Category: Beritasatu.com Ekonomi

  • Harga Emas Melemah Akibat Ketidakpastian Tarif dan Penguatan Dolar AS

    Harga Emas Melemah Akibat Ketidakpastian Tarif dan Penguatan Dolar AS

    Jakarta, Beritasatu.com – Harga emas dunia melemah pada perdagangan Jumat (30/5/2025), seiring dengan penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan reaksi pasar terhadap perkembangan terbaru terkait tarif impor AS.

    Dilansir dari Reuters, harga emas spot turun 0,7% ke level US$ 3.293,59 per troi ons. Sepanjang pekan ini, emas telah terkoreksi sekitar 1,9%. Harga emas juga sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa pada level US$ 3.500,05 per troi ons pada April lalu.

    Sebelumnya pada Kamis (29/5/2025), pengadilan banding federal AS sementara waktu mengaktifkan kembali tarif besar-besaran Presiden Donald Trump, hanya sehari setelah pengadilan perdagangan memutuskan bahwa Trump telah melampaui kewenangannya dan memerintahkan penghentian segera tarif tersebut.

    “Emas saat ini sedang dalam fase konsolidasi setelah mencapai level tertinggi baru-baru ini,” ujar Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures, David Meger.

    Meski ada sedikit tekanan karena berkurangnya permintaan aset aman, David mengatakan potensi perlawanan kuat dari Trump dapat kembali mendorong harga emas naik.

    Di sisi lain, indeks dolar AS naik tipis 0,1%, membuat harga emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

    Sementara itu, indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) yang merupakan indikator inflasi favorit The Fed naik 2,1% secara tahunan pada April 2024, lebih rendah dari proyeksi sebesar 2,2%.

    Setelah laporan ini dirilis, para trader tetap optimistis bahwa bank sentral AS akan memangkas suku bunga acuannya pada September 2024. Lingkungan suku bunga rendah biasanya mendukung harga emas, karena emas tidak memberikan imbal hasil, tetapi berfungsi sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi.

  • Trump Murka karena Tuding China Langgar Kesepakatan Jenewa Soal Tarif

    Trump Murka karena Tuding China Langgar Kesepakatan Jenewa Soal Tarif

    Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan China telah melanggar kesepakatan dengan AS terkait pencabutan tarif dan pembatasan perdagangan atas mineral penting.

    Dalam pernyataannya, Trump juga melontarkan ancaman terselubung untuk mengambil langkah yang lebih keras terhadap Beijing.

    “China, mungkin tidak mengejutkan bagi sebagian orang. Mereka telah benar-benar melanggar perjanjiannya dengan kami. Jadi begitulah caranya menjadi ‘Tuan Orang Baik’!” tulis Trump dalam unggahannya di platform media sosial Truth Social miliknya, Jumat (30/5/2025).

    Trump menjelaskan bahwa ia telah membuat kesepakatan cepat dengan pejabat China pada pertengahan Mei. Kesepakatan tersebut mencakup rencana untuk menghentikan tarif tinggi selama 90 hari, demi mencegah krisis ekonomi di China, termasuk penutupan pabrik dan potensi kerusuhan sipil. Tarif yang diberlakukan AS saat itu mencapai 145% atas impor dari China.

    Namun, Trump tidak merinci secara jelas bagaimana China melanggar kesepakatan yang dibuat di Jenewa, Swiss, maupun tindakan apa yang akan diambilnya sebagai respons atas pelanggaran tersebut.

    Seorang pejabat AS yang berbicara kepada Reuters menyebut bahwa China tampak lamban dalam memenuhi janji mereka untuk menerbitkan lisensi ekspor bagi mineral tanah jarang. Sementara itu, Perwakilan Dagang AS, Jamieson Greer, mengatakan kepada CNBC bahwa China tidak patuh terhadap isi kesepakatan Jenewa.

    “China memperlambat proses kepatuhan mereka, dan hal itu benar-benar tidak dapat diterima serta harus ditindaklanjuti,” ujar Greer.

    Ia juga menambahkan bahwa aliran ekspor mineral penting dari China belum kembali berjalan seperti yang telah disepakati, menyusul tindakan balasan dagang dari Beijing.

