 hingga 2022.

    Selain itu, Penyidik Bareskrim Polri menemukan 144 rekening atas nama Panji Gumilang dan yang terafiliasi dengannya.

    Dari 144, terdapat 14 rekening yang berisi uang sebesar Rp 200 Miliar. Seluruh rekening dan uang tersebut telah diblokir dan disita oleh Penyidik Bareskrim Polri.

  • 2 Orang Tersangka Kasus Perundungan PPDS Undip Semarang Diperiksa

    2 Orang Tersangka Kasus Perundungan PPDS Undip Semarang Diperiksa

    Semarang, Beritasatu.com – Polda Jawa Tengah melakukan pemeriksaan terhadap dua orang tersangka atas kasus dugaan perundungan dan pemerasan pada Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jawa Tengah.

    Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Komisaris Besar (Kombes) Pol Artanto membenarkan, pemeriksaan terhadap Kepala Staf Medis Kependidikan Prodi Anestesiologi FK Undip berinisial SM dan mahasiswa senior program PPDS FK Undip berinisial ZYA.

    “Dua tersangka yakni SM dan ZYA dilakukan pemeriksaan hari ini,” kata Kombes Pol Artanto dilansir dari Antara, Kamis (2/1/2024).

    Kombes Pol Artanto menyebut, seharusnya dilakukan pemeriksaan terhadap tiga tersangka. Hanya saja, tersangka, yakni Kepala Prodi PPDS Anestesiologi dan Terapi Intensif FK Undip Semarang berinisial TE belum bisa diperiksa lantaran sedang sakit.

    “Untuk saudara TE tidak memenuhi panggilan pemeriksaan hari ini dan akan dijadwalkan ulang,” lanjutnya.

    Sementara itu, pengacara TE, Kairul Anwar, membenarkan kliennya batal dilakukan pemeriksaan lantaran kondisi tubuhnya sedang tidak sehat.

    “Yang bersangkutan sedang sakit, ada keterangan dari dokter juga,” tuturnya.

    Sebelumnya, Aulia Risma Lestari, mahasiswi PPDS Fakultas Kedokteran Undip Semarang meninggal dunia diduga bunuh diri di kamar kosnya Jalan Lempongsari, Kota Semarang, Jawa Tengah.

    Kematian korban berinisial AR yang ditemukan pada tanggal 12 Agustus 2024 tersebut diduga berkaitan dengan perundungan di tempatnya menempuh pendidikan.

    Polisi telah menetapkan tiga orang tersangka dalam penyidikan perkara tersebut, masing-masing Kaprodi PPDS Anestesiologi dan Terapi Intensif FK Undip Semarang berinisial TE, Kepala Staf Medis Kependidikan Prodi Anestesiologi FK Undip berinisial SM, dan mahasiswa senior program PPDS FK Undip berinisial ZYA.

    Para tersangka dijerat dengan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan kekerasan atau Pasal 378 KUHP tentang penipuan, atau Pasal 335 KUHP tentang pengancaman.

  • 1 Keluarga di Pekanbaru Tewas Ditabrak Mobil, Sopir Jadi Tersangka

    1 Keluarga di Pekanbaru Tewas Ditabrak Mobil, Sopir Jadi Tersangka

    Pekanbaru, Beritasatu.com – Pengemudi minibus jenis Toyota Calya Antoni Romansyah (44) ditetapkan jadi tersangka dan ditahan oleh Sat Lantas Polresta Pekanbaru. Dia ditetapkan jadi tersangka seusai menabrak dan menewaskan satu keluarga yang mengendarai sepeda motor di Jalan Hang Tuah Ujung, Kecamatan Tenayan Raya, pada Rabu (1/1/2025).

    Kapolresta Pekanbaru Kombes Jeki Rahmat Mustika mengatakan, akibat kelalaian pelaku satu keluarga yang terdiri dari tiga orang tewas ditabrak mobil yang dikendarai pelaku.

    Korban tewas yakni Anton Sujarwo (38), Aditia Aprilio Anjani (10), dan Afrianti (42). “Ketiganya saat itu sedang berboncengan dan ditabrak oleh tersangka yang tiba-tiba melebar ke kanan. Dia berkendara dalam pengaruh narkoba,” kata Kombes Jeki kepada wartawan, Kamis (2/1/2025).

