Category: Beritasatu.com Hiburan

  • 7 Tips Mengolah Daging Kambing Kurban agar Empuk dan Bebas Bau

    7 Tips Mengolah Daging Kambing Kurban agar Empuk dan Bebas Bau

    Jakarta, Beritasatu.com – Hari raya Iduladha dirayakan umat Islam di seluruh dunia sebagai bentuk pengabdian kepada Allah Swt, mengenang kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS. Dalam perayaan ini, hewan kurban, seperti kambing, sapi, atau domba disembelih, dan dagingnya dibagikan kepada yang membutuhkan.

    Selain sebagai simbol ketaatan dan solidaritas sosial, Iduladha juga menghadirkan berkah berupa daging melimpah di rumah. Namun, mengolah daging kambing sering kali menjadi tantangan karena teksturnya yang keras dan aroma prengus yang khas.

    Berikut ini tujuh tips mengolah daging kambing kurban agar empuk, lezat, dan bebas bau.

    Tips Mengolah Daging Kambing

    1. Pilih bagian daging yang sesuai dengan masakan

    Memilih bagian daging yang tepat adalah langkah awal untuk menghasilkan masakan yang lezat. Bagian paha kambing cocok untuk satai atau tongseng karena teksturnya kenyal dan sedikit berlemak.

    Sementara itu, bagian iga atau punggung lebih ideal untuk gulai, sup, atau semur karena lebih empuk saat dimasak lama. Memilih bagian yang tidak sesuai dapat membuat daging tetap keras meskipun dimasak dalam waktu lama.

    2. Hindari mencuci daging mentah

    Kesalahan umum saat mengolah daging kambing adalah mencucinya langsung setelah dipotong. Mencuci daging mentah dapat memperkuat aroma prengus karena air bercampur dengan lemak dan darah.

    Sebaiknya, lakukan proses blanching terlebih dahulu dengan merebus daging sebentar dalam air mendidih, lalu buang air rebusannya. Setelah itu, daging bisa dibersihkan sebelum diolah lebih lanjut.

    3. Gunakan rempah dan bahan alami untuk menghilangkan bau

    Rempah-rempah seperti jahe, lengkuas, serai, daun jeruk, dan kayu manis sangat efektif untuk menetralisir bau prengus daging kambing.

    Selain itu, tambahkan air perasan jeruk nipis atau cuka saat marinasi untuk membantu menghilangkan aroma tidak sedap. Bahan-bahan ini tidak hanya mengurangi bau, tetapi juga menambah aroma sedap pada masakan.

    4. Marinasi daging minimal 30 menit

    Rendam daging kambing dalam campuran bumbu rempah selama minimal 30 menit sebelum dimasak. Proses marinasi membantu bumbu meresap ke dalam daging, sehingga membuatnya lebih empuk dan beraroma.

    Gunakan bumbu seperti bawang putih, ketumbar, jahe, dan sedikit garam untuk hasil yang optimal. Untuk marinasi lebih lama, simpan daging di kulkas agar tetap segar.

    5. Gunakan teknik memasak yang tepat

    Teknik memasak slow cooking dengan suhu rendah selama waktu lama adalah kunci untuk membuat daging kambing empuk. Hindari memasak dengan api besar karena dapat menyebabkan daging matang di luar tetapi tetap keras di dalam.

    Untuk hidangan seperti gulai, sup, atau semur, masak daging dengan santan dan bumbu selama 1 hingga 2 jam untuk mendapatkan tekstur yang lembut dan meresap.

    6. Tambahkan garam pada akhir proses memasak

    Jangan menambahkan garam di awal proses memasak karena dapat membuat serat daging menjadi keras. Sebaiknya, tambahkan garam menjelang akhir proses memasak, terutama untuk hidangan, seperti sup, gulai, atau satai. Langkah ini membantu menjaga tekstur daging tetap empuk dan cita rasa masakan lebih seimbang.

    7. Gunakan daun pepaya atau nanas untuk melembutkan daging

    Untuk hasil yang lebih empuk, bungkus daging dengan daun pepaya yang telah diremas atau rendam dengan air perasan nanas selama 15-30 menit sebelum dimasak.