  • DJKA Gaet Investor untuk Dorong Pembangunan Rel Kereta Terpadu

    DJKA Gaet Investor untuk Dorong Pembangunan Rel Kereta Terpadu

    Jakarta, Beritasatu.com – Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan menyelenggarakan Investor Gathering bertema “Potensi Investasi Sektor Perkeretaapian di Indonesia” sebagai upaya mendorong kolaborasi dalam pembangunan infrastruktur kereta api di Tanah Air.

    Kegiatan ini sukses menarik perhatian puluhan investor potensial, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Acara juga dihadiri oleh lebih dari 150 peserta, termasuk perwakilan dari kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta pelaku industri transportasi.

    “Kami membuka pintu kolaborasi seluas-luasnya, baik dari dalam maupun luar negeri. Kami yakin sinergi antara pemerintah dan dunia usaha adalah kunci untuk mewujudkan ekosistem transportasi perkeretaapian yang terintegrasi dan berkelanjutan,” ujar Direktur Jenderal Perkeretaapian, Allan Tandiono, dalam keterangan tertulis, Jumat (30/5/2025).

    Allan juga menegaskan komitmen DJKA dalam memberikan kepastian regulasi, kemudahan perizinan, dan berbagai dukungan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.

    Selain itu, DJKA terus mendorong integrasi antarmoda dan pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD) guna meningkatkan nilai ekonomi dari proyek-proyek perkeretaapian.

    Sementara itu, Direktur Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda Kementerian Perhubungan Risal Wasal menyampaikan, peluang investasi strategis di sektor perkeretaapian nasional, terutama melalui skema pembiayaan inovatif seperti Public Private Partnership (PPP) atau Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

    “Sesuai arahan Presiden Prabowo, pembangunan infrastruktur transportasi saat ini diarahkan agar tidak membebani APBN maupun APBD. Oleh karena itu, skema KPBU dapat menjadi solusi strategis untuk merealisasikan rencana pembangunan perkeretaapian di masa depan,” jelas Risal.

  • Harga Emas Tergelincir, Pasar Dibayangi Tarik Ulur Tarif

    Harga Emas Tergelincir, Pasar Dibayangi Tarik Ulur Tarif

    Jakarta, Beritasatu.com – Harga emas melemah pada Jumat (30/5/2025) waktu Amerika Serikat (AS) seiring penguatan dolar AS dan respons pasar terhadap dinamika terbaru terkait tarif perdagangan.

    Meski demikian, laporan inflasi yang lebih rendah dari perkiraan tetap memelihara optimisme pasar terhadap kemungkinan penurunan suku bunga oleh The Fed.

    Melansir Reuters, Jumat (30/5/2025), harga emas spot tercatat turun 0,6% ke level US$3.297,09 per ons pada pukul 09:38 ET (1338 GMT), sementara secara mingguan emas telah terkoreksi sebesar 1,8%. Adapun harga emas berjangka di AS melemah 0,7% ke posisi US$3.295,40 per ons.

    Indeks dolar AS naik 0,2%, menjadikan emas relatif lebih mahal bagi pembeli dengan mata uang lain, sehingga menekan permintaan.

    Ketegangan tarif kembali memanas setelah pengadilan banding federal untuk sementara mengaktifkan kembali tarif luas yang sebelumnya diberlakukan oleh mantan Presiden Donald Trump.

    Hal ini terjadi sehari setelah pengadilan perdagangan memutuskan bahwa Trump telah melampaui kewenangannya dan memerintahkan penghentian tarif secara langsung.

    “Emas sedang terkoreksi dari level tertingginya dan memasuki fase konsolidasi,” ujar David MegerDirektur Perdagangan Logam di High Ridge Futures David Meger.

    “Saat ini, tekanan terhadap emas muncul karena menurunnya minat terhadap aset safe haven. Namun, resistensi politik dari Trump kemungkinan justru akan mendukung harga emas dalam jangka menengah,” tambahnya.

    Di sisi data ekonomi, indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) AS mencatat kenaikan tahunan sebesar 2,1% pada April, sedikit di bawah ekspektasi pasar sebesar 2,2%.

    Setelah rilis data tersebut, pelaku pasar tetap mempertahankan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menurunkan suku bunga acuan pada bulan September mendatang.

    Lingkungan suku bunga rendah umumnya menguntungkan bagi emas, yang juga berfungsi sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi.

