Category: Beritasatu.com Regional

  • Tragis! Habis Berhubungan Intim, Pria di Lombok Bunuh Kekasih lalu Mayatnya Dibuang

    Tragis! Habis Berhubungan Intim, Pria di Lombok Bunuh Kekasih lalu Mayatnya Dibuang

    Lombok Timur, Beritasatu.com – Seorang pria berinisial HL tega membunuh kekasihnya Elong setelah keduanya berhubungan intim. Peristiwa itu terjadi di sebuah rumah kontrakan di Desa Labuan Lombok, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

    Wakil Kepala Polres Lombok Timur Kompol Raditya Suharta mengatakan kasus itu bermula ketika HL menemui korban yang merupakan janda di rumah kontrakannya di Labuan Lombok. Keduanya kemudian melepas hasrat dengan berhubungan intim.

    Seusai melakukan hubungan badan, pelaku dan korban bertengkar hebat atas dugaan terkait perselingkuhan dan utang-piutang. 

    “Pelaku tersulut emosi setelah korban mengakui adanya hubungan dengan pria lain. Pelaku lantas mengambil sebatang kayu yang telah disiapkan sebelumnya dan memukul kepala korban hingga tersungkur,” ujar Raditya Suharta, Kamis (27/2/2025).

    Pembunuhan itu terjadi pada Sabtu (22/2/2025) sore. Saat itu, korban sempat berusaha berteriak minta tolong. Namun pelaku langsung membekap mulut dan hidung wanita itu dengan jilbab. 

    Pelaku juga menekan punggung pacarnya itu dengan lututnya hingga korban tidak bisa bergerak sama sekali. Setelah 30 menit berlalu, korban akhirnya meninggal dunia.

    Pelaku yang panik kemudian membersihkan darah korban yang berceceran di dalam rumah kontrakan. Selama beberapa jam, ia tetap berada di lokasi bersama jasad korban, menunggu waktu yang tepat untuk membuang mayat kekasihnya.

    “Sekitar pukul 03.00 Wita, pelaku menemukan sebuah karung berukuran 1 kwintal di jok sepeda motor korban. Ia lalu mengikat tangan dan kaki korban menggunakan tali rafia, sebelum akhirnya membawa mayat keluar rumah pada pukul 04.00 Wita,” lanjut Raditya.

    Niat pelaku untuk membuang jasad korban ke laut gagal terwujud. Saat dalam perjalanan, mayat korban terjatuh di pinggir jalan. Bukannya mengambil kembali jasad tersebut, pelaku justru meninggalkannya begitu saja.

    Tersangka HL yang merupakan pria yang bunuh kekasihnya itu kini ditahan di Mapolres Lombok Timur. Dia dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup. 

  • Prabowo, SBY, dan Jokowi Meriahkan Parade Senja di Akmil, Megawati Tidak Ada Kabar

    Prabowo, SBY, dan Jokowi Meriahkan Parade Senja di Akmil, Megawati Tidak Ada Kabar

    Magelang, Beritasatu.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan hadir dalam upacara “Parade Senja”, yang merupakan bagian dari rangkaian penutupan retret di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah.

    “Yang saya dengar, yang hadir Pak SBY, Pak Jokowi. Semua mantan presiden diundang,” kata Tito saat ditemui di Akmil Magelang, Jawa Tengah, pada Kamis (27/2/2025).

    Tito menjelaskan, pihaknya telah mengirimkan undangan kepada Megawati Soekarnoputri, tetapi hingga saat ini belum ada respons atau konfirmasi mengenai kehadirannya presiden kelima tersebut.

    “(Termasuk Bu Mega?) Iya, saya sudah menyampaikan suratnya,” jelas Tito Karnavian.

