Category: Beritasatu.com Hiburan

  • Disebut Miliki Penyakit NPD, Baim Wong Tes di Malaysia: Saya Sehat!

    Disebut Miliki Penyakit NPD, Baim Wong Tes di Malaysia: Saya Sehat!

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Baim Wong menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh di Rumah Sakit Gleneagles, Penang, Malaysia. Langkah ini diambil sebagai klarifikasi atas berbagai isu yang menuduh dirinya mengidap gangguan kepribadian narsistik (NPD) di tengah proses perceraian dengan Paula Verhoeven.

    Dalam keterangan yang dibagikan melalui Instagram pada Minggu (13/4/2025), Baim Wong menyatakan, “Alhamdulillah saya sehat. Enggak ada kanker, tumor, HIV, atau penyakit lain. Cuma kolesterol tinggi karena doyan makan seafood, keju, dan daging merah. Namun selebihnya, semua oke.”

    Ia juga mengungkapkan, selain pemeriksaan fisik, dirinya telah menjalani tes kejiwaan. Hasilnya membantah spekulasi bahwa ia mengidap NPD.

    Baim Wong menekankan bahwa hasil pemeriksaan kesehatan seharusnya bersifat pribadi. Namun, ia merasa perlu memberikan klarifikasi karena merasa terganggu oleh berbagai tuduhan yang beredar di publik.

    “Penyakit adalah privasi seseorang. Hormati hak dasar manusia atas privasi, harga diri, dan kendali atas cerita hidupnya,” tegasnya.

    Kabar pemeriksaan kesehatan ini muncul di tengah proses perceraian antara Baim Wong dan Paula Verhoeven yang tengah disidangkan di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Keputusan terkait perkara perceraian tersebut masih dalam proses, sementara publik tetap menyimak perkembangan isu yang menimpa kedua selebritas ini.

  • Riyuka Bunga Resmi Bercerai dari Heri Horeh

    Riyuka Bunga Resmi Bercerai dari Heri Horeh

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebgram Riyuka Bunga resmi bercerai dari suaminya, komedian Heri Saputra atau Heri Horeh. Kabar perpisahan ini diumumkan Riyuka di akun Instagram pribadinya, @riyukabunga.

    “Putusannya adalah mengabulkan gugatan gue (cerai),” ucap Riyuka dengan suara bergetar sambil menangis haru, Minggu (13/4/2025).

    Dalam unggahannya, Riyuka Bunga menyampaikan tangisan tersebut merupakan luapan rasa syukur setelah melalui proses persidangan yang panjang dan melelahkan di Pengadilan Agama Depok, Jawa Barat.

    “Tidak ada perpisahan yang menyenangkan. Tangisan ini adalah tangisan penuh rasa syukur. Rumitnya proses persidangan menguras banyak waktu, tenaga, dan biaya,” ujarnya.

    Meski berat menghadapi perceraian, Riyuka Bunga tetap menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan selama masa sulit tersebut.

    “Semoga ini menjadi akhir dari semua prosesnya. Jiwa dan raga ini sudah terlalu lelah. Terima kasih, Tuhan. Terima kasih tim pengacara @kandara.law yang telah banyak membantu dalam menghadapi persidangan pelik ini. Terima kasih juga kepada kalian yang selalu ada dan menguatkan. Terima kasih sudah bertahan, Bunga,” ungkapnya.

    Sebelumnya, pada 13 Januari 2025, Riyuka Bunga yang memiliki nama lengkap Bunga Septian Rohan menggugat cerai Heri Horeh di Pengadilan Agama Depok. Gugatan itu diajukan lantaran rumah tangga mereka dinilai sudah tidak harmonis lagi.

    Tak hanya itu, Riyuka Bunga juga mengungkapkan adanya dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh Heri Horeh dengan wanita lain, yang menjadi salah satu alasan kuat dirinya memutuskan untuk mengakhiri pernikahan tersebut.

