Category: Beritasatu.com Ekonomi

  • Calon Jemaah Wajib Dapat Refund

    Calon Jemaah Wajib Dapat Refund

    Jakarta, Beritasatu.com – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyuarakan keprihatinan atas batalnya keberangkatan calon jemaah haji furada ke Tanah Suci. Hal itu dikarenakan pemerintah Arab Saudi tidak menerbitkan visa haji furada pada 2025 ini.

    Atas kejadian ini, YLKI mendesak pemerintah untuk menjamin pengembalian dana (refund) kepada calon jemaah yang sudah membayar. Pasalnya, batalnya keberangkatan para calon jemaah untuk menunaikan ibadah haji bukan merupakan kesalahan mereka.

    “Pertama, pemerintah harus memastikan bahwa jamaah haji furada bisa mendapatkan refund uang dengan prinsip fair, wajar dan transparan. Kedua, pemerintah harus mengawasi secara ketat pengembalian refund uang jamaah haji kepada konsumen serta memastikan kapan waktu pengembalian uang tersebut hingga konsumen mendapatkan kepastian,” ucap Niti Emiliana selaku Ketua YLKI dalam keterangan kepada awak media pada Minggu (1/6/2025).

    Niti turut menyerukan kepada pemerintah untuk turut mengawasi aktivitas penjualan agen perjalanan haji. Apalagi yang menawarkan perjalanan menggunakan kuota haji furada kepada konsumen, setelah kepastian penghapusan visa jalur tersebut pada tahun ini.

    Ia menekankan masukan dan pengaduan dari para calon jemaah haji yang gagal berangkat tahun ini dapat menjadi bahan evaluasi. Utamanya berkaitan dengan pemenuhan hak dan kepastian dalam melaksanakan rukun islam kelima itu.

    “YLKI juga akan bersurat ke pemerintah untuk melakukan pendataan jumlah dan nama jamaah haji furada yang gagal berangkat serta mengawasi pengembalian refund uang konsumen,” kata Niti.

    Di sisi lain, Niti menyebut adanya keharusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk turun tangan. Peran mereka diperlukan secara makro agar ibadah haji dapat berjalan dengan fair dan terbebas dari praktik persaingan usaha tidak sehat.

    Calon jemaah haji yang merasa dirugikan juga dapat mengirimkan aduan dan keluhan melalui posko yang didirikan YLKI. Lembaga itu juga mempersilakan calon jemaah haji yang dirugikan untuk mengirim aduan melalui alamat surel di kanal resminya.

  • Presiden KSPN Tegaskan Tolak Impor Ilegal dalam Aksi 10.000 Buruh

    Presiden KSPN Tegaskan Tolak Impor Ilegal dalam Aksi 10.000 Buruh

    Jakarta, Beritasatu.com – Sekitar 10.000 buruh dari berbagai wilayah di Pulau Jawa menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Minggu (1/6/2025). Aksi ini bertujuan menyuarakan lima tuntutan utama kepada pemerintah dan pengusaha, salah satunya adalah penolakan terhadap impor ilegal.

    Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) Ristadi menjelaskan alasan pemilihan waktu unjuk rasa pada hari Minggu. Menurutnya, hari libur dipilih agar tidak mengganggu aktivitas produksi maupun kehidupan masyarakat umum.

    “Pertama, kawan-kawan buruh tidak sedang bekerja, sehingga tidak mengganggu produktivitas perusahaan. Kedua, masyarakat pun sedang libur. Jadi tidak menimbulkan gangguan besar,” ujar Ristadi di lokasi aksi.

    Aksi ini juga bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila, yang menurut Ristadi menjadi momentum tepat untuk menunjukkan semangat kebangsaan.

    Salah satu isu utama yang diangkat adalah maraknya impor ilegal yang dinilai merugikan industri dalam negeri. Ristadi menyebutkan bahwa banyak pabrik tutup dan buruh terkena PHK karena produk lokal kalah bersaing di pasar domestik.

    “Industri kita banyak tutup karena produk mereka tidak laku. Pasar dalam negeri dibanjiri barang impor murah yang diduga kuat masuk secara ilegal,” tegasnya.

    Menurutnya, jika barang impor tersebut masuk secara legal, industri lokal masih bisa bersaing. Namun dengan keberadaan barang ilegal, industri dalam negeri akan terus terpuruk.

