Category: Beritasatu.com Hiburan

  • Resmi Mualaf, Ruben Onsu Jadi Imam Salat untuk Desy Ratnasari

    Resmi Mualaf, Ruben Onsu Jadi Imam Salat untuk Desy Ratnasari

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Ruben Onsu tepergok saat menjadi imam untuk Desy Ratnasari dan putrinya, Nasyawa saat melakukan salat bersama. Momen itu terekam melalui akun Instagram @by_abank.

    Pada video yang diunggah akun Instagram tersebut, terlihat Ruben Onsu mengenakan polo shirt berwarna biru muda serta celana panjang jeans tampak tampil sebagai imam saat melakukan salat bersama Desy Ratnasari serta putrinya.

    “Ah senangnya bisa bertemu dengan @desyratnasari terdepan salah satu artis top yang dahulu sering saya make up untuk berbagai macam pekerjaanya sebagai seorang bintang film, penyanyi, model, dll,” tulisnya, Selasa (8/4/2025).

    Pemilik akun tersebut merasa senang melihat perubahan dari Ruben Onsu yang memutuskan untuk memeluk agama Islam.

    “Dan, Alhamdulillah-nya untuk pertama kalinya @ruben_onsu menjadi imam salatnya. Masyaallah,” tulisnya lagi.

    “Semoga di bulan Mei segala sesuatunya dilancarkan untuk kalian ya,” tutup akun tersebut yang memperlihatkan Ruben Onsu menjadi imam untuk Desy Ratnasari dan keluarga.

    Setelah lama bungkam dan membuat penasaran publik, Ruben Onsu akhirnya mengungkapkan bahwa dirinya telah resmi menjadi mualaf. Pengumuman mengenai keputusannya memeluk Islam ini disampaikan presenter tersebut pada momen Lebaran Idulfitri 2025.

    “Assalamualaikum, mungkin ini saatnya saya bisa sampaikan. Maafkan jika baru bisa saya sampaikan, karena saya ingin fokus ibadah,” tulis Ruben Onsu yang resmi menjadi mualaf dalam akun instagramnya dikutip Beritasatu.com, pada Senin (31/3/2025).

    Ruben juga menegaskan bahwa keputusan untuk berpindah agama ini tidak ada kaitannya dengan masalah rumah tangganya bersama Sarwendah Tan. Selain itu, pilihan untuk menjadi mualaf pun tidak ada paksaan dari siapa pun.

    “Semua keputusan ini sudah saya pikirkan lama, dan tidak ada kaitannya dengan rumah tangga yang pernah saya jalani dan ini bukan karena paksaan siapa pun,” tegasnya.

    Selain itu, Ruben Onsu juga meminta doa dari masyarakat agar dirinya bisa istiqamah dalam menjalani jalan hidup sebagai seorang muslim dan terus belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

    “Semoga saya bisa istiqamah, dan lewat tulisan ini saya juga ingin meminta maaf kepada siapa pun jika ada perkataan atau perbuatan saya yang kurang baik selama ini,” tutup Ruben Onsu yang menjadi imam saat melakukan salat saat bersama Desy Ratnasari dan putrinya.

  • Candi Prambanan dan Kaliadem Jadi Primadona Wisata Saat Libur Lebaran

    Candi Prambanan dan Kaliadem Jadi Primadona Wisata Saat Libur Lebaran

    Sleman, Beritasatu.com – Libur Lebaran 2025 membawa angin segar bagi sektor pariwisata dan perhotelan di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kunjungan wisatawan menunjukkan perkembangan yang positif, dengan total kunjungan mencapai ratusan ribu orang, termasuk Candi Prambanan, selama pada periode 24 Maret hingga 6 April 2025.

    Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Ishadi Zayid menyampaikan, destinasi wisata budaya mendominasi minat pengunjung. Selama periode tersebut, destinasi wisata budaya mencatatkan total 290.768 kunjungan, yang setara dengan 66,60% dari total kunjungan wisatawan di Sleman.

    “Candi Prambanan menjadi daya tarik utama di kategori wisata budaya. Candi yang merupakan warisan dunia UNESCO ini berhasil menarik 118.552 wisatawan, yang mencakup 40,77% dari total kunjungan wisata budaya. Selain itu, museum, wisata kota, dan desa wisata juga mencatatkan kunjungan yang signifikan,” ujar Zayid dalam keterangan pada Selasa (8/4/2025).

