Category: Beritasatu.com Hiburan

  • Laporkan Inara Rusli ke Polisi, Wardatina Mawa: Aku Meminta Keadilan

    Laporkan Inara Rusli ke Polisi, Wardatina Mawa: Aku Meminta Keadilan

    Jakarta, Beritasatu.com –  Istri Insanul Fahmi, Wardatina Mawa mengaku, kehadirannya di Polda Metro Jaya tidak berarti dirinya memiliki dendam terhadap suaminya dan Inara Rusli.

    “Aku datang ke Jakarta (Polda Metro Jaya) adalah untuk meminta keadilan,” ucap Wardatina Mawa sambil menangis dikutip dari podcast Maia AlELDUL TV, Minggu (7/12/2025).

    Wardatina Mawa membantah semua tuduhan yang datang kepada dirinya terkait pelaporannya ke kepolisian dengan memiliki maksud yang lain.

    “Aku bukan mencari musuh, aku bukan untuk dendam, sama sekali enggak ada dari pikiran aku untuk itu. Aku cuma ingin keadilan,” ujarnya mengusap air matanya.

    “Aku ingin Allah memberikan hakim yang benar-benar adil. Allah yang maha tahu, Allah yang bisa melihat perjuangan aku selama ini,” tuturnya.

    Ia juga membantah semua ucapan dari suaminya yang mengatakan hanya indah pada setahun menjalani pernikahan bersamanya.

    “Aku berusaha day to day melakukan yang terbaik. Kalau pun dia (Insanul Fahmi) bilang satu tahun pertama pernikahan kita indah, terus enam tahun belakang ini enggak indah. Jujur, aku bingung,” ungkapnya menangis.

    “Berarti, aku kemarin-kemarin melakukan hal baik berarti enggak dinilai, enggak dilihat sama dia,” paparnya.

    Mawa merasa, kehadiran Inara Rusli pada rumah tangganya membuat hatinya hancur berantakan.

    “Kamu merasa harga diri kamu benar-benar kayak dihancurkan ya?” tanya Maia Estianty kepada Wardatina Mawa.

    “Hancur banget, Bunda. Benar-benar hancur, sampai keluarga aku juga hancur banget karena mereka yang benar-benar memberikan support ke aku,” tutupnya.

  • Insanul Fahmi Terancam 4 Tahun Penjara atas Laporan Inara Rusli

    Insanul Fahmi Terancam 4 Tahun Penjara atas Laporan Inara Rusli

    Jakarta, Beritasatu.com – Nasib semakin pahit bagi Insanul Fahmi. Setelah dilaporkan istrinya, Wardatina Mawa, dengan dugaan perzinaan dan penipuan, Insanul juga dilaporkan Inara Rusli dengan pasal penipuan dan ancaman hukuman hingga empat tahun penjara.

    “Yang bersangkutan (Insanul Fahmi) dilaporkan kasus penipuan Pasal 478 KUHP dan terancam pidana penjara paling lama empat tahun,” ujar Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya AKBP Ronald Simanjuntak dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Minggu (7/12/2025).

    Menurut AKBP Ronald Simanjuntak, dalam laporannya, Inara Rusli mengaku, Insanul Fahmi menunjukkan KTP dan surat pernyataan yang menyatakan dirinya belum menikah. Dokumen tersebut digunakan untuk meyakinkan Inara Rusli agar bersedia menikah siri.

    “Dalam KTP tersebut, status terlapor belum kawin. Terlapor menunjukkan surat pernyataan status single pada 29 Juli 2025,” jelasnya.

    Insanul Fahmi diduga sengaja menyembunyikan fakta bahwa sebenarnya sudah memiliki istri dan anak, sehingga Inara percaya untuk menerima ajakan menikah.

    AKBP Ronald Simanjuntak menambahkan, Inara Rusli baru mengetahui kebenaran pahit itu setelah pernikahan siri berlangsung.

