Category: Beritasatu.com Regional

  • Perang Sarung Tewaskan Remaja di Pekanbaru, 4 Pelaku Diringkus Polisi

    Perang Sarung Tewaskan Remaja di Pekanbaru, 4 Pelaku Diringkus Polisi

    Pekanbaru, Beritasatu.com – Seorang remaja bernama Reyhan Apprilian (15) tewas seusai menggelar perang sarung di Pekanbaru, Riau. Peristiwa terjadi pada Senin (3/3/2025) sekitar pukul 22.30 WIB di Jalan Berdikari, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru.

    Reyhan dan kelompoknya terlibat perang sarung dengan kelompok lain yang juga sebaya dengan dirinya. Namun nahas, Reyhan yang saat itu ditinggal kabur oleh teman-temannya dikeroyok para pelaku.

    Remaja 15 tahun tersebut akhirnya meninggal dunia setelah mendapat perawatan di rumah sakit karena pendarahan hebat di kepala dan hidung.

    Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru yang menerima laporan dari keluarga korban langsung bergerak cepat dan mengamankan empat pelaku yang ternyata anak di bawah umur.

    “Empat orang pelaku sudah kita amankan berinisial BA (14), HH (14), MRA (13), dan IP (14). Saat ini sudah kita lakukan pemeriksaan mendalam oleh penyidik,” ungkap Kasatreskrim Polresta Pekanbaru Kompol Berry Juana Putra, Kamis (6/3/2025).

    Diceritakan Berry, awalnya korban Reyhan terlibat permainan lempar sarung bersama kelompoknya dengan kelompok lain. Permainan itu sempat beberapa kali pindah lokasi hingga akhirnya dilakukan di depan salah satu sekolah dasar.

    “Awalnya lempar sarung dilakukan satu lawan satu tetapi peraturan itu berubah lawan korban (pelaku) menjadi enam lawan enam. Dalam duel tersebut kelompok korban kalah, kawan-kawan korban kabur hingga korban sendiri. Akhirnya korban menjadi bulan-bulanan para pelaku. Korban RA sendiri melawan, karena tidak seimbang korban pun tidak berdaya dan tumbang,” terang Bery.

    Selanjutnya, korban yang sudah terkapar tak berdaya langsung dilarikan ke RS Awal Bross, Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru. Sekitar pukul 03.00 WIB nyawa korban tidak dapat tertolong hingga dinyatakan meninggal dunia akibat pendarahan hebat di kepala dan hidung.

    Tak terima anaknya meninggal karena peristiwa itu, keluarga korban langsung membuat laporan ke Polsek Rumbai dan berharap agar kasus tersebut segera diungkap.

    Tidak membutuhkan waktu lama, setelah melakukan pemeriksaan saksi-saksi, pada Selasa (4/3/2025), Polsek Rumbai mendapat informasi dari masyarakat tentang keberadaan diduga pelaku kekerasan dalam perang sarung tersebut.

    Akhirnya pelaku diamankan oleh Tim Opsnal Jatanras Polresta Pekanbaru bersama Unit Reskrim Polsek Rumbai.

    Keempat pelaku perang sarung yang masih di bawah umur tersebut dijerat dengan Pasal 80 ayat (3) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak juncto Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak. 
     

  • Akses Darurat Banjir di Pekanbaru, Polisi dan Warga Bobol Tembok RSDC

    Akses Darurat Banjir di Pekanbaru, Polisi dan Warga Bobol Tembok RSDC

    Pekanbaru, Beritasatu.com – Banjir di Pekanbaru yang merendam Jalan Pesisir, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, membuat akses warga terputus. Untuk membuka jalur evakuasi, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau bersama warga membobol tembok pembatas Riau safety driver center (RSDC) di Jalan Yos Sudarso, Kamis (6/3/2025).

    Banjir setinggi 80 sentimeter (cm) akibat luapan Sungai Siak telah mengisolasi warga selama tiga hari. Akses utama menuju Jembatan Leighton IV juga terendam lebih parah sehingga satu-satunya solusi adalah membuka jalur alternatif melalui RSDC.

