Category: Beritasatu.com Hiburan

  • Hutan Mangrove Karangkiring, Wisata Alam Dekat Pusat Kota Gresik

    Hutan Mangrove Karangkiring, Wisata Alam Dekat Pusat Kota Gresik

    Gresik, Beritasatu.com — Kabupaten Gresik, Jawa Timur, tidak hanya dikenal sebagai kota industri. Kabupaten ini juga memiliki potensi wisata alam yang menarik, salah satunya hutan mangrove Karangkiring yang terletak di Desa Karangkiring, Kecamatan Kebomas.

    Hutan mangrove Karangkiring berjarak sekitar 11 menit dari pusat Kota Gresik. Begitu tiba di lokasi, pengunjung akan disambut suasana sejuk dengan semilir angin dan rindangnya pepohonan mangrove. Kawasan wisata ini berhadapan langsung dengan Selat Madura, menghadirkan pemandangan kapal-kapal besar yang berlalu-lalang menuju pelabuhan.

    Kepala Desa Karangkiring sekaligus pengelola wisata, Dedik Hartono, mengatakan hutan mangrove Karangkiring cocok menjadi destinasi wisata alam bagi keluarga maupun wisatawan yang ingin menikmati suasana tenang di tengah alam.

    Sejumlah stan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang menjual kuliner khas hasil tangkapan ikan nelayan juga menjadi daya tarik tambahan bagi  pengunjung.

    Menurut Kepala Desa Karangkiring Dedik Hartono, kuliner laut menjadi daya tarik utama pengunjung yang datang bersama keluarga. Harga kuliner yang ditawarkan juga cukup terjangkau, yakni sekitar Rp 40.000 hingga Rp 50.000 per porsi.

    “Ada makanan khas kepiting dan udang. Tapi tidak selalu stay, harus reservasi atau pesan terlebih dahulu,” kata Dedik, Minggu (8/6/2025).

    Selain itu, lokasi ini juga menyediakan berbagai spot swafoto menarik serta gazebo yang bisa digunakan untuk beristirahat sambil menikmati hidangan. Tahun ini, rencananya pihak pengelola akan menambah fasilitas jembatan kayu atau biasa disebut gladak.

    “Sampai tahun 2025 ini pengembangan hutan mangrove Karangkiring akan dilakukan penambahan gladak untuk memenjakan pengunjung menyusuri hutan mangrove,” imbuhnya.

    Salah seorang pengunjung, Mega Falupi, mengatakan ia tertarik berkunjung ke hutan mangrove Karangkiring karena lokasinya yang dekat dari pusat kota, sejuk dan dapat sekaligus menjadi wisata edukasi untuk anak-anak.

    “Senang, di sini dekat dengan pusat kota. Bisa melihat pantai sambil mengedukasi tentang hutan mangrove ke anak-anak,” jelas Mega.

    Menariknya, tidak ada biaya tiket masuk ke lokasi wisata ini. Pengunjung hanya dikenakan biaya parkir sebesar Rp 2.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp 5.000 untuk roda empat.

  • Panggung Semesta Berpesta 2025 di Bandung Hadirkan Line-up Keren

    Panggung Semesta Berpesta 2025 di Bandung Hadirkan Line-up Keren

    Bandung, Beritasatu.com – Warga Bandung, bersiaplah untuk akhir pekan yang spektakuler. BTV Semesta Berpesta 2025 akan digelar pada 14 Juni 2025 di Lapangan Prabuwangi Park, Arcamanik, menghadirkan deretan musisi ternama dan berbagai hiburan seru dalam satu panggung.

    Mengusung tema “Sound of The Universe”, festival ini siap memanjakan pengunjung dengan penampilan dari Yovie & Nuno, Guyon Waton, IDGITAF, The Sigit, hingga Dongker. Perpaduan genre musik ini dijamin bakal memuaskan semua selera penikmat musik.

    Tak hanya konser musik, BTV Semesta Berpesta 2025 juga menyuguhkan aktivitas seru yang memadukan musik, budaya, kuliner, dan sportainment. Selain menampilkan musisi papan atas, BTV Semesta Berpesta 2025  di Bandung juga menghadirkan berbagai acara seru lainnya yang melibatkan komunitas lokal, modern dance, sampai sesi seru seperti senam atau pound fit.