    Di India, permintaan emas fisik menurun pekan ini. Hal ini dipicu oleh harga emas domestik yang tinggi serta berakhirnya musim pernikahan, yang biasanya menjadi pendorong utama pembelian logam mulia di negara tersebut.

    Sementara itu, logam mulia lainnya juga mengalami pelemahan. Harga perak spot turun 0,6% menjadi US$33,14 per ons, platinum turun 1,6% ke US$1.065,50, dan paladium terkoreksi 1% ke posisi US$963,57 per ons.

  • BNI Tawarkan Promo Menarik di Java Jazz, Cashback hingga Rp 2,5 Juta

    BNI Tawarkan Promo Menarik di Java Jazz, Cashback hingga Rp 2,5 Juta

    Jakarta, Beritasatu.com – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menawarkan beragam promo menarik selama gelaran International BNI Java Jazz Festival (JJF) 2025 berlangsung. Pengunjung bisa meraih berbagai keuntungan dengan menjadi nasabah BNI, aktivasi, dan transaksi menggunakan wondr by BNI.

    Direktur Consumer Banking BNI Corina Leyla Karnalies menyampaikan, BNI JJF memiliki audience yang sangat sesuai dengan segmen nasabah BNI, antara lain generasi muda yang memiliki lifestyle nonton musik jazz bersama teman dan keluarga.

    “Momentum ini menjadi peluang strategis untuk mengakselerasi akuisisi nasabah baru dan peningkatan transaksi melalui berbagai touchpoint kreatif selama event berlangsung,” kata Corina dalam keterangan resmi, Jakarta, Jumat (30/5/2025).

    Dalam rangka memperingati perayaan BNI JJF yang ke-20 tahun, BNI telah menyiapkan beragam program menarik lewat aplikasi wondr by BNI. Tersedia cashback hingga Rp 2,5 juta dan TapCash berisi saldo Rp 100.000 untuk pengunjung BNI JJF 2025 yang melakukan pembukaan rekening tabungan nasabah baru melalui wondr by BNI.

    Nasabah existing juga mendapatkan kesempatan mendapatkan reward voucher hingga Rp 200.000 atau cashback hingga 5,5% dengan membuka Tabungan Life Goals selama event berlangsung.

    “Pengunjung bisa mengikuti program ini dengan mendatangi sales BNI yang bertugas atau mengunjungi booth-booth BNI di area event,” tandas Corina.

    Nasabah berkesempatan mendapatkan voucher Rp 25.000  dengan melakukan pembayaran parkir mobil menggunakan QRIS wondr by BNI. Promo ini berlaku bagi 200 pengguna baru yang melakukan aktivasi wondr by BNI pada 26 Mei-1 Juni 2025.

    Corina bilang, program ini hanya berlaku untuk 1 mobil dalam 1 hari selama event berlangsung, e-voucher dapat di klaim di booth wondrland selama periode 30 Mei-1 Juni 2025.

    Selain itu, para pengunjung BNI JJF 2025 dapat melakukan transaksi di berbagai tenant F&B di area event menggunakan Kartu TapCash. Voucher Rp 25.000 akan diberikan kepada 200 orang pertama yang melakukan aktivasi wondr by BNI dan melakukan isi ulang TapCash minimum Rp 200.000.

    Pengunjung yang menggunakan transportasi Taksi Blue Bird juga bisa memanfaatkan voucher Rp 25.000 yang dapat ditukarkan di Booth BNI wondrland. Voucher elektronik akan diberikan kepada 100 orang pertama yang melakukan aktivasi wondr by BNI selama periode program berlangsung dengan minimum tarif perjalanan Rp 100.000.

    “Selain promo dan merchandise menarik yang bisa langsung dibawa pulang, semua transaksi Nasabah selama event juga termasuk kesempatan memenangkan berbagai undian menarik dari Rejeki wondr BNI 2025 yang akan dilakukan pengundian pertama kali pada Agustus 2025,” tutur Corina.

    Melalui program kolaboratif ini, BNI tidak hanya memperkuat brand positioning wondr by BNI sebagai bagian gaya hidup modern, tetapi juga mengajak langsung audience untuk merasakan kemudahan dan manfaat bertransaksi digital dalam suasana festival yang penuh keceriaan.

  • BUMN Perkuat Komitmen Majukan Industri Maritim lewat Teknologi

    BUMN Perkuat Komitmen Majukan Industri Maritim lewat Teknologi

    Jakarta, Beritasatu.com – PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa klasifikasi kapal, inspeksi, sertifikasi, dan survei maritim, menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan industri kelautan nasional.

