Category: Beritasatu.com Hiburan

  • Betrand Peto Terharu Dapat Hadiah Ultah Mobil Listrik dari Sarwendah

    Betrand Peto Terharu Dapat Hadiah Ultah Mobil Listrik dari Sarwendah

    Jakarta, Beritasatu.com – Penyanyi muda berbakat, Betrand Peto belum lama ini merayakan ulang tahun (ultah) ke-20 dengan penuh kebahagiaan. Salah satu momen istimewa dalam perayaan ini adalah hadiah mobil listrik baru yang diberikan oleh ibu sambungnya, Sarwendah. Kado tersebut membuat Betrand terharu dan mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam.

    “Thank you bunda atas hadiah spesialnya,” tulis Betrand Peto dikutip dari akun media sosial (medsos) miliknya, Minggu (16/3/2025).

    Pelantun lagu Sahabat Tak Akan Pergi itu mengaku sangat terkejut dengan hadiah yang diberikan oleh Sarwendah, sehingga menjadi momen tak terlupakan baginya. 

    “Pastinya, surprise banget bunda kasih aku (mobil listrik) itu, dan aku suka banget,” ujar Betrand Peto.

    Selain itu, Betrand juga menyampaikan harapannya pada usia yang baru ini. Ia berharap dapat terus sukses dalam kariernya, baik sebagai penyanyi maupun pekerja seni. 

    “Ingin sukses dalam bidang yang aku jalani sekarang, baik sebagai penyanyi maupun pekerja seni. Karena memang bunda, ayah, dan semua keluarga juga mendukung apa yang aku lakukan,” ungkapnya.

    Betrand juga memiliki harapan besar pada tahun ini, yaitu untuk menciptakan karya-karya yang berkualitas dan bisa diterima oleh masyarakat. “Aku juga berharap pada tahun ini bisa menciptakan karya-karya yang bagus, yang bisa orang sukai dan orang ingat,” tambahnya.

    Tak hanya itu, Betrand ingin menjadi sosok yang dapat memberikan contoh baik bagi adik-adiknya dan penggemarnya. 

    “Aku juga berharap di usia ini aku bisa jadi contoh baik buat adik-adik aku, jadi contoh bagi penggemar aku, dan bisa bertanggung jawab atas apa yang aku lakukan,” tandas Betrand Peto yang mendapatkan hadiah mobil listrik dari Sarwendah.

  • Masyaallah, Dinar Candy Ditunjuk Jadi Ketua Pengajian oleh Umi Pipik

    Masyaallah, Dinar Candy Ditunjuk Jadi Ketua Pengajian oleh Umi Pipik

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas, Dinar Candy belum lama ini mendapat amanah sebagai ketua pengajian dari ustazah Umi Pipik. Perempuan asal Cianjur, Jawa Barat tersebut mengungkapkan rasa syukurnya karena dipercaya oleh ibunda Abizar tersebut, apalagi ia mendapatkan dukungan dari jemaah pengajian.

     “Alhamdulillah, saya sebagai ketua pengajian selalu hadir untuk mengawal @_ummi_pipik_,” tulis Dinar Candy dikutip Beritasatu.com, Minggu (16/3/2025).

    Menanggapi hal tersebut, Umi Pipik pun mengucapkan terima kasih kepada Dinar Candy karena  bersedia untuk menjadi ketua pengajian. 

    “Nuhun neng sudah datang ya, berkah selamanya buatmu @dinar_candy,” komentar Umi Pipik dengan penuh rasa syukur.

    Dinar Candy, yang dihubungi terpisah, mengungkapkan alasan dirinya menerima amanah sebagai ketua pengajian yang diasuh oleh mantan istri almarhum ustaz Jefri Al Buchori tersebut.

    Menurutnya, keputusan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk memperbaiki dirinya dan menjaga langkah hidupnya ke depan. Ia mengeklaim sudah diminta Umi Pipik sebagai ketua pengajian sejak tahun lalu.

    “Bagi saya, mengikuti kajian agama ini menjadi rem dalam hidup saya, agar tidak terbawa arus dan bisa menjaga diri dari hal-hal yang kurang baik. Meskipun saya masih menjadi DJ dan belum sepenuhnya berhijrah, saya berharap Allah memberikan hidayah kepada saya di masa depan,” jelas Dinar Candy.

