Category: Beritasatu.com Regional

  • BMKG: Mayoritas Daerah Berpotensi Diguyur Hujan pada Hari Ini

    BMKG: Mayoritas Daerah Berpotensi Diguyur Hujan pada Hari Ini

    Jakarta, Beritasatu.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah di Indonesia pada hari ini, Minggu (16/2/2025), berpotensi diguyur hujan.

    Hujan dengan intensitas bervariasi, mulai dari hujan ringan hingga hujan disertai petir.

    Prakirawan BMKG Apdillah dalam video perkiraan cuaca yang dipantau melalui kanal YouTube BMKG di Jakarta menyampaikan, hujan ringan diperkirakan terjadi di beberapa kota besar, seperti Medan, Padang, Riau, Jambi, Palembang, dan Bandarlampung.

    “Berikutnya, hujan ringan juga berpotensi terjadi di Serang, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Tanjung Selor, dan Samarinda,” katanya.

    Selanjutnya, Banjarmasin, Manado, Gorontalo, Palu, Mamuju, Kendari, dan Makassar. Kemudian, Ambon, Sorong, Manokwari, Jayawijaya, Jayapura, dan Merauke.

    Berikutnya, hujan dengan intensitas sedang diprakirakan terjadi di Bengkulu, Kupang, serta di beberapa wilayah di Timur Indonesia, seperti Ternate dan Nabire.

    Sementara itu, beberapa wilayah lain diprakirakan mengalami hujan disertai petir, seperti Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung; Palangka Raya, Kalimantan Tengah; dan Bandung, Jawa Barat.

    Tidak hanya hujan, ada pula kondisi cuaca berawan tebal yang berpotensi terjadi di Banda Aceh, Aceh; Tanjung Pinang, Kepulauan Riau; Pontianak, Kalimantan Barat; dan Mataram, Nusa Tenggara Barat.

    Menurut Apdillah, prakiraan cuaca tersebut adalah gambaran umum di masing-masing wilayah. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi cuaca terkini yang diperbarui setiap tiga jam melalui aplikasi Info BMKG.

    Dikatakan, informasi cuaca terkini juga dapat diakses melalui laman web BMKG, yaitu www.bmkg.go.id atau media sosial @info.bmkg.

  • Olahan Mangut Jamur Tiram, Kuliner Unik Pangkalpinang Bercita Rasa Asam Pedas

    Olahan Mangut Jamur Tiram, Kuliner Unik Pangkalpinang Bercita Rasa Asam Pedas

    Pangkalpinang, Beritasatu.com – Mangut jamur tiram, kuliner unik dengan cita rasa asam pedas yang gurih dan menggugah selera, patut dicoba saat berkunjung ke Pangkalpinang, Bangka Belitung. Hidangan ini juga cocok bagi mereka yang menerapkan pola makan vegetarian.

    Terinspirasi dari masakan tradisional Indonesia, olahan ini memadukan kelezatan jamur tiram dengan bumbu khas yang kaya rempah, menjadikannya pilihan menarik bagi pecinta makanan vegetarian maupun non-vegetarian.

    Dari segi rasa, tak perlu diragukan lagi. Asam pedas khas mangut yang berpadu dengan aroma rempah dominan serta tekstur jamur tiram yang kenyal dan gurih, semakin menggugah selera. Tak heran, mangut jamur tiram menjadi buruan para pecinta kuliner di Pangkalpinang.

    Seorang penikmat kuliner Desta mengatakan, selain lezat, mangut jamur tiram juga kaya akan nutrisi, menjadikannya pilihan sehat untuk keluarga.

    “Mangut jamur tiram ini rasanya gurih dengan tekstur kenyal seperti daging, padahal ini berasal dari tumbuhan. Bagi yang vegetarian, kuliner ini sangat cocok karena rasanya enak banget,” ujarnya.

    Sementara itu, Jack, penikmat kuliner lainnya menjelaskan, apabila biasanya bumbu mangut khas Bangka digunakan untuk memasak ikan atau daging, kali ini olahan tersebut dikreasikan dengan jamur tiram yang lebih menyehatkan.

