Category: Beritasatu.com Ekonomi

  • Jadi Sponsor Utama HUT ke-50 TMII, Bank Raya Berikan Literasi Keuangan untuk Masyarakat

    Jadi Sponsor Utama HUT ke-50 TMII, Bank Raya Berikan Literasi Keuangan untuk Masyarakat

    Jakarta, Beritasatu.com – Bank Raya menjadi sponsor utama dalam perayaan ulang tahun ke-50 Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Bank digital dari BRI Group itu pun menjalankan peran untuk memberikan literasi keuangan kepada masyarakat khususnya para pengunjung TMII pada kesempatan tersebut.

    Dalam kolaborasi tersebut, acara HUT ke-50 TMII dibalut dengan tajuk “Pesta Rakyat Nusantara” yang digelar mulai 18–27 April 2025.

    “Kami berkolaborasi dengan Taman Mini Indonesia Indah dalam rangkaian kegiatan ulang tahun ini selama 10 hari. Ini sebenarnya bagian dari kerja sama eksklusif kami dengan Taman Mini sampai dengan akhir tahun ini dengan berbagai macam kegiatan-kegiatan lainnya,” papa Direktur Bisnis Bank Raya Kicky Andrie Davetra, kepada media, Minggu (20/4/2025).

    Bank Raya hadir memberikan inklusi keuangan bagi masyarakat. Bank Raya juga menyuguhkan pengalaman transaksi tanpa uang tunai (cashless) yang praktis dan aman bagi para pengunjung.

    “Pada kesempatan ini kami manfaatkan untuk menjalankan peran kami dalam melakukan inklusi dan juga literasi keuangan kepada masyarakat khususnya pengunjung Taman Mini Indonesia Indah. Tentunya dengan berbagai macam penawaran antara lain pembukaan rekening tabungan, Bank Raya dengan berbagai macam promo dan gimmick yang menarik ” jelasnya.

    Kicky juga mengatakan salah satu faktor yang mendorong kerja sama tersebut adalah target pasar mereka yang relevan. Segmentasi pengunjung TMII disebut Kicky mayoritas dari kalangan mikro dan kecil sesuai dengan target pasar mereka.

    “Kerja sama kami dengan Taman Mini Indonesia ini karena memang melihat bahwa target market (pasar) dari Taman Mini dan juga Bank Raya relevan. Di mana kami (Bank Raya) memang menyasar segmen mikro dan kecil dan masyarakat yang datang ke Taman Mini juga ada di segmen itu. Dan tentunya ke depan harapan kami kerja sama ini bisa terus sinergi positif yang bisa membantu meningkatkan eksposur bagi kedua pihak,” tambah Kicky.

    Bank Raya juga menghadirkan berbagai promo menarik mulai dari cashback 50% hingga Rp 15.000 untuk transaksi di 30 tenant F&B dan food truck, cashback 50% hingga Rp20.000 di wahana Kidzania Go dan Perdana Ria, serta cashback 20% di HMS Perfume.

    “Berbagai macam event akan kita selenggarakan termasuk nanti di awal Mei kita punya kegiatan runtastic di Taman Mini Indonesia ini bekerja sama dengan komunitas lari yang ada di Jakarta. Tentunya berbagai macam event seperti “Senandung Sore’ yang memang menjadi ikon di Taman Mini. Kami juga diberikan spot untuk melakukan aktivitas pemasaran di area Taman Mini Indonesia hingga sepanjang tahun 2025,” tutup Kicky.

  • IHSG Sesi I Hari Ini Semringah, Sentuh Level 6.500-an

    IHSG Sesi I Hari Ini Semringah, Sentuh Level 6.500-an

    Jakarta, Beritasatu.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) sesi I hari ini semringah karena ditutup naik 57 poin atau 0,89% hingga mencapai level 6.503. IHSG hari ini dibuka di level 6.455 dan bergerak pada rentangn 6.428-6.510.

    Volume perdagangan IHSG sesi I hari ini mencapai 9,7 miliar lembar saham dengan transaksi mencapai 4,8 triliun dan frekuensi sebanyak 604.684 kali.

    Sebanyak 332 saham tercatat menguat, 231 saham melemah, dan 226 saham bergerak datar.

    Mayoritas saham sektoral menguat pada perdagangan IHSG sesi I hari ini, setelah pada awal sesi mayoritas melemah. Sektor bahan baku catat kenaikan tertinggi mencapai 3,08%, diikuti sektor energi menguat 2,27%, dan infrastruktur bertambah 1,43%.