    Langkah Cepat Ditlantas Polda Riau

    Menurut Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat, pembobolan dinding dilakukan atas permintaan warga setelah tim survei memastikan tidak ada akses lain yang aman.

    “Demi kepentingan masyarakat, kami memutuskan untuk menjebol tembok beton pembatas RSDC agar warga bisa tetap beraktivitas,” ujar Kombes Taufiq terkait banjir di Pekanbaru.

    Tembok yang dibobol hanya cukup untuk dilalui kendaraan roda dua, yang kemudian diarahkan melalui halaman RSDC sebelum keluar ke Jembatan Siak 3.

    Apresiasi Warga Atas Tindakan Cepat

    Langkah Ditlantas Polda Riau mendapat apresiasi dari warga setempat. Ketua RW Meranti Pandak Siswanto menyampaikan terima kasih atas solusi yang diberikan polisi.

    “Kami sangat berterima kasih kepada Ditlantas Polda Riau yang sudah mendengar keluh kesah masyarakat. Semoga silaturahmi ini terus terjalin dengan baik,” kata Siswanto.

    Banjir di Pekanbaru terus menjadi perhatian, terutama bagi warga yang terdampak di Kelurahan Meranti Pandak. Langkah pembukaan akses darurat oleh anggota polisi Ditlantas Polda Riau menjadi solusi cepat agar masyarakat tetap bisa beraktivitas meski wilayahnya terendam banjir.

  • Lebaran 2025, Terminal di Balikpapan Siapkan 159 Bus AKAP dan AKDP

    Lebaran 2025, Terminal di Balikpapan Siapkan 159 Bus AKAP dan AKDP

    Balikpapan, Beritasatu.com – Terminal Bus Batu Ampar Balikpapan, Kalimantan Timur, menyiapkan 159 unit bus untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang ingin mudik lebih awal pada Lebaran 2025. Jumlah ini mencakup bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), serta moda transportasi khusus ke Ibu Kota Nusantara (IKN).

    Khusus untuk layanan menuju IKN, jumlah armada ditingkatkan dari tiga unit menjadi sembilan unit guna memenuhi tingginya permintaan masyarakat.

    Kelayakan Armada Lebaran

    Petugas dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah Kalimantan Timur terus melakukan ramp check atau pemeriksaan kelayakan bus yang akan digunakan selama arus mudik Lebaran 2025.

    Kepala Terminal Batu Ampar Heryawan menjelaskan hasil ramp check menunjukkan 159 unit bus layak jalan, sedangkan beberapa unit lainnya tidak memenuhi standar keselamatan sehingga tidak diizinkan beroperasi pada Lebaran 2025.

    “Untuk menyambut Lebaran, kami menyiapkan 159 unit bus yang mencakup layanan AKAP, AKDP, serta sembilan unit bus untuk angkutan ke IKN,” ujar Heryawan kepada Beritasatu.com, Kamis (6/3/2025).

    Lonjakan Penumpang Jelang Lebaran

    Pergerakan jumlah penumpang di Terminal Batu Ampar Balikpapan diperkirakan akan meningkat drastis mendekati Lebaran 2025. Diprediksi, jumlah penumpang harian akan mencapai lebih dari 600 orang, dengan sekitar 85 unit bus beroperasi setiap hari.

    “Kemarin ada sekitar 160-an bus, tetapi setelah pemeriksaan, hanya 159 unit yang dinyatakan layak jalan,” tambah Heryawan.

    Dengan meningkatnya jumlah pemudik, Terminal Batu Ampar Balikpapan telah memastikan kesiapan armada transportasi guna mendukung kelancaran mudik Lebaran 2025. Tambahan bus ke IKN juga menjadi langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan transportasi ke ibu kota baru Indonesia.

  • Banjir Pekanbaru hingga 2 Meter, 4.000 Warga Meranti Pandak Mengungsi

    Banjir Pekanbaru hingga 2 Meter, 4.000 Warga Meranti Pandak Mengungsi

    Pekanbaru, Beritasatu.com – Banjir yang melanda Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Riau, belum menunjukkan tanda-tanda surut setelah lima hari. Ketinggian air yang berasal dari luapan Sungai Siak dan curah hujan tinggi bahkan terus meningkat, mencapai dua meter di beberapa titik.

