Category: Beritasatu.com Regional

  • Kapal Tanker Berbendera Malaysia Tenggelam di Perairan Bintan, 8 Awak Kapal Berhasil Diselamatkan

    Kapal Tanker Berbendera Malaysia Tenggelam di Perairan Bintan, 8 Awak Kapal Berhasil Diselamatkan

    Bintan, Beritasatu.com – Kapal tanker berbendera Malaysia, Silver Sincere, tenggelam di perairan Karang Singa, Kabupaten Bintan, yang merupakan perbatasan Indonesia dan Singapura, pada Minggu (12/1/2025). Sebanyak delapan kru kapal berhasil diselamatkan dalam insiden tersebut.

    Diduga, kapal tanker tenggelam tersebut mengalami kebocoran setelah dihantam gelombang besar. Kru kapal yang panik segera menyalakan suar untuk meminta pertolongan sekaligus mengunggah video ke media sosial yang menunjukkan kondisi kapal mereka yang mulai miring dan bocor.

    Dalam upaya penyelamatan diri, para kru kapal tanker tenggelam menggunakan perahu karet dan sempat terombang-ambing di lautan sebelum akhirnya ditolong oleh kapal MV Intan Jaya yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.

    Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) Tanjung Uban, Sugeng Riono, menyatakan bahwa pihaknya segera mengerahkan kapal KN. Sarotama untuk mengevakuasi para kru kapal tanker tenggelam setelah menerima laporan kecelakaan.

    “Kejadiannya dekat Tanjung Berakit, Bintan. Ada delapan kru kapal dan semuanya selamat. Saat ini mereka sudah dievakuasi ke pangkalan PPLP Tanjung Uban,” ujar Sugeng.

    Dari delapan orang, identitas empat awak kapal tanker tenggelam tersebut adalah Nay Myo warga Myanmar yang bertugas sebagai chief officer, Dedi Abadi asal Indonesia (second officer), Hasudungan Sitorus asal Indonesia (chief engineer), Agung Purwanto Putra asal Indonesia (second engineer).

    Sementara empat kru lainnya berhasil dievakuasi oleh Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI).

    Insiden kapal tanker tenggelam ini mengingatkan pentingnya perawatan dan pemantauan kondisi kapal untuk mengantisipasi potensi bahaya saat pelayaran, terutama di wilayah dengan cuaca yang tidak menentu.

  • Gunungkidul Belum Siap Laksanakan Program Makan Bergizi Gratis, Dapur Sehat Jadi Kendala

    Gunungkidul Belum Siap Laksanakan Program Makan Bergizi Gratis, Dapur Sehat Jadi Kendala

    Gunungkidul, Beritasatu.com – Partai Gerindra menilai Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, belum siap untuk melakukan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam waktu dekat ini. Sebab, terdapat banyak hal yang masih perlu dilakukan terutama dengan dapur sehat yang akan digunakan nantinya.

    Hal tersebut terungkap ketika Dewan Pimpinan Cabang  (DPC) Partai Gerinda Gunungkidul melakukan monitoring di dapur sehat milik Kodim 0730 Gunungkidul. Belum siapnya Kabupaten Gunungkidul ini berkaitan erat dengan luasan wilayah yang harus dilayani.

    Menurut Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerinda Gunungkidul Purwanto, selaku partai politik pihaknya bakal melakukan monitoring pelaksanaan MBG tersebut. Harapannya nanti tidak akan ada perbedaan yang disampaikan ke masyarakat antara Partai Gerindra dan Kodim 0730 berkaitan dengan pelaksanaan MBG ini, sehingga pelaksanaan program Presiden Prabowo Subiyanto itu benar.

    “Kami tandaskan jika program MBG ini adalah program yang benar,” kata Purwanto kepada Beritasatu.com, Senin (13/1/2025).

