Category: Beritasatu.com Ekonomi

  • Sandiaga Uno Sebut Indonesia Sumbang Limbah Makanan Terbesar

    Sandiaga Uno Sebut Indonesia Sumbang Limbah Makanan Terbesar

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2020-2024 Sandiaga Uno, menyampaikan Indonesia masih menjadi salah satu negara penyumbang limbah makanan terbesar di dunia.

    “Dengan inovasi karya anak bangsa seperti Surplus kita yakin bisa berubah bersama. Lebih lagi lewat pilar 3P yakni people, planet, prosperity,” ujar Sandiaga saat peluncuran aplikasi Surplus di Jakarta Selatan, Jumat (18/7/2025).

    Sandiaga yang juga menjabat sebagai Advisor Surplus Indonesia, optimistis lewat Surplus Indonesia bisa berkontribusi dalam mengurangi limbah makanan di Indonesia. “Tentunya kita optimis ini bisa membawa kita satu langkah lebih dekat menuju visi besar Indonesia Emas 2045,” ucap Sandiaga.

    Menurutnya, ekosistem Surplus Indonesia memperluas manfaat bukan hanya mengurangi kerugian akibat barang yang tidak terjual, melainkan dapat mengubah pola belanja yang hemat dan berkelanjutan.

    Sementara itu, CEO Surplus Indonesia, Agung Saputra, menyampaikan pihaknya mendorong solusi belanja hemat dan ramah lingkungan melalui satu aplikasi yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. 

    “Tidak hanya itu, masyarakat bisa berkontribusi dalam mengurangi limbah dan menciptakan dampak positif bagi bumi ini. Dengan pendekatan ini, Surplus berupaya menciptakan pengalaman belanja yang mudah sekaligus mendukung ramah lingkungan,” papar Agung.

    Maka dari itu, Agung mengungkapkan, pihaknya mengadakan kampanye diskon tanpa syarat hingga 80 persen yang menguntungkan semua pihak.

    “Bagi pemilik bisnis, kampanye ini membantu mengurangi biaya pembuangan barang tidak terjual, mengoptimalkan stok yang tersisa, serta meminimalkan kerugian,” ujar Agung.

    “Di sisi lain, pengguna mendapatkan kesempatan untuk berbelanja produk berkualitas dengan harga jauh lebih terjangkau,” tambahnya.

    Diketahui, PT Ekonomi Sirkular Indonesia atau Surplus Indonesia telah berhasil menyelamatkan lebih dari 400.000 produk atau 10.000 ton produk, mencegah potensi kerugian ekonomi senilai lebih dari US$ 1 juta, serta mengurangi emisi lebih dari 10 juta CO2e dari tempat pembuangan akhir.

  • Pemerintah Dorong Temasek Perluas Investasi di Indonesia

    Pemerintah Dorong Temasek Perluas Investasi di Indonesia

    Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah mendorong Temasek Holdings untuk terus memperluas portofolio investasinya di Indonesia. Temasek dinilai memiliki peran strategis, khususnya melalui pendanaan langsung (capital injection) ke sejumlah perusahaan rintisan (start-up) nasional.

    “Pemerintah siap memfasilitasi peningkatan investasi Temasek di Indonesia. Temasek selama ini telah menjadi mitra penting dalam pengembangan ekosistem bisnis dalam negeri,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada Sabtu (19/7/2025).

    Pernyataan tersebut disampaikan usai pertemuannya dengan Chairman Singtel dan anggota Dewan Temasek, Lee Theng Kiat, pada Jumat (18/7/2025).

    Dalam pertemuan tersebut, Airlangga juga berkesempatan berkenalan dengan jajaran dewan Temasek Holdings dan mendiskusikan peran strategis lembaga investasi asal Singapura itu secara global.

    Airlangga menekankan pentingnya sinergi Indonesia dan Singapura dalam pengembangan energi hijau serta transisi energi. Ia menyambut baik rencana Temasek, melalui anak usahanya Sembcorp Urban, yang akan membangun kawasan industri hijau di Jawa Barat, serta di Tanjung Sauh dan Tembesi, Batam, pada awal 2025.

