Category: Beritasatu.com Hiburan

  • Titiek Puspa Meninggal, Sejumlah Tokoh dan Artis Hadir di Rumah Duka

    Titiek Puspa Meninggal, Sejumlah Tokoh dan Artis Hadir di Rumah Duka

    Jakarta, Beritasatu.com – Artis dan penyanyi legendaris Titiek Puspa meninggal dunia pada Kamis (10/4/2025) setelah sempat dirawat akibat mengalami pendarahan otak. Sejumlah tokoh dan artis tampak hadir di rumah dukan di Wisma Puspa, Jakarta Selatan, Kamis malam WIB, untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sang legenda musik Indonesia.

    Sederetan tokoh publik dan artis yang datang meliputi mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, serta artis dan musisi seperti Asri Welas, Camelia Malik, Inul Daratista, Yovie Widianto, Vina Panduwinata, Krisdayanti, hingga Addie MS.

    Mereka menyampaikan rasa duka yang mendalam setelah Titiek Puspa meninggal. Almarhumah dikenal sebagai seniman panutan dan inspirasi bagi dunia hiburan Indonesia.

    “Saya dengan beliau sudah seperti kakak dan adik. Saya sangat merasa kehilangan,” ujar Sutiyoso penuh haru.

    Selama puluhan tahun berkarya, Titiek Puspa telah memberikan kontribusi besar bagi industri musik dan hiburan Tanah Air. Warisan seninya dianggap sebagai peninggalan berharga yang patut dilanjutkan oleh generasi muda.

    Selain menyampaikan belasungkawa, para pelayat juga memanjatkan doa agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

    Titiek Puspa, yang akrab disapa Eyang oleh para penggemarnya, meninggal dunia pada usia 87 tahun di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan, pada Kamis sore (10/4/2025).

    Jenazah Titiek Puspa disemayamkan semalam di rumah duka dan akan dimakamkan keesokan harinya, Jumat (11/4/2025) di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, usai pelaksanaan salat Jumat.

  • Film Jumbo Tembus 1,6 Juta, Sufmi Dasco: Karya Terbaik Anak Bangsa

    Film Jumbo Tembus 1,6 Juta, Sufmi Dasco: Karya Terbaik Anak Bangsa

    Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengapresiasi film animasi Jumbo yang telah berhasil menarik perhatian lebih dari 1.606.462 penonton dalam tujuh hari sejak penayangan perdananya pada Selasa, 31 Maret 2025. Dasco mengajak masyarakat untuk terus mendukung industri perfilman Tanah Air.

    “Mari kita menonton bersama, support dan dukung Jumbo serta industri perfilman Indonesia,” ujar Sufmi Dasco kepada wartawan, Kamis (10/4/2025).

    Film Jumbo bahkan berhasil mengalahkan dua film horor yang dirilis bersamaan. Dasco, yang sudah mengikuti film ini sejak pemutaran perdananya, merasa senang dan memberikan perhatian khusus kepada film tersebut. Bahkan, Dasco bersama anggota DPR lainnya turut hadir pada gala premier film Jumbo pada akhir Maret 2025 lalu.

    Kehadiran Sufmi Dasco saat itu sebagai bentuk dukungan legislatif terhadap perfilman Tanah Air. Seusai menonton, Dasco mempromosikan film animasi garapan Ryan Adriandhy bersama sekitar 420 kreator tersebut melalui video testimoni.

    Dalam video tersebut, Dasco menyatakan, film Jumbo adalah karya terbaik anak bangsa yang tak kalah dengan animasi luar negeri.

    “Saudara-saudara sekalian, hari ini kita saksikan pemutaran film Jumbo, karya cipta terbaik anak bangsa yang tidak kalah dengan animasi dari luar negeri,” katanya.

    Ketua Harian Partai Gerindra ini juga mengajak masyarakat untuk lebih mengapresiasi karya anak bangsa dengan mendukung film Jumbo di bioskop. Yang terpenting, menurut Dasco, adalah masyarakat menjadi bangga dan mendukung karya bangsa sendiri.

    Dukungan legislatif terhadap industri perfilman Tanah Air sangat penting agar karya-karya anak bangsa bisa dinikmati oleh lebih banyak orang.

    Apresiasi dari anggota DPR diyakini dapat meningkatkan jumlah penonton, karena masing-masing anggota memiliki konstituen di wilayahnya.