    “Pelapor baru mengetahui terlapor ternyata sudah memiliki istri setelah keduanya menikah siri dan istri sahnya membongkar kedok tersebut,” tambahnya.

    Pengungkapan itu membuat posisi Insanul Fahmi semakin tersudut, mengingat ia juga tengah menghadapi laporan dari istri sahnya, Wardatina Mawa.

  • Polisi Jerat Insanul Fahmi dengan Pasal Penipuan

    Polisi Jerat Insanul Fahmi dengan Pasal Penipuan

    Jakarta, Beritasatu.com – Pengusaha Insanul Fahmi yang dilaporkan istrinya Wardatina Mawa dengan kasus perzinahan dan penipuan harus menelan pil pahit karena juga dilaporkan Inara Rusli dengan pasal penipuan dan terancam hukuman empat tahun penjara. 

    Hal itu diungkapkan Kasubbid Penmas Bio Humas Polda Metro Jaya, AKBP Ronald Simanjuntak kepada media yang dikutip Beritasatu.com dari Channel Youtube Intens Investigasi, Minggu (7/12/2025).

    “Yang bersangkutan (Insanul Fahmi) dilaporkan kasus penipuan Pasal 478 KUHP dan terancam pidana penjara paling lama empat tahun penjara,” ungkap AKBP Ronald Simanjuntak.

  • Wardatina Mawa Mengaku Sempat Diancam Inara Rusli

    Wardatina Mawa Mengaku Sempat Diancam Inara Rusli

    Jakarta, Beritasatu.com – Istri Insanul Fahmi, Wardatina Mawa mengaku sempat diancam oleh Inara Rusli saat mengetahui dirinya adalah istri sah Insanul Fahmi.

    “Aku meyakini hubungan intim keduanya (Inara Rusli dan Insanul Fahmi) bukan cuma sekali dilakukan Bunda (panggilan akrab Maia Estianty),” ujar Wardatina Mawa dikutip dari podcast Maia ALELDUL TV, Minggu (7/12/2025).

    “Aku melihat proses tindakan perbuatan hubungannya mereka itu seolah-olah kayak hal yang biasa saja. Di dalam video itu jadi enggak ada rasa bersalah. Seharusnya, kalau kita memikirkan perasaan wanita ya, Bunda dia (Inara Rusli) harusnya memikirkan posisi aku sebagai istri, sudah punya anak dan suami. Aku ini istri sahnya, seharusnya juga dia mundur,” ucapnya.

    Wardatina Mawa menyayangkan sikap dari Inara Rusli yang seakan tidak melihatnya sebagai seorang istri dari Insanul Fahmi.

    “Seharusnya dia juga enggak bakalan melanjutkan hubungan ini,” tegasnya.

    Ia mengatakan, ancaman yang diberikan oleh Inara Rusli merupakan ancaman secara verbal.

    “Namun, malah kebalikannya dia mengancam aku dengan kata-kata dia seolah-olah aku yang salah. Kata dia ‘kalau memang kami berjodoh, aku pastikan bukan dalam keadaan suami orang’,” tuturnya.

    Wardatina Mawa juga menyebut, ancaman yang dilakukan dari Inara Rusli bukan saja terhadap dirinya melainkan kepada keluarganya.

    “Dia menyuruh aku untuk berobat jalan. Karena dibilang ‘jangan sampai buat muak sekeluarga. Jangan, sampai kamu insecure atas dasar apa kamu nge-framing diri,” paparnya.

    Mendengar ucapan dari Wardatina Mawa membuat Maia Estianty syok terkait adanya ancaman tersebut.

    “Ini yang ngomong, mohon maaf ya. Dari pihak perempuan atau laki-laki?” tanya Maia Estianty kepada Wardatina Mawa.

    “Perempuan kak bukan laki-laki,” jawab Wardatina Mawa.

    “Oh, perempuan. Oke,” tutup Maia Estianty.