    Dinar juga menambahkan bahwa kajian yang diberikan oleh Umi Pipik sangat relevan dengan kehidupan dirinya dan jemaah lainnya. 

    “Kajian yang dilakukan Umi Pipik banyak mengangkat isu-isu kehidupan yang relatable bagi saya dan banyak orang. Itu yang membuat saya akhirnya menerima amanah ini,” tutupnya.

    Dengan penunjukan Dinar Candy sebagai ketua pengajian, diharapkan dapat memberi dampak positif, tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi jemaah pengajian yang diikutinya.

  • Rieke Diah Pitaloka Geram Atas Kasus Pelecehan Eks Kapolres Ngada

    Rieke Diah Pitaloka Geram Atas Kasus Pelecehan Eks Kapolres Ngada

    Jakarta, Beritasatu.com – Politisi sekaligus selebritas Rieke Diah Pitaloka geram atas aksi bejat yang dilakukan oleh eks Kapolres Ngada AKBP Fajar Widyadharma Lukman. Fajar telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur dan narkoba.

    Rieke Diah Pitaloka mengungkapkan kejahatan yang dilakukan oleh Fajar sudah level tertinggi. Diketahui untuk kasus pencabulan yang dilakukan AKBP Fajar sebanyak tiga dari empat korban merupakan anak-anak.

    “Fajar Widyadharma Lukman, orang ini udah enggak bisa diampuni. Enggak cukup Pak Kapolri, sanksinya adalah mutasi atau bahkan pemecatan, enggak seperti itu. Ini orang kejahatannya sudah level paling tinggi,” ujar Rieke Diah Pitaloka dalam unggahan di Instagram, dikutip Beritasatu.com, Minggu (16/3/2025).

    Menurutnya bukan contoh baik apabila kejahatan yang dilakukan oleh eks kapolres Ngada ini ganjarannya hanya mutasi atau pemecatan. Tidak hanya tindak pelecehan seksual, AKBP Fajar pun terjerat kasus narkoba

    Menurutnya, Fajar Widyadharma Lukman bukan contoh kapolres yang baik, sehingga pantas mendapatkan pasal berlapis hingga hukuman seumur hidup.

     “Gila, korbannya balita, enggak punya otak, pakai narkoba, jadi kapolres. Malu-maluin kepolisian, sumpah!” kata Rieke dengan geram.

    “Ini pasal berlapis tindak pidana. Tindak pidana kejahatan pornografi, kejahatan seksual dan tindak pidana perdagangan orang, kemungkinan juga narkotika. Kemudian apalagi? Jangan-jangan juga ada tindak pidana pencucian uang,” tambahnya.

    Atas unggahan ini, netizen pun menyuarakan hal yang sama. Tak sedikit yang berharap AKBP Fajar bisa mendapat hukuman yang setimpal.

    “Saya setuju orang ini dihukum seberat-beratnya, jika perlu seumur hidup,” tulis netizen di kolom komentar.

    “Setuju sangat bunda Rieke, iya ketangkap jumpa pers masih pakai masker, kenapa malu? Melakukannya saja tidak malu, sanksi seumur hidup, hukum mati,” timpal yang lain.

    Sementara itu, AKBP Fajar Widyadharma telah ditangkap oleh Tim Divpropam Mabes Polri pada Kamis (20/2/2025). Atas kasus ini AKBP Fajar akan menjalani sidang kode etik pada Senin (17/3/2025). Tindakannya tersebut membuat geram masyarakat, termasuk Rieke Diah Pitaloka yang ikut mengutuk perbuatan tersebut.

  • Pasar Way Halim Jadi Incaran Masyarakat Lampung untuk Berburu Takjil

    Pasar Way Halim Jadi Incaran Masyarakat Lampung untuk Berburu Takjil

    Bandar Lampung, Beritasatu.com – Bulan suci Ramadan selalu membawa suasana yang berbeda di setiap kota, terutama ketika sore hari menjelang waktu berbuka puasa. Di Bandar Lampung, Pasar Way Halim menjadi salah satu pusat takjil yang selalu ramai dikunjungi masyarakat untuk berburu kudapan berbuka puasa. 

