Category: Beritasatu.com Hiburan

  • Ini Penyebab Paus Fransiskus Meninggal dan Riwayat Kesehatannya

    Ini Penyebab Paus Fransiskus Meninggal dan Riwayat Kesehatannya

    Jakarta, Beritasatu.com – Pemimpin umat Katolik sedunia sekaligus Kepala Negara Vatikan Paus Fransiskus, meninggal dunia pada Senin (21/4/2025) pukul 07.35 pagi waktu setempat di Vatikan, Roma, dalam usia 88 tahun. Menurut pernyataan resmi dari Vatikan, penyebab utama meninggalnya Paus Fransiskus adalah komplikasi akibat pneumonia bilateral atau pneumonia ganda.

    Kondisi tersebut diperparah oleh penyakit paru-paru kronis yang telah dideritanya sejak lama serta faktor usia lanjut. Pneumonia ganda merupakan bentuk peradangan paru-paru yang menyerang kedua sisi paru dan dapat sangat mematikan, terutama pada lansia atau individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

    Sebelumnya, Paus dirawat di Rumah Sakit Universitas Gemelli pada Februari 2025 karena bronkitis berat yang kemudian berkembang menjadi pneumonia ganda. Ia menjalani rawat inap selama 38 hari, yang merupakan masa perawatan terlama selama masa kepausannya.

    Riwayat Penyakit Paus Fransiskus

    Sejak muda, Paus Fransiskus telah menghadapi berbagai tantangan kesehatan. Meski begitu, semangatnya dalam melayani umat dan Gereja tidak pernah surut. Berikut ini beberapa penyakit yang pernah dideritanya.

    1. Infeksi paru-paru saat remaja

    Ketika remaja, sebagian paru-parunya diangkat akibat infeksi serius. Sejak saat itu, Paus Fransiskus hidup hanya dengan satu paru yang berfungsi penuh. Hal ini membuatnya sangat rentan terhadap infeksi saluran pernapasan di usia senja.

    2. Penyakit paru-paru kronis

    Seiring bertambahnya usia, Paus menderita penyakit paru-paru kronis yang membuatnya kerap mengalami kesulitan bernapas, terutama dalam cuaca dingin atau saat terserang virus.

    3. Radang usus besar (divertikulitis)

    Pada Juli 2021, Paus Fransiskus menjalani operasi besar untuk mengangkat sebagian usus besar akibat divertikulitis, yaitu peradangan atau infeksi pada kantung kecil di dinding usus. Operasi ini menandai salah satu momen penting dalam perawatan medisnya yang memerlukan waktu pemulihan cukup lama.

    4. Linu panggul (sciatica)

    Paus Fransiskus juga mengalami sciatica, yaitu nyeri saraf yang menjalar dari punggung bawah ke kaki. Kondisi ini sering membuatnya tidak dapat berjalan lama dan menyebabkan pembatalan kehadiran di sejumlah agenda Vatikan.

    5. Masalah pada sendi lutut

    Dalam beberapa tahun terakhir, Paus Fransiskus terlihat menggunakan kursi roda dalam banyak kegiatan publik karena masalah pada sendi lutut yang menyebabkan nyeri parah. Meski menjalani terapi fisik, kondisi tersebut tetap membatasi mobilitasnya.

    6. Bronkitis dan pneumonia

    Pada awal 2025, Paus dirawat karena bronkitis berat. Penyakit ini kemudian berkembang menjadi pneumonia ganda, yang menyebabkan peradangan hebat pada paru-parunya. Kombinasi pneumonia dan paru-paru kronis menjadi faktor yang sangat berat bagi Paus yang telah lanjut usia.

    Meski menghadapi berbagai tantangan kesehatan selama menjabat sebagai pemimpin Gereja Katolik sejak 2013, Paus Fransiskus tetap aktif menyuarakan isu-isu penting dunia, seperti perdamaian, lingkungan hidup, solidaritas sosial, dan reformasi gereja. Ia dikenal sebagai sosok yang rendah hati, pro-rakyat kecil, dan tegas dalam menyuarakan keadilan sosial.

    Kabar Paus Fransiskus meninggal dunia bukan hanya meninggalkan duka mendalam bagi umat Katolik, tetapi juga bagi seluruh dunia yang mengenalnya sebagai pemimpin spiritual yang menginspirasi.

