Category: Beritasatu.com Regional

  • Seorang Pria di Lampung: Cinta Ditolak, Perempuan Dibakar

    Seorang Pria di Lampung: Cinta Ditolak, Perempuan Dibakar

    Bandar Lampung, Beritasatu.com – Seorang perempuan berusia 38 tahun mengalami luka bakar serius akibat dibakar seorang pria di Bandar Lampung. Insiden ini terjadi diduga karena pria itu ditolak cintanya.

    Korban, Tri Wulandari, yang telah bersuami, mengalami luka bakar serius di bagian leher dan dada setelah disiram bahan bakar jenis pertalite oleh pelaku berinisial AP.

    Peristiwa perempuan dibakar ini terjadi di Flyover Jalan Sultan Agung, Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung, pada Minggu (2/2/2025) sekitar pukul 05.00 WIB. Hingga saat ini, pelaku masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

    Tri Wulandari, warga Kelurahan Palapa, Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Bandar Lampung, menjadi korban aksi nekat AP saat dalam perjalanan pulang dari tempat kerjanya. Pelaku diketahui telah mengikuti korban sebelum akhirnya dihentikan untuk menanyakan alasannya.

    Tanpa diduga, pelaku langsung menyiramkan cairan yang diduga pertalite ke tubuh korban dan menyalakan korek api, menyebabkan kobaran api yang membakar bagian leher dan dada korban.

    Akibat kejadian ini, korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek untuk mendapatkan perawatan intensif.

    Penasihat hukum korban, Ari Sandi Harahap, mengatakan bahwa tindakan pelaku diduga telah direncanakan sebelumnya. Hal ini diperkuat dengan fakta bahwa pelaku membawa bahan bakar saat kejadian.

    “Setelah menyiram bensin, pelaku langsung menyulut api ke tubuh korban, menyebabkan luka bakar yang cukup serius dari leher hingga dada,” ujar Ari Sandi di Polresta Bandar Lampung, Rabu (5/2/2025).

    Lebih lanjut, Ari Sandi mengungkapkan bahwa pelaku dan korban memang saling mengenal. Sebelum kejadian, keduanya sempat terlibat cekcok di kafe tempat korban bekerja.

    “Pelaku sebenarnya teman korban, tetapi ia menaruh hati kepada korban. Karena cintanya bertepuk sebelah tangan, pelaku mungkin merasa cemburu dan sakit hati, sehingga nekat melakukan aksi keji ini,” tambahnya.

    Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tikulay, menyatakan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan kasus perempuan dibakar ini dan tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut.

    “Kami masih mendalami motif di balik aksi pelaku. Namun, berdasarkan laporan awal, ada indikasi kecemburuan yang menjadi pemicu tindakan nekat ini,” kata Kombes Pol Alfret.

    Suami korban berharap agar pihak kepolisian segera menangkap pelaku dan mengungkap motif sebenarnya di balik aksi brutal ini.

    Kasus perempuan dibakar ini menjadi pengingat akan bahaya tindakan nekat akibat cemburu dan cinta yang bertepuk sebelah tangan. Polisi mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan segala bentuk ancaman atau tindak kekerasan agar kejadian serupa tidak terulang.

  • Dinas PUPR dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar Digeledah Kejaksaan

    Dinas PUPR dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar Digeledah Kejaksaan

    Blitar, Beritasatu.com – Kejaksaan Negeri Kabupaten Blitar menggeledah Dinas PUPR dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar, Rabu (5/2/2025). Penggeledahan terkait dugaan tindak pidana korupsi pembangunan DAM Kali Bentak di Kecamatan Panggungrejo, Blitar pada tahun anggaran 2023.

    Penggeledahan dilakukan untuk memperkuat pembuktian perbuatan melawan hukum pada dugaan tindak pidana korupsi pembangunan DAM Kali Bentak di Kecamatan Panggungrejo, Blitar pada tahun anggaran 2023.