    Pasar ini menyajikan beragam pilihan takjil, mulai dari kue pukis, lumpia, hingga pempek yang siap memanjakan selera para pembeli.

    Takjil di Pasar Way Halim bukan hanya sekadar makanan, tetapi sudah menjadi bagian dari tradisi tahunan yang menyatukan beragam lapisan masyarakat dalam suasana harmonis khas bulan Ramadan. Fenomena ini dapat ditemukan mulai dari pasar tradisional hingga pedagang kaki lima di pinggir jalan.

    Di Pasar Way Halim, wajah para pedagang takjil terlihat semringah menanti para pembeli yang datang berburu takjil. Sejak pukul 15.00 WIB, mereka sudah siap dengan berbagai jenis kudapan untuk berbuka. Setiap tahun, pasar ini menjadi tempat yang selalu ramai dikunjungi umat muslim yang mencari takjil untuk menutup puasa mereka.

    Suasana pasar semakin meriah dengan berbagai pilihan makanan dan minuman khas Ramadan yang dijajakan para pedagang. Beragam pilihan takjil, seperti es campur, gorengan, dan aneka kue tradisional tersedia untuk memenuhi selera pembeli. 

    Ketika semakin sore, jumlah pengunjung yang datang untuk berburu takjil pun semakin meningkat, baik bersama keluarga maupun teman-teman.

    Takjil yang dijual di Pasar Way Halim tidak hanya mencerminkan cita rasa lokal, tetapi juga akulturasi budaya yang sangat unik. Bandar Lampung sebagai kota yang menjadi titik pertemuan berbagai etnis, seperti Lampung, Jawa, Batak, Minang, Palembang, dan Tionghoa, tercermin dalam berbagai pilihan takjil yang ditawarkan. 

    Para pembeli bisa menemukan serabi khas Padang, Sumatra Barat, sop buah dengan warna yang memikat, es cincau, aneka kue tradisional, pempek, hingga kemplang dan kerupuk ikan.

    Tidak ketinggalan, lumpia dan kue pukis dengan topping cokelat dan keju juga menjadi pilihan takjil yang layak dicoba. Harga takjil di Pasar Way Halim bervariasi, mulai dari Rp 1.000 hingga Rp 10.000 per porsi, tergantung jenis dan ukuran takjil yang dipilih.

    Selain takjil, para pedagang di pasar ini juga menawarkan aneka hidangan siap saji, seperti ayam goreng, rendang, sambal goreng kentang, dan semur jengkol. Hidangan-hidangan ini memudahkan warga yang tidak sempat memasak di rumah untuk membeli makanan siap saji untuk berbuka puasa.

    Tradisi berburu takjil di Pasar Way Halim juga membawa dampak positif bagi perekonomian, khususnya bagi pedagang kecil dan menengah. Irun (40), seorang pedagang kue pukis, mengungkapkan bahwa sejak hari pertama Ramadan, pembeli di Pasar Way Halim selalu ramai.

    “Seperti tahun-tahun sebelumnya, saat bulan puasa pasti sangat ramai pembeli yang mencari takjil untuk berbuka puasa,” ujar Irun pada Sabtu (15/3/2025).

    Safitri (28), seorang pedagang pisang goreng minion di Pasar Way Halim juga mengaku bersyukur karena Ramadan pada tahun ini lebih ramai dibandingkan tahun sebelumnya. “Alhamdulillah, pembeli ramai setiap hari. Biasanya, jika sudah jam setengah enam sore, makanan yang dijual sudah habis,” tuturnya.

  • Inara Rusli Wujudkan Impian Anak-anak Buka Puasa Bareng Virgoun

    Inara Rusli Wujudkan Impian Anak-anak Buka Puasa Bareng Virgoun

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Inara Rusli akhirnya mewujudkan impian anak-anaknya untuk berbuka puasa bersama mantan suaminya, Virgoun di salah satu restoran di Jakarta.

    Dalam unggahannya di media sosial, Inara Rusli mengatakan pada Ramadan tahun ini berharap mendapatkan keberkahan serta rida dari Allah Swt.

