Category: Beritasatu.com Hiburan

  • Bolehkah Minum Teh Saat Berbuka? Ini Manfaatnya

    Bolehkah Minum Teh Saat Berbuka? Ini Manfaatnya

    Jakarta, Beritasatu.com – Berbuka puasa adalah momen yang paling dinanti setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Banyak orang memilih minuman yang menyegarkan untuk melepas dahaga, salah satunya adalah minum teh saat berbuka puasa. Lalu, apa saja manfaat minum teh?

    Baik teh manis hangat maupun teh dingin, keduanya sering menjadi pilihan utama. Namun, apakah teh merupakan minuman yang ideal untuk berbuka? Apa saja manfaat dan hal yang perlu diperhatikan saat mengonsumsinya? Simak penjelasan berikut ini.

    Bolehkah Minum Teh Saat Berbuka Puasa?

    Secara umum, minum teh saat berbuka puasa diperbolehkan, asalkan dikonsumsi dalam batas wajar. Teh mengandung banyak manfaat bagi tubuh, terutama karena kandungan antioksidan dan kemampuannya dalam membantu metabolisme.

    Teh manis juga bisa menjadi sumber energi instan karena kandungan gulanya yang dapat membantu meningkatkan kadar gula darah yang turun selama berpuasa.

    Namun, kadar gula dalam teh tetap harus diperhatikan. Mengonsumsi teh dengan gula berlebih dapat berdampak buruk pada kesehatan, seperti meningkatkan risiko lonjakan gula darah secara drastis yang bisa menyebabkan rasa lemas setelah berbuka.

    Oleh karena itu, disarankan untuk menyesuaikan jumlah gula sesuai kebutuhan tubuh.

    Manfaat Minum Teh Saat Berbuka Puasa

    Berikut ini beberapa manfaat minum teh saat berbuka puasa yang bisa membantu tubuh tetap sehat dan bugar setelah seharian berpuasa, dikutip dari berbagai sumber, Selasa (25/3/2025).

    1. Menjaga tubuh tetap terhidrasi

    Saat berpuasa, tubuh kehilangan cairan dan bisa mengalami dehidrasi. Teh mengandung sekitar 99% air, sehingga dapat membantu mengembalikan cairan tubuh dan menjaga tubuh tetap terhidrasi setelah berbuka puasa.

    2. Kaya antioksidan untuk menjaga kesehatan

    Teh mengandung antioksidan yang baik bagi kesehatan tubuh. Antioksidan ini berperan dalam melawan radikal bebas, menjaga kesehatan sel-sel tubuh, serta mendukung kesehatan mulut dan pencernaan. Mengonsumsi teh secara rutin juga dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    3. Membantu meningkatkan metabolisme

    Beberapa jenis teh, seperti teh hijau dan teh oolong, dikenal mampu mempercepat metabolisme tubuh. Hal ini bisa membantu mencerna makanan lebih cepat setelah berbuka puasa dan mengoptimalkan proses pencernaan, sehingga tubuh lebih siap menerima asupan makanan berikutnya.

    Selain itu, teh hijau juga mengandung katekin yang dapat membantu meningkatkan pembakaran lemak dan energi dalam tubuh.

    4. Mendukung proses detoksifikasi

    Saat berpuasa, tubuh secara alami mengalami proses detoksifikasi, yaitu mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Beberapa jenis teh, seperti teh dandelion dan teh jahe, dapat membantu mempercepat proses ini.

    Teh dandelion diketahui baik untuk kesehatan hati dan membantu tubuh mengeluarkan zat-zat yang tidak diperlukan. Sedangkan teh jahe dapat meningkatkan fungsi pencernaan serta meredakan perut kembung dan mual.

    5. Mengurangi stres dan membantu relaksasi

    Berpuasa kadang bisa membuat tubuh merasa lelah atau meningkatkan tingkat stres pada sebagian orang. Minum teh herbal, seperti teh kamomil, lavender, atau peppermint, saat berbuka puasa dapat membantu menenangkan pikiran dan tubuh.

    Teh-teh ini memiliki sifat menenangkan yang bisa membantu meredakan stres, meningkatkan kualitas tidur, serta membuat tubuh lebih rileks setelah menjalani hari yang panjang.

    Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Minum Teh

    Meskipun teh memiliki banyak manfaat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar konsumsi teh saat berbuka puasa tetap sehat dan tidak menimbulkan efek samping.

