Category: Beritasatu.com Regional

  • Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua Tembak Mati Anggota Polres Puncak Jaya Saat Antre Beli Minyak Tanah

    Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua Tembak Mati Anggota Polres Puncak Jaya Saat Antre Beli Minyak Tanah

    Timika, Beritasatu.com – Anggota Polres Puncak Jaya Brigpol Ronald M Enok gugur ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Lima-Lima, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Selasa (21/1/2025).

    Brigpol Ronald ditembak KKB yang diduga pimpinan Bumiwalo Telenggen. Ia ditembak, ketika sedang mengantre untuk membeli minyak tanah di Kampung Lima-Lima.

    “Dalam perjalanan pulang, Brigpol Ronald tiba-tiba diserang oleh KKB dan ditembak hingga gugur di lokasi kejadian,” kata Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol Faizal Ramadhani.

    Polres Puncak Jaya bersama Satgas Damai Cartenz telah mengevakuasi jenazah Brigpol Ronald ke RSUD Mulia untuk menjalani proses visum. Rencananya, jenazah akan diterbangkan ke Jayapura untuk dimakamkan.

    “Kami memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga. Saat ini, langkah-langkah investigasi sedang dilakukan untuk mengungkap pelaku dan motif di balik aksi ini,” ujarnya lagi.

    Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2025, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengimbau, masyarakat agar tetap tenang dan membantu aparat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah kabupaten Puncak Jaya.

    “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga situasi agar tetap kondusif,” Kombes Pol Yusuf Sutejo.

  • Tanah Longsor di Denpasar, Basarnas Sebut Semua Korban Sudah Dievakuasi

    Tanah Longsor di Denpasar, Basarnas Sebut Semua Korban Sudah Dievakuasi

    Denpasar, Beritasatu.com – Proses evakuasi korban tanah longsor di Jalan Ken Dedes, Ubung Kaja, Denpasar, telah selesai dilaksanakan. Sebanyak delapan korban telah berhasil dievakuasi, dengan rincian tiga korban selamat dan lima korban lainnya ditemukan meninggal dunia. Korban selamat adalah Frengki, Nado, dan Rokim, sementara korban pertama yang ditemukan meninggal dunia adalah Didik.

    Evakuasi dimulai pada pukul 10.00 Wita, ketika korban atas nama Dwi ditemukan dan berhasil dievakuasi pada pukul 10.50 Wita. Sekitar 15 menit setelahnya, korban kedua, Wit, ditemukan dan dievakuasi pada pukul 11.22 Wita. Korban ketiga, Kresno ditemukan sekitar pukul 15.30 Wita dan berhasil dievakuasi pada pukul 16.00 Wita. Korban terakhir, Sarif, ditemukan pada pukul 16.35 Wita dan dievakuasi sekitar pukul 16.45 Wita.

    Proses evakuasi korban Kresno dan Sarif memakan waktu lebih lama, karena posisi keduanya cukup jauh dari rumah, dan tim evakuasi harus menggunakan alat berat (ekskavator) untuk menggali timbunan tanah yang tinggi.

    Selain itu, hujan yang mengguyur lokasi pencarian semakin memperumit proses evakuasi. Tim juga melibatkan anjing pelacak K-9 milik Polda Bali untuk menemukan dua korban terakhir.

    “Kendala evakuasi korban terakhir adalah karena posisi korban jauh dari lokasi sebelumnya, dengan adanya lubang di bawah tanah yang menyulitkan pencarian. Kami menggunakan excavator karena timbunan tanah sangat tinggi,” kata Kepala Kantor Basarnas Bali I Nyoman Sidakarya kepada awak media, Senin (20/1/2025).

    Petugas Basarnas memastikan tidak ada korban lain yang tertimbun di lokasi tersebut, berdasarkan keterangan dari kerabat korban yang menyebutkan bahwa delapan orang mengalami musibah ini.

    “Semua korban sudah dievakuasi. Korban terakhir ditemukan dalam kondisi utuh, sementara korban ketujuh mengalami sedikit luka di bagian kepala,” jelas Sidakarya.