    Kehadiran Sufmi Dasco dan anggota DPR lainnya diyakini akan terus mendorong perkembangan industri animasi dan perfilman Indonesia. Karya-karya film Indonesia harus terus berkembang untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan generasi masa depan.

    Film animasi Jumbo yang dipersembahkan oleh rumah produksi Visinema ini berkisah tentang seorang anak bernama Don, yang diisi suara oleh Prince Poetiray dan Den Bagus Sasono.

    Don sering merasa diremehkan oleh teman-temannya, namun berjuang untuk menemukan kepercayaan diri dan kemampuan luar biasanya dalam film Jumbo.

  • Kenang Sosok Titiek Puspa, Inul Daratista: Eyang Tak Pernah Keriput

    Kenang Sosok Titiek Puspa, Inul Daratista: Eyang Tak Pernah Keriput

    Jakarta, Beritasatu.com – Penyanyi dangdut Inul Daratista mengungkapkan, rasa duka yang mendalam atas meninggalnya artis senior Titiek Puspa. Inul memiliki kenangan berkesan bersama Titiek Puspa selama hidupnya.

    “Eyang adalah sosok yang ada di hati saya. Yang paling dalam,” ujar Inul Daratista saat melayat di RS Medistra, Jakarta Selatan, Kamis (10/04/2025).

    Perasaan emosional Inul Daratista begitu terlihat, tidak bisa menahan tangis saat mengenang kepergian Titiek Puspa. Ia mengenang sosok Titiek yang selalu tampak cantik tanpa keriput.

    “Kesannya banyak baik. Eyang sangat cantik sekali, senyum, badannya enggak ada yang keriput,” jelasnya sambil menangis.

    Jenazah Titiek Puspa rencananya akan dimakamkan pada Jumat (11/04/2025) di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, setelah salat Jumat. “Saya mau ke Pancoran,” ujar Inul dengan penuh emosi.

    Sebelumnya, manajer Titiek Puspa, Mia, membenarkan, kabar duka tersebut. Mia mengonfirmasi Titiek Puspa meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, pada pukul 16.25 WIB.

    “Iya benar (meninggal dunia) pukul 16.25 WIB tadi di RS Medistra Jakarta, jenazah sekarang masih di rumah sakit,” ujarnya lagi.

    Sementara itu, anak pertama Titiek Puspa, Petty Tunjungsari, dalam jumpa persnya menyampaikan, ibunya mengalami pendarahan otak yang cukup serius dan harus segera menjalani operasi.

    “Ternyata setelah diperiksa, ada perdarahan otak di sebelah kiri, kepala kiri. Nah itu memang termasuk yang serius karena Ibu Titiek usianya 87 tahun,” jelasnya.

    Sebelum menghembuskan nafas terakhir, Titiek Puspa sempat dilarikan ke Rumah Sakit Medistra Jakarta pada 26 Maret 2025 setelah pingsan saat sedang syuting di salah satu stasiun televisi swasta. Setelah dirawat, Titiek Puspa menjalani operasi dan mendapat perawatan intensif.

  • Jenazah Titiek Puspa Tiba di Rumah Duka, Jerit dan Tangisan Menggema

    Jenazah Titiek Puspa Tiba di Rumah Duka, Jerit dan Tangisan Menggema

    Jakarta, Beritasatu.com – Jenazah artis legendaris dan penyanyi senior Titiek Puspa tiba di rumah duka yang berada di kawasan Wisma Puspa, Pancoran, Jakarta Selatan.

    Rencananya, jenazah almarhumah akan disemayamkan terlebih dahulu di Wisma Puspa sebelum prosesi pemakaman dilakukan.

    Berdasarkan pantauan Beritasatu.com, Kamis (10/4/2025), ambulans yang membawa jenazah Titiek Puspa, yang dikenal juga dengan nama Sudarwati tiba di Wisma Puspa.

    Kedatangan jenazah disambut oleh isak tangis keluarga, kerabat, dan sesama artis tanah air yang telah lebih dahulu tiba untuk memberikan penghormatan terakhir.

    Titiek Puspa atau yang sering disapa Eyang oleh para penggemarnya, diketahui meninggal dunia pada usia 87 tahun di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan, pada Kamis (10/4/2025) sore.

    Selama 65 tahun berkarir di dunia hiburan, Titiek Puspa meninggalkan warisan karier yang gemilang di industri musik Indonesia.