    Hindari minum teh dalam keadaan perut kosong

    Saat berbuka, perut dalam keadaan kosong setelah berpuasa seharian. Minum teh, terutama teh yang berkafein seperti teh hitam atau teh hijau, bisa meningkatkan produksi asam lambung dan menyebabkan gangguan pencernaan bagi sebagian orang. Sebaiknya, minumlah air putih atau kurma terlebih dahulu sebelum mengonsumsi teh.

    Kurangi kandungan gula dalam teh

    Teh manis memang memberikan energi instan, tetapi terlalu banyak gula bisa menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat, yang kemudian bisa membuat tubuh merasa lemas dan mengantuk. Sebaiknya gunakan pemanis alami atau konsumsi teh tanpa gula untuk manfaat yang lebih sehat.

    Pilih jenis teh yang tepat

    Jika ingin meningkatkan energi setelah berbuka, teh hijau atau teh hitam bisa menjadi pilihan. Namun, jika ingin menenangkan tubuh setelah seharian berpuasa, teh herbal seperti kamomil atau peppermint lebih disarankan.

    Jangan minum teh terlalu banyak

    Minum teh berlebihan, terutama yang mengandung kafein, bisa menyebabkan tubuh lebih sering buang air kecil, yang justru dapat menyebabkan dehidrasi. Batasi konsumsi teh sekitar 1-2 cangkir saat berbuka puasa agar tetap mendapatkan manfaatnya tanpa efek samping yang merugikan.

    Minum teh saat berbuka puasa bisa menjadi pilihan yang menyegarkan dan menyehatkan jika dikonsumsi dengan cara yang tepat. Teh memiliki manfaat yang dapat membantu menghidrasi tubuh, meningkatkan metabolisme, mendukung proses detoksifikasi, serta membantu mengurangi stres setelah berpuasa.

    Namun, penting untuk memperhatikan jenis teh yang dikonsumsi, kadar gula yang digunakan, serta tidak mengonsumsinya secara berlebihan untuk mendapatkan manfaat minum teh.

  • Dimas Anggara Prediksi Timnas Indonesia Menang Lawan Bahrain

    Dimas Anggara Prediksi Timnas Indonesia Menang Lawan Bahrain

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Dimas Anggara yakin Timnas Indonesia bisa meraih kemenangan 2-0 saat melawan Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta pada kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

    “Saya sangat yakin mereka akan menang minimal 2-0 karena mereka adalah tim kebanggaan kita semua,” ujar Dimas Anggara saat ditemui di Kota Kasablanka, Jakarta, Senin (24/3/2025).

    Dimas mengungkapkan rasa kecewa dan sedihnya setelah Timnas Indonesia dikalahkan 5-1 oleh Australia pada 20 Maret 2025. Meski begitu, ia percaya bahwa kekalahan tersebut bukanlah akhir dari perjuangan Timnas, melainkan sebuah proses penyesuaian.

    Dimas Anggara menilai, meski tim sempat tampil hebat saat melawan Arab Saudi, pergantian pelatih menyebabkan perubahan skema dan formasi yang memerlukan waktu untuk beradaptasi.

    “Saya jujur sedih dan kecewa saat mereka kalah telak 5-1, padahal mereka sudah menunjukkan performa luar biasa melawan Arab Saudi. Saya paham, mungkin karena pergantian pelatih, mereka perlu waktu untuk penyesuaian,” ujarnya.

    “Namun saya yakin, pertandingan melawan Bahrain ini akan menjadi titik balik kesuksesan mereka, asal mereka fokus dan serius,” tambahnya.

    Meski mengaku menyukai gaya kepelatihan Shin Tae-yong, Dimas percaya bahwa Patrick Kluivert dapat membawa Timnas Indonesia melangkah lebih jauh dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga.

    “Saya memang belum melihat Kluivert setegas Shin Tae-yong, namun saya yakin dengan ketegasan Kluivert, Timnas Indonesia akan lebih termotivasi dan hasilnya bisa lebih maksimal,” ujar Dimas Anggara yang meyakini Timnas Indonesia bisa menang 2-0 saat melawan Bahrain.

  • Calvin Jeremy Optimistis Timnas Indonesia Menang 3-1 Lawan Bahrain

    Calvin Jeremy Optimistis Timnas Indonesia Menang 3-1 Lawan Bahrain

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Calvin Jeremy optimistis Timnas Indonesia akan meraih kemenangan saat melawan Bahrain dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Ia yakin, Timnas Indonesia menang 3-1 lawan Bahrain.

    “Saya sangat yakin Timnas Indonesia akan menggulung Bahrain. Asalkan mereka bermain dengan padu dan serius,” ungkap Calvin Jeremy kepada wartawan di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Selasa (25/3/2025).

