Category: Beritasatu.com Hiburan

  • Berkas Sudah 80 Persen, Vadel Badjideh Siap Dikirim ke Kejaksaan

    Berkas Sudah 80 Persen, Vadel Badjideh Siap Dikirim ke Kejaksaan

    Jakarta, Beritasatu.com – Polisi memastikan tidak lama lagi berkas TikTokers Vadel Badjideh (V) akan dilimpahkan ke kejaksaan terkait pelaporan Nikita Mirzani di Polres Jakarta Selatan atas dugaan tindak asusila.

    “Berkas saudara V sudah 80%, sehingga dalam waktu dekat ini untuk saudara V akan kami limpahkan ke kejaksaan,” kata Humas Polres Jaksel AKP Nurma Dewi dikutip dari channel YouTube, Selasa (8/4/2025).

    AKP Nurma menyebut, kekurangan dari berkas milik Vadel Badjideh masih dikoordinasikan oleh pihak kejaksaan kepada penyidik di Polres Jakarta Selatan.

    “Untuk kekurangan tentu ada di pihak kejaksaan, sehingga nanti kejaksaan meminta kepada penyidik untuk dilengkapi berkas dari saudara V dan yang tahu hanya penyidik,” lanjutnya.

    AKP Nurma Dewi memastikan, pelimpahan berkas dan Vadel Badjideh dilakukan sebelum masa penahanan berakhir.

    “Dari 20 hari menjadi 40 hari sehingga total menjadi 60 hari. Karena itu dari penyidik terus bekerja untuk melengkapi berkas yang ada, kemudian nantinya dikirim ke kejaksaan,” ujarnya.

    “Kapan berakhirnya masa tahanan, hanya penyidik yang mengetahuinya,” ucapnya.

    Menurutnya, hingga saat ini pihaknya belum menerima konfirmasi dari Nikita Mirzani untuk mencabut laporan atau melakukan perdamaian dengan Vadel Badjideh.

    “Kasus yang dilaporkan oleh NM tetap dilanjutkan makanya saudara V tetap ditahan sampai saat ini,” tutup AKP Nurma Dewi yang menyebut berkas Vadel Badjideh dalam waktu dekat akan dikirim ke kejaksaan.

  • 10 Minuman Herbal Alami untuk Hempas Lemak setelah Lebaran

    10 Minuman Herbal Alami untuk Hempas Lemak setelah Lebaran

    Jakarta, Beritasatu.com – Setelah Lebaran, banyak orang mulai beralih ke minuman herbal sebagai cara alami untuk mengatasi lemak yang menumpuk, terutama di perut.

    Kebiasaan makan berlebih dan kurang gerak selama libur panjang membuat tubuh membutuhkan detoks dan dukungan metabolisme.

    Berikut ini 10 jenis minuman herbal yang dipercaya mampu membantu membakar lemak dan mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

    Minuman Herbal untuk Hempas Lemak

    1. Teh hijau

    Kandungan katekin dan kafein dalam teh hijau dapat mempercepat pembakaran lemak dan mengubahnya menjadi energi. Teh ini juga mengandung antioksidan tinggi yang membantu metabolisme tubuh dan mencegah penuaan dini. Minum dua cangkir teh hijau per hari cukup untuk mendapatkan manfaat optimal.

    2. Air lemon hangat

    Lemon mengandung vitamin C dan antioksidan yang mampu meningkatkan metabolisme dan membantu proses detoksifikasi. Campurkan irisan lemon dalam air hangat dan konsumsi pada pagi hari untuk melancarkan pencernaan.

    3. Air cuka apel

    Cuka apel dapat membantu mengontrol kadar gula darah, meningkatkan pembakaran lemak, serta memperbaiki sistem pencernaan. Campurkan satu sendok makan cuka apel ke dalam segelas air. Namun, bagi penderita gangguan lambung, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

    4. Kunyit dan susu hangat

    Kunyit memiliki sifat antiinflamasi yang membantu meredakan peradangan dan memperbaiki pencernaan. Campurkan sejumput kunyit ke dalam susu hangat dan minum sebelum tidur untuk hasil yang maksimal.

