Category: Beritasatu.com Hiburan

  • Viral di TikTok! CEO Astronomer Terpergok Selingkuh di Konser Coldplay

    Viral di TikTok! CEO Astronomer Terpergok Selingkuh di Konser Coldplay

    Jakarta, Beritasatu.com – Sebuah video perselingkuhan mengejutkan publik dunia setelah viral di media sosial, menampilkan seorang pria dan wanita mesra saat konser Coldplay di Boston, Amerika Serikat (AS). Skandal ini menjadi sorotan karena sang pria diduga adalah Andy Byron, CEO perusahaan teknologi ternama, Astronomer, yang diketahui telah menikah dan memiliki dua anak.

    Video tersebut pertama kali dibagikan oleh akun TikTok @grace pada Kamis (17/7/2025) dengan caption menyindir dalam bahasa Inggris, “Masalah di surga?”.

    Tak butuh waktu lama, unggahan itu meledak secara global, ditonton jutaan kali dan mengundang lebih dari 4,5 juta likes dari pengguna TikTok.

    Rekaman itu memperlihatkan pasangan yang diduga Andy Byron dan Kristin Cabot, staf HRD di perusahaan yang sama, sedang bermesraan di tengah kerumunan penonton melalui kiss cam. Momen intim itu langsung menyulut spekulasi dan konfirmasi dari netizen yang mengenali identitas mereka.

    “Itu Andy Byron, CEO Astronomer,” tulis salah satu pengguna.

    “Dia sudah menikah dan punya dua anak,” ujar netizen lainnya.

    “Yang bersama dia itu Kristin Cabot,” timpal komentar lain.

    Informasi yang berkembang menyebut Kristin Cabot adalah karyawan baru di Astronomer dan belum lama bekerja di bawah kepemimpinan Andy Byron. Publik pun geram setelah mengetahui hubungan mereka yang tidak profesional dan dianggap melanggar etika.

    Insiden ini memicu perbincangan hangat di berbagai platform, dari TikTok hingga Instagram, terkait batasan hubungan di tempat kerja, etika profesional, dan tentu saja privasi publik figur dalam ruang digital. Banyak warganet menyayangkan tindakan Andy dan Kristin, terlebih karena dilakukan di ruang publik dan terekam tanpa sadar.

    Hingga kini, baik Andy Byron maupun pihak Astronomer belum mengeluarkan pernyataan resmi. Netizen pun terus memburu klarifikasi sambil mengomentari bagaimana karier dan citra CEO itu bisa runtuh hanya karena satu momen “tidak sengaja” yang viral.

  • Viral di TikTok! CEO Astronomer Terpergok Selingkuh di Konser Coldplay

    Profil Andy Byron, CEO yang Tertangkap Selingkuh di Konser Coldplay

    Jakarta, Beritasatu.com – Andy Byron, CEO dari Astronomer, sebuah perusahaan teknologi yang berfokus pada layanan DataOps, baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah insiden memalukan di konser Coldplay di Boston, Amerika Serikat (AS).

    Selama konser Coldplay di Boston, Andy Byron menjadi pusat perhatian ketika kamera jumbotron menyorotnya bersama Kristin Cabot, kepala HRD Astronomer, dalam situasi yang tampak mesra.

    Insiden ini menjadi viral setelah vokalis Coldplay Chris Martin, secara tidak sengaja membuat komentar ringan yang mengisyaratkan kemungkinan perselingkuhan atau mereka hanya malu.

    “Oh, lihat mereka berdua,” kata Martin saat mereka muncul di jumbotron. Cabot segera menutupi wajahnya dan memalingkan muka, sementara Byron menundukkan kepala menghindari kamera.

    Melihat hal itu, Martin bereaksi dengan berkata, “Entah mereka berselingkuh atau mereka sangat pemalu,” sementara penonton bersorak dan tertawa.

    Hal tersebut lantas memicu spekulasi luas di media sosial. Insiden ini menjadi bahan perbincangan dan mengguncang reputasi Byron, juga menimbulkan pertanyaan tentang dampaknya terhadap kepemimpinan di Astronomer.

    Lantas, seperti apa sosok Andy Byron dan bagaimana perjalanan kariernya? Simak berikut ini!