  • Sejarah di Balik Lirik Lagu Ibu Kita Kartini oleh WR Supratman

    Sejarah di Balik Lirik Lagu Ibu Kita Kartini oleh WR Supratman

    Jakarta, Beritasatu.com – Lagu Ibu Kita Kartini merupakan karya dari Wage Rudolf (WR) Supratman. Lagu ini diciptakan sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan perjuangan Raden Ajeng (RA) Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan di Indonesia.

    Kartini dikenal sebagai pelopor emansipasi wanita yang berjuang agar perempuan juga memiliki hak yang sama dalam pendidikan dan kehidupan sosial.

    Inspirasi penulisan lagu ini bermula ketika WE Supratman menghadiri Kongres Perempuan Indonesia di Yogyakarta. Dalam kongres tersebut, dibahas perjuangan Kartini, khususnya melalui surat-surat dan pemikirannya yang kemudian dibukukan dalam Habis Gelap Terbitlah Terang oleh JH Abendanon.

    Buku ini memuat kritik Kartini terhadap ketidakadilan yang dialami perempuan serta refleksinya atas kehidupan di bawah penjajahan kolonial.

    Melalui lagu Ibu Kita Kartini, WR Supratman ingin mengenalkan perjuangan Kartini kepada masyarakat luas, sekaligus menanamkan semangat perjuangan dan pentingnya kesetaraan gender.

    Lagu ini menjadi simbol penghormatan terhadap perjuangan Kartini yang hingga kini terus dikenang, terutama setiap 21 April yang diperingati sebagai Hari Kartini.

    Berikut ini lirik lagu Ibu Kita Kartini oleh WR Supratman.

    Lirik Lagu Ibu Kita Kartini oleh WR Supratman

    Ibu kita kartini
    Putri sejati
    Putri Indonesia
    Harum namanya

    Ibu kita kartini
    Pendekar bangsa
    Pendekar kaumnya
    Untuk merdeka

    Wahai ibu kita kartini
    Putri yang mulia
    Sungguh besar cita-citanya
    Bagi Indonesia

    Ibu kita kartini
    Putri jauh hari
    Putri yang berjasa
    Se Indonesia

    Wahai ibu kita kartini
    Putri yang mulia
    Sungguh besar cita-citanya
    Bagi Indonesia

    Itulah lirik lagu Ibu Kita Kartini yang diciptakan oleh WR Supratman dan sejarah di balik pembuatan lagunya.

  • Habib Jafar Kenang Paus Fransiskus sebagai Pejuang Kemanusiaan

    Habib Jafar Kenang Paus Fransiskus sebagai Pejuang Kemanusiaan

    Jakarta, Beritasatu.com – Meninggalnya Paus Fransiskus tak hanya meninggalkan duka bagi umat Katolik di seluruh dunia, tapi juga tokoh agama seperti Habib Jafar. Lewat akun sosial media (sosmed) pribadinya, tokoh agama Islam tersebut ikut berduka dan mengungkap seperti apa sosok Paus Fransiskus di matanya. 

    Habib Jafar menyebut, bagi dirinya Paus Fransiskus bukan hanya pemimpin tertinggi gereja Katolik, tapi juga contoh dari seorang pejuang kemanusiaan serta sosok teladan dalam mengajarkan kesederhanaan dalam hidup. 

    “Selamat jalan, pejuang kemanusiaan & teladan kesederhanaan: Paus Fransiskus. Turut berduka,” tulis Habib Jafar, dikutip dari akun Instagram @husein_hadar, Senin (21/4/2025). 

    Sebelum meninggal dunia, Paus Fransiskus diketahui sempat vokal menyuarakan gencatan senjata di Gaza, Palestina saat menghadiri misa Minggu Paskah di Vatikan baru-baru ini. 

    “Saya menyatakan rasa simpati saya terhadap penderitaan seluruh rakyat Israel dan Palestina.  Saya mengimbau pihak-pihak yang bertikai untuk menyerukan gencatan senjata, membebaskan para sandera dan membantu orang-orang yang kelaparan, yang mendambakan masa depan yang damai,” kata Paus Fransiskus, dikutip dari Al Jazeera, Senin (21/4/2025).

