Category: Beritasatu.com Ekonomi

  • Agar Bisa Impor, Data Stok Beras Dimanipulasi padahal Melimpah

    Agar Bisa Impor, Data Stok Beras Dimanipulasi padahal Melimpah

    Makassar, Beritasatu.com – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkap adanya upaya manipulasi data stok beras oleh oknum tertentu yang kini tengah ditindak oleh Satgas Pangan. Pihak yang terlibat dalam manipulasi data tersebut telah mengakui kesalahannya. Namun, proses hukum akan tetap berjalan demi menegakkan keadilan bagi petani.

    “Kami minta jangan mempermainkan nasib petani dan konsumen. Sekarang beras kita banyak, tetapi ada yang mencoba-coba memainkan data sehingga kelihatannya beras kita kurang pasokannya. Ternyata setelah diperiksa, itu benar (ada yang memainkan data),” kata Amran di Makassar, Jumat (6/6/2025).

    Mentan menegaskan, pemeriksaan harus tetap dilanjutkan, meskipun pihak yang terlibat dalam manipulasi data stok beras telah mengakui kesalahannya.

    “Ini tidak boleh dibiarkan. Seandainya stok kita kurang, pasti jawabannya impor. Padahal stok kita cukup, tidak kurang. Akhirnya kalau kita impor, yang terpukul adalah petani. Mereka bisa tidak semangat berproduksi. Saya tidak akan biarkan pihak-pihak yang melemahkan petani,” tegasnya.

    Sebelumnya, sejumlah pihak menyebut terjadi kelangkaan beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC). Namun, Satgas Pangan Mabes Polri yang turun langsung ke lapangan justru menemukan fakta berbeda dari narasi yang berkembang di publik. Pasokan beras di PIBC dalam kondisi normal dan mencukupi. Klaim yang disampaikan Ketua Koperasi Pedagang Beras Cipinang Zulkifli Rasyid mengenai kelangkaan beras medium di Cipinang tidak sesuai dengan fakta lapangan.

    Selain itu, Satgas Pangan melakukan pengecekan langsung ke tiga toko besar di PIBC, yakni Idolaku, Sumber Raya, dan Sinar Jaya. Fakta di lapangan menemukan pasokan beras stabil dan kenaikan harga masih wajar. Idolaku memiliki stok sekitar 500 ton, Sumber Raya menyimpan 300–400 ton, dan Sinar Jaya memiliki stok hingga 200 ton. 

    “Data dimainkan. Ini bukan kelalaian teknis, ini bisa dikategorikan sebagai sabotase terhadap distribusi dan pencapaian ketahanan pangan negara,” tegas Satgas Pangan.

    Selain manipulasi data, Satgas juga mengendus adanya praktik percaloan dan monopoli yang berpotensi menekan pasar dan memengaruhi psikologis masyarakat. Investigasi terhadap struktur data dan alur distribusi di bawah pengelolaan PT Food Station Tjipinang Jaya masih terus berlangsung.

    Stok Beras 4 Juta Ton

    Berdasarkan data Kementan, hingga akhir Mei 2025, stok cadangan beras pemerintah (CBP) telah menembus 4 juta ton, pencapaian tertinggi sejak Bulog berdiri pada 1969.

    Mentan menyampaikan, ketika banyak negara mengalami tekanan pangan, Indonesia justru mencatatkan peningkatan produksi dan stok secara signifikan.

    “Kita tidak lagi hanya bicara swasembada, tetapi sudah bicara kedaulatan. Dengan angka serapan seperti ini, Indonesia secara tidak langsung siap mengambil peran lebih besar dalam sistem pangan dunia,” ujar Mentan Amran.

    Dalam beberapa waktu terakhir, menteri-menteri yang membidangi pertanian dari berbagai negara berkunjung langsung ke Indonesia, mulai dari Malaysia, Jepang, hingga Chile. Negara-negara tersebut mengapresiasi capaian serta langkah strategis yang dilakukan Indonesia dalam upaya mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

    Capaian ini menurut Mentan Amran tidak terlepas dari sejumlah kebijakan strategis yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto yang meliputi peningkatan kuota pupuk bersubsidi hingga dua kali lipat, reformasi sistem distribusi pupuk agar lebih tepat sasaran, serta penetapan harga gabah petani sebesar Rp 6.500 per kilogram yang memberikan kepastian dan insentif bagi petani untuk terus meningkatkan produksi.

