Category: Beritasatu.com Ekonomi

  • Sepanjang 2024, BNI Salurkan Rp 14,3 Triliun KUR untuk Sektor Pangan

    Sepanjang 2024, BNI Salurkan Rp 14,3 Triliun KUR untuk Sektor Pangan

    Jakarta, Beritasatu.com – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI melaporkan telah menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) untuk mendukung ketahanan pangan di Indonesia. Hingga akhir 2024, portofolio KUR BNI yang difokuskan untuk mendukung sektor pangan telah mencapai Rp 14,3 triliun dan menjangkau lebih dari 128.000 debitur.

    Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, mengungkapkan alokasi tersebut mencakup 43% dari total portofolio KUR BNI yang sebesar Rp 33,2 triliun per Desember 2024.

    “BNI berkomitmen memperkuat ekosistem UMKM di sektor pangan sebagai bagian dari kontribusi terhadap program prioritas pemerintah dalam swasembada pangan,” ujar Okki dalam keterangan tertulis, Rabu (15/4/2025).

    BNI menyediakan akses pengajuan KUR yang mudah, baik melalui outlet BNI maupun secara digital. KUR BNI ditawarkan dengan bunga ringan dan persyaratan yang disesuaikan dengan kebutuhan pelaku UMKM sektor pangan.

    Skema KUR yang ditawarkan BNI mencakup:

    KUR Supermikro: plafon hingga Rp 10 juta.KUR Mikro: plafon Rp 10 juta hingga Rp100 juta.KUR Kecil: plafon Rp 100 juta hingga Rp500 juta.KUR PMI: plafon hingga Rp100 juta untuk pekerja migran.

    Khusus untuk pembiayaan dengan plafon hingga Rp 100 juta, BNI memberikan kemudahan berupa tanpa agunan tambahan.

    Selain penyaluran KUR, BNI juga mendukung Program Pengembangan Kelembagaan Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) menjadi koperasi, yang digagas oleh Kementerian Koperasi. Program ini bertujuan agar koperasi mampu menjadi penyalur langsung pupuk bersubsidi bagi petani.

    “BNI siap menyediakan pembiayaan modal kerja kepada Gapoktan yang telah bertransformasi menjadi koperasi, sehingga mampu berperan dalam distribusi pupuk bersubsidi serta pengembangan usaha lainnya,” pungkas Okki terkait KUR sektor pangan BNI.

  • Makin Dilirik, Harga Emas Naik 23 Persen Sepanjang 2025

    Makin Dilirik, Harga Emas Naik 23 Persen Sepanjang 2025

    Jakarta, Beritasatu.com – Harga emas dunia naik lagi pada Selasa (15/4/2025), didorong oleh tingginya permintaan aset safe haven akibat ketidakpastian rencana tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Selain itu, pelemahan dolar AS turut memperkuat posisi logam mulia ini di pasar global.

    Sejauh ini, harga emas telah melonjak lebih dari 23% sepanjang 2025 dan mencatatkan beberapa kali rekor tertinggi. Kondisi ini mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap ketidakpastian politik dan ekonomi global

    Dilansir dari Reuters, harga emas di pasar spot pada Selasa bergerak naik ke level US$ 3.230 per troy ounce, setelah sebelumnya mencatatkan rekor tertinggi US$ 3.245,42. Sementara itu, emas berjangka AS menguat 0,4% menjadi US$ 3.240,40 per Troy ounce.

    “Para trader masih menanti perkembangan fundamental besar berikutnya untuk menggerakkan pasar emas. Namun secara teknikal, tren harga masih bullish dan permintaan safe haven tetap kuat,” ujar Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals.

    Dokumen Federal Register yang dirilis pada Senin (14/4/2025) mengungkapkan pemerintah AS tengah mempercepat investigasi terhadap impor farmasi dan semikonduktor sebagai langkah awal untuk menerapkan tarif tambahan. Trump sebelumnya mengatakan bahwa tarif untuk impor semikonduktor akan diumumkan dalam sepekan ke depan.