  • Mantan Artis Kolosal Edarkan Uang Palsu, Polisi: Sekar Arum Widara

    Mantan Artis Kolosal Edarkan Uang Palsu, Polisi: Sekar Arum Widara

    Jakarta, Beritasatu.com – Polres Jakarta Selatan mengungkap sosok tersangka yang merupakan mantan artis kolosal yang ditangkap karena mengedarkan uang palsu di Lippo Mall Kemang. Artis itu adalah Sekar Arum Widara yang pernah bermain pada sietron Angling Dharma.

    “Tersangka yang merupakan mantan artis kolosal yang diamankan di Lippo Mall Kemang yaitu Sekar Arum Widara (SAW),” kata Kanit Ranmor Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan Iptu Teddy Rohendi kepada wartawan, Minggu (13/4/2025).

    Sekar Arum Widara diamankan setelah ketahuan berbelanja di sejumlah toko yang berada di Lippo Mall Kemang dengan menggunakan uang palsu.

    “Tersangka melakukan pembelian di Hypermart lalu melakukan pembayaran dengan uang palsu dan berhasil diamankan,” ungkapnya.

    Ia menyebut sebelum ditangkap, Sekar pernah berbelanja di toko yang sama tetapi dengan kasir yang berbeda. Namun, kasir tersebut melakukan pengecekan dengan menggunakan alat pendeteksi dari sinar ultra violet. Hasilnya, uang tersebut dinyatakan palsu.

    Tak berhasil melancarkan aksinya, kemudian Sekar kembali melakukan transaksi di toko lain. Niat jahatnya itu kembali gagal hingga akhirnya diamankan petugas sekuriti mal.

    “Dari tangan pelaku kami menyita uang palsu pecahan Rp 100 ribu sebanyak 2.235 lembar senilai Rp 223.500.000,” tutup Kanit Ranmor Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan Iptu Teddy Rohendi soal penangkapan mantan artis kolosal Sekar Arum Widara yang diamankan terkait pengedaran uang palsu.

  • Seusai Mualaf dan Bangun Musala, Ruben Onsu Ajak Karyawan Umrah

    Seusai Mualaf dan Bangun Musala, Ruben Onsu Ajak Karyawan Umrah

    Jakarta, Beritasatu.com – Setelah menjadi mualaf pada Ramadan 2025 lalu, presenter Ruben Onsu mengajak tujuh karyawan dari rumah produksi MOP (Media Onsu Perkasa) miliknya menunaikan ibadah umrah bersama.

    Momen ini terungkap dalam acara halalbihalal dan ulang tahun MOP yang ditayangkan di kanal YouTube MOP Channel pada Minggu (13/4/2025).

    Dalam video tersebut, Ruben menyebutkan ketujuh karyawan yang dipilih merupakan sosok yang dinilainya memiliki perilaku baik serta konsisten menjalankan ibadah, khususnya salat. Ia pun berharap perjalanan umrah bersama ini dapat menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi mereka selama ini.

    “Ini adalah orang-orang dari tim MOP yang saya pilih untuk berangkat ke Tanah Suci untuk umrah bareng saya,” ujar Ruben Onsu.

    Ruben menyampaikan, program umrah bersama ini merupakan bentuk rasa syukurnya setelah memutuskan memeluk agama Islam dan membangun musala di lingkungan kantornya. Ia juga berencana membuat agenda kajian rutin setiap pekan agar seluruh tim MOP bisa terus memperdalam ilmu agama.

    “Mudah-mudahan tahun-tahun depan bisa bergiliran. Mulai sekarang kita juga akan rutin menggelar kajian seminggu sekali supaya kita semua jadi orang yang lebih baik,” tambah Ruben.

    Salah satu karyawan yang terpilih, Jejen, mengaku terharu dan tidak menyangka bisa menunaikan ibadah umrah bersama Ruben Onsu.