    Daun pepaya dan nanas mengandung enzim alami (papain dan bromelain) yang membantu memecah serat daging, sehingga teksturnya menjadi lebih lembut. Pastikan tidak merendam terlalu lama agar daging tidak terlalu lunak atau hancur.

    Dengan menerapkan tips mengolah daging kambing di atas, Anda dapat menghasilkan hidangan kurban yang empuk, lezat, dan bebas dari aroma prengus.

    Mulai dari memilih bagian daging yang tepat, menghindari pencucian daging mentah, hingga menggunakan teknik memasak yang sesuai, langkah-langkah ini akan membuat momen Iduladha semakin spesial dengan sajian yang disukai keluarga.

  • Kasus Covid-19 Marak Lagi, Pemkab Tangerang Siaga Fasilitas Kesehatan

    Kasus Covid-19 Marak Lagi, Pemkab Tangerang Siaga Fasilitas Kesehatan

    Tangerang, Beritasatu.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten menyiagakan fasilitas kesehatan mulai dari rumah sakit hingga tempat isolasi terpusat untuk mengantisipasi kasus Covid-19 yang kembali marak di beberapa negara di Asia.

    “Rumah sakit sudah berkoordinasi dengan tim untuk waspada terkait hal-hal yang harus dilakukan. Kami juga telah menyiapkan beberapa RSUD dalam keadaan siaga,” ujar Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, di Tangerang, dikutip dari Antara, Kamis (5/6/2025).

    Intan mengungkap, Pemkab Tangerang telah menerima arahan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus Covid-19. Untuk itu, Pemkab segera menyiagakan fasilitas kesehatan serta memastikan ketersediaan obat-obatan.

    Pemkab juga kembali mengaktifkan tempat isolasi di rumah sakit sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan meningkatnya kasus.

    “Tempat isolasi dan lain-lain kita aktifkan, persiapannya seperti saat dilanda pandemi Covid-19 dulu. Namun, di rumah sakit kalau yang sudah parah selebihnya kita bantu untuk istirahat di rumah dengan obat-obatan,” jelasnya.

    Ia mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan pola hidup sehat dalam aktivitas sehari-hari, seperti menjaga kesehatan tubuh, mengonsumsi makanan bergizi, mencuci tangan dengan air mengalir, serta menggunakan masker di kendaraan umum.

    “Pakai masker kalau di kendaraan umum, cuci tangan sebelum beraktivitas dan minum vitamin,” saran Intan.

    Sebagai informasi, sebelumnya Kemenkes melalui juru bicara Kemenkes Widyawati mengumumkan temuan tujuh kasus baru Covid-19 di Indonesia. 

    Temuan ini didapatkan dari hasil pemeriksaan spesimen pada Mei 2025. Tingkat positivity rate Covid-19 mencapai 2,05%. Artinya, dari 100 orang yang diperiksa, ada dua orang positif Covid-19 dari pemeriksaan 25 hingga 31 Mei 2025.

  • Berkurban di NTT, Atta Halilintar: Makan Daging Sapi 1 Tahun Sekali

    Berkurban di NTT, Atta Halilintar: Makan Daging Sapi 1 Tahun Sekali

    Jakarta, Beritasatu.com – Ada yang berbeda dari selebritas sekaligus YouTuber Atta Halilintar yang memilih untuk berkurban di Nusa Tenggara Timur (NTT). Atta Halilintar pun memberikan alasannya.

    Sebelum memberikan sejumlah hewan kurban, Atta Halilintar terlebih dahulu mendatangi salah satu sekolah di NTT.

    “School for NTT, sekolah ketiga yang kami ikut dalam merenovasi atau membangunnya,” kata Atta Halilintar dikutip dari Instagram miliknya, Kamis (5/6/2025).

    Setelah mendatangi salah satu sekolah di NTT, Atta Halilintar pun juga memberikan hewan kurban.

    “Alasan Atta Halilintar berkurban di NTT karena di pelosok desa yang ada di sana mereka makan daging sapi itu satu tahun sekali,” ujar Atta Halilintar.

    Selain itu Atta Halilintar menyebut, ada pula warga di NTT yang belum pernah merasakan daging sapi.