    Kebijakan tersebut terbukti efektif terlihat dari lonjakan signifikan serapan beras lokal oleh Bulog. Hingga 31 Mei 2025, serapan mencapai 2,429 juta ton, pencapaian tertinggi dalam 57 tahun terakhir. Angka ini melonjak lebih dari 400%dibandingkan dengan periode yang sama dalam lima tahun terakhir. 

    “(Pencapaian) Ini bukan kerja satu orang, tetapi kerja kita semua sebagai anak bangsa. Hari ini stok kita tembus 4 juta ton. Kami jelaskan bahwa dalam lima bulan ini pengadaan kita 2,4 juta ton dalam negeri, dari sebelumnya 1,2 juta selama dua belas bulan. Artinya, ini adalah kemajuan signifikan,” ucap mentan.

    Potensi ekspor beras juga terbuka lebar mengingat capaian saat ini. Pemerintah turut mempertimbangkan negara-negara yang meminta pasokan beras ke Indonesia. Potensi terbesar datang dari negara tetangga Malaysia dengan catatan mempertimbangkan sudah terpenuhinya pasokan dalam negeri.

    Sementara itu,  produksi beras nasional pada periode Januari hingga Mei 2025 mengalami peningkatan signifikan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi beras mencapai 16,55 juta ton, naik 11,95% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

  • Tren Pembayaran Nontunai di Indonesia Meningkat, AstraPay Jadi Pilihan

    Tren Pembayaran Nontunai di Indonesia Meningkat, AstraPay Jadi Pilihan

    Jakarta, Beritasatu.com – Di tengah lajunya transformasi digital, Indonesia sedang mengalami perubahan besar dalam cara masyarakat bertransaksi. Pembayaran nontunai atau cashless, tidak lagi sekadar menjadi tren sementara, melainkan menjelma menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup modern.

    Hal itu terjadi khususnya pada kalangan masyarakat urban yang mengutamakan kecepatan dan kemudahan dalam aktivitas sehari-hari. Sebuah survei dari Jakpat pada semester pertama 2024 mengungkapkan data menarik dari 2,159 responden, sebanyak 93% telah menggunakan pembayaran digital untuk kebutuhan sehari-hari.

    Dari jumlah tersebut, 97% memilih dompet digital, 49% memanfaatkan platform perbankan digital, dan 33% menggunakan layanan paylater. Angka-angka ini bukan sekadar statistik, mereka mencerminkan transformasi nyata dalam perilaku konsumen Indonesia, yang kini semakin nyaman meninggalkan uang tunai demi transaksi yang lebih cepat dan efisien.

    Perubahan ini juga terlihat jelas pada sektor transportasi publik, seperti MRT dan Transjakarta, yang mana dompet digital seperti AstraPay mulai menjadi pilihan utama dalam pembayaran. Namun, apa yang mendorong pergeseran ini? Tidak lain adalah kemudahan, kecepatan, dan promo yang menggoda.

    Dalam lanskap kompetitif dompet digital, AstraPay, produk dari PT Astra Digital Arta mampu mencuri perhatian. Bukan sekadar aplikasi pembayaran, AstraPay menawarkan solusi lengkap untuk menunjang gaya hidup digital masa kini.

    Dengan hanya beberapa ketukan di layar ponsel, pengguna dapat membayar tiket MRT atau Transjakarta cukup dengan memindai kode QR. Tak ada lagi antrean panjang atau kerepotan mencari uang tunai.

    Selain itu, AstraPay juga memudahkan pengguna untuk isi pulsa, membeli paket data, hingga membayar tagihan listrik, air, dan internet, semuanya dari satu aplikasi yang simpel dan intuitif.

    Keunggulan AstraPay tidak berhenti di situ. Integrasinya dengan ekosistem besar Astra Group menjadi nilai tambah yang sulit ditandingi oleh kompetitornya. Pengguna bisa dengan mudah mengakses layanan, seperti pembelian kendaraan, pembayaran cicilan, hingga servis otomotif, semua tanpa perlu berpindah aplikasi.