    Profil Andy Byron

    Andy Byron merupakan lulusan dari Providence College yang kemudian menjadi seorang eksekutif teknologi yang memimpin Astronomer sejak 2023, sebuah perusahaan yang menyediakan platform untuk mengelola dan mengotomatisasi alur kerja data (DataOps).

    Astronomer dikenal sebagai penyedia solusi berbasis Apache Airflow, yang membantu perusahaan mengelola data secara efisien untuk analitik dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

    Setahun sebelum Byron bergabung, Astronomer telah meraih status unicorn dengan valuasi US$ 1 miliar atau lebih. Perusahaan tersebut juga baru-baru ini memindahkan kantor pusatnya ke New York City, dan mendapatkan pendanaan seri D senilai US$9 3 juta dalam putaran pendanaan yang dipimpin oleh Bain Capital Ventures dan Salesforce Ventures.

    Sebelum menjabat sebagai CEO, Byron memiliki pengalaman luas di industri teknologi, meskipun informasi spesifik tentang karier awalnya tidak banyak terungkap.

    Byron dikenal sebagai pemimpin yang karismatik dan visioner, dengan fokus untuk memperluas pengaruh Astronomer di pasar teknologi global.

    Di bawah kepemimpinannya, perusahaan telah menarik perhatian investor dan klien besar karena inovasinya dalam manajemen data. Namun, insiden baru-baru ini telah mengalihkan perhatian dari pencapaian profesionalnya ke kehidupan pribadinya.

    Setelah kejadian ini, laporan menyebutkan istri Andy Byron, Megan Kerrigan Byron menghapus nama belakangnya dari akun media sosialnya, yang diartikan sebagai respons terhadap dugaan perselingkuhan tersebut.

    Menurut laporan Fortune, keduanya juga memiliki dua putra. Byron telah merilis pernyataan resmi, meskipun isinya tidak diungkap secara terperinci.

    Insiden yang melibatkan Andy Byron di konser Coldplay telah mengubah sorotan dari pencapaian profesionalnya sebagai CEO Astronomer menjadi skandal pribadi yang viral.

    Meskipun Byron memiliki rekam jejak sebagai pemimpin di industri teknologi, kejadian ini menunjukkan betapa cepatnya kehidupan pribadi seorang eksekutif dapat memengaruhi persepsi publik terhadap dirinya dan perusahaan yang dipimpinnya.

  • Apakah Beras Oplosan Aman Dikonsumsi? Ini Penjelasannya

    Apakah Beras Oplosan Aman Dikonsumsi? Ini Penjelasannya

    Jakarta, Beritasatu.com – Kasus beras oplosan, yaitu pencampuran beras berkualitas rendah ke dalam kemasan premium, kembali mencuat dan menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat.

    Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Satgas Pangan mengungkap praktik ini melibatkan sejumlah merek besar, dengan modus kamuflase mutu kemasan mahal, tetapi isinya campuran beras murah. Sebanyak 212 merek beras diduga melakukan pengoplosan dan pelanggaran standar mutu.

    Menurut konsep food adulteration dari Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat dan Food Safety Authority (EFSA) di Eropa, pencampuran produk pangan tanpa transparansi kepada konsumen dikategorikan sebagai penipuan pangan (food fraud).

    Konsumsi beras oplosan yang hanya mencampurkan beras premium dengan beras kualitas lebih rendah tidak menimbulkan risiko kesehatan fatal secara langsung. Namun, terdapat beberapa aspek yang patut diwaspadai.

    Beras premium umumnya memiliki kandungan vitamin B1 (thiamine) dan mineral yang lebih tinggi, serta tekstur nasi yang pulen dan tidak cepat basi. Ketika dicampur beras kualitas rendah, nilai gizinya menurun dan hasil nasi cenderung lembek atau cepat basi. Hal ini menurunkan mutu konsumsi harian keluarga.

    Risiko kebersihan dan mikrobiologis

    FDA menyebutkan beras kualitas rendah umumnya memiliki standar penyimpanan yang tidak seketat beras premium, sehingga meningkatkan risiko kontaminasi mikroba atau jamur penyebab keracunan makanan jika dimasak dan disimpan dalam suhu ruang terlalu lama.