    Calvin mengungkapkan, dalam pertandingan melawan Australia sebelumnya, Timnas Indonesia sebenarnya memiliki kesempatan untuk meraih hasil maksimal, terutama di 15 menit pertama babak pertama.

    “Pada 15 menit awal melawan Australia, permainan kita sangat bagus. Namun, karena kelengahan, kami kebobolan dan mental tim jadi turun. Dari sini, Timnas harus belajar untuk tetap fokus saat melawan Bahrain,” terangnya.

    Saat ditanya tentang prediksi skor pertandingan malam ini, Calvin memperkirakan Timnas Indonesia akan menang dengan skor 3-1 melawan Bahrain.

    “Prediksi saya 3-1. Kita harus mengejar selisih gol. Namun, saya yakin kita bisa menang melihat komposisi pemain yang ada. Patrick Kluivert harus membuktikan kemampuannya di pertandingan ini,” tutup Calvin Jeremy yang meyakini Timnas Indonesia bisa kalahkan Bahrain dengan skor 3-1.

  • Film Sah Katanya: Dimas Anggara Jadi Gelandangan demi Nadya Arina

    Film Sah Katanya: Dimas Anggara Jadi Gelandangan demi Nadya Arina

    Jakarta, Beritasatu.com – Aktor Dimas Anggara akan kembali tampil dalam film bergenre drama komedi berjudul Sah Katanya. Suami Nadine Chandrawinata itu akan memerankan seorang gelandangan yang ternyata anak orang kaya.

    “Karakter aku di sini akan jadi Marno, pria yang jadi gelandangan tetapi sebenarnya anak orang kaya. Di film ini aku berupaya memperebutkan hati Marni yang diperankan oleh Nadya Arina, tetapi harus bersaing dengan sahabat Marni yang diperankan Celvin Jeremy,” ungkap Dimas saat berbincang dengan media rilis poster dan trailer film Sah Katanya di Kawasan Kota Kasablanka Jakarta, Senin (24/3/2025). 

    “Kita sering jalan dan ngobrol bareng. Terus kita banyak diskusi tentang peranannya. Untungnya mereka semua orangnya asyik sehingga gampang membangun chemistry-nya,” tandasnya. 

    Film Sah Katanya ini akan mulai tayang di bioskop Tanah Air mulai 24 April 2025 mendatang.  

  • Perankan Mertua di Film Norma, Wulan Guritno: Sakitnya Luar Biasa

    Perankan Mertua di Film Norma, Wulan Guritno: Sakitnya Luar Biasa

    Jakarta, Beritasatu.com – Aktris cantik Wulan Guritno mendapat banyak pelajaran dalam perannya di sebuah film bergenre drama berjudul Norma: Antara Mertua dan Menantu. Film ini diangkat dari kisah viral tentang perselingkuhan mertua dan menantu yang terjadi di Serang, Banten. 

    “Saya banyak sekali mendapat pelajaran dari peran yang saya mainkan kali ini. Apa yang dialami dan dirasakan Norma yang diselingkuhi oleh suami dan ibunya sangat di luar nalar dan akal sehat. Aku paham itu sakitnya luar biasa. Dari peran ini saya banyak mendapat pelajaran tentang arti keikhlasan dan memaafkan,” ungkap Wulan saat menggelar Gala Premier film Norma di Kawasan Kuningan Jakarta Selatan, Senin (24/3/2025) malam.  

    “Kita berharap film ini akan jadi contoh selain dari kisahnya sendiri, bagaimana tentang arti hidup. Lewat film ini kita bisa belajar tentang keikhlasan dan memaafkan dari tokoh Norma, bagaimana sakitnya dia diselingkuhi oleh suaminya dan ternyata wanita selingkuhannya adalah ibunya sendiri, Semoga mendapat hikmah dari semuanya,” tandasnya. 

    Film Norma: Antara Mertua dan Menantu yang tayang mulai 31 Maret 2025 ini diperankan oleh Wulan Guritno, Tissa Biani, Yusuf Mahardika, Nunung Srimulat, dan beberapa pemain lainnya. 

  • 10 Ciri Asam Lambung Naik Saat Puasa dan Cara Mengatasinya

    10 Ciri Asam Lambung Naik Saat Puasa dan Cara Mengatasinya

    Jakarta, Beritasatu.com – Asam lambung yang meningkat atau dikenal sebagai gastroesophageal reflux disease (Gerd), sering kali menjadi masalah kesehatan selama bulan puasa.