  • Ancaman Trauma Pascabencana, Psikolog: Korban Butuh Dukungan Mental

    Ancaman Trauma Pascabencana, Psikolog: Korban Butuh Dukungan Mental

    Jakarta, Beritasatu.com — Bencana alam seperti banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tidak hanya menimbulkan kerugian materi dan fisik. Lebih dari itu, dampak psikologis terhadap korban pun membutuhkan perhatian serius.

    Menurut psikolog klinis Nena Mawar Sari, korban bencana rentan mengalami trauma berat, sehingga peran dukungan emosional dan sosial menjadi sangat penting untuk pemulihan jangka panjang.

    Nena menyampaikan bahwa bantuan kepada korban seharusnya tidak hanya meliputi makanan, obat-obatan, dan logistik. “Menurut saya yang dibutuhkan pertama adalah dukungan emosional. Ini bentuknya berupa layanan psikologis yang membuat mereka merasa punya ruang aman untuk bercerita, perasaannya tervalidasi, dan bisa mengembalikan sisi trauma yang mungkin terjadi,” ujarnya, dikutip dari Antara, Sabtu (6/12/2025). 

    Dukungan semacam itu perlu hadir segera, agar efek jangka panjang seperti depresi, kecemasan, atau stres pascabencana bisa dikelola dengan baik.

    Lebih dari Sekedar Logistik: Butuh Rasa Aman dan Kebersamaan

    Korban bencana juga sangat membutuhkan informasi transparan tentang lokasi posko bantuan dan kontak darurat, agar tidak merasa terabaikan. Nena menekankan arti penting komunitas dalam memulihkan kesehatan mental.

    “Komunitas yang bisa mengakomodasi, kita bisa kerja sama bekerja sama dan tidak merasa sendirian,” katanya, merujuk aksi sederhana seperti memasak bersama atau bergotong-royong membersihkan rumah.

    Gejala Trauma: Begitu Banyak Bentuknya

    Trauma pascabencana bisa muncul dalam berbagai bentuk, baik psikologis maupun fisik. Menurut Nena, beberapa korban bisa mengalami ingatan berulang tentang kejadian mengerikan, mimpi buruk, hingga penurunan konsentrasi dan kesulitan tidur.

    Gejala fisik pun bisa muncul, seperti gemetar, rasa ingin pingsan saat melihat atau mendengar peristiwa serupa, hingga gangguan kesehatan fisik. Pada kasus lebih parah, bisa berkembang menjadi fobia, depresi, atau gangguan mental serius.

    Anak-anak yang menjadi korban juga tidak luput dari dampak. Untuk mereka, metode pemulihan yang direkomendasikan berbeda, yakni melalui terapi bermain maupun terapi bernyanyi, sehingga beban traumanya bisa disalurkan dengan cara yang lebih ringan dan sesuai usia.

    Peran Terapi, Support Group, dan Layanan Profesional

    Penanganan awal yang bisa dilakukan mencakup terapi kelompok ( support group ) atau konseling individual untuk memulihkan rasa aman. Untuk korban anak, terapi bermain atau bernyanyi sangat direkomendasikan. Nena menekankan bahwa intervensi ini sebaiknya dilakukan oleh psikolog atau konselor terlatih agar hasilnya efektif.

    Di tengah perhatian besar terhadap penyaluran logistik, Nena mengingatkan, kondisi mental sering kali terabaikan, padahal luka batin bisa lebih dalam dan tahan lama dibandingkan luka fisik. Pemulihan trauma bukan proses singkat, melainkan perjalanan panjang yang membutuhkan empati, dukungan sosial, dan akses layanan profesional.

  • Netflix Akuisisi Warner Bros, Sutradara Film Titanic: Bencana

    Netflix Akuisisi Warner Bros, Sutradara Film Titanic: Bencana

    Jakarta, Beritasatu.com – Netflix resmi mengumumkan telah mencapai kesepakatan untuk membeli sebagian aset milik Warner Bros, Discovery (WBD), termasuk studio film dan layanan streaming HBO Max. Namun, langkah Netflix mengakuisisi Warner Bros menuai berbagai kritikan pedas dari para pelaku industri film Hollywood, salah satunya sutradara film Titanic, James Cameron. 