    Namun, beberapa saham sektoral catat pelemahan, yakni konsumsi nonprimer turun 1,01%, serta kesehatan dan teknoologi yang turun masing-masing 0,71%.

    Kemudian, saham unggulan LQ45 menguat 0,77%, Jakarta Islamic Index (JII) terbtambah 1,09%, dan Investor33 bertambah 0,32%,

    Saat IHSG sesi I hari ini naik, indeks saham Asia bervariasi. Shanghai (China) naik 0,2% dan Straits Times (Singapura) melonjak 1,2%. Sedangkan Hang Seng (Hong Kong) turun 0,04% dan Nikkei (Jepang) melemah 0,1%.

  • Transaksi Bursa Karbon RI Tembus Rp 77,9 M, Ungguli Jepang

    Transaksi Bursa Karbon RI Tembus Rp 77,9 M, Ungguli Jepang

    Jakarta, Beritasatu.com – Bursa Karbon Indonesia (IDXCarbon) mencatat total volume transaksi perdagangan karbon mencapai 1.598.703 tCO2e dengan nilai transaksi sebesar Rp 77,91 miliar sejak diluncurkan pada 26 September 2023 hingga 17 April 2025.

    Hal ini disampaikan Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman dalam acara CarboNEX 2025 di main hall BEI, Jakarta Selatan, Selasa (22/4/2025).

    Acara ini merupakan kegiatan berbagi wawasan, edukasi, dan informasi terbaru mengenai pengelolaan emisi karbon serta perdagangan karbon.

    “Volume transaksi hampir mencapai 1,6 juta ton CO2 ekuivalen dengan value transaksi hampir mencapai Rp 80 miliar,” kata Iman dalam sambutannya.

    Iman menambahkan, total pengguna jasa bursa karbon juga naik sebesar 587%, yakni sebanyak 16 pengguna pada September 2023 dan 111 pengguna pada 17 April 2025. Sementara itu, jumlah aktivitas retirement di bursa karbon menyentuh 979.834 tC02e.

    Di sisi lain, Iman mengaku jumlah transaksi tersebut masih belum maksimal. Namun, jumlah transaksi bursa karbon Indonesia lebih unggul jika dibandingkan dengan bursa kawasan Asia, seperti Malaysia dan Jepang.

    “Kalau di Malaysia ternyata volume transaksi bursa karbon di Indonesia hampi tujuh kali lipat. Kalau dibandingkan dengan bursa karbon di Jepang, transaksi kita lebih tinggi dua kali,” tambah Iman.

    Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno menyampaikan CarboNEX tidak hanya menjadi ajang pertemuan pelaku usaha di bidang bursa karbon melainkan ajang strategis untuk mempercepat aksi politik.

    “CarboNEX tidak sekedar pertemuan yang mempertemukan semua pelaku usaha di bidang karbo, tetapi juga platform strategis untuk mempercepat aksi politik. Kita membuat komitmen untuk menghadapi tantangan perubahan iklim,” pungkasnya terkait bursa karbon.

  • Surplus Perdagangan RI-AS US$ 4,32 Miliar, Komoditas Ini Paling Laris

    Surplus Perdagangan RI-AS US$ 4,32 Miliar, Komoditas Ini Paling Laris

    Jakarta, Beritasatu.com – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan Indonesia dengan Amerika Serikat (AS) mencatatkan surplus sebesar US$ 4,32 miliar pada periode Januari hingga Maret 2025. Selama kuartal I tahun ini, nilai ekspor Indonesia ke Negeri Paman Sam mencapai US$ 7,3 miliar, sementara impornya hanya sebesar US$ 2,98 miliar.

    Kontribusi terbesar terhadap ekspor Indonesia ke AS berasal dari sejumlah komoditas unggulan, seperti mesin dan perlengkapan elektrik, alas kaki, serta pakaian dan aksesorisnya baik yang berbahan rajutan maupun bukan rajutan.

    Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan, ekspor keempat komoditas tersebut mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

    “Mesin dan perlengkapan elektrik mencatat nilai ekspor sebesar US$ 1,2 miliar, menyumbang 16,71% dari total ekspor ke AS, dengan pertumbuhan 17,65%. Sementara itu, ekspor alas kaki mencapai US$ 657,9 juta atau 9,01% dari total ekspor,” ucapnya pada Senin (21/4/2025).