    Lonjakan harga emas juga sejalan dengan terus melemahnya dolar AS.

    “Kondisi ini menunjukkan adanya erosi bertahap terhadap status dolar sebagai aset aman, dan emas menjadi alternatif yang menarik bagi investor yang sebelumnya mengandalkan dolar AS,” tulis Commerzbank dalam catatannya.

    Dukungan tambahan untuk emas juga datang dari prospek kebijakan moneter jangka pendek. Dolar AS kini mendekati posisi terendah dalam tiga tahun terakhir terhadap mata uang utama lainnya, sehingga membuat emas lebih menarik bagi investor dengan mata uang selain dolar. Berbagai kondisi ini yang membuat harga emas terus naik.

  • Indonesia Perlu Diversifikasi Ekspor Hadapi Tarif Trump

    Indonesia Perlu Diversifikasi Ekspor Hadapi Tarif Trump

    Jakarta, Beritasatu.com – Dalam menghadapi dampak kebijakan tarif resiprokal yang ditetapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Indonesia dinilai perlu memperkuat strategi diversifikasi pasar ekspor di luar AS. Sejumlah negara di Afrika, Eropa dan Asia dinilai dapat menjadi alternatif pasar ekspor.

    Hal tersebut diungkapkan oleh Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti. Menurutnya, masih banyak negara potensial yang dapat menjadi destinasi ekspor produk-produk Indonesia.

    “Kita harus melakukan diversifikasi pasar ekspor. Jadi tidak hanya bergantung pada AS sebagai tujuan destinasi ekspor produk-produk ekspor Indonesia, tetapi juga negara lain, kita bisa melirik Afrika Selatan misalnya, kita bisa melirik negara-negara Eropa, dan kita bisa melirik Asia, jadi tidak hanya AS, artinya diversifikasi pasar itu suatu keharusan,” tuturnya, kepada Beritasatu.com, dikutip Selasa (15/4/2025).

    Esther menyampaikan, strategi ini telah lebih dulu diterapkan oleh Vietnam dalam menghadapi perang dagang pertama antara AS dan Tiongkok (China). Dia menilai, Indonesia seharusnya dapat mencontoh langkah tersebut dalam menghadapi tarif Trump.

    “Indonesia itu harus belajar dari Vietnam, kenapa Vietnam? Karena Vietnam pada saat perang dagang AS dan Tiongkok yang pertama tahun 2019, Vietnam menjadi pemenang. Salah satu pemenang yang paling mendapatkan benefit dari kejadian perang dagang AS dan Tiongkok tersebut,” jelasnya.

    Apalagi, tarif resiprokal yang seharusnya diberlakukan pada 9 April 2025 lalu kini ditunda selama 90 hari. Esther menilai, momentum ini menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menyiapkan strategi menghadapi tarif Trump secara lebih matang.

    Saat ini, semua negara kembali dikenakan tarif universal sebesar 10 persen, termasuk Indonesia yang sebelumnya bakal terkena tarif resiprokal sebesar 32%.

    “Selama 90 hari ini merupakan kesempatan bagus ya buat Indonesia untuk bersiap-siap. Meskipun untuk bersiap-siap itu seharusnya sejak Presiden Trump kampanye ya, sebelum jadi presiden dan sebelum dilantik,” pungkasnya terkait tarif Trump.

  • Indonesia dan Qatar Bentuk Dana Investasi Bersama Senilai US$ 4 Miliar

    Indonesia dan Qatar Bentuk Dana Investasi Bersama Senilai US$ 4 Miliar

    Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah Indonesia dan Qatar sepakat membentuk dana investasi bersama senilai US$ 4 miliar, sebagai hasil dari kunjungan resmi Presiden Prabowo Subianto ke Doha pada Minggu (13/4/2205). Inisiatif ini menandai penguatan kerja sama strategis kedua negara dalam mendorong pembangunan di Indonesia melalui skema kemitraan investasi.