    AstraPay juga rutin memberikan penawaran menarik, seperti cashback berupa poin yang dikenal sebagai AstraPoints atau diskon bagi setiap transaksi, baik itu pengguna baru atau yang sudah lama. Tentunya, hal ini membuat pengalaman bertransaksi jadi semakin menyenangkan.

    Namun, di balik segala kemudahan tersebut, aspek keamanan tetap menjadi perhatian utama. AstraPay mengandalkan teknologi enkripsi terkini untuk menjaga data dan transaksi pengguna, sebuah langkah penting di tengah meningkatnya risiko kejahatan digital.

    Desain antarmukanya yang ramah pengguna juga memastikan siapa pun, termasuk mereka yang baru beralih ke dompet digital, dapat menggunakannya dengan mudah dan nyaman.

    Untuk pengguna transportasi umum yang kerap mengandalkan kepraktisan dalam kehidupan sehari-hari, AstraPay adalah contoh nyata bagaimana teknologi bisa menyederhanakan hidup.

    Jangkauannya yang luas, baik di merchant online maupun offline, membuatnya menjadi solusi serbaguna untuk beragam kebutuhan, kapan pun dan di mana pun.

    Di tengah persaingan ketat industri pembayaran digital, AstraPay mampu menonjol berkat perpaduan fitur unggulan, keamanan solid, dan konektivitas menyeluruh dengan ekosistem Astra. Tak ayal, aplikasi ini sudah mendapat 10 juta lebih unduhan pada aplikasi Google Play Store.

    Tren cashless di Indonesia bukan hanya perubahan cara bayar, ia adalah bagian dari perubahan budaya, bagaimana kita menyesuaikan diri dengan dunia yang bergerak cepat dan penuh tuntutan efisiensi.

    Dalam hal ini, AstraPay bukan sekadar mengikuti arus. Ia hadir sebagai pionir yang membentuk masa depan transaksi digital, yaitu lebih praktis, aman, dan inklusif. Bagi masyarakat urban yang menghargai efisiensi, AstraPay bukan lagi alternatif, melainkan kebutuhan yang tak tergantikan.

  • Menteri PKP Tegaskan Rumah Subsidi Lebih Kecil Tetap Layak Huni

    Menteri PKP Tegaskan Rumah Subsidi Lebih Kecil Tetap Layak Huni

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait atau yang akrab disapa Ara, merespons kritik publik terkait rencana pengurangan ukuran rumah subsidi. Dalam aturan baru yang sedang digodok, luas minimum tanah rumah subsidi diusulkan menjadi 18 meter persegi (m²), sementara luas bangunan minimum ditetapkan 21 m².

    Meski lebih kecil, Ara menegaskan rumah subsidi tetap akan layak huni. Ia bahkan menyinggung rumah subsidi dengan ukuran 60 m² yang justru sering bermasalah, seperti kebanjiran hingga rawan longsor.

    “Ya justru itu salah satu variabelnya adalah bagaimana ukurannya diperkecil, tetapi tetap layak huni. Apakah yang 60 meter semuanya layak huni? Yang 60 meter banyak tuh yang banjir. Banyak yang baru masuk ke proses hukum, ada yang longsor,” ujar Ara di kompleks Wisma Mandiri, Jumat (6/6/2025).

    Menurutnya, kenyamanan sebuah rumah tidak semata ditentukan oleh luas bangunan, melainkan kualitas pembangunan dan profesionalisme pengembang.

    “Jadi bagi saya bukan soal ukurannya saja, tetapi juga kualitas pengembangnya dan sebagainya, itu yang paling penting,” ucapnya.

    Ara menjelaskan, kebijakan ini mempertimbangkan harga tanah di kawasan perkotaan yang terus naik. Dengan ukuran yang lebih kecil, rumah subsidi diharapkan bisa dibangun lebih dekat ke pusat kota.

    Ia pun meminta masyarakat bersabar dan menunggu desain rumah subsidi versi terbaru. Ara berjanji, desain rumah subsidi ke depan akan tetap menarik dan tidak kalah dari rumah pada umumnya.

    “Nanti kita kasih lihat desainnya. Bagus, menarik. Kalau ada isu kumuh, emang yang 60 meter enggak ada yang kumuh? Nanti kita lihat,” kata Ara.