    Lebih lanjut, Tito menyebutkan “Parade Senja” merupakan sebuah semi-upacara yang nantinya akan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

    “Nama acaranya ‘Parade Senja’, yang merupakan semi-upacara. Inspektur upacaranya adalah bapak presiden. Dalam acara ini, akan ada serangkaian kegiatan seperti parade drum band,” pasukan defile, penghormatan, dan lain-lain,” tandas Menddagri Tito Karnavian.

  • Sama-sama PNS, Suami Gorok Leher Istri di Kuansing

    Sama-sama PNS, Suami Gorok Leher Istri di Kuansing

    Kuantan Singingi, Beritasatu.com – Peristiwa suami membunuh istri terjadi di Kabupaten  Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Kamis (20/2/2025). 

    Satuan Reserse Kriminal Polres Kuantan Singingi (Kuansing) menangkap pelaku pembunuhan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS). Korban Juniwarti (51) merupakan warga Perumahan Griya Lk III Sinambek Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. 

    Kapolres Kuansing, AKBP Angga Herlambang, mengatakan, peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Kamis (20/2/2025) kemarin. Korban ditemukan tewas dengan kondisi leher hampir putus. Korban diduga digorok oleh suaminya sendiri berinisial EA (48) yang juga seorang PNS. 

    “Korban ditemukan tewas bersimbah darah dengan kondisi leher nyaris putus telentang di lantai,” kata AKBP Angga tentang peritiwa suami membunuh istri, Rabu (26/2/2025).

    Dijelaskan Angga, saat ditemukan, di tubuh korban ditemukan luka-luka terbuka pada daerah dagu, leher, jari-jari tangan kanan dan kiri. Selain itu ada memar pada kedua telapak tangan akibat kekerasan benda tumpul.

    “Sebab korban meninggal akibat kekerasan tajam pada daerah leher yang memotong pembuluh darah nadi dan pembuluh darah balik daerah leher sehingga menimbulkan perdarahan masif. Perkiraan saat kematian 12-24 jam sebelum pemeriksaan,” ungkap Angga.

    Kronologi Kejadian
    Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang saksi inisial G (43). Dia mendapat laporan bahwa ada seorang warga yang sedang sekarat di rumahnya. Mendengar hal tersebut, G bersama beberapa tetangga lainnya segera menuju lokasi untuk memastikan keadaan korban.

    “Sesampainya di lokasi, para saksi melihat kondisi korban dalam keadaan berlumuran darah telentang di lantai dengan wajah tertutup kain sarung. Melihat hal itu, saksi kemudian melaporkan peristiwa itu ke polisi,” beber Angga tentang kasus suami membunuh istri itu.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, Polres Kuantan Singingi segera melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yakni M dan Z. Setelah dilakukan penyelidikan mendalam, tim penyidik mengarah kepada seorang pria berinisial EA (48) sebagai terduga pelaku.

    “Pelaku ditangkap setelah bersembunyi di semak-semak sekitar Sungai Singingi pada Rabu (26/2/2025). Saat diamankan, pelaku tidak melakukan perlawanan dan mengakui perbuatannya. Pelaku kemudian dibawa ke Polres Kuantan Singingi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” ujar AKBP Angga tentang kasus suami membunuh istri ini. 

    Akibat peristiwa suami membunuh istri tersebut, pelaku saat ini ditahan dan menjalani pemeriksaan intensif di Polres Kuansing. EA dijerat Pasal 338 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan dengan ancaman 15 tahun penjara. 

  • Warga Sleman Gelar Arak-arakan Meriah untuk Songsong Ramadan 2025

    Warga Sleman Gelar Arak-arakan Meriah untuk Songsong Ramadan 2025

    Sleman, Beritasatu.com – Ribuan warga Sleman dari forum masjid yang berada di kawasan Mejing Raya, Kalurahan Ambarketawang, Gamping, Sleman, Yogyakarta, menggelar acara menyambut Ramadan 2025 dengan berjalan arak-arakan di jalan utama Mejing Raya.