    Mengutip laporan Channel News Asia, Sabtu (6/12/2025) James menyebut akuisisi ini sebagai bencana. Kritikan senada juga datang dari sekelompok produser film terkemuka yang dikatakan tengah melobi pihak Kongres Amerika Serikat (AS) untuk menentang kesepakatan tersebut. 

    Sebelum kesepakatan akuisisi ini terjadi, Netflix  selama ini sudah dianggap sebagai “duri” oleh sebagian kalangan Hollywood, terutama karena keengganannya merilis film di bioskop serta dinilai mengganggu praktik industri film tradisional. 

    Saat Netflix muncul sebagai calon pemenang tender untuk Warner Bros yang merupakan studio produksi di balik karya legendaris seperti Casablanca, Harry Potter, dan serial Friends para elite industri perfilman Hollywood langsung melancarkan kampanye agresif untuk menolak akuisisi tersebut.

    Senada dengan James Cameron, mantan CEO Warner, Jason Kilar melalui akun X pribadinya turut menyuarakan penolakan. 

    “Saya tidak bisa memikirkan cara yang lebih efektif untuk mengurangi persaingan di Hollywood selain menjual WBD ke Netflix,” tulisnya.

    Sorotan juga tertuju pada Co-CEO Netflix, Ted Sarandos, yang sebelumnya menyatakan era masyarakat berbondong-bondong ke bioskop untuk menonton film telah berakhir. Banyak pelaku senior industri film menilai, penayangan film di bioskop tetap penting untuk menjaga daya tarik dan prestise dari sinema itu sendiri, yang mana sangat berbeda dengan konten streaming yang dikonsumsi di rumah atau melalui perangkat gawai seperti ponsel pintar atau tablet. 

    “Keberhasilan Netflix itu adalah televisi, bukan film di layar lebar. Bioskop akan tutup lalu masyarakat akan menderita, dan lapangan kerja akan hilang,” ujar CEO Cinema United Michael O’Leary. 

  • Kim Kardashian Sakit Hati Dituduh Kanye West Bohong Soal Perampokan

    Kim Kardashian Sakit Hati Dituduh Kanye West Bohong Soal Perampokan

    Los Angeles, Beritasatu.com – Kim Kardashian mengaku sedih dan sakit hati ketika sang mantan suami, Kanye West menuduhnya berbohong terkait perampokan bersenjata yang dialaminya di Paris pada 2016. Menurut Kanye, perampokan viral yang menggemparkan itu tidak pernah terjadi. 

    Hal ini terungkap melalui tayangan episode terbaru reality show The Kardashians yang tayang pada Kamis (4/12/2025). Kim menyebut ada dampak traumatis pada dirinya karena peristiwa perampokan tersebut. 

    “Bahkan mantan suami saya pernah berkata kamu memalsukan perampokanmu untuk acara televisi dan mengatakannya di depan semua orang. Itu seperti pisau yang menusuk hati saya,” ujar Kim, mengutip ENews, Sabtu (6/12/2025). 

    Kakak sambung supermodel Kendall Jenner itu menambahkan, sangat sulit baginya menerima kenyataan saat tahu salah satu orang terdekat justru tidak percaya pada dirinya. 

    “Seseorang tidak akan mempercayaimu padahal begitu dekat denganmu yang seharusnya mengenalmu dana seharusnya tahu betapa besar pengaruh kejadian terhadap hidupmu. Ketika terpikirkan hal itu rasanya sangat menganggu,” tutur Kim. 

    Sebelumnya, pihak otoritas  Perancis menyatakan delapan dari sepuluh terdakwa dinyatakan bersalah terkait kasus perampokan yang dialami Kim Kardashian pada 2016 tersebut. 

