Category: Beritasatu.com Hiburan

  • Semesta Berpesta di Yogyakarta Bangkitkan UMKM Lokal

    Semesta Berpesta di Yogyakarta Bangkitkan UMKM Lokal

    Yogyakarta, Beritasatu.com – Gelaran festival hiburan BTV Semesta Berpesta yang berlangsung di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Sabtu (19/7/2025), tidak hanya menyuguhkan hiburan musik, tetapi juga menjadi momentum membangkitkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

    Sebanyak 20 tenant UMKM turut ambil bagian dalam acara ini, menawarkan beragam kuliner khas seperti makanan tradisional, jajanan yang sedang tren, hingga minuman segar. Pantauan Beritasatu.com, sejak sore hari ribuan pengunjung memadati area kuliner untuk menikmati santapan sambil menanti penampilan musisi favoritnya.

    Arizona, salah satu pelaku UMKM, mengatakan acara Semesta Berpesta Yogyakarta memberikan dampak positif bagi pedagang UMKM seperti dirinya.

    “Sangat berpengaruh, apalagi sekarang masa-masa agak sulit. Pas ada acara ini alhamdulillah untuk omzetnya luar biasa,” ucap Arizona.

    Arizona menjajakan berbagai jenis makanan seperti ayam geprek, dimsum, siomai, batagor, hingga es teh yang menjadi favorit pengunjung. Ia mengaku meraup omzet hingga Rp 3,5 juta hanya dalam satu hari. 

    “Alhamdulillah di QRIS ada sekitar Rp 2 jutaan. Untuk tunainya ada Rp 1,5 juta. Total Rp 3,5 juta,” tambahnya.

    Ia berharap kegiatan seperti Semesta Berpesta dapat lebih sering diadakan di Yogyakarta untuk  membantu meningkatkan pendapatan para pelaku UMKM.

    Acara Semesta Berpesta Yogyakarta menghadirkan sejumlah musisi ternama Indonesia seperti The Hud, Banda Neira, Diskoplo, Nabila Taqiyyah, hingga Gildcoustic. Tak hanya itu, Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Vocalista Paradisso dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Yogyakarta juga ikut memeriahkan panggung.

    Setelah Yogyakarta, konser Semesta Berpesta akan dilanjutkan di Jakarta pada 9–10 Agustus 2025. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui akun Instagram resmi @semestaberpesta.

  • Semesta Berpesta di Yogya Buat Diskoplo dan Gildcoustic Terpukau

    Semesta Berpesta di Yogya Buat Diskoplo dan Gildcoustic Terpukau

    Yogyakarta, Beritasatu.com – Diskoplo dan Gildcoustic menjadi bintang tamu dalam gelaran BTV Semesta Berpesta di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Sabtu (19/7/2025). Antusiasme ribuan penonton yang datang membuat para musisi terpukau.

    Bagi Diskoplo, pengalaman tampil perdana di Semesta Berpesta Yogyakarta sangatlah berkesan. Tak ingin mengecewakan para penonton, mereka pun mempertunjukkan penampilan yang penuh energi.

    “Mereka penonton yang antusias, apalagi sudah lama nunggu buat event ini juga,” ujar Diskoplo.

    Sementara itu, Gildcoustic yang terdiri dari Gilga Sahid Hardhiansyah, Indra Setiawan, dan Sufyan Baihaqi melihat Semesta Berpesta Yogyakarta sebagai acara musik yang luar biasa. Alasannya, penonton begitu antusias.

    Bahkan, ribuan penonton masih setia menunggu penampilan Gilga dan kawan-kawan di Semesta Berpesta Yogyakarta sampai pukul 23.00 WIB.

    “Ini acara paling luar biasa. Seru banget. Audiensnya juga pecah banget, mereka antusias di acara ini. Pokoknya BTV keren banget, vibes-nya luar biasa,” ucapa Gilga, sang vokalis.

    Gildcoustic lantas berterima kasih atas dukungan luar biasa para penonton. Mereka juga berharap dapat menghibur masyarakat dalam gelaran Semesta Berpesta di kota-kota lainnya.