    Bandung menjadi salah satu kota yang disambangi BTV Semesta Berpesta 2025, berikut jadwal lengkapnya:

       Bogor:21 Juni 2025   Malang: 5 Juli 2025   Yogyakarta: 19 Juli 2025   Jakarta: 9-10 Agustus 2025

    Acara ini dipersembahkan oleh BTV, bagian dari grup media B-Universe, dan didukung penuh oleh Astra Group sebagai sponsor utama. BTV juga menaungi platform berita Beritasatu.com, Jakarta Globe, dan Investor Daily.

    Tiket untuk BTV Semesta Berpesta 2025 di Bandung sudah tersedia melalui Goers dan Tiket.com. Jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati pesta musik terbesar di kota Kembang ini. Informasi lebih lanjut bisa diakses melalui akun Instagram resmi @semestaberpesta.

  • Dikerumuni Penggemar di Singapura, Verrell Bramasta Sembunyi di Toilet

    Dikerumuni Penggemar di Singapura, Verrell Bramasta Sembunyi di Toilet

    Jakarta, Beritasatu.com– Politisi sekaligus aktor Verrell Bramasta mengalami momen tak terduga saat berlibur ke Singapura untuk menghabiskan waktu libur panjang Iduladha, bersama sang adik, Athalla Naufal. Ketika berjalan-jalan, ia dikerumuni penggemar dan akhirnya Verrell terpaksa bersembunyi di toilet untuk menghindari kerumunan yang semakin tak terkendali.

    Verrell mengaku ia bahkan mendapat cakaran dari beberapa penggemar yang berebut dan antusias mengajak berfoto dan ingin mencium dirinya.

    “Aduh sabar ibu-ibu,  nanti kebagian semua kok,” tulis Verrell, dikutip dari akun Instagram pribadinya, @bramastavrl, Minggu (8/6/2025).

    Mantan kekasih Natasha Wilona tersebut menyebut perjalanannya ke Singapura kali ini memang tidak disertai pengawalan khusus, sebab ia hanya pergi berdua dengan sang adik.

    “Berdua saja sama adik. Makanya enggak ada yang jaga,” imbuhnya.

    Situasi yang semakin tidak kondusif membuat Verrell terpaksa harus bersembunyi di toilet umum demi menghindari kerumunan. Ia mengaku beruntung mendapat bantuan dari polisi Singapura untuk bisa keluar dari lokasi dengan aman.

    Meski harus menghadapi kerumunan penggemar, Verrell tetap menyampaikan permintaan maaf kepada para penggemar khususnya warga negara Indonesia yang berada di Singapura.

    “Mohon maaf ya tadi harus ngumpet di kamar mandi, sehat-sehat selalu warga negara Indonesia yang ada di Singapura,” pungkasnya singkat.

    Verrell dan Athalla akhirnya berhasil kembali ke hotel, seusai mendapatkan bantuan dari pihak kepolisian setempat yang mengawal mereka hingga ke transportasi umum.

  • Rahasia di Balik Baju Mantel Putri Diana yang Tidak Pernah Dilelang

    Rahasia di Balik Baju Mantel Putri Diana yang Tidak Pernah Dilelang

    London, Beritasatu.com — Sebanyak 100 barang pribadi milik mendiang Putri Diana termasuk dalam 325 item yang akan dilelang dalam acara Julien’s Auctions Princess Diana Style and A Royal Collection yang digelar di Beverly Hills pada akhir Juni 2025. Tetapi, dari ratusan koleksi pribadi Putri Diana tersebut, tidak ada satu pun baju mantel yang termasuk dalam daftar lelang.

    Direktur Eksekutif Julien’s Auctions, Martin Nolan, mengungkapkan alasan di balik tidak ditemukannya mantel dalam koleksi barang peninggalan Diana.

    “Itu karena pada Januari dan Februari, saat cuaca sangat dingin di London, Diana akan mengajak staf atau temannya membawa mantel-mantel itu ke mobil lalu berkeliling di jalan membagikannya kepada orang-orang yang kurang beruntung,” ujar Martin, dikutip dari Hello Magazine, Minggu (8/6/2025).

    Martin menambahkan, tindakan tersebut mencerminkan kepedulian dan ketulusan Putri Diana yang membantu orang lain tanpa menginginkan banyak sorotan dari media.

    “Dia tidak ingin jadi pusat perhatian. Ia benar-benar tulus ingin membantu orang-orang yang kesulitan,” tambahnya.