    Destinasi wisata alam juga tak kalah menarik perhatian. Sebanyak 145.828 wisatawan atau 33,40% dari keseluruhan kunjungan memilih untuk menikmati pesona alam Sleman. Kawasan Kaliadem tercatat sebagai destinasi alam terfavorit dengan 24.903 kunjungan, diikuti oleh atraksi jeep lava tour yang menarik 23.742 wisatawan, serta kawasan sejuk Kaliurang yang mengundang 17.898 pengunjung.

    Berdasarkan data dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, tingkat okupansi hotel di Sleman selama pada periode 28 Maret hingga 6 April 2025 mencapai rata-rata 35,67%, yang sesuai dengan target Dinas Pariwisata Sleman yang mematok kisaran 30% hingga 60%. Puncak okupansi terjadi pada 2 April 2025, dengan angka tertinggi sebesar 54,62%.

    Tingginya antusiasme wisatawan ini menunjukkan bahwa Sleman, termasuk Candi Prambanan, masih menjadi pilihan utama untuk menghabiskan libur panjang, baik karena kekayaan budaya maupun pesona alamnya. Keseimbangan antara okupansi hotel dan jumlah kunjungan wisata menjadi indikator positif bagi keberlangsungan sektor pariwisata di Sleman.

  • Libur Lebaran 2025, Pusat Oleh-oleh Bali Raup Keuntungan 5 Kali Lipat

    Libur Lebaran 2025, Pusat Oleh-oleh Bali Raup Keuntungan 5 Kali Lipat

    Badung, Beritasatu.com – Momen libur Lebaran 2025 membawa berkah bagi para pengusaha oleh-oleh khas Bali, mengingat banyaknya wisatawan domestik yang mendominasi kunjungan ke Pulau Dewata.

    Berbagai tempat oleh-oleh di Bali menjadi sasaran utama para wisatawan, salah satunya adalah Keranjang Bali. Selama libur Lebaran, jumlah pengunjung di tempat ini mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan hari biasa, bahkan jika dibandingkan dengan Lebaran pada 2024.

    Para wisatawan umumnya berburu pernak-pernik khas Bali, seperti baju barong, kain pantai, serta berbagai aksesori lainnya. Salah satu wisatawan asal Tangerang Selatan, Arsih mengungkapkan bahwa ia menyempatkan diri untuk berbelanja oleh-oleh sebelum kembali ke daerah asalnya.

    “Ya, hari ini saya akan balik ke Tangerang. Saya beli oleh-oleh seperti baju dan aksesori untuk keluarga di rumah serta teman-teman. Saya liburan di Bali selama empat hari dan sudah mengunjungi Kuta, Canggu, bahkan sempat ke Nusa Penida. Di sini, barangnya lengkap, tempatnya luas, dan harganya terjangkau,” ujar Arsih.

    Pengunjung lain, Hari yang berasal dari Jakarta, juga terlihat sedang berbelanja. Ia tertarik untuk membeli patung kayu dan beberapa barang khas Bali lainnya.

    “Baru datang ke sini untuk lihat-lihat barang buat oleh-oleh. Tempatnya bagus, ramai, dan harga barangnya juga terjangkau,” kata Hari.

    Selain wisatawan dapat berbelanja berbagai pilihan barang unik, mereka juga bisa berekspresi dengan menuangkan kreativitas di beberapa spot yang disediakan, seperti mengecat gerabah, melukis kaus sendiri, dan berbagai aktivitas lainnya yang tersedia di lantai satu hingga lantai empat.

    Pengelola Keranjang Bali, I Ketut Suarmonik mengungkapkan libur Lebaran membawa berkah bagi para pelaku usaha oleh-oleh di Bali. “Pada saat libur Lebaran, pengunjung kami yang biasanya hanya seribu orang per hari, sempat meningkat lima kali lipat,” ujar Suarmonik.

    Ia menjelaskan, antusiasme wisatawan sudah terlihat sejak pada 28 Maret 2025, sebelum perayaan Hari Raya Nyepi. Banyak wisatawan yang datang untuk menikmati suasana Nyepi dan membeli berbagai barang, terutama baju barong serta makanan untuk bekal keesokan harinya.

    “Sehari setelah Nyepi, kami kedatangan banyak tamu menggunakan bus pariwisata sejak pagi. Pengunjung domestik mendominasi, dan traffic pengunjung kami masih tinggi hingga hari ini,” terangnya.