    Ia melanjutkan, produk alas kaki Indonesia juga paling banyak diekspor ke AS, yakni mencapai 34,16% dari total ekspor alas kaki nasional, disusul oleh Belanda, Belgia, Jepang, dan China.

    Kemudian, produk pakaian rajutan juga menjadi primadona dengan nilai ekspor sebesar US$ 629,25 juta atau setara 8,61% dari total ekspor ke AS.

    “Dibandingkan tahun sebelumnya, terjadi pertumbuhan sebesar 20,46%. Pangsa pasar ekspor pakaian rajutan Indonesia ke Amerika Serikat mencapai 63,4%, menjadikannya yang tertinggi, diikuti Jepang dan Korea Selatan,” tambah Amalia terkait surplus perdagangan.

    Untuk produk pakaian bukan rajutan, ekspor ke AS tercatat sebesar US$ 568,46 juta atau 7,78% dari total ekspor, dengan pertumbuhan 1,47%. Pangsa ekspor komoditas ini ke Amerika Serikat mencapai 42,96%, disusul Jepang dan Korea Selatan sebagai pasar utama berikutnya.

    Amalia menegaskan bahwa AS masih menjadi pasar utama bagi produk tekstil dan alas kaki Indonesia hingga catat surplus perdagangan. Hal ini juga menunjukkan kekuatan industri nasional di sektor tersebut dalam persaingan global.

  • Fenomena Warga Rela Antre Beli Emas, Fomo atau Langkah Realistis?

    Fenomena Warga Rela Antre Beli Emas, Fomo atau Langkah Realistis?

    Jakarta, Beritasatu.com – Kenaikan harga emas yang melesat tajam belakangan ini menimbulkan antusiasme luar biasa di tengah masyarakat, yang bahkan rela antre sejak dini hari untuk dapat membeli emas batangan, baik secara fisik maupun digital.

    Fenomena ini memunculkan pertanyaan, apakah ini bentuk ketakutan ketinggalan tren (Fomo) semata, atau keputusan investasi yang rasional?

    Pada Selasa (22/4/2025), harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menembus rekor tertinggi, mencapai Rp 2,016 juta per gram.

    Kenaikan ini melonjak Rp 36.000 dibandingkan hari sebelumnya yang berada di level Rp 1,980 juta per gram. Tidak hanya harga jual, harga pembelian kembali (buyback) juga melonjak signifikan ke angka Rp 1,865 juta per gram.

    Lonjakan harga ini dipicu oleh meningkatnya permintaan global terhadap emas, yang sering kali dianggap sebagai aset aman, terutama di tengah ketidakpastian global seperti perang dagang yang kembali memanas akibat kebijakan tarif tinggi dari Presiden AS Donald Trump.

    Antrean Mengular Demi Emas

    Tingginya permintaan membuat masyarakat berbondong-bondong ke gerai penjualan emas. Salah satu warga, Rahmat, bahkan mengaku sudah tiba di lokasi sejak pukul 00.30 WIB untuk mendapatkan nomor antrean.

    “Kita dibatasi hanya bisa membeli tiga keping emas per orang, tapi bebas menentukan gramnya. Banyak yang datang sejak subuh karena takut kehabisan., kata Rahmat kepada Beritasatu.com.

    Kondisi serupa juga terjadi di berbagai gerai emas milik Galeri 24, anak usaha dari PT Pegadaian. Dalam rentang waktu 8-13 April 2025 saja, tercatat lebih dari 250 kilogram emas batangan dan 6 kilogram emas perhiasan berhasil terjual di seluruh Indonesia.

    Investasi Emas Digital Melejit

    Tren investasi emas tidak hanya terjadi dalam bentuk fisik. PT Pegadaian melaporkan lonjakan signifikan dalam transaksi emas digital, khususnya pada produk Tabungan Emas.

    Dilansir dari Antara, Direktur Utama Pegadaian Damar Latri Setiawan, menyatakan bahwa nilai transaksi selama April 2025 meningkat drastis dari rata-rata Rp 380 miliar menjadi Rp 1,5 triliun, yakni naik hingga empat kali lipat. Ia bahkan optimistis angka ini bisa mencapai sepuluh kali lipat hingga akhir bulan.

    Emas, Investasi yang Layak?

