Category: Beritasatu.com Hiburan

  • Brisia Jodie dan Jonathan Alden Pilih Jepang untuk Bulan Madu

    Brisia Jodie dan Jonathan Alden Pilih Jepang untuk Bulan Madu

    Jakarta, Beritasatu.com – Brisia Jodie dan Jonathan Alden mempersiapkan rencana bulan madu ke Jepang setelah menikah di Gereja Katedral, Rabu (3/12/2025).

    “Rencananya kita mau bulan madu ke Jepang, karena kami suka kuliner dan vibes kota-kota di Jepang. Mungkin tahun depan, tergantung promonya,” kata Brisia Jodie dikutip dari Youtube Hype, Sabtu (6/12/2025).

    Tidak hanya bulan madu, Jodie dan Alden juga menyiapkan perayaan khusus untuk Natal pertama mereka sebagai pasangan suami istri.

    “Natal ini pasti berbeda karena lebih ramai. Ada dua keluarga yang jadi satu, dan kami sudah siapkan acara khusus,” ujarnya.

    Meski baru menikah, keduanya sepakat tidak menunda kehadiran buah hati. Jodie menegaskan, mereka menyerahkan sepenuhnya kepada Tuhan.

    “Kita enggak menunda momongan. Kapan dikasihnya pasti bersyukur. Di agama kami juga enggak boleh menunda. Namun juga enggak buru-buru demi karier, dijalani saja,” jelasnya.

    Senada dengan Jodie, Jonathan Alden menyerahkan sepenuhnya urusan momongan istrinya, Brisia Jodie.

    “Yang mengandung dan merasakan kan wanita, jadi bebas. Aku cuma donasi,” candanya.

  • Liburan Jadi Mimpi Buruk, Taufiqur Selamat dari Bencana di Aceh

    Liburan Jadi Mimpi Buruk, Taufiqur Selamat dari Bencana di Aceh

    Jakarta, Beritasatu.com – Pedangdut Taufiqur Rahman yang merupakan ajang pencarian bakat khusus dangdut pada tahun 2020 mengalami liburan mencekam di tanah kelahirannya, Pidie Jaya, Aceh Tengah, akhir November 2025.

    Saat menikmati liburan di Takengon, Taufiqur dan tim manajemennya diterjang musibah banjir bandang dan tanah longsor. Meski selamat, mereka harus melewati medan berat untuk kembali ke kota.

    “Saya ini asli kelahiran Pidie Jaya. Saat kejadian, kami sedang liburan ke Takengon, Kecamatan Bintang. Empat hari hujan terus menerus menyebabkan longsor di sekitar villa,” cerita Taufiqur Rahman dikutip dari channel Pagi Pagi Ambyar, Sabtu (5/12/2025).

    Akibat longsor, Taufiqur terisolasi selama tiga malam tanpa listrik dan jaringan telekomunikasi. Akses menuju lokasi terputus, dan sebagian besar rumah warga hancur.

    “Kami menyaksikan langsung bagaimana longsor menghancurkan kampung itu. Untuk keluar, saya harus berjalan berkilo-kilo meter,” ungkapnya.

    Taufiqur dan tim sempat diselamatkan warga menggunakan perahu wisata hingga sampai ke lokasi aman di Kota Takengon, perjalanan yang memakan waktu sekitar satu jam.

    Setelah itu, Taufiqur dievakuasi dengan pesawat Hercules TNI dari Kabupaten Bener Meriah ke Medan, meski harus menunggu antrean selama dua hari.

    “Dari Takengon ke Kabupaten Bener Meriah, kami harus antri dua hari untuk naik Hercules dan langsung dibawa ke Polonia Medan,” katanya.

    Taufiqur menyebut, keluarganya di Pidie Jaya masih kekurangan bantuan dan banyak yang tetap tinggal di pengungsian.

    Ia berharap perbaikan akses jalan, listrik, jaringan telekomunikasi, serta distribusi BBM segera dilakukan agar masyarakat bisa kembali beraktivitas.

    “Bantuan sudah mulai masuk, tapi masih kurang. Saya merasa bencana ini lebih parah dari tsunami yang pernah kita alami,” tutupnya.