    “Pada bulan suci Ramadan ini, semoga Allah terima segala amal baik dan rida dengan cara kita mendidik amanah anak-anak dari-Nya. Amin,” katanya seperti dikutip Beritasatu.com pada Minggu (16/3/2025).

    Meski sudah resmi bercerai, Inara Rusli dan Virgoun tetap berusaha memberikan waktu berkualitas untuk anak-anak mereka. Inara mengungkapkan, meskipun mereka masing-masing sibuk dengan aktivitasnya, mereka tetap mengupayakan agar anak-anak bisa merasakan kehadiran kedua orang tua secara bersamaan.

    “Saya sama Virgoun memang berupaya memberikan waktu untuk quality time bareng demi anak-anak, meski kita sama-sama sibuk. Karena kami berdua ingin anak-anak bisa sharing dan sama-sama saling memahami apa yang anak rasakan dan kita sama-sama cari jalan keluarnya,” terangnya.

    Inara juga mengungkapkan,  meski kini dirinya dan Virgoun sudah tidak lagi terikat dalam pernikahan, dirinya merasa bahagia dengan kehidupan yang dijalaninya sekarang. Salah satu alasan kebahagiaannya adalah komunikasi yang terjalin lebih baik, jauh lebih cair dibandingkan saat mereka masih terlibat konflik.

    “Anak-anak juga sangat senang bisa berbuka bareng ayahnya. Bahkan saya bersyukur dia (Virgoun) yang sejak awal minta lebih dahulu untuk buka bareng anak-anak. Sehingga kita akhirnya cari waktu untuk mewujudkan acara buka bareng, karena memang selama ini komunikasi kita terjaga dengan baik,” tandasnya.

    Buka puasa bersama Ramadan kali ini menjadi momen yang sangat berarti bagi Inara Rusli, Virgoun, dan anak-anak mereka. Inara berharap, melalui momen seperti ini, mereka dapat terus menjaga keharmonisan dalam keluarga, meskipun mereka telah berpisah.

  • Indahnya Masjid Arab As Said, Ikon Toleransi di Makassar

    Indahnya Masjid Arab As Said, Ikon Toleransi di Makassar

    Makassar, Beritasatu.com – Masjid Arab As Said yang terletak di kawasan Pecinan menjadi simbol toleransi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Masjid ini berada di Jalan Lombok, Kecamatan Wajo, dan diapit oleh bangunan serta rumah warga Tionghoa, menggambarkan keberagaman yang harmonis.

    “Tetangga orang China. Masyaallah sangat baik, mereka berpartisipasi selama bulan puasa. Mereka sering membawa kue, teh, kopi, air tahu, dan jalangkote,” ujar pengurus masjid, Ali Abdullah, pada Sabtu (15/3/2025).

    Masjid Arab As Said didirikan pada 1907 dan hingga kini masih aktif digunakan oleh umat muslim untuk beribadah, terutama salat lima waktu.

    Dahulu, kawasan ini merupakan pusat perdagangan yang dekat dengan pelabuhan, sehingga ramai disinggahi pedagang dari berbagai negara, seperti Jazirah Arab, India, dan Tiongkok. Bahkan, masjid ini menjadi titik transit bagi jemaah haji dari berbagai daerah di Indonesia Timur.

    “Masjid ini dahulu memiliki dua lantai, tempat transit bagi calon haji. Dahulu juga sangat ramai, sekarang hanya dua hingga tiga saf karena banyak orang yang hijrah,” tutur Ali Abdullah.

    Seiring waktu, para pedagang asal Arab memilih untuk hijrah demi mencari kehidupan yang lebih baik. Pedagang Tionghoa kemudian membeli aset-aset pedagang Arab di wilayah tersebut, dan kawasan itu pun kini dikenal sebagai Pecinan.

    “Sekarang, kawasan ini lebih dikenal dengan komunitas Tionghoa. Dahulu, komunitas Arab lebih dominan, tetapi setelah banyak yang hijrah, mereka mencari kehidupan yang lebih layak di tempat lain,” lanjutnya.