    5. Jahe dan madu

    Jahe membantu melancarkan sistem pencernaan dan mengurangi perut kembung. Madu sebagai pemanis alami memberikan energi tanpa menambah kalori berlebih, cocok dikonsumsi pada pagi hari sebagai pembuka yang sehat.

    6. Infused water lemon dan mentimun

    Campuran air dengan irisan lemon, mentimun, dan daun peppermint bisa membantu mengeluarkan racun dan menjaga hidrasi. Kombinasi ini juga efektif dalam mengontrol berat badan secara alami.

    7. Teh peppermint

    Peppermint dikenal mampu meredakan gangguan pencernaan dan membuat tubuh lebih rileks. Anda juga bisa mengganti dengan daun herbal lain, seperti dandelion, kamomil, atau adas untuk variasi rasa dan manfaat.

    8. Jus seledri

    Rendah kalori dan kaya serat, seledri cocok dibuat jus untuk mengurangi kembung dan meningkatkan fungsi pencernaan. Blender batang seledri segar dengan air, lalu minum secara rutin.

    9. Jus pare atau peria

    Meskipun rasanya pahit, pare efektif dalam mengatur kadar gula darah dan mencegah penumpukan lemak. Blender pare dengan air secukupnya, lalu saring sebelum diminum.

    10. Air kelapa

    Air kelapa rendah kalori dan kaya elektrolit, menjadikannya minuman alami yang baik untuk hidrasi dan metabolisme tubuh. Meski tidak langsung membakar lemak, air kelapa membantu mengurangi rasa kembung dan meningkatkan fungsi tubuh secara umum.

    Dengan mengonsumsi minuman herbal tersebut secara rutin dan disertai gaya hidup sehat, seperti menjaga pola makan, rutin berolahraga, dan cukup istirahat, proses pembakaran lemak bisa menjadi lebih efektif. Perubahan kecil yang konsisten akan memberi hasil besar bagi tubuh dalam jangka panjang.

  • Steven Wongso: Arafah Tidak Tahu Saya Mualaf

    Steven Wongso: Arafah Tidak Tahu Saya Mualaf

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Steven Wongso menyebut, keputusannya untuk menjadi mualaf tidak diketahui oleh Komika Arafah.

    “Arafah tahu kalau loe mualaf?” tanya Deddy Corbuzier di podcast Close The Door miliknya, Selasa (8/4/2025).

    “Jujur ya om, dia tidak tahu,” jawab Steven Wongso.

    Steven Wongso meminta agar tidak lagi membahas soal perempuan bernama asli Arafah Rianti tersebut.

    “Sudah ya, jangan dibahas lagi karena membuat saya sedih,” ungkapnya.

    Meski hubungannya dengan Arafah sudah berakhir, tetapi dirinya mengaku masih menyayangi dan mencintainya hingga saat ini.

    “Sayang, om. Sayang banget sama dia dan harus saya akui apa yang saya rasakan,” balas Steven Wongso.

    Steven Wongso menegaskan, semenjak berhubungan dengan Arafah tidak pernah ada niatan dari dirinya untuk menyakiti orang yang disayanginya itu.

    “Om, saya itu tidak ada kepikiran untuk menyakiti hati wanita. Kenapa? Karena saya sayang banget sama dia,” ujarnya.

    Steven Wongso pun tidak mengetahui apa yang menjadi penyebab retaknya hubungannya dengan Arafah. Padahal, selama ini dirinya selalu menjaga perasaan orang yang dicintainya itu.

    “Saya enggak tahu, om kenapa kita harus seperti ini. Saya benar-benar enggak tahu kenapa kita berdua saling menjauh,” ungkapnya.

    “Memangnya tidak ada penjelasan sama sekali?” respons Deddy Corbuzier kepada Steven Wongso.

    Steven Wongso mengaku, Arafah sempat memberikan penjelasan apa yang menjadi alasannya untuk menjauh. Namun, baginya penjelasan dari sang komika tersebut masih menggantung di hatinya.