    Dengan selesainya operasi evakuasi, Sidakarya mengungkapkan bahwa operasi SAR resmi dihentikan setelah briefing dan evaluasi. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada tim SAR gabungan, aparat kepolisian, dan aparat desa yang telah berpartisipasi dalam upaya penyelamatan ini.

    Keseluruhan korban yang meninggal dunia dibawa ke RS Prof Ngoerah. Proses evakuasi melibatkan berbagai instansi, termasuk PMI Kota Denpasar, BPBD Provinsi Bali, dan Biddokkes Polda Bali.

  • Tim Gegana Polda Jabar Lakukan Penyisiran pada Rumah Pembuatan Petasan yang Terbakar di Indramayu

    Tim Gegana Polda Jabar Lakukan Penyisiran pada Rumah Pembuatan Petasan yang Terbakar di Indramayu

    Jakarta, Beritasatu.com – Tim Gegana Polda Jawa Barat (Jabar) melakukan penyisiran dan penyelidikan di rumah pembuatan petasan di Blok Kebon Kopi, Desa Lobener Lor, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu yang mengalami kebakaran.

    Kapolsek Jatibarang Kompol Darli menjelaskan, kebakaran diduga disebabkan oleh percikan api dari bahan baku kembang api atau petasan yang ada di dalam rumah.

    “Kebakaran ini diduga berasal dari percikan bahan baku pembuatan petasan milik Darwa. Untuk barang bukti, nanti akan diperiksa oleh tim Jibom, karena ada beberapa tong berisi bahan untuk membuat petasan,” ujar Kompol Darli kepada awak media di lokasi kejadian, Senin (20/1/2025).

    Akibat kebakaran rumah pembuat petasan di Indramayu, dua korban dilaporkan mengalami luka bakar.

    “Korban pertama, Guntur (2), mengalami luka bakar di lengan kanan. Korban kedua, Alvin (15), mengalami luka bakar di lengan kanan, punggung, dan leher belakang. Keduanya dilarikan ke Rumah Sakit Patra (Pertamina) Balongan untuk perawatan lebih lanjut,” katanya lagi.

    Proses pemadaman api pada kebakaran rumah pembuat petasan di Indramayu berlangsung lebih dari tiga jam karena banyaknya bahan mesiu yang mudah terbakar. “Kami bersama Polri, TNI, dan petugas Damkar masih berupaya memadamkan api. Sampai lebih dari tiga jam, api belum bisa sepenuhnya dipadamkan,” tambahnya.

    Kebakaran rumah pembuat petasan di Indramayu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB dan menarik perhatian warga sekitar yang melihat kobaran api yang sangat besar di lokasi kejadian. Petugas terus berupaya mengendalikan situasi agar tidak meluas ke area lainnya. 

  • Pertama dalam 80 Tahun, Sultan Hamengku Buwono Kembali Bertemu Pemuda Lintas Agama di Lereng Merapi

    Pertama dalam 80 Tahun, Sultan Hamengku Buwono Kembali Bertemu Pemuda Lintas Agama di Lereng Merapi

    Sleman, Beritasatu.com – Sri Sultan Hamengku Buwono X bersama para ketua umum organisasi pemuda lintas agama ke lereng Gunung Merapi tepatnya di Nawang Jagad, Kaliurang, Pakembinangun, Sleman, DI Yogyakarta, Senin (20/1/2025).

    Para pimpinan pusat organisasi pemuda ini hadir di Merapi atas undangan keraton. Ini merupakan pertemuan bersejarah setelah 80 tahun. Pada 19 Agustus 1945, Sri Sultan Hamengku Buwono IX juga memanggil dan bertemu para pemuda di Gedung Wilis, Kepatihan Yogyakarta untuk membahas kemerdekaan yang baru saja diproklamirkan.

    Saat di Nawang Jagad, Sultan Hamengku Buwono X didampingi GKR Mangkubumi, RM Gusthilantika Marrel Suryokusumo, dan RM Drasthya Wironegoro.

    Sementara itu, dari organisasi pemuda hadir, Ketum GP Ansor Addin Jauharudin, Ketum Pemuda Katolik Stefanus Asat Gusma, Ketum Gamki (Pemuda Kristen) Sahat MP Sinurat, Waketum Gemabudhi (Pemuda Buddha) Wiryawan, dan Wakil Ketua Wilayah Pemuda Muhammadiyah Yogyakarta Eko Priyo Agus.  