    Pantauan di lokasi menunjukkan warga berusaha menyelamatkan barang-barang mereka menggunakan perahu karet rakitan. Ketua Kampung Siaga Bencana (KSB) Meranti Pandak, Azwar, menyebutkan lebih dari 4.000 warga dari 1.200 kepala keluarga (KK) telah mengungsi akibat banjir ini.

    “Banjir di Meranti Pandak, Pekan Baru, semakin parah. Di beberapa lokasi, air mencapai leher orang dewasa. Warga terpaksa mengungsi, tetapi tempat pengungsian sangat terbatas dan tenda sudah habis,” ujar Azwar, Kamis (6/3/2025).

    Salah satu pengungsi banjir Pekanbaru, Juni Nurwana, mengungkapkan rumahnya sudah tidak dapat ditempati karena terendam banjir sepenuhnya. Bersama puluhan keluarga lainnya, ia mengungsi ke tenda darurat di pinggir jalan.

    “Hari ini banjir Pekanbaru semakin parah. Kami butuh bantuan obat-obatan, makanan untuk berbuka dan sahur, air bersih, serta tambahan tenda dan dapur umum,” kata Juni.

  • 185.565 Tiket KA Lebaran 2025 Terjual di KAI Daop 6 Yogyakarta

    185.565 Tiket KA Lebaran 2025 Terjual di KAI Daop 6 Yogyakarta

    Yogyakarta, Beritasatu.com – PT KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat sebanyak 185.565 tiket kereta api (KA) Lebaran 2025 telah terjual dalam periode Jumat (21/3/2025) hingga Jumat (11/4/2025). Data ini dihimpun hingga Rabu (5/3/2025), khusus untuk kereta api dengan keberangkatan awal dari wilayah Daop 6 Yogyakarta.

    Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih memastikan tiket-tiket KA keberangkatan awal Daop 6 pada masa arus mudik atau pralebaran masih cukup tersedia.

    “Penjualan tiket terus bergerak. Kami mengimbau masyarakat segera merencanakan perjalanan dan membeli tiket lebih awal,” ujarnya kepada Beritasatu.com, Rabu (5/3/2025).

    Jadwal dan Ketersediaan Tiket Lebaran 2025

    Berikut adalah data okupansi dan jumlah tiket yang telah terjual hingga Rabu (5/3/2025) pukul 13.00 WIB untuk KA jarak jauh keberangkatan awal dari Daop 6 Yogyakarta:

    Sebelum Lebaran 2025 (arus mudik)
    21 Maret-19% (3.465 tiket terjual)
    22 Maret-27% (4.783 tiket terjual)
    23 Maret-27% (4.792 tiket terjual)
    28 Maret (H-2 Lebaran)-41% (8.061 tiket terjual)-puncak arus mudik
    2 April (H+1 Lebaran)-59% (10.497 tiket terjual)-puncak arus balik
    3 April-86% (15.300 tiket terjual)
    4 April-88% (17.033 tiket terjual)
    5 April-83% (16.151 tiket terjual)
    6 April-86% (16.744 tiket terjual)

    Beberapa tiket KA Lebaran 2025 dengan okupansi di atas 70% hingga saat ini, yaitu KA Sri Tanjung (278), KA Bengawan (281), KA Joglosemarkerto (193 dan 187), serta KA Progo (257).

    Feni menambahkan, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada Jumat (28/3/2025) dengan 23.457 penumpang naik dan turun di stasiun wilayah Daop 6 Yogyakarta. Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan Rabu (2/4/2025) dengan 24.000 penumpang.

    Cara Membeli Tiket KA Lebaran 2025

    Feni mengatakan, masyarakat dapat memesan tiket Lebaran 2025 melalui aplikasi resmi yaitu Access by KAI atau situs web kai.id. Selain itu warga juga diimbau untuk tidak membeli dari pihak tidak resmi untuk menghindari penipuan.

    Masyarakat diminta memanfaatkan fitur connecting train untuk mencari alternatif perjalanan jika tiket utama sudah habis. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui contact center KAI 121, WhatsApp 08111-2111-121, atau media sosial @KAI121.