    “Dia memang menjelaskan. Padahal, saya selalu menuruti dia, kita berdua enggak pernah ada ribut. Namun, tiba-tiba saja kita udahan dan tidak tahu ada permasalahan apa yang terjadi hingga harus berakhir,” tambahnya.

    Steven Wongso tidak menutup kemungkinan untuk kembali ke pelukan Arafah, apabila Sang Pencipta mengizinkannya untuk bersatu lagi.

    “Kalau dia mau, saya mau om. Jujur ya, apa yang saya utarakan bukan bohong tetapi beneran,” tutup Steven Wongso yang mengaku Arafah tidak mengetahui keputusannya untuk mualaf.

  • Transformasi Hidup Steven Wongso: Dari Atheis Kini Jadi Muslim

    Transformasi Hidup Steven Wongso: Dari Atheis Kini Jadi Muslim

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Steven Wongso mengaku sebelum memeluk agama Islam, dirinya adalah seorang atheis.

    “Saya sebelumnya adalah seorang atheis dan merasa tidak percaya agama,” ucap Steven Wongso dikutip dari podcast Close The Door milik Deddy Corbuzier, Selasa (8/4/2025).

    Steven Wongso menjelaskan apa yang menyebabkan dirinya menjadi seorang atheis sebelum akhirnya memutuskan untuk memeluk agama Islam.

    “Saat itu hidup saya sangat ruwet, saya mencari islam dengan mempertimbangkan. Karena, saya merasa waktu itu hidup ini nge-loop, selalu ingin seperti pada teman-teman. Mereka selalu bilang ‘jangan pernah khawatir karena hidup sudah ada yang mengatur’. Di situ saya berpikir, karena saya atheis lalu siapa yang mengatur rezeki saya. Saya merasa bingung,” lanjutnya.

    “Saya capek, saya merasa ketakutan seperti pekerjaan sepi. Lalu, ada banyak masalah dan saya merasa butuh Tuhan dan butuh tempat yang mengadu karena butuh manusia itu kan hanya ada datang dan pergi,” katanya lagi.

    Steven Wongso juga mengatakan, selama ini dirinya mencari apa tujuan dari Tuhan yang memilihnya untuk berada di dunia ini.

    “Saya butuh sense of community, saya merasa buat apa saya hidup. Saya merasa jujur ya, kokoh (kakaknya) saya lebih kaya dari aku apalagi adik aku. Aku merasa tidak punya reason untuk hidup, saya merasa kerja itu buat apa,” jelasnya.

    “Saya merasa orang tua bisa bahagia dari kokoh dan adik aku, dan enggak ada aku juga tidak masalah. Di situ, saya merasa hampa, sekali lagi saya tegaskan pemilihan saya mualaf bukan karena cinta. Tetapi ini bagian saya dalam menjalankan hidup,” tuturnya.

    Namun, semua itu berubah ketika dirinya melihat sahabatnya yang selalu bersujud kepada Sang Pencipta ketika masalah dalam hidupnya datang.

    “Jujur ya, saya punya teman dan dia selalu curhat ke saya. Curhatannya dia itu sering diomeli sama bosnya, tetapi yang ada dia memilih untuk salat lima waktu,” ungkapnya.

    “Dia selalu menahan diri, kemudian ketika rasa emosinya sudah muncul yang dilakukan adalah salat. Saya juga tidak memungkiri bahwa circle pertemanan saya 90% adalah Islam semua,” bebernya lagi.

    Selain itu, Steven Wongso menyebut, keputusannya untuk mualaf sudah dipertimbangkan sejak tahun lalu. Termasuk, soal mengambil langkah untuk benar-benar menjadi mualaf.

    “Keinginan saya itu untuk menjadi mualaf sudah dari tahun lalu. Termasuk saat memutuskan mualaf pada Ramadan,” ujarnya.

    Steven Wongso mengaku, tidak menyesali apa yang sudah menjadi keputusannya untuk menjadi seorang Muslim.