    Dalam acara lelang tersebut, sejumlah barang pribadi Diana yang akan disorot antara lain setelan rok kuning karya perancang Bruce Oldfield yang dikenakan saat menghadiri Royal Ascot pada 1987, sepatu hijau yang ia kenakan saat pemutaran perdana film di London pada 1990, dan topi warna persik yang dipakai saat acara perpisahan pada 1981.

    Selain itu, juga akan dilelang setelan ski berwarna magenta terang dari merek Head, yang dipakai Diana saat bermain ski di Liechtenstein pada 1985.

  • Yovie Widianto Hadirkan Aransemen Baru Lagu Hit lewat 10 Penyanyi Muda

    Yovie Widianto Hadirkan Aransemen Baru Lagu Hit lewat 10 Penyanyi Muda

    Jakarta, Beritasatu.com – Yovie Widianto mengajak sepuluh musisi pendatang baru Indonesia untuk membawakan kembali sepuluh lagu hit ciptaannya, dalam versi aransemen baru yang mencerminkan sesuai karakter masing-masing penyanyi.

    Kesepuluh musisi tersebut adalah Shabrina Leanor, Fajar Noor, Mesa Hira, Vanessa Zee, Angie Carvalho, Piche Kota, Kenriz, Rara Sudirman, Shakirra Vier, dan Anjelia Dom.

    Yovie mengungkapkan, karena penyanyi-penyanyi muda inilah, lagu-lagu karyanya masih dicintai oleh publik sampai saat ini.  

    “Saya mampu bertahan di industri musik hingga hari ini karena musisi-musisi muda yang terus memberi warna baru pada lagu-lagu saya,” ujar Yovie di Jakarta, dikutip dari Antara, Minggu (8/6/2025).

    Proyek ini sekaligus menjadi bentuk perayaan terhadap regenerasi baru musik Indonesia. Kesepuluh lagu ciptaan Yovie, diproduksi ulang dengan aransemen modern oleh tim produser S/EEK, serta arahan vokal dari Barsena Bestandhi. Setiap aransemen disesuaikan dengan karakter vokal dan kepribadian musikal masing-masing penyanyi.

    Pentolan grup Yovie & Nuno tersebut menambahkan, sebagai senior ia merasa senang bisa memberikan karya ciptaannya kepada para penyanyi baru.

    “Saya sangat senang bisa memberikan 10 lagu ini kepada 10 generasi baru industri musik Indonesia. Mereka semua memberi warna khas dalam lagu yang dibawakan, sehingga proses workshop dan rekaman menjadi pengalaman yang sangat berkesan,” tambahnya.

    Tidak hanya hadir dalam format audio, kesepuluh lagu ini juga dirilis dalam bentuk visual berupa video lirik yang akan tayang serempak di kanal YouTube milik Yovie Widianto. Setiap video menghadirkan interpretasi masing-masing penyanyi terhadap lagu yang dibawakan.

    Berikut daftar lagu karya Yovie Widianto yang diaransemen ulang dan dibawakan oleh 10 penyanyi muda baru Indonesia.

    Shabrina Leanor – Tak Kan TergantiFajar Noor – Menjaga HatiMesa Hira – Merindu LagiVanessa Zee – Enggak NgertiAngie Carvalho – Sebatas MimpiPiche Kota – Pada Satu Cinta Kenriz – Sakit HatiRara Sudirman – Harus BahagiaShakirra Vier – Malam MinggukuAnjelia Dom – Satu Mimpiku

    Sebagai informasi, Yovie bersama Yovie & Nuno juga menjadi salah satu musisi top yang akan tampil di acara  BTV Semesta Berpesta 2025 di Bandung yang akan diselenggarakan di lapangan Prabuwangi Park- Arcamanik pada 14 Juni 2025.

  • Ruben Onsu Mualaf, Ingin Wafat dalam Keadaan Suci dan Setelah Wudu

    Ruben Onsu Mualaf, Ingin Wafat dalam Keadaan Suci dan Setelah Wudu

    Jakarta, Beritasatu.com –  Ruben Onsu terus menjadi sorotan sejak memutuskan menjadi mualaf. Dalam sebuah wawancara, ayah tiga anak itu mengungkapkan betapa besar perubahannya setelah memeluk Islam, terutama dalam memperkuat ibadah.

    “Saya selalu menyesal kalau sampai meninggalkan salat, meskipun cuma sekali. Rasanya sedih seharian,” kata Ruben Onsu saat tampil di kanal YouTube, Minggu (8/6/2025). 