    Hadir juga Taprof Bidang Ideologi Lemhannas RI AM Putut Prabantoro beserta Herman Handoko, Ichwan Peryana, dan Muhammad Fauzi Purnama yang merupakan mitra GP Ansor.

    Pertemuan Sri Sultan HB X dan organisasi pemuda itu bertajuk “Air untuk Masa Depan Peradaban” yang diwujudkan penanaman pohon langka seperti sawo kecik, pronojiwo dan kepel.  

    Ada 100 bibit pohon langka yang ditanam. Kegiatan ini diselenggarakan KHP Datu Dana Suyasa bersama Bebadan Pangreksa Loka lembaga internal kraton.

    Setelah menanam bersama, Sultan Hamengku Buwono X mengajak para pemuda untuk mengobrol secara kekeluargaaan di tempat yang sangat romantis. Tempat ini langsung berhadapan dengan Gunung Merapi. Cuaca cerah di sekitar Gunung Merapi memengaruhi obrolan intim itu.

    Sebelum menanam, acara dibuka dengan doa agama Buddha yang dipimpin oleh Wiryawan. Sri Sultan sangat memuji bagaimana panitia telah memersiapkan dengan baik.

    Biasanya, menurut Sultan Hamengku Buwono X, yang digunakan adalah doa kelompok mayoritas. Namun, pada saat acara itu, Sultan HB X menyatakan surprise dengan cara yang baru tersebut.

    “Memayu hayuning bawana memiliki filosofi. Pertama, keselamatan alam semesta itu hanya dimungkinkan oleh karena kebijakan manusia itu sendiri. Kalau kebijakannya rusak ya hancur pula alam semesta ciptaan-Nya. Alam harus kita selamatkan. Dalam arti kalau kita mengambil manfaatnya jangan sampai kita merusaknya. Harus menjaga. Kedua, darma sifat-sifat keutamaan itu yang memungkinkan bangsa dan negara tetap lestari. Dan, yang ketiga, keselamatan manusia hanya dimungkinkan karena rasa kemanusiaan,” tutur Sri Sultan HB X dalam sambutannya.

    Memayu hayuning bawana, masih menurut Sultan HB X, oleh UNESCO digunakan istilah sustainable development – pertumbuhanan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, air, pohon dan lingkungan harus dijaga bersama demi peradaban manusia.

    Ketua Pelaksana, RM Gusthilantika Marrel Suryokusumo dalam sambutannya mengungkapkan ide kegiatan penanaman pohon ini.

    Mas Marrel, demikian ia akrab disapa, mengatakan bahwa inisiatif kegiatan tercetus pada pertemuan dirinya dengan tujuh pimpinan organisasi pemuda lintas iman pada Desember 2024 lalu di Minomartani, Sleman, Yogyakarta.

    Pertemuan itu terjadi saat organisasi pemuda lintas agama mengadakan kunjungan silaturahmi menjelang Natal ke Gereja Kristen Jawa, Minomartani.

  • Kasus Penjualan Bayi via TikTok, Pelaku Ternyata Sudah Lakukan Puluhan Transaksi

    Kasus Penjualan Bayi via TikTok, Pelaku Ternyata Sudah Lakukan Puluhan Transaksi

    Pekanbaru, Beritasatu.com – Enam orang anggota sindikat perdagangan bayi diringkus Tim Opsnal Polsek Limapuluh dan Satreskrim Polresta Pekanbaru. Selain para pelaku, polisi juga menyelamatkan seorang bayi berjenis kelamin perempuan berusia delapan hari yang akan dijual para pelaku.

    Kasatreskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bery Juana Putra didampingi Kapolsek Limapuluh AKP Viola Dwi Aggreni mengatakan, salah satu dari pelaku mempromosikan bayi yang akan dijual di media sosial TikTok.

    Aksi pelaku terungkap setelah polisi menerima laporan dari masyarakat. Para pelaku digerebek di sebuah kafe di jalan Ronggowarsito, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru, Sabtu (18/1/2025).

    Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan enam orang yang diduga terlibat, yakni EJ (49), AT (22), TH (31), Z (45), JB (24), dan SP (37).

    “Kami menerima informasi terkait adanya transaksi jual beli bayi di sebuah kafe. Tim bergerak ke lokasi dan menemukan sejumlah orang yang diduga terlibat,” kata Kasatreskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bery Juana Putra kepada awak media, Senin (20/1/2025).

    Kompol Bery Juana Putra menjelaskan, pelaku menggunakan modus adopsi ilegal untuk menjual bayi tersebut dengan targetnya adalah ibu hamil yang lagi kesulitan keuangan. Peran dari mereka berbeda-beda, ada yang berperan sebagai surveyor, negosiasi bahkan promosi di akun media sosial TikTok.

    “Mereka mendatangi siapa saja yang akan melahirkan. Targetnya adalah orang-orang yang kesulitan ekonomi. Mereka menawarkan jasa, uang pemulihan, uang pengobatan dan mendatanginya. Setelah bayi lahir di situ ada intimidasi dari tersangka oknum bidan agar bayi diadopsi oleh mereka,” ungkapnya.

    Sindikat ini telah menjual banyak bayi yang pembelinya hingga luar Sumatera.

    “Harga bayi Rp 35 juta untuk satu bayi, yang lainnya bervariasi. Selain yang satu ini, ada enam lagi yang telah berhasil mereka jual. Berdasarkan di WhatsApp grup itu ada puluhan yang sudah terjadi transaksi,” lanjutnya.

    Polisi mencatat dari hasil pemeriksaan sementara, dua nama baru muncul dalam kasus ini, berinisial TA dan RS. Keduanya, diduga pernah terlibat dalam tindak pidana perdagangan orang serupa.

    “Kami terus menggali informasi lebih lanjut untuk memastikan tidak ada jaringan perdagangan orang yang lebih besar,” tambahnya.

    Para pelaku dijerat dengan Pasal 2 Undang-Undang RI Nomor 21 Tahun 2017 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Pasal 83 juncto Pasal 76 (F) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

  • Sambut Libur Panjang Akhir Januari, KAI Daop 6 Yogyakarta Siapkan 126.000 Tempat Duduk

    Sambut Libur Panjang Akhir Januari, KAI Daop 6 Yogyakarta Siapkan 126.000 Tempat Duduk

    Yogyakarta, Beritasatu.com – PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta menyediakan sebanyak 126.940 tempat duduk untuk libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan libur Tahun Baru Imlek hingga Isra Miraj pada minggu keempat Januari 2025. 

    Jumlah tersebut merupakan total tempat duduk untuk kereta api jarak jauh keberangkatan awal dari sejumlah stasiun di wilayah Daop 6 Yogyakarta selama tujuh hari, mulai 24-30 Januari 2025. Per hari Senin (20/1/ 2025) dari jumlah tersebut okupansinya mencapai 59% atau terjual sebanyak 75.414 tempat duduk.

    “Setiap harinya rata-rata kami menyediakan sebanyak 18.134 tempat duduk KA keberangkatan awal Daop 6 Yogyakarta yang bisa dipesan. KA tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat untuk menuju ke berbagai tujuan favorit seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Banyuwangi, dan lainnya,” kata Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Krisbiyantoro kepada Beritasatu.com, Senin (20/1/2025).

    Menurutnya, jumlah tempat duduk harian tersebut meningkat 19,2% dari hari biasa yang hanya tersedia 15.207 tempat duduk karena KAI Daop 6 Yogyakarta juga meluncurkan KA tambahan.