    “Pokoknya teman-teman di luar sana yang support kami terima kasih dukungannya, terima kasih seluruh usahanya. Kalian luar biasa, istimewa,” imbuh Gilga.

    Dalam penampilan kali ini, Diskoplo dan Gildcoustic sukses menyuguhkan penampilan yang membakar semangat para penonton.

    Diskoplo, duet pengusung aliran elektronik disko-koplo ini sukses menciptakan atmosfer penuh semangat dengan aransemen lagu-lagu lintas generasi dan dikemas ulang dengan nuansa koplo kekinian. Sepanjang penampilan, Diskoplo membuat ribuan penonton asyik bergoyang dan sing along.

    Sementara itu, Gildcoustic menampilkan sejumlah lagu bernuansa pop dangdut dan berbahasa Jawa, yang membuat ribuan pengunjung bergalau dan bergoyang. 

    Tak kalah menarik, sejumlah musisi seperti The Hud, Banda Neira, Nabila Taqiyyah, hingga penampilan spesial dari PSM Vocalista Paradisso UPN Yogyakarta juga sukses menghibur para penonton di BTV Semesta Berpesta Yogyakarta.

    Yogyakarta menjadi kota kelima yang dikunjungi BTV Semesta Berpesta.

  • Tutup BTV Semesta Berpesta, Gildcoustic Sukses Bikin Yogya Bergoyang

    Tutup BTV Semesta Berpesta, Gildcoustic Sukses Bikin Yogya Bergoyang

    Yogyakarta, Beritasatu.com – Penampilan memukau Gildcoustic sukses menutup gelaran BTV Semesta Berpesta di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Sabtu (19/7/2025) malam. Grup ben yang digawangi oleh Gilga Sahid Hardhiansyah, Indra Setiawan, dan Sufyan Baihaqi menampilkan sejumlah lagu-lagu yang membuat ribuan pengunjung bergalau dan bergoyang.

    Sejumlah lagu bernuansa pop dangdut dan berbahasa Jawa mereka tampilkan, antara lain berjudul Seneng, Jare Tresno, Banyu Langit, Kleru, Nemu, Alum, Stasiun Balapan, Manot, Ginio, hingga Nemen.

    Sang vokalis Gilga memberikan apresiasi mendalam kepada ribuan pengunjung yang masih setia menunggu penampilan bennya sampai pukul 23.00 WIB. Menurutnya, semangat penonton begitu luar biasa.

    “Keren banget kalian masih nunggu sampai malam,” ujar Gilga mengapresiasi penonton.

    Di tengah-tengah penampilan, momen menarik lainnya terjadi ketika Gilga mengundang sang istri Happy Asmara. Sorak-sorai penonton pun semakin meriah. Pada momen ini, Gilga juga memberikan kesempatan kepada sang istri untuk bernyanyi. 

    “Aku pengin istriku nyanyi sedikit saja, boleh enggak?” tanya Gilga kepada para penonton.

    “Boleh,” ucap penonton dengan kompak.

    Setelah Happy bernyanyi, nuansa romantis di antara pasangan tersebut semakin terasa ketika Gilga memakaikan jaket kepada sang istri. Momen ini mendapatkan sambutan riuh dari para penonton.

    Tak hanya Gildcoustic, sejumlah musisi seperti The Hud, Banda Neira, Diskoplo, Nabila Taqiyyah, hingga penampilan spesial dari PSM Vocalista Paradisso UPN Yogyakarta juga sukses menghibur para penonton di BTV Semesta Berpesta Yogyakarta yang digelar B-Universe.

    Yogyakarta menjadi kota kelima yang dikunjungi BTV Semesta Berpesta pada 2025. Gelaran musik seru ini akan berlanjut dengan mengguncang Jakarta selama dua hari pada 9-10 Agustus 2025.

  • Umumkan Hamil di Luar Nikah, Erika Carlina: Aku Perlu Perlindungan

    Umumkan Hamil di Luar Nikah, Erika Carlina: Aku Perlu Perlindungan

    Jakarta, Beritasatu.com – Artis Erika Carlina lega sudah berani mengumumkan kehamilannya di luar nikah kepada publik. Dia siap menerima risiko dari masyarakat maupun pria yang disebutnya mengancam.