    “Saya tidak menyesali ketika sudah menjadi seorang Muslim. Ada perasaan damai di hati saya. Bahkan, ketika ada masalah datang, saya memilih untuk salat,” tutup Steven Wongso yang mengaku atheis sebelum resmi memeluk agama Islam.

  • Masih Mualaf, Ruben Onsu Jadi Imam Salat untuk Desy Ratnasari, Sahkah?

    Masih Mualaf, Ruben Onsu Jadi Imam Salat untuk Desy Ratnasari, Sahkah?

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Ruben Onsu jadi imam salat untuk Desy Ratnasari dan putrinya, Nasywa, menjadi perbincangan hangat warganet, Selasa (8/4/2024). Momen tersebut terekam dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @by_abank dan langsung menyita perhatian publik.

    Dalam video itu, terlihat Ruben mengenakan kaus polo biru muda dan celana jin, berdiri di barisan paling depan memimpin salat berjamaah. Sementara Desy Ratnasari tampil anggun dengan mukena ungu bermotif putih, dan Nasywa mengenakan mukena serbaputih.

    “Dan, Alhamdulillah-nya untuk pertama kalinya @ruben_onsu menjadi imam salatnya. Masyaallah,” tulis sang pengunggah, mengungkapkan rasa harunya melihat perkembangan spiritual Ruben yang belum lama ini memutuskan menjadi mualaf.

    Ruben Onsu jadi imam salat memang menimbulkan pertanyaan bagi sebagian orang. Apakah seorang mualaf yang baru memeluk Islam sudah sah menjadi imam salat?

    Ruben Onsu jadi imam salat untuk Desy Ratnasari dan putrinya. – (Beritasatu.com/Instagram)

    KH Agung Cahyadi, Lc, MA dari Dompet Al-Qur’an Indonesia yang dikutip dari kanal YouTube Dompet Al-Qur’an Indonesia menjelaskan bahwa sah tidaknya seseorang menjadi imam salat ditentukan oleh beberapa kriteria. Yang utama, kata dia, adalah bacaan salatnya. Imam sebaiknya adalah orang yang paling baik bacaannya, termasuk tajwidnya, hafalannya, dan pemahaman tentang aturan salat.

    “Kalau bacaannya baik, tajwidnya benar, dan tidak keliru dalam rukun salat, maka sah saja,” jelas KH Agung.

    Ia menambahkan, mualaf boleh menjadi imam, asalkan sudah memahami aturan dasar salat dan mampu melafalkan bacaan salat dengan baik. “Jangan sampai karena tidak tahu tajwid atau salah baca, justru maknanya berubah. Itu yang harus dihindari,” katanya.

    Menurutnya kemampuan memahami aturan dasar salat dan melafalkan Al-Qur’an dan bacaan salat adalah mutlak dimiliki imam salat. “Orang fasik asal memenuhi kriteria itu bisa menjadi imam salat, meski jemaahnya tidak suka,” jelasnya. 

    Momen Ruben Onsu jadi imam salat memang menyentuh banyak hati, tetapi juga mengingatkan pentingnya ilmu dasar sebelum memimpin ibadah. Keputusan Ruben untuk memeluk Islam dan langsung tampil memimpin salat tentu menjadi perjalanan spiritual yang tak biasa, namun tetap harus diiringi dengan pemahaman yang benar tentang ibadah itu sendiri.

  • Ridwan Kamil Bakal Tes DNA, Ini Persyaratan yang Harus Dipenuhi

    Ridwan Kamil Bakal Tes DNA, Ini Persyaratan yang Harus Dipenuhi

    Jakarta, Beritasatu.com – Kasus yang melibatkan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan selebgram Lisa Mariana terus menjadi perhatian publik. Lisa sebelumnya mengeklaim telah melahirkan anak dari Ridwan Kamil, yang kemudian direspons oleh Ridwan dengan menyatakan kesiapannya untuk menjalani tes DNA sebagai bentuk klarifikasi.