    Bahaya bahan kimia tambahan

    Dalam kasus penipuan pangan di beberapa negara berkembang, seperti dilaporkan World Health Organization (WHO), praktik oplosan kadang melibatkan zat tambahan berbahaya, seperti pemutih, pewarna, atau pengawet yang tidak diperbolehkan dalam pangan. Konsumsi bahan kimia tersebut dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko kerusakan hati, ginjal, gangguan hormonal, dan kanker.

    Ciri-ciri Beras Oplosan

    Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini ciri-ciri beras oplosan.

    Butiran tidak seragam: Ukuran beras bervariasi, ada yang besar, kecil, atau patah.Perbedaan warna: Warna beras tidak homogen, sebagian putih cerah, sebagian kusam kekuningan.Aroma kurang sedap: Nasi hasil masakan berbau sedikit asam atau apek.Tekstur nasi lembek dan cepat basi: Hal ini menandakan kualitas beras tidak stabil dan kebersihannya rendah.Kemasan mencurigakan: Label tidak jelas atau terdapat perbedaan berat bersih dengan standar resmi.
    Tip Aman Konsumsi Beras Oplosan

    Untuk melindungi diri dan keluarga dari risiko beras oplosan, berikut tip yang direkomendasikan oleh WHO dan Food Safety Authority.

    Periksa kemasan dengan teliti

    Pastikan label produsen jelas, tercantum nama perusahaan, nomor BPOM atau izin edar resmi, dan berat yang sesuai.

    Perhatikan warna, ukuran butiran, dan bau. Jika terdapat bau kimia atau pewangi berlebihan yang tidak wajar, sebaiknya hindari.

    Masak dan simpan dengan benar

    Setelah dimasak, simpan nasi dalam suhu di atas 60 derajat celsius atau segera dinginkan di bawah 5 derajat celsius untuk mencegah pertumbuhan bakteri.

    Laporkan produk mencurigakan

    Jika menemukan beras dengan kondisi mencurigakan, segera laporkan ke dinas ketahanan pangan setempat atau satgas pangan di wilayah Anda.

    Mengonsumsi beras oplosan yang hanya merupakan campuran beras asli kualitas berbeda memang tidak menimbulkan efek kesehatan fatal secara langsung. Namun, praktik ini tetap merugikan konsumen dari sisi gizi, ekonomi, dan keamanan pangan, terutama bila menggunakan zat kimia tambahan berbahaya.

  • Kolaborasi Jingle JKT48 x Shopee di MV Lebih Hemat, Lebih Cepat Bikin Netizen Ketagihan Dengerin!

    Kolaborasi Jingle JKT48 x Shopee di MV Lebih Hemat, Lebih Cepat Bikin Netizen Ketagihan Dengerin!

    Jakarta, Beritasatu.com – Siapa sangka, kolaborasi tak biasa antara idol group JKT48 dan platform e-commerce Shopee justru jadi magnet perhatian publik. Melalui video musik terbaru berjudul “Lebih Hemat, Lebih Cepat” yang dirilis di kanal YouTube JKT48 TV, keduanya sukses menyuguhkan jingle yang langsung mencuri sorotan dan jadi perbincangan.

    Dengan aransemen yang ceria dan lirik yang mudah diingat, jingle ini sukses menjadi lagu yang melekat di ingatan dan langsung populer di kalangan pendengar. Tak hanya itu, visual dari music video (MV) ini juga menampilkan sisi energik dari para member JKT48, bahkan suasana video yang penuh warna, dengan sentuhan estetika pop modern yang dinamis, berhasil membawa semangat berbelanja Lebih Hemat, Lebih Cepat ala Shopee.

    Tak butuh waktu lama, music video (MV) hasil kolaborasi JKT48 dan Shopee ini langsung disambut meriah oleh para fans dan netizen. Ragam komentar antusias, video reaksi, hingga cuplikan ulang bermunculan hanya dalam hitungan jam sejak peluncurannya. Sejumlah selebriti ternama seperti Atta Halilintar, Aurel Hermansyah, Ruben Onsu, hingga Raffi Ahmad turut membagikan ulang music video (MV) ini melalui media sosial mereka. Mereka ikut menyampaikan bahwa video nya sangat happy vibe dan colorful, bahkan musik nya juga membuat tidak bisa berhenti dinyanyikan.