  • Titiek Puspa Meninggal, Presiden Prabowo: Pengabdiannya Jadi Inspirasi

    Titiek Puspa Meninggal, Presiden Prabowo: Pengabdiannya Jadi Inspirasi

    Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rasa belasungkawa yang mendalam atas wafatnya seniman legendaris Tanah Air, Titiek Puspa. Prabowo menilai almarhumah Titiek Puspa sebagai sosok yang memiliki peran besar dalam perkembangan musik dan kebudayaan Indonesia.

    “Saya menyampaikan dukacita yang mendalam atas berpulangnya Ibu Titiek Puspa, seorang musisi legendaris serta tokoh seni yang telah berjasa besar dalam dunia musik dan budaya Indonesia,” tulis Prabowo melalui akun Instagram resminya, Kamis (10/4/2025).

    Prabowo menilai dedikasi Titiek Puspa dalam berkarya menjadi sumber inspirasi yang luar biasa bagi para pelaku seni dan generasi muda Indonesia.

    “Semangat dan pengabdian beliau akan terus menginspirasi para seniman serta generasi penerus bangsa,” lanjutnya.

    Presiden Prabowo juga mendoakan agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta menguatkan keluarga yang ditinggalkan.

    “Semoga almarhumah diberikan tempat yang mulia di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan ini,” pungkasnya.

    Titiek Puspa meninggal dunia pada Kamis (10/4/2025) pukul 16.25 WIB di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, dalam usia 87 tahun. Saat ini jenazah disemayamkan di Wisma Puspa, Pancoran, Jakarta Selatan.

    Rencananya jenazah Titiek Puspa akan dimakamkan di pemakaman Tanah Kusir pada Jumat (11/4/2025).

  • Detik-detik Jenazah Titiek Puspa Diberangkatkan ke Rumah Duka

    Detik-detik Jenazah Titiek Puspa Diberangkatkan ke Rumah Duka

    Jakarta, Beritasatu.com – Setelah menjalani proses persemayaman dan menyelesaikan urusan administrasi, jenazah selebritas senior Titiek Puspa akhirnya diberangkatkan ke rumah duka di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, dari Rumah Sakit Medistra Jakarta sekitar pukul 19.45 WIB.

    Berdasarkan pantauan tim Beritasatu.com, Kamis (10/4/2025) jenazah Titiek Puspa dikeluarkan dari rumah sakit dengan diselimuti kain batik berwarna gelap, yang menunjukkan bahwa jenazah tersebut telah dikafani.

    Sejumlah tokoh, seperti Agum Gumelar bersama istrinya, tokoh anak Kak Seto, serta pengacara OC Kaligis, turut hadir menyaksikan saat jenazah dimasukkan ke dalam ambulans yang akan membawanya ke rumah duka.

    Beberapa pelayat yang datang ke rumah sakit tampak sangat berduka atas kepergian Titiek Puspa yang meninggal dunia pada pukul 16.25 WIB karena sakit.

    Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno yang juga menyempatkan diri hadir di Rumah Sakit Medistra, mengungkapkan, jenazah Titiek Puspa akan dibawa malam ini ke rumah duka di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan.

    Pemakaman rencananya akan dilaksanakan pada Jumat (11/4/2025) di TPU Tanah Kusir, Jakarta, setelah salat Jumat.

    “Rencana pemakamannya di TPU Tanah Kusir Jakarta bakda Jumat,” ujar Rano Karno menutup pernyataannya soal Titiek Puspa meninggal.

  • Cerita Titiek Puspa Jadi Penyanyi Istana dan Bertemu Bung Karno

    Cerita Titiek Puspa Jadi Penyanyi Istana dan Bertemu Bung Karno

    Jakarta, Beritasatu.com – Dunia hiburan Tanah Air kembali berduka atas kepergian salah satu legenda musik Indonesia, Titiek Puspa. Sang maestro tutup usia pada Kamis (10/4/2025) pukul 16.25 WIB di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, dalam usia 87 tahun.

    Kepergiannya meninggalkan jejak panjang dalam perjalanan musik nasional yang telah ia warnai selama lebih dari tujuh dekade.

    Karier Titiek Puspa dimulai pada tahun 1952. Namanya mulai meroket di era 1960-an saat bergabung dengan Orkes Studio Jakarta. Puncak popularitasnya terjadi pada tahun 1970 hingga 1980-an, menjadikannya salah satu ikon musik paling berpengaruh di Indonesia.

    Salah satu momen bersejarah dalam hidup Titiek Puspa adalah ketika dirinya menjadi penyanyi Istana pada masa pemerintahan Presiden pertama Republik Indonesia, Ir Soekarno.