    Lisa pun menyambut baik keputusan tersebut, menyebutnya sebagai langkah positif menuju penyelesaian persoalan. Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya @Lisamarianaa, pada Sabtu (5/4/2025), Lisa mengungkapkan rasa syukur atas sikap terbuka Ridwan Kamil.

    Keputusan Ridwan untuk menjalani tes DNA tanpa menunggu proses hukum disebutnya sebagai itikad baik dalam menghadapi isu ini secara jujur dan transparan.

    Sebelumnya, Ridwan Kamil secara tegas membantah tuduhan yang beredar, menyebut klaim perselingkuhan dan pengakuan anak dari Lisa Mariana sebagai fitnah yang tidak berdasar. Ia menegaskan langkah tes DNA merupakan upaya untuk mengungkap kebenaran serta menghentikan berbagai spekulasi yang berkembang di masyarakat.

    Tes DNA merupakan metode ilmiah yang digunakan untuk mengetahui informasi genetik seseorang. Dalam konteks pengujian paternitas, tes ini bertujuan untuk menentukan hubungan biologis antara seorang anak dan ayah yang diduga.

    Lalu, bagaimana syarat dan proses tes DNA? Berikut ini penjelasannya.

    Syarat dan Proses Tes DNA

    1. Pengambilan sampel

    Sampel DNA dapat diambil melalui darah, air liur, atau jaringan tubuh. Metode paling umum dan tidak invasif adalah dengan kapas usap dari bagian dalam pipi. Sampel yang dikumpulkan harus disimpan dengan benar untuk menjaga kualitas hasil.

    2. Analisis laboratorium

    Sampel kemudian dianalisis menggunakan teknik seperti PCR (polymerase chain reaction) untuk menggandakan DNA, yang kemudian diuji untuk menemukan penanda genetik tertentu. Validasi dan verifikasi hasil dilakukan untuk menjamin akurasi.

    3. Persetujuan dan etika

    Sebelum tes dilakukan, individu harus memahami tujuan, manfaat, serta potensi risikonya. Persetujuan tertulis diperlukan, dan kerahasiaan data menjadi bagian penting dari prosedur etis.

    4. Interpretasi hasil

    Hasil disampaikan secara jelas dan dapat disertai konseling genetik, terutama jika berkaitan dengan informasi medis yang sensitif. Komunikasi terbuka menjadi kunci agar informasi dapat dipahami dan digunakan dengan bijak.

    Pelaksanaan tes DNA membutuhkan perhatian pada aspek teknis, hukum, dan etika. Dalam kasus Ridwan Kamil dan Lisa Mariana, tes ini diharapkan mampu mengungkap fakta sebenarnya dan menjadi langkah konstruktif untuk menyelesaikan konflik secara adil.

  • Sudah Mualaf, Steven Wongso: Orang Tua Tidak Tahu

    Sudah Mualaf, Steven Wongso: Orang Tua Tidak Tahu

    Jakarta, Beritasatu.com – Pengakuan mengejutkan datang dari selebritas Steven Wongso. Ia mengungkapkan dirinya telah memutuskan untuk menjadi mualaf. Namun, hingga kini belum memberitahukan keputusan itu kepada kedua orang tuanya.

    “Sebenarnya, saya belum bilang mama kalau saya sudah mualaf,” ucap Steven Wongso dikutip dari podcast Close The Door milik Deddy Corbuzier, Selasa (8/4/2025).

    Sebelum memutuskan untuk mualaf, terlebih dahulu Steven Wongso meminta kepada orang tuanya untuk menghapus semua media sosial yang ada di hand phone.

    “Semua media sosial, baik TikTok dan Instagram saya minta dihapus dan ternyata beneran di hapus sama mama,” ujarnya.

    “Saya bilang kepada mama ‘Mama, medsos itu kan bikin otak rusak, bikin susah tidur. Namun, yang saya lupa bilang ke mama untuk hapus YouTube,” lanjutnya.

    Steven Wongso berdalih apa yang ada di media sosial hanya bagian dari konten.

    “Sampai saat ini mama belum tahu, dia tahu tetapi bukan benar-benar saya mualaf. Namun, hanya sebatas konten,” ungkapnya lagi.