    “Dari berbagai macam kuliner, baru kali ini aku menemukan lempah kuning berbahan dasar jamur. Biasanya, jamur hanya digoreng crispy, tetapi yang satu ini berbeda. Jamur dimasak dengan bumbu mangut lempah kuning, sehingga teksturnya kenyal dan rasanya mirip daging. Ini paling cocok buat vegetarian yang tidak mau makan ikan atau daging,” jelas Jack.

    Proses pembuatannya cukup sederhana. Siapkan jamur tiram, kunyit, bawang merah, cabai, penyedap rasa, garam, terasi, dan asam jawa. Tumbuk semua rempah hingga halus.

    Bersihkan jamur tiram dengan air mengalir sambil disuwir-suwir. Setelah itu, rebus jamur dalam air mendidih, lalu angkat dan tiriskan.

    Juru masak mangut jamur tiram Adinda menjelaskan, setelah bumbu rempah ditumis hingga harum, tambahkan air secukupnya, lalu masukkan jamur ke dalamnya. Setelah diaduk hingga matang, angkat dan Mangut Jamur Tiram siap disajikan bersama sepiring nasi hangat.

    “Diharapkan kuliner ini dapat menjadi salah satu andalan dalam dunia gastronomi Indonesia, memperkenalkan cita rasa lokal yang unik kepada tantangan modern,” ujarnya dalam menjelaskan proses memasak mangut jamur tiram, kuliner khas Pangkalpinang.

  • Fenomena Hujan Jelly Gemparkan Warga Gorontalo Utara

    Fenomena Hujan Jelly Gemparkan Warga Gorontalo Utara

    Jakarta, Beritasatu.com – Fenomena hujan berbentuk butiran seperti jelly mengejutkan warga Desa Leyao, Kecamatan Tomilito, Gorontalo Utara, pada Sabtu (15/2/2024) sekitar pukul 20.00 Wita. Kejadian alam yang tak biasa ini menarik perhatian masyarakat setempat.

    Salah seorang warga, Ewan Saputra mengungkapkan, ia dan warga lainnya terkejut melihat fenomena tersebut di Dusun Ato Atas. Awalnya, hujan turun seperti biasa, tetapi tak lama kemudian warga menyadari yang menutupi tanah bukan air, melainkan butiran menyerupai jelly yang memenuhi pekarangan rumah dan jalan.

    Fenomena langka ini langsung menjadi perhatian warga. Beberapa dari mereka merekam kejadian tersebut karena merasa belum pernah melihat hal serupa sebelumnya.

    “Ada yang berusaha mengumpulkan butiran jelly dalam wadah, sementara yang lain lebih memilih mendokumentasikan peristiwa unik ini,” ujar Ewan.

    Hujan jelly berlangsung sekitar 30 menit dengan intensitas cukup deras. Namun, hingga kini belum dapat dipastikan apakah fenomena ini terjadi di seluruh desa atau hanya di satu area tertentu karena berlangsung pada malam hari.

    Meski butiran jelly tampak lembek dan bertekstur lembut seperti agar-agar, sebagian warga Gorontalo memilih untuk menghindari hujan agar tidak terkena langsung.

  • Bakamla Tangkap Kapal Kayu Berisi 200 Bal Rokok Ilegal Vietnam di Perairan Riau

    Bakamla Tangkap Kapal Kayu Berisi 200 Bal Rokok Ilegal Vietnam di Perairan Riau

    Jakarta, Beritasatu.com – Bakamla RI melalui unsur KN Pulau Dana-323 yang dipimpin Letkol Bakamla Umar Dani berhasil berhasil melakukan penangkapan terhadap kapal kayu tanpa nama yang membawa sekitar 200 bal rokok ilegal asal Vietnam Luffman di perairan Pulau Busung, Indragiri Hilir, Riau.