    Dalam pengaruh alkohol dan narkoba, tersangka mengendarai mobil dalam kecepatan tinggi. Setiba di lokasi kejadian, mobil tiba-tiba melebar dan menabrak korban. Selain menabrak korban, mobil Toyota Calya bernomor polisi F 1817 VI itu juga menabrak sepeda motor jenis Honda Scoopy yang menyebabkan dua orang terluka.

    “Dia mengendarai mobil dengan kecepatan 80 kilometer ke atas karena dipengaruhi minuman keras dalam keadaan tidak sadar sehingga yang bersangkutan adu banteng dengan korban,” kata Kombes Jeki.

    Dua rekan korban yakni Lidia Rustiawati Putri (25) dan Deni (30) masih dalam pemeriksaan intensif polisi.

    “Tersangka kita jerat Pasal 311 ayat (5) dan Pasal 310 ayat (4) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 dengan ancaman pidana 12 tahun penjara,” pungkas Jeki terkait satu keluarga tewas ditabrak di Pekanbaru. 
     

  • Guguran Lava Gunung Merapi Capai 1.800 Meter, Masyarakat Diminta Waspada

    Guguran Lava Gunung Merapi Capai 1.800 Meter, Masyarakat Diminta Waspada

    Sleman, Beritasatu.com – Aktivitas vulkanik Gunung Merapi yang terletak di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah masih tinggi. 

    Berdasarkan pengamatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) untuk periode 2 Januari 2025 pukul 00.00-06.00 WIB menunjukkan aktivitas guguran lava.

    “Teramati enam kali guguran lava ke arah barat daya (Kali Krasak dan Kali Bebeng) dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter,” kata Kepala BPPTKG Agus Budi Santosa dalam keterangan resminya pada Kamis (2/1/2025).

    Cuaca di sekitar Gunung Merapi terpantau mendung dengan angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur. Suhu udara berada di kisaran 18-19 derajat celsius dengan kelembapan udara 80-84%. Gunung terlihat tertutup kabut dengan tingkat kabut mencapai 0-III, dan tidak teramati adanya asap kawah.

    Seismograf mencatat 30 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-54 mm dan durasi 15,65-132,22 detik. Selain itu, terdeteksi pula 13 kali gempa hybrid atau fase banyak dengan amplitudo 3-5 mm dan durasi 6,37-9,15 detik. Aktivitas vulkanik dangkal terpantau sebanyak 3 kali dengan amplitudo 18-33 mm dan durasi 12,13-12,94 detik.

    BPPTKG menetapkan status aktivitas Gunung Merapi pada Level III (Siaga). Potensi bahaya meliputi guguran lava dan awan panas di sektor selatan-barat daya, mencakup Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng sejauh tujuh kilometer. 

    “Sektor tenggara mencakup Sungai Woro sejauh tiga kilometer dan Sungai Gendol sejauh lima kilometer. Lontaran material vulkanik dapat menjangkau radius tiga kilometer dari puncak,” lanjutnya.

    BPPTKG mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di wilayah potensi bahaya. Masyarakat juga diminta mewaspadai ancaman lahar dan awan panas, terutama saat hujan serta mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik yang dapat menyebar ke area sekitar.

  • Kecelakaan Beruntun Terjadi di Jalan Raya Puncak-Cianjur, 1 Pengendara Motor Luka Berat

    Kecelakaan Beruntun Terjadi di Jalan Raya Puncak-Cianjur, 1 Pengendara Motor Luka Berat

    Cianjur, Beritasatu.com – Beredar video viral di media sosial yang memperlihatkan kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Puncak-Cianjur, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, pada Selasa (31/12/2024) sekitar pukul 22.30 WIB. Insiden ini melibatkan empat kendaraan dan menyebabkan seorang pengendara sepeda motor mengalami luka berat hingga menembus kaca depan mobil.

    Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur Iptu Ika Cakra Mustika membenarkan kejadian kecelakaan terjadi di malam penghujung tahun itu.

    “Betul, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 22.30 WIB tadi malam,” kata Iptu Ika Cakra Mustika kepada awak media, Rabu (1/1/2025).