    Perubahan pola makan dan kebiasaan sehari-hari dapat memicu naiknya asam lambung, menyebabkan berbagai gejala yang mengganggu.

    Berikut ini 10 ciri peningkatan asam lambung saat berpuasa, beserta cara mengatasinya, yang dikutip dari Medical News Today, Selasa (25/3/2025).

    Ciri Asam Lambung Kambuh dan Cara Mengatasinya

    1. Nyeri dada

    Gejala yang umum terjadi akibat asam lambung naik adalah nyeri dada yang terasa seperti tekanan atau sensasi terbakar. Terkadang, nyeri ini mirip dengan gejala serangan jantung. Refluks asam yang mengiritasi dinding kerongkongan menjadi penyebab utama kondisi ini.

    Untuk mengatasinya, hindari makanan pemicu, seperti makanan pedas, asam, dan berlemak saat berbuka puasa atau sahur. Mengonsumsi obat antasida juga dapat membantu meredakan nyeri.

    2. Kesulitan menelan

    Peradangan pada kerongkongan akibat asam lambung dapat menyebabkan disfagia atau kesulitan menelan. Untuk mengatasinya, kunyah makanan secara perlahan dan pilih makanan yang lembut agar lebih mudah ditelan saat berbuka puasa dan sahur.

    3. Refluks asam

    Refluks asam terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan, menimbulkan rasa pahit atau asam di mulut. Cara mengatasinya, jangan langsung berbaring setelah makan. Duduk tegak selama beberapa waktu setelah berbuka puasa dapat membantu mencegah refluks.

    4. Mual

    Kadar asam lambung yang tinggi dapat menyebabkan mual, terutama setelah makan makanan berlemak atau pedas. Konsumsi jahe atau teh herbal untuk meredakan rasa mual saat berbuka puasa atau saat sahur.

    5. Batuk kronis

    Asam yang naik hingga ke tenggorokan bisa mengiritasi saluran pernapasan, menyebabkan batuk kronis. Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan humidifier atau hirup uap air hangat untuk meredakan iritasi pada tenggorokan.

    6. Rasa pahit di mulut

    Jika asam lambung naik ke kerongkongan, mulut bisa terasa pahit atau asam. Cara mengatasinya Anda bisa mencoba untuk berkumur dengan air garam atau mengunyah permen karet dapat membantu mengurangi rasa pahit saat berbuka puasa dan sahur.

    7. Kembung

    Pola makan yang tidak teratur saat puasa dapat memicu asam lambung naik dan menyebabkan perut kembung. Hindari makanan yang dapat menyebabkan gas, seperti kacang-kacangan dan minuman berkarbonasi.

    8. Sakit tenggorokan

    Iritasi pada tenggorokan akibat asam lambung bisa menimbulkan rasa perih dan tidak nyaman. Perbanyak minum air putih dan berkumur dengan air hangat untuk meredakan iritasi saat berbuka puasa atau sahur.

    9. Bau mulut

    Saat asam lambung naik ke tenggorokan atau mulut, dapat menyebabkan bau mulut yang tidak sedap. Untuk itu, Anda bisa menjaga kebersihan mulut dengan menyikat gigi secara teratur serta menghindari makanan pemicu bisa membantu mengurangi bau mulut.

    10. Sesak napas

    Iritasi pada saluran pernapasan akibat asam lambung dapat menyebabkan sesak napas. Hindari makanan pemicu, atur posisi tidur dengan kepala lebih tinggi, dan konsultasikan dengan dokter jika gejala berlanjut.

    Peningkatan asam lambung saat puasa bisa menjadi masalah yang mengganggu, tetapi dapat dicegah dengan pola makan yang sehat dan perubahan kebiasaan.

    Menghindari makanan pemicu, menjaga porsi makan, serta menerapkan teknik relaksasi dapat membantu menjaga keseimbangan asam lambung. Dengan pemahaman yang baik mengenai gejala dan cara mengatasinya, ibadah puasa dapat dijalani dengan lebih nyaman.

  • 10 Minuman Menyegarkan untuk Penderita Asam Lambung Saat Berbuka Puasa

    10 Minuman Menyegarkan untuk Penderita Asam Lambung Saat Berbuka Puasa

    Jakarta, Beritasatu.com – Penderita asam lambung perlu memilih makanan dan minuman yang tepat saat berbuka puasa agar gejalanya tidak kambuh. Perut yang kosong dalam waktu lama dapat memicu naiknya asam lambung, menyebabkan sensasi perih, mual, atau refluks asam.