    Masjid Arab As Said memiliki suasana yang mirip dengan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Ketika memasuki area masjid, pengunjung akan disambut oleh ratusan ekor burung merpati yang mencari makan di pelataran masjid. Merpati juga sering terlihat bertengger di celah-celah pilar dan atap masjid.

    Bangunan masjid berbentuk persegi empat dengan satu lantai dan plafon yang sangat tinggi, khas arsitektur masjid Timur Tengah. Kubah masjid ini menyerupai masjid-masjid bergaya Demak atau joglo Jawa.

    Selain itu, di samping menara masjid terdapat pohon kurma yang jarang ditemukan tumbuh di Indonesia, meskipun pohon tersebut tidak berbuah.

    Di dalam masjid, terdapat empat pilar penyangga yang melambangkan Khulafaurrasyidin, yaitu empat khalifah setelah Nabi Muhammad SAW. Masjid ini juga memiliki sembilan pintu, yang memiliki makna filosofis sebagai bilangan tertinggi dan ganjil.

    Meskipun telah melalui banyak perubahan, masjid Arab As Said tetap menjaga keaslian bangunannya dan dapat menampung sekitar 200 hingga 300 jemaah.

    “(Jemaah) kebanyakan adalah pekerja, dan masjid ini ramai terutama pada hari Jumat,” ungkap Ali Abdullah.

    Masjid Arab As Said juga cukup unik karena tidak menampung jemaah perempuan. Meski demikian, masjid ini tetap menyediakan mukena bagi perempuan yang sedang dalam perjalanan (musafir) dan ingin menunaikan salat.

  • Keseruan Ngabuburit Bareng 7 Trainee Chuang Asia Season 2 di Jakarta

    Keseruan Ngabuburit Bareng 7 Trainee Chuang Asia Season 2 di Jakarta

    Jakarta, Beritasatu.com – Tujuh trainee Chuang Asia season 2, yaitu Bianura, Dorn, Hu Yetao, Ninja, Omar, Thi-O, dan Yuchen, sukses menghibur penggemar dalam acara “Ngabuburit Bareng Chuang Asia S2”. Bertempat di Tribeca Park, Central Park, Jakarta Barat, pada Sabtu (15/3/2025). Acara yang diselenggarakan oleh WeTV ini dimulai sekitar pukul 16.00 WIB.

    Ketujuh trainee menyapa para penggemar menggunakan bahasa Indonesia dan disambut dengan meriah. Namu, dari tujuh trainee hanya Bianura yang dari Indonesia. Sedangkan trainee lainnya, seperti Hu Yetao, Omar dan Yuchen berasal dari China, kemudian Dorn, Ninja dan Thi-O berasal dari Thailand.

    “Halo manis, nama saya Dorn, saya dari Thailand, panggil aku Dika. Aku sayang kalian,” ujar Dorn dengan semangat.

    “Halo bebeb, saya Yuchen dari China, panggil saya abang Yuda. Kalian menggemaskan,” kata Yuchen disambut gelak tawa para penggemar.

    Kemeriahan acara “Ngabuburit Bareng Chuang Asia S2” terus berlanjut dengan sesi foto bersama penggemar. Meskipun acara ini digelar secara gratis, tetapi penggemar yang membeli tiket kategori gold atau silver berkesempatan mendapatkan foto grup bersama para trainee serta sesi hi-bye eksklusif.

    Acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan dari Caithlyn Gwyneth, trainee asal Indonesia yang berpartisipasi dalam ajang Chuang Asia season sebelumnya, serta band Apple Mint. 

    Tak sampai di situ, beberapa trainee pun menunjukkan bakat mereka dengan menyanyikan lagu-lagu Indonesia, seperti Ninja yang membawakan lagu Eaa dari CJR, Thi-O dengan lagu Inikah Cinta dari M.E., dan Yuchen yang menyanyikan Cantik milik Kahitna.

    Penggemar yang hadir juga ikut bernyanyi bersama para trainee, menciptakan suasana yang semakin meriah. Tak kalah seru, Bianura membawakan lagu Mati Lampu dari Nassar, yang disambut antusias oleh penonton.

    Kekompakan para trainee semakin terlihat ketika mereka bermain game bersama penggemar. Beberapa penggemar yang beruntung mendapatkan kesempatan bermain game adu tatap mata dengan para trainee Chuang Asia season 2.