    “Apa pun risikonya aku terima,” tulis Erika sambil membagikan video tentang proses pemeriksaan kandungannya di sebuah rumah sakit dengan ditemani orang tua dan orang-orang terdekatnya, dikutip Beritasatu.com, Sabtu (19/7/2025).

    Erika meminta perlindungan dan dukungan selama kehamilan hingga persalinan nanti.

    “Tetapi sekali ini saja aku mohon, aku perlu perlindungan, sampai proses aku melahirkan nanti tiba,” ucapnya.

    Dia juga menyampaikan permintaan maaf atas kesalahannya, terutama kepada kedua orang tua yang mungkin kecewa.

    “Maaf sekali lagi, sudah mengecewakan,” tutupnya.

  • Nabila Taqiyyah Memukau Ribuan Penonton BTV Semesta Berpesta di Yogya

    Nabila Taqiyyah Memukau Ribuan Penonton BTV Semesta Berpesta di Yogya

    Yogyakarta, Beritasatu.com — Nabila Taqiyyah tampil memukau ribuan penonton ajang BTV Semesta Berpesta di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Sabtu (19/7/2025) malam. Penyanyi asal Banda Aceh itu sukses membius para penggemarnya dengan suara merdu dan aksi panggung penuh penghayatan.

    Dikenal sebagai runner-up sebuah ajang pencarian bakat 2022–2023, Nabila membawakan sembilan lagu emosional yang membuat suasana panggung larut dalam nuansa melankolis. 

    Lagu-lagu seperti Cinta Sia-Sia, Sementara Bukan Selamanya, dan Menikmati Kebohongan menjadi pembuka yang menggugah emosi penonton. 

    Nabila kemudian melanjutkan dengan tembang Salah Sangka, Terpatah Terluka, hingga Ku Ingin Pisah yang semuanya disambut hangat dengan nyanyian penonton yang ikut mengalun.

    Tak berhenti di situ, Nabila juga menyanyikan lagu Tak Satu Cerita dan Berjalan Tanpamu sebagai penutup yang membuat suasana semakin haru namun tetap hangat.

    Antusiasme pengunjung terlihat tinggi sejak awal penampilannya. Banyak dari mereka yang mengangkat ponsel untuk merekam setiap momen, sementara lainnya larut dalam nyanyian dan tepuk tangan yang membahana. 

    “Aku paling suka Nabila Taqiyyah, sengaja datang untuk nonton dia,” ujar Arum, seorang fan Nabila.

    Festival BTV Semesta Berpesta di Yogyakarta kali ini tidak hanya dimeriahkan oleh Nabila Taqiyyah. Deretan musisi ternama seperti The Hud, Banda Neira, Diskoplo, dan Gildcoustic juga turut memanaskan panggung utama dengan berbagai genre dan warna musik.

  • Pertamina Eco RunFest 2025, Ajang Lari Tanpa Jejak Karbon

    Pertamina Eco RunFest 2025, Ajang Lari Tanpa Jejak Karbon

    Jakarta, Beritasatu.com – Pertamina Eco RunFest 2025 kembali hadir pada 23 November 2025 di Istora Senayan Jakarta. Ajang ini menghadirkan inisiatif lari tanpa jejak karbon dengan pendekatan zero waste to landfill. Melalui inisiatif Event Waste Management & Educational Plan, Pertamina berkolaborasi dengan Waste4Change untuk menciptakan pengalaman lari yang ramah lingkungan untuk mendukung energi bersih.

    Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso mengatakan pada kegiatan Pertamina Eco RunFest 2025 pengelolaan limbah dirancang terstruktur, dimulai dari jalur lari hingga area festival.

    “Pertamina kolaborasi Waste4Change akan mempersiapkan ekosistem pengelolaan hulu hilir limbah agar tidak ada jejak karbon selama kegiatan berlangsung,” ucap Fadjar.

    Pertama, pada area Running Track, penempatan tempat sampah terpilah di setiap water station akan memudahkan peserta membuang kemasan refreshment.

    “Relawan Waste Warrior juga akan disiagakan untuk menjaga kebersihan dan melakukan sweeping pasca pelari melintasi jalur. Trashbag berwarna akan disesuaikan dengan kategori sampah untuk memudahkan pemilahan,” jelas Fadjar.