    Untuk menawarkan pengalaman yang berbeda, tempat oleh-oleh khas Bali ini juga berkolaborasi dengan seniman ogoh-ogoh Bali untuk menciptakan berbagai produk unik, terutama kaus barong dengan berbagai karakter yang menarik.

  • Pulang Liburan dari Jepang, Lucky Hakim Gelar Apel Pagi di Indramayu

    Pulang Liburan dari Jepang, Lucky Hakim Gelar Apel Pagi di Indramayu

    Jakarta, Beritasatu.com – Bupati Indramayu, Lucky Hakim akhirnya kembali berlibur dari Jepang. Pada hari ini, Selasa (8/4/2025), ia langsung menggelar apel pagi bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

    Dalam unggahan di media sosial (medsos), Lucky Hakim terlihat memimpin apel tersebut dengan mengenakan seragam lengkap.

    “Pelaksanaan apel pagi ASN Kabupaten Indramayu, 8 April 2025. Mari bersama-sama membersihkan hati, menyucikan jiwa, silih asih, silih asah, silih asuh,” ujar Lucky Hakim dalam keterangan yang diunggah di Instagram @sahabat.luckyhakim.

    Meskipun baru saja pulang dari liburan di Jepang dan melaksanakan kegiatan di Indramayu, Lucky Hakim masih memiliki agenda penting. Ia dijadwalkan untuk bertemu dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, serta Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, pertemuan tersebut akan berlangsung di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, pada Selasa (8/4/2025) siang.

    “Pertemuan ini sudah dijadwalkan untuk siang hari ini,” ujar Bima Arya saat dikonfirmasi Antara dari Jakarta.

    Pertemuan tersebut diperkirakan akan membahas perjalanan luar negeri Lucky Hakim ke Jepang yang dilakukan tanpa izin resmi. Selain itu, pertemuan ini juga akan menjadi kesempatan untuk melakukan klarifikasi serta membahas aspek hukum dan administratif yang mengatur perjalanan dinas pejabat daerah.

  • 8 Cara Menghadapi Post-Holiday Blues pada Anak

    8 Cara Menghadapi Post-Holiday Blues pada Anak

    Jakarta, Beritasatu.com – Post-holiday blues atau perasaan sedih dan cemas sering muncul setelah liburan berakhir, bisa juga dialami oleh anak-anak. Rasa kehilangan setelah kebahagiaan liburan berakhir seringkali membuat anak merasa cemas atau tertekan.

    Perasaan tersebut timbul karena anak merasa liburan terlalu sempurna dan menyenangkan, sehingga mereka cemas untuk kembali ke rutinitas yang biasanya.

    Untuk membantu anak menghadapi perasaan ini, berikut delapan cara yang bisa diterapkan oleh para orang tua, dikutip dari laman Four Seasons Care, Selasa (8/4/2025).

    Cara Menghadapi Post-Holiday Blues pada Anak

    1. Beri waktu untuk menyesuaikan diri

    Setelah liburan, anak-anak seringkali merasa terburu-buru kembali ke rutinitas biasanya. Berikan mereka waktu untuk menyesuaikan diri dengan kembalinya aktivitas sekolah atau kegiatan lainnya.

    Jangan langsung memberikan banyak tugas atau tuntutan, sebab mereka butuh waktu untuk meresapi dan menyesuaikan diri dengan transisi tersebut.

    2. Ajak anak berbicara tentang perasaannya

    Bantu anak untuk mengungkapkan perasaannya, seperti tanyakan tentang pengalaman liburan mereka dan apakah ada hal yang membuat mereka merasa sedih atau kecewa. Dengan berbicara, anak akan merasa didengar dan dihargai, sehingga dapat membantu meredakan perasaan mereka.

    3. Ciptakan rutinitas yang konsisten

    Setelah liburan, anak-anak mungkin merasa kebingungannya karena perubahan dalam rutinitas harian mereka. Kembalikan mereka ke rutinitas yang konsisten, seperti jadwal tidur yang teratur, waktu makan yang sehat, dan kegiatan yang menyenangkan. Rutinitas yang stabil akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi anak.

    4. Lakukan aktivitas yang menyenangkan

    Anak-anak mungkin akan merasa kehilangan kegembiraan setelah berakhirnya liburan. Cobalah untuk mengisi waktu mereka dengan aktivitas yang menyenangkan dan bisa mengalihkan perhatian dari perasaan sedih.