    Ia menuturkan, rutinitas ibadahnya kini sudah menjadi kebiasaan yang tak tergantikan. “Saya tahajud dahulu, tidur sebentar, lalu lanjut salat Subuh. Habis itu, saya langsung mulai aktivitas jualan,” tambahnya.

    Diketahui, Ruben Onsu secara terbuka mengumumkan dirinya menjadi mualaf tepat di hari pertama Lebaran, Senin, 31 Mei 2025. Sejak saat itu, ia merasa lebih damai dan tenang, terutama saat mengadu kepada Allah dalam doa. 

    Baginya, curhat kepada Sang Pencipta memberi ketenangan batin yang tak bisa ia temukan di tempat lain. “Di kesepian saya, saya harus pura-pura tertawa. Di balik tawa, saya sembunyikan air mata. Tapi setelah salat, saya merasa tidak sendiri. Saya capek mengandalkan manusia,” ujar Ruben penuh haru.

    Ia juga menegaskan bahwa pilihannya untuk lebih sering bersandar kepada Allah bukan karena kecewa pada manusia, tetapi karena merasa lebih damai saat berdoa. Dalam setiap sujudnya, Ruben selalu memohon agar diberi keteguhan hati dan wafat dalam keadaan bersih tanpa amarah.

    “Saya cuma minta, ya Allah, kalau waktuku sudah selesai, panggil aku dalam keadaan suci. Jangan saat aku sedang marah, jangan ketika hati ini terluka atau penuh dendam. Panggil aku setelah aku wudu,” tutur Ruben Onsu.

    Kini, Ruben Onsu terus berupaya menjaga ibadahnya dengan penuh keyakinan. Ia berharap akhir hidupnya nanti bisa datang dalam kondisi terbaik, dalam keadaan tenang, bersih, dan dalam pelukan rahmat Ilahi.

  • Kiss of Life Minta Maaf ke-4 Kalinya, Ini Reaksi Netizen

    Kiss of Life Minta Maaf ke-4 Kalinya, Ini Reaksi Netizen

    Seoul, Beritasatu.com – Grup Kiss of Life kembali mengeluarkan permintaan maaf terkait kontroversi siaran langsung yang mereka gelar pada April 2025. Permintaan maaf grup beranggotakan Belle, Natty, Haneul dan Julie tersebut memicu berbagai reaksi dari para netizen.

    Permintaan maaf ini menjadi yang keempat sejak insiden terjadi pada 2 April 2025. Dalam siaran langsung bertemakan  hip-hop tersebut, grup yang terkenal lewat lagu Iglo tersebut dinilai telah melakukan tindakan rasis dengan menyisipkan stereotipe ras kulit hitam yang menyinggung, sehingga memicu kritik luas dari publik, dikutip dari Allkpop, Minggu (8/6/2025).

    Menanggapi hal itu, agensi langsung menghapus siaran dan mengunggah permintaan maaf resmi. Tak lama kemudian, para anggota juga merilis permintaan maaf tulisan tangan sebagai bentuk penyesalan secara pribadi. Salah satu anggota, Julie, juga menyampaikan permintaan maaf secara langsung dalam siaran langsung terpisah.

    Tidak berhenti sampai situ, saat ini agensi kembali merilis permintaan maaf.  Permintaan maaf ini disampaikan melalui akun media sosial resmi grup pada Rabu (5/6/2025), disertai pengumuman langkah hukum dari S2 Entertainment, sebagai agensi yang menaungi Kiss of Life.

    Dalam pernyataan tersebut, S2 Entertainment mengungkapkan Kiss of Life telah menerima ancaman pembunuhan dan berbagai bentuk pelecehan serius sejak kontroversi tersebut mencuat. Agensi menegaskan akan mengambil tindakan hukum terhadap siapa pun yang terlibat dalam penyebaran ancaman tersebut.

    Permintaan maaf yang keempat dari Kiss of Life ini menuai berbagai reaksi dari netizen. Sebagian pihak mengapresiasi tindakan tersebut, namun tidak sedikit juga yang menilai permintaan maaf Kiss of Life berlebihan.

    “Mereka menerima ancaman pembunuhan karena kontroversi siaran langsung itu? Ini gila,” komentar salah satu netizen.

    “Sangat menyedihkan mereka masih meminta maaf, saya harap semua orang yang telah melewati batas bisa dituntut,” tulis netizen yang lain.

    “Bahkan setelah harus mengajukan pengaduan karena pelecehan, mereka masih meminta maaf. Ini sangat menyedihkan,” ujar warganet.