    Menanggapi hal itu, Lee Theng Kiat menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah Indonesia terhadap kelangsungan bisnis Temasek. Ia menegaskan bahwa Indonesia masih menjadi fokus utama dalam strategi investasi Temasek di kawasan Asia Tenggara.

    “Ke depan, Temasek akan terus mengembangkan investasinya di Indonesia dan mengeksplorasi peluang kerja sama strategis lainnya,” tutur Lee.

    Sebagai informasi, Temasek Holdings merupakan perusahaan pengelola dana milik Pemerintah Singapura yang berdiri sejak 1974. 

    Portofolio investasi Temasek tersebar di berbagai sektor, mulai dari jasa keuangan, telekomunikasi, media, teknologi, transportasi, energi, lingkungan, hingga kesehatan.

    Di Indonesia, Temasek telah menanamkan modal melalui sejumlah entitas, seperti ST Engineering, Singtel, dan Sembcorp. Jaringan investasi tersebut mencakup perusahaan-perusahaan besar, seperti Telkomsel, DBS Bank, Siloam International Hospitals, Matahari Putra Prima, Olam International, Sembcorp Industries, dan Koppel Corporation.

  • Sandiaga Uno Senang Tarif Ekspor ke AS Turun Jadi 19 Persen

    Sandiaga Uno Senang Tarif Ekspor ke AS Turun Jadi 19 Persen

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2020-2024 Sandiaga Uno mengapresiasi pemerintah Indonesia yang mampu menurunkan tarif Trump yang semula sebesar 32 persen menjadi 19 persen.

    “Pemerintah kita bisa menurunkan tarif dari 32 persen ke 19 persen, tapi ini butuh perjuangan. Karena dunia usaha kan selama ini menghadapi banyak tantangan. Kita butuh lapangan kerja,” ujar Sandiaga seusai peluncuran aplikasi Surplus di Jakarta Selatan, Jumat (18/7/2025).

    Sandiaga pun mendorong pemerintah Indonesia untuk memperluas pasar bukan hanya di Amerika Serikat saja, melainkan mancanegara.

    “Karena kita harus melihat produk-produk Indonesia yang memiliki daya saing di luar negeri. Sehingga ekspor kita bisa tingkatkan, dan investasi juga bisa kita tingkatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” terang Sandiaga.

    Lebih lanjut dia menjelaskan, sejumlah prasyarat kesepakatan yang disepakati antar kedua negara bisa menjadi peluang sekaligus harus dicarikan solusi oleh pemerintah Indonesia.

    “Jadi prasyarat-prasyarat tersebut misalnya produk-produk kita harus lebih memiliki daya saing, dan juga kita harus pastikan pasar dalam negeri, dan keberpihakan kepada penciptaan lapangan kerja dan ekonomi domestik ini tetap terjaga,” papar Sandiaga.

  • GOTO Siapkan Laporan Keuangan Semester I 2025, Saham Masih Tertekan

    GOTO Siapkan Laporan Keuangan Semester I 2025, Saham Masih Tertekan

    Jakarta, Beritasatu.com – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) tengah mempersiapkan laporan keuangan konsolidasian untuk semester I 2025. Proses ini sedang dalam tahap penelaahan terbatas oleh kantor akuntan publik yang ditunjuk.

    Direktur GOTO Simon Tak Leung Ho mengatakan, langkah ini merupakan bagian dari prosedur standar internal guna memperkuat tata kelola perusahaan.

    “Penelaahan ini dilakukan demi menjaga standar tata kelola perusahaan yang baik,” ujarnya melalui keterbukaan informasi pada Sabtu (19/7/2025).

    Lebih lanjut, GOTO menegaskan bahwa pelaporan keuangan interim akan tetap mengikuti tenggat waktu sesuai POJK 14 dan Peraturan BEI I-E. Perseroan memastikan laporan tidak akan disampaikan lebih lambat dari 31 Agustus 2025.

    Pada sisi lain, harga saham GOTO pada perdagangan Jumat (18/7/2025) ditutup melemah 3,33% ke level Rp 58 per saham. Volume perdagangan mencapai 8,33 miliar lembar saham, dengan frekuensi transaksi lebih dari 26 ribu kali dan nilai mencapai Rp 481,53 miliar.

    Namun, investor asing tampaknya masih menunjukkan kepercayaan terhadap GOTO. Tercatat aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 26,3 miliar dilakukan pada hari yang sama.

