Category: Beritasatu.com Regional

  • Tim Gabungan Evakuasi Harimau Sumatera yang Terjebak di Pesisir Barat

    Tim Gabungan Evakuasi Harimau Sumatera yang Terjebak di Pesisir Barat

    Pesisir Barat, Beritasatu.com – Tim gabungan berhasil mengevakuasi seekor harimau Sumatera yang terperangkap di Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. Dalam proses evakuasi, tim terpaksa mengangkut harimau yang telah dibius menggunakan tandu sejauh 100 meter, karena mobil pengangkut kandang tidak dapat mendekat ke lokasi perangkap.

    Harimau Sumatera jantan tersebut terjebak dalam kandang jebak di Desa Rawas, Kecamatan Pesisir Tengah, pada Selasa (18/2/2025). Sebelum evakuasi, tim dokter hewan melakukan pembiusan pada harimau tersebut untuk memastikan hewan tersebut tidak sadar selama proses pemindahan. 

    Setelah dibius, tim gabungan mengeluarkan harimau dari kandang jebak dan meletakkannya di atas tandu. Karena kendaraan pengangkut tidak bisa mendekat, proses evakuasi dilakukan dengan membawa tubuh harimau menggunakan tandu sejauh 100 meter.

    Menurut informasi yang dihimpun, harimau tersebut kemudian dipindahkan ke Resort Sukaraja, Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) di Kabupaten Tanggamus, Lampung. Dari hasil pemeriksaan, harimau tersebut hanya mengalami beberapa luka ringan akibat benturan di dalam kandang, tetapi kondisinya secara keseluruhan sehat. 

    Harimau dengan nama ilmiah Panthera tigris sumatrae ini diperkirakan sudah memasuki usia dewasa, dengan panjang tubuh mencapai 2,3 meter.

    Proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam dan melibatkan berbagai pihak, termasuk tim dari Polres Pesisir Barat, TNBBS, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), serta Forkopimda Pesisir Barat.

    Pihak kepolisian mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan menghindari aktivitas yang dapat mengganggu habitat satwa liar, agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

    Sebelumnya, Kapolres Pesisir Barat AKBP Alsyahendra mengungkapkan penangkapan harimau Sumatera ini membuktikan, keberadaan harimau di Pesisir Barat masih ada, bahkan mungkin lebih banyak lagi. Hal ini menegaskan perlunya upaya pelestarian habitat mereka.

    “Dengan tertangkapnya satu ekor harimau Sumatera, ini membuktikan habitat harimau di Pesisir Barat masih ada, dan kita perlu melestarikannya bersama-sama,” kata Alsyahendra di lokasi perangkap.

    Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada, serta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan satwa liar di sekitar pemukiman.

    “Kami mengapresiasi kerja sama semua pihak dalam proses evakuasi harimau ini, dan kami akan terus berkoordinasi dengan BKSDA serta pihak terkait untuk langkah selanjutnya,” tambah Alsyahendra.

    Harimau Sumatera tersebut sebelumnya terperangkap dalam salah satu kandang jebak yang dipasang di beberapa lokasi di Desa Rawas, Kecamatan Pesisir Tengah, pada Senin (17/2/2025). Kucing besar itu juga tertangkap oleh kamera trap milik BKSDA yang menunjukkan, harimau tersebut telah memangsa ternak sapi milik warga setempat. Namun, belum diketahui dengan pasti apakah harimau jantan ini yang memangsa hewan ternak tersebut.

  • Cek Lokasi Layanan Samsat Keliling Hari Ini di Jadetabek

    Cek Lokasi Layanan Samsat Keliling Hari Ini di Jadetabek

    Jakarta, Beritasatu.com – Polda Metro Jaya kembali menyediakan layanan Samsat keliling hari ini untuk memudahkan warga dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) di 14 lokasi yang tersebar di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) pada Rabu (19/2/2025).