     

    Banyak yang memuji konsep kreatif serta keberhasilan dari lirik jingle ini, bukan hanya sebagai media promosi, tapi juga sebagai bukti bahwa JKT48 adalah idol group yang selalu berhasil mencuri hati banyak orang lewat pesona dan energi mereka yang khas.

      

    Bahkan akun fanbase JKT48, seperti @48time, @jekeetian, dan @alliance_jkt48 serta akun media digital seperti @folkative turut meramaikan euforia perilisan MV “Lebih Hemat, Lebih Cepat”. Mereka membagikan cuplikan video, memberikan dukungan, hingga mengajak followers untuk menonton dan merasakan semangat dari kolaborasi seru JKT48 x Shopee ini. Antusiasme ini semakin membuktikan bahwa jingle tersebut berhasil mencuri perhatian tidak hanya masyarakat, tetapi juga dari fans dan komunitas di media sosial.

        

    Perpaduan lirik yang ringan, irama yang enerjik, dan koreografi yang seru membuat lagu ini cepat melekat di telinga dan hati para penonton. Tak heran jika banyak yang langsung hafal dan ikut bernyanyi hanya beberapa hari setelah music video (MV) dirilis. Bagaimana tidak? Ini dia lirik yang cuma sekali dengar, langsung lengket di otak.

    Shopee lebih hemat, Shopee lebih cepat

    Lebih hemat lebih cepat di Shopee, pi, pi

    Shopee lebih hemat, garansi harga terbaik

    Shopee lebih cepat, besok pasti sampai

    Lebih hemat, Shopee, pi, pi

    Lebih cepat, Shopee, pi, pi

    Lebih hemat, lebih cepat di Shopee, pi, pi

    Antusiasme terhadap lirik jingle yang mudah dihafal ini begitu luar biasa, sampai-sampai beberapa penggemar ramai-ramai menyematkannya di kolom komentar. Memudahkan penggemar lainnya untuk nyanyi bersama.

     

    Jingle ini tak hanya sekadar catchy, sepertinya benar-benar melekat di hati para pendengar! Apalagi dibawakan langsung oleh para member JKT48 yang tampil begitu memukau, penuh energi, dan karisma yang tak terbantahkan. Setiap lirik yang dinyanyikan terasa hidup, setiap gerakan mereka memancarkan semangat, dan aura panggung yang mereka hadirkan membuat siapa pun sulit berpaling. Penampilan mereka bukan cuma tampil, tapi menghidupkan lagu ini, menjadikannya bukan sekadar musik, tapi pengalaman visual dan emosional yang membekas!

    Fenomena ini tak hanya menunjukkan kekuatan brand recall, tapi juga bagaimana musik bisa menjadi jembatan emosional. Lagu ini membangkitkan semangat hemat dan cepat berbelanja, sejalan dengan karakter Shopee sebagai platform yang praktis dan ekonomis. Kolaborasi ini juga memperkuat posisi JKT48 sebagai ikon budaya pop generasi muda-enerjik, positif, dan selalu relevan. Dengan kekuatan suara mereka, pesan “hemat dan cepat berubah dari sekedar slogan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

    JKT48 dan Shopee sukses menghadirkan karya yang bukan hanya catchy di telinga, tapi juga mengena di hati. Kolaborasi ini membangun ikatan emosional yang tulus antara brand dan audiens melalui lantunan yang mudah diingat dan sulit dilupakan.

  • Jadi Korban Penipuan di Medsos, Nico Siahaan Curhat di DPR

    Jadi Korban Penipuan di Medsos, Nico Siahaan Curhat di DPR

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas sekaligus anggota DPR Junico Siahaan atau Nico Siahaan meminta pertanggungjawaban platform dalam mengawasi para penipu yang beredar di transaksi jual beli yang terjadi di media sosial (medsos). Nico Siahaan pernah menjadi korban penipuan.

    “Saya ini salah satu korban iklan Instagram. Saya bicara apa adanya karena saya ditipu, makanya saya mau bertanya di sini,” jelas Nico Siahaan saat RDPU Panja Penyiaran Komisi I DPR dengan platform Google, YouTube, Meta dan Tiktok di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (17/7/2025).