    Dana investasi tersebut akan dikelola oleh Danantara Indonesia, badan pengelola investasi milik negara bersama dengan Qatar Investment Authority (QIA).

    Kedua pihak akan berkontribusi secara seimbang, masing-masing sebesar US$ 2 miliar. Investasi ini akan difokuskan pada berbagai sektor prioritas, termasuk hilirisasi industri, energi baru dan terbarukan, layanan kesehatan, serta teknologi.

    “Emir Qatar menyatakan komitmennya untuk berinvestasi melalui Danantara Indonesia. Kita sepakat memperkuat kerja sama ini dan segera memulai implementasinya,” ujar Presiden Prabowo setelah bertemu Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, di Istana Amiri Diwan, Doha.

    CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menyambut baik kesepakatan tersebut dan menyampaikan kesiapan pihaknya dalam mengelola dana investasi secara akuntabel.

    Ia menekankan bahwa pengelolaan dana ini akan dilakukan dengan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan berorientasi pada dampak jangka panjang terhadap perekonomian nasional.

    “Pembentukan dana investasi bersama ini mencerminkan kepercayaan yang tinggi dari mitra global terhadap kapasitas kelembagaan Indonesia. Kami berkomitmen memastikan setiap proyek yang didukung membawa dampak strategis bagi pembangunan berkelanjutan,” kata Rosan.

    Kolaborasi dana investasi ini diharapkan mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Qatar, sekaligus menjadi katalisator bagi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

  • The Fed Berpotensi Pangkas Suku Bunga 5 Kali di Tengah Perang Tarif

    The Fed Berpotensi Pangkas Suku Bunga 5 Kali di Tengah Perang Tarif

    Jakarta, Beritasatu.com – Ancaman perang tarif yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membawa dampak signifikan terhadap perekonomian global.

    Salah satu isu yang menjadi sorotan para pelaku pasar adalah arah kebijakan suku bunga acuan AS. Sebelumnya, bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), diprediksi akan memangkas suku bunga sebanyak dua hingga tiga kali tahun ini.

    Namun, munculnya wacana perang tarif membuat The Fed memberikan sinyal untuk menahan pemangkasan tersebut, karena menilai kebijakan Trump masih belum konsisten dan bisa berubah sewaktu-waktu.

    Chief Economist Sucor Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail Zaini menyampaikan pandangannya bahwa The Fed kemungkinan justru akan menurunkan suku bunga lebih banyak dibandingkan ekspektasi pasar. Menurutnya, tekanan deflasi akibat rendahnya harga komoditas global menjadi pemicunya.

    “Kami sangat percaya bahwa The Fed pasti akan memangkas tingkat suku bunga, mungkin sekitar empat hingga lima kali tahun ini imbas perang tarif. Karena harga minyak dunia cenderung menurun di era Trump. Saat harga minyak dan harga barang rata-rata global rendah seperti sekarang, maka inflasi pun turun. Dan dengan inflasi yang rendah, The Fed cenderung memangkas suku bunga lebih dalam dari konsensus pasar,” ujar Ahmad dalam wawancara daring bersama Beritasatu.com, Selasa (15/4/2025).

    Lebih lanjut, Ahmad menjelaskan bahwa selain pemangkasan suku bunga, The Fed juga berpotensi menjalankan kembali kebijakan pelonggaran kuantitatif atau quantitative easing (QE), yakni dengan membeli surat utang pemerintah AS yang kurang diminati pasar.

    Hal ini merespons rencana Tiongkok yang dikabarkan akan melepas sebagian kepemilikan surat utang AS. Saat ini, Tiongkok merupakan pemegang surat utang terbesar kedua dalam pasar obligasi AS, sehingga langkah ini berpotensi mengguncang pasar.