    “Tim jaksa penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Blitar telah melakukan serangkaian tindakan penyidikan salah satunya yaitu penggeledahan untuk memperkuat pembuktian perbuatan melawan hukum pada dugaan tindak pidana korupsi terhadap pembangunan DAM Kali Bentak,” ujar Kepala Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Blitar Dyan Kurniawan kepada awak media, Rabu (5/2/2025).

    Kegiatan penggeledahan dilakukan di dua tempat. Selain di kantor Dinas PUPR Dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar penggeledahan juga dilakukan di kantor CV Cipta Graha Pratama.

    Penggeledahan dilakukan erdasarkan Surat Perintah Penggeledahan Nomor: PRINT – 01/M.5.48/Fd.2/02/2025 Tanggal 03 Febuari 2025, Surat Penetapan Penggeledahan Pengadilan Negeri Blitar Nomor: 49/PenPid.B-GLD/2025/PN Blt Surat Perintah Penyitaan Nomor: PRINT – 01/M.5.48/Fd.2/02/2025 Tanggal 03 Febuari 2025.

    “Jaksa penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Blitar telah mengamankan beberapa dokumen berkaitan dengan kegiatan 
    pekerjaan DAM Kali Bentak,” tegasnya.

  • Program Makan Bergizi Gratis Harus Perhatikan Kualitas dan Berkelanjutan

    Program Makan Bergizi Gratis Harus Perhatikan Kualitas dan Berkelanjutan

    Pontianak, Beritasatu.com – Anggota DPR Komisi IX Alifudin meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperhatikan aspek kualitas dan keberlanjutan.

    Hal ini, disampaikannya saat sosialisasi program ini bersama mitra Badan Gizi Nasional (BGN) di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (5/2/2025).

    “Kami menekankan pemenuhan gizi yang baik adalah hak setiap warga negara. Selain itu, mengingatkan agar pelaksanaan program ini tetap memperhatikan kualitas dan keberlanjutan,” katanya.

    Anggota DPR Dapil Kalimantan Barat itu menyambut baik langkah pemerintah dalam menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat, terutama untuk mendukung kelompok anak-anak, lansia, dan ibu hamil.

    “Kami di Komisi IX DPR mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis ini, karena selain meringankan beban masyarakat, juga memberikan dampak jangka panjang terhadap kesehatan bangsa,” katanya.

    Lebih lanjut, Alifudin menekankan akan pentingnya kandungan nutrisi pada program Makan Bergizi Gratis yang nantinya akan diberikan untuk masyarakat. Dia meminta pemerintah dapat memastikan hal tersebut.

    “Kami berharap pemerintah memastikan bahan makanan yang disalurkan memenuhi standar gizi yang seimbang, serta dilakukan secara tepat sasaran,” ujarnya.

    Dia pun menyatakan bahwa evaluasi dan pengawasan yang ketat, perlu dilakukan agar program ini benar-benar dapat mengatasi masalah gizi buruk.

    Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis ini, diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga mendorong perubahan dalam pola konsumsi masyarakat yang lebih sehat.

    Sebagai anggota Komisi IX DPR yang mengawasi sektor kesehatan, Alifudin menegaskan akan terus memantau pelaksanaan program ini sampai turun ke lapangan agar tujuan akhirnya tercapai.

    “Program ini diharapkan menjadi titik awal bagi upaya bersama dalam membangun bangsa yang lebih sehat, berdaya saing tinggi, dan produktif,” ujarnya.

    Alifudin menjelaskan, salah satu fungsi DPR adalah pengawasan. Tujuan dari kegiatan sosialisasi bersama dengan mitra kerja adalah pelaksanaan fungsi pengawasan tersebut.

    Alifudin pun turut memberikan apresiasi kepada BGN yang telah memberikan kesempatan untuk melaksanakan kegiatan sosialiasi program Makan Bergizi Gratis di Kalbar.

    “April nanti, ditargetkan 3 juta anak Indonesia akan mendapatkan makanan bergizi. Target berikutnya pada Agustus bertambah menjadi 15 juta, dan akhir tahun anak Indonesia bisa mendapatkan makanan bergizi gratis,” tandasnya tentang program Makan Bergizi Gratis.