    Sebelumnya, analis dari JPMorgan Chase dan Aletheia Capital menilai perbaikan fundamental GOTO belum sepenuhnya terefleksi dalam harga sahamnya.

    SGMC Capital menambahkan bahwa disiplin finansial serta program buyback saham yang dijalankan menjadi katalis positif untuk revaluasi ke depan.

    Sejak pertama kali melantai di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2022, saham GOTO sempat mengalami euforia pasar dengan mencapai harga tertinggi Rp 442 pada 12 April 2022. Namun, kemudian terkoreksi tajam hingga menyentuh titik terendah Rp 50 pada 30 Agustus 2024.

    “Dari sisi operasional, posisi GOTO sangat solid. Perusahaan sudah mengambil langkah strategis yang tepat, tetapi tekanan pasar masih terus membayangi,” tutur Head of Consumer and Internet Research Aletheia Capital Singapura Nirgunan Tiruchelvam.

    Sebagai informasi, GOTO merupakan hasil merger antara Gojek dan Tokopedia pada 2021. Sejak merger, perusahaan fokus memperbaiki struktur keuangan.

    Hasilnya, GOTO berhasil mencetak laba EBITDA disesuaikan selama tiga kuartal berturut-turut. Pada kuartal terakhir, EBITDA tercatat positif Rp 393 miliar, membalikkan kerugian Rp 101 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Pendapatan bersih perusahaan pun tumbuh 37% secara tahunan.

    Unit fintech menjadi penopang utama pertumbuhan bisnis, dengan peningkatan pendapatan sebesar 90% secara tahunan. Layanan dompet digital dan pinjaman juga berhasil menjangkau lebih dari 20 juta pengguna aktif bulanan.

  • IHSG Diprediksi Bisa Tembus Level 7.700 pada Akhir 2025

    IHSG Diprediksi Bisa Tembus Level 7.700 pada Akhir 2025

    Jakarta, Beritasatu.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan berpotensi menembus level 7.700 pada akhir tahun 2025. Optimisme ini disampaikan oleh Analis Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI), Muhammad Wafi.

    “Kami masih melihat pergerakan IHSG sampai akhir tahun ini bisa kembali lagi ke level 7.700,” kata Wafi secara daring dalam program Investor Market Opening (IMO) di Beritasatu, Jumat (18/7/2025).

    Ia menambahkan, dalam jangka pendek, IHSG sudah memasuki area jenuh beli. Selain itu, valuasi IHSG saat ini dinilai tidak tergolong murah, meskipun bukan yang termahal di kawasan Asia.

    Hal ini tecermin dari rasio harga terhadap laba atau price to earning ratio (PER) IHSG yang berada di kisaran 15 hingga 16 kali dan menjadi angka yang hampir setara dengan rata-rata PER bursa saham regional lainnya, sekitar 15 kali.

    Wafi pun menilai potensi koreksi IHSG dalam waktu dekat hanya bersifat wajar. Sementara dalam jangka menengah hingga panjang, tren pergerakan IHSG masih menunjukkan arah yang positif.

    “Secara jangka menengah hingga panjang, trennya masih cukup positif karena saya lihat posisi IHSG sudah masuk ke dalam fase bullish,” ujar Wafi.

    Sebagai informasi, IHSG terus menunjukkan kinerja impresif hingga Jumat (18/7/2025). Dalam satu jam perdagangan sejak pembukaan, IHSG melonjak 101,07 poin atau setara 1,39% ke level 7.388.

    Volume transaksi tercatat sebanyak 6,68 miliar lembar saham dengan nilai perdagangan mencapai Rp 4,42 triliun, melalui 506.716 kali transaksi.

    Sebanyak 300 saham mengalami kenaikan harga, 208 saham melemah, dan 276 saham stagnan. Sementara itu, indeks saham-saham unggulan LQ45 turut menguat 0,37% dalam periode tersebut.

    Mengacu data RTI Business per Jumat (18/7/2025) pukul 10.28 WIB, IHSG mencatatkan penguatan sebesar 4,79% secara mingguan (week-on-week), naik 5,98% dalam sebulan terakhir (month-to-month), dan meningkat 4,31% sejak awal tahun (year-to-date). Sepanjang perdagangan intraday, IHSG bergerak positif di kisaran 7.340 hingga 7.401.