    “Seefisien apa pun industri kita, kalau harus bersaing dengan barang ilegal, tidak akan mampu bertahan, bahkan sampai kiamat,” katanya.

    Ristadi pun mendesak pemerintah agar serius memberantas impor ilegal dan menindak tegas para pelaku yang terlibat.

    “Kami minta pemerintah untuk memberantas impor ilegal dan menghukum para pelakunya. Jika tidak ditindak serius, persoalan ini akan terus berulang,” ucapnya.

    Ia juga menekankan pentingnya pengetatan kebijakan importasi, meskipun memahami bahwa ekspor-impor juga menyangkut hubungan antarnegara.

    “Kami paham soal hubungan internasional. Namun, jika kita mengedepankan nasionalisme, impor seharusnya hanya untuk barang yang belum bisa diproduksi di Indonesia,” jelasnya.

    Ristadi menolak keras praktik impor barang-barang sejenis yang sudah dapat diproduksi di dalam negeri, apalagi jika harganya lebih murah, karena hal tersebut akan menghancurkan industri lokal.

    “Kalau impor barang sejenis yang lebih murah, kami yang jadi korban. Pabrik tutup, kami di-PHK. Korbannya ya buruh seperti kami,” tegasnya.

  • Stok Cadangan Beras Pemerintah Capai 4 Juta Ton, Indonesia Siap Perkuat Posisi di Pangan Global

    Stok Cadangan Beras Pemerintah Capai 4 Juta Ton, Indonesia Siap Perkuat Posisi di Pangan Global

    Jakarta, Beritasatu.com – Stok cadangan beras pemerintah (CBP) resmi menembus 4 juta ton, pencapaian tertinggi sejak Bulog berdiri pada 1969. Lonjakan stok ini menjadi bukti nyata ketahanan pangan nasional yang kuat, sekaligus menegaskan kesiapan Indonesia untuk memainkan peran lebih besar dalam sistem pangan global, meskipun menghadapi tekanan seperti perubahan iklim, krisis geopolitik, dan gangguan rantai pasok internasional.

    Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa ketika banyak negara mengalami tekanan pangan, Indonesia justru mencatatkan peningkatan produksi dan stok secara signifikan.

    “Kita tidak lagi hanya bicara swasembada, tapi sudah bicara kedaulatan. Dengan angka serapan seperti ini, Indonesia secara tidak langsung siap mengambil peran lebih besar dalam sistem pangan dunia,” ujar Mentan Amran dalam keterangannya Sabtu (31/5/2025).

    Dalam beberapa waktu terakhir, menteri-menteri yang membidangi pertanian dari berbagai negara berkunjung langsung ke Indonesia, mulai dari Malaysia, Jepang, hingga Chile. Negara-negara tersebut mengapresiasi capaian serta langkah strategis yang dilakukan Indonesia dalam upaya mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

    “Kita juga ingin belajar dari Indonesia bagaimana mereka bisa berjaya dalam memproduksi beras sehingga saat ini beras Indonesia berlimpah,” ujar Menteri Pertanian dan Keterjaminan Makanan Malaysia Datuk Seri Mohammad Bin Sabu saat berkunjung ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan) akhir April lalu. 

    Potensi ekspor beras terbuka lebar mengingat capaian saat ini. Pemerintah turut mempertimbangkan negara-negara yang meminta pasokan beras ke Indonesia. Potensi terbesar datang dari negara tetangga Malaysia dengan catatan mempertimbangkan sudah terpenuhinya pasokan dalam negeri.

    “Kami terima laporan B2B (business to business) bertandatangan meminta 24 ribu ton, ke Malaysia. Mereka sudah tandatangan, tapi nanti kita lihat ke depan,” terang Mentan Amran.

    Capaian ini menurut Mentan Amran tidak terlepas dari sejumlah kebijakan strategis yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto yang meliputi peningkatan kuota pupuk bersubsidi hingga dua kali lipat, reformasi sistem distribusi pupuk agar lebih tepat sasaran, serta penetapan harga gabah petani sebesar Rp 6.500 per kilogram yang memberikan kepastian dan insentif bagi petani untuk terus meningkatkan produksi.