    Di sela-sela acara, Bianura, satu-satunya asal Indonesia, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada penggemar yang telah memberikan dukungan.

    “Terima kasih banyak atas support kalian. Aku harap kalian terus percaya kepadaku, karena aku akan terus berkembang dan menjadi lebih baik lagi,” ujar Bianura.

    Acara “Ngabuburit Bareng Chuang Asia S2” ditutup dengan penampilan ketujuh trainee yang menarikan medley dari theme song Chuang 2019, Chuang 2021, dan Chuang Asia Season 2, diikuti dengan sesi hi-bye bersama seluruh penonton yang memegang tiket.

    Bagi penggemar Chuang Asia Season 2, seperti Nafilah, acara ini meninggalkan kesan mendalam. Sesuai dengan tema acara, yaitu menunggu berbuka puasa bersama Chuang Asia S2, waktu yang biasanya terasa lama menjadi lebih menyenangkan.

    “Enggak terasa, tiba-tiba udah azan saja. Sebenarnya datang mau lihat Yetao, tetapi pas lihat Omar dari jauh, ‘wah ini anak bintang banget’. Eh, pas sesi hi-bye, lihat Dorn yang sekeren itu, jadi nambah satu lagi trainee favorit,” ungkap Nafilah.

    Perjalanan para trainee di Chuang Asia season 2 masih terus berlanjut. Jangan lewatkan perjalanan dan perjuangan mereka di WeTV setiap Minggu pukul 16.50 WIB dan di BTV pada pukul 21.00 WIB.

  • Michelle Ziudith Luangkan Waktu untuk Berolahraga meski Sedang Puasa

    Michelle Ziudith Luangkan Waktu untuk Berolahraga meski Sedang Puasa

    Jakarta, Beritasatu.com – Aktris Michelle Ziudith membagikan pengalamannya dalam menjaga kebugaran tubuh saat menjalani ibadah puasa selama Ramadan. Meskipun sedang berpuasa, Michelle tetap menyempatkan waktu untuk berolahraga agar tubuh tetap bugar dan sehat.

    Michelle Ziudith mengatakan, ketika sedang senggang ia menyempatkan olahraga pada waktu sore ketika mendekati waktu berbuka puasa.

    “Olahraga yang aku lakukan jika sedang tidak ada kegiatan. Biasanya, saya meluangkan waktu untuk berolahraga pada sore hari, sekitar jam 3 sore hingga waktu berbuka. Jadi, aku menyisihkan sekitar 30 menit untuk berolahraga, kemudian dilanjutkan dengan mandi dan bersih-bersih sebelum berbuka puasa,” ungkap Michelle di Jakarta belum lama ini. 

    Dalam rutinitas olahraganya, Michelle Ziudith mengaku memilih untuk melakukan latihan di gym selama satu setengah jam. Kemudian, pilates dilakukan selama 40 menit.

    Pemain film tersebut mengaku, dalam satu minggu ia berolahraga satu hingga dua kali untuk menjaga tubuhnya tetap bugar, khususnya saat sedang berpuasa.

    Michelle juga menjelaskan, tujuan utamanya berolahraga, khususnya latihan angkat beban adalah untuk menjaga kepadatan tulang. Ia menekankan menjaga kesehatan tubuh menjadi semakin penting seiring bertambahnya usia.

    “Seiring bertambahnya usia, kita perlu lebih fokus pada kesehatan tubuh. Tidak lagi sekadar memikirkan penampilan, seperti memiliki tubuh sixpack atau kurus. Yang lebih penting adalah menjaga kepadatan tulang dan fleksibilitas tubuh agar tidak mudah cedera atau terkilir,” tuturnya.

    Selain itu, Michelle juga berbicara tentang kebiasaannya dalam memilih makanan selama bulan puasa. Meskipun sibuk dengan kegiatan syuting, Michelle lebih memilih untuk menikmati makanan yang sedang diinginkannya sebagai bentuk self-care, tetapi tetap mengontrol porsi makan.