    “Kalau tidak ada pembeli surat utang di Amerika, maka The Fed-lah yang akan membeli. Jadi bukan hanya soal pemangkasan suku bunga, The Fed kemungkinan juga akan melakukan QE dengan membeli surat utang pemerintah AS yang tidak terserap pasar,” pungkas Ahmad terkait perang tarif.

  • Bakal Diakui sebagai UMKM, Ojol Bisa Dapat Subsidi hingga KUR

    Bakal Diakui sebagai UMKM, Ojol Bisa Dapat Subsidi hingga KUR

    Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah menyampaikan rencana untuk mengklasifikasikan pengemudi ojek online (ojol) sebagai pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

    Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan, rencana ini akan dimasukkan dalam revisi Undang-Undang UMKM yang ditargetkan mulai dibahas pada 2026.

    Langkah ini bertujuan memberikan dasar hukum yang jelas bagi para pengemudi ojol agar mereka dapat memperoleh berbagai fasilitas seperti subsidi BBM, LPG 3 kg, serta akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

    “(Tujuannya) supaya saudara-saudara kita penggiat-penggiat ojek online ini mempunyai payung hukum yang jelas,” kata Maman dikutip dari Antara, Selasa (15/4/2025).

    Pernyataan terkait ojol jadi UMKM ini disampaikan Maman seusai Presiden Prabowo mengusulkan agar pengemudi ojol mendapat bonus saat Lebaran.

    Ia menjelaskan bahwa perusahaan e-commerce tidak memiliki kewajiban memberikan tunjangan tersebut, sehingga alternatifnya adalah memperjelas status ojol sebagai pelaku UMKM.

    “Apabila masuk kategori UMKM, para pengemudi dapat menikmati bunga KUR yang rendah, yakni 6%, untuk pinjaman hingga Rp 100 juta tanpa agunan tambahan. Selain itu, mereka juga bisa mendapat insentif pajak sebesar 0,5% jika omzetnya di bawah Rp 4,8 miliar.

    Tak hanya itu, pengemudi ojol nantinya juga bisa mengikuti program pelatihan dan peningkatan kapasitas, seperti yang selama ini diberikan kepada pelaku UMKM lainnya.

    Menurut Maman, usulan ojol masuk kategori UMKM ini masih dalam proses kajian internal dan akan diajukan dalam revisi UU UMKM tahun depan.

  • Negosiasi Tarif dengan AS, Airlangga: Indonesia Dorong Hasil Konkret

    Negosiasi Tarif dengan AS, Airlangga: Indonesia Dorong Hasil Konkret

    Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah segera memulai negosiasi tarif dengan Amerika Serikat (AS) terkait kebijakan bea impor 32% yang dikenakan terhadap produk Indonesia. Indonesia akan mendorong agar negosiasi dengan AS menghasilkan kesepakatan yang konkret.

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, Indonesia mengutamakan hasil nyata dalam proses lobi yang akan dilakukan tim negosiator di Washington DC.

    “Kemarin Indonesia menyampaikan keinginan agar pertemuan ini menghasilkan sesuatu yang bersifat konkret. Specific outcome itu lebih penting,” ujar Airlangga di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (15/4/2025).

    Menurut Airlangga, pengalaman dalam berbagai perjanjian sebelumnya menunjukkan bahwa pertemuan dagang internasional tidak bisa selesai dalam satu kali pertemuan. Ia menuturkan, dibutuhkan dua hingga tiga putaran negosiasi tarif AS, mulai dari kesepakatan awal hingga tahap penyusunan dokumen resmi.

    Dalam lawatan ke Washington, Airlangga menjelaskan bahwa Indonesia membuka kemungkinan untuk melanjutkan kerja sama dalam bentuk perjanjian perdagangan bebas terbatas atau limited Free Trade Agreement (FTA).

