Category: Beritasatu.com Ekonomi

  • Kerja Sama Kemitraan Link Aja dan Mega Insurance Tingkatkan Digitalisasi Layanan Keuangan

    Kerja Sama Kemitraan Link Aja dan Mega Insurance Tingkatkan Digitalisasi Layanan Keuangan

    Jakarta, Beritasatu.com –  PT Asuransi Umum Mega atau Mega Insurance melakukan penandatangan memorandum of understanding (MoU) kemitraan bersama LinkAja. Kemitraan dijalin untuk meningkatkan inklusi asuransi dan memfasilitasi pengguna LinkAja dalam membeli produk asuransi seperti, properti, rumah, dan perjalanan. Tak hanya itu, kemitraan ini juga bertujuan untuk memperkuat digitalisasi layanan keuangan di Indonesia. 

    CEO Mega Insurance Tomy Ferdiansah mengatakan, ada tiga alasan memilih LinkAja sebagai partner kemitraan pertama. Hal ini karena LinkAja merupakan aplikasi terpercaya dan telah berkolaborasi dengan banyak mitra besar, memiliki kredibilitas yang terpercaya, dan memiliki jumlah nasabah mencapai 93 juta lebih.

    Ia menyebut, dengan platform LinkAja, dia berharap para nasabah nantinya dapat lebih mudah melakukan pembelian insurance.

    “Jadi kita berharap produk-produk media insurance bisa terus didekatkan kepada nasabah sehingga akan lebih mudah untuk memberikan proteksinya,” ungkap Tomy di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Rabu (13/11/2024).

    Sementara, CEO Link Aja Yogi RIzkian mengatakan, aplikasi ini akan membantu para nasabah dalam pembelian asuransi. Apalagi dengan pertumbuhan digital ekonomi negara yang saat ini sudah mencapai US$ 100 miliar.

    “Saya menyambut optimistis kemitraan ini dan saya percaya ke depan pembelian produk keuangan digital akan semakin diminati,” ucapnya.

    Ia melanjutkan, tak hanya asuransi, pada aplikasi LinkAja juga menawarkan pembelian product bundling, seperti pembelian pulsa biasa, pulsa listrik hingga asuransi kebakaran. Hal ini tentu akan semakin memudahkan nasabah dan menjadi solusi  dalam pembelian.

    “Sekarang ada bundling product. Jadi kalau teman-teman beli pulsa bisa plus pulsa PLN, dan bisa plus asuransi kebakaran,” tuturnya.

    “Kita melihat Mega Insurance adalah salah satu solusinya karena jenis asuransinya lengkap dari motor, mobil, travel, termasuk rumah. Jadi one-stop ecosystem,” terangnya.

    Untuk cara pembelian, Yogi menuturkan ada dua cara. Pertama, nasabah dapat menghubungi call center 24 jam dan melakukan pembeli. Kedua, nasabah dapat langsung melakukan pembelian lewat aplikasi dan mengisi insurance application.

    “Jadi customer tidak memerlukan download segala macam, hanya klik link-nya langsung isi klaimnya, isi form, dan langsung dibayar,” tandasnya.

    Selain untuk digitalisasi layanan keuangan, kemitraan dua perusahaan ini juga dan memperkuat penggunaan teknologi digital dalam aktivitas sehari-hari masyarakat.

  • Minat Perusahaan Teknologi Melantai di Bursa Minim, Ini Tanggapan BEI

    Minat Perusahaan Teknologi Melantai di Bursa Minim, Ini Tanggapan BEI

    Jakarta, Beritasatu.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan, ada 29 perusahaan yang masuk dalam pipeline penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) di lantai bursa per 8 November 2024. Sayangnya, perusahaan teknologi atau startup tidak ada satu pun dalam pipeline.

    Direktur BEI I Nyoman Yetna mengatakan, minat perusahaan untuk melantai di BEI dipengaruhi dinamika bisnis sektoral. “Terkait dengan ada atau tidak industri tertentu, dari sisi willingness entrepreneur, apakah sekarang sudah waktunya (untuk IPO), kami belum terima dari perusahaan teknologi,” kata Nyoman ketika ditemui di BEI Jakarta, Selasa (12/11/2024).