    Bisa dengan mengajak mereka untuk bermain di luar rumah, mengikuti kelas seni atau olahraga, atau menonton film favorit.

    5. Ciptakan kegiatan kecil bersama

    Meski liburan sudah berakhir, Anda bisa menciptakan beberapa kegiatan kecil yang bisa dilanjutkan. Misalnya, mengadakan waktu berkumpul keluarga untuk berbicara tentang kenangan liburan atau membuat kue bersama sebagai kegiatan santai.

    Dengan cara ini, meski liburan sudah selesai, anak-anak masih bisa merasakan semangat kebersamaan.

    6. Ajak memikirkan tujuan baru

    Membantu anak menetapkan tujuan atau harapan untuk bulan-bulan mendatang, bisa membantu mereka mengalihkan perhatian dari rasa kehilangan liburan. Tujuan bisa berupa kegiatan sekolah yang menyenangkan, pencapaian pribadi, atau hobi yang ingin mereka coba.

    7. Libatkan anak dalam kegiatan sosial

    Setelah liburan, anak kerap kali merasa kesepian, sehingga melibatkan mereka dalam kegiatan sosial bisa menjadi pilihan yang tepat. Bisa dengan mengajak mereka bertemu teman lama, mengikuti klub atau kursus baru, bahkan melibatkan mereka dalam kegiatan sosial di sekolah atau lingkungan sekitar.

    8. Cari bantuan profesional jika diperlukan

    Jika kesedihan anak atau post-holiday blues berlangsung lebih dari dua minggu atau muncul tanda-tanda, seperti melukai diri atau perilaku agresif, segera konsultasikan ke dokter anak. Konsultasi ini bertujuan untuk mendapatkan bantuan psikologis atau pertimbangan pengobatan untuk anak.

  • Serial Bidaah Bongkar Sekte Sesat hingga Praktik Nikah Batin

    Serial Bidaah Bongkar Sekte Sesat hingga Praktik Nikah Batin

    Jakarta, Beritasatu.com – Serial drama Malaysia berjudul Bidaah tengah menjadi sorotan dan ramai diperbincangkan di media sosial (medsos). Tayangan yang tersedia di platform streaming VIU ini menceritakan kisah seorang perempuan muslim bernama Baiduri (diperankan oleh Riena Diana), yang berjuang menyelamatkan ibunya dan masyarakat sekitarnya dari pengaruh sebuah sekte keagamaan bernama Jihad Ummah.

    Kelompok yang mengatasnamakan agama ini dipimpin oleh sosok karismatik bernama Walid Muhammad, diperankan aktor senior Faizal Hussein. Seiring keterlibatannya dalam kelompok tersebut, Baiduri mulai menyadari bahwa ajaran-ajaran yang diajarkan tidak sepenuhnya benar dan justru menyimpan banyak praktik menyimpang.

    Serial Bidaah mengangkat berbagai isu sensitif, seperti poligami yang tidak dijalankan secara adil, praktik grooming, pelecehan terhadap perempuan, hingga pernikahan batin yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum agama.

    Salah satu aspek dalam serial ini yang menuai perhatian besar dari publik adalah praktik nikah batin. Dalam cerita, pernikahan tersebut dilakukan tanpa wali dari pihak keluarga mempelai perempuan, melainkan dikisahkan menggunakan nama Allah Swt sebagai wali nikah, dan dua malaikat sebagai saksinya.

    Lebih lanjut, digambarkan pemimpin sekte, Walid, mengajak para remaja muslimah untuk menjalani pernikahan batin dengannya. Pernikahan ini berlangsung secara rahasia dan tidak diketahui siapa pun selain kedua orang yang menikah.

    Kontroversi mengenai istilah dan praktik “nikah batin” yang ditampilkan dalam Bidaah pun ramai menjadi perbincangan di kalangan warganet. Banyak yang mempertanyakan validitas dan etika dari praktik tersebut, serta menyoroti pentingnya literasi agama yang benar agar tidak terjebak pada ajaran-ajaran menyimpang yang mengatasnamakan spiritualitas.

    “Yang sudah nonton Walid ini pasti muak banget, jijik, pedofil berkedok agama, pencabulan anak di bawah umur, disuruh gugurin yang lagi hamil, dan nikahnya cuma nikah batin, makanya enggak ada yang bisa nuntut. Walid stres!,” kata @ok****.