    Oleh karena itu, menjaga pola makan serta memilih menu berbuka yang aman sangat penting untuk menjaga kesehatan lambung.

    Berikut ini 10 minuman menyegarkan yang cocok dikonsumsi oleh penderita asam lambung saat berbuka puasa, dikutip dari laman Medicine Net, Selasa (25/3/2025).

    Minuman Berbuka Puasa untuk Penderita Asam Lambung

    1. Air putih

    Minuman terbaik untuk penderita asam lambung adalah air putih. Air membantu mengencerkan asam lambung serta membersihkan sistem pencernaan. Minum air dengan pH lebih tinggi dari air biasa juga dapat membantu menetralisir keasaman lambung, mencegah iritasi dan rasa perih.

    2. Teh herbal

    Beberapa teh herbal dapat membantu meredakan gejala asam lambung, seperti teh chamomile dan teh akar manis. Akar manis, misalnya, dapat meningkatkan lapisan lendir pada dinding kerongkongan, melindungi dari efek naiknya asam lambung.

    3. Susu rendah lemak

    Menurut penelitian pada 2019, lemak dalam susu sapi penuh lemak dapat memperlambat pergerakan makanan di lambung dan memperburuk gejala asam lambung. Oleh karena itu, penderita asam lambung sebaiknya memilih susu dengan kadar lemak rendah agar lebih aman dikonsumsi.

    4. Susu nabati

    Bagi penderita asam lambung yang sensitif terhadap laktosa, susu nabati seperti susu kedelai atau susu almon bisa menjadi alternatif yang lebih aman. Susu nabati mengandung kadar lemak lebih rendah dibandingkan susu sapi, sehingga tidak memperburuk gejala.

    5. Smoothies

    Smoothies berbahan dasar buah dan sayuran rendah asam bisa menjadi pilihan yang sehat. Gunakan buah seperti pir atau semangka serta tambahkan sayuran hijau, seperti bayam atau kale untuk membantu mengurangi produksi asam lambung.

    6. Air kelapa

    Air kelapa memiliki sifat basa alami yang dapat membantu menyeimbangkan kadar pH di lambung, sehingga mencegah naiknya asam lambung. Selain itu, air kelapa juga kaya akan elektrolit yang membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi.

    7. Jus pepaya

    Pepaya mengandung enzim yang mendukung pencernaan dan membantu pergerakan otot polos di lambung. Jus pepaya yang dikonsumsi tanpa tambahan gula atau pemanis dapat membantu meredakan gejala asam lambung.

    8. Jus pir dan apel

    Jus pir dan apel lebih rendah asam dibandingkan jus buah lain, seperti jeruk atau nanas. Pastikan memilih jus yang rendah gula tambahan agar lebih aman untuk sistem pencernaan.

    9. Minuman jahe

    Jahe memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan yang baik untuk sistem pencernaan. Minuman jahe hangat dapat membantu mengurangi peradangan di lambung dan mencegah refluks asam. Campurkan jahe dengan air hangat dan madu untuk mendapatkan manfaat optimal bagi penderita asam lambung.

    10. Yoghurt

    Yoghurt probiotik dapat membantu menyeimbangkan bakteri baik dalam usus dan meredakan refluks asam lambung. Pilih yogurt yang rendah lemak dan tidak terlalu asam, serta konsumsi dalam porsi kecil, sekitar 150 gram per hari.

    Menjaga pola makan dan memilih minuman yang tepat sangat penting bagi penderita asam lambung, terutama saat berbuka puasa. Dengan pilihan yang tepat, penderita asam lambung tetap bisa menikmati berbuka puasa dengan nyaman.

  • Manfaat Puasa bagi Kesehatan Fisik dan Mental, Ini Bukti Penelitian!

    Manfaat Puasa bagi Kesehatan Fisik dan Mental, Ini Bukti Penelitian!

    Jakarta, Beritasatu.com – Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern, manfaat puasa sering kali terabaikan. Padahal, puasa bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga memiliki dampak positif bagi kesehatan fisik dan mental.

    Sejak zaman dahulu, berbagai budaya telah mempraktikkan puasa sebagai cara untuk membersihkan diri, meningkatkan kesehatan, serta mendekatkan diri secara spiritual.

    Kini, penelitian ilmiah semakin memperkuat fakta bahwa puasa dapat memberikan berbagai manfaat bagi tubuh. Dari meningkatkan sensitivitas insulin, mengurangi peradangan, menjaga kesehatan jantung, hingga meningkatkan fungsi otak, puasa terbukti memiliki banyak keunggulan.