    Selain anggota forum masjid, para peserta juga berasal dari kirab budaya bregodo dan drumband yang turut memeriahkan acara tersebut.

    “Kirab budaya menyambut Ramadan ini merupakan kegiatan rutin yang kami rintis sejak 2007. Kegiatan ini diikuti oleh 14 masjid yang ada di Mejing Raya. Keunikan acara ini adalah kami juga mengadakan perlombaan antar masjid dalam hal kreativitas dan lainnya,” jelas Ketua Forum Masjid Mejing Raya Mansur Fahmi kepada Beritasatu.com, pada Kamis (27/2/2025).

    Sementara itu, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyatakan kegiatan ini menggabungkan budaya dan agama, yang dapat dikolaborasikan untuk kesejahteraan dan kebersamaan masyarakat.

    Untuk itu dengan adanya kegiatan menyambut Ramadan 2025 ini diharapkan dapat dinikmati oleh masyarakat umum sebagai pertanda bulan suci umat Islam akan segera tiba.

    “Ini menunjukkan kesiapan umat Islam untuk menyongsong datangnya bulan Ramadan dan melaksanakan puasa secara bersama-sama,” ungkap Danang.

    Ribuan warga Sleman dari forum masjid yang berada di kawasan Mejing Raya menggelar arak-arakan untuk menyambut Ramadan 2025, Kamis 27 2025. – (Beritasatu.com/Olena Wibisana)

    Dalam arak-arakan, para peserta dari Sleman ini menampilkan kreativitas mereka melalui  khas masjid masing-masing. Acara yang dimulai di Lapangan Sidoarum ini, kemudian diikuti dengan perjalanan kaki menuju Lapangan Mejing, serta mengajak masyarakat untuk bergembira dalam menyambut kedatangan bulan Ramadan.

    Salah satu masjid bahkan berkostum dan membawa bendera Palestina dengan tulisan “Ramadan untukku dan untuk Palestina”.

    Ribuan warga Sleman dari forum masjid yang berada di kawasan Mejing Raya menggelar arak-arakan untuk menyambut Ramadan 2025, Kamis 27 2025. – (Beritasatu.com/Olena Wibisana)

    “Kami sangat bersemangat dengan persiapan yang telah kami lakukan selama hampir satu minggu,” ujar salah satu peserta kirab, Nashwa.

    Kirab menyambut Ramadan 2025 di Sleman dengan menggelar arak-arakan melibatkan sedikitnya 14 masjid yang dikelola oleh takmir masjid di Mejing Raya. Acara ini diikuti oleh sekitar 2.500 warga yang turun ke jalan untuk menyambut datangnya bulan Ramadan.

  • Polisi Bekuk Pengoplos Gas 12 Kilogram di Pangkalpinang, 2 Pelaku Lain Kabur

    Polisi Bekuk Pengoplos Gas 12 Kilogram di Pangkalpinang, 2 Pelaku Lain Kabur

    Pangkalpinang, Beritasatu.com – Polisi menangkap tiga terduga pelaku pengoplos gas subsidi 3 kilogram ke tabung gas 12 kilogram di Pangkalpinang, Provinsi kepulauan Bangka Belitung. Pelaku diketahui telah beraksi selama lima bulan di Pangkalpinang.

    Kapolsek Bukit Intan Kompol  Banyu Aji mengatakan ketiga pelaku yang bernama Eko (43), Govin (24), dan Hence,(42) merupakan pekerja dari pemilik usaha ilegal pengoplos gas bersubsidi ini.

    “Iya tiga orang sudah kami tangkap sebagai terduga pelaku pengoplos gas elpiji bersubsidi 3 kilogram ke tabung gas 12 kilogram,” kata Banyu Aji di Mapolsek Bukit Intan, Rabu (27/2/2025).