    “Penangkapan ini merupakan hasil operasi gabungan antara Tim Satgas Bakamla RI dan Tim Satgas Cendana Bais TNI yang menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai maraknya peredaran rokok ilegal di wilayah Kepulauan Riau,” kata Pranata Humas Ahli Muda Kapten Bakamla Yuhanes Antara, Sabtu (15/2/2025).

    Berdasarkan laporan tersebut, lanjut Yuhanes, tim gabungan melakukan pendalaman dan patroli di perairan Tembilahan, Indragiri Hilir, Riau. Operasi dimulai pada Jumat (14/2/2025) pukul 17.00 WIB, ketika RHIB KN Pulau Dana-323 bergerak menuju Teluk Cenaku untuk patroli. 

    “Pukul 20.34 WIB, tim gabungan mendeteksi keberadaan sebuah kapal kargo kayu yang mencurigakan, sehingga dilakukan pengejaran. Pukul 20.50 WIB, kapal kargo kayu tersebut kandas di sekitar Pulau Busung. Tim gabungan berhasil mengamankan kapal pada pukul 02.05 WIB,” ujarnya.

    Saat pemeriksaan, tidak ditemukan awak kapal, namun tim menemukan muatan sekitar 200 bal rokok Luffan yang tidak memiliki cukai.

    “Pada pukul 02.39 WIB, mesin kapal berhasil dihidupkan kembali, dan kapal dibawa menuju KN Pulau Dana-323 untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Yuhanes.

    Komandan KN Pulau Dana-323, lanjut dia, segera melaporkan penangkapan tersebut kepada Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Irvansyah melalui Direktur Operasi Laut Laksma Bakamla Octavianus Budi Santoso. 

    Sementara itu, Tim Bakamla RI berkoordinasi dengan BPTN Batam Kemendag terkait penanganan barang bukti penangkapan rokok ilegal itu secara lebih lanjut.

  • Kasus Pagar Laut Tangerang: Pengacara Kades Kohod Tuding 2 Dalang

    Kasus Pagar Laut Tangerang: Pengacara Kades Kohod Tuding 2 Dalang

    Jakarta, Beritasatu.com –  Rendy, kuasa hukum Arsin, Kepala Desa (Kades) Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, menuding dua orang sebagai dalang di balik kasus penerbitan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) dan Sertifikat Hak Milik (SHM) pagar laut yang menyeret kliennya, Arsin bin Arsip.

    Menurut Rendy, Kades Kohod hanya mengikuti desakan dari pihak ketiga saat menandatangani pengajuan SHGB. “Pak Lurah memang menandatangani, tapi itu karena ada desakan dari pihak ketiga. Sertifikat bisa terbit jika Pak Lurah menandatangani, kira-kira seperti itu,” ujar Rendy dikutip Antara, Sabtu (15/2/2025). 

    Ia menyebutkan dua orang berinisial SP dan C sebagai pihak yang berperan dalam pengurusan sertifikat tersebut. “SP dan C adalah pengurus yang seolah-olah mendapat kuasa dari warga untuk mengurus penerbitan sertifikat tanah,” lanjutnya.

    Kuasa hukum Kepala Desa (Kades) Kohod Arsin bin Asip, Yunihar dalam konferensi pers terkait pagar laut di Tangerang. – (Beritasatu.com/Wawan Kurniawan)

    Sementara itu, terkait kasus pagar laut Tangerang, Arsin mengeklaim dirinya sebagai korban dalam kasus ini. Dalam rekaman video klarifikasi yang diterima, ia menyatakan bahwa keterlibatannya terjadi karena kurangnya pengetahuan dan kehati-hatian dalam menerbitkan surat kepemilikan tanah.

    “Ini terjadi akibat kurangnya pengetahuan saya dalam melayani publik di Desa Kohod. Ke depan, ini akan menjadi evaluasi bagi perangkat desa agar tidak terulang,” ujar Arsin.

    Dalam pernyataannya, Arsin juga menyampaikan permintaan maaf kepada warga Desa Kohod dan masyarakat luas atas kegaduhan yang terjadi.