    Ia merasa, suatu saat tentu akan terbuka kepada orang tuanya. Namun, untuk saat ini dirinya memilih mendalami agama Islam sesungguhnya. Ketika sudah siap barulah memberitahukan kepada orang tuanya terkait keputusannya untuk mualaf.

    “Selama ini dia tahu karena konten, tetapi soon on later akan tahu dari mulut saya. Saya ingin mempelajari terlebih dahulu Islam itu seperti apa, sehingga ketika dipertanyakan oleh orang tua maka saya sudah siap untuk menjawabnya,” bebernya.

    Steven Wongso meminta kepada kerabat dan keluarganya untuk tidak memberitahukan kepada orang tuanya soal keputusannya menjadi mualaf.

    “Buat teman-teman saya, teman-teman mama tolong jangan bilang ke mama (Steven Wongso mualaf). Biar saya yang menjelaskan sendiri kepada mama,” tutup Steven Wongso yang mengaku belum memberitahu orang tuanya soal sudah resmi memeluk agama Islam.

  • Steven Wongso Putus dari Arafah sebelum Mualaf

    Steven Wongso Putus dari Arafah sebelum Mualaf

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Steven Wongso memastikan, hubungan asmaranya dengan komika Arafah sudah kandas. Steven Wongso memastikan, berakhirnya hubungan tersebut terjadi sebelum memutuskan mualaf.

    “Dengar kabar, katanya loe sudah putus sama Arafah sebelum mualaf?” tanya Deddy Corbuzier kepada Steven Wongso dikutip dari podcast Deddy Corbuzier, Selasa (8/4/2025).

    “Betul soal kabar kita putus, sudah lama Om. Terakhir valentine kemarin pada Februari 2025,” jawab Steven Wongso.

    Steven Wongso merasa bingung, mengapa hubungannya dengan Arafah sudah berakhir. Padahal, selama ini tidak memiliki masalah apa pun.

    “Kalau valentine kemarin kan Februari, artinya belum lama. Lalu kenapa putus?” ujar Deddy Corbuzier.

    “Karena bagi dia (Arafah) sudah lama, Om. Dia bucin soalnya. Mau tahu alasannya, om? Sampai sekarang saya juga tidak tahu kenapa,” kata Steven Wongso.

    Steven Wongso membantah, keputusannya untuk mualaf bukan karena didasarkan atas perasaan cinta terhadap Arafah.

    “Bukan karena cinta saya mualaf, tetapi ada masalah yang bertubi-tubi datang kepada saya dan semuanya sudah bercerita kepada ustadz Felix,” tutup Steven Wongso yang memastikan mualaf bukan karena komika Arafah.

  • Jadi Imam Salat, Ruben Onsu Siap Lamar Desy Ratnasari pada Mei?

    Jadi Imam Salat, Ruben Onsu Siap Lamar Desy Ratnasari pada Mei?

    Jakarta, Beritasatu.com – Setelah tepergok menjadi imam salat untuk Desy Ratnasari dan putrinya, Nasyawa. Berhembus kabar, Selebritas Ruben Onsu bakal melamar artis senior tersebut pada Mei 2025. Benarkah?

    Kabar keseriusan Ruben Onsu untuk meminang Desy Ratnasari berhembus melalui akun Instagram @by_abank. Pada akun tersebut, menyebut akan ada sesuatu yang telah dipersiapkan Ruben Onsu dan Desy Ratnasari pada Mei 2025.

    “Semoga Bulan Mei segala sesuatunya dilancarkan untuk kalian yah,” tulis akun tersebut, Selasa (8/5/2025).

    Selain mengisyaratkan ada hal yang akan dilakukan Ruben Onsu dan Desy Ratnasari pada Mei 2025, akun tersebut juga memperlihatkan momen kebersamaan keduanya saat melakukan salat bersama.

    Bahkan pada momen itu, terlihat Ruben Onsu menjadi imam salat bersama Desy Ratnasari dan putrinya.