    Informasi ini diumumkan melalui akun X resmi TMC Polda Metro Jaya, yang menginformasikan 14 lokasi Samsat keliling di wilayah Jadetabek sebagai berikut:

    1. Jakarta Pusat di halaman parkir Samsat Jakarta Pusat pukul 08.14 WIB dan JIExpo Kemayoran pukul 11.00-21.00 WIB.

    2. Jakarta Utara di halaman parkir Samsat Jakarta Utara dan parkir Itali Mal Artha Gading pukul 08.00-14.00 WIB.

    3. Jakarta Barat di Mal Ciputra pukul 08.00-14.00 WIB.

    4. Jakarta Selatan di halaman parkir Samsat Jakarta Selatan pukul 08.00-15.00 WIB dan gudang Sari ah Cikoko Pancoran pukul 09.00-14.00 WIB.

    5. Jakarta Timur di halaman parkir Samsat Jakarta Timur pukul 08.00-15.00 WIB dan Pasar Induk Kramat Jati pukul 08.00-14.00 WIB.

    6. Samsat keliling hari ini juga ada di Kota Tangerang yaitu di parkiran busway Foodmosphere pukul 08.00-14.00 WIB dan Alun-alun Cibodas pukul 08.00 WIB -14.00 WIB.

    7. Serpong di halaman parkir Samsat Serpong pukul 08.00-14.00 WIB dan ITC BSD Serpong pukul 16.00-19.00 WIB.

    8. Ciledug di ruko Azores Perum Banjar Cipondoh dan Fresh Maret  Lake City Cipondoh pukul 09.00 WIB-12.00 WIB.

    9.  Kantor Kelurahan Pondok Betung dan Pasar Gintung Ciputat Timur pukul 09.00-12.00 WIB.

    10. Kelapa Dua di Pasar Modern Intermoda Cisauk BSD dan halaman GTOWN Square Gading pukul 08.00-14.00 WIB.

    11. Kantor Kelurahan Teluk Pucung pukul 08.00-13.30 WIB.

    12. Ruko Robson Lippo Cikarang 09.00-12.00 WIB.

    13. Depok di halaman parkir Samsat Depok pukul 08.00-14.00 WIB dan kantor Kecamatan Tajurhalang pukul 08.00-12.00 WIB.

    14. Cinere Halaman Pasir Putih Sawangan pukul 08.00-12.00 WIB.

    Warga yang ingin melakukan pembayaran pajak kendaraan melalui Samsat keliling diminta untuk membawa dokumen-dokumen penting, seperti KTP, BPKB, dan STNK asli beserta fotokopinya. 

    Perlu dicatat bahwa layanan Samsat keliling hari ini hanya melayani pembayaran PKB tahunan. Untuk perpanjangan STNK (lima tahunan) atau penggantian pelat nomor kendaraan, pemilik kendaraan tetap harus mengunjungi kantor Samsat terdekat.

  • Top 5 News: Anggaran Prioritas Prabowo pada 2025 hingga Lolly Dituduh Razman Aborsi

    Top 5 News: Anggaran Prioritas Prabowo pada 2025 hingga Lolly Dituduh Razman Aborsi

    Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menjelaskan anggaran prioritas Presiden Prabowo Subianto pada 2025 dan warga Aceh korban penculikan di Thailand berhasil dipulangkan menjadi berita terpopuler atau top 5 news sepanjang Selasa (18/2/2025).

    Selanjutnya, berita yang tak kalah menarik lainnya adalah cek kesehatan gratis mengungkap banyak anak lambat bicara hingga Razman Arif Nasution mengeklaim Lolly sudah aborsi.

    Berikut ini top 5 news di Beritasatu.com yang dirangkum pada Rabu (19/2/2025).

    1. Anggaran Prioritas Prabowo pada 2025
    Kementerian Keuangan mengungkapkan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2025 akan difokuskan pada sejumlah pos prioritas Presiden Prabowo Subianto. Anggaran prioritas Prabowo 2025 akan dialokasikan untuk sektor pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, ketahanan pangan, hukum, serta pertahanan dan keamanan (hankam).

    Menurut Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional Parjiono, kebijakan fiskal pada 2025 akan mendukung Asta Cita sebagai strategi jangka panjang dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

    2. Warga Aceh Korban Penculikan di Thailand Berhasil Dipulangkan
    Seorang warga Aceh Timur bernama Bustami berhasil dipulangkan setelah menjadi korban penculikan di Thailand. Kasus ini menarik perhatian publik karena terkait dengan sindikat narkoba lintas negara.