    Di sisi lain, Tim Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri telah menyita 263 warkah yang berkaitan dengan dugaan pemalsuan sertifikat tanah di kawasan pagar laut Desa Kohod. Penggeledahan dilakukan di rumah pribadi dan kantor Kades Kohod sebagai bagian dari penyelidikan kasus ini.

    Warkah adalah dokumen yang berisi data fisik dan yuridis bidang tanah yang digunakan sebagai dasar pendaftaran serta penerbitan sertifikat tanah.

    Kasus pagar laut Tangerang saat ini terus bergulir dengan dugaan keterlibatan lebih banyak pihak dalam skandal kepemilikan lahan di pesisir utara Kabupaten Tangerang.

  • Basuki Pastikan Tak Ada PHK 2.200 Pekerja Konstruksi IKN

    Basuki Pastikan Tak Ada PHK 2.200 Pekerja Konstruksi IKN

    Nusantara, Beritasatu.com – Di tengah efisiensi anggaran, Kepala Badan Otorita IKN Basuki Hadimuljono memastikan tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi 2.200 pekerja konstruksi di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Ribuan pekerja tersebut tetap bekerja seperti biasa.

    Sebelumnya, sempat terjadi kesalahpahaman yang menyebabkan kekhawatiran beberapa pekerja akan dirumahkan akibat efisiensi anggaran. 

    “Untuk yang di perumahan-perumahan itu masih ada sekitar 2.200-an pekerja yang masih bekerja. Jadi kemarin itu mungkin ada misunderstanding, tetapi dengan adanya restrukturisasi anggaran, mereka kembali lagi,” ujar Basuki kepada Beritasatu.com di Miniatur Hutan Hujan Tropis IKN, Jumat (14/2/2025).

    Menurut Basuki, pembangunan infrastruktur di IKN menggunakan anggaran yang terbagi dalam dua lembaga, yakni Kementerian Pekerjaan Umum (PU) serta Badan Otorita IKN.

    “Jadi anggaran pembangunan untuk IKN itu ada dua. Satu di Kementrian PU, satu di OIKN. Kementerian PU itu melanjutkan hal-hal yang sudah dikerjakan, menyelesaikan. Yang baru dikerjakan oleh Otorita IKN,” sambungnya.

    Basuki mengungkapkan, pembangunan di IKN menggunakan tiga skema pembiayaan. Pertama, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pada 2025, Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui alokasi sebesar Rp 48,8 triliun untuk pembangunan IKN. 

    Kedua, Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), digunakan untuk proyek vital seperti bandara dan akses jalan sebesar Rp 60 triliun guna mempercepat penyelesaian proyek. Ketiga, investasi swasta yang diperuntukkan bagi sektor perhotelan, rumah sakit, pendidikan, dan hunian, dengan total nilai investasi mencapai Rp 6,9 triliun.

    Dengan ketiga skema pembiayaan ini, pembangunan di IKN dipastikan akan terus berjalan hingga tuntas pada 2045 dan tidak ada PHK untuk pekerja di IKN. 

  • Kebakaran di Lahan TPA Kota Kendari Hanguskan 26 Rumah Subsidi

    Kebakaran di Lahan TPA Kota Kendari Hanguskan 26 Rumah Subsidi

    Kendari, Beritasatu.com – Perumahan subsidi yang terletak di tempat pembuangan akhir (TPA) Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari dilahap si jago merah pada Jumat (14/2/2025) malam.

    Kebakaran itu menghanguskan 26 hunian berderet (rumah kopel) yang ditempati oleh 52 keluarga. 

    “Satu kopel diisi dua keluarga, jadi yang terdampak 52 keluarga,” kata Kadis Damkar dan Pertolongan Kota Kendari, Junaidin Umar ditemui pascakejadian. 

    Junaidin Umar mengatakan, kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 19.00 Wita. Meski begitu saat ini pihaknya belum mengetahui pasti pemicu kebakaran di Kendari ini.

    Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, tetapi sebanyak dua unit kendaraan bermotor hangus dilalap api 

    “Menurut informasi sementara, api berasal dari salah satu rumah,” ungkapnya.

    Junaidin mengatakan, proses pemadan itu memakan waktu hampir dua jam. Ia menyebut, sebanyak delapan unit mobil pemadam terdiri dari enam mobil pemadam, rescue, serta ambulans dengan 30 personel dikerahkan untuk memadamkan api. 

    Saksi mata Dedi yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian mengaku, dirinya melihat kobaran api ketika pulang seusai menunaikan salat Isya. 

    “Saat baru selesai salat Isya, ketika saya lewat, penghuninya sudah berhamburan menyelamatkan barang-barang,” ujarnya tentang kebakaran di Kendari tersebut.

  • Bandara VVIP IKN Akan Segera Tuntas

    Bandara VVIP IKN Akan Segera Tuntas

    Jakarta, Beritasatu.com – Hutama Karya memastikan penyelesaian Bandara VVIP IKN berjalan sesuai rencana sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Infrastruktur ini dirancang untuk meningkatkan konektivitas serta mendukung mobilitas aparatur pemerintahan dan aktivitas ekonomi di kawasan IKN.

    Plt Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN (OIKN) Danis H Sumadilaga menyampaikan, pembangunan Bandara IKN Nusantara berjalan sesuai rencana dan bahkan lebih cepat dari target yang ditetapkan. 

    Dalam keterangannya di kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Jakarta, Jumat (14/2/2025), ia mengungkapkan bahwa proses finishing bandara sedang berlangsung dan dipastikan rampung pada Maret 2025. 

    “Kalau kontraknya sampai akhir April, tetapi monitoring saya kemarin, akhir Maret sudah bisa selesai,” ujar Danis.

    Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim menyampaikan, Hutama Karya berkomitmen menyelesaikan proyek Bandara VVIP IKN, khususnya pada fasilitas darat, dengan Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara sebagai pemberi kerja. 

    Saat ini, progres pekerjaan utama di sisi darat telah mencapai 100%, mencakup terminal VVIP dan VIP, menara Air Traffic Control (ATC), kantor administrasi, serta bangunan peribadatan. Sementara itu, beberapa pekerjaan tambahan, termasuk sistem drainase, ditargetkan rampung pada Maret 2025.

    ”Kami berkomitmen untuk menyelesaikan proyek ini dengan standar terbaik sehingga dapat mendukung konektivitas serta aktivitas pemerintahan di IKN mendatang,” ujar Adjib tentang Bandara VVIP IKN.

    Untuk memastikan efisiensi dan kualitas pembangunan, Hutama Karya mengadopsi teknologi building information modeling (BIM) guna meningkatkan akurasi perhitungan pekerjaan serta pemantauan progres secara real-time. Berkat penerapan teknologi ini, proyek Gedung Bandara VVIP IKN berhasil meraih juara 1 pada kategori building di ajang 3rd ASEAN BIM Competition 2024 yang berlangsung di Kota Kinabalu, Malaysia.

    Penyelesaian proyek ini dihadapkan pada sejumlah tantangan, salah satunya curah hujan yang tinggi. Curah hujan yang tinggi sempat menyebabkan genangan air di beberapa titik area proyek karena saluran drainase yang belum terkoneksi dengan fasilitas sisi udara.

    “Ketika Bandara VVIP IKN ini telah beroperasi, diharapkan menjadi katalis utama dalam pertumbuhan ekonomi di sekitarnya, serta memperkuat portofolio perusahaan di bidang infrastruktur transportasi udara,” tutup Adjib Al Hakim soal pembangunan Bandara VVIP IKN.

  • Pagar Laut Tangerang: Muncul ke Publik, Kades Kohod Mengaku Jadi Korban

    Pagar Laut Tangerang: Muncul ke Publik, Kades Kohod Mengaku Jadi Korban

    Tangerang, Beritasatu.com – Kepala Desa (Kades) Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten, Arsin bin Asip akhirnya muncul ke publik setelah menghilang seusai menjadi sorotan publik terkait kasus pagar laut di Tangerang. 