  • Revelino Akui Anak Lisa Mariana karena Panggilan Hati

    Revelino Akui Anak Lisa Mariana karena Panggilan Hati

    Jakarta, Beritasatu.com – Revelino Tuwasey memutuskan untuk buka suara terkait status anak biologisnya dengan Lisa Mariana. Keputusan ini diambil setelah mendapat dorongan kuat dari orang tua dan keluarga besarnya, yang tak ingin ada pihak lain menjadi korban fitnah atas isu tersebut.

    Kuasa hukum Revelino, Fikri Wijaya mengatakan kliennya awalnya memilih diam. Namun, karena merasa perlu meluruskan informasi yang beredar, ia pun memutuskan untuk mengungkapkan fakta sebenarnya.

    “Klien kami akhirnya berani bicara karena dorongan dan panggilan hati, meski awalnya ingin diam. Ia tidak ingin ada yang difitnah terkait kasus anak ini,” ujar Fikri dikutip dari kanal YouTube, Senin (21/4/2025).

    Fikri menjelaskan, keluarga besar Revelino, termasuk orang tuanya, meminta agar ia bertanggung jawab dan mengungkapkan kebenaran soal anak berinisial CA. Mereka meyakini bahwa CA adalah anak kandung Revelino, bukan hasil hubungan Lisa Mariana dengan pihak lain. Diketahui, Lisa selama ini mengeklam bahwa anaknya merupakan hasil hubungannya dengan Ridwan Kamil.

    Sebagai bentuk keseriusan, Revelino juga siap menjalani tes DNA untuk membuktikan ucapannya. Selain itu, ia juga siap menjadi saksi dalam proses hukum yang tengah berjalan, termasuk kasus laporan Ridwan Kamil terhadap Lisa Mariana.

  • Nathalie Holscher Dapat Rp 150 Juta, Bupati Sidrap: Cek Izinnya!

    Nathalie Holscher Dapat Rp 150 Juta, Bupati Sidrap: Cek Izinnya!

    Jakarta, Beritasatu.com – Bupati Sidenreng Rappang atau Sidrap Syaharuddin Alrif meminta kepada jajarannya untuk segera melakukan pengecekan terhadap izin yang digunakan selebritas Nathalie Holscher menjadi disjoki yang diberi uang saweran dari pengunjung klub malam tersebut hingga Rp 150 juta.

    “Segera cek izinnya,” tegas Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif dikutip dari channel YouTube, Senin (21/4/2025).

    Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menyebut, tindakan tersebut setelah adanya unggahan dari Nathalie Holscher yang memamerkan hasil uang saweran dari pengunjung kelab malam di Sidrap setelah menjadi disjoki.

    “Saya agak terganggu dan kecewa dengan adanya kegiatan seperti itu. Jadi saya sudah memberikan instruksi kepada seluruh jajarannya yang memiliki kewenangan di situ agar bisa mengamati kelengkapannya secara detail,” tuturnya.

    Selain itu Syaharuddin Alrif meminta kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan penertiban sesuai dengan aturan yang berlaku pada aturan pemerintah daearah (Perda) Sidrap.

    “Secara tegas dan tanpa pandang bulu, saya menyampaikan di sini tidak akan tinggal diam atas perbuatan tersebut. Saya pastikan saya akan bertindak sesuai dengan kewenangan saya,” ujarnya.

    Ia meminta kepada Nathalie Holscher untuk bisa melihat kondisi masyarakat yang ada di Sidrap.

    “Aktivitas itu agar mohon sadar diri untuk perbaikan kita semua, jangan karena persoalan keuntungan pribadi memunculkan citra negatif masyarakat Sidrap,” tutup Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif meminta kepada jajarannya untuk melakukan pengecekan terhadap izin tempat malam, setelah Nathalie Holscher memamerkan uang saweran dari pengunjung club malam di Sidrap yang mencapai Rp 150 juta.

  • Rayakan Hari Kartini, Puluhan Mak-mak Fashion Show Berkebaya di Pasar

    Rayakan Hari Kartini, Puluhan Mak-mak Fashion Show Berkebaya di Pasar

    Temanggung, Beritasatu.com – Momentum peringatan Hari Kartini yang dirayakan pada 21 April setiap tahunnya, dirayakan dengan berbagai oleh kaum perempuan. Contohnya mak-mak para pedagang di pasar Legi, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah satu ini, yang memilih cara unik  dengan mengelar fashion show di dalam pasar. 