    KAI Daop 6 Yogyakarta meluncurkan enam KA tambahan keberangkatan dari Stasiun Solo Balapan, Klaten, Yogyakarta, Lempuyangan, dan Wates sebagai berikut:

    Keberangkatan 23-29 Januari 2025
    – KA 7003B tambahan YK GMR (Yogyakarta-Gambir) berangkat 18.20 WIB-datang 02.10 WIB
    – KA 7015B tambahan SLO GMR (Solo Balapan-Gambir) berangkat 21.50 WIB- datang 06.48WIB
    – KA 7023C tambahan SLO BD (Solo Balapan-Bandung) berangkat 20.40 WIB-datang 05.05 WIB

    Keberangkatan 23-30 Januari 2025
    – KA 10907 tambahan LPN PSE (Lempuyangan-Pasarsenen) berangkat 06.00 WIB-datang 13.55 WIB

    Keberangkatan 24-30 Januari 2025
    – KA 7001B tambahan YK GMR (Yogyakarta-Gambir) berangkat 05.50 WIB-datang 13.17 WIB

    Keberangkatan 25, 26, 29 & 30 Januari 2025
    – KA 7021D tambahan SLO BD (Solo Balapan-Bandung) berangkat 09.10 WIB- datang 19.03 WIB

    Krisbiyantoro mengungkapkan KA Progo dari Stasiun Lempuyangan tujuan Stasiun Pasar Senen menjadi KA komersial favorit dan telah terjual 4.239 tiket untuk tujuh hari keberangkatan. Rata-rata per hari, tiket KA Progo sudah terjual sebanyak 605 tiket dan angka itu merupakan 105% dari kapasitas harian yang tersedia sebanyak 4032 tempat duduk.

    “Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanannya dengan kereta api jauh-jauh hari, sehingga dapat memilih kereta api dan tanggal keberangkatan yang diinginkan dan tidak kehabisan tiket kereta,” papar Krisbiyantoro.

    Apabila tiket pada tanggal keberangkatan maupun KA yang diinginkan telah habis, lanjut dia, masyarakat dapat menggunakan KA yang lain atau memanfaatkan fitur connecting train yang tersedia pada aplikasi Access by KAI.

    “Fitur itu akan mengombinasikan jadwal kereta api yang bersifat persambungan, sehingga penumpang tetap bisa menggunakan KA pada tanggal yang diinginkan dengan keberangkatan dari Daop 6 Yogyakarta,” pungkas Krisbiyantoro.

  • Jenang Bu Darmini, Kuliner Tradisional Legendaris di Pasar Beringharjo Yogyakarta yang Tetap Eksis

    Jenang Bu Darmini, Kuliner Tradisional Legendaris di Pasar Beringharjo Yogyakarta yang Tetap Eksis

    Yogyakarta, Beritasatu.com – Pasar Beringharjo bukan hanya menjadi tempat belanja oleh-oleh khas Yogyakarta, tetapi juga surga bagi pecinta kuliner tradisional. Salah satu kuliner legendaris yang tidak boleh dilewatkan adalah jenang Bu Darmini, yang telah menjadi favorit warga lokal maupun wisatawan selama puluhan tahun.

    Di tangan Bu Darmini, jenang ini tidak hanya menjadi sajian biasa, tetapi juga simbol cita rasa tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Ia mengaku berjualan sejak 1998 karena awalnya ingin anak-anaknya tidak jajan di luar.

    “Ten ngomah mboten gadhah damelan njur kulo kepengen dodol ke pasar (di rumah tidak ada pekerjaan terus saya ingin jualan di pasar), bikin sendiri waktu anak anak saya masih kecil daripada jajan bikin jenang sendiri,” ujar Bu Darmini saat ditemui di lapaknya di Pasar Beringharjo.

    Setiap pagi, ia memulai proses pembuatan jenang dengan bahan-bahan segar dan metode tradisional. Berbagai jenis jenang yang dijual di antaranya jenang sum sum, jenang mutiara, jenang wajik atau ketan hingga jenang biji salak.

    “Biasanya (pengunjung) senang yang komplet, tetapi yang paling senang yang ada nangkanya yang biji salak itu, sama yang ketan,” ujar Darmini.

    Keunikan jenang Bu Darmini terletak pada keseimbangan rasa manis gula merah dan gurih santan yang pas. Dalam satu porsi, pengunjung juga dapat merasakan kuah jenang yang kental, memberikan sensasi kelezatan yang memanjakan lidah.

    “Enak manis rasanya pas, ini semuanya dimasukin dicampurin biar tahu semua rasanya,” ungkap Poppy, salah satu pengunjung asal Bandung yang baru pertama kali mencicipi jenang Bu Darmini.