  • Terungkap! Ini Penyebab Bandara IKN Banjir dan Begini Upaya Antisipasinya

    Terungkap! Ini Penyebab Bandara IKN Banjir dan Begini Upaya Antisipasinya

    Jakarta, Beritasatu.com – Bandara VVIP Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur sempat banjir setinggi 40 sentimeter beberapa hari lalu. Kementerian Perhubungan menyiagakan  12 pompa air untuk antisipasi banjir lanjutan sampai pembangunan drainase selesai. 

    Plt Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F Laisa Hal mengatakan Bandara VVIP IKN banjir karena curah hujan tinggi yang hampir setiap hari mengguyur Penajam Paser Utara.  Debit air yang melimpah belum mengalir secara normal karena pengerjaan saluran drainase belum selesai. 

    “Untuk sekarang ini, dengan menyediakan 12 pompa, air mengalir ke arah barat, ke Sungai Riko. Apabila curah hujan tinggi, pompa stand by dihidupkan,” kata Lukman kepada wartawan, Rabu (5/2/2025). 

    Lukman menjelaskan ketika saluran drainase sudah selesai, air di sekitar Bandara IKN secara normal akan mengalir ke arah timur sesuai dengan alur pembuangan.

    Menurutnya banjir di Bandara IKN yang terjadi beberapa hari lalu telah diatasi. Genangan air telah hilang dan lumpur telah dibersihkan.

    Sebelumnya Bandara VVIP IKN banjir dan viral di media sosial. Dalam rekaman video yang tersebar, Bandara IKN tampak tergenang air di beberapa titik, dengan endapan lumpur yang terlihat di sejumlah area.  

    Juru Bicara Kementerian Perhubungan Elba Damhuri mengatakan Bandara IKN sudah dapat dipakai untuk penerbangan VVIP maupun tamu Otorita IKN. Namun, bandara tersebut belum siap menjalankan fungsi komersial dan membutuhkan waktu setidaknya dua tahun untuk melayani publik lebih luas.

    “Siap beroperasi, sebenarnya sudah bisa dipakai buat VVIP, tamu tamu terkait otoritas. Sebenarnya tinggal menunggu kesiapan OIKN juga,” kata Elba beberapa waktu lalu.

  • Polisi di Lampung Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Persoalan Rumah Tangga

    Polisi di Lampung Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Persoalan Rumah Tangga

    Bandar Lampung, Beritasatu.com – Seorang anggota polisi berinisial HS ditemukan tewas gantung diri di rumahnya di Perum Wana Lestari Blok N No.3, Kelurahan Langkapura, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung. Insiden polisi gantung diri tersebut terjadi pada Senin (3/2/2025) malam, sekitar pukul 19.00 WIB.

    Bripka HS, yang sehari-hari bertugas di Polsek Teluk Betung Timur, pertama kali ditemukan tak bernyawa oleh istrinya yang baru pulang ke rumah. Saat tiba, ia mendapati pintu rumah dalam keadaan terkunci. Dengan bantuan tetangga, pintu akhirnya dibuka paksa, dan Bripka HS ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.

    Pascapenemuan polisi gantung diri ini, tim Inafis Polresta Bandar Lampung segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jasad Bripka HS kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk diautopsi guna mengetahui penyebab pasti kematiannya.

    Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, membenarkan bahwa Bripka HS merupakan anggota Polri yang bertugas di Polsek Teluk Betung Timur. “Iya, anggota kami. Kami masih mendalami apa yang menjadi penyebab kematiannya,” ujar Alfret.

    Terkait hasil olah TKP dan barang bukti di lokasi kejadian, Alfret menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu hasil visum serta autopsi. “Semua masih dalam penyelidikan. Kami akan melihat hasil visum dan autopsinya sebelum menyimpulkan penyebab kematiannya,” tambahnya.

    Dari informasi yang dihimpun, Bripka HS dikenal aktif bersosialisasi dengan warga sekitar dan kerap ikut serta dalam berbagai kegiatan lingkungan, termasuk acara keagamaan dan peringatan 17 Agustus.