    “Si Walid ini memang orangnya cabul banget. Padahal istrinya sudah ada empat, tetap saja kurang. Ajarannya pun melenceng jauh banget,” terang @sit****.

    Usut punya usut, ternyata cerita dalam Bidaah disebut-sebut bukan sekadar fiksi belaka. Banyak yang percaya bahwa jalan cerita ini terinspirasi dari pengalaman pribadi sang produser, Erma Fatimah.

    Hal ini diungkapkan oleh akun TikTok @nuni.askara, menyebutkan bahwa Bidaah diangkat dari kisah nyata yang dialami langsung oleh Erma. Pernyataan ini diperkuat dengan pengakuan Erma dalam sebuah wawancara yang dikutip dari laman Majority, Selasa (8/4/2025).

    “Awalnya semua terlihat benar, ajaran agamanya sesuai, zikirnya juga betul. Sampai suatu hari, seorang anak di kelompok itu berkata kepada saya bahwa guru mereka telah menyetubuhinya,” ujar Erma.

    Ia menambahkan, korban bukan hanya satu orang, melainkan beberapa murid berusia belasan hingga awal 20-an tahun. Kejadian itu tidak terjadi di Kuala Lumpur, melainkan di daerah luar kota.

    Kini lewat Bidaah, Erma kembali menarik perhatian publik. Serial yang tayang 15 episode itu tersebut tak hanya viral karena kisahnya yang kontroversial, tetapi juga karena keberaniannya mengangkat isu sensitif yang jarang dibahas secara terbuka, termasuk praktik nikah batin yang dilakukan Walid kepada perempuan-perempuan muda.

  • Lebaran 2025, Film Nasional Tembus Jutaan Penonton

    Lebaran 2025, Film Nasional Tembus Jutaan Penonton

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyampaikan apresiasi atas pencapaian luar biasa industri perfilman nasional selama masa libur Lebaran 2025 yang berhasil menarik jutaan penonton ke bioskop.

    Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai jaringan bioskop serta pelaku industri perfilman, kata Teuku Rifky, terlihat lonjakan minat masyarakat terhadap film-film nasional atau diproduksi dalam negeri.

    “Libur Lebaran tahun ini menjadi titik balik penting bagi dunia perfilman nasional. Film lokal mampu mendominasi layar bioskop dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat di berbagai wilayah Indonesia,” ujar Riefky dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (8/4/2025).

    Tiga film Indonesia yang tayang selama periode Lebaran berhasil mencatatkan lebih dari 1 juta penonton, yakni Pabrik Gula karya Awi Suryadi dan diproduksi oleh MD Pictures, Qodrat 2 garapan Charles Gozali dari Magma Entertainment dan Rapi Films, serta Jumbo,  film animasi hasil kolaborasi Ryan Adriandhy dan 420 kreator Tanah Air yang diproduksi Visinema Pictures.

    Film animasi Jumbo secara khusus mencatat tonggak sejarah baru dengan menjadi film animasi Indonesia terlaris sepanjang masa. Dukungan promosi dari berbagai kanal dan sinergi dengan pemerintah serta stakeholder terkait turut berperan dalam pencapaiannya.

    Berdasarkan data jaringan bioskop per 6 April 2025, Jumbo telah ditonton oleh 1.005.252 penonton hanya dalam tujuh hari penayangan, melampaui rekor sebelumnya milik Si Juki The Movie: Panitia Hari Akhir (2017) yang ditonton 642.312 orang.

    Keberhasilan ini menjadi sinyal positif bagi sektor industri kreatif, khususnya subsektor film, animasi, dan video.

    Riefky menyatakan bahwa Kementerian Ekonomi Kreatif akan terus berkomitmen untuk memperkuat ekosistem perfilman nasional melalui beragam program seperti fasilitasi produksi, pemberian insentif, hingga promosi lintas platform bersama para pemangku kepentingan.

    “Kami mengajak produser, sineas muda, dan platform digital untuk terus memperluas jangkauan film Indonesia agar semakin dikenal, baik di pasar domestik maupun mancanegara,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Riefky menekankan pihaknya akan memastikan kebijakan yang mendukung para pelaku ekonomi kreatif, termasuk kemudahan distribusi film ke berbagai daerah dan akses ke pasar internasional.