  • Bahlil Akui Diskusi dengan Seskab Soal Tambang Nikel di Raja Ampat

    Bahlil Akui Diskusi dengan Seskab Soal Tambang Nikel di Raja Ampat

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, dirinya telah berdiskusi dengan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya terkait isu pertambangan nikel di kawasan Raja Ampat, Papua Barat Daya. Meski begitu, Bahlil tidak menguraikan isi pembicaraan secara detail.

    “Memang ada komunikasi saya dengan Pak Seskab, dan itu biarlah isinya saya sama Pak Seskab yang tahu,” ujar Bahlil di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat (6/6/2025).

    Bahlil menegaskan, diskusi dengan seskab tidak semata terkait tambang di Raja Ampat. Namun juga menyangkut berbagai aspek pelaksanaan tugas kenegaraan. “Komunikasi saya dengan Pak Seskab maupun ke Bapak Presiden, setiap saat dalam konteks bagaimana menjalankan tugas,” ujarnya.

    Bahlil mengungkapkan rencananya untuk mengunjungi langsung Raja Ampat guna melihat kondisi di lapangan. Langkah tersebut dinilai strategi untuk mendengar langsung keluhan masyarakat atas dugaan dampak negatif aktivitas tambang nikel di wilayah tersebut.

    “Saling mengunjungi, silaturahmi tidak hanya antarpejabat, tetapi juga dengan masyarakat lintas kelompok,” kata Bahlil.

    Kunjungan kerja Bahlil ke Papua Barat Daya tidak hanya sebatas isu tambang, tetapi juga mencakup peninjauan sumur-sumur minyak di wilayah Sorong, Fakfak, dan Bintuni. Kunjungan ini untuk memastikan kontribusi optimal dari produksi minyak dalam negeri.

    Bahlil menargetkan program lifting minyak nasional dapat mencapai 1 juta barel per hari (BOPD) pada 2030. “Insyaallah, doakan saja. Saya mau kunjungi Papua Barat Daya dan Papua Barat. Kalau sempat, saya juga akan coba ke Raja Ampat,” ujarnya.

  • Harga Tanah Naik Jadi Alasan Ukuran Rumah Subsidi Diperkecil

    Harga Tanah Naik Jadi Alasan Ukuran Rumah Subsidi Diperkecil

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menjelaskan alasan di balik rencana pengurangan luas lahan dan bangunan rumah subsidi. Menurutnya, kebijakan ini masih berupa draf dan bertujuan agar masyarakat tetap bisa memiliki hunian layak di lokasi strategis dengan harga terjangkau.

    “Kita baru dalam tahap draf. Justru model kebijakan saya adalah menyampaikan ide dan draf secara terbuka agar bisa dikritisi dan mendapat masukan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat dan pengembang,” kata Maruarar saat ditemui di Jakarta, Jumat (6/6/2025).

    Draf tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri PKP Nomor/KPTS/M/2025, yang mengusulkan pengurangan ukuran rumah subsidi. Maruarar, yang akrab disapa Ara, menekankan bahwa pendekatan ini merupakan bentuk keterbukaan dan partisipasi publik dalam penyusunan kebijakan.

    Ia menegaskan, usulan pengurangan luas rumah bukan semata-mata soal angka, tetapi sebagai respons atas naiknya harga tanah di wilayah perkotaan.

    “Tanah di kota makin mahal, itu fakta. Kalau kita tidak fleksibel, rakyat makin sulit punya rumah di kota. Jadi, salah satu opsi adalah memperkecil ukuran, tetapi tetap layak huni,” ujarnya.

    Ara juga menambahkan, ide ini ditujukan untuk memperluas pilihan masyarakat dalam memiliki rumah. Menurutnya, masyarakat berhak memilih tipe rumah sesuai kebutuhan dan kemampuan, termasuk rumah satu kamar, dua kamar, rumah tapak, bahkan dua lantai.

    “Ada yang ingin rumah satu kamar, dua kamar, atau rumah tapak, bahkan dua lantai. Ini soal memberi pilihan kepada rakyat, bukan memaksakan,” katanya.

    Dalam konsep yang tengah dikaji, rumah subsidi dengan ukuran lebih kecil akan dibangun di lokasi strategis, lebih dekat ke pusat aktivitas masyarakat, dibandingkan dengan pembangunan di pinggiran kota.