    Namun, dugaan sementara polisi gantung diri mengarah pada persoalan rumah tangga sebagai latar belakangnya. Setelah istri pertamanya meninggal dunia akibat Covid-19, Bripka HS menikah lagi. Namun, rumah tangga keduanya dikabarkan sering diwarnai cekcok.

    Pada Selasa siang (4/2/2025), jenazah Bripka HS telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Desa Karang Anyar, Kecamatan Jati Agung, Bandar Lampung. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh Polresta Bandar Lampung untuk mengungkap motif di balik tragedi polisi gantung diri ini.

  • Targetkan 5 Km Hari Ini, TNI AL Lanjutkan Pembongkaran Pagar Laut di Tangerang

    Targetkan 5 Km Hari Ini, TNI AL Lanjutkan Pembongkaran Pagar Laut di Tangerang

    Tangerang, Beritasatu.com – Pembongkaran pagar laut sepanjang 30,16 kilometer di laut utara Kabupaten Tangerang, Banten kembali dilanjutkan TNI Angkatan Laut (AL) dan nelayan, Selasa (4/2/2025). Pembongkaran pagar laut hari ini ditargetkan mencapai 3-5 km tergantung cuaca.

    Berdasarkan pantauan Beritasatu.com, ratusan anggota TNI Angkatan Laut dari Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Banten bersama nelayan diterjunkan untuk melakukan pembongkaran di perairan Kronjo, Kabupaten Tangerang.

    Pembongkaran pagar laut dilakukan dengan cara mengikat pagar bambu lalu kemudian ditarik menggunakan perahu nelayan. Selain di perairan Kronjo, Tangerang, Banten, pembongkaran pagar laut juga dilakukan di perairan Mauk dan Pakuhaji.

    Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tangerang Abudin menyampaikan,TNI Angkatan Laut dan nelayan menargetkan pembongkaran pada hari ini tiga kilometer hingga lima kilometer tergantung cuaca.

    “Kita mengikuti pembongkaran di tiga titik. Di perairan Kronjo 30 perahu dengan 90 nelayan. perairan Mauk 17 perahu dengan 50 nelayan. Perairan Pakuhaji 15 perahu dengan 35 nelayan. Personel TNI AL 20 orang. Hari ini target tiga sampai lima kilometer,” ujarnya soal pembongkaran pagar laut di Tangerang yang kembali dilanjutkan.

    Dari total pagar laut 30,16 kilometer, pagar laut yang sudah dibongkar sepanjang 18,7 kilometer dan hingga saat ini masih tersisa 11,46 kilometer. Tim gabungan berharap pembongkaran pagar laut sudah bisa mencapai 20 kilometer.

    “Pembongkaran di perairan Kronjo ini yang sebelumnya 50% saat ini mudah-mudahan meningkat menjadi 60%,” pungkas Abudin terkait pembongkaran pagar laut di Tangerang yang kembali dilanjutkan.

    Sebelumnya, pembongkaran pagar laut ini tertunda selama tujuh hari akibat terkendala cuaca buruk dan gelombang tinggi. Hari ini pembongkaran kembali dilakukan untuk mempermudah akses melaut nelayan.

  • Warga di Demak Mulai Mengeluhkan Gatal-gatal hingga Diare Akibat Banjir

    Warga di Demak Mulai Mengeluhkan Gatal-gatal hingga Diare Akibat Banjir

    Demak, Beritasatu.com – Banjir melanda sembilan desa yang ada di Demak, Jawa Tengah, membuat warga mulai mengeluhkan sakit gatal-gatal, demam hingga diare. Warga berharap layanan kesehatan dapat terjun di tengah warga yang bertahan di rumah.

    Hampir sepekan banjir di wilayah Kecamatan Sayung, Demak, Jawa Tengah tidak kunjung surut justru bertambah karena curah hujan dengan intensitas tinggi. Selama berhari-hari berkecimpung dengan air yang mencapai satu meter di lokasi yang rendah membuat warga kini mulai terserang penyakit.