    Koordinasi ini penting untuk menyamakan persepsi, karena sepengetahuannya pelaksana MBG ini adalah Kodim setempat. Namun, setelah koordinasi ternyata Kodim hanya melakukan pendampingan melekat dan pelaksana MBG adalah Badan Gizi Nasional (BGN).

    Dari koordinasi memang masih butuh waktu untuk mempersiapkan pelaksanaan MBG ini, bahkan akhir bulan Januari nanti dapur sehat ini memang belum siap untuk digunakan.

    “Kapan dilaksanakan, kami harap agar benar-benar siap baru dilaksanakan. Sehingga nanti benar-benar sesuai standar dalam memberikan layanan,” jelas Purwanto.

    Menurutnya, dari hasil koordinasi ini maka dia menandaskan Gunungkidul masih belum siap untuk melakukan program MBG secara menyeluruh sehingga harus dilakukan bertahap. Karena dalam monitoring ini terungkap bahwa dengan wilayah yang cukup luas ini, Gunungkidul membutuhkan minimal 4 dapur sehat untuk melayani seluruh siswa.

    “Saat ini satu pun dapur sehat juga belum siap dan apa yang terjadi ini bakal saya sampaikan ke pimpinan kami,” tambah Purwanto.

    Sementara itu, Kodim 0730 Gununungkidul terus melakukan persiapan pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG). Kodim 0730 terus berusaha membenahi dan melengkapi dapur sehat yang bakal digunakan untuk memasak menu MBG nantinya.

    Saat ini tengah dilakukan pembenahan minor beberapa titik dan melengkapi peralatan yang dibutuhkan. Di sisi lain, Kodim 0730 juga menarik beberapa peralatan yang sekiranya tidak layak atau tidak sesuai dengan ketentuan standar Badan Gizi Nasional (BGN).

    “Hanya saja kami masih kekurangan 1 unit armada untuk distribusi,” Ungkap Komandan Kodim 0730 Letkol Inf Roni Hermawan.

    Untuk karyawan atau tenaga kerja sebenarnya sudah ada, hanya saja memang perlu dilatih teknis untuk memasak ataupun mendistribusikan menu MBG ini, agar ke depannya bisa berjalan lancar dan sesuai dengan standar yang ditetapkan BGN.

    Kodim 0730 saat ini masih berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan berkaitan dengan pelatihan terhadap karyawan atau tenaga kerja di dapur sehat. Karena memang yang bakal melaksanakan peningkatan kapasitas karyawan dapur sehat adalah instansi tersebut.

    “Kami sifatnya melakukan pendampingan melekat,” tutup Letkol Inf Roni Hermawan.

    Kodim 0730 bakal melakukan pendampingan melekat di antaranya terus berkoordinasi dengan koordinator dapur sehat. Segala keluhan dan kekurangan di dapur sehat akan mereka sampaikan ke BGN meskipun garis koordinasinya langsung antara BGN dengan dapur sehat.

  • Lapas Lombok Barat Beri Fasilitas Khusus untuk Agus Buntung

    Lapas Lombok Barat Beri Fasilitas Khusus untuk Agus Buntung

    Mataram, Beritasatu.com – Menjelang sidang perdana yang dijadwalkan pada 16 Januari 2025 di Pengadilan Negeri Mataram, Agus Buntung ditempatkan di ruang khusus Lapas Kelas II A Lombok Barat.

    Ruangan khusus bagi Agus Buntung alias IWAS, tersangka dalam kasus kekerasan seksual, merupakan ruangan yang diperuntukkan bagi lansia dan penyandang disabilitas.

    Menurut Kepala Lapas Kelas II A Lombok Barat M Fadli, kebijakan ini diambil untuk memastikan kondisi tahanan sesuai dengan kebutuhan khusus mereka.

    “Agus Buntung kami tempatkan di ruang khusus lansia dan disabilitas. Kami memiliki dua ruangan khusus, dan salah satu ruangan tersebut digunakan untuk menempatkan Agus,” ujar M Fadli, Senin (13/1/2025).