    Kebijakan tersebut terbukti efektif terlihat dari lonjakan signifikan serapan beras lokal oleh Bulog. Hingga 31 Mei 2025 pukul 12.14 WIB, serapan mencapai 2,429 juta ton, pencapaian tertinggi dalam 57 tahun terakhir. Angka ini melonjak lebih dari 400 persen dibandingkan dengan periode yang sama dalam lima tahun terakhir. Data ini mengindikasikan bahwa produksi dalam negeri tidak hanya meningkat, tetapi juga terserap secara besar-besaran langsung dari petani.

    “Dulu, angka seperti ini baru tercapai dalam waktu satu tahun. Sekarang, kita sudah mencapainya hanya dalam lima bulan. Ini bukan sekadar progres, tapi lompatan besar,” kata Mentan Amran.

    Lebih lanjut, Mentan Amran menegaskan bahwa lonjakan serapan ini sepenuhnya berasal dari produksi dalam negeri, tanpa ada tambahan beras medium impor sejak awal tahun 2025.   

    “Keberhasilan ini sepenuhnya berasal dari panen petani kita sendiri, tanpa campur tangan impor sama sekali. Masyarakat harus menyadari bahwa pencapaian ini merupakan buah kerja keras petani dan dukungan kebijakan pemerintah yang pro-rakyat,” tegasnya. 

    Sementara itu produksi beras nasional pada periode Januari hingga Mei 2025 mengalami peningkatan signifikan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi beras mencapai 16,55 juta ton, naik 11,95 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

    Peningkatan produksi beras ini juga mendapat pengakuan dari Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA). Dalam laporan terbarunya, USDA memperkirakan produksi beras Indonesia pada musim tanam 2024/2025 mencapai 34,6 juta ton. Angka tersebut merupakan yang tertinggi di ASEAN, mengungguli Thailand dan Vietnam, serta melampaui target produksi pemerintah sebesar 32 juta ton.

    Menteri Pertanian Amran menyatakan lonjakan produksi beras memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor pertanian menyumbang 10,52 persen terhadap PDB pada triwulan I 2025 secara year on year, angka tertinggi sepanjang sejarah.

    Mentan Amran menilai pencapaian ini menunjukkan kebijakan pemerintah yang mendukung produksi dalam negeri berjalan efektif. Dengan hasil tersebut, Indonesia semakin dekat dengan swasembada beras dan melangkah menuju kedaulatan pangan.

  • KAI Resmi Hadirkan Kereta Suite Class Compartment di Jalur Utara

    KAI Resmi Hadirkan Kereta Suite Class Compartment di Jalur Utara

    Surabaya, Beritasatu.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi meluncurkan layanan Kereta Suite Class Compartment pertama di jalur utara, melalui KA Argo Bromo Anggrek yang melayani rute Stasiun Surabaya Pasar Turi – Stasiun Gambir Jakarta.

    Berdasarkan pantauan Beritasatu.com, kereta ini menyediakan puluhan kabin privat bagi penumpang, lengkap dengan berbagai fasilitas premium.

    Para pelanggan dapat menikmati kursi ergonomis yang dapat direbahkan hingga posisi tidur, sistem hiburan pribadi, layanan makanan eksklusif, prama atau prami khusus, serta amenity kit.

    Interior kabin juga dirancang artistik, dilengkapi dengan jendela kaca yang bisa berubah tampilan (switchable glass), toilet modern, dan pencahayaan hangat yang nyaman.

    Salah satu penumpang, Herianto, mengaku sangat puas dengan layanan baru tersebut. Warga asal Jakarta ini merasa pengalaman naik kereta kini sudah sebanding dengan moda transportasi lain seperti pesawat atau bus antarkota.

    “Kereta api sudah seharusnya seperti ini, pelayanannya seperti di pesawat atau bus. Dengan fasilitas yang ada, perjalanan ke Stasiun Gambir akan jauh lebih nyaman,” ungkap Herianto saat ditemui, Minggu (1/6/2025).

    Direktur Niaga PT KAI Hadis Surya Palapa menjelaskan, peluncuran ini menjadi penanda perdana hadirnya layanan Suite Class di jalur utara. Sebelumnya, layanan serupa hanya tersedia di jalur selatan, yakni di KA Bima dan KA Argo Semeru yang berangkat dari Stasiun Gubeng.