    Bertempat di lantai dua los daging ayam pasar Legi, Kecamatan Parakan, Temanggung, sekitar 30 pedagang wanita terlihat tampil anggun berkebaya khas Jawa begitu antusias bergaya, lenggak-lenggok memperlihatkan penampilan terbaiknya di fashion show dalam pasar ini. 

    Uniknya, sebagai model catwalk para pedagang mak-mak ini juga menari sambil membawa barang dagangan yang dijual di pasar seperti, sayur mayur, daging ayam, buah-buahan dan lainnya. Sebagai penutup, mereka berjalan genit memutari lapak dagangan dalam pasar.

    Fashion show di hari Kartini – (Beritasatu.com/Priyo Budi Santoso)

    Salah seorang pedagang daging ayam, Santi menyebut memang fashion show  di dalam pasar ini sengaja digelar untuk memperingati hari Kartini. Menurutnya dengan kegiatan ini dapat memberikan semangat Kartini saat ini dalam berjuang mencari nafkah di pasar untuk keluarganya.

    “Sebenarnya kita para emak-emak di sini itu tidak ada persiapan apa pun, jadi kita mendadak sekali. Kita apresiasi banget bisa menyajikan acara fashion show yang seperti ini. Meski spontan bagi kita cukup menarik,” kata Santi saat ditemui di lokasi pada Senin, (21/4/2025). 

    Santi menambahkan, fashion show dalam pasar untuk merayakan hari Kartini tersebut juga jadi momentum pengingat akan kehebatan sosok Kartini sebagai pahlawan wanita yang hebat dan menginspirasi bagi kaum perempuan di masa kini.

    “Kartini saat ini cukup melanjutkan, cukup menjadi orang yang tangguh, dan bisa menginspirasi untuk perempuan lainnya dalam mengeluarkan ide yang bermanfaat untuk semua, baik di lingkungan rumah mau pun di tempat perbelanjaan (pasar),” tutupnya. 

    Menariknya, tidak hanya  saat fashion show berlangsung, namun puluhan pedagang wanita di pasar Legi hari ini tetap lanjut mengenakan busana kebaya seharian saat beraktivitas berdagang di pasar  dalam semangat merayakan Hari Kartini. 

  • Konser Laras Hati Mangkunegaran, Usung Semangat Pelestarian Nilai-Nilai Budaya

    Konser Laras Hati Mangkunegaran, Usung Semangat Pelestarian Nilai-Nilai Budaya

    Surakarta, Beritasatu.com – Dalam rangka peringatan hari jadi ke-268 Mangkunegaran, konser musik Laras Hati Mangkunegaran sukses digelar di kawasan ikonik Pamedan Mangkunegaran, Surakarta. Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Mangkunegaran, Katadata, dan Yayasan DNC, dengan dukungan dari PT Pertamina (Persero).

    Mengusung semangat pelestarian nilai-nilai budaya nusantara dalam kemasan yang segar dan relevan bagi generasi masa kini, Laras Hati Mangkunegaran digelar sejak pukul 15.00 WIB hingga malam hari. Ribuan penonton dari berbagai latar belakang hadir untuk menikmati penampilan empat musisi papan atas tanah air, di antaranya Kunto Aji, Bernadya, Maliq & D’Essentials, dan Souljah.

    Kunto Aji membuka penampilan dengan lagu penuh makna, seperti Terlalu Lama Sendiri yang menciptakan suasana emosional dan khidmat. Bernadya, menyanyikan lagu Hidup Harus Tetap Berjalan, yang tentu sudah familiar di telinga publik. Kemudian, Maliq & D’Essentials juga membawa suasana dengan apik lewat lagu-lagu andalan seperti Dia dan Pilihanku. Souljah, menutup acara dengan nuansa reggae dan ska khas mereka.

    Direktur SisiplusbyKatadata, Andikha, menyampaikan bahwa Laras Hati Mangkunegaran merupakan wujud nyata dari sinergi antara ruang publik, budaya, dan industri kreatif.