    Tak hanya itu, manfaat puasa juga meliputi peningkatan keseimbangan mental, pengelolaan stres, serta peningkatan suasana hati.

    Manfaat Puasa bagi Kesehatan Fisik

    Puasa dalam berbagai bentuknya telah terbukti memberikan dampak positif bagi kesehatan tubuh. Dikutip dari Healthline, berikut ini beberapa manfaat utama puasa yang didukung oleh penelitian ilmiah.

    1. Mengontrol kadar gula darah dan mengurangi risiko diabetes

    Puasa dapat meningkatkan sensitivitas insulin, membantu tubuh mengatur kadar gula darah dengan lebih efektif. Sebuah penelitian pada 2023 menunjukkan puasa intermiten selama tiga hari dalam seminggu mampu menurunkan risiko diabetes tipe 2 dengan meningkatkan sensitivitas insulin.

    2. Mengurangi peradangan dalam tubuh

    Peradangan kronis dapat menyebabkan berbagai penyakit serius, seperti penyakit jantung dan kanker. Studi menunjukkan puasa mampu menurunkan kadar protein C-reaktif (CRP), yang merupakan penanda peradangan dalam tubuh. Dengan berkurangnya peradangan, risiko penyakit kronis dapat diminimalkan.

    3. Menjaga kesehatan jantung

    Puasa dapat membantu menurunkan tekanan darah, kadar kolesterol jahat (LDL), serta trigliserida. Sebuah tinjauan penelitian menemukan bahwa puasa selang-seling mampu mengurangi faktor risiko penyakit jantung, terutama bagi individu dengan berat badan berlebih.

    4. Membantu menurunkan berat badan dan meningkatkan metabolisme

    Dengan mengurangi asupan kalori secara alami, puasa membantu tubuh membakar cadangan lemak sebagai sumber energi. Penelitian menunjukkan puasa mampu meningkatkan metabolisme dan membantu penurunan berat badan lebih efektif dibandingkan hanya membatasi kalori harian.

    5. Meningkatkan produksi hormon pertumbuhan

    Hormon pertumbuhan berperan penting dalam metabolisme, pembentukan otot, serta pemulihan sel tubuh. Studi menunjukkan puasa selama 37,5 jam dapat meningkatkan kadar hormon pertumbuhan hingga 10 kali lipat, membantu pembentukan massa otot serta pembakaran lemak lebih optimal.

    6. Memperlambat penuaan dan memperpanjang umur

    Beberapa penelitian menunjukkan puasa dapat memperpanjang usia harapan hidup dengan memperbaiki fungsi metabolisme dan menunda penuaan sel. Selain itu, puasa juga meningkatkan keberagaman bakteri baik dalam usus yang berperan dalam kesehatan tubuh secara keseluruhan.

    Manfaat Puasa bagi Kesehatan Mental

    Berdasarkan jurnal ilmiah “The Effect of Fasting on Human Metabolism and Psychological Health” yang ditulis oleh Yiren Wang dan Ruilin Wu, puasa memiliki dampak positif pada kesehatan mental.

    Meskipun penelitian di bidang ini masih berkembang, beberapa studi telah menunjukkan bagaimana puasa memengaruhi suasana hati, mengurangi stres, serta meningkatkan fungsi kognitif.

    1. Meningkatkan fungsi otak dan mencegah penyakit neurodegeneratif

    Puasa berkontribusi terhadap kesehatan otak dengan meningkatkan produksi sel saraf baru serta mengurangi peradangan yang berhubungan dengan penyakit seperti alzheimer dan parkinson. Studi menunjukkan puasa dapat melindungi sel-sel otak dan meningkatkan kinerja kognitif.

    2. Mengurangi stres dan meningkatkan ketenangan

    Saat berpuasa, kadar kortisol (hormon stres) dalam tubuh menurun, sehingga seseorang merasa lebih tenang dan emosinya lebih stabil. Selain itu, puasa juga dikaitkan dengan peningkatan fokus dan kejernihan berpikir.

    3. Meningkatkan kedisiplinan dan pengendalian diri

    Dengan menahan lapar dan haus, seseorang melatih pengendalian diri yang lebih baik. Hal ini berdampak positif pada kebiasaan sehari-hari, seperti mengurangi konsumsi makanan tidak sehat, mengatur pola tidur, serta meningkatkan produktivitas.