  • Isu Penjarahan, Zaskia Mecca Ajak Tetap Fokus Salurkan Bantuan ke Aceh

    Isu Penjarahan, Zaskia Mecca Ajak Tetap Fokus Salurkan Bantuan ke Aceh

    Aceh, Beritasatu.com – Zaskia Adya Mecca menyatakan kesedihannya terkait isu penjarahan yang muncul di sejumlah lokasi terdampak bencana di Aceh. Sebagai relawan, Zaskia terus berupaya menjangkau lokasi-lokasi yang masih terisolir untuk menyalurkan bantuan logistik bagi korban banjir dan longsor, salah satunya di Kabupaten Aceh Tamiang. 

    Dalam unggahannya di akun Instagram, istri sutradara Hanung Bramantyo ini menegaskan meski terdapat isu penjarahan, hal tersebut tidak boleh menyurutkan semangat relawan untuk membantu masyarakat terdampak.

    Zaskia menekankan, isu-isu yang beredar seharusnya tidak menghalangi penyaluran bantuan agar seluruh warga yang terdampak banjir dan longsor ini bisa menerima bantuan secara merata.

    Ia berharap penyaluran bantuan yang ia lakukan dan dibagikan ke publik melalui media sosial dapat mendorong percepatan distribusi bantuan kepada masyarakat.

    “Gerak! Jalan! Gapai sebanyak-banyaknya lokasi.  Lebih cepat menggapai mereka dari instansi, lebih baik. Karena pergerakan mandiri yang tanpa repot birokrasi akan lebih efisien di saat bencana seperti ini,” seru Zaskia.

    Selain itu, Zaskia juga mengimbau para relawan untuk tetap fokus menyalurkan bantuan tanpa takut adanya fitnah atau tuduhan pencitraan semata. 

    “Saat ini, marilah kita fokus pada saudara kita di Sumatera tanpa memecah belah, tanpa pencitraan berlebihan di media sosial, tanpa niatan mengacaukan suasana keluarga bernama Indonesia yang rapuh ini. Jangan sibuk membalas, tetapi sibuklah bergerak. Jangan sibuk klarifikasi, tetapi sibuklah membuat apa saja. Sekecil apa pun yang terarah, tidak impulsif, tetapi terencana,” tutupnya.

  • Wamenpar Sebut Promosi Minim Tantangan Terbesar Pengembangan Wisata

    Wamenpar Sebut Promosi Minim Tantangan Terbesar Pengembangan Wisata

    Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menegaskan bahwa minimnya promosi masih menjadi tantangan utama dalam upaya mengembangkan desa wisata di Indonesia.

    Menurutnya, aspek promosi perlu diperkuat agar potensi desa wisata dapat dikenal lebih luas. Selain promosi, Ni Luh juga menyoroti tantangan lain yang kerap ditemui, yakni pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan penguatan kelembagaan desa wisata.

    Dia menegaskan hal ini menjadi tugas pemerintah, khususnya Kementerian Pariwisata, untuk memastikan pendampingan berjalan optimal.

    Salah satu langkah yang ditempuh Kementerian Pariwisata untuk membangun reputasi pariwisata Indonesia yang kredibel dan kompetitif di tingkat internasional adalah melalui penyelenggaraan WIA 2025.

    “Penilaian dalam WIA menjadi acuan apakah desa wisata tersebut memenuhi persyaratan untuk diajukan ke UN Tourism tahun depan. Ajang ini diharapkan menjadi kurasi awal sebelum masuk seleksi internasional,” ujar Ni Luh seperti dilansir dari Antara.

    Sebelumnya, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa penyelenggaraan WIA 2025 bertujuan mendorong pengelola destinasi dan para pemangku kepentingan untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas layanan, serta memperkuat tata kelola pariwisata berkelanjutan.

    Acara tersebut juga menjadi apresiasi bagi pelaku industri, asosiasi, dan UMKM yang berkontribusi di sektor pariwisata. Widiyanti menyatakan apresiasi ini penting untuk membangun semangat bersama agar industri tetap inklusif, berdaya saing, dan mampu berkembang secara berkelanjutan.