    “Sebenarnya, tidak ada makanan khusus yang aku konsumsi. Karena sibuk dengan syuting dan merasa lelah, aku merasa perlu memanjakan diri dengan makanan yang sedang aku inginkan,” jelasnya.

    Meskipun tidak terlalu repot memilih makanan, tetapi Michelle Ziudith tetap berhati-hati dengan porsi makan. Apabila makan terlalu banyak pada malam hari, ia akan mengurangi porsi sahur atau mengurangi konsumsi makanan manis saat berbuka puasa.

  • Seo Yea-ji Klarifikasi Tak Terlibat dalam Skandal Kim Soo-hyun

    Seo Yea-ji Klarifikasi Tak Terlibat dalam Skandal Kim Soo-hyun

    Seoul, Beritasatu.com – Selebritas Korea Selatan, Seo Yea-ji buka suara terkait rumor yang mengaitkan dirinya dengan skandal yang melibatkan aktor Kim Soo-hyun dan agensinya, Gold Medalist. Diketahui, skandal Kim Soo-hyun belakangan mencuat sehingga berdampak pada nama baik dan kariernya.

    Dirinya pun tiba-tiba ikut terseret lantaran ia merupakan mantan artis di bawah naungan agensi tersebut, serta pernah beradu akting dengan Kim Soo-hyun dalam drama populer It’s Okay Not To Be Okay.

    Dikutip dari The Korea Times pada Minggu (16/3/2025). Melalui fan cafe resmi miliknya, Seo Yea-ji mengungkapkan rasa kecewa dan kekesalannya atas tuduhan yang mengaitkan dirinya dengan aktor tersebut.

    “Sebagai seorang manusia biasa, aku merasa sangat kewalahan, lelah, muak, sedih, dan tercekik. Aku terus menahan diri dan berusaha untuk tetap tenang. Aku bahkan sempat membalas komentar ini tanpa berpikir panjang dan langsung menghapusnya,” tulis Seo Yea-ji.

    Ia pun mengaku, tidak mengerti karena tiba-tiba dituduh memiliki hubungan spesial dengan skandal Kim Soo-hyun sehingga kini dirinya dihujat, dan terus dihujani pertanyaan yang membuatnya terganggu.

    “Aku harap orang-orang berhenti menyebarkan hal-hal seperti ini. Aku sama sekali tidak berhubungan dengan Kim Soo Hyun maupun sepupunya. Bahkan, aku tidak mengerti kenapa saya harus menjelaskan hal ini,” jelasnya.

    Rumor tersebut mencuat seiring dengan spekulasi mengenai hubungan masa lalu Kim Soo-hyun, yang diduga melibatkan Seo Yea-ji sehingga hubungannya dengan Kim Sae-ron menjadi retak.

    Beberapa tangkapan layar yang beredar menunjukkan seorang netizen yang bertanya apakah Seo Yea-ji terlibat dalam perselingkuhan dengan Kim Soo-hyun saat ia masih menjalin hubungan dengan Kim Sae-ron.

    Menanggapi komentar tersebut, Seo Yea-ji dengan tegas menjawab dirinya tidak pernah merusak hubungan asmara orang lain, apalagi melibatkan Kim Soo-hyun dan Kim Sae-ron.

    “Tolong hentikan. Sangat melelahkan untuk menanggung ini. Aku belum pernah bertemu orang yang kamu bicarakan atau sepupunya. Cukup, hentikan. Ini sangat menyakitkan,” tandasnya.

    Sebelumnya, saluran YouTube Hoverlab, yang lebih dikenal dengan nama Garo Sero Institute mengeklaim, Kim Soo-hyun pernah menjalin hubungan dengan mendiang aktris Kim Sae-ron ketika masih berusia 15 tahun.

    Namun, seiring perjalanan waktu nama Seo Yea-ji ikut terseret dan ia dituduh pernah memiliki hubungan khusus dan terlibat skandal Kim Soo-hyun. Kemudian, pada akhirnya Soo-hyun dan Kim Sae-ron berpisah lantaran diduga ada orang ketiga, yaitu SEO Yea-ji.