    Dengan lonjakan pemesanan tiket KA Lebaran 2025, masyarakat disarankan segera menentukan jadwal bepergian sebelum kehabisan tiket. Jangan tunggu hingga mendekati hari keberangkatan.

  • Jalur Sumatera Barat dan Bengkulu Lumpuh Akibat Banjir dan Longsor

    Jalur Sumatera Barat dan Bengkulu Lumpuh Akibat Banjir dan Longsor

    Padang, Beritasatu.com – Hujan deras yang mengguyur Sumatera Barat sejak Rabu (5/3/2025) siang hingga malam menyebabkan banjir dan longsor di Jalan Lintas Padang-Painan, tepatnya di Nagari Duku, Kecamatan Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan. Akibatnya, akses lalu lintas di jalur nasional yang menghubungkan Sumatera Barat dengan Bengkulu lumpuh total.

    Banjir setinggi 1 meter merendam badan jalan sehingga kendaraan tidak dapat melintas. Selain itu, dua lokasi longsor juga menutup jalur utama, menyebabkan kemacetan panjang dari kedua arah.

    Upaya Penanganan dan Imbauan bagi Pengendara

    Kapolsek Tarusan AKP Donny Putra menyatakan pihak kepolisian telah berada di lokasi, yaitu jalur Sumatera Barat dengan Bengkulu yang lumpuh total akibat banjir dan longsor untuk mengamankan situasi.

    “Kami mengimbau para pengendara untuk sementara beristirahat di tempat yang lebih aman mengingat hujan masih berlangsung,” ujarnya, Kamis (6/3/2025).

    Saat ini, petugas masih menunggu banjir surut dan kedatangan alat berat dari dinas terkait guna membersihkan material longsor yang menutup badan jalan.

    Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan terkait jalur Sumatera Barat dengan Bengkulu yang lumpuh total akibat banjir dan longsor.

  • Evaluasi 130 Hari Kerja Kabinet, Prabowo Soroti Masalah Banjir

    Evaluasi 130 Hari Kerja Kabinet, Prabowo Soroti Masalah Banjir

    Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto mengadakan rapat evaluasi 130 hari kerja kabinet dan memberikan pengarahan khusus (taklimat) kepada para pimpinan kementerian dan lembaga pemerintah nonkementerian (LPNK) di Istana Kepresidenan, Jakarta.

    Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi mengatakan, dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memaparkan sejumlah hal terkait pemerintahan yang telah berjalan selama 130 hari terakhir.

    Presiden menyampaikan, pembahasan evaluasi 130 hari kerja tersebut, Kabinet Merah Putih telah berhasil mengeluarkan berbagai kebijakan yang berpihak pada rakyat, antara lain berupa makanan bergizi gratis, cek kesehatan gratis, hingga program tiga juta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. 

    Namun, kepala negara menekankan agar seluruh anggota kabinet tidak cepat berpuas diri.

    “Walaupun sudah melahirkan puluhan kebijakan, presiden menyampaikan kepada seluruh anggota kabinet dan kepala-kepala lembaga yang hadir agar tidak berpuas diri,” ujar Hasan pada Selasa (4/3/2025) malam.

    Dalam rapat evaluasi 130 hari kerja kabinet, Prabowo juga mengingatkan pemerintahan baru saja dimulai sehingga seluruh jajaran kabinet harus terus bersemangat dalam menjalankan program-program demi kepentingan rakyat.

    Di sisi lain, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya mengungkapkan dalam arahan khusus tersebut, Presiden Prabowo kembali menekankan pentingnya pendidikan bagi seluruh anak di Tanah Air.

    Bima Arya menyampaikan, Presiden Prabowo berkomitmen kuat untuk membangun sekolah rakyat, menciptakan sekolah unggulan, serta memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan hingga ke pelosok-pelosok daerah.

    Selain itu, Presiden Prabowo juga menegaskan komitmennya untuk memberantas korupsi dan mendorong agar koruptor dihukum dengan berat sehingga uang negara dapat digunakan untuk program-program prioritas.