    Bagi Titiek, pertemuan dengan Bung Karno adalah pengalaman yang sangat berkesan, bahkan ia menggambarkan sosok sang presiden seperti figur ayah yang penuh wibawa dan kasih.

    “Saat bertemu dengan bapak (Bung Karno), rasanya seperti bertemu ayah sendiri. Beliau adalah sosok yang sangat saya hormati dan kagumi. Saya tidak merasa takut, malah justru senang bisa dekat dengan beliau,” ujar Titiek dalam wawancaranya salah satu kanal YouTube, dikutip Beritasatu.com, Kamis (10/4/2025).

    Titiek juga mengungkapkan bahwa dirinya adalah penyanyi pertama yang secara langsung diminta oleh Bung Karno untuk tampil di Istana.

    “Bapak sendiri yang bilang ke saya, ‘Mulai sekarang, Titiek Puspa jadi penyanyi Istana.’ Saya pun dipanggil langsung ke Istana oleh presiden,” kenangnya.

    Saat menerima undangan pertamanya ke Istana, Titiek mengaku cukup terkejut. Ia bahkan sempat kembali ke rumah untuk mengganti pakaian karena merasa perlu tampil lebih pantas.

    “Saya waktu itu lagi di RRI Jakarta yang memang dekat dengan Istana. Tapi kan enggak bisa sembarangan pakai baju, harus pakai kain. Jadi saya pulang dulu, pakai konde, berdandan sendiri. Dari dulu memang saya selalu dandan sendiri, sampai sekarang pun masih begitu,” tuturnya sambil tersenyum.

    Pertemuan pertamanya dengan Bung Karno meninggalkan kesan mendalam. “Waktu pertama kali lihat bapak, rasanya seperti ada aura yang luar biasa. Saya sampai menundukkan kepala karena merasa begitu segan. Bahkan sempat berpikir jangan-jangan beliau memeluk saya karena saking kuatnya aura itu,” ujar Titiek.

    Setelah penampilannya di Istana, Bung Karno langsung menetapkan Titiek sebagai penyanyi tetap Istana. “Sejak saat itu, sekitar tahun 1961 atau 1962, saya sudah resmi menjadi penyanyi Istana,” tambahnya.

    Sebagai penyanyi Istana, Titiek juga kerap diajak Bung Karno dalam perjalanan dinas ke negara-negara tetangga. Ia menyebut bahwa dalam setiap kunjungan, mereka biasanya menginap terpisah, yakni Bung Karno di hotel, sedangkan para pengisi acara ditempatkan di kediaman kedutaan.

    “Jadi memang tidak campur, masing-masing punya tempat sendiri,” jelasnya.

    Puluhan tahun setelah peran istimewanya di masa Bung Karno, nama Titiek Puspa tetap bersinar dan karya-karyanya terus dikenang lintas generasi. Sosoknya tidak hanya dikenang sebagai seniman, tetapi juga sebagai simbol kekuatan perempuan dalam dunia seni Indonesia.

  • Rano Karno: Titiek Puspa Dimakamkan di TPU Tanah Kusir

    Rano Karno: Titiek Puspa Dimakamkan di TPU Tanah Kusir

    Jakarta, Beritasatu.com – Titiek Puspa meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra Jakarta pukul 16.25 WIB. Jenazah Titiek Puspa rencananya akan dimakamkan besok, Jumat (11/4/2025) di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, setelah pelaksanaan salat Jumat. Kepastian itu diutarakan oleh Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno.

    “Insyaallah besok setelah salat Jumat, almarhumah Titiek Puspa akan dimakamkan di Tanah Kusir,” ujar Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno kepada wartawan di Rumah Sakit Medistra, Kamis (10/4/2025).

    Sebelumnya, kabar meninggalnya Titiek Puspa juga dibenarkan oleh manajernya, Mia.

    “Iya benar, beliau meninggal pukul 16.25 WIB di RS Medistra Jakarta. Jenazah saat ini masih di rumah sakit,” tuturnya.

    Sementara itu, putri pertama Titiek Puspa, Petty Tunjungsari, menjelaskan ibunya mengalami pendarahan otak sebelah kiri, yang menjadi penyebab utama kondisi kritis tersebut.

    “Ternyata setelah diperiksa, ada pendarahan di otak kiri. Itu cukup serius, apalagi usia Ibu Titiek sudah 87 tahun,” terangnya.