    Meski berada di ruang khusus, Agus tetap diperlakukan sama seperti tahanan lainnya. Namun, fasilitas di ruang ini disesuaikan dengan kebutuhan penghuni yang memiliki keterbatasan fisik.

    “Salah satu perbedaan mencolok adalah penggunaan kloset duduk untuk mempermudah pengguna dengan disabilitas,” jelas Fadli.

    Fadli juga menjelaskan, pihaknya berupaya menyediakan fasilitas tambahan yang sesuai kebutuhan tahanan disabilitas. Jika fasilitas yang ada saat ini masih kurang memadai, Lapas akan melakukan modifikasi.

    “Kami menggunakan kloset duduk, karena jika jongkok akan menyulitkan. Jika Agus masih kesulitan menggunakan fasilitas tersebut, kami akan mempertimbangkan modifikasi lebih lanjut, termasuk penyesuaian sistem pancuran untuk kebutuhan mencuci,” tambahnya.

    Langkah ini menunjukkan komitmen Lapas Kelas II A Lombok Barat dalam memenuhi hak-hak dasar tahanan meski mereka menghadapi tuduhan serius.

  • Warga Aceh Selamatkan 3 Nelayan Malaysia yang Hilang Terbawa Arus

    Warga Aceh Selamatkan 3 Nelayan Malaysia yang Hilang Terbawa Arus

    Jakarta, Beritasatu.com – Warga Aceh berhasil menyelematkan tiga nelayan asal Malaysia yang hilang terbawa arus lalu terdampar ke perairan Kuala Peunaga, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, Senin (13/1/2025) pagi. 

    Ketiga nelayan Malaysia itu masing-masing Asrul Hisham (47), Mohd Aiman bin Asrul, dan Mohd Amin. Mereka berasal dari Pengkalan Batu Lintang, Kedah lalu hanyut ke Aceh saat mencari ikan karena cuaca buruk.

    Sekjen Panglima Laot Aceh Azwir Nazar mengatakan ketiga warga Malaysia itu diselamatkan oleh nelayan Aceh di Kuala Peunaga.

    “Alhamdulillah kondisi mereka baik dan sehat. Kabarnya hanyut karena cuaca buruk dan badai,” kata Azwir dalam keterangan diterima Beritasatu.com.

    Ketiga nelayan Malaysia tersebut sudah didaratkan di rumah nelayan Kuala Peunaga dan panglima laot setempat. 

    “Ada sedikit kendala komunikasi kita ke sana karena jaringan telekomunikasi atau sinyalnya sering putus-putus. Sementara begitu infonya dan kita sudah dapatkan gambar tiga nelayan tersebut,” ujar Azwir.

    Sebelumnya The Malaysian Maritime Enforcement Agency telah menghubungi Basarnas RI pada 11 Januari 2025 mengabarkan tiga nelayan asal Malaysia hilang sejak Kamis (9/1/2025).

    Ketiga nelayan itu hilang terbawa arus akibat cuaca buruk saat menangkap ikan di sekitar perairan Pulau Payar, dekat Kuala Kedah, Malaysia. Mereka sudah diperkirakan hanyut ke perairan Indonesia atau Thailand.

  • BGN Tunda Lagi Program Makan Bergizi Gratis di Balikpapan, Kaltim

    BGN Tunda Lagi Program Makan Bergizi Gratis di Balikpapan, Kaltim

    Balikpapan, Beritasatu.com – Program makan bergizi gratis (MBG) yang dirancang untuk para pelajar di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, kembali mengalami penundaan. Penundaan ini terjadi untuk kedua kalinya akibat persiapan yang belum selesai.

    Awalnya, pelaksanaan perdana MBG dijadwalkan berlangsung pada Senin, 13 Januari 2025 di dua sekolah pilot project, yakni SMK Negeri 1 Balikpapan dan SMP Negeri 5 Balikpapan. Namun, hingga kini program tersebut belum terlaksana, dan penundaan terbaru disebutkan berlangsung hingga batas waktu yang belum ditentukan.

    Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Balikpapan Mujadi mengungkapkan, pihaknya telah menerima pemberitahuan penundaan sejak Kamis (9/1/2025). Menurutnya, petugas dari Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan jadwal pelaksanaan belum final dan kemungkinan ada perubahan sekolah penerima manfaat.

    “Waktu itu dijadwalkan mulai 6 Januari, lalu ditunda ke 13 Januari, tetapi sekarang ditunda lagi tanpa batas waktu pasti,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya pada Senin (13/1/2025) terkait makan bergizi gratis di Balikpapan.

    Mujadi menambahkan, SMK Negeri 1 Balikpapan sebenarnya telah siap menjadi salah satu sekolah perdana yang melaksanakan program MBG. Jika program ini jadi dilaksanakan, setidaknya 2.040 pelajar di sekolah tersebut akan mendapatkan manfaat dari makanan bergizi gratis yang disediakan pemerintah pusat.

    Penundaan ini diduga disebabkan oleh persiapan teknis yang belum tuntas. Pihak BGN juga masih mempertimbangkan sekolah mana yang akan ditunjuk sebagai penerima manfaat program. “Belum tentu SMK 1 Balikpapan yang jadi penerima, tetapi kami tetap menunggu informasi resmi dari BGN,” tambah Mujadi.

    Program makan bergizi gratis diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi pelajar di Kota Balikpapan, khususnya dalam mendukung kebutuhan nutrisi mereka. Terkait makan bergizi gratis di Balikpapan, pihak sekolah berharap pemerintah segera memberikan kepastian agar program ini dapat berjalan sesuai rencana.

  • Harimau Mangsa Warga dan Hewan Ternak, Warga Mukomuko Diminta Waspada

    Harimau Mangsa Warga dan Hewan Ternak, Warga Mukomuko Diminta Waspada

    Mukomuko, Beritasatu.com – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu mengimbau warga Kabupaten Mukomuko untuk waspada saat beraktivitas di luar rumah. Imbauan ini disampaikan menyusul keberadaan seekor harimau yang telah memangsa seorang warga dan seekor sapi di wilayah tersebut.

    Petugas Pos KSDA Air Hitam Kabupaten Mukomuko, Rasidin mengungkapkan, satwa liar tersebut masih bergerak di area tersebut dan kemungkinan merasa terancam.

    “Untuk itu, warga harus tetap waspada ketika beraktivitas di luar rumah,” ujar Rasidin, Senin (13/1/2025).

    Insiden harimau memangsa warga dialami seorang warga Desa Tunggal Jaya, Kecamatan Teras Terunjam, bernama Ibnu Oktavianto (22). Ibnu ditemukan meninggal dunia di kebun kelapa sawit pada Selasa (7/1/2025) sekitar pukul 23.30 WIB.

    Selain itu, seekor sapi milik Deden Nurjamil, warga Desa Mekar Jaya yang berbatasan dengan Desa Tunggal Jaya, juga ditemukan mati akibat dimangsa harimau.

    Petugas KSDA saat ini berada di area PT Agromuko, sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit di Mukomuko, untuk menelusuri jejak harimau dan menentukan langkah penanganan.

    BKSDA juga telah memasang tiga perangkap di tiga desa di Kecamatan Teras Terunjam, yaitu Desa Tunggal Jaya, Desa Mekar Jaya, dan Desa Setia Budi. Langkah ini dilakukan untuk menangkap harimau dan mencegah potensi serangan lebih lanjut.

    Selain langkah dari BKSDA, warga di beberapa wilayah setempat juga melakukan penelusuran jejak harimau berdasarkan laporan keberadaan satwa tersebut. Beberapa warga bahkan membuat pagar betis untuk mencegah harimau yang telah memangsa warga di Kabupaten Mukomuko masuk ke permukiman.