    “Presiden juga menegaskan kita harus memutus rantai kemiskinan dengan menyekolahkan anak-anak yang tidak mampu di sekolah terbaik. Beliau juga menekankan agar tidak ragu terhadap program prioritas yang sedang berjalan. Kritikan itu wajar, dan dapat membuat kita semakin cermat dan waspada, tetapi kita semua sudah berada di jalur yang tepat,” ungkap Bima Arya.

    Sementara itu Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, Presiden Prabowo memberikan perhatian besar terhadap musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah. Untuk itu, presiden telah mengarahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk segera melakukan evakuasi.

    Presiden juga mendorong seluruh pihak, termasuk TNI-Polri, untuk bekerja sama agar penanganan korban banjir dapat dilakukan dengan maksimal. Selain itu, presiden telah menginstruksikan Kemensos dan pihak terkait untuk segera mendistribusikan bantuan logistik kepada korban banjir serta membantu penanganan hingga tahap rehabilitasi.

    “Pada pidatonya, Presiden menyampaikan bahwa kita sedang dilanda banjir dan harus menanganinya dengan baik. Presiden meminta kepada TNI-Polri dan semua pihak yang bertugas untuk bekerja sama dalam penanganan ini,” kata Gus Ipul mengenai penanggulangan bencana banjir seusai rapat evaluasi 130 hari kerja kabinet.

  • 8 Banjir Terbesar di Indonesia yang Merenggut Korban Jiwa

    8 Banjir Terbesar di Indonesia yang Merenggut Korban Jiwa

    Jakarta, Beritasatu.com – Curah hujan yang tinggi di beberapa wilayah Indonesia kerap menimbulkan bencana banjir di Indonesia dan tak sedikit pula yang menimbulkan korban jiwa. Salah satu kejadian terbaru adalah banjir di Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (4/2/2025).

    Peristiwa ini berdampak pada sekitar 16.000 jiwa, dengan ratusan warga terpaksa mengungsi akibat derasnya aliran air yang merendam permukiman. Pemerintah Kota Bekasi segera bertindak dengan mendirikan posko pengungsian, layanan kesehatan, dan dapur umum di berbagai titik.

    Banjir di Bekasi menjadi pengingat bahwa Indonesia telah berulang kali mengalami bencana serupa dalam skala lebih besar. Sepanjang sejarah, berbagai daerah telah dilanda banjir besar yang menimbulkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta kerugian ekonomi yang signifikan.

    Dihimpun dari berbagai sumber, berikut beberapa banjir terbesar yang pernah terjadi di Indonesia.

    Rentetan Banjir Besar dalam Sejarah Indonesia

    1. Banjir Jambi (1955)

    Pada awal tahun 1955, Jambi dilanda banjir besar akibat hujan deras selama sepuluh hari sejak 28 Januari 1955. Sungai Muara Tembesi meluap hingga mencapai ketinggian empat meter, menyebabkan 80% rumah terendam.

    Ribuan warga terpaksa mengungsi, sementara sekitar 42.000 hektare sawah terdampak, termasuk 6.000 hektare lahan padi yang masih muda.

    2. Banjir Bohorok (2003)

    Pada 2 November 2003, kawasan ekowisata Bukit Lawang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mengalami banjir bandang akibat luapan Sungai Bohorok. Bencana ini menewaskan 157 orang, termasuk enam wisatawan asing, sementara 82 orang lainnya hilang.

    Selain curah hujan tinggi, banjir ini juga diperparah oleh deforestasi akibat aktivitas penebangan liar yang merusak ekosistem hutan di daerah hulu.

    3. Banjir Jakarta (2007)

    Banjir besar yang melanda Jakarta pada Februari 2007 menjadi salah satu yang terparah dalam sejarah ibu kota. Hujan deras sejak awal bulan menyebabkan 60% wilayah Jakarta terendam, dengan ketinggian air mencapai lima meter di beberapa titik. Sistem drainase yang buruk serta curah hujan ekstrem menjadi faktor utama penyebabnya.

    Sebanyak 80 orang meninggal dunia akibat berbagai insiden, termasuk terseret arus dan tersengat listrik, sementara sekitar 320.000 warga harus mengungsi. Kerugian ekonomi akibat bencana ini diperkirakan mencapai Rp 4,3 triliun.