    Langkah konkret itu diwujudkan melalui kerja sama strategis dengan PT Gheni Artha Sejahtera (Gas Solution), yang mencakup kegiatan riset dan pengembangan teknologi perkapalan serta penyelenggaraan pelatihan di sektor kelautan.

    “Sebagai negara kepulauan, Indonesia sangat membutuhkan sistem transportasi laut yang tangguh. Saat ini, pertumbuhan ekonomi di wilayah-wilayah kepulauan kecil menuntut adanya kolaborasi erat, inovasi berkelanjutan, dan pemanfaatan teknologi terbaru,” ujar Direktur BKI R Benny Susanto Jumat (30/5/2025).

    Benny menambahkan, BKI akan memperkuat fokus pada bidang riset dan pengembangan. Selain itu, pihaknya siap menjalin sinergi dengan BUMN lain, pelaku swasta, dan mitra strategis lainnya di sektor perkapalan untuk mempercepat kemajuan industri maritim nasional.

    Kerja sama yang dijalin dengan Gas Solution mencakup pengembangan dan konversi kapal berbahan bakar ramah lingkungan seperti gas, hidrogen, dan amonia, serta kapal pengangkut gas cair sesuai standar yang diatur dalam International Code of Safety for Ships Using Gases or Other Low-Flashpoint Fuels (IGF Code).

    Selain itu, kedua pihak juga akan berkolaborasi dalam pembuatan desain kapal, proses tinjauan dan persetujuan kelas kapal, pelaksanaan pelatihan di bidang industri maritim, hingga program transfer pengetahuan dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

    Direktur Utama Gas Solution Zulfa menyambut baik kerja sama ini. Ia menyebut kolaborasi dengan BKI sebagai bentuk kehormatan, mengingat reputasi BKI yang telah mapan dalam industri perkapalan Indonesia.

    “Bersama BKI, kami melihat peluang besar untuk mengembangkan kolaborasi yang lebih luas, sejalan dengan pengalaman kami di bidang konsultasi, pelatihan, serta operasi dan pemeliharaan. Kami optimistis kemitraan ini akan memberikan manfaat strategis bagi kedua belah pihak,” pungkas Zulfa.

  • Dukung Energi Bersih, Fasilitas Niaga LNG Pertama di Bali Diresmikan

    Dukung Energi Bersih, Fasilitas Niaga LNG Pertama di Bali Diresmikan

    Jakarta, Beritasatu.com – Fasilitas niaga Liquefied Natural Gas (LNG) pertama di Bali  telah resmi berdiri. Fasilitas ini didirikan oleh PT Wira Energi (WE), perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang niaga gas alam.

    Fasilitas ini dirancang sebagai pusat distribusi strategis LNG untuk sektor komersial dan industri di Bali, sekaligus memperkuat ketahanan energi berbasis produksi dalam negeri.

    Founder & CEO Wira Energi Wira Rahardja mengungkapkan, pembangunan fasilitas LNG di Meliling, Tabanan, Bali ini  merupakan perwujudan komitmen perusahaan dalam memperluas akses terhadap energi yang lebih bersih, efisien, dan berbasis produksi nasional.

    “Setelah memimpin pengembangan pabrik likuifaksi LNG pertama di Jawa, kami percaya bahwa penguatan infrastruktur distribusi di wilayah seperti Bali akan mempercepat transisi energi nasional. Ini baru permulaan,” ujar Wira dalam acara peresmian fasilitas LNG di Meliling, Tabanan, Bali, Jumat (30/5/2025).

    “Kami siap melanjutkan pengembangan LNG di titik-titik strategis lainnya di Indonesia untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, ketahanan energi, dan lingkungan yang lebih berkelanjutan,” kata Wira menambahkan.

    Wira mengakui, peresmian fasilitas LNG ini menjadi langkah konkret pihaknya dalam mendukung visi pemerintah Provinsi Bali menuju Net Zero Emission 2045 sebagaimana diatur dalam Peraturan Gubernur Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih.

    Selain itu, kata dia, peresmian fasilitas tersebut sejalan dengan kebijakan Bali yang mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil impor seperti LPG dan diesel.