    “Karena pemasangan iklan itu enggak ada skriningnya, yang tukang tipu juga boleh iklan. Jadi, mana tanggung jawabnya?” tegas Nico Siahaan dengan nada emosi

    Nico Siahaan mengatakan, jika tidak ingin disamakan dengan aturan penyiaran yang lain, maka platform media sosial ini harus melakukan seleksi lebih dan mengerjakan PR-nya sendiri

    “Saya beli suatu barang, ternyata bukan penjual asli. Jadi, kami pribadi harus melakukan seleksi. Kalau teman-teman mengatakan kami jangan diatur sama,” ungkapnya.

    “Buktinya, tidak mau diatur sama tetapi teman-teman tidak melakukan PR-nya sendiri. Sehingga hal tersebut tidak fair jika dibandingkan dengan aturan penyiaran yang lain” sindirnya.

    Ia berharap, platform media sosial bisa melakukan kurasi lebih terhadap iklan-iklan yang beredar di platform untuk melindungi para konsumen

    “Ayo lebih ketat lagi pengaturannya, jangan sampai ada orang tertipu. Iklannya sah loh. Ada tanda “ads”, ya saya percaya dong. Saya beli ternyata penipu,” tuturnya.

    “Kalau di marketplace enggak pernah ada, paling salah barang. Karena, marketplace melakukan pengawasan terhadap itu dan melakukan kurasi makanya kami belanja,” jelas nya.

    Menurutnya, perlu penguatan pengawasan iklan jual beli di platform. Hal tersebut dalam rangka melindungi konsumen.

    “Kalau memang enggak bisa dikurasi jangan diperbolehkan. Kalau enggak mau tanggung jawab, jangan ada iklan jual beli di platform,” katanya.

    “Ini bagian dari pengawasan kami, supaya menjadi bagian dari perlindungan konsumen juga,” tutupnya.

  • Desi Ratnasari Sebut Generasi Muda Bisa Rusak karena Medsos

    Desi Ratnasari Sebut Generasi Muda Bisa Rusak karena Medsos

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas sekaligus anggota DPR Desy Ratnasari mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk aktif mengawasi media sosial (medsos) dan platform digital seperti TikTok dan Meta, demi mencegah dampak buruk terhadap generasi muda Indonesia.

    Desy Ratnasari menyampaikan keprihatinannya atas pengaruh buruk media sosial terhadap pembentukan karakter anak bangsa, mulai dari kecanduan gadget hingga penyebaran berita bohong.

    “Pembentukan karakter anak bangsa harus kita kendalikan agar mereka tidak kecanduan gadget dan media sosial. Ini bisa memicu krisis karakter dan hilangnya arah investasi sosial generasi muda,” ujar Desy Ratnasari dikutip dari Instagram miliknya, Kamis (17/7/2025).

    Desy Ratnasari menekankan pentingnya tanggung jawab sosial dalam memanfaatkan platform digital. Menurutnya, masyarakat tidak bisa hanya menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah, tetapi harus melakukan sensor mandiri terhadap konten yang dikonsumsi maupun dibuat.

    “Agar penggunaan platform untuk aktivitas ilegal dan kriminal bisa berkurang. Ini berdampak besar terhadap karakter anak bangsa kalau dibiarkan,” jelasnya.

    Selain pengawasan, dirinya juga mendorong adanya regulasi yang mendorong profesionalisme dan tanggung jawab sosial bagi para konten kreator maupun pemilik platform.

    “Kita butuh regulasi agar platform digital tak hanya mengejar trafik, tapi juga ikut membentuk masa depan bangsa,” tegasnya.

    Ia juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan edukasi digital, agar lebih banyak konten positif, menghibur, dan mendidik yang tersebar di media sosial.

    Sebagai langkah konkret, Desy Ratnasari berharap Indonesia ke depan memiliki lembaga khusus yang profesional dan independen untuk melakukan pengawasan terhadap konten-konten media sosial yang beredar di tanah air.

    “Kalau bisa ada lembaga khusus untuk ini. Namun yang terpenting adalah komitmen bersama untuk menjaga budaya dan nasionalisme generasi penerus, agar mereka tidak hanya jadi followers, tapi juga pemimpin masa depan,” pungkasnya.

  • Tes DNA Lisa Mariana dan Ridwan Kamil Dikabulkan Bareskrim

    Tes DNA Lisa Mariana dan Ridwan Kamil Dikabulkan Bareskrim

    Jakarta, Beritasatu.com – Konflik yang melibatkan nama Lisa Mariana dan eks Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil memasuki babak baru.