    Hingga berita ini diturunkan, perwakilan Kanye belum menanggapi permintaan komentar awak media terkait pernyataan Kim tersebut. 

  • BPOM Gelar AMRun 2025, Ajak Masyarakat Waspada Ancaman Resistensi Antimikroba

    BPOM Gelar AMRun 2025, Ajak Masyarakat Waspada Ancaman Resistensi Antimikroba

    Jakarta, Beritasatu.com – Sekitar 10 juta penduduk dunia yang meninggal setiap tahun karena resistensi antimikroba, jika kita tidak mengambil langkah serius, angka itu dapat melonjak menjadi 57 juta kematian setiap tahun dalam 30 tahun ke depan. Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. Taruna Ikrar mengungkapkan hal ini di sela-sela acara Antimikroba Run (AMRun) 2025 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Minggu (30/11/2025).

    Memperingati World Antimicrobial Awareness Week (WAAW), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia menggelar Antimikroba Run (AMRun) 2025. Kegiatan yang dikemas secara fun dan menarik ini merupakan bagian dari kampanye kesehatan dalam menghadapi ancaman serius yang dikenal sebagai antimicrobial resistance (AMR) atau resistensi antimikroba.

    AMR, yang dijuluki sebagai silent pandemic adalah kondisi di mana kuman kebal terhadap obat, menjadikannya ancaman besar bagi kesehatan generasi mendatang dan langkah krusial menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.

    Kepala BPOM Taruna Ikrar, secara tegas menyatakan bahwa AMRun 2025 diselenggarakan dengan satu harapan utama, agar masyarakat menyadari bahwa silent pandemic telah di depan mata.

    “Ada 10 juta penduduk dunia yang meninggal setiap tahun karena resistensi antimikroba dan itu akan bertambah terus. Jika kita tidak mengambil langkah serius, angka itu dapat melonjak menjadi 57 juta kematian setiap tahun dalam 30 tahun ke depan. Ini bukan sekadar angka, ini alarm kemanusiaan. Kita mau cegah itu,” ujarnya.

    Taruna menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah cara efektif untuk memunculkan kesadaran, sehingga seluruh rakyat Indonesia menggunakan antibiotik secara tepat dan rasional.

    Data dari tahun 2021 hingga 2024 menunjukkan rata-rata 80 persen penduduk Indonesia menggunakan antibiotik tanpa menggunakan resep dokter.

    “Artinya kalau tidak menggunakan resep, sudah hampir dipastikan penggunaan antibiotik oleh masyarakat ini tidak rasional, tidak sesuai dengan peruntukannya. Penggunaan yang tidak rasional inilah yang memicu ancaman silent pandemic, di mana dampaknya sangat dahsyat,” jelas Taruna.

    Taruna mengungkapkan bahwa saat ini, kondisi AMR di Indonesia sudah mencapai level serius, dengan sekitar 43% bakteri E.coli sudah resisten, yang memaksa penggunaan obat dengan dosis lebih tinggi.

    “Sekarang tidak bisa lagi, harus dikasih obat yang lebih tinggi seperti kuinolon, azithromycin, karena antibiotik turunan penisilin sudah tidak mempan lagi. Jangan tunggu sampai di atas 50%,” pesannya.

    GP Farmasi Apresiasi dan Deklarasi Dukungan Penuh Lawan AMR

    Kepala BPOM Taruna Ikrar (tiga kiri) mengunjungi booth Dexa Medica. – (Beritasatu.com/Yurike Metriani)

    Sekretaris Jenderal Gabungan Perusahaan Farmasi (GP Farmasi) Andreas Bayu Aji menyatakan apresiasi tinggi dan dukungan penuh dari industri farmasi, menegaskan bahwa pelaku usaha berkomitmen untuk berkolaborasi dan melakukan deklarasi dukungan dalam kampanye AMR.