    Peristiwa ini bermula pada Desember 2024, ketika Bustami yang merupakan korban penculikan di Thailand pergi ke negara itu setelah dibujuk oleh dua warga negara Indonesia, yaitu MN alias AM dan DH, yang menjanjikan peluang modal usaha.

    3. Cek Kesehatan Gratis Ungkap Banyak Anak Lambat Bicara
    Program cek kesehatan gratis (CKG) yang telah berjalan selama lebih dari satu minggu mengungkap berbagai temuan kesehatan di masyarakat, termasuk pada anak-anak menjadi salah satu top 5 news Beritasatu.com.

    Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauziah mengungkapkan, banyak anak yang diperiksa mengalami keterlambatan bicara.

    4. Erupsi, Gunung Semeru Lontarkan Abu Setinggi 1.000 Meter
    Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur kembali mengalami erupsi disertai lontaran abu dengan material vulkanik.

    Berdasarkan laporan pos pantau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi terjadi pukul 07.28 WIB dengan tinggi kolom mencapai 1.000 meter.

    5. Razman Arif Nasution Klaim Lolly Aborsi 
    Kuasa hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid merespons dugaan putri Nikita Mirzani, Laura Meizani Nasseru Asry atau Lolly yang disebut melakukan aborsi oleh pengacara Vadel Badjideh, Razman Arif Nasution.

    “Hati-hati kalau berucap, berbicara, jangan asal berteriak kalau Anda tidak memiliki bukti,” tegas kuasa hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid dikutip dari channel YouTube, Selasa (18/2/2025).

    Demikian top 5 news Beritasatu.com pada Selasa (18/2/2025) yang menarik perhatian pembaca. Namun, terdapat update berita lainnya yang tak kalah menarik, informatif, serta menghibur yang bisa pembaca simak lebih lanjut.

  • Didominasi Lansia, Warga Antusias Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas Palangka Raya

    Didominasi Lansia, Warga Antusias Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas Palangka Raya

    Palangka Raya, Beritasatu.com – Program cek kesehatan gratis (CKG) yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo untuk masyarakat yang berulang tahun mulai dirasakan manfaatnya oleh warga Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, terutama para lansia.

    Di Puskesmas Bukit Hindu, Kelurahan Palangka Raya, layanan ini menarik minat masyarakat. Sejak pagi hingga siang, banyak warga antre untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, termasuk mereka yang datang khusus untuk berobat.

    Kepala Puskesmas Bukit Hindu Heliyana mengungkapkan, karena tingginya animo masyarakat, pihaknya menerapkan sistem penjadwalan layanan untuk memastikan pelayanan tetap optimal.

    “Sejak layanan ini dibuka, kami melakukan monitoring dan evaluasi. Kini, layanan CKG di Puskesmas Bukit Hindu tersedia setiap Selasa dan Kamis,” ujar Heliyana kepada Beritasatu.com, Selasa (18/2/2025).

    Menurutnya, mayoritas masyarakat yang memanfaatkan layanan ini berasal dari kalangan usia produktif dan lansia. Masyarakat bisa mendaftar melalui aplikasi SATUSEHAT atau datang langsung dengan membawa KTP sebagai identitas diri.

    Nawir, seorang ASN lansia yang memanfaatkan layanan ini mengapresiasi program pemerintah tersebut.

    “Saya sangat senang dengan adanya program cek kesehatan gratis Sebagai lansia, saya perlu mengetahui kondisi kesehatan agar tetap produktif dalam menjalankan tugas sehari-hari sebagai ASN,” ungkap Nawir.

  • Tragis! Mantan Kades, Istri, dan Cucu Tewas Diduga Hirup Gas Genset

    Tragis! Mantan Kades, Istri, dan Cucu Tewas Diduga Hirup Gas Genset

    Berau, Beritasatu.com – Seorang mantan kepala desa (kades) bersama istri dan cucunya ditemukan tewas di dalam rumahnya di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim). Ketiga korban diduga meninggal akibat menghirup gas beracun dari genset yang digunakan di dalam rumah.

    Korban diketahui berinisial J (55), S (47) dan R (4). Mereka ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di rumah mereka yang berlokasi di Jalan Panglima Jamalul, Kampung Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, pada Senin (17/2/2025).