    Banyak masyarakat yang melihat emas sebagai pilihan investasi yang aman. Berikut adalah beberapa alasan mengapa investasi emas dinilai menarik:

    Harga cenderung naik: Emas memiliki nilai yang relatif stabil dan cenderung meningkat setiap tahun, menjadikannya pelindung nilai terhadap inflasi dan krisis ekonomi.Likuiditas tinggi: Emas mudah dicairkan menjadi uang tunai melalui penjualan atau digadai, berbeda dengan investasi pasar modal yang membutuhkan waktu pencairan.Risiko rendah: Bagi pemula, emas merupakan instrumen investasi yang rendah risiko, dengan peluang kerugian yang kecil dan modal awal yang terjangkau.Akses mudah: Emas tersedia di banyak tempat, namun disarankan untuk membeli dari lembaga tepercaya seperti Butik Emas LM atau melalui situs resmi logammulia.com.Fomo atau Realistis?

    Fenomena warga yang rela antre berjam-jam, bahkan sejak tengah malam, demi membeli emas memunculkan pertanyaan penting: apakah ini semata-mata dorongan emosional karena takut tertinggal atau Fear of Missing Out (Fomo), atau justru langkah yang rasional dan terukur dalam merespons kondisi ekonomi global?

    1. Fomo

    Fomo adalah kecenderungan psikologis yang membuat seseorang merasa harus segera bertindak karena melihat orang lain sudah lebih dulu melakukannya. Dalam konteks investasi, Fomo bisa menjadi jebakan yang berbahaya.

    Ketika harga emas terus naik dan masyarakat berlomba-lomba membelinya, beberapa orang mungkin ikut-ikutan tanpa benar-benar memahami alasan atau strategi di balik investasinya. Mereka takut “ketinggalan kereta” dan akhirnya mengambil keputusan tergesa-gesa tanpa analisis yang matang.

    Ciri-ciri keputusan investasi karena Fomo antara lain:

    Membeli aset hanya karena melihat tren naik tanpa memperhitungkan potensi risiko.Tidak memiliki rencana jangka panjang terhadap aset yang dibeli.Lebih mengandalkan opini publik atau media sosial dibandingkan riset pribadi.

    2. Realistis

    Di sisi lain, ada pula kelompok masyarakat yang memandang lonjakan harga emas sebagai sinyal untuk mengamankan asetnya dari risiko inflasi atau ketidakstabilan ekonomi.

    Mereka yang masuk ke kategori ini biasanya memiliki pemahaman dasar mengenai investasi, menyadari bahwa emas adalah safe haven, yakni aset yang nilainya cenderung stabil bahkan saat kondisi ekonomi bergejolak.

    Langkah ini bisa dikatakan realistis apabila:

    Didasari oleh strategi investasi jangka panjang, seperti diversifikasi portofolio.Didukung dengan literasi keuangan yang baik dan pemahaman akan profil risiko pribadi.Tidak tergesa-gesa, tetapi dilandasi data dan analisis pasar yang objektif.Membedakan Emosi dan Rasionalitas dalam Investasi

    Perbedaan antara Fomo dan langkah investasi yang realistis sering kali hanya dipisahkan oleh satu hal, yakni niat dan pemahaman. Dalam menghadapi tren emas yang melonjak, penting bagi calon investor untuk bertanya pada diri sendiri:

    Apakah saya memahami risiko dan keuntungan dari investasi ini?Apakah keputusan ini sejalan dengan rencana keuangan saya secara keseluruhan?Jika harga emas turun setelah saya beli, apakah saya siap menghadapi konsekuensinya?

    Tidak ada yang salah dengan membeli emas, apalagi mengingat sifatnya yang tahan terhadap inflasi dan mudah dicairkan. Namun, keputusan investasi idealnya dilakukan dengan kepala dingin, bukan karena tekanan sosial atau ketakutan ketinggalan.

  • Nilai Tukar Rupiah dan Mayoritas Mata Uang Asia Melemah

    Nilai Tukar Rupiah dan Mayoritas Mata Uang Asia Melemah

    Jakarta, Beritasatu.com – Nilai tukar rupiah melemah dari mata uang dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan, Selasa (22/4/2025). Pelemahan rupiah diikuti oleh mayoritas mata uang Asia.

    Melansir Bloomberg, rupiah hingga pukul 09.17 WIB turun 87,5 poin atau 0,52% menjadi Rp 16.894 per dolar AS.