    4. Banjir Wasior (2010)

    Pada 4 Oktober 2010, banjir besar melanda Wasior, Papua Barat, setelah hujan deras mengguyur sejak 2 Oktober. Luapan Sungai Batang Salai menyebabkan rumah, jembatan, serta fasilitas kesehatan mengalami kerusakan parah.

    Jalur komunikasi dan jaringan listrik terputus, memperburuk kondisi korban. Akibatnya, 158 orang meninggal dunia, 145 orang dinyatakan hilang, dan ratusan lainnya harus mengungsi.

    5. Banjir Tangse (2011)

    Hujan deras selama empat hari berturut-turut menyebabkan banjir bandang di Tangse, Pidie, Aceh, pada 10 Maret 2011. Bencana ini diperparah oleh aktivitas pembalakan liar, yang membuat arus air membawa gelondongan kayu dan menghancurkan rumah serta jembatan. Akibatnya, 24 orang tewas dan 102 rumah mengalami kerusakan berat maupun ringan.

    6. Banjir Mandailing Natal (2018)

    Pada 12 Oktober 2018, banjir bandang dan tanah longsor menerjang Mandailing Natal, Sumatera Utara. Peristiwa ini mengakibatkan 20 orang tewas, 15 orang hilang, serta puluhan rumah mengalami kerusakan berat.

    Sebanyak 12 murid madrasah menjadi korban akibat tersapu banjir. Bencana ini menunjukkan dampak dari curah hujan tinggi serta kondisi lingkungan yang semakin rentan terhadap perubahan iklim.

    7. Banjir Flores Timur (2021)

    Pada 4 April 2021, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, dilanda banjir bandang dan tanah longsor. Akibatnya, 68 orang meninggal dunia, 70 orang hilang, serta lebih dari 900 keluarga mengungsi.

    Infrastruktur mengalami kerusakan besar, dengan lebih dari 100 rumah hancur, jembatan putus, dan akses jalan tertutup pohon tumbang. Cuaca buruk memperparah situasi, sehingga bantuan sulit disalurkan.

    8. Banjir Manado (2022)

    Banjir besar kembali melanda Manado pada 3 Maret 2022 setelah sebelumnya mengalami banjir bandang pada 2014. Hujan deras selama dua hari menyebabkan beberapa sungai besar di kota ini meluap, merendam ribuan rumah.

    Meskipun BMKG telah memberikan peringatan dini, tingginya curah hujan membuat upaya mitigasi sulit dilakukan. Akibatnya, 319 rumah terendam dan lebih dari 2.400 warga mengungsi.

    Banjir merupakan bencana yang kerap melanda berbagai wilayah di Indonesia, dengan dampak yang tidak hanya merugikan secara materi tetapi juga mengancam keselamatan jiwa. Sejarah mencatat berbagai banjir besar yang telah menyebabkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta gangguan sosial dan ekonomi yang serius.

  • Relokasi Rumah Warga yang Terdampak Banjir, Menteri PKP: Tunggu BNPB

    Relokasi Rumah Warga yang Terdampak Banjir, Menteri PKP: Tunggu BNPB

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyatakan, pemerintah mendukung relokasi rumah warga yang terdampak banjir. Namun, keputusan relokasi ini akan bergantung pada hasil temuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait kondisi permukiman yang terdampak bencana.

    “Biasanya, apabila jumlah korban tidak terlalu besar, BNPB yang akan menangani, tetapi jika jumlahnya besar kami yang akan turun tangan,” ujar Maruarar di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (4/3/2025) malam.

    Maruarar menjelaskan, Kementerian PKP terus menjalin koordinasi dengan BNPB sebagai bagian dari upaya penanganan terhadap rumah-rumah warga yang terdampak bencana. Ia juga menambahkan, apabila penanganan yang diperlukan bersifat besar-besaran, pemerintah, melalui kementerian terkait, akan langsung mengupayakan relokasi.