    Penemuan jenazah bermula ketika anak korban merasa curiga karena ketiganya tidak keluar rumah sejak pagi hingga siang hari. Awalnya, warga menduga mereka meninggal akibat tersengat listrik dari genset.

    Kasi Humas Polres Berau AKP Ngatijan menyampaikan, setelah dilakukan pemeriksaan di puskesmas setempat, ditemukan indikasi bahwa mereka meninggal akibat kekurangan oksigen.

    “Dugaan bukan kesetrum, tetapi karena kekurangan oksigen akibat menyalakan lampu dengan genset,” ujar Ngatijan kepada Beritasatu.com di Mapolres Berau, Selasa (18/2/2025).

    Sebelum ditemukan tewas, korban diketahui sering menggunakan mesin genset untuk penerangan di rumah. Saat ditemukan, J dalam posisi meringkuk di lantai rumah, sementara istrinya, S, ditemukan dalam posisi terlentang sembari memangku cucunya, R, yang juga sudah tidak bernyawa.

    Atas permintaan keluarga, mantan kades beserta istri dan cucunya yang ditemukan tewas langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. Polisi hanya melakukan visum luar tanpa autopsi.

  • Kisah PMI Ilegal Ditipu Tekong hingga Disiksa Dalam Penjara di Malaysia

    Kisah PMI Ilegal Ditipu Tekong hingga Disiksa Dalam Penjara di Malaysia

    Pekanbaru, Beritasatu.com – Sebanyak tujuh pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal yang dideportasi dari Malaysia pada Sabtu (15/2/2025) lalu ditampung di Shelter Rumah Ramah BP3MI Riau. Mereka terdiri dari satu wanita dan enam pria. Tiga orang berasal dari Surabaya dan empat lainnya dari Nusa Tenggara Barat (NTB).

    Sebelum dipulangkan, seluruh PMI ilegal ditahan beberapa bulan di Depot Tahanan Imigresen Depot Kemayan, Pahang, Malaysia.

    Salah seorang PMI ilegal asal Madura, Jawa Timur, Solihin mengaku mengalami penyiksaan selama ditahan di Depot Tahanan Imigresen Kemayan, Pahang, Malaysia. Dia berangkat ke Malaysia pada 2022 lalu melalui jalur resmi.

    “Perlakuan petugas Depot sangat tidak manusiawi sekali. Saya selalu jadi korban di sana, padahal hanya melakukan kesalahan kecil. Saat itu disuruh mundur, saya malah maju. Saya dipukul seperti melakukan kesalahan besar. Saya dianiaya sampai kepala terbentur besi, kepala dan kaki ditendang,  teman-teman saya juga menjadi korban di sana. Sampai sekarang rasa sakit itu masih ada,” tutur Solihin kepada Beritasatu.com, Selasa (18/2/2025).

    Saat berangkat ke Malaysia pada 2022 lalu, Solihin menempuh jalur resmi (legal). Dia akhirnya ditangkap dan dipenjara selama 3,5 bulan karena terlambat mengurus permit.

    Effendi, PMI asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengungkapkan, sebelum dideportasi, dirinya bersama sejumlah temannya ditahan di Depot Kemayan. Dia masuk ke Malaysia secara ilegal melalui Batam pada 2019 lalu. Dia bekerja sebagai buruh perkebunan sawit.

    “Yang bawa dari Lombok ke Batam tekong (penyalur PMI). Saya bayar Rp 14 juta per orang, sekali pergi 20 orang. Dari Batam naik speed boat berangkat malam. Sampai di Johor, saya dibawa untuk bekerja di Pahang.  Selama bekerja di sana, saya digaji RM 3.000 satu bulan,” beber Effendi.

    Berbeda dengan Efendi dan Solihin, Fatimah, seorang ibu rumah tangga asal Lombok ini mengaku ditipu tekong asal Malaysia sebesar Rp 10 juta. Saat itu dia dijanjikan berangkat melalui Medan, Sumatera Utara dengan segala kelengkapannya.