    Menurut Iptu Cakra, kecelakaan bermula ketika sepeda motor Yamaha RX King tanpa pelat nomor, yang dikendarai Ahmad Dani, melaju dari arah Cipanas menuju Cianjur.

    Saat melewati jalan lurus yang menanjak, sepeda motor Yamaha RX King itu menyerempet sepeda motor Honda ADV bernopol F-4469-WAA yang dikemudikan Saripudin yang melaju searah di depannya.

    Akibat senggolan tersebut, Yamaha RX King oleng ke kanan dan bertabrakan dengan Daihatsu Sigra bernopol F-1250-ZB yang dikemudikan Yusa Fatmahadi Kusumah dari arah berlawanan.

    Benturan keras pun tak terhindari, hingga menyebabkan Yamaha RX King terpental ke depan dan kembali bertabrakan dengan Yamaha NMAX bernopol F-5579-WAJ yang dikendarai Widi Sukma Nugraha, yang melaju di belakang Daihatsu Sigra.

    “Pengendara Yamaha RX King mengalami luka berat akibat kejadian ini. Sementara, kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp15 juta,” ucap Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur Iptu Ika Cakra Mustika.

    Polisi menduga kecelakaan ini terjadi akibat kelalaian pengendara Yamaha RX King.

    “Berdasarkan analisa awal, kecelakaan di Jalan Raya Puncak-Cianjur, Desa Cipendawa diduga akibat kurang hati-hatinya pengendara Yamaha RX King,” tuturnya.

    Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di jalan yang rawan kecelakaan seperti kawasan Puncak-Cianjur.

  • Tim SAR Gabungan Cari 3 ABK Kapal Kennedy yang Hilang di Perairan Cilacap

    Tim SAR Gabungan Cari 3 ABK Kapal Kennedy yang Hilang di Perairan Cilacap

    Cilacap, Beritasatu.com – Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian tiga ABK kapal Kennedy yang hilang kontak sekitar pukul 12.00 WIB, di perairan Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (31/12/2024).

    Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap Muhamad Abdullah mengaku mendapatkan informasi pada pukul 18.00 WIB, Selasa (31/12/2024). Dalam laporan yang diperolehnya, kapal Kennedy yang seharusnya bersandar di dermaga PPS Cilacap pada pukul 12.00 WIB, namun sampai sore hari belum juga kembali. 

    Mengetahui kapal Kennedy dan 3 ABK yang juga rekannya belum juga kembali dan diduga hilang, pelapor yang merupakan nelayan setempat langsung menghubungi Basarnas Cilacap yang kemudian langsung berkoordinasi dengan pihak keluarga dan HNSI Cilacap.

    Adapun identitas ketiga ABK kapal Kennedy yang diduga hilang itu, yakni Misrun (56), Sarno (38) dan Sainu Catur Prayogo (19) Warga Jalan Tapang Dengklok RT 04 RW 08 Desa Tegalkamulyan, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap.

    Unsur SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Cilacap, SROP Cilacap, Lanal Cilacap, Polairud Cilacap, Distrik Navigasi, PPSC Cilacap, SAR Arnavat, Rapi Cilacap dan nelayan sekitar, selanjutnya melakukan pencarian terhadap para ABK kapal Kennedy yang diduga hilang.

    “Rencananya Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian dengan rencana operasi membagi menjadi 3 regu,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap Muhamad Abdullah kepada awak media, Rabu (1/1/2025).

    Adapun pembagiannya, yaitu SRU 1 Melakukan penyisiran di permukaan air dengan RIB 05 seluas 2 NM di sekitar lokasi kejadian perkara (LKP).

    “Untuk SRU 2 melakukan penyisiran menggunakan rescue trail sejauh 10 Km dari Pantai Ketapang Indah ke Pantai Jetis,” tambahnya.

    Terakhir, SRU 3 akan melakukan pemantauan menggunakan Drone Thermal UAV dari Bukit Menganti dan melakukan pemapelan ke instansi terkait serta penyebaran informasi ke nelayan.

  • Menteri Lingkungan Hidup Soroti Jumlah Sampah Plastik yang Akan Meningkat 3 Kali Lipat pada 2040

    Menteri Lingkungan Hidup Soroti Jumlah Sampah Plastik yang Akan Meningkat 3 Kali Lipat pada 2040

    AJakarta, Beritasatu.com – Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengungkapkan,  jumlah sampah plastik di dunia diprediksi akan meningkat hingga tiga kali lipat pada 2040. 