    Setelah permohonan resmi diajukan, pihak Lisa Mariana mengeklaim Bareskrim Polri telah mengabulkan permohonan tes DNA yang melibatkan kliennya dan pria yang akrab disapa RK itu.

    Informasi ini disampaikan langsung oleh kuasa hukum Lisa Mariana, Bertua Hutapea, dalam keterangan pers di Bareskrim Polri pada Kamis (17/7/2025).

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolri yang telah memberikan atensi melalui direktur Bareskrim atas permintaan permohonan tes DNA kepada Lisa Mariana dan bayinya terhadap RK,” ujar Bertua kepada wartawan.

    Lisa Siap Jalani Tes DNA di RSCM

    Sebagai tindak lanjut dari permohonan tersebut, pihak Lisa Mariana telah menyerahkan formulir dan surat pernyataan kesiapan untuk melakukan tes DNA bersama anaknya kepada penyidik Bareskrim. Tes ini dijadwalkan akan dilakukan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.

    Namun, pelaksanaannya masih menunggu kepastian jadwal dari Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri yang menangani proses penyelidikan kasus ini.

    Ridwan Kamil Juga Siap Tes DNA

    Dalam kesempatan yang sama, kuasa hukum Lisa lainnya, yaitu Jonboy Nababan mengatakan Ridwan Kamil telah menyerahkan surat pernyataan kesiapan melakukan tes DNA.

    Pernyataan ini dinilai mempertegas keinginan kedua belah pihak agar uji kebenaran ini dilakukan secara terbuka dan adil.

    “Yang jelas permintaan kami adalah bisa dilakukan tes DNA secara netral dengan waktu yang sama di kedua belah pihak. Jadi kita tunggu saja nanti beritanya,” ujar Jonboy.

    Menanti Kepastian Jadwal dari Penyidik

    Hingga saat ini, belum ada jadwal resmi mengenai waktu pelaksanaan tes DNA Ridwan Kamil dan Lisa Mariana. Namun, semua pihak menyatakan komitmennya untuk mengikuti prosedur hukum yang telah disepakati bersama.

    Tes DNA ini diharapkan menjadi langkah krusial dalam menjawab isu yang berkembang di ruang publik, terutama terkait identitas dan hubungan antara Lisa Mariana, bayinya, dan Ridwan Kamil.

  • Skandal Perselingkuhan Bos Perusahaan Terbongkar di Konser Coldplay

    Skandal Perselingkuhan Bos Perusahaan Terbongkar di Konser Coldplay

    Jakarta, Beritasatu.com –  Andy Byron dan Kristin Cabot tampak begitu mesra saat menikmati konser Coldplay di Gillette Stadium, Massachusetts pekan ini. Berdiri  berdampingan di tengah banyak penonton, mereka saling berpelukan ketika Chris Martin dan kawan-kawan mengalunkan lagu andalan. Kemesraan itu menarik perhatian kru konser. 

    Mereka pun langsung mengarahkan kamera keduanya. Alhasil, wajah keduanya muncul di jumbotron raksasa yang bisa disaksikan banyak orang di lokasi tersebut. 

    “Oh, lihat kedua pasangan ini,” ucap Chris Martin, vokalis Coldplay yang juga senang melihat kemesraan itu. 

    Namun, momen yang semula terlihat romantis berubah jadi bumerang. Andy dan Kristin kaget bukan kepalang ketika momen mesra mereka itu nongol di layar lebar jumbotron dan disaksikan banyak orang. Siapa nyana, mereka justru berupaya keras menyembunyikan diri. 

    Andy langsung jongkok agar tidak terlihat di jumbotron. Kristin justru menutup mukanya dengan tangan sambil membalikkan badan. Hal ini yang membuat Chris Martin kebingungan. 

     “Entah mereka berselingkuh, atau cuma sangat pemalu,” ucap Chris Martin bertanya-tanya. 

    Sialnya video jumbotron itu kini beredar cepat di media sosial dan  memicu spekulasi panas karena Andy Byron memang bukan pria lajang. Ia adalah CEO Astronomer yang sudah menikah dengan Megan Kerrigan Byron dan memiliki dua anak. 