    “Bahkan, ada pula yang belum makan daging sapi seumur hidup,” lanjutnya.

    Atta Halilintar mengaku, kegiatan berbagi kasih kepada masyarakat NTT mendapat dukungan dari keluarganya.

    “Yang pasti kegiatan ini juga mendapat support dari istri aku tercinta @aurelie.hermansyah dan anak-anak aku @ameenaatta @azuraatta,” tutup Atta Halilintar.

  • 7 Cara Menyimpan Daging Kurban agar Awet dan Aman dari Bakteri

    7 Cara Menyimpan Daging Kurban agar Awet dan Aman dari Bakteri

    Jakarta, Beritasatu.com – Hari raya Iduladha selalu identik dengan pembagian daging kurban, seperti daging sapi atau kambing, yang biasanya diterima dalam jumlah besar. Namun, tidak semua daging dapat langsung diolah dalam sekali waktu.

    Oleh karena itu, mengetahui cara menyimpan daging dengan benar sangat penting untuk menjaga kesegaran, kualitas, dan keamanannya. Menyimpan daging asal-asalan, seperti langsung memasukkannya ke kulkas, dapat merusak tekstur dan mempercepat pembusukan.

    Berikut ini tujuh cara untuk menyimpan daging kurban agar tetap awet dan layak konsumsi.

    Cara Menyimpan Daging Kurban

    1. Dinginkan daging di kulkas sebelum masuk freezer

    Sebelum menyimpan daging di freezer, simpan terlebih dahulu di bagian chiller kulkas (suhu 0-4 derajat celsius) selama 12 hingga 24 jam. Langkah ini memungkinkan daging menjalani proses pelayuan alami. Proses tersebut juga membantu membunuh mikroorganisme pada permukaan daging, sehingga menjaga kualitas dan keamanan daging untuk konsumsi.

    2. Jangan cuci daging sebelum disimpan

    Hindari mencuci daging sebelum menyimpannya di kulkas atau freezer. Air yang digunakan untuk mencuci dapat membawa bakteri ke dalam serat daging, dan kelembapan yang terserap justru mempercepat pembusukan. Cuci daging hanya saat akan langsung diolah untuk menjaga kesegaran dan kebersihannya.

    3. Potong daging sesuai porsi masak

    Untuk memudahkan penggunaan, potong daging menjadi ukuran kecil sesuai kebutuhan sekali masak, misalnya 200-300 gram per porsi. Simpan setiap porsi dalam wadah atau kantong terpisah.

    Cara ini meminimalkan kebutuhan untuk mengeluarkan daging berulang kali dari freezer, yang dapat menurunkan kualitas daging, sekaligus mencegah kontaminasi silang.

    4. Rendam dengan garam atau marinasi

    Merendam daging dengan sedikit garam sebelum disimpan dapat membantu mempertahankan kesegarannya. Garam memiliki sifat antimikroba yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri. Anda juga bisa memarinasi daging dengan bumbu untuk menambah rasa sekaligus menjaga kualitasnya selama penyimpanan.

    5. Gunakan wadah kedap udara atau plastik ziplock

    Jangan menyimpan daging dalam keadaan terbuka. Gunakan wadah kedap udara atau plastik ziplock untuk mencegah bau dan cairan daging menyebar ke makanan lain di kulkas. Wadah tertutup juga membantu mengurangi risiko kontaminasi silang dan menjaga kelembapan daging agar tetap segar.

    6. Simpan di freezer untuk penyimpanan jangka panjang

    Untuk menyimpan daging dalam waktu lama, tempatkan di freezer pada suhu -18 derajat celsius atau lebih rendah. Daging beku dapat bertahan selama 3 hingga 4 bulan, bahkan hingga 6 bulan, dengan kualitas yang masih baik. Pastikan daging tidak sering dikeluarkan dari freezer, karena perubahan suhu dapat mempercepat kerusakan tekstur dan rasa.

    7. Beri label pada wadah penyimpanan

    Untuk memudahkan pengelolaan, beri label pada setiap wadah atau plastik ziplock dengan informasi seperti tanggal penyimpanan dan jenis daging (misalnya, sapi atau kambing). Langkah ini membantu Anda melacak masa simpan daging dan memastikan daging yang lebih lama disimpan digunakan terlebih dahulu, sehingga mengurangi risiko pembusukan.