    “Termasuk juga mendorong pemanfaatan energi bersih di berbagai sektor, termasuk pariwisata dan manufaktur,” tandas dia.

    Wira mengatakan, lebih dari 70% konsumsi LPG nasional saat ini masih berasal dari impor, padahal Indonesia merupakan salah satu produsen LNG terbesar di dunia.

    Dia menilai, beralih ke LNG dalam negeri merupakan langkah penting untuk mengurangi ketergantungan pada energi impor, menghemat devisa negara, dan memperkuat struktur ekonomi energi nasional agar lebih mandiri dan tangguh terhadap fluktuasi harga global.

    Pada kesempatan itu, Tenaga Ahli Menteri ESDM Bidang Monitoring dan Evaluasi Infrastruktur Migas Anggawira memberikan apresiasi terhadap peresmian fasilitas niaga LNG tersebut.

    Menurut Anggawira, potensi gas bumi di Indonesia sangat besar dan Bali memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu wilayah yang mandiri dalam energi dan mampu mengembangkan energi hijau.

    “Potensi gas bumi di Indonesia ini luar biasa. Khususnya di Bali, terdapat peluang besar untuk menggali potensi tersebut agar wilayah ini memiliki ketahanan dan kemandirian energi berbasis gas bumi,” tutur Anggawira.

    Sementara Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas ESDM Laode Sulaeman mengungkapkan, target Net Zero Emission nasional pada tahun 2060 masih jauh dari capaian ideal.

    “Sampai saat ini kita baru mencapai sekitar 15% bauran energi terbarukan. Kita perlu menurunkan konsumsi bahan bakar minyak dan mendorong teknologi bersih pada pembangkit berbasis batu bara. Pemanfaatan gas bumi dalam negeri adalah jawaban yang tepat untuk menjembatani transisi tersebut,” pungkas Laode.

    Sebagai bahan bakar multifungsi, LNG dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan di Bali, mulai dari hotel, restoran, dan kafe; dapur komersial dan dapur pusat; boiler industri yang efisien dan rendah emisi; hingga pembangkit listrik, laundry komersial, dan rumah sakit.

    Wira Energi menghadirkan berbagai keunggulan LNG, termasuk harga yang lebih kompetitif, lebih ramah lingkungan dengan pengurangan emisi CO₂ sekitar 25 persen, serta lebih aman karena LNG berbasis metana yang lebih ringan dari udara dan tidak menumpuk jika terjadi kebocoran.

    Selain itu, fasilitas LNG WE menggunakan sistem tangki microbulk berkapasitas besar antara 1.000-10.000 liter yang ringkas, mudah dipasang, dan menghemat ruang, sehingga meminimalisasi gangguan operasional. Pengisian ulang dapat dilakukan langsung tanpa perlu mengganti tabung berat, dan tidak ada sisa residu seperti pada LPG.

    Dalam hal teknologi, Wira Energi juga mengintegrasikan sistem berbasis Internet of Things (IoT) yang memungkinkan pelanggan memantau konsumsi gas secara real-time, melihat sisa stok, dan menerima pengiriman ulang secara otomatis berdasarkan data pemakaian. Dengan sistem smart meter ini, pelanggan hanya membayar sesuai pemakaian aktual, tanpa perlu lagi menghitung berat tabung masuk dan keluar.

    Fasilitas LNG di Tabanan juga didukung oleh armada Mobile Refueling Unit (MRU) yang dirancang sesuai dengan kondisi jalan di Bali, menjamin pengiriman LNG ke berbagai lokasi pelanggan berjalan lancar. Sistem penyimpanan microbulk tersedia dalam berbagai ukuran sesuai kebutuhan, hemat ruang, mudah dirawat, dan tidak memerlukan daya listrik karena sistemnya sepenuhnya mekanis.
     

  • Pelajar Perlu Diberi Ruang Pendidikan Kritis Transisi Energi Bersih

    Pelajar Perlu Diberi Ruang Pendidikan Kritis Transisi Energi Bersih

    Jakarta, Beritasatu.com – Pelajar Indonesia perlu diberi ruang pendidikan yang kritis terkait transisi energi bersih yang berkeadilan dan inklusif. Untuk itu sekolah sebaiknya mendukung langkah kecil melalui pendekatan pembelajaran yang menjadi kunci dalam menghadapi krisis iklim global.