    “Sebanyak 93 tabung gas berbagai ukuran berhasil disita polisi dari tangan para pelaku ini. Berdasarkan keterangan pelaku praktik haram tersebut  telah dilakukan para pelaku sejak lima bulan lalu dengan keuntungan ratusan juta rupiah,” jelasnya.

    Dalam aksinya mengoplos gas 12 kilogram, mereka menggunakan stik besi modifikasi serta mengisi es batu untuk menambah berat dari volume gas.
     

  • Penyerangan Polres Tarakan, Kapolri: Pangdam-Kapolda Sudah Ambil Langkah

    Penyerangan Polres Tarakan, Kapolri: Pangdam-Kapolda Sudah Ambil Langkah

    Magelang, Beritasatu.com – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan insiden pengeroyokan di Mapolres Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara) pada Sabtu (22/2/2025) malam telah ditangani, baik oleh Kapolda Irjen Pol Hary Sudwijanto dan Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha.

    Dia menegaskan, insiden tersebut tidak akan mengganggu sinergitas dan soliditas antara TNI dan Polri. Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri seusai memberikan materi pembekalan kepada para kepala daerah di Lembah Tidar, Kompleks Akademi Militer (Akmil), pada Rabu (25/2/2025) malam.

    “Saya kira Pangdam dan Kapolda sudah mengambil langkah yang diperlukan. Tentunya, TNI dan Polri tetap solid, kita akan terus bekerja sama untuk menjaga dan mengawal negeri ini,” ujar Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

    Kapolri menambahkan hubungan baik antara kedua institusi harus terus dijaga demi kepentingan bangsa. Apalagi, kata dia, selama ini TNI-Polri telah bekerja sama dengan baik di lapangan, terutama dalam berbagai program nasional, seperti mengawal kebijakan pemerintah sektor ketahanan pangan.

    “Sinergitas dan soliditas ini harus terus kita tingkatkan, dan saya yakin masing-masing komandan sudah memahami pentingnya hal ini,” tambahnya.

    Sebelumnya, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha bersama Irjen Pol Hary Sudwijanto, beserta jajaran Forkopimda telah melaksanakan pertemuan guna menyelesaikan insiden penyerangan Polres Tarakan secara profesional dan berkeadilan.

    “Kedua institusi menegaskan komitmen untuk menjaga sinergitas TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kalimantan Utara,” kata Rudy Rachmat Nugraha di Tarakan, Selasa (25/2/2025).

    Rudy menjelaskan insiden kesalahpahaman ini berawal dari peristiwa pada Sabtu (22/2/2025) terjadi pengeroyokan terhadap seorang anggota Yonif 614/RJP oleh sekitar lima orang personel Polres Tarakan.

    Dari hasil mediasi awal antara pihak anggota Polres Tarakan dan anggota Yonif 614/RJP menyepakati anggota Polres Tarakan yang terlibat akan memberikan biaya pengobatan sebesar Rp 10 juta kepada korban. Namun janji tersebut tidak kunjung direalisasikan.

    Pada Senin (24/2) sekitar pukul 23.30 WITA, sekitar 20 orang anggota Yonif 614/RJP mendatangi Mapolres Tarakan dengan maksud mencari lima anggota Polres yang diduga terlibat dalam insiden pengeroyokan tersebut.

    Dalam aksi spontanitas berupa penyerangan Polres Tarakan tersebut, terjadi pelemparan batu yang mengakibatkan kerusakan pada kaca dan pintu pos jaga serta beberapa kaca.

  • ‘Spiderman’ Panjat Kubah Bersihkan Masjid di Polman Jelang Ramadan

    ‘Spiderman’ Panjat Kubah Bersihkan Masjid di Polman Jelang Ramadan

    Polewali Mandar, Beritasatu.com – Pemandangan tak biasa terlihat di Masjid Nurul Huda, Desa Barumbung, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Tampak seorang pria mengenakan kostum Spiderman tengah berada di puncak kubah masjid.