    Salah satu warga, Irfan mengaku, hampir semua masyarakat di komplek permukimannya mulai mengeluhkan gatal-gatal karena kutu air di kaki. Sejumlah anak-anak selain gatal-gatal juga mulai terserang demam, hingga diare.

    “Ini sudah mulai gatal-gatal. Hampir semua warga sini. Karena air campuran dari limbah rumah tangga. Anak-anak demam, mual,” kata warga Desa Sayung, Irfan kepada awak media, Selasa (4/2/2025).

    Kondisi serupa juga dialami Siti Musaadah menyebut, gatal-gatal yang dialaminya semakin perih karena masih belum adanya layanan pengobatan gratis yang turun langsung di tengah banjir. Selain itu warga juga mulai kesulitan air bersih dan minimnya bantuan.

    Menurutnya, selain karena air hujan juga limbah rumah tangga, hingga air rob yang bercampur sehingga membuat masyarakat mengeluhkan gatal-gatal.

    Hingga kini update terbaru banjir di Demak terus meluas hingga bertambah menjadi sembilan desa pada dua kecamatan. Tercatat 2.532 rumah tergenang banjir, di mana 25.981 jiwa terdampak dan 179 jiwa diantaranya mulai memilih mengungsi pada tiga tempat posko pengungsian.

  • Karyawan PT Timah yang Hina Pegawai Honorer Pakai BPJS Kesehatan Terancam Dipecat

    Karyawan PT Timah yang Hina Pegawai Honorer Pakai BPJS Kesehatan Terancam Dipecat

    Pangkalpinang, Beritasatu.com – Seorang karyawan PT Timah Tbk mendadak viral setelah diduga menghina pegawai honorer yang berobat menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan. Akibat perbuatannya di media sosial tersebut, ia terancam sanksi berat, termasuk pemecatan.

    Pihak PT Timah telah memanggil karyawan tersebut untuk dimintai keterangan dan menyampaikan permintaan maaf kepada publik.

    “Perusahaan menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pihak yang merasa terganggu. Saya sampaikan bahwa aktivitas media sosial tersebut merupakan aktivitas media sosial pribadi yang bersangkutan,” kata Humas PT Timah Tbk Anggi Siahaan, Selasa (4/2/2025).

    Anggi menambahkan, karyawan tersebut akan dikenakan sanksi sesuai aturan perusahaan dengan sanksi  terberat berupa pemecatan.

    “PT Timah Tbk sudah memanggil yang bersangkutan dan akan memprosesnya sesuai aturan kekaryawanan. Kita tunggu hasil prosesnya,” jelasnya.

    Sebelumnya, sebuah video viral memperlihatkan seorang karyawan PT Timah Tbk yang masih mengenakan seragam dinas, diduga menghina pegawai honorer yang harus mengantre berobat menggunakan BPJS Kesehatan. Karyawan tersebut berbicara seolah-olah sedang melakukan percakapan. Ia menyindir pegawai honorer yang harus menunggu lama, sementara karyawan PT Timah disebut lebih diprioritaskan dalam pelayanan kesehatan.

    Setelah video tersebut viral dan menuai kecaman luas dari masyarakat, karyawan PT Timah itu akhirnya menyampaikan permintaan maaf.

  • Warga Belitung Timur Tangkap Buaya 4 Meter yang Kerap Ganggu Pemancingan

    Warga Belitung Timur Tangkap Buaya 4 Meter yang Kerap Ganggu Pemancingan

    Pangkalpinang, Beritasatu.com – Warga di Kabupaten Belitung Timur,  Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,  menangkap buaya sepanjang empat meter. Reptil tersebut ditangkap lantaran meresahkan dan kerap mengganggu pemancing serta sering muncul di dekat rumah warga.

    “Reptil ini sengaja ditangkap guna menghindari korban jiwa karena kerap mengganggu warga yang sedang memancing. Buaya ini bahkan sesekali  naik ke darat hingga ke depan rumah warga sekitar,” kata warga Zuherman, Selasa (4/2/2025).