  • Top 5 News: Kim Soo-hyun Dipecat Prada hingga Preview Milan vs Como

    Top 5 News: Kim Soo-hyun Dipecat Prada hingga Preview Milan vs Como

    Jakarta, Beritasatu.com – Aktor Kim Soo-hyun resmi dipecat Prada sebagai brand ambassador akibat isu skandal, serta lomba mewarnai dan azan BTV Semesta Ramadan 2025 yang berlangsung berlangsung meriah menjadi top 5 news Beritasatu.com pada Sabtu (15/3/2025).

    Berita selanjutnya yang tidak kalah menarik, yaitu cara unik pemuda masjid di Samarinda membangunkan sahur dengan alarm stasiun kereta, hingga menjelang Lebaran 2025 mulai beredar uang palsu.

    Top 5 news Beritasatu.com:

    1. Kim Soo-hyun Resmi Dipecat Prada Akibat Isu Skandal

    Salah satu brand kenamaan, Prada, secara resmi mengakhiri hubungan kerja dengan Kim Soo-hyun sebagai brand ambassador. Hal ini lantaran sang aktor tersandung skandal dan disebut menjadi orang yang bertanggung jawab atas kematian Kim Sae-ron.

    “Dengan mempertimbangkan situasi yang berkembang, kami telah memutuskan untuk menghentikan kerja sama dengan Kim Soo-hyun,” ujar perwakilan Prada Korea, seperti yang dilansir dari Soompi pada Sabtu (15/3/2025).

    2. Lomba Mewarnai dan Azan BTV Semesta Ramadan 2025 Berlangsung Meriah

    Event BTV Semesta Ramadan 2025 yang digelar B-Universe di Masjid Agung At-Tin, Jakarta, berlangsung meriah pada hari kedua. Puluhan anak-anak turut serta dalam berbagai aktivitas, termasuk lomba mewarnai dan lomba azan yang diselenggarakan di pelataran masjid yang terletak di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

    Selain dua perlombaan tersebut, anak-anak juga berkesempatan mendengarkan dongeng kisah nabi sambil menunggu pengumuman pemenang dan waktu berbuka puasa bersama.

    3. Pemuda Masjid Samarinda Bangunkan Sahur dengan Alarm Stasiun Kereta

    Top 5 news berikutnya, yaitu terdapat cara unik dilakukan masyarakat untuk membangunkan sahur selama Ramadan. Salah satunya yang dilakukan oleh pemuda Masjid Al-Hikmah di Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Mereka membangunkan warga dengan suara alarm keberangkatan kereta di stasiun, disertai lantunan nasyid yang merdu dan penuh makna.

    Mereka mulai membunyikan alarm keberangkatan kereta sejak pukul 03.10 Wita. Setelah alarm berbunyi, sekelompok pemuda masjid melantunkan nasyid untuk menghibur masyarakat yang sedang bersantap sahur.

    4. Preview Milan vs Como: Prediksi, Berita Tim, dan Prakiraan Pemain

    AC Milan akan menjamu Como pada Minggu (16/3/2025) pukul 00.00 WIB, pada lanjutan Serie A Liga Italia. Duel Milan vs Como itu digelar di Stadion San Siro.

    Rossoneri bangkit untuk mengalahkan Lecce, tetapi mereka masih berada di posisi kesembilan klasemen Serie A Liga Italia. Sementara itu, tim tamu mereka berada di jalur yang tepat untuk mengamankan posisi bertahan di liga utama.

    5. Waspada Uang Palsu Jelang Lebaran 2025

    Menjelang Lebaran 2025, dua warga Kabupaten Purwakarta, Nana Permana (48) dan Risma Hermansyah (41) kedapatan mengedarkan uang palsu di Pasar Panorama, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat. Polisi berhasil menyita uang palsu pecahan Rp 100.000 dengan total sebesar Rp 100 juta dari tangan mereka.

    Kapolres Cimahi AKBP Tri Suhartanto mengatakan, keduanya diamankan saat sedang berbelanja ayam potong, rokok dan kopi di Pasar Panorama Lembang menggunakan uang palsu.

    Demikian top 5 news Beritasatu.com pada Sabtu (15/3/2025) yang menarik perhatian pembaca. Namun, terdapat update berita lainnya yang tak kalah menarik, informatif, serta menghibur yang bisa pembaca simak lebih lanjut.