    Komunitas muda Renewable Energy Agent (RE-Agent) bersama organisasi masyarakat sipil Trend Asia menggagas program “RE–Agents Goes to School” di SMAN 3 Jakarta, untuk mengedukasi siswa mengenai energi terbarukan dan transisi energi yang berkeadilan.

    “Generasi Z adalah populasi terbesar saat ini. Mereka khususnya siswa SMP dan SMA harus diberi ruang untuk memahami isu energi bersih karena sangat dekat dengan realitas hidup mereka. Ini mengingat krisis iklim global kian nyata dengan meningkatnya suhu ekstrem dan perubahan cuaca yang drastis,” kata Ketua RE-Agent, Valensiya, pada keterangan resminya kepada wartawan, Jumat (30/5/2025).

    Menurutnya, pelibatan siswa dan anak muda penting karena mereka bisa menyuarakan kepentingan kelompok rentan yang paling terdampak krisis iklim dan hak atas hidup yang layak serta sehat. Ketika bicara dampak perubahan iklim, masyarakat marjinal yang paling rentan. Anak muda bisa menjadi jembatan agar hak mereka untuk hidup layak dan sehat terpenuhi,” tambahnya.

    Kepala SMAN 3 Jakarta Mukhlis menyambut baik inisiatif ini. Ia menilai pendidikan energi terbarukan adalah kesempatan langka yang harus dimaksimalkan oleh siswa. Kegiatan seperti ini dinilai penting guna memperluas wawasan siswa tentang transformasi energi bersih.

    “Ini menunjukkan komitmen kami untuk turut mendukung peralihan ke energi terbarukan. Ini langkah inovatif yang seharusnya diadopsi oleh lebih banyak institusi pendidikan di Indonesia. Sayangnya topik transisi energi masih belum banyak masuk ke dalam kurikulum sekolah,” ujarnya.

    Pendidikan soal transisi energi kini semakin relevan, mengingat kondisi iklim global yang kian mengkhawatirkan. Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) mencatat tahun 2024 sebagai tahun terpanas dalam sejarah, diperparah dengan fenomena El Nino yang terjadi sejak akhir 2023.

    Peningkatan suhu ini dipicu oleh tingginya emisi karbon dioksida (CO2) akibat dominasi penggunaan energi fosil, seperti batu bara dan gas. Dampaknya meliputi perubahan cuaca ekstrem, banjir di musim kemarau, dan kekeringan yang lebih intens.

    Namun, Indonesia dinilai belum sepenuhnya serius dalam mengatasi krisis ini. Juru Kampanye Energi Terbarukan Trend Asia, Beyrra Triasdian, mengkritisi Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034 yang justru menambah kapasitas PLTU batu bara sebesar 6,3 GW dan PLTG sebesar 10,3 GW.

    “Ini membuat kita semakin tergantung pada energi fosil. Padahal, Indonesia punya potensi energi terbarukan hingga 3.686 GW, jauh lebih besar dan lebih murah, terutama dari tenaga surya dan angin,” ungkap Beyrra.

    Transformasi energi bukan hanya solusi bagi krisis iklim, tapi juga jalan menuju kemandirian energi dan peningkatan ekonomi masyarakat, terutama di daerah terpencil. Contohnya, PLTMh di Kampung Tangsi Jaya, Bandung Barat, yang memanfaatkan aliran Sungai Ciputri untuk mendukung koperasi pengolahan kopi.

    Di Blora, guru otomotif SMKN 1 Blora, Noer Chanief, menciptakan Omset Pintar, pembangkit listrik berbasis tenaga surya dan angin. Inovasi ini digunakan untuk menerangi jalan desa.

    “Di Blora, listrik itu kemewahan. Sejak 2014 kami berinovasi agar masyarakat bisa menikmati listrik tanpa emisi dan tanpa biaya,” kata Noer. Selain itu, ia juga membuat sepeda portabel penghasil listrik saat pandemi.

    Kesadaran masyarakat dalam mengembangkan energi terbarukan sesuai kebutuhan lokal menjadi aspek penting dari transisi energi yang adil dan inklusif. Oleh karena itu, pendidikan kritis soal energi tak hanya menyoal teknologi, tetapi juga nilai, prinsip, dan penerapan nyata di masyarakat.