    Kemudian yang kedua, pada area Festival & Refreshment, Penempatan bin dot strategis dan pengaturan waste flow management menjamin sampah tidak menumpuk di area pengunjung.

    “Waste Warrior juga akan berperan aktif memantau dan mengosongkan tempat sampah terpilah secara berkala,” terang Fadjar.

    Selain itu, menurut Fadjar, kegiatan Pertamina Eco RunFest 2025 juga akan mempersiapkan hilir pengelolaan limbah pasca acara.

    “Di hilir pemanfaatan pengelolaan limbah organik akan diberdayakan menghasilkan maggot sebagai pakan ternak alternatif, dan untuk limbah anorganik seperti plastik, logam, kaca, kertas, akan diberdayakan menjadi material baru untuk industri daur ulang dan juga menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) sebagai bahan bakar alternatif di industri semen,” terang Fadjar lebih lanjut.

    Pertamina Eco RunFest 2025 bukan sekadar ajang lari, namun juga momentum untuk membentuk gaya hidup berkelanjutan yang dimulai dari kesadaran akan kebersihan lingkungan. Pertamina kolaborasi dengan komunitas Greeners juga turut mengedukasi masyarakat mengenai pengelolaan limbah menjadi barang bermanfaat melalui kelas kreatif daur ulang, mengenal proses upcycling menjadi produk bernilai guna baru seperti tumbler, pouch, totebag dan produk daur ulang lain.

    “Dengan sistem pengelolaan hulu hilir yang menyeluruh dan pendekatan edukatif, Pertamina mengajak seluruh peserta dan pengunjung untuk menjadi bagian untuk mendukung emisi karbon dan energi bersih,” pungkas Fadjar.

    Tiket Pertamina Eco RunFest 2025 dapat dibeli mulai 21 Juli 2025 melalui aplikasi MyPertamina.

  • Ayah Sarwendah Meninggal, Melaney Ricardo: Wendah Terpukul

    Ayah Sarwendah Meninggal, Melaney Ricardo: Wendah Terpukul

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Sarwendah tengah berduka atas kepergian sang ayah, Hendrik Lo, yang meninggal pada Sabtu, 19 Juli 2025. Rekan sesama selebritas, Melaney Ricardo, datang melayat ke Rumah Duka Grand Heaven, Pluit, Jakarta Utara, untuk menyampaikan belasungkawa dan memberi dukungan langsung kepada keluarga.

    Melaney mengenang almarhum sebagai pribadi periang dan ramah setiap kali mereka bertemu, meski  tak terlalu sering bertemu. “Almarhum orang yang sangat baik, periang, dan selalu ramah,” ujar Melaney di rumah duka. I

    Ia juga berharap mendiang ayah Sarwendah mendapat tempat terbaik. Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan juga bisa bersabar menerima kepergian tersebut. 

    Pada kesempatan yang sama, istri Tyson James Lynch itu juga menuturkan kondisi emosional sahabatnya. Menurut Melaney, Wendah, panggilan akrab Sarwendah, masih sangat terpukul menghadapi kepergian ayah tercinta. 

    “Semoga Wendah dan adiknya diberikan kekuatan sama Tuhan. Ya, dia sedih. kalau Wendy lebih kuat, kalau Wendahnya lebih terpukul. Jadi kita saling menguatkan,” kata Melaney.

    Hingga berita ini diturunkan, Sarwendah belum memberikan penjelasan mengenai riwayat penyakit almarhum Hendrik Lo. Melaney menyarankan agar publik menunggu keterangan resmi keluarga. “Biar dijelaskan sama keluarga saja,” ujarnya.

    Dukungan sahabat dekat diharapkan membantu proses duka yang sedang dijalani keluarga. Doa terus mengalir agar mendiang diterima di sisi Tuhan dan Sarwendah diberi kekuatan melepas kepergian sang ayah.

  • Diskoplo Goyang Ribuan Penonton BTV Semesta Berpesta di Yogyakarta

    Diskoplo Goyang Ribuan Penonton BTV Semesta Berpesta di Yogyakarta

    Yogyakarta, Beritasatu.com — Ribuan penonton bergoyang serentak ketika Diskoplo tampil memukau di panggung utama BTV Semesta Berpesta di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Sabtu (19/7/2025) malam.