    “Setelah kita di Medan satu bulan lebih tak ada apa-apa. Saya ditipu tekong, jada saya putuskan lewat jalur belakang (ilegal). Saya pertamanya transfer Rp 10 juta, janjinya nanti dia mencarikan kerja di Malaysia, potong gaji tiga bulan. Ternyata dia menipu saya, dia mengambil uang saya 1.300 ringgit dan tak dikembalikan,” kata Fatimah.

    Dijelaskannya, masih banyak PMI ilegal yang terkatung-katung di Depot Kemayan Malaysia, walaupun masa tahannya telah habis. Para tahanan ini terkendala ongkos untuk pulang ke Indonesia.

    “Saat masa tahanan habis, mereka menunggu di tahanan Depot Kemayan sampai ada uang. Ada yang sampai empat bulan hingga lima bulan sudah selesai dari tahanan,” ungkapnya.

    Berdasarkan pengalamannya, seluruh PMI legal maupun ilegal di Arab Saudi dipulangkan secara gratis tanpa diminta biaya pemulangan. Beda halnya dengan PMI di Malaysia.

    “Di negara lain yang saya alami dari tahun 2000 enggak pernah diminta uang untuk pulang ke negara kita. Semua biaya ditanggung pemerintah. Apa bedanya dengan Malaysia?” kata Fatimah.

    Fatimah berharap agar pemerintah dapat memfasilitasi kepulangan PMI ilegal yang terkendala dengan keuangan tersebut.

  • Harimau Sumatera Pemangsa Petani di Pesisir Barat Berhasil Ditangkap

    Harimau Sumatera Pemangsa Petani di Pesisir Barat Berhasil Ditangkap

    Pesisir Barat, Beritasatu.com – Harimau Sumatera yang meresahkan warga di daerah Rawas, Pesisir Barat, Lampung, akhirnya berhasil ditangkap. Satwa liar tersebut masuk ke dalam perangkap yang dipasang oleh petugas.

    Seekor Harimau Sumatera (Panthera tigris sondaica) berkelamin jantan terperangkap di perkebunan Desa Rawas, Kecamatan Pesisir Tengah, Pesisir Barat, Lampung. Harimau tersebut tertangkap setelah tim gabungan TNI/Polri bersama Forkopimda setempat memasang perangkap sejak dua bulan lalu. Penangkapan ini terjadi pada Senin (17/2/2025).

    Harimau ini sebelumnya telah membuat resah warga dengan berkeliaran di area perkebunan. Tak hanya itu, satwa ini juga memangsa seorang petani asal Jawa Tengah pada Selasa (20/1/2025) di Desa Tembelang, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Lampung Barat. Korban bernama Zainudin (28) tewas akibat serangan harimau saat beraktivitas di kebunnya.

    Selain memangsa seorang petani, Harimau Sumatera ini juga diketahui telah menyerang dan memangsa hewan ternak warga selama beberapa bulan terakhir.

    Pemasangan perangkap dilakukan tidak hanya untuk melindungi warga dan hewan ternak, tetapi juga sebagai langkah konservasi guna menyelamatkan Harimau Sumatera dari perburuan liar.

    Kapolres Pesisir Barat AKBP Alsyahendra menyampaikan, penangkapan Harimau Sumatera ini membuktikan habitat harimau di kawasan Pesisir Barat masih ada dan perlu dilestarikan.

    “Dengan ditangkapnya satu ekor Harimau Sumatera, ini membuktikan habitat harimau di Pesisir Barat masih ada dan mungkin masih banyak. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk melestarikannya,” ujar Alsyahendra di lokasi penangkapan.

    Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan satwa liar di sekitar permukiman.

    Dandim Lampung Barat 0422 Letkol Inf Rinto Wijaya berharap tidak ada lagi perburuan liar di hutan kawasan, baik terhadap Harimau Sumatera maupun hewan mangsanya seperti babi hutan dan rusa. Hal ini untuk mencegah harimau keluar dari habitat aslinya.

  • Sebar Video Syur Anak Tetangga, Pria di Lampung Timur Diciduk Polisi

    Sebar Video Syur Anak Tetangga, Pria di Lampung Timur Diciduk Polisi

    Lampung Timur, Beritasatu.com – Merekam dan menyebarkan video syur anak tetangganya hingga viral di media sosial, seorang pemuda di Kabupaten Lampung Timur ditangkap polisi. Pelaku merekam dan menyebarkan video pasangan remaja yang sedang berhubungan intim saat digerebek warga.