  • Longsor di Batam Hancurkan 5 Rumah, 4 Tewas Tertimbun

    Longsor di Batam Hancurkan 5 Rumah, 4 Tewas Tertimbun

    Batam, Beritasatu.com – Tanah longsor yang melanda Perumahan Tiban Koperasi, Sekupang, Kota Batam, mengakibatkan lima rumah hancur dan empat orang tewas tertimbun. Peristiwa tragis ini terjadi akibat hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut.

    Longsor terjadi pada dini hari, ketika sebagian besar warga sedang tertidur. Menurut Sugiono, salah satu warga, ia mendengar suara gemuruh besar sebelum tanah longsor menimbun lima rumah.

    “Peristiwa itu terjadi pada subuh hari dan menimbun lima rumah. Empat orang tewas tertimbun longsor,” kata Sugiono.

    Tim SAR melaporkan, dari 17 orang yang terdampak, empat korban meninggal dunia, yakni Doni Aprianto, Linda, Mujadi, dan Sukarni. Sebanyak 13 orang lainnya berhasil diselamatkan.

    Evakuasi korban longsor di Batam berlangsung dramatis. Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, dan SAR, bersama warga sekitar, berjibaku mengevakuasi korban yang tertimbun material bangunan dan tanah longsor sedalam 1 meter.

    Kapolsek Sekupang Kompol Benhur Gultom mengungkapkan, dua jenazah telah berhasil dievakuasi secara manual. Sementara itu, dua jenazah lainnya masih dalam proses evakuasi karena tertimbun puing-puing rumah.

    “Kami sudah berhasil mengevakuasi dua korban tertimbun longsor. Saat ini masih ada dua korban lagi yang sedang kami upayakan evakuasi karena tertimbun puing-puing rumah,” jelas Kompol Benhur.

    Korban longsor di Batam yang selamat mengalami luka, termasuk cedera kepala akibat terkena batu, telah dilarikan ke rumah sakit terdekat. Sementara itu, tim SAR gabungan masih menunggu kedatangan alat berat untuk membantu memindahkan material longsor dan puing-puing bangunan.

  • Cek 14 Lokasi Samsat Keliling yang Buka Hari Ini di Jadetabek

    Cek 14 Lokasi Samsat Keliling yang Buka Hari Ini di Jadetabek

    Jakarta, Beritasatu.com – Polda Metro Jaya kembali menyediakan layanan Samsat keliling hari ini untuk memudahkan warga dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) di 14 lokasi yang tersebar di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) pada Senin (13/1/2025).

    Informasi ini diumumkan melalui akun X resmi TMC Polda Metro Jaya, yang menginformasikan 14 lokasi Samsat keliling di wilayah Jadetabek sebagai berikut:

    1. Jakarta Pusat di halaman parkir Samsat Jakarta Pusat dan Lapangan Banteng pukul 08.00-14.00 WIB.

    2. Jakarta Utara di halaman parkir Samsat Jakarta Utara dan Masjid Al Musyawarah Kelapa Gading pukul 08.00-14.00 WIB.

    3. Jakarta Barat di Mal Ciputra pukul 08.00-14.00 WIB.

    4. Jakarta Selatan di halaman parkir Samsat Jakarta Selatan pukul 08.00 – 15.00 WIB dan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata pukul 09.00-15.00 WIB.

    5. Jakarta Timur di halaman parkir Samsat Jakarta Timur pukul 08.00-15.00 WIB dan Pasar Induk Kramat Jati pukul 08.00-14.00 WIB.

    6. Kota Tangerang Samsat keliling hari ini juga ada di parkiran busway Foodmosphere pukul 08.00-14.00 WIB.

    7. Serpong di halaman parkir Samsat Serpong pukul 08.00-14.00 WIB dan ITC BSD Serpong pukul 16.00-19.00 WIB.

    8. Ciledug di kantor Kecamatan Pinang dan Rukan Market Green Lake City Cipondoh 09.00-12.00 WIB.

    9. Ciputat di kantor Kelurahan Pondok Betung pukul 09.00-11.00 WIB dan Pasar Gintung Ciputat Timur pukul 09.00-12.00 WIB.