    “Buat Ayah Ruben, makasih banyak karena ini impian aku dari dahulu. Dari awal aku juga sudah ngumpulin uang buat umrah, tetapi dipakai buat berobat ayah aku untuk operasi mata dan Allah hari ini ganti yang lebih karena Ayah Ruben Onsu ajak aku umrah,” kata Jejen.

  • Dipindah ke Bidang Pertanian, Komeng: Tugas Negara untuk Saya

    Dipindah ke Bidang Pertanian, Komeng: Tugas Negara untuk Saya

    Jakarta, Beritasatu.com – Komedian sekaligus anggota DPD RI, Alfiansyah Bustami atau yang lebih dikenal dengan nama Komeng, akhirnya buka suara terkait viralnya protes dirinya saat dipindahkan ke Komite II DPD RI yang membidangi urusan pertanian.

    Sebelumnya, Komeng berharap bisa bergabung dengan Komite III yang lebih sesuai dengan latar belakangnya di bidang seni dan kebudayaan.

    “Bang Komeng kan mengincar kesenian, tetapi sempat viral saat sidang paripurna soal dipindahkan ke bidang pertanian. Bahkan Bang Komeng sempat bingung mau belajar ke mana?” tanya Gofar Hilman dalam podcast HAS Creative pada Minggu (13/4/2025).

    Menanggapi hal tersebut, Komeng mengakui bahwa awalnya ia tidak memahami seluk-beluk dunia pertanian. Namun, sebagai wujud tanggung jawab terhadap negara, ia memilih untuk tetap menjalankan tugas tersebut.

    “Tadinya saya tidak mengerti, tapi saya pikir lagi ini tugas negara yang harus dijalankan. Ya sudah, saya jalankan,” ujar Komeng.

    Sebagai calon independen yang terpilih tanpa dukungan partai politik, Komeng mengaku tidak memiliki kuasa dalam memilih komite tempatnya bertugas.

    “Karena saya tidak lewat partai, jadi saya tidak bisa memilih tempat. Namun alhamdulillah, saya jadi dapat pelajaran soal pertanian,” ungkapnya.

    Anggota DPD Alfiansyah alias Komeng menyampaikan pandangannya saat sidang pemilihan pimpinan DPD masa jabatan 2024-2029 di Ruang Paripurna Nusantara V, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa 1 Oktober 2024. – (Antara/-)

    Dengan ciri khas gaya humornya, Komeng menyatakan kesiapannya untuk belajar dunia pertanian. Ia bahkan sempat bercanda soal teknik menanam padi sambil mundur dan menyarankan agar petani diberi spion agar tidak salah arah.

    “Setidaknya, saya dapat ilmu baru dari tugas ini,” tambahnya.

    Sebelumnya, dalam sidang paripurna ke-6 DPD RI masa sidang I tahun 2024/2025 pada Kamis (10/10/2024), Komeng menyampaikan keberatannya kepada Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin, karena tidak ditempatkan di Komite III sesuai dengan harapannya.

    “Dapil saya di Jabar banyak emak-emak. Jadi tahu sendiri, mulut emak-emak paling sakti di dunia. Saya ini maunya di komite seni budaya, tapi habis dijenggutin, akhirnya masuk ke pertanian yang saya belum paham sama sekali,” kata Komeng saat itu.

    Ia juga sempat meminta arahan dari pimpinan DPD RI agar bisa belajar dan menjalankan tugasnya secara maksimal di Komite II.

    “Pimpinan mungkin bisa arahkan saya, saya harus belajar ke mana? Terima kasih pimpinan,” ujar Komeng yang pernyataannya itu menjadi viral di media sosial.