  • Mahalini Ungkap Syarat sebelum Dinikahi Rizky Febian

    Mahalini Ungkap Syarat sebelum Dinikahi Rizky Febian

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Mahalini Rahardja mengungkapkan syarat khusus yang diajukan saat Rizky Febian mengajaknya menikah.

    “Pas awal hubungan gue sama Iky (panggilan akrab Rizky Febian), gue sempat bilang mau menikah sama dia tetapi tetap izinin gue setelah nikah untuk bisa berkarya meski nanti hamil dan punya anak,” kata Mahalini Rahardja dikutip dari YouTube TS Media, Sabtu (6/12/2025).

    “Hal itu sudah diobrolin dan dia supportif dengan janjian itu, bahwa gue tetap diizinkan berkarier,” ungkapnya.

    Mahalini memutuskan vakum selama 10 bulan untuk fokus mengurus anak setelah hamil dan melahirkan. Ia mengaku, kangen dalam bernyanyi, sehingga saat kembali dengan single baru, rasa grogi pun muncul.

    “Saat memutuskan untuk kembali bernyanyi dengan memproduksi single baru, aku sangat excited karena memang selama 10 bulan kemarin itu aku sama sekali enggak pernah nyanyi, karena waktunya full untuk ngurus anak,” ujarnya.

    “Makanya, kemarin saat mau introduce new album aku ngerasain happy sama seperti dulu awal pertama kali terjun di industri musik ini,” jelasnya.

    Mahalini bersyukur mendapat dukungan dari Rizky Febian, mertuanya, hingga orang tuanya. Orang tuanya sempat khawatir kariernya terganggu setelah hamil, tetapi akhirnya mendukung keputusannya.

    Dengan dukungan penuh dari orang-orang terdekat, Mahalini kini siap menapaki kembali dunia musik Indonesia dan mengejar mimpinya sebagai penyanyi.

    “Bahkan, papa aku waktu aku tahu hamil sempat kaget, bukan karena enggak suka aku mau punya anak. Namun, sempat khawatir karier aku karena dia tahu banget bagaimana aku punya cita-cita yang besar jadi penyanyi. Saat tahu aku melanjutkan karier, beliau support,” tuturnya.

  • Banjir Sumatera, Rieke Pitaloka Ingatkan Dana Siap Pakai Rp 4 Triliun

    Banjir Sumatera, Rieke Pitaloka Ingatkan Dana Siap Pakai Rp 4 Triliun

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas sekaligus anggota DPR Rieke Diah Pitaloka meminta publik berhenti berkutat pada polemik status bencana lokal atau nasional. Menurutnya, penanganan bencana di tiga wilayah Sumatera harus melibatkan koordinasi pemerintah pusat dan daerah secara terpadu.

    “Stop polemik status bencana nasional atau tidak, tapi berikan dukungan kepada pemerintah. Penanganan pascabencana harus dilakukan secara nasional. Koordinasi antara pusat dan daerah melibatkan seluruh kementerian dan lembaga dalam satu gerak langkah di bawah kontrol presiden,” kata Rieke Diah Pitaloka dikutip dari Instagram miliknya, Sabtu (6/12/2025).

    Rieke Dia Pitaloka menegaskan, pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk penanganan bencana di seluruh Indonesia.

    “Berdasarkan info dari Badan Anggaran DPR RI, ada dana siap pakai on call 2025 senilai Rp 4 triliun. Kita harus mengawasi agar anggaran sampai dan tepat sasaran, tanpa penyalahgunaan oleh pejabat maupun aparat penegak hukum,” tegasnya.

    Ia menekankan, perlunya evaluasi izin pengelolaan tambang dan perkebunan agar bencana serupa tidak terulang di daerah lain.

    “Kita mendorong proses relokasi, penyaluran dan distribusi bagi korban bencana, serta dukung pemulihan fasilitas publik yang hancur agar bisa kembali digunakan masyarakat,” tambahnya.

    Berdasarkan data BNPB per 4 Desember 2025, bencana banjir dan tanah longsor akhir November lalu telah berdampak di 50 kota/kabupaten di Sumbar, Sumut, dan Aceh.

    Adapun jumlah korban, yaitu di Sumatera Utara sebanyak 299 korban meninggal, Aceh 277 korban meninggal, Sumatera Barat 200 orang meninggal.