    “Jika diperlukan relokasi rumah warga dalam skala besar, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Menko Pratikno akan memimpin penanganannya. Selain itu, akan ada kerja sama antara menteri keuangan, menteri sosial, menteri pekerjaan umum, serta dari kami,” jelasnya.

    Saat ini, pemerintah tengah fokus pada evakuasi dan pemberian bantuan kepada korban banjir di sejumlah daerah yang terdampak. Kementerian PKP, kata Maruarar, masih menunggu koordinasi lebih lanjut dari BNPB mengenai temuan-temuan di lapangan.

    “Kami siap mendukung daerah-daerah yang terdampak bencana. Namun, jika jumlah rumah yang terdampak tidak terlalu besar, umumnya BNPB yang akan menangani karena mereka sudah memiliki sistem yang baik,” papar Maruarar.

    Sebelumnya, Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti juga mengungkapkan rencana relokasi rumah warga yang berada di wilayah rawan banjir. Hal ini merupakan respons atas banjir besar yang melanda beberapa daerah, termasuk Jawa Barat, Jakarta, dan daerah lainnya.

  • Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Hari Ini di Tengah Banjir

    Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Hari Ini di Tengah Banjir

    Jakarta, Beritasatu.com – Polda Metro Jaya kembali menyediakan layanan Samsat keliling hari ini untuk memudahkan warga dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) di 14 lokasi yang tersebar di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) pada Rabu (5/3/2025).

    Meskipun banjir terdapat di sebagian wilayah Jadetabek, tetapi layanan Samsat keliling masih beroperasi. 

    Informasi ini diumumkan melalui akun X resmi TMC Polda Metro Jaya, yang menginformasikan 14 lokasi Samsat keliling di wilayah Jadetabek sebagai berikut:

    Jakarta Pusat di halaman parkir Samsat Jakarta Pusat dan Lapangan Banteng pukul 08.00-14.00 WIB.Jakarta Utara di halaman parkir Samsat Jakarta Utara dan halaman Mal Artha Gading pukul 08.00-14.00 WIB.Jakarta Barat di Mal Ciputra pukul 08.00-14.00 WIB.Jakarta Selatan di halaman parkir Samsat Jakarta Selatan pukul 08.00-15.00 WIB dan gudang Sarinah Cikoko Pancoran pukul 09.00-15.00 WIB.Jakarta Timur di halaman parkir Samsat Jakarta Timur pukul 08.00-15.00 WIB dan Pasar Induk Kramat Jati pukul 08.00-14.00 WIB.Samsat keliling hari ini juga ada di Kota Tangerang yaitu di Alun-alun Cibodas pukul 08.00-14.00 WIB.Serpong di halaman parkir Samsat Serpong pukul 08.00-14.00 WIB dan ITC BSD Serpong pukul 16.00-19.00 WIB.Ciledug di ruko Azores Perum Banjar Cipondoh dan Fresh Market Lake City Cipondoh pukul 09.00 WIB-12.00 WIB.Kantor Kelurahan Pondok Betung pukul 09.00-11.00 WIB dan Pasar Gintung Ciputat Timur pukul 09.00-12.00 WIB.Kelapa Dua di Pasar Modern Intermoda Cisauk dan halaman GTOWN Square Gading pukul 08.00-14.00 WIB.Kota Bekasi Kelurahan Teluk Pucung 08.00-13.30 WIB.Kabupaten Bekasi Ruko Robson Lippo Cikarang 09.00-12.00 WIB.Depok di halaman parkir Samsat Depok pukul 08.00-14.00 WIB dan Kantor Kecamatan Tajurhalang 08.00-12.00 WIB.Cinere halaman Pasir Putih Sawangan pukul 08.00-11.00 WIB.

    Warga yang ingin melakukan pembayaran pajak kendaraan melalui Samsat keliling diminta untuk membawa dokumen-dokumen penting, seperti KTP, BPKB, dan STNK asli beserta fotokopinya.

    Perlu dicatat layanan Samsat keliling hari ini hanya melayani pembayaran PKB tahunan. Untuk perpanjangan STNK (lima tahunan) atau penggantian pelat nomor kendaraan, pemilik kendaraan tetap harus mengunjungi kantor Samsat terdekat.