    “Keunggulan utama layanan ini adalah jalur utara yang lebih singkat, hanya sekitar 7 jam, dibanding jalur selatan yang bisa mencapai 10 jam,” ujar Hadis.

    Hadis juga menambahkan bahwa pada perjalanan perdana, Kereta Suite Class Compartment pada KA Argo Bromo Anggrek ini langsung terisi penuh sesuai kapasitas, yaitu 32 penumpang.

    “Keunggulan dari kereta ini adalah kenyamanan dan privasi tinggi yang ditawarkan kepada pelanggan. Kami berharap layanan ini bisa menjadi kontribusi nyata dalam menghadirkan inovasi transportasi terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.

    Jadwal keberangkatan KA Argo Bromo Anggrek Suite Class Compartment, yakni dari Stasiun Surabaya Pasar Turi pukul 09.10 WIB dan 21.15 WIB dan dari Stasiun Gambir, Jakarta pukul 08.20 WIB dan 20.30 WIB.

  • Pandeglang Ekspor Perdana 5.000 Ekor Ikan Mas Sinyonya ke Vietnam

    Pandeglang Ekspor Perdana 5.000 Ekor Ikan Mas Sinyonya ke Vietnam

    Pandeglang, Beritasatu.com – Direktorat Jenderal Kementerian Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa Tertinggal, Tabrani, secara resmi melepas ekspor perdana benih ikan mas sinyonya sebanyak 5.000 ekor ke Vietnam.

    Kegiatan pelepasan ini berlangsung di lokasi budidaya milik Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Warga Dekat, di Bukit Ikan Mas Sinyonya, Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, Minggu (1/6/2025).

    “Hari ini kami bersama Wakil Bupati Pandeglang yang mewakili gubernur, perwakilan dari Kementerian Perdagangan dan seluruh unsur terkait mengikuti pelepasan perdana ekspor ikan mas sinyonya hasil budi daya Desa Bandung. Untuk ekspor perdana ini, pengiriman dilakukan ke Vietnam,” ujar Tabrani saat ditemui di lokasi, Minggu (1/6/2025).

    Selain Vietnam, Tabrani mengungkapkan beberapa negara lain juga berminat untuk mengimpor ikan mas sinyonya dari bumdes Desa Bandung. Ia meminta kepada bumdes Bandung  agar bisa memenuhi kebutuhan ekspor tersebut, sehingga dapat menggerakan perekonomian di wilayah desa Bandung, khususnya Kabupaten Pandeglang.

    “Ada beberapa negara yang telah meminta ikan mas sinyonya. Mudah-mudahan ke depan, Desa Bandung melalui Bumdes  mampu memenuhi permintaan tersebut,” katanya.

    Kepala Desa Bandung, Wahyu Kusnadiharja, menjelaskan sebanyak 5.000 ekor ikan mas sinyonya yang akan diekspor ke Vietnam tersebut dijadwalkan diberangkatkan pada 2 Juni 2025 setelah melalui proses karantina.

    Wahyu menambahkan, selain Vietnam, ikan mas sinyonya juga diminati oleh negara lain seperti Malaysia, Singapura, Timor Leste, dan Arab Saudi.

    Ikan mas sinyonya yang diekspor berusia 35 hari dan merupakan hasil budidaya bumdes Desa Bandung. Ikan ini dikenal sebagai jenis ikan purbakala khas Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang dengan ciri khas mata sipit, warna kuning keemasan, dan sirip yang panjang. Selain itu, ikan mas sinyonya juga umumnya memiliki usia hidup lebih dari 15 tahun.

    “Bobotnya juga bisa mencapai lebih 20 kilogram,” tandas Wahyu.

  • Ubud Diserbu Wisatawan, Turis Asing hingga Lokal Padati Pasar Seni

    Ubud Diserbu Wisatawan, Turis Asing hingga Lokal Padati Pasar Seni

    Ubud, Beritasatu.com – Kawasan Ubud, Gianyar, Bali kembali menjadi primadona wisata di masa libur panjang. Sejak Kamis (29/5/2025), arus kendaraan roda dua dan empat memadati jalanan menuju pusat Ubud, terutama area Pasar Seni Tradisional yang berada di jantung kawasan.