    Selain itu, masih terdapat 564 orang hilang, 2.600 orang terluka, dan 3,3 juta jiwa terdampak. Kerusakan meliputi pemukiman, jalan, jembatan, fasilitas kesehatan, kantor, sekolah, dan rumah ibadah.

  • Banyu Biru Optimis Masa Depan Industri Pertahanan RI Bakal Maju

    Banyu Biru Optimis Masa Depan Industri Pertahanan RI Bakal Maju

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas sekaligus anggota DPR Banyu Biru Djarot optimis industri pertahanan Indonesia akan berkembang pesat, terutama dengan pemanfaatan teknologi AI.

    “Setelah berkunjung ke PT Pindad, saya semakin optimis dengan masa depan industri pertahanan kita. Terlebih Indonesia punya potensi besar penguatan industri pertahanan dengan memanfaatkan AI,” ujar Banyu Biru dikutip dari Instagram miliknya, Sabtu (6/12/2025).

    Banyu Biru menekankan, pentingnya pengembangan inovasi industri pertahanan di dalam negeri, menggunakan sumber daya manusia terbaik dari Indonesia.

    “Saya yakin, sistem senjata pintar, analitik pertahanan sampai teknologi otonom akan jadi wajah baru keamanan nasional kita di masa depan. Hal ini sudah dibuktikan dengan lahirnya kendaraan taktis masa depan yang ramah lingkungan sekaligus siap tempur, seperti EV Maung,” lanjutnya.

    Banyu Biru berharap, generasi muda Indonesia terus menguatkan industri pertahanan dalam negeri.

    Dengan visi ini, Banyu Biru menegaskan bahwa masa depan pertahanan Indonesia akan didukung oleh inovasi lokal, teknologi canggih, dan generasi penerus yang berkompeten.

    “Indonesia harus bisa memproduksi drone ISR (Intelligence, Surveillance, Reconnaissance) dari hulu ke hilir, agar kemandirian alutsista benar-benar kita kuasai. Dengan industri yang kuat, pertahanan maju, kita bisa jadi bangsa berdaulat. Saatnya Indonesia bukan hanya pengguna teknologi, tetapi pencipta,” tutupnya.

  • Heboh Jungkook ‘BTS’ dan Winter ‘Aespa’ Diduga Pacaran gegara Ini

    Heboh Jungkook ‘BTS’ dan Winter ‘Aespa’ Diduga Pacaran gegara Ini

    Seoul, Beritasatu.com – Nama dari dua personel dua grup idol K-Pop ternama, Aespa dan BTS yakni Winter dan Jungkook tengah hangat menjadi buah bibir di kalangan penggemar dan dunia hiburan Korea Selatan seiring rumor keduanya diduga berpacaran.  

    Mengutip The Chosun, Sabtu (6/12/2025) menurut laporan industri musik pada Jumat (5/12/2025) rumor kencan keduanya bermula dari unggahan di komunitas daring yang menyoroti sejumlah kesamaan, salah satunya tato antara Jungkook dan Winter yang memicu spekulasi keduanya adalah sepasang kekasih. 

    “Jungkook dan Winter memiliki tato tiga anak anjing di lengan mereka yang menunjukkan bahwa mereka adalah pasangan,” kata salah satu netizen. 

    Selain tato, netizen juga menyoroti monitor in-ear yang dikenakan keduanya di atas panggung juga memiliki desain mirip, begitu pula nama akun media sosial mereka, “imwinter” dan “imjungkook,” meski kini nama akun Jungkook telah berubah. 

    Rumor ini menarik perhatian penggemar di dalam dan luar negeri karena BTS dan Aespa merupakan grup K-Pop yang sama-sama populer di Korea dan juga global, ditambah baik BTS atau pun Aespa sama-sama memiliki fandom besar. 

    Hingga berita ini diturunkan, BigHit Music, agensi Jungkook, maupun SM Entertainment, agensi Winter, belum memberikan komentar untuk mengonfirmasi atau membantah rumor kencan tersebut. Diamnya kedua agensi besar tersebut diartikan sejumlah netizen sebagai afirmasi kebenaran hubungan asmara antara Winter dan Jungkook. 