    “Ini bukan sekadar konser musik, tetapi momentum untuk mempererat hubungan antara generasi muda dengan akar budayanya. Kami percaya bahwa ruang seperti ini penting untuk terus dihadirkan, agar tradisi tidak hanya dikenang, tetapi juga dihidupi kembali dengan cara-cara yang relevan dan menarik bagi generasi masa kini,” ujarnya, Sabtu (19/4/25) di Pamedan Mangkunegaran.

    Keterlibatan Katadata dalam perayaan ini, lanjut Andikha, juga sebagai bentuk penghargaan terhadap nilai sejarah dan budaya yang menjadi bagian penting dari perjalanan bangsa.

    “Kehadiran musik modern yang berpadu dengan semangat kebudayaan lokal menunjukkan bahwa masa lalu dan masa kini bisa saling menguatkan. Harapannya, semangat seperti ini bisa terus bergema dan menginspirasi gerakan budaya yang inklusif dan berkelanjutan,” tambahnya.

    Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso mengatakan, pihaknya mendukung perayaan Adeging Mangkunegaran ke-268 sebagai upaya bersama untuk menjaga dan melestarikan budaya Indonesia.

    “Tradisi seperti ini penting agar generasi muda tetap mengenal, mencintai, dan meneruskan warisan
    budaya bangsa,” ujar Fadjar.

    Karena itu, sebagai bentuk dukungan lainnya, Pertamina melalui aplikasi MyPertamina menghadirkan berbagai kemudahan bagi masyarakat untuk menyaksikan konser tersebut. Mulai dari promo spesial beli 1 gratis 1 untuk pembelian tiket konser Mangkunegaran Laras Hati, hingga kesempatan memenangkan tiket melalui program giveaway yang tersedia di Instagram @mypertamina.

    Selain itu, khusus selama acara Adeging Mangkunegaran, pengunjung dapat menikmati promo trade-in, dengan menukar LPG 3 Kilogram mereka menjadi Bright Gas 5,5 Kilogram atau 12 Kilogram.

  • 2 DJ Ini Pernah Disawer Ratusan Juta di Kabupaten Sidrap, Siapa Saja?

    2 DJ Ini Pernah Disawer Ratusan Juta di Kabupaten Sidrap, Siapa Saja?

    Jakarta, Beritasatu.com – Nama Nathalie Holscher kembali menjadi perbincangan publik seusai penampilannya di sebuah kelab malam di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Namun ternyata, tidak hanya Nathalie yang pernah tampil di Kabupaten Sidrap.

    Putri Una Astari Thamrin atau dikenal sebagai DJ Una juga diklaim sama-sama mendapatkan saweran, seperti Nathalie saat tampil di Kabupaten Sidrap.

    “Alhamdulillah ya, ada yang enggak nyawer ya ada aja gitu ya. Dari mulai yang Rp 1 juta, puluhan juta. Aku mah disawer macem-macem, ada yang nyawer bunga, buket, sampai boneka labu, juga pernah,” ujar DJ Una kepada wartawan di kawasan Jakarta Selatan, belum lama ini.

    Lalu, bagaimana sosok Nathalie Holscher dan DJ Una? Berikut ini profilnya.

    Profil DJ Una

    DJ Una memiliki nama asli Putri Una Astari Thamrin. Ia lahir di Medan pada 24 Oktober 1987 dan dikenal sebagai seorang disjoki (DJ), aktris, dan model. DJ Una sempat meraih popularitas tinggi sebagai DJ dalam program musik di salah satu stasiun televisi swasta pada 2013. Ia merupakan putri dari pasangan Husni Thamrin dan Frida Irani.

    Di tengah kesibukannya di dunia hiburan, DJ Una tidak melupakan pendidikan. Ia berhasil menyelesaikan studi di Stikom The London School of Public Relations serta Universitas Terbuka. Pada 9 Juli 2017, dia menikah dengan Irsan Ramadan dan kini telah dikaruniai seorang putra bernama Kyrie Arnatama.

    Kariernya di dunia hiburan dimulai saat mengikuti ajang MTV VJ Hunt pada 2004. Meski tidak menjadi pemenang, DJ Una terus mengasah keterampilannya di bidang DJ. Ia kemudian merilis single perdananya yang berjudul “Save Our Sound” dalam kolaborasi dengan Korina Dahl, DJ asal Kanada.