    Kemacetan tampak mulai dari gerbang Monkey Forest hingga Puri Ubud. Wisatawan dari dalam dan luar negeri berbondong-bondong menikmati waktu libur bersama keluarga, sekaligus berburu oleh-oleh khas Bali di pasar seni yang selesai direnovasi pada 2023 lalu.

    Beragam cendera mata seperti kaos bermotif Bali, sarung pantai, tas rajut, gelang, hingga kerajinan kayu menjadi buruan utama para pelancong. Menurut para pedagang, pengunjung berasal dari berbagai daerah di Indonesia, serta dari luar negeri, terutama turis asal Korea Selatan dan India.

    Nurul Hidayat, wisatawan asal Semarang yang datang bersama keluarga kecilnya, mengaku Bali sudah lama menjadi impiannya.

    “Kami sudah lama ingin ke Bali. Kami menabung agar bisa liburan sekeluarga. Suka dengan budaya Bali, dan juga senang lihat banyak turis asing di sini,” ujarnya saat ditemui Beritasatu.com Minggu (1/6/2025).

    Para pedagang pasar seni Ubud pun menyambut momen ini dengan antusias. Dewa Gede Dharmawan, salah satu penjual suvenir, menyebut bahwa liburan ini membawa berkah.

    “Sejak Kamis pasar sudah ramai. Pembeli ada dari India, Korea, dan wisatawan domestik, seperti dari Jakarta dan Surabaya. Mereka banyak beli gelang, dompet, dan suvenir lainnya,” ujarnya.

    Tak hanya ramai di siang hari, Ubud tetap hidup hingga malam. Wisatawan juga menikmati pertunjukan seni budaya yang rutin digelar di wantilan sebelah barat Puri Ubud, menambah daya tarik kawasan tersebut sebagai destinasi yang memadukan seni, budaya, dan belanja dalam satu tempat.

  • Harsiarnas 2025, KPI Cari Solusi Selamatkan Industri Media dari PHK

    Harsiarnas 2025, KPI Cari Solusi Selamatkan Industri Media dari PHK

    Jakarta, Beritasatu.com – Dalam rangka memperingati Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) ke-92 yang jatuh pada 1 April 2025, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menegaskan komitmen untuk mencari jalan keluar dari ketidakpastian yang dialami industri media. Belakangan, gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal dialami pekerja media.

    Ketua KPI Pusat Gus Ubaidillah menyampaikan, peringatan Harsiarnas ini menjadi upaya KPI dan KPI Daerah untuk bersinergi bersama stakeholders, mulai dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), hingga Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) dan organisasi terkait lainnya dalam menjaga dan meningkatkan eksistensi industri media.

    “Era disrupsi memang menjadi tantangan kita bersama. Namun, jalan keluar harus kita carikan secara bersama-sama. Antara KPI dan KPID sebagai regulator terus akan bersinergi dengan lembaga penyiaran baik di tingkat nasional, walaupun di daerah,” ungkap Ubaidillah, dalam acara Harsiarnas 2025 yang digelar di Riverview Bu JXB, Jakarta, Minggu (1/6/2025).

    Adapun untuk menjawab berbagai tantangan di industri media saat ini, KPI mengagendakan rapat koordinasi nasional (rakornas) penyiaran Indonesia. Rakornas ini diharapkan dapat menghasilkan solusi dan pembenahan dalam menjawab berbagai masalah dan kebutuhan industri penyiaran khususnya televisi dan radio.

    “Kita berharap hari ini kita bisa mencari solusi-solusi baru dan kita berharap dalam rakornas ini juga dirumuskan hal-hal yang terkait kebutuhan penyiaran kita yang menjadi tanggungjawab ke depan. Apa yang harus dibenahi dalam lembaga penyiaran, maupun bagi kami secara kelembagaan KPI dan KPID,” paparnya.

    Dalam rakornas tersebut, Ubaidillah menjelaskan KPI bersama stakeholders industri media akan merumuskan formula terbaik bagi keberlangsungan penyiaran yang adaptif dan inovatif terhadap perkembangan zaman. Rumusan ini nantinya akan didorong ke pemerintah pusat agar implementasinya mendapat dukungan.