  • Harga Emas Dunia Sudah Turun 0,5 Persen dalam Sepekan

    Harga Emas Dunia Sudah Turun 0,5 Persen dalam Sepekan

    Jakarta, Beritasatu.com – Harga emas dunia stagnan pada perdagangan Jumat (18/7/2025) pagi dan diperkirakan mencatat penurunan mingguan, tertekan oleh penguatan dolar AS serta data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang solid. Di sisi lain, harga platinum melonjak ke level tertingginya sejak Agustus 2014.

    Dilansir dari Reuters, harga emas spot tercatat tetap di level US$ 3.337,59 per troi ons pada pukul 08.56 WIB Sementara itu, emas berjangka AS turun tipis 0,1% ke posisi US$ 3.343,20 per troi ons. Sepanjang pekan ini, harga emas sudah turun sekitar 0,5%.

    Meskipun dolar AS turun 0,1% terhadap mata uang utama lainnya pada Jumat, mata uang tersebut diperkirakan akan mencatat penguatan mingguan kedua secara berturut-turut. Penguatan dolar membuat emas yang dihargakan dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

    Data terbaru menunjukkan penjualan ritel AS pada Juni naik 0,6% setelah sebelumnya mencatat penurunan 0,9% pada Mei. Klaim pengangguran awal AS juga turun sebanyak 7.000 menjadi 221.000 pada pekan lalu, lebih baik dari perkiraan ekonom sebesar 235.000 klaim.

    “Kita mulai melihat data yang menunjukkan bahwa ekonomi AS masih cukup kuat, dan pasar tampaknya tidak melihat kemungkinan sikap dovish dari The Fed dalam waktu dekat,” kata Analis Senior Pasar OANDA, Kelvin Wong.

    Di pasar logam mulia lainnya, harga platinum naik 1% menjadi US$ 1.472,20 per troi ons, tertinggi sejak Agustus 2014. Harga palladium juga menguat 1,4% ke level US$ 1.297,78, level tertinggi sejak Agustus 2023. Sementara itu, harga perak stagnan di posisi US$ 38,12.

  • Ini Peluang dan Awal Diplomasi Ekonomi

    Ini Peluang dan Awal Diplomasi Ekonomi

    Jakarta, Beritasatu.com – Penurunan tarif impor Amerika Serikat (AS) terhadap produk Indonesia menjadi 19% bisa menjadi peluang besar bagi Indonesia, asalkan dimanfaatkan dengan strategi yang tepat dan komitmen jangka panjang dari pemerintah.

    Ekonom Celios Nailul Huda mengatakan, pengurangan tarif impor ini merupakan momen penting yang bisa membuka ruang ekspor lebih luas ke pasar AS.

    “Penurunan tarif ini tidak lepas dari pendekatan diplomasi Presiden Prabowo yang dalam pernyataannya juga menegaskan masih ada ruang untuk renegosiasi, bahkan hingga ke level 0%,” kata Nailul Huda dalam program Investor Daily Talk, Kamis (17/7/2025).

    Ia mengatakan, dalam konteks global, langkah cepat pemerintah untuk merespons dinamika kebijakan dagang AS patut diapresiasi. 

    Surat langsung dari Presiden AS Donald Trump kepada Presiden Prabowo menandakan adanya pengakuan terhadap posisi strategis Indonesia, baik secara geopolitik maupun ekonomi.

    “Trump menyampaikan bahwa Indonesia sudah memberikan banyak hal. Artinya, AS menganggap kita mitra penting, terutama dalam sektor energi dan pertambangan. Ini bisa menjadi modal politik dagang untuk memperkuat posisi tawar kita,” tutur dia.

    Menurutnya, tantangan ke depan adalah menjaga momentum positif ini agar tidak hanya menjadi diskon jangka pendek.

    Ia juga mengingatkan pentingnya memperkuat tim negosiasi agar keputusan-keputusan yang diambil tidak hanya responsif, tetapi juga berbasis data dan proyeksi jangka panjang.

    Oleh sebab itu diperlukan evaluasi terus-menerus terhadap strategi negosiasi, termasuk koordinasi lintas kementerian.