  • 4 Cara Tepat Menjaga Nutrisi Anak dan Lansia Saat Pemulihan Bencana

    4 Cara Tepat Menjaga Nutrisi Anak dan Lansia Saat Pemulihan Bencana

    Jakarta, Beritasatu.com – Cara menjaga nutrisi anak dan lansia menjadi perhatian penting setelah bencana alam, karena dua kelompok ini memiliki kerentanan tinggi terhadap masalah gizi.

    Dalam situasi darurat, pemenuhan energi, karbohidrat, protein, dan lemak sering kali tidak terpenuhi. Salah satu solusi yang banyak digunakan adalah pangan darurat berbentuk batang (food bar), yaitu makanan padat gizi yang praktis dikonsumsi dan dirancang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dasar di tengah keterbatasan.

    Bencana alam seperti banjir, gempa bumi, tanah longsor, hingga banjir bandang mampu mengganggu produksi pangan, merusak jalur distribusi, dan menurunkan akses terhadap air bersih. Kondisi ini membuat masyarakat sulit memperoleh makanan bergizi maupun sanitasi yang layak.

    Pada fase ini, risiko malanutrisi meningkat drastis, terutama pada kelompok rentan, yakni anak-anak, bayi, ibu hamil, ibu menyusui, dan lansia. Kekurangan nutrisi pada anak dapat menyebabkan masalah serius, seperti stunting, wasting, atau melemahnya daya tahan tubuh.

    Sementara pada lansia, meski kebutuhan energi menurun, kebutuhan protein, vitamin, dan mineral tetap tinggi untuk menjaga fungsi tubuh, kesehatan tulang, serta massa otot.

    Oleh karena itu, pemenuhan gizi setelah bencana bukan sekadar soal makan, tetapi strategi penting untuk mempercepat pemulihan dan mencegah dampak kesehatan jangka panjang.

    Prinsip Dasar Nutrisi dalam Situasi Darurat dan Pascabencana

    Ahli gizi darurat menyarankan beberapa prinsip penting yang perlu diperhatikan dalam cara menjaga nutrisi anak dan lansia setelah bencana:

    1. Prioritaskan kelompok rentan

    Anak-anak, bayi, ibu hamil dan menyusui, serta lansia harus menjadi prioritas dalam distribusi makanan karena mereka paling rentan mengalami malanutrisi.

    2. Pastikan kecukupan energi dan protein

    Kebutuhan dasar harian biasanya mengacu pada sekitar 2.100 kkal per orang, ditambah kebutuhan protein minimum. Fokus utama adalah memenuhi dua unsur ini agar tubuh tetap memiliki energi untuk bertahan dan pulih.

    3. Jaga keamanan pangan dan air bersih

    Pada masa krisis, kontaminasi makanan atau air sangat mudah terjadi. Kebersihan makanan, pengolahan yang tepat, dan akses air bersih sangat penting untuk mencegah penyakit seperti diare yang memperburuk kondisi gizi.

    4. Berikan intervensi gizi khusus jika diperlukan

    Jika asupan makanan tidak cukup memenuhi kebutuhan mikro maupun makronutrien, pemberian suplemen atau makanan tambahan perlu dipertimbangkan, terutama bagi anak kecil dan lansia.

    Strategi Praktis Menjaga Nutrisi Anak di Masa Pemulihan Bencana

    1. Pertahankan ASI eksklusif untuk bayi di bawah 6 bulan

    World Health Organization (WHO) menegaskan menyusui tetap menjadi sumber nutrisi terbaik selama situasi darurat. ASI mengandung energi, nutrisi penting, dan antibodi yang melindungi bayi dari infeksi.

    2. Berikan MPASI bergizi untuk bayi di atas 6 bulan

    Gunakan makanan lunak yang mudah dicerna, seperti puree, bubur, dan makanan kecil bergizi. Pilihan ini cocok ketika fasilitas memasak terbatas, tetapi tetap dapat memenuhi kebutuhan gizi anak.