    Selain itu, pemerintah juga siap mengambil langkah strategis untuk melakukan revitalisasi kerja sama dagang dengan AS melalui perjanjian TIFA (trade and investment framework agreement).

    Langkah-langkah ini telah termuat dalam non-paper proposal yang telah disiapkan Indonesia untuk negosiasi dengan AS, terkait tarif, non-tariff measures (NTMs), kerja sama perdagangan dan investasi, hingga sektor keuangan.

    Lebih lanjut terkait tarif Presiden AS Donald Trump, Airlangga mengatakan bahwa Indonesia mengusulkan agar fokus negosiasi diarahkan pada hasil-hasil yang spesifik dan pragmatis, sehingga kedua negara dapat segera merasakan manfaat dari kerja sama ekonomi yang dijalin.

    “Jadi artinya specific outcome itu lebih penting,” tegas Airlangga.

    Tim lobi tingkat tinggi Indonesia akan melakukan negosiasi dengan otoritas AS pada 16-23 April 2025. Delegasi Indonesia akan dipimpin oleh Menko Airlangga, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

    Dalam pertemuan penting itu, delegasi Indonesia akan bertemu berbagai pejabat tinggi AS, termasuk perwakilan dari United States Trade Representative (USTR), Kementerian Perdagangan (Secretary of Commerce), Kementerian Luar Negeri (Secretary of State), dan Kementerian Keuangan AS (Secretary of Treasury) untuk membahas tarif AS.
     

  • Negosiasi Tarif Impor Trump, Indonesia Bisa Manfaatkan Pengusaha AS

    Negosiasi Tarif Impor Trump, Indonesia Bisa Manfaatkan Pengusaha AS

    Jakarta, Beritasatu.com – Amerika Serikat (AS) membuka ruang negosiasi selama masa penangguhan kebijakan tarif impor yang ditetapkan Presiden AS, Donald Trump, termasuk dengan Indonesia yang menjadi salah satu negara yang berkesempatan negosiasi pada gelombang pertama. Menteri Koordinator Perekonomian akan hadir dalam pertemuan negosiasi di Washington, pada 16-23 April 2025.

    Lead Advisor Southeast Asia Region sekaligus Sekretaris Jenderal International Economic Association (IEA), Lili Yan Ing, mengusulkan sejumlah langkah strategis yang perlu diambil Indonesia untuk negosiasi.

    “Pertama, Indonesia bersama negara Asia Tenggara (ASEAN) lainnya harus memiliki posisi yang sangat kuat,” ujar Lili dalam acara Investor Market Today di Beritasatu TV, Jakarta, Selasa (15/4/2025).

    Menurutnya, prinsip utama yang harus dipegang adalah bahwa Indonesia dan ASEAN secara tegas menolak kebijakan tarif impor yang diberlakukan oleh Presiden AS Donald Trump. Indonesia hanya bersedia menawarkan skema tarif Most Favoured Nation (MFN) kepada AS, tanpa perlakuan istimewa atau diferensiasi apa pun.

    Menurutnya, ruang negosiasi tetap terbuka selama AS menunjukkan sikap saling menghormati terhadap ASEAN dan berkomitmen mempertahankan sistem perdagangan multilateral yang berlaku.

    Lili menilai kebijakan tarif impor yang diberlakukan oleh pemerintahan Trump merupakan salah satu kebijakan perdagangan terburuk dalam satu abad terakhir. Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut memiliki potensi besar menjerumuskan ekonomi global ke dalam resesi, bahkan lebih jauh lagi, menuju depresi, karena dampaknya terhadap sektor finansial.

    “Kedua, Indonesia harus memahami secara tepat apa tujuan utama AS, khususnya apa yang sebenarnya diinginkan Trump,” tambah Lili.

    Trump saat ini menganut prinsip proteksionisme, yang berarti akan membatasi perdagangan internasional dengan tujuan melindungi industri dalam negeri. Sehingga, Trump menurut Lili, tidak akan mendengarkan suara dari kawasan Asia Tenggara.