    Setelah perilisan single tersebut, DJ Una meraih sejumlah pencapaian gemilang. Pada 2015, dia menembus peringkat ke-29 dari 100 DJ perempuan/female di Inggris, serta meraih juara dua dalam kompetisi DJ di Prancis.

    Pencapaian ini memperkuat posisinya di kancah internasional sebagai salah satu DJ perempuan berbakat asal Indonesia. Selain menjadi DJ, DJ Una juga aktif di dunia seni peran. Ia tampil dalam berbagai film, sinetron, dan FTV.

    Beberapa judul film yang pernah dibintanginya antara lain My Last Love, Air Terjun Pengantin Phuket, Gadis Bali, Ms Sambung Cinta VS Mr Putus Cinta, Sampai Siaga 1, dan Nada Cinta.

    Profil Nathalie Holscher

    Nathalie Holscher lahir di Jakarta pada 14 September 1992. Ia berprofesi sebagai penyanyi, aktris, presenter, dan YouTuber. Karier Nathalie dimulai di dunia hiburan Indonesia sebagai penyanyi dan model, dikenal lewat grup D’Dolls bersama Dewi Muninggar pada 2013. Ia juga menjadi vokalis band The Secret yang didirikan oleh Piyu Padi dan Maki Ungu pada 2016.

    Tak hanya sebagai penyanyi, Nathalie merambah dunia DJ pada 2017 dan berhasil membangun reputasi yang kuat di dunia hiburan malam. Ia juga aktif sebagai konten kreator di YouTube, menjadikannya salah satu influencer ibu muda yang menginspirasi melalui konten positif dan edukatif.

    Di bidang akting dan pertelevisian, Nathalie tampil dalam film Street Society (2014) serta beberapa program TV, seperti Santuy Malam dan Cerita Cinta Sule (2020–2021), Ketupat Sultan (2022), dan Dinasti Tambun (2022–sekarang).

    Ia juga mendapatkan nominasi dalam kategori Pasangan Tersilet bersama Sule dalam ajang Silet Awards 2020. Nathalie menjadi sorotan publik setelah memutuskan untuk memeluk agama Islam pada awal 2020, dan menikah dengan komedian terkenal Sule pada 15 November 2020.

    Perubahan spiritual tersebut menarik perhatian luas dan menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya. Meski menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan pribadi, Nathalie tetap semangat dalam melanjutkan karier serta berfokus pada masa depan yang lebih baik bagi dirinya dan sang anak, Adzam Ardiansyah Sutisna.

    Itulah profil DJ Una dan Nathalie Holscher yang pernah tampil di kelab malam di Kabupaten Sidrap.

  • Dari Sri Mulyani hingga Megawati, Ini 8 Sosok Kartini Indonesia

    Dari Sri Mulyani hingga Megawati, Ini 8 Sosok Kartini Indonesia

    Jakarta, Beritasatu.com – Dalam semangat memperingati Hari Kartini 2025, kita diingatkan kembali akan pentingnya peran perempuan dalam membangun bangsa. Siapa saja sosok Kartini Indonesia? Berikut ini deretannya.

    Dalam era perkembangan sosial dan teknologi yang begitu pesat, peran perempuan di berbagai sektor semakin diakui dan diperkuat. Sosok-sosok perempuan inspiratif di Indonesia telah menunjukkan kontribusi mereka tidak hanya terbatas pada ranah domestik, tetapi juga meluas ke berbagai bidang publik yang berpengaruh terhadap kemajuan bangsa.

    Pada momen Hari Kartini 2025, menjadi refleksi atas perjuangan perempuan yang tak henti-hentinya menembus batas dan tantangan. Di antara mereka yang mencolok, para tokoh perempuan ini telah membuktikan dengan dedikasi, keberanian, dan kecerdasan, mereka mampu menciptakan perubahan yang signifikan.

    Dari dunia politik hingga seni, sosok-sosok ini tidak hanya menjadi teladan, tetapi juga sumber inspirasi bagi generasi mendatang untuk terus memperjuangkan kesetaraan dan keadilan.

    Berikut ini tujuh sosok Kartini Indonesia masa kini yang layak diapresiasi.