    Duet pengusung aliran elektronik disko-koplo ini sukses menciptakan atmosfer penuh semangat dengan aransemen lagu-lagu yang familiar, namun dikemas ulang dengan nuansa koplo kekinian.

    Diskoplo membuka penampilannya dengan lagu Cinta Terbaik yang langsung mengundang sorak dan hentakan kaki para pengunjung. 

    Penampilan mereka kian meriah saat membawakan lagu-lagu populer seperti Pamer Bojo, Rungkat, hingga Cinta Ini Membunuhmu. Tak hanya itu, lagu seperti Stecu-Stecu, Lumpuhkan Ingatanku, dan Pudar milik Rossa pun ikut disulap menjadi lagu yang menggoda penonton untuk berdansa bersama.

    “Ini pertama kalinya kita tampil di acara BTV semesta berpesta semoga bisa menghibur semua pengunjung Semesta Berpesta,” ujar salah satu personel Diskoplo.

    Lagu Emang Dasar milik Wali dan Dumes dari Omwawes menjadi penutup manis yang mengguncang stadion. Beat cepat dan energi yang tak putus sepanjang penampilan mereka membuat Diskoplo menjadi salah satu highlight malam itu.

    BTV Semesta Berpesta merupakan festival hiburan dan musik yang diselenggarakan oleh B-Universe. Selain Diskoplo, acara ini juga menampilkan sejumlah musisi papan atas, seperti The Hud, Banda Neira, Nabila Taqiyyah, dan Gildcoustic. Penonton pun disuguhi ragam genre musik yang membuat malam di Yogyakarta terasa semakin semarak.

    Festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang kolaborasi kreatif antara musik tradisional dan moderen yang dekat dengan generasi muda. Dengan sambutan meriah dari publik, BTV Semesta Berpesta sukses menjadi pesta rakyat penuh warna dan irama.

  • Taeil Eks ‘Nct’ Ajukan Banding Seusai Divonis 3,5 Tahun Penjara

    Taeil Eks ‘Nct’ Ajukan Banding Seusai Divonis 3,5 Tahun Penjara

    Seoul, Beritasatu.com- Moon Taeil, mantan anggota grup K-Pop Nct dilaporkan telah  mengajukan banding atas putusan pengadilan, meskipun pada persidangan sebelumnya ia telah mengakui bersalah atas kasus pemerkosaan yang ia lakukan.  

    Dilansir dari Allkpop, Jumat (18/7/2025) Taeil mengajukan banding pada Rabu (16/7/2025) menyusul putusan awal dalam persidangan yang dipimpin oleh Hakim Lee Hyun Kyung di Pengadilan Distrik Pusat Seoul yang menjatuhkan hukuman penjara selama tiga tahun enam bulan.

    Selain Taeil, jaksa penuntut umum juga mengajukan banding karena menilai vonis tersebut terlalu ringan. Sebelumnya, jaksa menuntut hukuman tujuh tahun penjara.

    “Jenis kejahatan ini sangat serius dan tercela secara moral,” ujar jaksa.

    Pada Selasa (10/7/2025) Taeil langsung ditahan setelah dijatuhi vonis bersama dua terdakwa lainnya. Berdasarkan Undang-Undang tentang Kasus Khusus Mengenai Hukuman Kejahatan Seksual, ketiganya dinyatakan bersalah atas tindakan pemerkosaan.

    Pengadilan mengungkapkan, ketiga terdakwa termasuk Taeil memanfaatkan korban yang sedang dalam kondisi tidak sadar.

    “Para terdakwa memanfaatkan kondisi korban yang tidak berdaya untuk melakukan kejahatan tersebut. Sifat pelanggaran ini sangat mengerikan. Akibatnya, korban diyakini mengalami trauma psikologis yang signifikan,” bunyi pernyataan pengadilan.

    Sebagai informasi, selain hukuman penjara tiga tahun enam bulan,  pengadilan juga memerintahkan Taeil beserta dua orang pelaku lainnya untuk menyelesaikan 40 jam program pendidikan terkait kekerasan seksual.