    Peristiwa penggerebekan warga terhadap pasangan mesum yang masih berstatus pelajar ini terjadi pada Minggu (9/2/2025) di Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur Lampung. Dalam video yang viral di media sosial tersebut memperlihatkan warga yang sedang menggerebek sepasang sejoli yang remaja sedang berbuat asusila.

    Saat digerebek oleh warga, remaja pria masih memakai baju tanpa celana, sementara remaja putri terlihat tanpa pakaian. Saat digerebek warga, remaja putri berusaha menutupi tubuhnya dengan selimut. Dalam rekaman video juga terlihat warga melakukan pemukulan kepada remaja pria.

    Pascaviralnya video penggerebekan tersebut, petugas Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lampung Timur melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku perekam sekaligus penyebar video penggerebekan tersebut.

    Pelaku bernama Ferdiyanto (24), warga Kecamatan Sekampung Udik, Lampung Timur ini telah ditetapkan sebagai tersangka penyebaran video asusila.

    Kepada polisi, pelaku mengaku sengaja merekam penggerebekan sejoli remaja tersebut  hanya untuk dijadikan laporan dan alat bukti kepada aparat desa. Pelaku tidak menduga video penggerebekan tersebut menjadi viral dan membawanya ke balik jeruji besi penjara.

    Kepala Unit Tindak Pidana Tertentu (Kanit Tipiter) Satreskrim Polres Lampung Timur Iptu Meidy Hariyanto mengatakan, pengusutan perkara melibatkan korban dua anak di bawah umur inisal JO dan JS sedang didalami keterlibatan pelaku lain penyebaran video syur tersebut.

    “Dari hasil pemeriksaan sementara, yang bersangkutan mengaku ingin memberikan informasi ke pamong desa, sehingga video itu disebarkannya,” kata Iptu Meidy di ruang kerjanya, Senin (17/2/2024).

    Menurut Iptu Meidy, pengakuan tersangka tersebut masih terus dialami oleh penyidik dengan meminta dan mencocokkan keterangan saksi-saksi lainnya.

    “Kami akan dalami juga keterangan korban dan keluarganya, apabila ada motif kriminal lainnya akan kami lakukan pembuktian melalui proses penyidikan,” ucap Iptu Meidy.

    Iptu Meidy menambahkan, pihaknya terus menggali keterangan dari saksi dan pelaku. Pihaknya juga akan meminta keterangan dari pihak keluarga masing-masing pelajar.

    “Sementara mereka sebagai saksi tetapi tidak menutup kemungkinan nanti akan ada tersangka baru terkait penyebaran video syur,” imbuh Iptu Meidy.

  • Pengedar Uang Palsu di Yogyakarta Ditangkap setelah Alami Kecelakaan

    Pengedar Uang Palsu di Yogyakarta Ditangkap setelah Alami Kecelakaan

    Gunungkidul, Beritasatu.com – Satreskrim Polsek Tanjungsari menggagalkan upaya dua orang pelaku yang diduga kerap mengedarkan uang palsu setelah mengalami kecelakaan tunggal di Padukuhan Miri, Gunungkidul, Yogyakarta. 

    Kedua pelaku yang telah ditangkap saat kini diperiksa secara intensif untuk menggali dan mengetahui motif di balik tindakan mengedarkan uang palsu.

    “Pada saat itu terjadi kecelakaan lalu lintas, kemudian anggota Polsek mendatangi TKP. Pada saat di lokasi ditemukan ada beberapa pecahan uang yang diduga palsu, ada pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000,” kata KBO Satreskrim Polres Gunungkidul Iptu Andang Patriasmono kepada Beritasatu.com, Selasa (18/2/2025).

    Dua pelaku berinisial EDP (33) dan DF (28) merupakan kakak beradik yang tinggal di wilayah Wonosari, Gunungkidul. Mereka sudah mengedarkan uang palsu dalam tiga bulan terakhir.

    Dari tangan kedua pelaku pengedar uang palsu ini, polisi mengamankan barang bukti berupa pecahan uang palsu pecahan Rp 100.000 berjumlah 14 lembar dan Rp 50.000 sejumlah delapan lembar. Secara kasat mata, uang palsu terlihat jelas memiliki perbedaan yang signifika karena nomor seri pada uang palsu ini sama dan gambar transparan tidak presisi.