    Manfaat puasa tidak hanya terbatas pada aspek spiritual, tetapi juga memiliki dampak luar biasa bagi kesehatan fisik dan mental. Dari meningkatkan sensitivitas insulin hingga menjaga kesehatan otak, puasa telah terbukti memiliki berbagai manfaat yang didukung oleh penelitian ilmiah.

  • 3 Resep Olahan Beras Merah, Menu Sahur yang Bikin Kenyang Lebih Lama

    3 Resep Olahan Beras Merah, Menu Sahur yang Bikin Kenyang Lebih Lama

    Jakarta, Beritasatu.com – Memilih menu sahur yang tepat sangat penting agar tubuh tetap bertenaga dan tidak mudah lapar selama menjalankan ibadah puasa. Sahur bukan sekadar mengisi perut, tetapi juga harus memperhatikan kandungan nutrisi agar energi bertahan lebih lama

    Makanan yang kaya akan karbohidrat kompleks, protein, serta vitamin dan mineral dapat membantu menjaga stamina sepanjang hari.

    Salah satu menu sahur sehat yang bisa dicoba adalah olahan beras merah. Karbohidrat kompleks dalam beras merah membantu menjaga rasa kenyang lebih lama, sehingga dapat mengurangi rasa lapar berlebihan saat berpuasa.

    Selain itu, tambahan sayuran dan protein dalam olahan beras merah ini membuatnya lebih seimbang secara nutrisi. Berikut ini olahan beras merah yang bisa jadi inspirasi menu sahur Anda.

    Resep Oalahan Beras Merah

    1. Nasi goreng beras merah

    Bahan-bahan:

    1 porsi nasi beras merah (dinginkan terlebih dahulu agar tidak lembek saat digoreng).1 butir telur ayam, kocok lepas.100 gram dada ayam tanpa kulit, potong kecil.1 buah wortel, potong dadu kecil.1/2 mangkuk bayam atau sawi hijau, iris kasar.2 siung bawang putih, cincang halus.1 batang daun bawang, iris tipis.1 sdm minyak zaitun atau minyak canola.1/2 sdt garam.1/4 sdt merica bubuk.1 sdt kecap asin rendah natrium.1/2 sdt saus tiram (opsional).1 sdm wijen sangrai untuk taburan.

    Cara Membuat:

    Panaskan minyak zaitun di wajan.Tumis bawang putih hingga harum.Masukkan ayam, aduk hingga matang, lalu sisihkan.Tuangkan telur kocok, orak-arik hingga matang.Tambahkan wortel dan sayuran hijau, aduk hingga layu.Masukkan nasi merah, aduk rata.Tambahkan garam, merica, kecap asin, dan saus tiram.Aduk rata dan masak hingga bumbu meresap.Angkat, taburi dengan wijen sangrai, lalu sajikan selagi masih hangat.

    2. Bubur beras merah dengan ayam suwir

    Bahan-bahan:

    100 gram beras merah.700 ml air.100 gram dada ayam, rebus dan suwir.1 lembar daun salam.1 batang serai, memarkan.1/2 sdt garam.1/4 sdt merica bubuk.1 sdt kaldu ayam bubuk (opsional).1 sdm minyak zaitun.

    Cara Membuat:

    Cuci bersih beras merah, lalu masukkan ke dalam panci dengan air.Tambahkan daun salam dan serai, lalu masak hingga beras menjadi bubur.Tambahkan garam, merica, dan kaldu bubuk, aduk rata.Sajikan dengan ayam suwir dan sedikit minyak zaitun.

    3. Nasi liwet beras merah

    Bahan-bahan:

    2 cup beras merah.Teri nasi4 cup air.2 lembar daun salam.1 batang serai, memarkan.2 siung bawang putih, cincang.2 siung bawang merah, iris tipis.1 sdt garam.1/2 sdt kaldu jamur (opsional).1 sdm minyak kelapa

    Cara Membuat:

    Tumis bawang putih dan bawang merah dengan minyak kelapa hingga harum.Masukkan teri nasi yang sudah dicuci bersih.Masukkan beras merah, aduk sebentar, lalu pindahkan ke dalam rice cooker.Tambahkan air, daun salam, serai, garam, dan kaldu jamur.Masak hingga matang, lalu aduk sebelum disajikan.
    Tambahan Menu Sahur Sehat

    Selain olahan beras merah, Anda juga bisa menambahkan camilan sehat agar asupan nutrisi semakin lengkap. Berikut ini pilihan camilan yang baik untuk menu sahur.

    Yoghurt rendah gula untuk menjaga kesehatan pencernaan.Buah-buahan tinggi serat dan vitamin seperti apel, pisang, dan alpukat untuk membantu menjaga rasa kenyang lebih lama.