    Dalam keterangannya, Arsin meminta maaf kepada warga Kohod dan masyarakat Indonesia atas kegaduhan yang terjadi selama ini di Desa Kohod.

    “Pada kesempatan ini dengan kerendahan hati, saya ingin menyampaikan permohonan maaf kepada warga Desa Kohod. Kegaduhan itu tidaklah diharapkan,” ujarnya soal kasus pagar laut di Tangerang, Jumat (14/2/2025).

    Arsin juga mengaku, bahwa dirinya juga adalah korban dari perbuatan yang dilakukan oleh pihak lain. Dia menyebut, hal itu terjadi karena dirinya tidak hati-hati dalam melakukan pelayanan publik di Desa Kohod.

    “Dalam kesempatan ini juga saya ingin menyampaikan, bahwa saya juga adalah korban dari perbuatan yang dilakukan oleh pihak lain. Tentunya ini terjadi akibat dari kurangnya pengetahuan dan tidak hati-hati dalam pelayanan publik,” ungkapnya.

    Atas peristiwa dalam kasus pagar laut Tangerang tersebut, Arsin berjanji akan akan mengevaluasi kinerja agar hal-hal yang buruk dalam pelayanan di Desa Kohod tidak terulang di kemudian hari.

    “Evaluasi akan dilakukan, agar hal-hal buruk dalam melayani masyarakat tidak terulang lagi,” tutupnya.

    Sebelumnya, Kepala Desa (Kades) Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Arsin bin Asip dikabarkan menghilang setelah menjadi sorotan publik terkait kasus pagar laut Tangerang. Arsin sebelumnya menyatakan area pagar laut tersebut dulunya merupakan daratan yang terkena abrasi.

    Beritasatu.com juga sempat mengunjungi rumah Arsin dan kantor Desa Kohod pada Sabtu (1/2/2025), tetapi tidak menemukan keberadaannya. Sejumlah awak media juga mencoba mengonfirmasi keberadaannya melalui telepon terkait kasus pagar laut Tangerang. Namun, nomor ponsel Arsin tidak aktif.

  • Basuki Pastikan Efisiensi Anggaran Pembangunan IKN Hanya Kena Lemak-lemak Saja, Ototnya Aman

    Basuki Pastikan Efisiensi Anggaran Pembangunan IKN Hanya Kena Lemak-lemak Saja, Ototnya Aman

    Nusantara, Beritasatu.com – Kepala Badan Otorita IKN Basuki Hadimuljono memastikan efisiensi anggaran sebesar Rp 1,1 triliun tak berdampak pada progres pembangunan infrastruktur di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN). 

    Bahkan, meski saat ini sisa anggaran hanya tersisa Rp 4,2 triliun, jatah anggaran untuk pembangunan infrastruktur IKN dipastikan tetap ada dan tidak akan tersentuh.

    “Kalau IKN insyaallah (tidak berdampak) karena presiden yang sudah perintahkan sendiri dalam rapat terbatas 21 Januari dan 3 Februari 2025 kemarin. Yang dipangkas itu istilahnya yang lemak-lemaknya saja, kalau yang namanya otot-ototnya tetap ada di situ,” ujar Basuki kepada Beritasatu.com di IKN, Jumat (14/2/2025).

    Menurut Basuki, “lemak-lemak” yang dimaksud adalah anggaran-anggaran yang dirasa belum terlalu dibutuhkan, seperti perjalanan dinas, seminar-seminar, dan juga kajian-kajian, baik di dalam atau pun luar negeri.

    “Jadi anggaran infastruktur awalnya yang sebesar Rp 6,3 triliun kemudian dipangkas Rp 1,1 triliun sehingga hanya tersisa Rp 4,2 triliun, akan digunakan untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur di IKN, seperti pembangunan akses jalan, dan infrastruktur lainnya. Anggaran itu tidak diutak-atik,” ujar Basuki terkait dampak efisiensi anggaran.