    Sedangkan Kristin Cabot adalah Chief People Officer di perusahaan yang sama. Ya, keduanya adalah eksekutif di perusahaan tersebut yang tentunya bertemu setiap hari kerja. 

    Newsweek, Jumat (18/7/2025) menyebutkan Astronomer, perusahaan rintisan infrastruktur data yang mencapai status unicorn pada 2022 dengan valuasi lebih dari 1 miliar dolar AS, justru ikut terseret dalam sorotan publik karena kemesraan itu. Pasalnya kedua sosok yang terekam merupakan pemegang jabatan penting di Astronomer. 

    Apalagi, menurut catatan publik, Byron dan istrinya tinggal di Northborough, wilayah yang tak jauh dari lokasi konser.  “Hingga Kamis (17/7/2025), pihak Astronomer, Andy Byron, maupun Megan belum memberikan tanggapan,” tulis Newsweek. 

    Di sisi lain, akun Facebook Megan kebanjiran simpati warganet setelah video viral. “Aku berharap kalau ini baru pertama kali dia tahu, semoga dia dikelilingi orang-orang yang mencintainya agar bisa melalui ini,” tulis seorang pengguna. 

    Warganet lain menyoroti bahwa Megan adalah ibu penuh kasih bagi dua anak laki-laki mereka. “Dia tidak pantas menerima ini,” komentar yang lain.

    Tak hanya itu, sosok Kristin Cabot juga jadi sorotan. Ia baru bergabung dengan Astronomer pada November 2024  lalu dan di profil LinkedIn-nya menggambarkan diri sebagai pemimpin yang fokus membangun budaya kerja. Sebelumnya, Andy Byron bahkan pernah memuji Cabot secara terbuka, menyebut pengalamannya lebih dari 20 tahun di bidang manajemen SDM sebagai aset berharga perusahaan.

    Namun siapa sangka masa kerja yang masih pendek itu justru bisa membuat Andy dan Kristin menjalin hubungan yang spesial.  Kini, konser yang seharusnya menjadi ajang hiburan berubah menjadi pemicu drama rumah tangga dan perbincangan soal etika profesional di dunia kerja. Konser Coldplay ini tak hanya meninggalkan ingatan musikal, tetapi juga skandal yang memicu perdebatan publik.

  • Armand Maulana Dorong Kesejahteraan Musisi lewat Penguatan LMKN

    Armand Maulana Dorong Kesejahteraan Musisi lewat Penguatan LMKN

    Jakarta, Beritasatu.com- Musisi senior sekaligus vokalis grup musik Gigi, Armand Maulana , menekankan pentingnya penguatan sistem royalti sebagai usaha nyata meningkatkan kesejahteraan musisi di Indonesia. Berkarier lebih dari 30 tahun di industri musik, ia menilai sistem distribusi royalti masih belum maksimal meski peraturannya sudah ada.

    “Dahulu royalti itu hanya berupa bonus, belum ada sistem yang pasti. Sekarang, meskipun ada regulasi, pelaksanaannya masih belum maksimal. Padahal teknologi seperti blockchain dan sistem digital bisa menjadikan semua lebih transparan,” ujar Armand dalam podcast Kementerian Hukum RI bertajuk “What’s Up”, Jumat (11/7/2025).

    Armand menyoroti pentingnya Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) dalam distribusi royalti, yang saat ini masih dibiayai dari potongan royalti sebesar 20%. Ia mendorong agar negara turut hadir memberikan dukungan anggaran untuk memperkuat fungsi LMKN demi kesejahteraan para musisi.

    “Malaysia bisa mengumpulkan hampir satu triliun setahun dari royalti. Indonesia yang penduduknya jauh lebih besar baru menyentuh angka 70 miliar. Artinya, kita punya potensi besar jika sistem dikelola dengan baik,” tegasnya.

    Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Andrieansjah memberikan perspektif dari sisi pemerintah, ia menjelaskan  Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta sudah mengatur perlindungan bagi pencipta, penyanyi, dan pelaksana pertunjukan.

    “Sistem hukum kita sebenarnya sudah cukup komprehensif, bahkan telah mengikuti standar internasional melalui ratifikasi berbagai perjanjian.

    Namun, ia tak menampik, penerapannya di lapangan memang membutuhkan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan.