    Sementara itu, Amel mengaku sering membeli jenang Bu Darmini. Dalam seminggu ia bisa membeli jenang Bu Darmini hingga dua kali.

    “Sering (beli) karena jenangnya beda dari yang lain dari rasanya enak, terus teksturnya lembut tidak seperti jenang yang lain,” ujar Amel.

    Selain rasanya yang nikmat, jenang Bu Darmini juga dikenal ramah di kantong, yakni cukup Rp 10.000 per porsi. Pengunjung dapat menikmati kuliner tradisional berkualitas tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.

    Jika Anda berkunjung ke Yogyakarta, jangan lupa mampir ke Pasar Beringharjo dan cicipi jenang Bu Darmini. Nikmati sensasi kuliner tradisional yang lezat dan penuh kenangan.

  • BMKG Peringatkan Potensi Gelombang Tinggi di 4 Wilayah Perairan Indonesia

    BMKG Peringatkan Potensi Gelombang Tinggi di 4 Wilayah Perairan Indonesia

    Jakarta, Beritasatu.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait kemungkinan terjadinya gelombang tinggi hingga 4 meter di beberapa wilayah perairan Indonesia.

    Gelombang tinggi tersebut diprediksi mulai terjadi pada Senin (20/1/2025) pukul 07.00 WIB hingga Kamis (23/1/2025) pukul 07.00 WIB.

    Menurut data BMKG, gelombang dengan ketinggian antara 2,5 hingga 4 meter berpotensi melanda empat wilayah perairan, yaitu Samudera Hindia barat Sumatera, Samudera Hindia selatan Banten, Samudera Hindia Selatan Jawa Timur hingga Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Laut Natuna Utara.

    Selain itu, kecepatan angin tertinggi terpantau di wilayah Laut Natuna utara dan Samudra Hindia selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Barat (NTB).

    Pola angin di bagian utara Indonesia didominasi pergerakan dari Timur Laut ke Timur dengan kecepatan 6-30 knot, sementara di wilayah selatan, angin bergerak dari Barat Daya ke Barat Laut dengan kecepatan 6-30 knot.

    BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan yang beraktivitas di wilayah perairan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman gelombang tinggi ini. Langkah antisipasi sangat penting untuk mengurangi risiko kecelakaan laut akibat cuaca buruk dan kondisi perairan yang tidak kondusif.

  • KAI Daop 6 Tambah Perjalanan KA Taksaka Yogyakarta-Gambir Jadi 3 Kali Sehari PP

    KAI Daop 6 Tambah Perjalanan KA Taksaka Yogyakarta-Gambir Jadi 3 Kali Sehari PP

    Yogyakarta, Beritasatu.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta melakukan sejumlah pembaruan dalam layanan perjalanan kereta api seiring penerapan grafik perjalanan kereta Api (Gapeka) 2025. Salah satu perubahan utama adalah penambahan jadwal perjalanan KA Taksaka relasi Stasiun Yogyakarta-Gambir, dari dua kali perjalanan pulang-pergi (pp) menjadi tiga kali sehari pp.

    Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Krisbiyantoro menyebutkan, jadwal tambahan KA Taksaka ini dirancang untuk memberikan lebih banyak pilihan kepada penumpang.

    “Kini ada keberangkatan sore, yaitu KA Taksaka (KA 47) pukul 14.45 WIB dari Stasiun Yogyakarta. Ini menjadi opsi menarik bagi masyarakat yang sering bepergian antara Yogyakarta dan Jakarta,” ujarnya kepada Beritasatu.com, Minggu (19/1/2025).

    Krisbiyantoro menambahkan, jadwal KA Taksaka terbaru, yaitu KA Taksaka (KA 43) berangkat pukul 07.30 WIB, KA Taksaka (KA 45) berangkat pukul 21.05 WIB, dan KA Taksaka (KA 47) berangkat pukul 14.45 WIB (jadwal baru).

    KA Taksaka tetap berhenti di stasiun-stasiun utama seperti Yogyakarta, Kebumen, Purwokerto, Cirebon, dan Gambir.