  • Komeng Bongkar Biaya Kampanye DPD Jawa Barat: Tak Sampai Miliaran

    Komeng Bongkar Biaya Kampanye DPD Jawa Barat: Tak Sampai Miliaran

    Jakarta, Beritasatu.com – Komedian sekaligus politisi Alfiansyah Komeng, yang baru-baru ini meraih suara terbanyak dalam Pemilu 2024 untuk kursi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Jawa Barat, mengungkapkan besaran biaya yang dikeluarkannya dalam kampanye. Meski berhasil mencetak rekor nasional dengan perolehan suara lebih dari 5 juta, Komeng mengaku bahwa ia tidak menghabiskan dana hingga miliaran rupiah, berbeda dengan anggapan banyak orang.

    Dalam podcast HAS Creative bersama Gofar Hilman, Minggu (13/4/2025), Gofar bertanya tentang biaya kampanye yang dikeluarkan Komeng.

    “Bang Komeng habis berapa saat mencalonkan diri jadi anggota DPD?” tanya Gofar.

    Komeng pun dengan santai menjawab, “Habis berapa ya? Pendaftaran atau apa-apa, mungkin tidak sampai ratusan (juta), bahkan tidak sampai miliaran.”

    “Berarti puluhan juta ya, Bang?” lanjut Gofar. Komeng pun hanya tertawa dan menjawab singkat, “Mungkin.”

    Menurut Komeng, ketenarannya di dunia hiburan sangat membantu dirinya untuk dikenal luas tanpa perlu mengeluarkan biaya kampanye yang besar.

    “Orang-orang bisa habis miliaran. Kalau nyalon DPR kan paling mewakili satu atau dua kabupaten/kota. Namun, DPD itu satu provinsi. Kalau di Jabar ada 30 lebih kabupaten/kota, jadi biayanya bisa sangat besar,” ujarnya.

    Komeng juga mengungkapkan bahwa dia pernah mendengar biaya kampanye DPD bisa mencapai Rp 100 miliar bagi mereka yang benar-benar melakukan kampanye keliling provinsi. Namun, ia memilih untuk tidak mengikuti cara tersebut.

    Meski tidak menghabiskan dana fantastis, Komeng punya strategi jitu untuk tetap eksis di mata publik. Salah satunya adalah dengan menerima tawaran manggung di wilayah strategis seperti Bandung, sementara tawaran di luar Jawa Barat ia tolak.

    “Paling saya hanya mengingatkan lewat pekerjaan. Kalau ada tawaran manggung di Kalimantan, Surabaya, atau Bandung, saya pilih Bandung. Itu saja strateginya. Tapi tetap, saya tidak berkampanye,” jelasnya.

    Dengan strategi sederhana namun efektif ini, Komeng berhasil meraih 5.399.699 suara, menjadikannya sebagai peraih suara terbanyak dalam sejarah DPD Jawa Barat dan mencatatkan rekor baru di tingkat nasional.

  • Rahasia Komeng Raih 5 Juta Suara Tanpa Kampanye: Ini Strateginya!

    Rahasia Komeng Raih 5 Juta Suara Tanpa Kampanye: Ini Strateginya!

    Jakarta, Beritasatu.com – Alfiansyah Bustami Komeng atau Komeng, komedian yang kini juga berkiprah di dunia politik, baru-baru ini mengungkapkan strategi jitu yang membuatnya meraih lebih dari 5 juta suara dalam Pemilu 2024 saat mencalonkan diri sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Jawa Barat. Yang menarik, Komeng tidak melakukan kampanye sama sekali.

    Dalam wawancaranya dengan Gofar Hilman di podcast HAS Creative, Minggu (13/4/2025), Komeng menceritakan bagaimana dirinya mempersiapkan diri untuk maju di DPD Jawa Barat tanpa menggunakan cara-cara kampanye tradisional.

    “Jujur ya, di Jawa Barat kalau mau maju DPD tanpa partai harus mengumpulkan minimal 7.000 KTP. Jumlah itu berbeda-beda tergantung daerahnya. Jadi tentu saya harus mempersiapkan diri dan mendaftar dengan benar,” ungkap Komeng.