    Zuherman menjelaskan reptil tersebut berhasil ditangkap warga  dengan cara dipancing, kemudian dievakuasi warga ke daratan, Buaya itu langsung dilepas kembali ke habitatnya,  yang jauh dari permukiman penduduk.

    “Kami memancing umpan dengan ayam. Kalau tidak terbiasa termasuk susah,” jelasnya tentang buaya yang ditangkap warga itu.

    Warga di Belitung Timur menangkap buaya sepanjang empat meter. – (Beritasatu.com/Irwan Setiawan)

    Warga diimbau untuk selalu waspada saat beraktivitas di sungai yang merupakan habitat buaya. Warga juga diminta untuk segera melaporkan ke pihak berwenang jika menemukan hewan buas atau berbisa lainnya, agar segera diambil tindakan lebih lanjut.

  • Rela Antre Panjang demi Gas LPG 3 Kg, Warga: Masak Pagi Jadi Tertunda

    Rela Antre Panjang demi Gas LPG 3 Kg, Warga: Masak Pagi Jadi Tertunda

    Denpasar, Beritasatu.com – Antrean panjang masih terlihat di salah satu pangkalan gas elpiji atau LPG  3 kilogram (kg) yang terletak di Denpasar Barat. Antrean ini terjadi sejak pagi tadi, sekitar pukul 07.00 Wita, di Pangkalan Sri Purnami yang berlokasi di sekitar Jalan Gunung Merapi, Denpasar, Bali,  Selasa (4/2/2025).

    Sejak diberlakukannya peraturan pemerintah pada 1 Februari 2025, yang mengharuskan warga yang biasa membeli gas LPG di warung kecil untuk beralih ke pangkalan atau agen, banyak warga yang rela mengantre demi mendapatkan gas untuk kebutuhan rumah tangga mereka.

    Salah satu warga Denpasar, Tyas mengaku rela mengantre sejak pagi untuk mendapatkan gas LPG. Meskipun satu tabung gas digunakan untuk kebutuhan masak selama dua minggu, ia tetap bersabar menunggu.

    “Ya, saya hanya mendapatkan satu tabung, dan ini cukup untuk dua minggu. Ini untuk masak air dan kebutuhan lainnya. Saya sudah antre sejak jam delapan pagi,” ujarnya kepada Beritasatu.com.

    Pengiriman gas LPG dari agen ke Pangkalan Sri Purnami tiba pada pukul 10.00 Wita dengan jumlah 150 tabung. Warga yang telah mengantre sejak pagi pun sudah mempersiapkan diri dengan membawa fotokopi KTP agar bisa mendapatkan gas.

    Warga lainnya, Wayan mengungkapkan kesulitan dalam mencari gas LPG 3 kg sejak adanya peralihan pembelian dari warung kecil ke pangkalan atau agen.

    “Kami warga kecil merasa kesulitan karena dahulu kita bisa beli dengan mudah di warung. Sekarang, kami harus mengantre dan jadi masak pagi tertunda. Biasanya saya hanya membeli satu tabung dalam seminggu, terkadang dua tabung, tergantung yang dimasak apa,” ungkap Wayan.

    Suwarmana, pemilik Pangkalan Sri Purnami menjelaskan bahwa mereka hanya melayani warga pengguna rumah tangga dan tidak menjual gas kembali. Hal ini untuk memastikan penyaluran gas tepat sasaran.

    “Kami mendapatkan jatah tetap dari Pertamina, sebanyak 150 tabung per hari. Kami berkomitmen hanya melayani warga pengguna rumah tangga dengan membawa satu identitas, seperti KTP. Setiap rumah tangga hanya boleh mendapatkan maksimal empat tabung per bulan. Jika lebih dari itu, otomatis akan diblokir oleh Pertamina. Harga gas LPG 3 kg di sini sesuai aturan, yaitu Rp 18.000 per tabung,” kata Suwarmana.

    Meskipun antrean sudah berkurang, tetapi warga yang ingin mendapatkan gas LPG 3 kg masih terus berdatangan dan antre ke Pangkalan Sri Purnami untuk memperoleh pasokan.