    Sosok Kartini Indonesia

    1. Sri Mulyani Indrawati

    Sri Mulyani, yang lahir di Tanjung Karang (sekarang Bandar Lampung) pada 26 Agustus 1962, saat ini menjabat sebagai menteri keuangan Indonesia pada Kabinet Merah Putih. Sebelumnya, dia juga pernah menjabat di posisi yang sama pada periode 2005–2010 di bawah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sebelum kemudian ditunjuk sebagai direktur pelaksana Bank Dunia dari 2010 hingga 2016.

    Sri Mulyani dikenal karena pemikiran dan strateginya yang berhasil menjaga stabilitas ekonomi Indonesia, terutama saat krisis global 2008. Ia pernah dinobatkan sebagai Menteri Keuangan Terbaik di Asia oleh Emerging Markets dan masuk dalam daftar 100 Most Powerful Women versi Forbes, termasuk peringkat ke-38 pada 2023. Ia juga menjadi perempuan pertama dari Indonesia yang menjabat posisi tinggi di Bank Dunia.

    2. Susi Pudjiastuti

    Susi Pudjiastuti, lahir di Pangandaran pada 15 Januari 1965, adalah mantan menteri kelautan dan perikanan yang menjabat pada periode 2014–2019. Ia dikenal sebagai figur yang berani dan tegas dalam mengambil kebijakan demi melindungi kekayaan laut Indonesia.

    Salah satu kebijakan terkenalnya adalah menenggelamkan kapal-kapal asing yang terbukti melakukan penangkapan ikan ilegal di perairan Indonesia. Langkahnya tersebut mengundang pujian dan perhatian dunia internasional karena keberaniannya dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia.

    3. Retno Marsudi

    Retno Marsudi juga dinobatkan sebagai sosok Kartini Indonesia. Ia adalah perempuan pertama yang menjabat sebagai menteri luar negeri Indonesia. Ia lahir di Semarang pada 27 November 1962 dan mulai menjabat sejak 2014 di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo.

    Retno memiliki pengalaman panjang di dunia diplomasi, termasuk pernah menjadi Duta Besar Indonesia untuk Norwegia dan Islandia. Selama kepemimpinannya, Indonesia terpilih sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2019–2020. Ia juga dikenal aktif dalam memperjuangkan isu kemanusiaan dan perdamaian di tingkat global.

    4. Sri Wahyuni Agustiani

    Sri Wahyuni Agustiani atau Yuni, lahir di Bandung pada 13 Agustus 1994. Ia adalah atlet angkat besi yang mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali perak di Olimpiade Rio de Janeiro 2016 untuk kelas 48 kg. Sebelumnya, dia juga meraih perak di Asian Games 2014.

    Yuni mulai menekuni olahraga angkat besi sejak usia 13 tahun dan telah memenangkan banyak penghargaan internasional. Ia dikenal sebagai atlet yang ulet dan konsisten, meskipun menghadapi berbagai tantangan dalam perjalanan kariernya.

    5. Merry Riana

    Merry Riana lahir di Jakarta pada 29 Mei 1980, adalah seorang motivator, penulis, dan pengusaha sukses. Namanya semakin dikenal setelah kisah hidupnya diangkat dalam film “Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar” pada 2014.

    Mengalami krisis 1998, dia dikirim oleh orang tuanya ke Singapura demi keamanan. Di sana, dia menghadapi banyak tantangan finansial dan harus bekerja keras untuk membiayai kuliah dan hidup mandiri. Semangat juangnya membawanya menjadi sosok inspiratif, terutama di kalangan anak muda.

    6. Najwa Shihab

    Najwa Shihab atau Mba Nana adalah jurnalis dan presenter ternama di Indonesia. Ia dikenal lewat program “Mata Najwa” yang membahas berbagai isu politik dan sosial secara kritis dan mendalam. Najwa juga merupakan pendiri Narasi, sebuah platform media digital independen yang berfokus pada edukasi dan jurnalisme berkualitas.

    Ia dikenal sebagai figur yang berani dan vokal dalam menyuarakan isu-isu publik. Lewat berbagai kanal, Najwa terus mendorong pentingnya partisipasi publik dalam menjaga demokrasi dan transparansi.

    7. Cinta Laura Kiehl

    Cinta Laura lahir pada 17 Agustus 1993 dan dikenal sebagai aktris, penyanyi, serta aktivis pendidikan. Ia menyelesaikan pendidikannya di Columbia University, Amerika Serikat, dengan gelar bachelor of arts di bidang psikologi dan sastra Jerman, lulus dengan predikat cum laude.