    “Kalau rumahnya lebih kecil, tetapi dekat tempat kerja dan harganya lebih terjangkau, kenapa tidak kita pikirkan? Jangan langsung tutup pikiran,” ujarnya.

    Maruarar juga menegaskan, rancangan kebijakan ini belum final dan masih terbuka untuk masukan dari berbagai pihak. Pemerintah, katanya, akan terus berdialog dengan masyarakat, pengembang, dan lembaga terkait seperti Badan Standardisasi Nasional (BSN).

    “Tentu ada pro dan kontra, tetapi itu bagian dari proses. Kita masih membuka ruang dialog. Jadi ini belum final,” tandasnya.

  • Momen Iduladha 1446 H, Pertamina Jamin Pasokan Energi dan Salurkan Lebih dari 3.800 Hewan Kurban

    Momen Iduladha 1446 H, Pertamina Jamin Pasokan Energi dan Salurkan Lebih dari 3.800 Hewan Kurban

    Jakarta, Beritasatu.com – PT Pertamina (Persero) tetap beroperasi secara maksimal selama masa libur Iduladha 1446H, guna memastikan pasokan energi bagi masyarakat tetap terjaga. Merayakan Hari Raya, Pertamina Group menyalurkan lebih dari 3.886 hewan kurban ke seluruh wilayah di Indonesia, hingga ke pelosok negeri.

    Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan, Pertamina telah mengamankan stok dan pasokan BBM, LPG maupun Avtur selama perayaan Iduladha 1446 H. Meski dalam suasana libur, Pertamina di seluruh lini bisnis tetap beroperasi dengan maksimal dan memonitor pasokan energi mencukupi kebutuhan masyarakat.

    “Pertamina memastikan suplai energi berjalan dengan baik, terutama BBM dan LPG untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa libur Iduladha. Seluruh infrastruktur Pertamina senantiasa bersiaga untuk memastikan kelancaran penyaluran. Selain itu telah merancang upaya mitigasi apabila dilakukan penambahan pasokan secara fakultatif, ” ujar Fadjar.

    Iduladha kali ini, lanjut Fadjar, Pertamina Group juga menyalurkan ke seluruh penjuru Indonesia 3.886 hewan kurban, terdiri dari 1.848 ekor sapi dan 2.038 ekor kambing. Aksi kurban ini merupakan wujud nyata kontribusi Pertamina kepada masyarakat.

    Hewan kurban tersebut berasal dari Pertamina Holding, Subholding serta anak perusahaan. Pertamina Holding menyalurkan 171 ekor sapi dan 110 kambing ke ke 31 kota/kabupaten, Subholding Upstream 663 ekor sapi dan 442 ekor kambing. Sementara, Subholding Refining & Petrochemical menyalurkan 372 ekor sapi dan 258 ekor kambing, Subholding Pertamina NRE 48 ekor sapi dan 58 ekor kambing, serta Subholding Integrated Marine Logistics 64 ekor sapi dan 41 ekor kambing. Sementara, Subholding Gas 121 ekor sapi 834 ekor kambing.

    Anak perusahaan Patra Jasa juga berbagi ke seluruh lokasi operasionalnya seperti Patra Cirebon Hotel & Resort, The Patra Bali Resort & Villas, dengan total hewan kurban yakni kambing dan sapi mencapai 28 ekor. Sedangkan, Pelita Air berbagi sembilan hewan kurban.

    “Momen Iduladha menjadi saat yang tepat untuk berbagi dan menyebarkan energi kebaikan kepada sesama. Melalui operasional Pertamina yang berada di seluruh penjuru nusantara, Pertamina dapat menebarkan berkah ini dengan masyarakat yang ada di semua wilayah,” ucap Fadjar.

    Dalam penyaluran hewan kurban, imbuh Fadjar, Pertamina berharap dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia sehingga berkah Iduladha bisa dirasakan bersama. Pertamina bekerja sama dengan Badan Dakwah Islamiyah (BDI) Pertamina, takmir masjid, mushola, yayasan dan lembaga sosial keagamaan di seluruh wilayah operasional Perusahaan.

    Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target net zero emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan environmental, social & governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.