    Meski tak melakukan kampanye konvensional, Komeng tetap mengingatkan masyarakat akan pencalonannya dengan cara yang lebih sederhana dan efektif. “Saya memilih untuk tidak kampanye karena saya tidak percaya diri bisa menepati janji. Kalau saya samperin orang, mereka takut dikira mau dikerjain. Kalau saya bicara di depan banyak orang, saya khawatir tidak bisa menepati janji,” jelasnya.

    Sebagai pengganti kampanye, Komeng memilih untuk bekerja di wilayah yang strategis, seperti Bandung. Ia menerima tawaran pekerjaan off-air hanya di lokasi-lokasi yang relevan dengan basis pemilihannya dan menolak undangan di luar Jawa Barat.

    “Kalau ada tawaran manggung di Kalimantan atau Surabaya, saya pilih Bandung. Itu saja strateginya. Tapi tetap, saya tidak kampanye,” tambahnya.

    Pelawak Komeng punya alasan khusus mengapa tetap mempertahankan nama Alfiansyah di surat suara calon DPD – (Istimewa/-)

    Strategi ini terbukti sangat efektif. Komeng berhasil meraih 5.399.699 suara, menjadikannya peraih suara terbanyak dalam sejarah DPD Jawa Barat sekaligus mencatatkan rekor nasional dengan perolehan suara tertinggi pada Pemilu 2024. Angka ini mengungguli rekor sebelumnya yang dipegang oleh Oni Suwarman (Oni SOS) pada Pemilu 2019 dengan 4.132.681 suara.

    Keberhasilan Komeng ini juga menunjukkan bahwa, meskipun tanpa kampanye besar-besaran, pendekatan yang lebih personal dan cerdas dapat membuahkan hasil luar biasa.

    Dengan pencapaiannya tersebut, Komeng kini menjadi salah satu sosok yang menginspirasi banyak orang, terutama bagi mereka yang ingin terjun ke dunia politik tanpa bergantung pada cara-cara konvensional.

  • Sebelum Mualaf, Ruben Onsu Intens Belajar Islam Selama 4 Tahun

    Sebelum Mualaf, Ruben Onsu Intens Belajar Islam Selama 4 Tahun

    Jakarta, Beritasatu.com – Presenter Ruben Onsu mengungkap dirinya telah menjalani proses panjang sebelum memutuskan untuk menjadi mualaf. Ia menyebut, selama empat tahun terakhir dirinya intens belajar tentang agama Islam di bawah bimbingan Habib Usman.

    “Habib Usman sudah mendampingi saya selama empat tahun. Sebelum saya meyakini keyakinan yang sekarang (Islam), saya memang sudah berkeingian untuk mendalami lebih jauh lagi, lalu mempelajari lebih dalam lagi dan Habib Usman menjawab semua pertanyaan-pertanyaan saya tanpa menyakiti, tanpa menyudutkan dan tanpa menghakimi, sampai akhirnya saya yakin menjadi mualaf,” ungkap Ruben Onsu dikutip dari channel Youtube Onclocked, Minggu (13/4/2025).

    Ruben Onsu mengaku sebenarnya telah resmi menjadi mualaf jauh sebelum Lebaran 2025. Namun, ia baru mengumumkannya ke publik saat Lebaran, karena ingin fokus menjalani ibadah puasa Ramadan.

    “Saya menjadi mualaf jauh sebelum Lebaran, tetapi baru saya rilis Lebaran karena saya mau fokus ibadah, ngejalaninnya tanpa menyakiti baik ucapan, lisan, perkataan, bisa fokus puasanya,” tambah Ruben.

    Sebelum mengucap dua kalimat syahadat dan memeluk Islam, Ruben mengunjungi makam kedua orang tuanya. Ia merasa penting untuk berbagi cerita kepada orang tua, meskipun secara spiritual ia yakin mereka sudah mengetahuinya.

    “Saya datang ke makam dan menceritakan semuanya. Saya ingin orang tua saya tahu. Walaupun saya percaya mereka pasti sudah tahu, saya tetap ingin melewati proses ini dengan izin orang tua,” kata Ruben Onsu menceritakan prosesnya menjadi mualaf. 