    Dengan memilih menu sahur yang bergizi seimbang, tubuh akan lebih siap menjalani puasa tanpa merasa lemas atau kekurangan energi. Pastikan juga untuk minum air putih yang cukup agar tetap terhidrasi sepanjang hari.

  • Waktu dan Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan Saat Puasa

    Waktu dan Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan Saat Puasa

    Jakarta, Beritasatu.com – Bulan Ramadan bukan hanya waktu untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga bisa menjadi momen untuk menjaga kesehatan fisik. Namun, olahraga saat puasa sering kali menjadi pertanyaan bagi banyak orang.

    Apakah aman berolahraga saat sedang menjalankan ibadah puasa? Dengan pemilihan waktu dan jenis olahraga yang tepat, aktivitas fisik tetap bisa dilakukan tanpa menguras energi berlebihan.

    Sebagian orang mungkin menganggap puasa adalah alasan untuk mengurangi aktivitas fisik, termasuk olahraga. Padahal, menurut beberapa ahli kesehatan, olahraga saat puasa memiliki banyak manfaat bagi tubuh jika dilakukan dengan cara yang benar.

    Saat berpuasa, asupan karbohidrat dalam tubuh berkurang, sehingga tubuh lebih banyak membakar lemak sebagai sumber energi.

    Selain itu, olahraga saat puasa juga dapat memicu autophagy dan autolysis, yaitu mekanisme alami tubuh untuk membersihkan sel-sel rusak dan menggantinya dengan sel yang lebih sehat.

    Manfaat lainnya termasuk meningkatkan kualitas tidur, menjaga keseimbangan hormon, serta memperbaiki suasana hati karena tubuh melepaskan hormon endorfin yang membantu mengurangi stres.

    Waktu Terbaik untuk Berolahraga Saat Puasa

    Agar olahraga saat puasa memberikan manfaat optimal, pemilihan waktu yang tepat sangat penting. Berikut ini beberapa rekomendasi waktu terbaik untuk berolahraga selama bulan Ramadan.

    1. Sebelum sahur

    Olahraga ringan sekitar 30 menit sebelum sahur bisa menjadi pilihan bagi yang ingin tetap aktif di pagi hari. Setelahnya, tubuh langsung mendapatkan asupan nutrisi dari makanan sahur untuk menggantikan energi yang digunakan.

    2. Sebelum berbuka puasa

    Waktu ini sering dianggap ideal karena tubuh bisa segera mendapatkan asupan nutrisi setelah berolahraga. Jenis olahraga yang disarankan adalah jalan cepat, joging ringan, atau bersepeda dengan intensitas sedang selama 30 menit.

    3. Setelah berbuka puasa atau setelah tarawih

    Setelah makanan dicerna dengan baik, tubuh berada dalam kondisi optimal untuk beraktivitas. Olahraga bisa dilakukan setelah tarawih dengan latihan ringan hingga sedang, seperti yoga, pilates, atau latihan kekuatan dengan beban ringan.

    Jenis Olahraga yang Aman Saat Puasa

    Memilih jenis olahraga yang sesuai sangat penting agar tubuh tetap bugar tanpa mengalami kelelahan berlebih.

    Beberapa jenis olahraga yang aman dilakukan saat puasa meliputi jalan kaki, joging ringan, bersepeda, yoga dan pilates, serta latihan kekuatan dengan beban ringan.

    Tip Berolahraga dengan Aman Saat Puasa

    Agar olahraga saat puasa tetap aman dan memberikan manfaat maksimal, perhatikan beberapa hal berikut ini.

    Pastikan asupan nutrisi seimbang

    Konsumsi makanan kaya protein, karbohidrat kompleks, dan lemak sehat saat sahur dan berbuka agar energi tetap terjaga.

    Minum air putih yang cukup saat berbuka dan sahur untuk menghindari dehidrasi.

    Tidur 7–9 jam per hari membantu tubuh tetap fit selama menjalankan ibadah puasa.

    Sesuaikan intensitas olahraga

    Hindari olahraga berat yang dapat menyebabkan kelelahan berlebih atau dehidrasi.

    Jika merasa lelah atau pusing saat berolahraga, segera istirahat dan jangan memaksakan diri.

    Olahraga saat puasa bukan hanya aman, tetapi juga bermanfaat jika dilakukan dengan benar. Dengan memilih waktu yang tepat serta jenis olahraga yang sesuai, tubuh tetap bugar tanpa menguras energi berlebihan.