    “Dan, Alhamdulillah-nya untuk pertama kalinya @ruben_onsu menjadi imam salatnya. Masyaallah,” tulisnya lagi.

    Melihat unggahan tersebut, membuat netizen membanjiri kolom komentar akun tersebut. Bahkan, netizen lebih menyoroti soal adanya momen yang akan dilakukan Ruben Onsu pada Meli 2025. Netizen menduga Ruben Onsu akan melakukan lamaran kepada Desy Ratnasari.

    Ruben Onsu jadi imam salat untuk Desy Ratnasari dan putrinya. – (Beritasatu.com/Instagram)

    “Salfok sama Mei. Ada apakah?” tulis netizen.

    “Ada apakah di bulan mei nanti? Project kerja bareng atau projek yang lain?” tulis netizen lagi.

    “Ada apa dengan Mei? Lamaran?” tulis netizen.

    “Bulan Mei ada apaan?” tulis netizen lainnya.

    “Semoga dilancarkan untuk keduanya,” tulis netizen.

    “Bulan Mei, ya?” tulis netizen yang menduga bakal ada momen lamaran dari Ruben Onsu dan Desy Ratnasari pada Mei 2025. 

  • Inspiratif! Ruben Onsu Bangun Musala di Desa Terpencil Sukabumi

    Inspiratif! Ruben Onsu Bangun Musala di Desa Terpencil Sukabumi

    Jakarta, Beritasatu.com – Presenter Ruben Onsu membagikan kisahnya tentang musala yang ia bangun di daerah terpencil di wilayah Sukabumi, Jawa Barat yang diberi nama Musala Al Helmiah. Nama musala ini terinspirasi dari nama sang ibu, Helmiah Chalifah, sebagai bentuk penghormatan dan cinta kepada orang tua.

    Terletak di tengah hamparan sawah dan jauh dari pusat kota, lokasi musala ini tidak mudah dijangkau. Ruben Onsu bahkan harus berjalan cukup jauh untuk sampai ke sana. 

    Lantaran tempatnya begitu terpencil, Ruben pun tergerak untuk membangun tempat ibadah bagi masyarakat sekitar yang kesulitan mengakses musala atau masjid terdekat.

    “Kenapa dibangun di sini? Karena orang-orang di pedalaman harus berjalan jauh kalau ingin salat. Apalagi yang sudah tua, kasihan,” ujar Ruben Onsu dikutip dari kanal YouTube MOP Channel, Selasa (8/4/2025).

    Musala Al Helmiah diresmikan pada 2022, ketika Ruben masih menjadi Nasrani. Namun, kini setelah ia mengumumkan resmi menjadi mualaf pada Senin (31/4/2025), bertepatan dengan Hari Raya Idulfitri, Ruben pun akhirnya ikut menunaikan salat di tempat ibadah yang ia bangun sendiri.

    “Dahulu saya cuma bisa bantu bangun dan renovasi saja, sekarang alhamdulillah sudah bisa ikut salat di sini,” ungkap mantan suami Sarwendah Tan tersebut.

    Pembangunan musala itu sempat mengalami kendala, karena kubah bangunan rusak akibat angin kencang yang melanda wilayah tersebut. Ruben pun kembali turun tangan untuk memperbaiki kubah dan atap musala agar tetap bisa digunakan oleh masyarakat.

    Kini, musala yang  dibangun Ruben tersebut menjadi pusat kegiatan ibadah warga setempat, terutama anak-anak yang sering melaksanakan salat berjemaah.

    Menariknya, Ruben Onsu berencana menjadikan Musala Al Helmiah yang dibangunnya itu sebagai tempat pengajian rutin dan kegiatan keagamaan lainnya bagi warga desa setempat.

    Keputusan Ruben Onsu untuk menjadi mualaf disebutnya sudah melalui proses panjang dan pertimbangan yang matang. Ia mengucapkan dua kalimat syahadat dengan bimbingan Habib Usman bin Yahya, suami dari Kartika Putri. Bahkan, kini ia bisa melaksanakan salat di musala yang ia bangun untuk membantu masyarakat sekitarnya.