    “Kita berharap upaya untuk menekan antimikroba ini lebih meningkat. Mudah-mudahan kalau kita rutin melakukan gerakan edukasi dan kampanye melalui hal seperti ini, semakin banyak masyarakat terinformasi bahayanya penggunaan antibiotik yang tidak proper.

    Hal senada disampaikan Direktur Eksekutif GP Farmasi Indonesia Elfiano Rizaldi yang menyebut momen ini sebagai kolaborasi baik antara regulator (BPOM) dan pelaku usaha dalam memberikan edukasi berkelanjutan.

    “Ini momen yang baik, bagaimana kita selaku pelaku usaha GP Farmasi Indonesia dengan seluruh anggotanya bisa melakukan hal yang sama, memberikan edukasi kepada masyarakat penggunaan antibiotik dengan baik dan benar agar masyarakat tidak resistance dengan antimicrobial,” ujarnya.

    BPOM Tekankan Tiga Kunci Lawan Resistensi Antimikroba

    Untuk memutus rantai resistensi dan memastikan efektivitas obat tetap terjaga, Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor, dan Zat Adiktif BPOM William Adi Teja menyampaikan tiga pesan kunci yang harus diterapkan oleh setiap individu.

    “Pertama, kalau sakit harus ke dokter dan makan obat dengan resep dokter. Kedua, kalau diberikan obat itu harus dihabiskan. Kemudian yang ketiga, kalau misalnya ada kelebihan obat, kelebihan obatnya harus dibuang sesuai dengan aturan,” kata William.

    Selain edukasi kepada masyarakat, BPOM juga mengambil langkah tegas pada sisi pengawasan peredaran obat. BPOM pun telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh apotek di Indonesia untuk tidak melayani pembelian antibiotik tanpa resep dokter. 

    Pengetatan akses ini sangat penting untuk memutus rantai kemudahan masyarakat mendapatkan antibiotik atau antivirus secara bebas, baik melalui apotek maupun platform online, praktik yang menjadi salah satu pemicu utama meningkatnya AMR.

    “Karena di Indonesia itu orang mendapatkan antibiotik, antivirus terlalu gampang. Online bisa, kemudian yang apotek mudah juga mendapatkannya,” ujar William.

    Public Figure sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Pemuda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad yang turut serta dalam acara ini juga turut memberikan dukungannya.

    “AMRun ini bagus sekali. Yang terpenting kita terus bersama BPOM. Terima kasih juga BPOM sudah banyak berkontribusi untuk negara kita. Lawan resistensi, selamatkan generasi,” pungkas Raffi.

    Penyerahan Rekor Muri untuk Deklarasi Video Pengendalian AMR oleh Pelaku Usaha Terbanyak. – (Beritasatu.com/Yurike Metriani)

    AMRun 2025 tidak hanya diisi dengan kegiatan Fun Run, tetapi juga pembagian doorprize dan lomba kostum terbaik. Acara ini juga ditandai dengan penyerahan Rekor Muri untuk Deklarasi Video Pengendalian AMR oleh Pelaku Usaha Terbanyakk

  • Melly Goeslaw Dukung LMKN Dibiayai Pakai APBN

    Melly Goeslaw Dukung LMKN Dibiayai Pakai APBN

    Jakarta, Beritasatu.com – Musisi sekaligus anggota Komisi X DPR, Melly Goeslaw menyatakan dukungannya terhadap usulan agar kinerja Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) dalam mengelola royalti lagu dan musik di Indonesia dibiayai dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Hal ini diungkap Melly dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) di Badan Legislasi (Baleg) DPR bersama LMKN. 

    “Sebenarnya kalau saya selaku pekerja seni, saya sudah lelah dari berpuluh-puluh tahun jika ada sesuatu yang menurut saya mencurigakan di LMK ataupun LMKN, saya tidak pernah bisa berbuat apa-apa, makanya saya setuju LMKN dibiayai oleh APBN,” ungkap Melly, dikutip dari kanal YouTube dari TVR Parlemen, Sabtu (6/12/2025).