    “Pelakunya ada dua orang, saat ini ditahan di Polsek Tanjungsari,” ungkap Iptu Andang Patriasmono tentang pengedar uang palsu itu.

    Uang palsu yang disita dari EDP (33) dan DF (28) setelah mengalami kecelakaan di di Padukuhan Miri, Gunungkidul, Yogyakarta. – (Beritasatu.com/Olena Wibisana)

    Pelaku sudah menyebarkan uang palsu ke beberapa tempat di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Modusnya pelaku membeli rokok atau BBM dengan uang palsu berharap mendapatkan kembalian dengan uang asli.

    Diketahui bahwa uang palsu ini didapatkan pelaku dari rekannya di Jawa Barat melalui media sosial Facebook. Pelaku membeli Rp 1 juta asli ditukar dengan uang palsu sebesar Rp 5,2 juta secara COD. Sebelum ditangkap, pelaku sudah melakukan transaksi sebanyak empat kali atau mendapat lebih dari 20 juta rupiah uang palsu.

    Atas perbuatannya, pengedar uang palsu itu dengan Undang-undang Nomor 7 Pasal 36 ayat (3) tentang mengedarkan atau membelanjakan rupiah yang diketahui rupiah palsu dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan denda Rp 15 miliar.

  • Jasa Raharja Buka Wacana Kurangi Santunan Kecelakaan bagi Pelanggar Aturan

    Jasa Raharja Buka Wacana Kurangi Santunan Kecelakaan bagi Pelanggar Aturan

    Jakarta, Beritasatu.com – Direktur Utama PT Jasa Raharja, Rivan A Purwantono membuka wacana mengenai ketentuan baru terkait pembayaran santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas yang melanggar aturan. 

    Dalam wacana tersebut, korban yang melanggar peraturan tidak akan menerima santunan penuh 100%. Sementara itu, wacana tersebut masih dalam pembahasan di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

    “Kami telah meminta Kementerian Keuangan dan Badan Kebijakan Fiskal untuk merumuskan perubahan terkait perilaku ini. Jika ada pelanggaran, seperti tidak memiliki SIM, santunan tetap akan diberikan, tetapi jumlahnya tidak sebesar bagi yang tidak melanggar,” kata Rivan di Jakarta Selatan, Senin (17/2/2025).

    Santunan yang diberikan oleh Jasa Raharja untuk korban kecelakaan lalu lintas mencakup sejumlah kategori, yaitu santunan Rp 50 juta untuk korban meninggal dunia, santunan maksimal Rp 20 juta atau Rp 25 juta untuk korban luka-luka (tergantung jenis kecelakaan), biaya penguburan sebesar Rp 4 juta bagi korban yang tidak memiliki ahli waris, serta santunan maksimal Rp 50 juta bagi korban cacat tetap. 

    Selain itu, Jasa Raharja juga memberikan manfaat tambahan, seperti biaya pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) sebesar Rp 1 juta dan biaya ambulans sebesar Rp 500.000.

    Rivan juga menyatakan bahwa Jasa Raharja siap apabila pemerintah memberikan tugas untuk menambah nilai santunan tersebut. Ia menjelaskan, pada akhir 2024, tingkat risk-based capital (RBC) Jasa Raharja mencapai 789,01%, yang menurutnya merupakan RBC tertinggi di sektor asuransi di Indonesia.

    “Namun, bagi yang melanggar, santunan yang diberikan tidak akan penuh agar ada perubahan perilaku dan tanggung jawab. Negara hadir memberikan santunan, tetapi juga mendidik,” ujarnya.

    Rivan mengungkapkan, pembahasan terkait hal ini masih berjalan, dan jika pemerintah setuju akan ada peraturan pemerintah (PP) sebagai payung hukum. 

    “Pembahasan pembatasan santunan kepada pelanggar lalu lintas oleh Jasa Raharja masih belum final. Namun, kami berharap bisa diselesaikan dan diatur dalam bentuk PP yang diharapkan dapat terbit tahun ini,” pungkasnya.