    Selain KA Taksaka, Daop 6 juga menjadikan KA tambahan seperti KA Manahan (KA 61 dan KA 62) sebagai kereta reguler. Sebelumnya, KA Manahan hanya beroperasi pada akhir pekan.

    “Permintaan untuk KA Manahan sangat tinggi. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk menjadikannya KA reguler guna memenuhi kebutuhan masyarakat,” jelas Krisbiyantoro.

    KA Manahan melayani rute Solobalapan-Klaten-Yogyakarta-Gambir, memberikan alternatif perjalanan yang lebih fleksibel.

    Krisbiyantoro KA lain yang kini reguler di Daop 6, yaitu KA Malioboro Ekspres (KA 169 dan KA 170) relasi Purwokerto-Malang dan KA Sancaka Utara dan KA Madiun Jaya juga mulai beroperasi sebagai bagian dari Gapeka 2025.

    Dengan penerapan Gapeka 2025, masyarakat di wilayah Daop 6 mendapatkan lebih banyak pilihan perjalanan kereta api yang lebih terjangkau dan efisien.

    “Gapeka 2025 ini akan sangat bermanfaat, terutama dengan penambahan jadwal KA baru dan pengubahan KA tambahan menjadi reguler,” tutup Krisbiyantoro.

  • Berlakukan Gapeka 2025 Per 1 Februari, Kereta di Daop 6 Yogyakarta Kini Lebih Cepat

    Berlakukan Gapeka 2025 Per 1 Februari, Kereta di Daop 6 Yogyakarta Kini Lebih Cepat

    Yogyakarta, Beritasatu.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta akan memberlakukan grafik perjalanan kereta api (Gapeka) 2025 mulai Sabtu (1/2/2025). Pembaruan ini membawa sejumlah peningkatan, termasuk percepatan waktu tempuh hingga puluhan menit pada 13 kereta api yang beroperasi di wilayah ini.

    Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Krisbiyantoro menyatakan percepatan ini merupakan hasil dari optimalisasi prasarana dan penerapan teknologi manajemen perjalanan modern.

    “Gapeka 2025 memungkinkan pengelolaan perjalanan kereta api lebih efisien dan ramah lingkungan sehingga mampu memangkas waktu tempuh di berbagai rute,” ujarnya kepada Beritasatu.com, Minggu (19/1/2025).

    Krisbiantoro menambahkan, ada 13 kereta api dengan waktu tempuh lebih cepat di Daop 6, yaitu KA Argo Lawu (KA 13) Solobalapan-Gambir lebih cepat 5 menit, KA Argo Dwipangga (KA 15) Solobalapan-Gambir lebih cepat 5 menit, KA Taksaka (KA 43) Yogyakarta-Gambir lebih cepat 19 menit, KA Taksaka (KA 45) Yogyakarta-Gambir lebih cepat 13 menit, KA Fajar Utama Yogya (KA 109) Yogyakarta-Pasarsenen lebih cepat 20 menit, KA Senja Utama Yogya (KA 107) Yogyakarta-Pasarsenen lebih cepat 33 menit.

    Selain itu, ada KA Senja Utama Solo (KA 73) Solobalapan-Pasarsenen lebih cepat 12 menit, KA Mataram (KA 75) Solobalapan-Pasarsenen lebih cepat 26 menit, KA Bogowonto (KA 34) Lempuyangan-Pasarsenen lebih cepat 34 menit, KA Progo (KA 257) Lempuyangan-Pasarsenen lebih cepat 1 jam 25 menit, KA Gajah Wong (KA 105) Lempuyangan-Pasarsenen lebih cepat 21 menit, KA Bengawan (KA 281) Purwosari-Pasarsenen lebih cepat 46 menit, dan KA Jaka Tingkir (KA 255) Purwosari-Pasarsenen lebih cepat 47 menit.

    Dengan waktu perjalanan yang lebih singkat, penumpang dapat menikmati kenyamanan lebih serta efisiensi waktu, terutama pada rute-rute jarak jauh seperti Yogyakarta-Jakarta.

    Untuk informasi lebih lanjut terkait jadwal dan pemesanan tiket, masyarakat dapat menghubungi contact center KAI di 121 atau mengakses layanan customer service KAI.