    Pernyataan ini disampaikan Hanif berdasarkan temuan yang disampaikan oleh United Nations Environment Programme (UNEP) dalam forum The Intergovernmental Negotiating Committee on Plastic Pollution (INC-5) di Busan, Korea Selatan beberapa waktu lalu.

    Laporan UNEP menyebutkan, pada 2016 jumlah sampah plastik di dunia tercatat antara 9 hingga 14 juta ton. Namun, angka ini diperkirakan akan meningkat menjadi 23 hingga 27 juta ton pada tahun 2040.

    Lebih lanjut, peningkatan jumlah sampah plastik yang signifikan ini diprediksi akan mengancam keanekaragaman hayati, terutama di negara-negara seperti Indonesia.

    “Permasalahan ini disebabkan oleh pola konsumsi dan produksi yang tidak berkelanjutan,” kata Hanif dalam keterangannya kepada Beritasatu.com, pada Rabu (1/1/2025).

    Hanif juga menyoroti pentingnya upaya pencegahan untuk menghindari peningkatan sampah plastik dari tahun ke tahun. Menurutnya, beberapa negara yang terlibat dalam forum INC telah sepakat untuk mendorong disepakatinya Resolusi 5/14 dalam United Nations Environment Assembly (UNEA) pada Maret 2022. 

    Apabila disepakati, resolusi tersebut akan menjadi dasar untuk menyusun langkah-langkah konkret dalam mengatasi polusi plastik, terutama yang berdampak pada lingkungan laut.

    “Indonesia berkomitmen untuk menjadi bridge builder dalam perundingan ini, dengan tetap mengutamakan kepentingan nasional, seperti perlindungan wilayah negara kepulauan dari dampak polusi atau sampah plastik lintas batas,” tambah Hanif.

  • Kecelakaan Maut di Pekanbaru, 3 Pengendara Motor Tewas Ditabrak Minibus

    Kecelakaan Maut di Pekanbaru, 3 Pengendara Motor Tewas Ditabrak Minibus

    Pekanbaru, Beritasatu.com – Diduga pengemudi mabuk berat seusai dari tempat hiburan malam, sebuah mobil minibus jenis Toyota Calya menabrak sepeda motor di Jalan Hang Tuah Ujung, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Riau, Rabu (1/1/2025). Akibat kecelakaan maut di Pekanbaru itu, satu keluarga yang berboncengan sepeda motor tewas di lokasi kejadian.

    Korban tewas dalam kecelakaan maut di Pekanbaru tersebut, yakni Anton Sujarwo (38), Aditia Aprilio Anjani (10), dan Afrianti (42).

    Kasat Lantas Polrestabes Pekanbaru Kompol Alvin Wira Wibawa mengatakan, tiga orang di dalam mobil tersebut sudah diamankan dan pengemudi telah ditetapkan sebagai tersangka.

    “Sudah pasti tersangka untuk pengemudi, untuk yang lain kita sudah berkoordinasi dengan Sat Narkoba untuk melaksanakan pengembangan,” kata Kompol Alvin.

    Dijelaskan, pengemudi yang ditetapkan tersangka itu yakni bernama Antoni Romansyah (44). Dua penumpang lainnya, yakni Lidia Rustiawati Putri (25) dan Deni (30) masih menjalani pemeriksaan intensif.

    Selain menabrak korban, mobil Toyota Calya bernomor polisi F 1817 VI itu juga menabrak sepeda motor jenis Honda Scoopy yang menyebabkan dua orang terluka.

    “Diduga pengemudi mobil Toyota Calya di bawah pengaruh narkoba ketika berkendara sehingga mengakibatkan terjadinya kecelakaan,” kata Alvin.

    Saat ini, ketiga tersangka sedang menjalani pemeriksaan intensif di Polresta Pekanbaru untu menjalani proses lebih lanjut. “Setelah dilakukan pengecekan urine, ketiga tersangka positif amphetamine dan methamphetamine,” kata Alvin terkait kecelakaan maut di Pekanbaru.