  • Lisa Mariana Berani Ungkap Perselingkuhan dengan RK karena Uang?

    Lisa Mariana Berani Ungkap Perselingkuhan dengan RK karena Uang?

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebgram Ayu Aulia mengatakan Lisa Mariana berani speak up terkait dugaan perselingkuhannya dengan Ridwan Kamil (RK) karena motif materi atau uang.

    Hal ini diungkapkan Ayu saat menjadi bintang tamu dalam siniar bersama dr Richard Lee, dikutip Minggu (13/4/2025).

    Menurut Ayu, keberanian Lisa Mariana untuk speak up diduga bukan semata-mata untuk mencari keadilan, melainkan karena mengincar uang dan keuntungan pribadi.

     “(Tujuan speak up) dugaannya materi, lah. Apa lagi? Karena dari awal semua minta bantuan, ujung-ujungnya duit,” ujar Ayu.

    Ayu meyakini tindakan Lisa Mariana memanfaatkan isu perselingkuhan hanyalah untuk kepentingan finansial. Ia menyebut unggahan-unggahan Lisa di media sosial sejak awal sudah menunjukkan arah tersebut.

    “Kalau ditanya apakah ada titipan dari orang (untuk) menyerang, gue enggak tahu. Bisa jadi, tetapi setahu gue ini semata-mata karena uang,” tambahnya.

    Lebih lanjut, Ayu mengaku hanya ingin membantu Ridwan Kamil dan keluarganya, yang menurutnya adalah orang-orang baik.

    “Saya cuma mau kebenaran terungkap, karena Pak RK itu orang baik. Dan saya bicara karena saya juga dibawa-bawa dalam kasus ini,” kata Ayu.

    Diketahui, pada saat Lisa Mariana mengaku punya hubungan khusus dengan Ridwan Kamil, bahkan mengaku telah memiliki anak dari RK, Ayu Aulia merupakan sosok yang paling berani mengkritik Lisa Mariana yang dianggap menyebarkan berita bohong.

  • Ruben Onsu Mualaf Bukan karena Desy Ratnasari!

    Ruben Onsu Mualaf Bukan karena Desy Ratnasari!

    Jakarta, Beritasatu.com – Selebritas Ruben Onsu mengungkapkan, dirinya tidak banyak bercerita kepada Desy Ratnasari sebelum memutuskan untuk menjadi mualaf. Baginya, keyakinan adalah hal pribadi yang menjadi urusan antara dirinya dengan Tuhan.

    “Saya tidak banyak cerita kepada dia (Desy Ratnasari) sebelum menyatakan niat masuk Islam. Karena menurut saya, keyakinan itu urusan pribadi saya dengan Allah,” ujar Ruben Onsu dikutip dari channel YouTube, Minggu (13/4/2025).

    Dalam proses spiritualnya, Ruben Onsu mengaku banyak berdiskusi dengan Habib Usman bin Yahya, suami dari artis Kartika Putri yang turut membimbingnya hingga memeluk Islam.

    “Perantara hati saya untuk semangat masuk Islam adalah Habib Usman. Beliau menjadi jembatan dalam perjalanan saya memeluk Islam,” ujarnya lagi.

    Ruben Onsu menyampaikan, dirinya melalui proses panjang sebelum mantap memeluk agama Islam. Ia tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan dan ingin benar-benar memahami ajaran Islam terlebih dahulu.

    “Saya banyak sekali bertanya kepadanya. Sebelum memiliki keyakinan saya yang sekarang, saya ingin mendalami lebih jauh, mempelajari dengan sungguh-sungguh. Perjalanan ini panjang, dan alhamdulillah, saya bertemu banyak orang baik yang membantu,” tutup Ruben Onsu yang meyakini memeluk agama Islam bukan karena Desy Ratnasari.