    Senada dengan nilai tukar rupiah, beberapa mata uang Asia catat penurunan, yakni dolar Hong Kong turun tipis 0,01% menjadi 7,76 dolar Hong Kong per dolar AS, dolar Singapura turun 0,08% menjadi 1,3 dolar Singapura per dolar AS, won Korea melemah 0,30% menjadi 32,4 won per dolar AS, dan pesi Filipina melemah 0,24% menjadi 56,7 peso per dolar AS.

    Kemudian, yuan China tertekan hingga turun 0,23% menjadi 7,3 yuan per dolar AS, ringgit Malaysia berkurang 0,21% menjadi 4,3 ringgit per dolar AS, dan baht Thailand ambles 0,30% menjadi 33,2 baht per dolar AS.

    Namun, beberapa mata uang Asia lainnya catat kenaikan saat nilai tukar rupiah turun. Yen Jepang naik 0,07% menjadi 140 yen per dolar AS dan rupe India menguat 0,28% menjadi 85,1 rupe per dolar AS.

  • Dibuka Menguat, IHSG Hari Ini Berbalik Arah ke Zona Merah

    Dibuka Menguat, IHSG Hari Ini Berbalik Arah ke Zona Merah

    Jakarta, Beritasatu.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan bursa hari ini, Selasa (22/4/2025) menguat pada awal sesi I. Namun, IHSG berbalik arah hingga berada di zona merah.

    Data bursa yang diolah Beritasatu.com hingga pukul 09.05 WIB, IHSG turun 5,2 poin atau 0,08% menjadi 6.440. IHSG hari ini dibuka di level 6.455 dan bergerak pada rentang 6.435-6.468.

    Volume awal perdagangan mencapai 1,2 miliar lembar saham dengan transaksi Rp 604 miliar dengan frekuensi mencapai 69.629 kali. Sebanyak 187 saham menguat, 181 saham turun, dan 196 saham stagnan.

    Mayoritas saham sektoral melemah, senada dengan pergerakan IHSG hari ini. Sektor kesehatan turun tertinggi mencapai 0,69%, diikuti sektor teknologi melemah 0,56%, konsumsi primer ambles 0,54%, konsumsi primer turun 0,46%, dan industri anjlok 0,29%.

    Sementara, ada beberapa saham sektoral yang catat kenaikan, yakni bahan baku bertambah 0,83%, properti menguat 0,29%, energi naik 0,12%, dan transportasi bertambah 0,10%.

    Saat IHSG hari ini melemah, saham unggulan dalam indeks LQ45 juga melemah tipis 0,05%, Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,15%, dan Investor33 anjlok 0,21%.

  • Prudential Apresiasi Mitra Bisnis Agency, Dorong Inklusi dan Semangat Wirausaha

    Prudential Apresiasi Mitra Bisnis Agency, Dorong Inklusi dan Semangat Wirausaha

    Jakarta, Beritasatu.com – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong literasi dan inklusi asuransi di Indonesia. Lewat ajang tahunan Prudential Agency Awards Night yang digelar di Jakarta, pada Selasa (15/4/2025), Prudential Indonesia memberikan penghargaan spesial kepada para Mitra Bisnis Agency berprestasi, termasuk dengan mempublikasikan pencapaian mereka di media sosial, media online, hingga papan billboard di ruang publik.

    Langkah ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi para Mitra Bisnis Agency yang dinilai sebagai garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat akan pentingnya proteksi finansial melalui asuransi.

    “Kami percaya bahwa Mitra Bisnis Agency memiliki peran krusial dalam memperluas jangkauan literasi dan inklusi asuransi di Indonesia. Karena itu, kami terus mendukung mereka melalui pelatihan, teknologi terkini, dan apresiasi yang inspiratif,” ujar Chief Agency Officer Prudential Indonesia, Rusli Chan.

    Apresiasi inovatif seperti ini menjadi bagian dari strategi Prudential Indonesia dalam membangun ekosistem kewirausahaan berbasis perlindungan keuangan. Sejalan dengan itu, perusahaan juga memperkuat program pengembangan kapabilitas Mitra Bisnis Agency, agar tidak hanya mampu melakukan penjualan produk, tetapi juga berperan untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang tangguh secara finansial.

    Tantangan Literasi Asuransi

    Data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2022 menunjukkan indeks literasi asuransi Indonesia baru mencapai 31,72%, dan tingkat inklusinya hanya 16,63%. Angka ini masih tertinggal jauh dibandingkan literasi dan inklusi perbankan yang masing-masing mencapai 49,93% dan 74,03%.