    10. Kelapa Dua di Pasar Modern Intermoda Cisauk dan halaman GTOWN Square Gading pukul 08.00-14.00 WIB.

    11. Kota Bekasi halaman parkir Samsat 08.00-12.00 WIB.

    12. Kabupaten Bekasi Pasar bersih Jababeka pukul 09.00-12.00 WIB.

    13. Depok di halaman parkir Samsat Depok pukul 08.00-14.00 WIB dan lapangan bola Cipayung pukul 08.00-12.00 WIB.

    14. Halaman parkir Samsat pukul 08.00-12.00 WIB.

    Warga yang ingin melakukan pembayaran pajak kendaraan melalui Samsat keliling diminta untuk membawa dokumen-dokumen penting, seperti KTP, BPKB, dan STNK asli beserta fotokopinya. 

    Perlu dicatat bahwa layanan Samsat keliling hari ini hanya melayani pembayaran PKB tahunan. Untuk perpanjangan STNK (lima tahunan) atau penggantian pelat nomor kendaraan, pemilik kendaraan tetap harus mengunjungi kantor Samsat terdekat.

  • Transformasi Sumanto dari Dicap Manusia Kanibal hingga Sukses Jadi Konten Kreator

    Transformasi Sumanto dari Dicap Manusia Kanibal hingga Sukses Jadi Konten Kreator

    Purbalingga, Beritasatu.com – Nama Sumanto, pria asal Purbalingga, Jawa Tengah sempat menjadi sorotan publik karena beberapa tahun lalu dicap sebagai “manusia kanibal”. Kini, ia telah bertransformasi menjadi seorang konten kreator di media sosial.

    Sumanto berhasil menarik perhatian netizen dengan berbagai konten yang unik dan menghibur, bahkan kerap diselipkan pesan-pesan bijak.

    Salah satu konten viral Sumanto adalah video saat ia makan satai kambing. Video tersebut diunggah di akun Instagram pribadinya dan telah ditonton lebih dari 2.800 kali.

    Tidak hanya itu, berbagai komentar netizen turut mewarnai unggahan tersebut. Konten makan satai ini hanyalah salah satu dari puluhan video yang telah diunggah Sumanto di akun media sosialnya.

    Kini, Sumanto aktif sebagai konten kreator dengan jumlah pengikut hampir mencapai 17 ribu di Instagram. Kesehariannya dihabiskan di Klinik Utama Jiwa H Mustajab, Desa Bungkanel, Kecamatan Karanganyar, Purbalingga.

    Di sana, ia tidak hanya menjalani kegiatan rutin, tetapi sibuk untuk membuat konten bersama tim media sosialnya. Layaknya konten kreator profesional, sebelum memulai pengambilan gambar, Sumanto harus dirias oleh tim make-up. Hal ini dilakukan agar terlihat lebih segar dan rapi, sehingga hasil konten lebih menarik untuk ditonton.

    Dalam salah satu proses pengambilan gambar, Sumanto membuat konten memberi pakan ikan di kolam klinik, diselingi pesan bijak. Setelah itu, ia melanjutkan dengan konten joget dan membaca Al-Qur’an.

    “Kegiatannya joget, menyanyi, senam pagi, terus mengaji. Bikin konten makan satai memang suatu kebetulan, dikasih satai ya senang, terus dibikin video,” kata Sumanto kepada awak media, Minggu (12/1/2025).

    “Di sini sudah lama, betah. Kalau terjun ke masyarakat belum bisa ke warga masyarakat desa, paling kunjungi bapak sama ibu,” ungkapnya lagi.