    “Kurasa agensinya sendiri yang harus menuntut ‘Kiss of Life’, karena dianggap rasis,” komentar dari salah seorang warganet.  

    “Mereka sudah meminta maaf begitu banyak, aku bahkan tidak yakin apakah aku sudah melihat semuanya,” kata salah seorang netizen lainnya.

    “Kalau terus begini, mereka akan meminta maaf karena sudah terlalu banyak meminta maaf,” ucap salah satu warganet.

  • Taiwan Dorong Revolusi Layanan Kesehatan Premium Berbasis AI

    Taiwan Dorong Revolusi Layanan Kesehatan Premium Berbasis AI

    Jakarta, Beritasatu.com –  Layanan kesehatan kini tak lagi semata-mata soal penyembuhan penyakit. Di tengah dinamika kebutuhan masyarakat modern dan melonjaknya beban sistem medis global, layanan kesehatan perlahan bertransformasi menjadi bagian dari gaya hidup. Di sisi lain, adopsi teknologi cerdas seperti kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci untuk membuat layanan lebih efisien, personal, dan tepat sasaran.

    Taiwan menjadi salah satu negara yang menangkap perubahan paradigma ini. Melalui program Go Healthy With Taiwan yang digagas oleh TAITRA (Taiwan External Trade Development Council), pemerintah dan pelaku industri kesehatan Taiwan memperkenalkan kombinasi antara pendekatan wellness, teknologi tinggi, dan pengalaman yang menyeluruh, termasuk untuk pasar Indonesia.

    Salah satu wujud pendekatan baru itu terlihat dari kunjungan Beritasatu.com  ke Taiwan Wellness Clinic and Resort di kawasan Beitou, Taiwan pada pekan ini. Di sini, layanan kesehatan dipadukan dengan suasana resor premium, memanfaatkan kekayaan alam berupa pemandian air panas.

    “Kami percaya bahwa penyembuhan yang efektif tidak hanya datang dari pengobatan medis, tetapi juga dari lingkungan dan pengalaman yang menyenangkan,” ujar James Chen, Account Supervisor Taiwan Wellness Clinic.

    “Setiap harinya kami menerima sekitar 25 pasien, dan lima di antaranya berasal dari Indonesia. Ini menandakan bahwa konsep kami mulai diterima oleh pasar Asia Tenggara,” tambahnya.

    Kecerdasan buatan kini sudah menjadi teknologi yang sangat mapan dalam bidang kesehatan Taiwan. – (TAITRA/IST)

    Peningkatan minat masyarakat terhadap layanan berbasis wellness ini turut didorong oleh perubahan cara pandang terhadap kesehatan: dari kuratif menjadi preventif dan regeneratif. Pasien kini tak hanya mencari kesembuhan, tetapi juga kualitas hidup yang lebih baik.

    Selain pengalaman fisik dan emosional, Taiwan juga menunjukkan kekuatannya di sisi teknologi.  Taiwan bahkan memiliki potensi yang sangat besar di bidang ini. Berbagai perusahaan teknologi kelas atas seperti BenQ, Acer, hingga Onyx asalnya dari Taiwan. 

    Setiap perusahaan teknologi itu kini memiliki subunit yang fokus pada kesehatan. Hebatnya, mereka sama-sama mengandalkan kecerdasan buatan untuk memberikan pelayanan kesehatan berkualitas tinggi.  

    Salah satunya melalui BenQ Dialysis Technology Corp, yang menampilkan pabrik pembuatan mesin hemodialisis dengan teknologi terkini.

    “Kami menggabungkan inovasi hardware dan software untuk menciptakan alat dialisis yang lebih presisi dan nyaman bagi pasien,” jelas Alex SC Lin, CEO BenQ Dialysis Technology.

    Kecerdasan buatan kini sudah menjadi teknologi yang sangat mapan dalam bidang kesehatan Taiwan. – (Beritasatu.com/Wahyu Sahala Tua)

    Sementara itu, Acer Medical menghadirkan solusi berbasis AI untuk deteksi penyakit degeneratif pada mata secara cepat dan sederhana, bahkan bisa dilakukan di fasilitas kesehatan tingkat dasar.

    “Dengan alat berbasis AI, proses diagnosis bisa dilakukan dalam hitungan menit. Ini sangat membantu fasilitas medis yang kekurangan tenaga spesialis,” kata Allen Liem, Chairman dan CEO Acer Medical.