    Sebelumnya, Taeil dan dua orang temannya tersebut diadili atas tuduhan kekerasan berat. Dalam persidangan, ketiganya mengakui telah memperkosa bersama-sama seorang korban perempuan berkewarganegaraan China dalam keadaan mabuk pada Juni 2024.

  • CEO Astronomer Andy Byron Selingkuh dengan Staf HRD di Konser Coldplay

    CEO Astronomer Andy Byron Selingkuh dengan Staf HRD di Konser Coldplay

    Jakarta, Beritasatu.com – Konser Coldplay di Boston, Massachusetts, Amerika Serikat (AS) yang seharusnya menjadi malam penuh euforia berubah menjadi sumber kontroversi setelah kamera ciuman (kiss cam) menyorot CEO platform data berbasis AI Astronomer, Andy Byron bersama staf barunya.

    Andy Byron tertangkap kamera tengah memeluk erat seorang wanita bernama Kristin Cabot, yang ternyata adalah staf Human Resources Development (HRD) baru di perusahaan tersebut.

    Video yang diambil saat konser di Stadion Gillette itu viral di TikTok dan berbagai platform media sosial lainnya, menimbulkan pertanyaan serius tentang profesionalisme dan batasan etika di lingkungan kerja. Dalam video yang kini ditonton jutaan kali, pasangan itu awalnya terlihat tenang saat masuk ke dalam jangkauan kamera.

    Namun, begitu momen romantis mereka terpampang di layar raksasa stadion, Byron dan Cabot tampak terkejut. Mereka cepat-cepat berpaling dan mencoba menghindari sorotan, tetapi momen tersebut sudah terlanjur terekam dan menyebar luas.

    Awalnya banyak yang mengira mereka hanya sepasang penonton biasa. Namun, identitas keduanya segera terungkap oleh warganet. Fakta bahwa Byron adalah CEO dan Cabot adalah staf HRD yang baru direkrut hanya beberapa bulan sebelumnya membuat kisah ini meledak.

    Beberapa bulan sebelum konser, Andy Byron sempat memuji Cabot secara terbuka dalam unggahan LinkedIn yang kini telah dihapus, menyebutnya sebagai “tambahan brilian” bagi jajaran eksekutif Astronomer. Saat itu, ia tidak mengungkap adanya hubungan pribadi.

    Cabot direkrut pada November 2024 dan langsung menempati posisi penting di bagian pengembangan sumber daya manusia.

    Dalam siaran pers resmi perusahaan, Byron menyebut Cabot sebagai “pemimpin yang terbukti” dan mengapresiasi keahliannya dalam mengelola budaya perusahaan, keterlibatan karyawan, dan strategi pertumbuhan SDM.

    Sementara itu, Cabot menyatakan bahwa dirinya “bersemangat dengan percakapan bersama Andy dan tim kepemimpinan Astronomer” dan menyambut peluang besar di perusahaan tersebut.

    Namun, kini hubungan profesional keduanya dipertanyakan. Banyak pihak menyoroti potensi konflik kepentingan, terutama mengingat posisi strategis Cabot dan peran sentral Byron sebagai CEO.

    Hingga Kamis (17/7/2025) sore, Astronomer belum mengeluarkan pernyataan resmi. Namun, menurut sumber internal yang dikutip media Fortune, dewan direksi Astronomer telah mengetahui insiden ini dan sedang melakukan evaluasi kebijakan internal perusahaan. Tim hukum dan divisi HR disebutkan telah terlibat dalam proses peninjauan.

    Belum jelas apakah hubungan antara Andy Byron dan Kristin Cabot melanggar kebijakan perusahaan. Namun, sejumlah pengamat menyebut bahwa kesan hubungan tak profesional saja sudah cukup untuk merusak reputasi perusahaa, terutama di tengah ekspansi besar Astronomer ke sektor AI dan analitik data.

    Sebagai respons awal, akun LinkedIn Andy Byron sempat dinonaktifkan sebelum muncul kembali dengan aktivitas terbatas. Di sisi lain, akun media sosial Kristin Cabot telah diprivatisasi.