    Dengan menerapkan cara menyimpan daging kurban tersebut, Anda dapat memastikan daging tetap segar, aman, dan berkualitas untuk diolah kapan saja.

  • Maxime Bouttier Terapkan Aturan Baru: Luna Maya Dilarang Pulang Malam

    Maxime Bouttier Terapkan Aturan Baru: Luna Maya Dilarang Pulang Malam

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Maxime Bouttier menerapkan aturan baru yang ditujukan kepada istrinya, Luna Maya. Penerapan aturan itu dilakukan setelah menikah dengan Luna Maya di Gianyar, Bali.

    Maxime Bouttier menyebut, aturan baru yang diberlakukan lebih kepada untuk menjaga kesehatan Luna Maya akibat padatnya aktivitasnya sebagai publik figur.

    “Pesan saya ke Luna Maya itu lebih kepada kesehatannya, seperti misalkan pada pukul 20.00 WIB maka dia (Luna Maya) sudah harus ada di rumah,” ujar Maxime Bouttier dikutip dari podcast TS Talk, Kamis (5/6/2025).

    “Kenapa aku menerapkan itu, karena biar dia bisa beristirahat. Apalagi, kebiasaan dia bangun itu pukul 05.00 WIB,” katanya.

    Maxime Bouttier melihat dengan padatnya aktivitas pekerjaan membuat istrinya jarang memiliki waktu istirahat yang cukup.

    “Aku melihat dia itu istirahatnya jarang, kalau sometimes boleh lah dia pulang agak malam karena aku tahu dia banyak pekerjaan,” tambahnya.

    “Belum lagi jadwalnya dia bisa kemana-mana. Aku saja melihatnya sangat melelahkan, apalagi dia yang menjalankannya,” jelasnya lagi.

    Maxime Bouttier merasa, sebagai suami harus peduli dengan kesehatan istrinya.

    “Mau tidak mau saya harus menjaga istri, karena aku mau menjaga kesehatannya. Biar dia enggak terlalu lelah,” tutup Maxime Bouttier.

    Melihat podcast tersebut, netizen pun langsung membanjiri kolom komentarnya.

    “Maxime, kamu suami idaman sekali,” tulis netizen.

    “Maxime, suami yang baik dan perhatian sama istrinya,” tulis netizen.

    “Pria idaman banget,” tulis netizen lagi.

    “Maxime itu dewasa banget, meski usianya lebih muda dari Luna Maya,” tulis netizen.

    “Maxime, pria green flag banget,” tulis netizen.

  • Kasus Pemerasan Nikita Mirzani Kian Panas, 6 Jaksa Turun Tangan

    Kasus Pemerasan Nikita Mirzani Kian Panas, 6 Jaksa Turun Tangan

    Jakarta, Beritasatu.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan (Jaksel) bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jakarta menyiapkan enam jaksa penuntut umum (JPU) gabungan untuk menangani kasus dugaan pengancaman, pemerasan, dan tindak pidana pencucian uang yang menjerat Nikita Mirzani dan asistennya, Mail Syahputra.

    Setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P21, keduanya menjalani pelimpahan tahap dua di kantor Kejari Jaksel. Nikita dan Mail tiba dengan pengawalan penyidik Subdit Siber Ditreskrimum Polda Metro Jaya, kemudian menjalani proses administrasi.

    Nikita Mirzani kini ditahan di Rutan Pondok Bambu, sedangkan asistennya Mail Syahputra ditahan di Rutan Cipinang, Jakarta Timur, selama 20 hari ke depan sambil menunggu jadwal persidangan.

    Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Haryoko Ari Prabowo mengungkapkan, pihaknya juga menerima pelimpahan barang bukti berupa telepon genggam, mobil, dokumen, dan uang sekitar Rp 3 miliar yang tersimpan di rekening.

    “Hari ini kami telah menerima berkas tahap dua atau P21 dan dalam waktu dekat akan segera disidangkan. Kami juga menyiapkan enam jaksa penuntut umum untuk perkara ini,” ujar Haryoko Ari Prabowo kepada wartawan, Kamis (5/6/2025).