    “Tantangannya sekarang adalah penguatan implementasi dan komitmen bersama, termasuk dalam pengumpulan dan pemanfaatan data melalui Pusat Data Lagu dan Musik (PDLM) yang tengah kami kembangkan,” jelas Andrieansjah.

    Andrieansjah menegaskan, negara tentunya ingin berperan dalam memastikan perlindungan hukum bagi para pelaku industri kreatif.

    “Kami ingin menjadi garda terdepan dalam melindungi karya cipta. Tak hanya hak cipta, tapi juga merek band, desain merchandise, hingga aspek kontrak kerja sama yang sering terabaikan,” tutupnya.

  • Rekor! Tas Birkin Pertama Laku Rp 175 Miliar, Diborong Kolektor Jepang

    Rekor! Tas Birkin Pertama Laku Rp 175 Miliar, Diborong Kolektor Jepang

    Jakarta, Beritasatu.com – Tas Hermes Birkin membuat catatan sejarah yang sangat istimewa. Bayangkan saja, sebuah tas Birkin pertama bisa terjual dengan harga fantastis 8,6 juta euro atau sekitar Rp 175 miliar dalam lelang di Paris, Kamis (11/7/2025) waktu setempat. 

    Lelang yang digelar oleh balai lelang kenamaan Sotheby’s berlangsung sengit. Birkin legendaris ini memulai tawaran di angka 1 juta euro, namun cepat melejit hingga 7 juta euro, disambut sorak-sorai para peserta lelang yang memang adu sengit jadi pemilik. 

    Menariknya, orang yang berhasil mendapatkannya justru bukan datang dari Amerika atau Eropa. Alih-alih seorang kolektor asal Jepang berhasil memenangkan lelang itu. 

    Ia kini tercatat sebagai pemilik tas Birkin termahal kedua yang pernah dilelang, hanya kalah dari sepatu merah rubi “The Wizard of Oz” yang laku seharga US$ 32,5 juta tahun lalu.

    “Setelah ditambahkan biaya pembeli, total harga mencapai 8,6 juta euro,mengukuhkan statusnya sebagai salah satu barang fesyen termahal di dunia,” tulis Japan Times, Jumat (11/7/2025). 

    Tas ini dibuat khusus oleh Hermès pada tahun 1984 untuk aktris dan ikon mode Inggris, Jane Birkin. Berbeda dari Birkin komersial, tas ini memiliki tali bahu permanen, klip kuku di bagian dalam, serta ukiran inisial “J.B.” pada flap depan. Desain tersebut disesuaikan dengan gaya hidup Jane Birkin yang aktif dan simpel sebagai seorang ibu.

    Kisah awal tas Birkin ini juga tak kalah unik. Semuanya berawal dari percakapan Birkin dengan Jean-Louis Dumas, kepala Hermès saat itu, dalam penerbangan. Birkin mengeluh tak ada tas yang cukup praktis bagi ibu muda. Ia lalu menggambar desain idealnya di kantong muntah pesawat. Tak lama kemudian, Hermès mewujudkan sketsa tersebut dalam bentuk tas nyata dan mengirimkannya langsung kepada sang aktris.

    Tas tersebut sempat digunakan Birkin hampir satu dekade sebelum ia lelang untuk amal AIDS pada 1994. Setelah berpindah tangan beberapa kali, tas itu terakhir dimiliki oleh kolektor fashion ternama Catherine B, yang menyebutnya sebagai “bintang sejati.”

    Menurut Sotheby’s, Birkin bukan hanya aksesori, melainkan bagian dari sejarah budaya populer—dari dunia musik, film, seni, hingga mode di karpet merah. Penampilan Jane Birkin yang effortless namun elegan, jin, blus putih, mini dress rajut, dan keranjang rotan, masih jadi acuan gaya hingga hari ini.

    “Tas Birkin original ini adalah satu-satunya di dunia. Dari alat praktis, kini menjadi simbol kemewahan paling ikonik dalam sejarah fashion,” ujar Morgane Halimi, Kepala Divisi Tas & Fashion Sotheby’s.

    Kini, Birkin kembali membuktikan dirinya tak hanya sebagai barang mode, tetapi juga sebagai investasi budaya dan simbol status yang terus melampaui generasi.