  • Data Stok Beras Dimanipulasi, Mentan Amran Murka

    Data Stok Beras Dimanipulasi, Mentan Amran Murka

    Makassar, Beritasatu.com – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmennya dalam melindungi petani dan menjaga ketersediaan pangan nasional. Ia mengungkapkan adanya upaya manipulasi data stok beras oleh oknum tertentu yang kini tengah ditindak oleh Satgas Pangan.

    “Saat ini sementara diproses oleh Satgas Pangan. Kami minta jangan mempermainkan nasib petani dan konsumen. Sekarang beras kita banyak, tetapi ada yang mencoba-coba memainkan data sehingga kelihatannya beras kita kurang pasokannya. Ternyata setelah diperiksa, itu benar (ada yang memainkan data),” kata Amran, Jumat (6/6/2025).

    Menurut Mentan Amran, pihak yang terlibat dalam manipulasi data tersebut telah mengakui kesalahannya. Namun, proses hukum akan tetap berjalan demi menegakkan keadilan bagi petani.

    “Mereka meminta maaf ke Satgas Pangan, tetapi saya katakan tidak! Pemeriksaan harus tetap dilanjutkan. Ini tidak boleh dibiarkan. Seandainya stok kita kurang, pasti jawabannya impor. Padahal stok kita cukup, tidak kurang. Akhirnya kalau kita impor, yang terpukul adalah petani. Mereka bisa tidak semangat berproduksi. Saya tidak akan biarkan pihak-pihak yang melemahkan petani,” tegasnya.

    Dalam kesempatan yang sama, Amran juga menyampaikan bahwa di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, perhatian besar terus diberikan kepada sektor pertanian. Hal ini dilakukan melalui program bantuan pupuk dan kebijakan harga yang berpihak kepada petani.

    “Bapak Presiden telah memberi kemudahan bagi pertanian, bantuan pupuk, memberi harga yang baik. Jadi jangan dizalimi petani. Kalau negara mau kuat, ingat petani. Petani kita, baik pangan, perkebunan, maupun peternakan, jumlahnya mencapai 150 sampai 160 juta. Nah, kalau ini diperkuat, pasti Republik ini kuat,” tutup Mentan Amran.

  • Ini Kolab Anak Muda dan Warga, Terapkan Teknologi di Desa Energi Berdikari Pertamina

    Ini Kolab Anak Muda dan Warga, Terapkan Teknologi di Desa Energi Berdikari Pertamina

    Cilacap, Beritasatu.com – Tak pernah terpikirkan oleh Suyitno, bahwa ia dan kelompoknya akan mampu mengoperasikan alat teknologi. Sebelumnya, Suyitno dan warga desa Mernek selalu bercocok tanam seperti dilakukan turun temurun. Menanam, memanen, lalu mengeringkan gabah di bawah mentari. tergantung pada cuaca.

    Melalui program Desa Energi Bedikari Pertamina, Suyitno dan petani di Desa Mernek berhasil mengatasi ketergantungan cuaca dalam pengeringan gabah. Alat pengering gabah bertenaga hibrida elpiji Bright Gas dan energi surya ini dinamakan Pingky Rudal. Berkapasitas 5 ton untuk 8 jam pengeringan, Pinky Rudal dan teknologi tepat guna lain mampu meningkatkan produksi tani dari 2,5 ton per hektar menjadi 4 ton per hektar.

    “Kami sampai terpaksa menolak orderan jika musim hujan. Karena saking banyaknya kelompok tani lain yang ingin memanfaatkan Pinky Rudal,” ujar Suyitno.

    Kini, mereka kembali dikenalkan dengan teknologi tepat guna baru. Adalah Adosistering, start up mahasiswa Telkom University, yang mengusung alat irigisasi berbasis IoT. Mereka mendemokan kemampuan inovasinya pada warga Desa Mernek, disaksikan Wakil Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya dan Asisten Deputi BUMN bidang TJSL, Edi Eko Cahyono pada acara Hari Lingkungan Hidup Sedunia (5/6/2025).

    “Alat irigasi berbasis Internet of Things ini mampu mengoptimalkan penggunaan air hingga 50 persen dan mengurangi penggunaan pupuk hingga 20 persen,” jelas Dewi, penggagas Adosistering.