    Sebelumnya, Titiek Puspa sempat pingsan saat menjalani syuting di salah satu stasiun televisi swasta pada 26 Maret 2025. Ia kemudian dilarikan ke RS Medistra dan menjalani perawatan intensif, termasuk menjalani tindakan operasi.

    Titiek Puspa dikenal tidak hanya sebagai ikon musik, tetapi juga sosok inspiratif yang aktif dalam kegiatan sosial hingga akhir hayatnya.

  • Titiek Puspa Meninggal, Tangis Inul Daratista Pecah di Rumah Sakit

    Titiek Puspa Meninggal, Tangis Inul Daratista Pecah di Rumah Sakit

    Jakarta, Beritasatu.com –  Tangisan Inul Daratista pecah saat tiba di Rumah Sakit Medistra. Inul hadir untuk melihat kondisi Titiek Puspa yang meninggal dunia.

    Momen Inul Daratista tiba di Rumah Sakit Medistra dengan menggunakan Toyota Alphard warna hitam miliknya itu diunggah ulang akun Instagram @rumpi_gosip.

    Setibanya di rumah sakit, Inul Daratista langsung tidak kuasa menahan kesedihannya.

    Inul Daratista terlihat menggunakan pakaian serbahitam dan memakai kain selendang warna-warni itu menghiasi bagian lehernya. Kedua mata Inul Daratista terlihat bergelinang air mata.

    “Minta doanya ya,” kata Inul Daratista sambil menangis, Kamis (10/4/2025).

    Inul tampak tidak sanggup lagi berbicara kepada para wartawan yang sudah menunggu di rumah sakit.

    “Nanti lagi ya,” ucapnya mengusap air matanya.

    Melihat unggahan dari akun tersebut, membuat netizen membanjiri kolom komentarnya.

    “Eyang Titiek adalah orang yang paling membela Inul,” tulis netizen.

    “Eyang Titiek menjadi garda terdepan di saat Inul dimarahi Haji Rhoma,” tulis netizen lagi.

    “Ingat banget sama perjuangan Eyang Titiek yang membela Inul,” tulis netizen.

    “Eyang memang selalu membela Inul banget, jadi wajar kalau Inul merasa kehilangan,” tulis netizen lagi.

    “Selamat jalan Eyang Titiek,” tulis netizen yang berduka soal Titiek Puspa meninggal

  • BAC 2025: Jojo Akui Banyak yang Harus Diperbaiki meski Menang

    BAC 2025: Jojo Akui Banyak yang Harus Diperbaiki meski Menang

    Jakarta, Beritasatu.com – Tunggal putra Indonesia  Jonatan Christie atau Jojo mengakui masih banyak hal yang harus diperbaiki dari dirinya meskipun lolos ke babak delapan besar Badminton Asia Championships (BAC) 2025, Kamis (9/4/2025), di Ningbo, China.

    Unggulan kedua itu sempat terkejar oleh Justin Hoh dari Malaysia pada gim kedua sebelum memastikan kemenangan dengan skor 21-13 dan 21-19 dalam waktu 46 menit. Pada babak selanjutnya, Jojo akan berhadapan dengan pebulu tangkis tuan rumah Lu Guang Zu dari China. Lu melaju setelah menundukkan unggukan ketujuh Lin Chun-Yi dari Taiwan dengan skor 16-21, 21-15, dan 21-11. 

    Jojo mengakui masih banyak hal yang perlu diperbaiki dari performanya. “Menyoroti tadi pada akhir gim kedua, sudah unggul 19-15 jadi terkejar 19-19. Masih banyak hal yang harus diperbaiki. Saya harus lebih tenang, lebih mengontrol diri untuk fokus bermain seperti apa. Kalau ada perubahan, harus cepat mengambil keputusan dan hal-hal kecil lainnya, tetapi dampaknya cukup besar,” kata Jojo.

    Jojo menegaskan secara keseluruhan permainan hari ini sudah jauh lebih baik karena bisa menerapkan pukulan yang lebih bervariasi.

    “Kemarin setelah main sore dan rubber game lumayan panjang, hari ini main lebih siang jadi masa pemulihannya cukup singkat. Saya biasanya melakukan banyak teknik recovery untuk mempercepat pemulihan, selain makan dan istirahat, saya ada mandi kontras, air panas dan air dingin, banyak stretching juga. Ini sangat penting bagi saya,” katanya setelah menyabet tiket perempat final BAC 2025.