    “Namun, saya melihat sinyal pemerintah cukup kuat untuk memperjuangkan kesetaraan tarif. Ini bukan akhir, tetapi awal dari diplomasi ekonomi yang lebih berani,” ujar Nailul.

    Terkait kekhawatiran ketergantungan, ia menyebutkan bahwa diversifikasi pasar tetap penting, tetapi tidak menafikan peluang pasar AS.

    Indonesia tetap harus memperluas pasar ekspor lain, seperti Timur Tengah, Afrika dan Uni Eropa. “Terlebih pemerintah sudah menjajaki ini itu dan menjadi langkah yang tepat,” tambahnya.

    Ia juga menyebut, momentum ini bisa menjadi katalis reformasi sektor perdagangan dan investasi dalam negeri agar lebih siap bersaing secara global.

    Apabila stakeholder mampu menjadikan ini batu loncatan, tidak hanya ekspor tetapi momentum ini juga dapat menarik investasi berkualitas dari Negara Paman Sam itu.

    “Maka ini bisa jadi win-win solution dalam arti sebenarnya,” pungkas Nailul.

  • Tarif Impor AS Turun, Mentan Amran: Peluang Emas Pertanian

    Tarif Impor AS Turun, Mentan Amran: Peluang Emas Pertanian

    Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, secara resmi mengumumkan penurunan tarif impor untuk Indonesia menjadi 19%. Meski begitu, Trump menyebut AS mendapat kompensasi berupa ekspor produk pertanian ke Indonesia senilai US$ 4,5 miliar.

    Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, impor produk pertanian terbesar dari AS ke Indonesia adalah gandum. Namun, Amran mengatakan Indonesia patut bersyukur atas penurunan tarif impor tersebut dibanding negara-negara Asia Tenggara lainnya.

    “Kita bersyukur karena tarif dari 32%, menjadi 19%. Artinya apa? Ada celah di sana untuk pertanian,” kata Amran usai menghadiri gelaran Kagama Leaders Forum di Gedung RRI, Kamis (17/7/2025).

    Amran menuturkan, tarif impor untuk Indonesia jauh lebih rendah dibandingkan Malaysia. Bagi Amran, kondisi ini membuka peluang bagi ekspor produk pertanian, khususnya minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) ke AS.

    “Ada celah di sana, yaitu CPO. Pesaing kita cuma Malaysia, iya kan? Artinya apa? Kita bisa menambah juga. Ini menjadi peluang emas bagi pertanian,” tegas Amran.

    Sebagai informasi, Indonesia dikenakan tarif lebih rendah dibandingkan Malaysia sebesar 25%, Vietnam sebesar 20% dan 40% untuk transhipment, serta Thailand sebesar 36%.

    Sebelumnya, Trump telah mengumumkan secara resmi penetapan tarif impor sebesar 19% untuk produk asal Indonesia pada Selasa (15/7/2025).

    Kebijakan ini merupakan hasil kesepakatan dagang antara AS dan Indonesia yang dinilai saling menguntungkan. Penurunan tarif ini menjadi sorotan karena sebelumnya Trump sempat mengancam tarif hingga 32%.

    Trump menyebut kesepakatan ini sebagai langkah hebat untuk semua orang dalam unggahannya di Truth Social.

    Dalam pernyataan resminya di Gedung Putih, Trump juga memuji Presiden Prabowo Subianto dan menyampaikan bahwa AS kini mendapat akses penuh ke pasar Indonesia.

  • Harga Minyak Stabil di Tengah Serangan Drone di Irak dan Tarif AS

    Harga Minyak Stabil di Tengah Serangan Drone di Irak dan Tarif AS

    Jakarta, Beritasatu.com – Harga minyak dunia cenderung stabil pada perdagangan Jumat (18/7/2025). Pasar saat ini dihadapkan pada kekhawatiran terganggunya pasokan akibat serangan drone di ladang minyak Kurdistan, Irak, serta potensi penurunan permintaan di tengah ketidakpastian kebijakan tarif Amerika Serikat (AS).

    Berdasarkan data pukul 09.39 WIB, harga minyak Brent hanya turun tipis 4 sen atau 0,06% menjadi US$ 69,48 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 3 sen atau 0,04% ke posisi US$ 67,51 per barel.