    Perusahaan rintisan besutan program Pertamuda Pertamina ini, sebelumnya telah menerapkan teknologi mereka di Desa Kedungbenda, Jawa Tengah. Mereka berhasil meningkatkan produksi tani hingga 30 persen.

    “Hari ini, kita menyaksikan banyak teknologi tepat guna, terutama dalam hal pertanian Cilacap. Saya sangat mengapresiasi inovasi teknologi tepat guna yang sudah diterapkan di masyarakat. Penerapan teknologi tepat guna ini, menjadi contoh untuk daerah-daerah lain,” ujar Ammy.

    Selain Adosistering dan Pinky Rudal, dipertunjukkan juga sederet teknologi tepat guna lainnya. Di antaranya kincir air tenaga hibrida surya yang diterapkan di Desa Lomanis, inovasi Fuel Terminal Pertamina Lomanis. Alat ini mampu menghemat biaya listrik hingga 2,3 juta per tahun dan meningkatkan produksi budidaya ikan sidat.

    Sementara itu, warga Desa Kalijaran bersama Pertamina Refinery Unit IV Cilacap, mengoperasikan teknologi pengairan terintegrasi bertenaga hibrida. Terdapat tujuh pompa irigasi PLTS dan PLTB, 8 kolam water reservoir dan satu pompa air terintegrasi. Teknologi ini mampu mengairi 15 Ha lahan dan meningkatkan produksi tani hingga 2 kali lipat.

    Selaras dengan tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 yaitu memerangi polusi plastik, diwujudkan dalam bentuk teknologi pengelolaan sampah terpadu melalui program Bank Sampah Abhipraya. Di komunitas binaan RU IV Cilacap ini, plastik diolah dengan mesin cacah bertenaga surya. Sedangkan sampah organik diproses dengan biokomposter dan maggot. Alhasil memberikan nilai tambah ekonomi, sekaligus menyelamatkan lingkungan dari pembakaran dan pencemaran sungai.

    Edi Eko menyambut baik penerapan teknologi tepat guna di pedesaan.

    “Kami akan dorong inovasi di Desa Energi Berdikari Pertamina, baik melalui inovasi yang diciptakan oleh internal Pertamina maupun dari luar Pertamina. Melalui kompetisi-kompetisi yang kami buat, agar bisa memberikan dampak langsung ke masyarakat,” ucap Edi Eko.

    Dalam kegiatan tersebut, Pertamina bersama Kepala DLH Kabupaten Cilacap Sri Murniyati dan warga juga menanam 100 bibit pohon mangrove di kawasan konservasi mangrove Jagapati (SIMANJA). Ini merupakan bagian dari rencana penanaman hingga 5.000 bibit mangrove, di sekitar wilayah operasi Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Cilacap.

    Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.

  • Berantem dengan Trump, Kekayaan Elon Musk Turun Rp 141 T

    Berantem dengan Trump, Kekayaan Elon Musk Turun Rp 141 T

    Jakarta, Beritasatu.com – Saham Tesla anjlok mencapai 14,2% dengan penurunan mencapai US$ 152 miliar atau sekira Rp 2.471 triliun jika mengacu kurs Rp 16.250 per dolar AS. Penurunan ini tidak lepas karena perseteruan antara Elon Musk dan Donald Trump.

    Keduanya terlibat pertikaian, saling mengancam dan menghina melalui unggahan di platform media sosial masing-masing. Lewat Truth Social, Trump mengancam memangkas subsidi dan kontrak yang diberikan kepada perusahaan Musk, Tesla dan SpaceX.

    Sementara Musk mengancam akan menonaktifkan pesawat luar angkasa SpaceX, yang menjadi andalan NASA untuk misi transportasi. Bahkan dia juga menyerukan pemakzulan Trump, mencemooh kebijakan tarif presiden, dan menuduhnya berafiliasi dengan pelaku kejahatan seks terkenal Jeffrey Epstein.

    Melansir The Guardian, Jumat (6/6/2025), penurunan harga saham Tesla telah memangkas sekitar US$ 8,73 miliar atau Rp 141 triliun, dari total kekayaan bersih Musk. Penurunan saham US$ 152 miliar yang dilaporkan juga menurunkan nilai perusahaan menjadi sekira US$ 900 miliar.