    Maka dari itu, Lili menyarankan agar Indonesia memanfaatkan peran para pelaku usaha asal AS yang beroperasi di kawasan ASEAN, khususnya di Indonesia, sebagai alat diplomasi ekonomi.

    “Banyak sekali perusahaan Amerika yang bergerak di Indonesia dan Asia Tenggara, yang meraup keuntungan miliaran hingga triliunan dolar AS setiap tahunnya. Kita harus menggunakan pelaku-pelaku usaha AS untuk berbicara kepada Trump,” pungkas Lili.

    Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Indonesia juga perlu mengidentifikasi sektor-sektor yang yang diinginkan Trump, serta mengetahui negara bagian mana saja yang menjadi basis dukungan politiknya. Informasi tersebut akan sangat berguna dalam merumuskan strategi negosiasi tarif impor Trump yang efektif, baik itu tarif jasa maupun investasi AS di Indonesia.
     

  • Bertemu di Istana, Prabowo-Wakil PM Rusia Bahas Penguatan Ekonomi

    Bertemu di Istana, Prabowo-Wakil PM Rusia Bahas Penguatan Ekonomi

    Jakarta, Beritasatu.com — Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Pertama Perdana Menteri Federasi Rusia, Denis Manturov, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (15/4/2025).  Pertemuan Prabowo dan wakil PM Rusia tersebut menandai penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Rusia, dengan fokus pada sektor ekonomi dan pariwisata.

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa pertemuan ini sekaligus menjadi kelanjutan dari dialog tingkat tinggi Indonesia–Rusia yang sempat tertunda akibat pandemi Covid-19.

    Dalam kunjungannya, Wakil PM Rusia Manturov menyampaikan undangan resmi kepada Presiden Prabowo untuk menghadiri parade besar nasional di Rusia serta St Petersburg International Economic Forum (SPIEF), sebuah forum ekonomi internasional bergengsi yang akan digelar tahun ini.

    “Forum tersebut diharapkan dapat dihadiri oleh bapak presiden, dan akan menjadi ajang penandatanganan sejumlah nota kesepahaman (MoU), termasuk kerja sama strategis dan ekonomi,” ujar Airlangga dalam konferensi pers usai pertemuan.

    Salah satu agenda penting dalam forum tersebut adalah pembahasan lanjutan mengenai Eurasian Free Trade Agreement (FTA), yang diharapkan dapat memperluas kerja sama perdagangan bebas antara Indonesia dan negara-negara Eurasia.

    Selain kerja sama ekonomi, Rusia menunjukkan minat besar dalam memperkuat hubungan di sektor pariwisata. Salah satu upaya konkret adalah rencana pembukaan lebih banyak rute penerbangan langsung dari Moskow ke berbagai destinasi wisata di Indonesia.

    Airlangga juga mengungkapkan adanya pembahasan Prabowo dan wakil PM Rusia mengenai sistem keuangan yang memudahkan wisatawan Rusia saat berkunjung ke Indonesia. Kedua negara sepakat untuk mencari mekanisme pembayaran yang memfasilitasi kenyamanan turis asing.

    “Rusia ingin memastikan kemudahan transaksi bagi wisatawannya di Indonesia, dan kami mendukung pengembangan sistem tersebut melalui kerja sama bilateral,” ungkap Airlangga.

    Selain itu, investasi juga menjadi topik penting dalam pertemuan Prabowo dan wakil PM Rusia ini. Kedua negara berkomitmen menjajaki peluang kerja sama lintas sektor guna menghadapi tantangan global sekaligus memanfaatkan potensi ekonomi yang ada.