  • Unggah Swafoto di Kamar Mandi, Justin Bieber Bikin Penggemar Khawatir

    Unggah Swafoto di Kamar Mandi, Justin Bieber Bikin Penggemar Khawatir

    Los Angeles, Beritasatu.com- Justin Bieber membuat para penggemarnya khawatir, setelah Justin membagikan swafoto di kamar mandi melalui akun Instagram pribadinya, @justinbieber pada Sabtu (7/6/2025).

    “Kamu bisa menunjuk kekuranganku,” tulis Justin sebagai keterangan foto.

    Unggahan tersebut memicu reaksi prihatin dari penggemar di media sosial. Para penggemar menilai foto-foto canggung yang diunggah Justin, menjadi salah satu tanda-tanda penyanyi terkenal tersebut sedang mengalami kesulitan terkait kesehatan mentalnya, dikutip dari Page Six, Minggu (8/6/2025).

    Penggemar pun menyerukan pelantun hit Stay, Baby dan Should Be Me tersebut agar segera mencari bantuan profesional.

    “Sangat  menyedihkan untuk dilihat.  Mengapa orang-orang di sekitarnya tidak ada yang membantunya ketika dia jelas-jelas sedang berjuang? Dia terlihat begitu terluka,” kata seorang netizen.

    Ada juga penggemar yang membandingkan kondisi Justin dengan mantan penyanyi pop Britney Spears dan Liam Payne yang sempat mengalami masalah kesehatan mental.

    “Aduh, dia benar-benar sedang kesulitan. Sepertinya Liam Payne dan Britney Spears, seseorang perlu membantunya sebelum terlambat,” tambah yang lain.

    Kekhawatiran atas kondisi kesehatan mental Justin Bieber semakin beredar kencang, setelah publik menilai Justin berperilaku aneh saat menghadiri acara Rhode Skin, merek produk kecantikan milik sang istri, Hailey Bieber.

    Hal ini memicu spekulasi penggemar, Justin mungkin sedang mengalami masalah terkait penyalahgunaan narkoba.

    Hingga berita ini diturunkan, perwakilan Justin Bieber belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari Page Six.

  • Merajut Asa Anak Sopir Truk Kuliah di UGM, Belajar hingga Jam 2 Pagi

    Merajut Asa Anak Sopir Truk Kuliah di UGM, Belajar hingga Jam 2 Pagi

    Yogyakarta, Beritasatu.com – Lahir di keluarga tidak mampu ternyata bukan halangan bagi Rofidah Nurhana Lestari (18) untuk mengenyam pendidikan di universitas favoritnya. Terbukti, dia berhasil menjadi calon mahasiswa baru Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM).

    Ayah Rofidah, Timbul Marsono (54), sehari-hari bekerja sebagai sopir truk pengangkut jerami milik tetangganya. Namun penghasilannya tak menentu, terutama saat musim hujan ketika permintaan jerami menurun.

    “Jerami saya ambil dari desa lain, lalu dijual ke warga desa yang punya ternak,” jelas Timbul.

    Di masa sepi pembeli, Timbul beralih mencari barang bekas (rongsokan) untuk tetap mencukupi kebutuhan rumah tangga. “Kalau lagi sepi, kita cari rongsokan,” katanya.

    Ibu Rofidah, Darini (52), menambahkan bahwa penghasilan suaminya hanya berkisar Rp 1,5 juta per bulan, tergantung permintaan pasar. “Sebulan itu bisa delapan sampai sepuluh kali berangkat, tapi enggak mesti. Sekali pulang dapat seratusan ribu,” ungkap Darini.

    Meski kondisi ekonomi serba terbatas, Rofidah tumbuh sebagai anak yang rajin belajar dan penuh semangat. Timbul mengaku bangga melihat anak bungsunya itu rajin belajar hingga larut malam. “Belajarnya sampai jam 1 sampai 2 pagi apalagi jika menjelang ujian,” katanya.

    Selama masa sekolah, Rofidah kerap meraih peringkat pertama dan pernah memenangkan lomba penulisan puisi, yang puisinya diterbitkan dalam buku Catatan Perjuangan bersama Najwa Shihab. Ia menyebut bahwa motivasi belajar datang dari dorongan orang tuanya. “Bapak ibu selalu memotivasi saya untuk bisa sekolah lebih tinggi, walaupun dengan keadaan ekonomi yang seperti ini,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.