    Nikita Mirzani dan Mail Syahputra dijerat dengan Undang-Undang ITE, Pasal 369 KUHP tentang pemerasan dan pengancaman, serta Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

    Kasus ini bermula dari laporan dokter sekaligus pengusaha produk perawatan kulit Reza Gladys yang mengaku, menjadi korban pemerasan dan ancaman oleh Nikita Mirzani.

    Nikita Mirzani diduga melakukan pemerasan agar Reza Gladys menyerahkan sejumlah uang dengan imbalan tidak memberikan ulasan buruk terhadap produk kecantikannya.

  • Nikita Mirzani Tak Diborgol, Polisi: Kami Akan Evaluasi

    Nikita Mirzani Tak Diborgol, Polisi: Kami Akan Evaluasi

    Jakarta, Beritasatu.com – Polisi buka suara terkait dugaan tangan Nikita Mirzani tidak diborgol saat diserahkan kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan pada tahap dua.

    “Nanti kita cek lagi, apakah benar saat diserahkan tadi pada saat tahap dua yang bersangkutan (Nikita Mirzani) diborgol atau tidak,” ujar Kasubdit Penmas Polda Metro Jaya Reonald Simanjuntak kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Kamis (5/6/2025).

    Reonald Simanjuntak mengaku, akan melakukan evaluasi apabila memang pihaknya tidak melakukan aturan yang diberlakukan mewajibkan kepada tersangka untuk diborgol saat dipindahkan ke kejaksaan.

    “Kami akan mencoba klarifikasi kembali nanti, tetapi apabila itu benar maka akan menjadi evaluasi kami ke depannya dan nanti akan kami sampaikan,” lanjutnya.

    Seperti diketahui, Nikita Mirzani telah resmi dipindahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan setelah tahap dua dilakukan.

    Pada saat dilimpahkan ke kejaksaan, terlihat Nikita Mirzani yang menggunakan baju serbacokelat itu terlihat melenggang manis tanpa kedua tangannya diborgol.

    Bahkan, Nikita Mirzani tampak memegang sebuah tas berwarna hitam pada tangan kirinya. Nikita Mirzani pun juga didampingi pengacaranya, Fahmi Bachmid.

  • Cegah Gangguan Lebih Parah, Amandel Perlu Dioperasi

    Cegah Gangguan Lebih Parah, Amandel Perlu Dioperasi

    Jakarta, Beritasatu.com – Dalam kondisi tertentu, operasi pengangkatan amandel atau tonsilektomi menjadi pilihan penanganan amandel untuk mencegah gangguan kesehatan yang lebih serius.

    Hal ini disampaikan oleh dokter spesialis telinga hidung tenggorokan (THT) bedah kepala dan leher, dr Alexander Nur Ilhami, Sp. Ia menjelaskan, tonsilitis yang terjadi secara berulang atau tidak membaik meski sudah diobati menjadi indikasi perlu dilakukannya operasi.

    “Jika infeksi terjadi berulang, misalnya lebih dari lima kali dalam setahun atau tidak membaik meskipun sudah mendapatkan pengobatan, maka perlu dipertimbangkan untuk operasi,” ujar dr Alexander, dikutip dari Antara, Rabu (4/6/2025).

    Amandel yang merupakan bagian dari sistem imun tubuh, bisa meradang karena adanya infeksi virus seperti flu, atau bakteri seperti Streptococcus pyogenes. Gejala radang amandel meliputi nyeri tenggorokan, kesulitan menelan, demam, batuk, dan pembengkakan pada amandel.

    Alexander menekankan, sebagian besar kasus radang amandel bisa ditangani tanpa operasi yakni dengan istirahat yang cukup, konsumsi cairan, pemberian obat pereda nyeri, dan antibiotik. Namun, pada kasus yang lebih berat, seperti adanya abses, gangguan pernapasan, atau gangguan aktivitas harian yang signifikan, operasi bisa menjadi pilihan solusi terbaik.

    “Operasi bukan langkah penanganan pertama, tapi bisa menjadi solusi terbaik jika infeksi terus berulang dan mengganggu kualitas hidup pasien,” jelasnya.