    KPI juga akan mengusulkan revisi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran yang seharusnya telah disesuaikan, seiring dengan kemunculan berbagai platform pesaing media mainstream di media sosial yang belum menjadi bagian dari pengawasan KPI.

    “Kita berharap ini juga dukungan dari teman-teman media, kita kawal bersama-sama agar RUU ini benar-benar bisa adil dengan semua platform yang ada di negara kita. Karena kita ingin platform apapun ketika diatur juga tidak merugikan para teman-teman yang sudah mendapatkan manfaat dari itu, tetapi kita tidak ingin lembaga penyiaran juga menjadi pihak yang dikorbankan ketika itu tidak diatur,” tuturnya.

    Terakhir, Ubaidillah menyampaikan, perayaan Harsiarnas yang diselenggarakan bersamaan dengan Hari Kebangkitan Pancasila pada 1 Juni dapat menjadi semangat untuk mencari jalan keluar dari hasil rakornas yang diselenggarakan hari ini.

    “Kita ingin sama-sama dari jalan keluar, keadilan yang merata, semua bisa diawasi, tetapi tidak dirugikan oleh regulasi itu. Makanya diskusi antara KPI dengan pemerintah maupun para pihak yang lain, masyarakat, akademisi juga perlu kita libatkan, sehingga apa yang disusun nanti benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi industri hari ini,” tutupnya.

  • Larangan Vape Sekali Pakai Berlaku untuk Lindungi Generasi Muda

    Larangan Vape Sekali Pakai Berlaku untuk Lindungi Generasi Muda

    Jakarta, Beritastu.com – Inggris resmi melarang penjualan rokok elektrik atau vape sekali pakai mulai Minggu (1/6/2025). Pelarangan ini mencakup Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara. Langkah ini diambil untuk mengurangi tingkat konsumsi di kalangan remaja serta menekan volume limbah yang dihasilkan dari perangkat tersebut.

    Melansir Independent, Minggu (1/6/2025), kebijakan ini akan membuat seluruh jenis vape sekali pakai, baik yang mengandung nikotin maupun tidak untuk tidak lagi diperbolehkan dijual, baik secara online maupun di toko fisik, termasuk toko kelontong dan supermarket. Namun, vape yang dapat diisi ulang masih diizinkan untuk dijual.

    Larangan ini muncul sebagai respons terhadap peningkatan signifikan penggunaan vape sekali pakai di lingkungan sekolah serta lonjakan limbah plastik akibat pembuangannya yang tidak terkelola dengan baik.

    Perangkat ini umumnya tidak dapat diisi ulang dan sering kali dibuang begitu saja ke tempat sampah biasa, bahkan secara sembarangan, tanpa proses daur ulang yang benar.

    Proses daur ulang vape sekali pakai pun memerlukan pemisahan manual baterai, yang dapat menimbulkan risiko kebakaran di fasilitas pengolahan limbah dan berpotensi mencemari lingkungan dengan bahan kimia berbahaya.

    Pemerintah akan memberlakukan sanksi bagi pelanggar. Toko yang tetap menjual vape sekali pakai dapat dikenai denda awal sebesar £200 atau Rp 4 juta, dan jika pelanggaran berulang, dapat berujung pada denda tanpa batas atau hukuman penjara.

    Menurut data dari lembaga amal Action on Smoking and Health (ASH), proporsi pengguna vape di Inggris yang memakai perangkat sekali pakai menurun dari 30% pada 2024 menjadi 24% pada 2025. Sementara itu, penggunaan di kalangan usia 18-24 tahun juga turun dari 52% menjadi 40% dalam periode yang sama.

    Departemen Lingkungan Hidup, Pangan, dan Urusan Pedesaan (Defra) menyatakan, tingkat penggunaan vape di kalangan remaja masih mengkhawatirkan.

    Maka, kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi tren tersebut dan mencegah menumpuknya limbah plastik di taman-taman sekolah serta jalan-jalan umum di Inggris.

  • Cadangan Beras Capai 4 Juta Ton, Sektor Pergudangan Diprediksi Tumbuh

    Cadangan Beras Capai 4 Juta Ton, Sektor Pergudangan Diprediksi Tumbuh

    Jakarta, Beritasatu.com – Konsultan properti Knight Frank Indonesia menilai bahwa cadangan beras nasional yang mencapai 4 juta ton membuka peluang besar bagi pertumbuhan sektor pergudangan, khususnya gudang pangan berstandar tinggi.