    Bukan untuk bertempur seperti film superhero, tetapi sosok Spiderman ini ternyata memiliki misi yang sungguh mulia yaitu membersihkan masjid.

    Berlaga bak Spiderman asli, pria yang diketahui bernama Ali Jenk itu tampak berjalan di puncak menara masjid sembari membawa sebuah ember berukuran kecil. Ia mengecat kubah yang sudah mulai kusam.

    Selain mengecat kubah masjid, Spiderman itu juga membersihkan karpet, mengepel lantai, merapikan perlengkapan salat bahkan membersihkan tempat wudu.

    Aksi bersih-bersih masjid itu dilakukan untuk menyambut bulan suci Ramadan itu menarik perhatian anak-anak hingga orang dewasa.

    Bahkan para remaja masjid dan warga sekitar sangat antusias untuk membersihkan masjid bersama salah satu tokoh superhero Marvel itu.

    Menurut Ali Jenk, ia sengaja menggunakan kostum Spiderman untuk mengajak dan menarik perhatian warga khususnya anak-anak agar bisa bersama-sama membersihkan masjid.

    “Sebenarnya kostum superhero ini agar warga dan anak-anak antusias ikut bergotong-royong. Upaya ini ternyata berhasil. Warga dan anak-anak yang senang melihat Spiderman terlihat antusias ikut bergotong-royong membersihkan masjid,” kata Ali Jenk pemuda yang berperan sebagai Spiderman membersihkan masjid, Rabu (26/02/2025).

    Menurutnya, aksi bersih-bersih masjid ini rutin dilakukan menjelang Ramadan, dengan tujuan agar masyarakat yang akan melaksanakan ibadah di masjid menjadi nyaman.

    “Kami rutin melakukan ini setiap menjelang Ramadan. Kami akan selalu melakukan aktivitas ini, sehingga masjid menjadi bersih sehingga memberikan rasa nyaman kepada warga saat melaksanakan ibadah,” ujarnya.

    Meski ada rasa takut saat membersihkan kubah masjid, kata Ali Jenk, tidak membuat semangatnya surut untuk melakukan kebaikan. “Sebenarnya agak takut sedikit sih, tetapi tetap waspada saja. Alhamdulillah aman sampai sekarang,” ungkapnya tentang Spiderman membersihkan masjid.

    “Kalau sekarang satu saja, tetapi kalau misalnya ada warga yang minta dibersihkan masjidnya tidak menutup kemungkinan kami akan bersihkan masjidnya juga,” tambahnya terkait aksi Spiderman membersihkan masjid di Polman.

  • KKN Berujung Duka, 3 Mahasiswa di Lampung Hanyut di Sungai Way Sabu

    KKN Berujung Duka, 3 Mahasiswa di Lampung Hanyut di Sungai Way Sabu

    Pesawaran, Beritasatu.com – Tiga mahasiswa Institut Maritim Prasyeta Mandiri Lampung yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Lampung, tewas akibat terseret banjir bandang saat berenang di bendungan Sungai Way Sabu.

    Dua korban ditemukan pada hari pertama pencarian, sementara satu korban lainnya ditemukan oleh tim SAR gabungan pada hari kedua.

    Peristiwa tragis ini terjadi pada Senin (24/2/2025) sekitar pukul 14.00 WIB. Ketiga korban berenang di bendungan aliran Sungai Way Sabu bersama empat rekan mereka. Namun, secara tiba-tiba, banjir bandang datang dan menghanyutkan tujuh mahasiswa tersebut. Empat di antaranya berhasil menyelamatkan diri, sementara tiga lainnya terseret arus deras.

    Dua korban, Risky Kurniawan (24) dan Ricky Anggara (23), ditemukan warga beberapa jam setelah kejadian dalam kondisi meninggal dunia. Sementara itu, jenazah korban lainnya, Dedi Muhammad Sanjaya (22), ditemukan keesokan harinya.