    Di sisi lain, data Badan Pusat Statistik (BPS) Agustus 2024 mencatat jumlah wirausaha di Indonesia mencapai 56,2 juta orang atau 36,95% dari total angkatan kerja. Namun, rasio wirausaha terhadap angkatan kerja nasional baru sekitar 3,57%, masih di bawah negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura.

    “Melalui profesi Mitra Bisnis Agency, kami ingin mendorong semangat entrepreneurship di masyarakat. Profesi ini bukan hanya menjanjikan dari sisi bisnis, tetapi juga berdampak sosial melalui edukasi keuangan,” tambah Rusli.

    Dengan penghargaan yang tak hanya diberikan secara internal tetapi juga ditampilkan secara luas, Prudential Indonesia berharap para Mitra Bisnis Agency dapat menjadi inspirasi dan role model bagi masyarakat yang ingin memulai karier sebagai wirausahawan di bidang asuransi.

    Selain reward perjalanan wisata, eksposur media yang diberikan kepada para peraih penghargaan diyakini dapat meningkatkan rasa bangga dan motivasi di kalangan Mitra Bisnis Agency lain untuk terus memberikan layanan terbaik kepada nasabah.

    “Prudential Indonesia sangat mengapresiasi profesionalisme para Mitra Bisnis Agency yang telah mempertahankan kualitas layanannya. Ini sejalan dengan semangat kami sebagai mitra dan pelindung terpercaya untuk generasi kini dan nanti,” tutup Rusli.

  • Catat Rekor Lagi! Harga Emas Antam Hari Ini Tembus Rp 2 Juta Per Gram

    Catat Rekor Lagi! Harga Emas Antam Hari Ini Tembus Rp 2 Juta Per Gram

    Jakarta, Beritasatu.com – Harga emas PT Aneka Tambang Tbk atau emas Antam hari ini kembali catat rekor tinggi hingga tembus lebih dari Rp 2 juta per gram pada perdagangan, Selasa (22/4/2025).

    Melansir Logam Mulia, harga emas Antam Naik Rp 36.000 per gram pada perdagangan, Selasa (22/4/2025) hingga mencapai Rp 2,016 juta per gram. Harga emas Antam hari ini menjadi tertinggi sepanjang sejarah atau all time high (ATH) setelah sebelumnya mencapai Rp 1,980 per gram pada Senin (21/4/2025).

    Harga buyback atau pembelian kembali emas batangan Antam meningkat tajam sebesar Rp 36.000 menjadi Rp 1,865 juta per gram pada Selasa (22/4/2205). Kenaikan ini turut mencerminkan pergerakan global harga emas yang sedang berada di tren positif.

    Sebagai informasi, transaksi jual beli emas, termasuk emas Antam, dikenakan potongan pajak sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 34/PMK.10/2017. Untuk penjualan kembali emas batangan ke PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dengan nilai di atas Rp 10 juta, akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5% untuk pemilik NPWP, dan 3% bagi yang tidak memiliki NPWP. Pemotongan pajak tersebut langsung dipotong dari nilai total transaksi buyback.

    Sementara untuk pembelian emas, sesuai ketentuan PMK No. 34/PMK.10/2017, akan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% bagi yang memiliki NPWP dan 0,9% bagi non-NPWP. Setiap transaksi pembelian emas batangan Antam disertai bukti potong pajak sesuai regulasi yang berlaku.

    Berikut ini adalah daftar harga emas Antam pada Selasa pagi:

    Harga Emas Antam 0,5 gram: Rp 1.058.000

    Harga Emas Antam 1 gram: Rp 2.016.000

    Harga Emas Antam 2 gram: Rp 3.972.000

    Harga Emas Antam 3 gram: Rp 5.933.000

    Harga Emas Antam 5 gram: Rp 9.855.000

    Harga Emas Antam 10 gram: Rp 19.655.000

    Harga Emas Antam 25 gram: Rp 49.012.000

    Harga Emas Antam 50 gram: Rp 97.945.000

    Harga Emas Antam 100 gram: Rp 195.812.000

    Harga Emas Antam 250 gram: Rp 489.265.000

    Harga Emas Antam 500 gram: Rp 978.320.000

    Harga Emas Antam 1.000 gram: Rp 1.956.600.000

    Di sisi global, harga emas di pasar spot ikut mencatat kenaikan tinggi sebesar 2,9% dan mencapai US$ 3.424,6 per ons pada perdagangan, Senin (21/4/2205). Bahkan, sempat menyentuh titik tertinggi intraday di level US$ 3.430. Kontrak berjangka emas di Amerika Serikat juga menguat sebesar 2,9% ke posisi US$ 3.425,3.