    Airlangga menyampaikan bahwa pertemuan antara Presiden Prabowo dan Wakil PM Rusia Denis Manturov merupakan bagian dari agenda diplomatik intensif Indonesia dengan negara-negara mitra strategis. “Ini adalah bentuk komitmen tinggi antara dua negara sahabat. Presiden Prabowo membuka ruang dialog terbuka dengan banyak negara, termasuk Rusia, untuk memperkuat kerja sama internasional,” tutup Airlangga.

  • Kenali 6 Ciri Uang Palsu dengan Mudah Tanpa Alat Khusus

    Kenali 6 Ciri Uang Palsu dengan Mudah Tanpa Alat Khusus

    Jakarta, Beritasatu.com – Peredaran uang palsu masih menjadi ancaman serius bagi perekonomian Indonesia. Dari transaksi di pasar hingga toko modern, siapa pun bisa menjadi korban. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang untuk mengetahui ciri uang palsu, terutama dengan cara-cara sederhana tanpa perlu alat bantu khusus.

    Meski kini banyak mesin pendeteksi, seperti menggunakan teknologi sinar ultraviolet (UV), kemampuan mengenali keaslian uang secara manual tetap sangat dibutuhkan oleh masyarakat luas.

    Ciri Uang Palsu

    1. Periksa teks dan angka nominal

    Langkah pertama adalah melihat kualitas cetakan. Uang asli dicetak dengan presisi tinggi, sehingga teks dan angka nominal terlihat tajam, jelas, dan tidak buram. Anda juga bisa meraba bagian tertentu, seperti angka besar dan gambar pahlawan nasional yang terasa timbul dan bertekstur kasar. Jika cetakan tampak kabur atau datar, uang tersebut patut dicurigai palsu.

    2. Cek watermark dan benang pengaman

    Ciri uang palsu berikutnya bisa dikenali melalui watermark dan benang pengaman. Saat diterawang ke cahaya, uang asli akan memperlihatkan gambar pahlawan nasional secara samar, namun jelas. Sementara benang pengaman terlihat menyatu dalam kertas dan tidak tercetak di permukaan. Jika tanda-tanda ini tidak muncul atau terlihat palsu, kemungkinan besar uang tersebut tidak asli.

    3. Rasakan tekstur uang

    Uang asli memiliki tekstur khas yang dapat dirasakan dengan jari. Coba raba angka nominal atau gambar pahlawan, teksturnya akan terasa kasar dan timbul. Sebaliknya, uang palsu biasanya terasa halus karena dicetak menggunakan bahan dan teknik yang lebih murah.

    4. Perhatikan garis hologram

    Uang rupiah asli dilengkapi dengan garis hologram berwarna keemasan atau kehijauan yang berubah warna jika dilihat dari sudut tertentu. Garis ini biasanya terletak di sisi kiri atas uang kertas. Jika warna tidak berubah atau terlihat pudar, uang tersebut kemungkinan palsu.

    5. Amati fitur tambahan

    Uang asli memiliki elemen keamanan tambahan, seperti cetakan mikro, warna khusus, dan desain tersembunyi. Dalam kondisi tertentu, fitur ini akan terlihat jika diterangi cahaya terang atau dilihat dari sudut pandang tertentu. Perhatikan juga gradasi warna yang halus dan detail gambar yang tidak mudah ditiru.

    6. Gunakan cahaya terang

    Sinar matahari atau lampu terang bisa membantu Anda melihat watermark, benang pengaman, serta warna asli uang dengan lebih jelas. Uang palsu cenderung tampak lebih pudar dan tidak memiliki pantulan cahaya yang sesuai.

    Mengetahui ciri uang palsu adalah langkah penting untuk melindungi diri dari penipuan sekaligus mendukung stabilitas ekonomi nasional. Dengan mengenali elemen-elemen fisik, seperti watermark, hologram, dan tekstur uang, Anda dapat menghindari risiko menggunakan uang palsu. Jika menemukan uang yang mencurigakan, segera laporkan ke pihak berwenang, seperti Bank Indonesia atau kepolisian.