    Pimpinan Yayasan An-Nur Haji Supono Mustajab, Dr Mulyasari, menjelaskan, awal mula transformasi Sumanto menjadi konten kreator.

    “Awalnya pada pertengahan tahun lalu, Sumanto diminta menjadi brand ambassador pada sebuah acara yang ada di wilayah Banyumas. Dari situ, kami membuat akun media sosial untuk Sumanto, dan ternyata respons masyarakat bagus,” paparnya.

    Konten yang dibuat Sumanto pun bermacam-macam, mulai dari kegiatan sehari-hari hingga kata-kata motivasi dan edukasi.

    “Kami ingin memberikan sudut pandang yang berbeda kepada masyarakat. Sumanto kini lebih baik, lucu, baik, dan lebih humanis,” jelasnya.

    Menurutnya, Sumanto sangat kooperatif dalam proses pembuatan konten.

    “Dia bahkan memiliki inisiatif sendiri untuk konsep kontennya. Saat ini, akunnya ada di Instagram dan TikTok, belum di YouTube. Respons masyarakat sejauh ini positif, meski ada kritik. Namun, kami jadikan evaluasi,” tambahnya.

    Wati, warga sekitar, mengaku kagum dengan konten yang dibuat Sumanto.

    “Lihat kontennya di Instagram, TikTok, terus Facebook. Pada heran, Sumanto bisa bikin konten seperti itu. Mulai makan sate, olah raga, sampai ikut kegiatan desa,” ujarnya.

    Nunung Rahmawati, seorang mahasiswa, juga memberikan apresiasi.

    “Konten Sumanto sangat menarik dan bermanfaat. Kata-kata bijaknya memotivasi, terutama untuk mahasiswa seperti saya. Dia bahkan menjadi brand ambassador, follower-nya ribuan, hebat banget,” ungkapnya.

    Bertransformasinya Sumanto menjadi konten kreator tidak hanya untuk membangun citra positif dirinya, tetapi juga memberikan sudut pandang baru kepada masyarakat.

    Dari sosok yang dulu menakutkan, Sumanto kini dikenal sebagai pria yang lucu, baik, dan humanis.

  • Curah Hujan Tinggi di Bintan, 2 Kampung Terendam Banjir

    Curah Hujan Tinggi di Bintan, 2 Kampung Terendam Banjir

    Bintan, Beritasatu.com – Akibat curah hujan tinggi, puluhan rumah yang ada di dua kampung, yakni Kampung Pisang dan Kampung Sei Datuk, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, ketinggian debit air mencapai setinggi pinggang orang dewasa.

    Dalam peristiwa ini, setidaknya puluhan kepala keluarga terdampak banjir diakibatkan intensitas hujan tinggi, yang terjadi sejak dua hari terakhir. Ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa .

    Salah seorang warga Kampung Pisang, Paramita mengatakan, di wilayah tersebut merupakan langganan banjir setiap tahun. Bahkan, banjir yang terjadi saat ini seperti pada enam tahun lalu.

    “Untuk tahun ini banjirnya seperti enam tahun lalu,” kata warga Kampung Pisang, Paramita, Minggu (12/1/2025).

    Sementara itu, Sekretaris BPBD Agus Ariadi menjelaskan, tim BPBD Bintan sedang melakukan peninjauan dan pendataan terhadap warga yang terdampak banjir.

    Saat ini di Kampung Pisang terdapat 67 kartu keluarga yang terdampak, dan sudah diungsikan ke dapur umum yang dibangun oleh pihak kelurahan.

    Selain di Kelurahan Kijang Kota, beberapa kecamatan lainnya seperti Kecamatan Toapaya, Gunung Kijang, dan Bintan Timur juga terendam banjir akibat curah hujan tinggi di Kabupaten Bintan.

    “Kami terus mendata warga yang terkena dampak banjir untuk mempersiapkan segala sesuatu terhadap korban terdampak banjir,” ungkapnya.