    “Saya sedikit agak setuju kalau ada APBN-nya, karena mungkin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan turun tangan di situ. Sehingga jadi pada takut gitu kalau untuk ada yang bermain curang. Ya mudah-mudahan apa pun yang nanti dipilih menjadi berkeadilan untuk semua pihak,” tegasnya.

    Melly menekankan pentingnya perbaikan sistem royalti di Indonesia, yang bukan sekadar angka, tetapi juga penghargaan atas dedikasi musisi. Ia menilai sistem ini harus dipantau secara tepat dan real-time demi kesejahteraan musisi dan pencipta lagu.

    “Buat saya royalti itu bukan hanya sekadar angka, tetapi juga penghargaan atas waktu, perasaan, tenaga dan kehidupan serta dedikasi kami untuk sebuah karya. Oleh sebab itu, LMKN memberikan pemahaman yang jelas kepada para pencipta soal tata kelola royalti, termasuk sumber royalti, pola distribusi, serta hak-hak yang melekat pada karya di ranah digital agar mereka bisa sejahtera,” tutupnya. 

  • Wamenkes Sebut 2 Persen Anak di Atas 15 Tahun Pernah Coba Bunuh Diri

    Wamenkes Sebut 2 Persen Anak di Atas 15 Tahun Pernah Coba Bunuh Diri

    Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono menyoroti meningkatnya kasus gangguan kesehatan mental pada anak dan remaja yang turut dipengaruhi penggunaan teknologi digital.

    Dante menjelaskan bahwa sekitar 2% kelompok usia di atas 15 tahun yang mengalami depresi tercatat pernah mencoba bunuh diri.

    “Sebagian dari mereka juga mengalami psikosis, dan empat dari setiap 1.000 keluarga memiliki anggota dengan masalah kesehatan mental,” ujarnya seperti dilansir dari Antara, Sabtu (6/12/2025).

    Ia mengungkapkan bahwa paparan teknologi digital sejak usia dini memiliki keterkaitan dengan meningkatnya masalah kesehatan mental pada kelompok muda.

    Menurut Dante, dari total 79,8 juta anak di Indonesia, terdapat sekitar 28,65 juta anak berusia tujuh hingga 17 tahun yang menggunakan telepon seluler dan terhubung dengan internet.

    Ia mengatakan perubahan perilaku serta persoalan-persoalan mental akibat penggunaan gawai dan internet perlu ditangani melalui pendekatan kesehatan masyarakat yang komprehensif.

    “Pendekatan ini tidak bisa dilakukan secara langsung, kadang-kadang butuh transisi dan usaha yang cerdas,” tuturnya.

    Pada masa sekarang, pemerintah berupaya memperluas akses layanan kesehatan mental dengan dukungan teknologi. Salah satunya melalui layanan Healing 119 (Healing 119.id) yang menyediakan konsultasi gratis melalui WhatsApp atau telepon.

    “Mereka yang biasanya tertutup untuk mengungkapkan masalah bisa merasa lebih aman. Di sini mereka boleh curhat secara gratis,” kata Dante.

    Namun, ia menambahkan bahwa layanan digital tidak cukup untuk membangun ketahanan mental anak dan remaja. Fondasi kesehatan mental, menurutnya, harus dimulai dari keluarga sejak fase awal kehidupan.

    “Ini harus dimulai dari keluarga, dan bukan hanya dari anak-anak, tetapi sejak konsepsi. Kita mencoba membuat ibu dan bapak yang sehat, bahagia, dan siap menghadapi tantangan,” ujarnya.

    Dante juga menekankan pentingnya peran komunitas dalam penguatan kesehatan mental. Melalui Posyandu, pemerintah melibatkan lebih dari 1,48 juta kader kesehatan di 84.019 desa dan kelurahan untuk memberikan edukasi, deteksi dini, dan pendampingan kesehatan mental bagi anak, remaja, ibu hamil, hingga lansia.