    “Lonjakan jumlah penonton ini bukan hanya menguntungkan industri perfilman, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor lain seperti kuliner, transportasi, dan pariwisata di berbagai wilayah,” pungkasnya yang mengapresiasi film nasional laris saat Lebaran.

  • Peneliti: Vaksin Herpes Zoster Berpotensi Kurangi Risiko Demensia

    Peneliti: Vaksin Herpes Zoster Berpotensi Kurangi Risiko Demensia

    Jakarta, Beritasatu.com – Seiring meningkatnya jumlah penderita demensia dan alzheimer, para ilmuwan terus mencari solusi baru untuk menekan dampak penyakit tersebut. Salah satunya, menggunakan vaksin herpes zoster.

    Dilansir dari Medical Daily, pada Selasa (8/4/2025), sebuah penelitian terbaru mengungkap vaksin herpes zoster, yang umumnya digunakan untuk mencegah ruam akibat infeksi virus, juga dapat menurunkan risiko demensia pada kelompok usia lanjut.

    Beberapa studi sebelumnya telah menunjukkan adanya penurunan risiko demensia pada orang yang telah menerima vaksin herpes zoster. 

    Namun, hasil tersebut sempat diragukan karena adanya potensi bias terhadap individu yang divaksin biasanya memiliki kesadaran kesehatan yang lebih tinggi, seperti menjalani pola makan sehat dan aktif berolahraga, sehingga menyulitkan untuk mengetahui apakah manfaat tersebut berasal dari vaksin atau gaya hidup sehat.

    Untuk mengatasi bias ini, peneliti dari Stanford Medicine memanfaatkan kebijakan vaksinasi di Wales yang cukup unik. Pada 2013, program vaksin herpes zoster diberlakukan dengan ketentuan usia yang ketat, yakni hanya warga yang tepat berusia 79 tahun telah memenuhi syarat menerima vaksin tahun itu. 

    Sementara itu, mereka yang telah genap berusia 80 tahun sebelum tanggal tersebut tidak lagi memenuhi kriteria. Kedua kelompok ini memiliki latar belakang pendidikan, kebiasaan menerima vaksin, serta tingkat penyakit penyerta seperti diabetes dan penyakit jantung yang relatif sama. 

    Perbedaan utama hanyalah pada akses terhadap vaksin sehingga memberikan peluang langka bagi peneliti untuk mengamati dampak vaksin secara lebih objektif tanpa campur tangan faktor gaya hidup.

    “Penelitian ini sangat istimewa karena secara tidak langsung menciptakan kondisi seperti uji klinis acak, kelompok kontrol adalah mereka yang terlalu tua untuk menerima vaksin dan kelompok intervensi adalah mereka yang masih memenuhi syarat usia,” ujar Dr Pascal Geldsetzer, peneliti utama studi tersebut.

    Hasil penelitian menunjukkan, seseorang yang menerima vaksin herpes zoster memiliki risiko demensia 20% lebih rendah dalam periode tujuh tahun dibandingkan dengan mereka yang tidak divaksin. 

    Menariknya, efek perlindungan ini terlihat jauh lebih signifikan pada perempuan dibandingkan laki-laki yang diduga berkaitan dengan perbedaan biologis dalam respons sistem imun atau cara demensia berkembang berdasarkan jenis kelamin.

    “Untuk pertama kalinya kami dapat mengatakan dengan lebih yakin bahwa vaksin herpes zoster memang dapat mengurangi risiko demensia. Jika efek ini bersifat kausal, maka temuan ini sangatlah penting dalam konteks kesehatan masyarakat,” pungkas Geldsetzer.

  • Begini Cara Atasi Pola Tidur Berantakan setelah Lebaran

    Begini Cara Atasi Pola Tidur Berantakan setelah Lebaran

    Jakarta, Beritasatu.com – Setelah masa libur Lebaran yang panjang, banyak orang mengalami perubahan pola tidur. Hal ini bisa berdampak pada kesehatan dan produktivitas saat kembali bekerja atau sekolah. Oleh karena itu, penting untuk segera mengembalikan jam tidur ke rutinitas normal.

    Menurut dokter spesialis gangguan tidur dari Klinik Gangguan Tidur Mitra Keluarga Kemayoran dr Andreas Prasadja mengatakan, pemulihan pola tidur setelah Lebaran sebaiknya dilakukan secara perlahan dan bertahap.