    Tesla memang tengah terseok-seok sepanjang tahun ini, lantaran penurunan penjualan di seluruh dunia. Kehancuran tersebut merupakan eskalasi yang tiadk terduga dan dramatis dari keretakan yang semakin besar antara dua orang paling berkuasa di dunia.

    Elon Musk sendiri telah menyumbangkan US$ 275 juta untuk kampanye presiden Trump pada 2024. Hal ini tentu membuat investor was-was terkait bagaimana permusuhan ini dapat memengaruhi kerajaan bisnis Musk.

  • Ini Daftar Lengkap Diskon Tarif Tol 20 Persen Tol Trans Jawa

    Ini Daftar Lengkap Diskon Tarif Tol 20 Persen Tol Trans Jawa

    Cikampek, Beritasatu.com – PT Jasamarga Transjawa Tol telah memberlakukan diskon tarif  tol sebesar 20 persen. Diskon tarif tol ini akan berlaku mulai Jumat (6/6/2025) pukul 00.00 WIB hingga Sabtu (7/6/2025) pukul 24.00 WIB.

    VP Corporate Secretary & Legal PT JTT menjelaskan, pemberlakuan diskon tarif tol sebesar 20 persen akan berlaku selama 10 hari di ruas jalan tol Trans Jawa terbagi menjadi tiga periode.

    “Periode hari raya Iduladha 2025 yang dimulai pada hari ini, pukul 00.00 WIB hingga Senin (9/6/2025) pukul 24.00 WIB,” kata dia dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (6/6/2025).

    Selanjutnya, diskon akan dilakukan pada periode libur awal sekolah dimulai pada hari Jumat (27/6/2025) pukul 00.00 WIB hingga Minggu (29/6/2025) pukul 24.00 WIB, lalu pada periode akhir libur sekolah pada hari Jumat (11/7/2025) pukul 00.00 WIB hingga Minggu (13/7/2025) pukul 24.00 WIB.

    Perlu dicatat, program diskon tarif tol sebesar 20 persen ini hanya berlaku untuk perjalanan menerus bagi seluruh jenis golongan kendaraan yang menggunakan uang elektronik dengan saldo cukup.

    “Diskon ini diberikan untuk pengguna jalan yang melakukan perjalanan dari arah Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek menuju Semarang melewati GT Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang begitupun sebaliknya,” tulisnya.

    Berikut tarif diskon untuk perjalanan dari Jakarta menuju Semarang, khusus untuk asal GT Cikampek Utama menuju GT Kalikangkung: 
    – Kendaraan Golongan I: Dari Rp 413.500 menjadi Rp 330.800, potongan tarif sebesar Rp 82.700
    – Kendaraan Golongan II dan III: Dari Rp 639.000 menjadi Rp 511.200, potongan tarif sebesar Rp 127.800
    – Kendaraan Golongan IV dan V: Dari Rp 841.000 menjadi Rp 672.800, potongan tarif sebesar Rp 168.200

    Sementara itu, untuk perjalanan dari Semarang menuju Jakarta, khusus untuk asal GT Kalikangkung menuju GT Cikampek Utama, berlaku pada periode 6–7 Juni 2025 dan 27–29 Juni 2025, dengan rincian tarif sebagai berikut:
    – Kendaraan Golongan I: Dari Rp 434.500 menjadi Rp 367.100, potongan tarif sebesar Rp 67.400
    – Kendaraan Golongan II dan III: Dari Rp 671.000 menjadi Rp 566.100, potongan tarif sebesar Rp 104.900
    – Kendaraan Golongan IV dan V: Dari Rp 883.500 menjadi Rp 745.900, potongan tarif sebesar Rp 137.600

    Pada periode 8–9 Juni 2025 untuk perjalanan dari Jakarta menuju Semarang, khusus untuk asal GT Cikampek Utama menuju GT Kalikangkung, berlaku dengan rincian tarif sebagai berikut:
    – Kendaraan Golongan I: Dari Rp 413.500 menjadi Rp 350.300, potongan tarif sebesar Rp 63.200
    – Kendaraan Golongan II dan III: Dari Rp 639.000 menjadi Rp 540.500, potongan tarif sebesar Rp 98.500
    – Kendaraan Golongan IV dan V: Dari Rp 841.000 menjadi Rp 711.900, potongan tarif sebesar Rp 129.100.