    Cinta aktif dalam advokasi isu perempuan dan anak, serta berkontribusi dalam pembangunan sekolah-sekolah di Indonesia. Ia terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan pendidikan, menunjukkan dedikasinya terhadap kemajuan generasi muda.

    8. Megawati Hangestri Pertiwi

    Nama Megawati Hangestri Pertiwi juga masuk dalam daftar sosok Kartini Indonesia. Ia mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai salah satu pevoli putri terbaik di dunia. Atlet asal Indonesia ini berhasil menarik perhatian dunia berkat performa luar biasa di berbagai kompetisi internasional.

    Ia bahkan mendapat julukan “Megatron” dari penggemarnya di Korea Selatan. Megawati lahir pada 20 September 1999 dan mulai menekuni voli sejak duduk di bangku SMP.

    Karier profesionalnya dimulai pada usia 14 tahun ketika bergabung dengan Surabaya Bank Jatim di Livoli Divisi Utama pada 2015. Kemampuannya yang menonjol membawanya ke level Proliga bersama Jakarta Pertamina Fastron, klub yang dia bela dari 2015 hingga 2022.

    Pada 2025, dia mencatat sejarah baru dengan dinobatkan sebagai pevoli putri terbaik di dunia. Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas kerja keras dan dedikasi yang dia tunjukkan dalam setiap pertandingan. Tak ayal, Megawati juga dinobatkan sebagai sosok Kartini Indonesia dalam momen Hari Kartini 2025.

  • Jenazah Gitaris Seringai Ricky Siahaan Tiba di Tanah Air Jumat

    Jenazah Gitaris Seringai Ricky Siahaan Tiba di Tanah Air Jumat

    Jakarta, Beritasatu.com – Gitaris band Seringai Ricky Siahaan, meninggal dunia seusai tampil di ajang Gekikofest 2025 di Tokyo, Jepang, pada Sabtu (19/4/2025). Kepergian mendadak musisi kelahiran Belitung, 5 Mei 1976 ini mengejutkan banyak penggemar.

    Hingga saat ini, jenazah Ricky Siahaan masih berada di Jepang dan dalam proses pemulangan ke Indonesia. Pihak manajemen menyatakan bahwa pemulangan kemungkinan baru bisa dilakukan pada Jumat (25/4/2025), setelah seluruh prosedur administratif di Jepang selesai.

    “Sejauh ini kami masih berupaya memulangkan jenazah beliau ke Indonesia. Kemungkinan jenazah baru akan tiba Jumat, menunggu proses clearance selesai,” ungkap Manajer Seringai, Wendi Putranto, di Jakarta, Senin (21/4/2025).

    Wendi menjelaskan bahwa jenazah Ricky Siahaan harus menjalani autopsi sesuai prosedur hukum di Jepang, yang cukup ketat dalam menangani kasus kematian warga negara asing (WNA).

    “Di Jepang, prosedur kematian WNA sangat ketat. Untuk bisa dibawa ke Indonesia, segala administrasi dan hukum setempat harus diselesaikan terlebih dahulu,” jelasnya.

    Saat ini, istri mendiang Ricky Siahaan telah tiba di Jepang untuk membantu proses pemulangan jenazah. Sementara tiga kru band dan peralatan Seringai telah lebih dulu dipulangkan ke Indonesia.

    “Yang akan pulang lebih dulu hari ini adalah tiga kru dan perlengkapan band. Sedangkan anggota band lainnya masih di Jepang untuk mendampingi istri almarhum. Mereka akan kembali ke Indonesia bersama jenazah pada Jumat nanti,” tambah Wendi.

    Ricky Siahaan diketahui meninggal dunia secara mendadak pada Sabtu (19/4/2025) sekitar pukul 22.10 waktu setempat, tak lama setelah tampil bersama Seringai di atas panggung Gekikofest 2025. Dugaan sementara, penyebab kematiannya adalah serangan jantung.

    Kepergian Ricky Siahaan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan band, serta para penggemarnya di Indonesia dan mancanegara. Ia dikenal sebagai salah satu gitaris terbaik yang turut membesarkan skena musik rock dan metal Indonesia melalui band Seringai.