    Komandan Tim Rescuer Basarnas Lampung Febri Yanda mengungkapkan, korban kedua ditemukan berjarak 2,1 kilometer dari lokasi kejadian di aliran Sungai Way Sabu.

    “Setelah ditemukan, tim SAR gabungan segera mengevakuasi jasad korban ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Febri Yanda di lokasi pencarian, Selasa (25/2/2025).

    Pasca kejadian mahasiswa KKN tewas terseret banjir bandang, Basarnas Lampung mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih terjadi dalam beberapa hari terakhir. Masyarakat diminta untuk berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika kondisi cuaca tidak menentu.

  • Pemerintah Malaysia Deportasi 133 Pekerja Migran Indonesia Lewat Tanjungpinang

    Pemerintah Malaysia Deportasi 133 Pekerja Migran Indonesia Lewat Tanjungpinang

    Tanjungpinang, Beritasatu.com – Ratusan pekerja migran Indonesia (PMI) kembali dipulangkan pemerintah Malaysia melalui Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang.

    Sebanyak 133 pekerja migran asal Indonesia tiba di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang. Mereka yang dipulangkan merupakan pekerja migran yang tidak memiliki dokumen resmi.

    Setibanya di pelabuhan, para pekerja migran ini langsung di data dan selanjutnya dibawa ke penampungan sementara sebelum dipulangkan ke daerah asal masing-masing.

    Menurut Direktur Jenderal (Dirjen) Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Muhammad Fachri, ratusan pekerja migran yang dipulangkan tersebut terdiri dari 21 perempuan dan 112 laki-laki. 

    Fachri menyebutkan, pemulangan ini merupakan bagian dari total 7.200 pekerja migran yang akan dipulangkan secara bertahap ke Indonesia dalam dua tahun ke depan.

    “Ini merupakan bagian dari total lebih kurang 7.200 orang yang akan dipulangkan secara bertahap ke Indonesia dalam kurun waktu dua tahun ke depan, dan sekarang sudah memasuki batch ketiga,” ungkap Muhammad Fachri kepada wartawan, Selasa (25/2/2025).

    Setelah didata oleh petugas, ratusan pekerja migran ini kemudian dibawa menggunakan bus yang telah disediakan menuju rumah penampungan sementara, sebelum akhirnya dipulangkan ke daerah asal masing-masing.

  • 2 Pembunuh Siswi MTsN yang Mayatnya Ditemukan Dalam Karung Ditangkap

    2 Pembunuh Siswi MTsN yang Mayatnya Ditemukan Dalam Karung Ditangkap

    Tanah Datar, Beritasatu.com – Polisi berhasil menangkap dua pelaku pembunuhan terhadap seorang siswi MTsN berinisial CNS (16) di Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar). Mayat CNS sebelumnya ditemukan dalam karung di pinggir jalan pada pekan lalu.

    Kedua pelaku berinisial BM dan NV ditangkap pada Senin (24/2/2025).

    “BM ditangkap di Tanah Datar, sementara NV ditangkap di Langsa, Aceh,” kata Kasat Reskrim Polres Tanah Datar AKP Surya Wahyudi, Selasa (25/2/2025).

    Surya mengungkapkan, penangkapan ini merupakan hasil penyelidikan intensif sejak ditemukannya jenazah korban. Polisi menemukan petunjuk yang mengarah kepada kedua pelaku, sehingga dilakukan penangkapan.

    Sebelumnya, warga Sungai Tarab, Tanah Datar, dikejutkan dengan penemuan mayat seorang wanita dalam karung putih di pinggir jalan pada Rabu (19/2/2025). Jasad korban ditemukan di Jorong Sungai Tarab, Nagari Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar.

    Saat ditemukan, korban mengenakan baju hitam, celana panjang berwarna pink, serta hijab. Polisi kini tengah mendalami motif pembunuhan siswi MTsn di Tanah Datar dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kedua pelaku.