    3. Pastikan distribusi makanan bergizi atau tambahan gizi

    Dalam kondisi krisis, bantuan makanan sebaiknya mencakup energi, protein, dan jika mungkin zat gizi mikro. Makanan tambahan untuk balita sangat membantu mencegah wasting atau underweight.

    4. Jaga kebersihan air dan alat makan anak

    Gunakan air matang atau air kemasan untuk menyiapkan makanan anak dan membersihkan peralatan makan. Langkah ini penting untuk mencegah diare dan infeksi.

    Strategi Menjaga Nutrisi Lansia dan Dewasa Rentan

    Untuk lansia, cara menjaga nutrisi memiliki fokus berbeda dibanding anak-anak:

    1. Berikan makanan mudah dicerna namun bergizi seimbang

    Walau kebutuhan energi menurun, lansia tetap membutuhkan protein dan mikronutrien penting, seperti vitamin D, kalsium, dan mineral lain untuk menjaga fungsi tubuh.

    2. Batasi makanan tinggi garam, gula, dan lemak jenuh

    Makanan bantuan atau makanan olahan kadang tinggi garam dan lemak. Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko hipertensi, gangguan jantung, dan komplikasi kesehatan lainnya.

    3. Pastikan hidrasi yang cukup

    Lansia harus mendapat minimal 1 liter air bersih per hari untuk menjaga fungsi organ, mencegah dehidrasi, dan menurunkan risiko komplikasi.

    4. Pantau kondisi kesehatan dan status gizi

    Pengecekan berkala sangat penting untuk mendeteksi anemia, malanutrisi, atau masalah kesehatan lain sehingga intervensi dapat dilakukan sejak dini.

    Anak membutuhkan nutrisi untuk tumbuh, sedangkan lansia memerlukan nutrisi untuk mempertahankan kesehatannya. Oleh karena itu, kedua kelompok ini mengalami risiko terbesar ketika akses pangan terganggu.

    Dampak malanutrisi pascabencana dapat berlangsung jangka panjang, mulai dari stunting, melemahnya imun tubuh, hingga meningkatnya risiko penyakit kronis.

    Dengan memahami cara menjaga nutrisi anak dan lansia dalam masa pascabencana serta menerapkan prinsip dasar pemenuhan gizi darurat, keluarga dan komunitas dapat membantu mencegah malanutrisi dan mempercepat proses pemulihan.

  • Tasya Farasya Lega Anak-anak Tak Terimbas Perceraian dengan Ahmad

    Tasya Farasya Lega Anak-anak Tak Terimbas Perceraian dengan Ahmad

    Jakarta, Beritasatu.com – Influencer kecantikan Tasya Farasya mengaku lega karena proses perceraian dengan mantan suaminya, Ahmad Assegaf, telah selesai dan berjalan lancar tanpa berdampak negatif terhadap kedua anak mereka.

    “Bersyukur hubungan aku sama dia (Ahmad) tetap baik dan yang terpenting anak-anak enggak terkena imbasnya,” ungkap Tasya dikutip dari kanal YouTube Reyben Entertainment, Jumat (5/12/2025).

    Meski tak lagi menjadi pasangan suami istri, Tasya menekankan pentingnya menjaga komunikasi dengan Ahmad agar kesehatan mental kedua anaknya tidak terdampak. 

    “Kita tetap berupaya menjaga hubungan baik dan anak-anak juga tetap bisa bertemu dengan ayahnya dan berhubungan baik dengan ayahnya,” tambahnya. 

    Tasya juga bersyukur mantan suaminya tersebut membatalkan mengajukan banding atas putusan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Kesepakatan tersebut terjadi setelah keduanya bertemu dan berkomunikasi dengan baik.

    “Jujur sempat kaget (Ahmad Assegaf ajukan banding perceraiannya), tetapi bersyukur kemarin ketemu dan kita buat kesepakatan,” tegasnya.

    Tasya menyatakan saat ini memang dirinya masih menikmati masa-masa sendirinya pascaperceraian dengan Ahmad Assegaf.

    “Sejauh ini aku ngerasa ceria sekarang dan enggak ada yang berubah sebelum dan setelah berpisah karena memang aku berupaya menjalani aktivitasnya dengan biasa kayak kerja, main padel, main sama-sama anak-anak,” tutup Tasya.