    Dokter Alexander mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan gejala radang amandel yang berulang, terutama bila disertai demam tinggi, nyeri hebat, atau gangguan pernapasan.

    “Kunci penanganan radang amandel adalah diagnosis yang akurat dan evaluasi rutin gejalanya,” tandas dr Alexander.

  • Baekhyun Exo Sukses Debut Masuk Tangga Lagu Billboard 200

    Baekhyun Exo Sukses Debut Masuk Tangga Lagu Billboard 200

    Seoul, Beritasatu.com – Baekhyun Exo kembali mencetak prestasi sebagai artis solo. Kali ini Baekhyun berhasil debut masuk di tangga lagu Billboard 200 dengan posisi nomor 121.

    Selain itu, vokalis utama Exo tersebut juga berhasil meraih posisi pertama di tangga lagu Billboard emerging artists, nomor empat di top album sales, dan peringkat ke-35 dalam kategori artist 100 dengan mini album kelimanya, Essence of Reverie, dikutip dari Allkpop, Rabu (4/6/2025).

    Seiring dengan peluncuran mini album solonya yang kelima, Baekhyun akan memulai konser tur dunia pertamanya yang  bertajuk Reverie, yang mencakup 29 kota di Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa, Oseania, dan Asia.

    Sebagai pembukaan tur dunianya, Baekhyun akan menggelar konser selama dua hari berturut-turut di KSPO Dome, Seoul, pada 7 dan 8 Juni 2025.

    Mini album kelima Essence of Reverie ini menjadi album kedua Baekhyun setelah resmi selesai menjalankan tugas wajib militernya pada 5 Februari 2023, setelah diluncurkannya mini album keempatnya yang berujudulHello World pada Jumat (6/9/2024) yang sekaligus menjadi album pertama yang dirilis Baekhyun di bawah agensi barunya, INB100 setelah kontraknya dengan agensi SM Entertainment berakhir.

  • Keju Ternyata Punya Bakteri yang Tingkatkan Kesehatan Mental

    Keju Ternyata Punya Bakteri yang Tingkatkan Kesehatan Mental

    Jakarta, Beritasatu.com –  Asosiasi Ahli Gizi Olahraga Indonesia (ISNA) mengungkap jumlah keju yang dikonsumsi memiliki hubungan kuat dengan peningkatan kondisi kesehatan mental seseorang.

    Disampaikan Ketua Pengurus Pusat ISNA periode 2018-2024, Dr Rita Ramayulis, hal tersebut karena terkait adanya kandungan bakteri asam laktat dalam keju, berasal dari spesies Lactobacillus yang berperan penting dalam kesehatan mental.

    “Bakteri asam laktat ini ditemukan dalam proses pembuatan keju untuk meningkatkan cita rasa. Jika keju tidak dipanaskan sebelum dikonsumsi dan langsung disantap sebagai camilan, bakteri tersebut dapat diterima dengan baik oleh saluran pencernaan,” ujar Rita, dikutip dari Antara, Rabu (4/6/2025).

    Rita menuturkan,  organ pencernaan adalah  otak kedua manusia. Kehadiran bakteri tersebut dapat membuka komunikasi homeostatik dua arah melalui jalur persyarafan otak, yang memengaruhi perasaan, kognitif, dan emosi.

    “Bakteri ini menstimulasi otak untuk mengeluarkan hormon dopamine yang membuat seseorang merasa bahagia,” imbuhnya.

    Selain itu, keju juga kaya protein, terutama tirosin dan peptida bioaktif, yang dapat meningkatkan produksi hormon dopamine tersebut.

    Secara singkat ia menggambarkan di Indonesia, sayangnya kebanyakan orang mendapatkan hormon dopamin melalui makanan dan minuman manis yang bisa memicu penyakit diabetes.

    “Sayangnya selama ini masyarakat Indonesia lebih banyak memicu hormon dopamin melalui konsumsi makanan dan minuman manis,” tandas Rita.

    Berdasarkan survei kesehatan Indonesia tahun 2023, sebanyak 42,90% anak usia 10-14 tahun mengonsumsi gula, sirup, konfeksi, dan olahan sejenis setiap hari.