    “Cadangan beras pemerintah yang mencapai angka 4 juta ton menjadi titik penting dalam mendorong tercapainya swasembada pangan,” ujar Senior Research Advisor Knight Frank Indonesia Syarifah Syaukat, dikutip dari Antara, Minggu (1/6/2025).

    Menurutnya, kebutuhan akan ruang penyimpanan yang memadai semakin meningkat, dan hal ini memberikan momentum bagi berkembangnya sektor pergudangan, terutama gudang berstandar pangan.

    Ia menegaskan, gudang untuk menyimpan bahan pangan seperti beras tidak bisa sembarangan. Fasilitas tersebut harus memenuhi sejumlah kriteria seperti suhu yang terkontrol, ventilasi memadai, serta kelembaban yang stabil demi menjaga kualitas beras tetap terjaga.

    “Pelaku usaha swasta yang ingin memanfaatkan peluang ini perlu menyesuaikan spesifikasi gudangnya agar sesuai dengan standar pangan nasional,” tambah Syarifah.

    Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa gudang terpadu yang berlokasi dekat dengan pelabuhan atau stasiun logistik akan meningkatkan efisiensi distribusi dan mempercepat penyaluran bahan pangan ke berbagai wilayah.

    Dalam jangka panjang, jika surplus beras terus terjaga, maka diperlukan fasilitas penyimpanan untuk jangka waktu panjang maupun gudang pendukung aktivitas ekspor.

    Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mencatat sejarah baru dalam manajemen ketahanan pangan nasional. Untuk pertama kalinya sejak berdirinya Perum Bulog pada 1969, cadangan beras nasional menembus angka 4 juta ton.

    Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut pencapaian ini sebagai tonggak penting menuju kemandirian pangan Indonesia.

    “Capaian ini bukan sekadar angka, melainkan hasil nyata dari strategi pertanian yang berpihak kepada petani. Penguatan produksi dalam negeri dan serapan hasil panen lokal terbukti efektif menjaga stabilitas pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Amran.

  • Senada dengan Pertamina dan Shell, Harga BBM BP dan Vivo Juga Turun

    Senada dengan Pertamina dan Shell, Harga BBM BP dan Vivo Juga Turun

    Jakarta, Beritasatu.com – Awal Juni 2025 membawa kabar gembira bagi konsumen. Setelah Pertamina dan Shell menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM), kini giliran BP Indonesia dan SPBU Vivo menurunkan harga jual BBM mereka.

    Berdasarkan informasi resmi dari laman BP Indonesia, per 1 Juni 2025, harga BBM jenis BP 92 diturunkan menjadi Rp 12.370 per liter dari sebelumnya Rp 12.600 per liter yang berlaku pada Mei 2025. 

    Penurunan juga terjadi pada BBM varian lainnya. BP Ultimate kini dibanderol Rp 12.840 per liter, turun Rp 330 dari harga sebelumnya Rp 13.170 per liter.

    Sementara itu, untuk jenis BP Ultimate Diesel, harga disesuaikan menjadi Rp 13.250 per liter dari sebelumnya Rp 13.810 per liter, atau turun sebesar Rp 560 per liter.

    Tak hanya BP, SPBU Vivo juga melakukan penyesuaian harga BBM per 1 Juni 2025. Mengutip akun media sosial resmi Vivo, seluruh jenis BBM mereka mengalami penurunan harga.

    Revvo 90 kini dijual Rp 12.260 per liter, dari sebelumnya Rp 12.650. Revvo 92 turun menjadi Rp 12.340 per liter dari Rp 12.730, dan Revvo 95 kini Rp 12.810 per liter dari harga awal Rp 13.170.

    Jenis BBM Diesel Primus Plus juga tak ketinggalan mengalami koreksi harga, yakni menjadi Rp 13.210 per liter dari Rp 13.810, atau turun Rp 600 per liter.

    Penyesuaian harga ini terjadi serentak dengan penurunan harga dari SPBU lain di Indonesia, yang turut menyesuaikan dengan dinamika harga minyak global dan kebijakan pemerintah.