    Dengan situasi pasar yang bergairah, harga emas Antam diprediksi masih berpotensi menguat, mengikuti sentimen positif dari lonjakan harga emas global dan meningkatnya permintaan aset lindung nilai.

  • Duet Kompak Mentan Amran dan Wamentan Sudaryono, Ujung Tombak Capai Swasembada Pangan

    Duet Kompak Mentan Amran dan Wamentan Sudaryono, Ujung Tombak Capai Swasembada Pangan

    Jakarta, Beritasatu.com — Upaya percepatan swasembada pangan nasional tidak lepas dari peran duet kepemimpinan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono. Keduanya tampil sebagai ujung tombak di Kementerian Pertanian (Kementan), menggerakkan mesin pertanian nasional dengan strategi yang kompak, cepat, dan terarah.

    Duet kompak Mentan dan Wamentan ini tidak bisa dilepaskan dari kejelian Presiden Prabowo Subianto dalam memilih pasangan kerja yang saling melengkapi. Wamentan Sudaryono mampu mengimbangi kecepatan kerja Mentan Amran yang dikenal sebagai sosok pekerja keras, penuh dedikasi, dan tidak kenal waktu. Kombinasi ini menjadikan keduanya duet yang efektif dalam menjalankan visi besar Presiden Prabowo, yaitu meraih swasembada pangan secepat-cepatnya.

    “Kalau kita kompak, program cepat jalan dan hasilnya langsung dirasakan rakyat. Ini bukan hanya soal kebijakan, tapi soal keberpihakan pada petani,” tegas Amran.

    Sosok Wamentan Sudaryono kerap mendapat pujian dari Mentan Amran. Pada awal duet mereka, Sudaryono disebut Amran sebagai energi baru bagi Kementerian Pertanian. 

    “Alhamdulillah, ada Wamen. Ini energi baru, sebab tantangan pertanian ke depan makin kompleks, semua harus diselesaikan dengan secepatnya,” sebut Amran.

    Maka tak heran, dengan besarnya tugas yang dijalani, mereka pun berbagi tugas secara terstruktur. Amran memimpin pada tataran kebijakan makro, menyusun langkah strategis serta melakukan diplomasi pangan di tingkat nasional dan internasional. Sementara itu, Sudaryono mengawal langsung teknis pelaksanaan di lapangan, memastikan program berjalan tepat sasaran dan berdampak langsung bagi petani.

    “Pak Menteri selalu menekankan pentingnya eksekusi cepat dan kerja konkret. Kami bergerak bersama dengan semangat yang sama untuk memastikan petani benar-benar merasakan hasilnya,” ujar Sudaryono beberapa waktu lalu.

    Pembagian tugas ini mempercepat berbagai agenda prioritas seperti optimasi lahan (Oplah), peningkatan pupuk bersubsidi, percepatan tanam, dan penguatan infrastruktur pertanian. Keduanya juga aktif turun langsung ke lapangan dan berbagi wilayah kerja agar seluruh potensi lahan di Indonesia dimanfaatkan secara optimal.

    Penunjukan Wamentan sebagai Ketua Dewan Pengawas Perum Bulog pun memperkuat sinergi antara Kementan dan Bulog. Hingga pertengahan April 2025, Bulog tercatat telah menyerap 2,7 juta ton gabah. Langkah ini menjadi salah satu strategi kunci dalam menjaga harga di tingkat petani serta ketahanan stok nasional.

    Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa produksi beras nasional sepanjang Januari–Mei 2025 mencapai 16,62 juta ton, mengalami peningkatan 1,83 juta ton dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

    Dengan tingginya kapasitas penyerapan gabah dan potensi produksi sejauh ini, Mentan Amran bahkan memprediksi  stok beras yang ada di gudang Perum Bulog dapat mencapai 3,3 juta ton pada musim panen Mei 2025.  Stok beras ini merupakan yang tertinggi dalam 10 hingga 20 tahun terakhir.

    Kepemimpinan yang saling melengkapi antara Mentan dan Wamentan menjadi kekuatan utama di tubuh Kementan. Duet yang solid di level tertinggi kementerian ini terbukti menjadi ujung tombak dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.