    Guru geografi SMAN 3 Jakarta, Nadya Fidina Salam, menilai pendidikan energi terbarukan kini sangat mendesak. “Kesadaran ini harus dibangun dari sekolah. Guru bisa memulainya dengan metode sederhana seperti menghitung konsumsi listrik hingga kenaikan suhu bumi. Ini soal membangun pola hidup ramah lingkungan,” pungkas Nadya.

  • Pemerintah Bangun 47.000 Kms Transmisi, Listrik Bakal Masuk Pelosok

    Pemerintah Bangun 47.000 Kms Transmisi, Listrik Bakal Masuk Pelosok

    Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan membangun infrastruktur kelistrikan berupa jaringan transmisi sepanjang 47.758 kilometer sirkuit (kms). Proyek ini dirancang untuk menjangkau wilayah terpencil dan akan dilaksanakan bertahap selama 10 tahun ke depan.

    Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan, jaringan transmisi tersebut akan menghubungkan pembangkit listrik berbasis energi baru dan terbarukan (EBT) ke gardu induk milik PLN, lalu disalurkan ke pelanggan melalui jaringan distribusi.

    Rencana besar ini tertuang dalam dokumen Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025-2034, yang sekaligus mendukung interkoneksi pembangkit EBT hingga ke tingkat rumah tangga.

    Kementerian ESDM menargetkan bauran EBT dalam sistem ketenagalistrikan nasional mencapai 23%. Saat ini, bauran energi bersih tersebut masih berada di angka 15-16%.

    “Untuk bisa menghubungkan EBT, kita butuh jaringan. Target kita 23%, tetapi sekarang baru 15-16%. Kita sudah programkan EBT, tetapi ternyata belum ada jaringan penyalurnya,” kata Bahlil dalam pernyataan resmi, Jumat (30/5/2025).

    Dari seluruh jaringan yang direncanakan, wilayah Jawa, Madura, dan Bali akan menjadi area dengan pembangunan transmisi terpanjang.

    Bahlil juga menambahkan, proyek ini membuka peluang investasi senilai Rp 565,3 triliun. Selain itu, pembangunan transmisi dan gardu induk diproyeksikan menyerap sekitar 881.132 tenaga kerja dari sektor manufaktur, konstruksi, hingga pemeliharaan jaringan.

    Ia berharap proyek ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, sembari memaksimalkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN).

    “Ini saya harapkan tidak ada impor. Semua bahan dan komponen dimaksimalkan dari industri dalam negeri,” tegas Bahlil.

  • PLTS Atap Kao Indonesia Bisa Kurangi Ribuan Ton Emisi

    PLTS Atap Kao Indonesia Bisa Kurangi Ribuan Ton Emisi

    Karawang, Beritasatu.com – Proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap milik Kao Indonesia resmi beroperasi di fasilitas produksinya yang terletak di kawasan Karawang International Industrial Center (KIIC).

    Presiden Direktur Kao Indonesia Shoichi Hasegawa mengatakan, PLTS ini merupakan salah satu instalasi tenaga surya atap berkapasitas besar di Indonesia dan menjadi yang terbesar dalam jaringan Kao Group secara global.

    Dengan total kapasitas 6,53 Mega Watt peak, PLTS ini dibangun dalam dua tahap, yakni 1,53 MWp pada fase awal dan 5 MWp di tahap kedua. Fasilitas ini diproyeksikan mampu mengurangi emisi karbon hingga 7.791 ton CO₂ per tahun.

    Shoichi menjelaskan bahwa pengembangan PLTS ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Kao Indonesia terhadap prinsip environmental, social, and governance (ESG), khususnya dalam aspek dekarbonisasi dan penggunaan energi terbarukan di seluruh rantai pasok perusahaan.

    “Ini adalah langkah nyata kami dalam mendukung strategi ESG melalui inovasi yang ramah lingkungan dan pengurangan emisi karbon,” ujarnya dikutip dari Antara, Jumat (30/5/2025).

    Sementara itu, Direktur Aneka Energi Baru Terbarukan dari Kementerian ESDM Andriah Feby Misna menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, kehadiran PLTS atap di pabrik Kao Indonesia mendukung target transisi energi di sektor industri.

    “Semoga langkah Kao Indonesia ini bisa menjadi contoh positif bagi sektor swasta lainnya agar semakin banyak manfaat yang bisa dirasakan lingkungan dan bumi kita,” ucap Andriah.