    Dilansir dari Reuters, dalam empat hari terakhir, serangkaian serangan drone menghantam ladang minyak di wilayah Kurdistan, Irak, yang menyebabkan setengah dari total produksi wilayah itu terhenti. Kondisi ini sempat mendorong kenaikan harga minyak sebesar US$ 1 pada Kamis (17/7/2025).

    Selain itu, permintaan musiman akibat tingginya aktivitas perjalanan turut menopang pasar. Menurut laporan analis JPMorgan, permintaan minyak global selama dua pekan pertama Juli rata-rata mencapai 105,2 juta barel per hari (bph), meningkat 600.000 bph dibandingkan tahun lalu dan sesuai dengan proyeksi sebelumnya.

    Meski demikian, ketidakpastian seputar kebijakan tarif AS masih menekan pasar. Kekhawatiran bertambah dengan rencana negara-negara produsen minyak utama yang berencana mencabut pemangkasan produksi mereka. Hal ini diperkirakan akan menambah pasokan global saat permintaan musiman di musim panas belahan bumi utara mulai menurun.

    Secara mingguan, harga minyak Brent dan WTI sama-sama mencatatkan penurunan lebih dari 1%.

    “Fundamental minyak dalam jangka pendek masih mendukung harga, dan pasar kemungkinan tetap ketat hingga kuartal ini berakhir, sebelum mulai mendapat suplai tambahan di tiga bulan terakhir tahun ini,” tulis analis ING dalam riset mereka.

    Menurut dua pejabat energi Irak, produksi minyak di wilayah semi-otonom Kurdistan telah turun 140.000–150.000 barel per hari, atau lebih dari setengah produksi normal wilayah tersebut yang biasanya mencapai 280.000 bph.

    Pejabat keamanan menduga serangan dilakukan oleh milisi yang didukung Iran, meskipun belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas aksi tersebut.

    Di sisi lain, pemerintah pusat Irak menyatakan bahwa ekspor minyak dari wilayah Kurdistan akan segera dilanjutkan melalui jalur pipa menuju Turki setelah sempat terhenti selama 2 tahun.

  • BEI Cabut Suspensi Saham CDIA

    BEI Cabut Suspensi Saham CDIA

    Jakarta, Beritasatu.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencabut suspensi perdagangan saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) dan membuka kembali transaksi mulai sesi I pada Jumat (18/7/2025).

    Sebelumnya, perdagangan saham CDIA sempat dihentikan sementara pada Kamis (17/7/2025) karena terjadi lonjakan harga secara kumulatif yang dianggap tidak wajar.

    “Perdagangan saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) di pasar reguler dan pasar tunai kembali dibuka mulai sesi I tanggal 18 Juli 2025,” demikian tertulis dalam pengumuman resmi BEI.

    Saham CDIA sebelumnya mencatat kenaikan signifikan, termasuk pada Rabu (16/7/2025) ketika ditutup menguat hingga auto rejection atas (ARA) sebesar 24,80% ke level Rp 780.

    Sejak debut perdananya di pasar modal pada Rabu (9/7/2025), saham emiten yang berada dalam ekosistem bisnis Prajogo Pangestu ini konsisten mengalami ARA.

    Secara kumulatif, saham CDIA telah melonjak hingga 310,53% dibandingkan harga penawaran umum perdananya (IPO).

    Menanggapi penghentian sementara tersebut, pihak manajemen CDIA menyatakan sikap kooperatif. Direktur Corporate Affairs CDIA Merly menegaskan, perusahaan menghormati kebijakan otoritas bursa sebagai bagian dari sistem pengawasan yang bertujuan menjaga kestabilan pasar.

    “Kami berkomitmen untuk mematuhi seluruh peraturan yang berlaku, menjunjung tinggi keterbukaan informasi, serta mendukung langkah regulator dalam menjaga integritas pasar,” ujar Merly dalam pernyataan tertulis, Kamis (17/7/2025).

    Ia juga menambahkan bahwa fluktuasi harga yang terjadi merupakan bagian dari dinamika pasar dan menunjukkan peran aktif BEI dalam menerapkan pengawasan perdagangan secara efektif.

    “CDIA mendukung sepenuhnya upaya menciptakan perdagangan efek yang teratur, wajar, dan efisien,” tutupnya.