    “Tidak perlu terburu-buru. Lakukan penyesuaian jam tidur secara perlahan agar tubuh tidak stres,” ujar dr Andreas dikutip dari Antara Selasa (8/4/2025).

    Ia menambahkan, perbedaan satu jam dalam pola tidur membutuhkan satu hari untuk kembali normal. Jadi, apabila selama liburan seseorang tidur lebih malam tiga jam dari biasanya, maka dibutuhkan sekitar tiga hari untuk mengembalikan jam tidur tersebut.

    Cara mengembalikan pola tidur setelah Lebaran bisa dimulai dengan tidur 15–30 menit lebih awal setiap malam hingga kembali ke jadwal semula. Hindari konsumsi kafein pada malam hari karena bisa menghambat rasa kantuk.

    Selain itu, beberapa aktivitas sebelum tidur juga bisa membantu tubuh lebih rileks dan tidur lebih nyenyak. 

    Sementara itu, psikolog klinis Kasandra A Putranto menyarankan olahraga ringan minimal 30 menit per hari, tetapi tidak terlalu dekat dengan waktu tidur.

    “Latihan relaksasi seperti pernapasan dalam, meditasi, atau yoga juga efektif membantu tubuh dan pikiran lebih tenang sebelum tidur,” ujarnya.

    Membaca buku ringan, mandi air hangat sebelum tidur, serta menjauhkan diri dari gadget satu jam sebelum tidur juga termasuk dalam tips tidur nyenyak yang bisa diterapkan.

    Dengan melakukan penyesuaian jam tidur secara bertahap dan konsisten, tubuh akan lebih cepat beradaptasi dan kembali bugar menghadapi rutinitas setelah, khususnya memperbaiki pola tidur setelah libur Lebaran.

  • 7 Hari Tayang, Film Jumbo Raih 1 Juta Penonton di Bioskop

    7 Hari Tayang, Film Jumbo Raih 1 Juta Penonton di Bioskop

    Jakarta, Beritasatu.com – Film Jumbo sebuah karya animasi anak bangsa mencatat pencapaian luar biasa dengan meraih lebih dari 1 juta penonton hanya dalam waktu tujuh hari, sejak tayang perdana pada 31 Maret 2025 hingga Minggu, 6 April 2025.

    Karya yang digarap oleh Ryan Adriandhy bersama lebih dari 420 kreator Indonesia selama lima tahun ini, berhasil memecahkan rekor film animasi nasional yang sebelumnya dipegang oleh Si Juki The Movie: Panitia Hari Akhir (2017) dengan total 642.312 penonton.

    “Pencapaian ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan Jumbo untuk menyentuh lebih banyak hati di lebih banyak tempat, termasuk di pasar internasional,” ujar Anggia Kharisma, produser dari Visinema Studios dalam keterangan di Jakarta, Senin (7/4/2025).

    Anggia menyebutkan, kesuksesan film ini merupakan bukti kuat atas cinta, harapan, dan kepercayaan masyarakat terhadap karya anak bangsa. Film Jumbo juga mendapat dukungan besar dari publik dan para pelaku industri film, yang turut memunculkan gerakan promosi organik bertajuk “Buzzer Jumbo Gratisan”.

    “Antusiasme penonton Indonesia yang luar biasa membuat setiap tantangan selama lima tahun produksi menjadi sangat berarti,” ujarnya.

    Film ini menampilkan jajaran pengisi suara ternama, seperti Prince Poetiray, Quinn Salman, M Adhiyat, Yusuf Ozkan, Graciella Abigail, Den Bagus Satrio, Angga Yunanda, Ariel Noah, Bunga Citra Lestari, Cinta Laura Kiehl, Ariyo Wahab, Rachel Amanda, Aci Resti, dan Kiki Narendra.

    Tak hanya itu, Prince Poetiray dan Quinn Salman juga membawakan lagu tema film berjudul Selalu Ada di Nadimu yang turut memperkuat sisi emosional dalam cerita.

    Setelah sukses di dalam negeri, Jumbo ditargetkan tayang di berbagai negara, termasuk Rusia, Belarus, Ukraina, Moldova, Armenia, Azerbaijan, Georgia, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan, Turkmenistan, Uzbekistan, Estonia, Latvia, dan Lithuania.

    Dengan capaian ini, Film Jumbo semakin memperkuat posisi film animasi Indonesia di kancah global dan membuka jalan bagi karya lokal lainnya untuk menembus pasar internasional.