    Lebih lanjut, Nyoman menjelaskan, saat ini situasi pasar bergerak dinamis. Sebelumnya, teknologi dianggap sebagai sektor yang muncul ke publik dan diminati. Namun, minat investor pada saham sektor teknologi kini berkurang. “Kalau masalah appetite, itu kan (berdasarkan) investor. Kalau masuk ke daftar pipeline, itu kan masalah perusahaan,” kata dia.

    Dia mengatakan, beberapa waktu lalu tingkat suku bunga masih tinggi, sehingga investor lebih nyaman berinvestasi ke instrumen dengan return tinggi. “Sekarang semua berubah, tingkat suku bunga acuan sudah di-adjust. Harusnya start up akan muncul lagi. Masalah kapan entrepreneur mau masuk, mereka yang menentukan. Namun, berdasarkan sinyal market, perusahaan-perusahaan startup akan tumbuh lagi,” tambah Nyoman.

    Nyoman berpesan kepada para investor untuk dapat mencermati saham-saham sebelum berinvestasi. Investor harus rasional dalam menilai perusahaan.

    “Yang saya ingin tekankan kepada teman-teman investor untuk lebih rasional. Jangan dipengaruhi euforia. Misalnya euforia di luar, euforia di sini, ujung-ujungnya adalah balik lagi ke fundamental perusahaan dan potensi growth ke depan,” pungkas Nyoman.

  • Reformasi Kelembagaan Pangan Perlu Diperkuat untuk Capai Swasembada Pangan

    Reformasi Kelembagaan Pangan Perlu Diperkuat untuk Capai Swasembada Pangan

    Jakarta, Beritasatu.com – Pakar Hukum Tata Negara STIH IBLAM Radian Syam menegaskan, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan wakil presiden Gibran Rakabuming Raka perlu memperkuat penataan kelembagaan di bidang pangan guna menghadapi berbagai tantangan ketahanan pangan dan mencapai swasembada. Selain itu, kata Radian, penataan kelembagaan tersebut juga mampu memudahkan perwujudan ketahanan pangan di Indonesia.

    “Keberadaan institusi yang efektif dan terkoordinasi dapat membantu Indonesia dalam menghadapi fluktuasi harga pangan global, perubahan iklim, serta berbagai faktor lainnya yang memengaruhi ketersediaan pangan di tanah air,” ujar Radian kepada wartawan, Senin (13/11/2024).

    Menurut Radian, tata kelola pangan saat ini membutuhkan reformasi yang lebih komprehensif dan melibatkan koordinasi yang lebih baik antara kementerian dan lembaga terkait. Reformasi ini juga bisa berdampak ke target swasembada pangan era Prabowo.

    “Penataan kelembagaan ini penting, bukan hanya untuk memastikan ketersediaan pangan tetapi juga untuk menjamin akses masyarakat terhadap bahan pangan yang aman dan terjangkau,” tandas Radian.

    Radian menjelaskan bahwa dalam konteks hukum tata negara, peran negara sangat penting untuk mengatur dan mengawasi kebijakan pangan nasional. Hal tersebut diwujudkan melalui lembaga-lembaga yang memiliki kewenangan jelas, sistem pengawasan yang ketat, serta peraturan yang mendorong efisiensi dan transparansi.

    “Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan adanya harmonisasi antara peraturan di tingkat pusat dan daerah, serta penyusunan kebijakan yang lebih berfokus pada kebutuhan dan kearifan lokal, sehingga ketahanan pangan menjadi terwujud,” tegas Radian.

    Reformasi kelembagaan, kata Radian, harus mencakup perbaikan pada tata kelola (governance) dan peningkatan transparansi, untuk memastikan distribusi dan stabilisasi harga pangan berjalan efektif. Dalam konteks ini, kata dia, institusi seperti Bulog perlu beradaptasi dengan perubahan lingkungan eksternal, seperti dinamika pasar dan kebutuhan masyarakat, tetapi tetap mempertahankan akuntabilitas dan efisiensi.

    Selain itu, tamahnya, Bulog perlu membangun struktur manajemen yang responsif dan terintegrasi, dengan dukungan teknologi dan data yang akurat guna memprediksi kebutuhan dan mengelola stok pangan secara tepat.

    “Seperti yang kita tahu Bulog awalnya adalah lembaga negara non kementerian, kemudian pasca-reformasi dijadikan BUMN, sehingga hal ini harus dikembalikan untuk menjadi Badan Stabilitas Pangan, dan itu adalah Bulog,” pungkas Radian.

    Reformasi kelembagaan pangan juga menjadi langkah awal untuk mencapai target era Presiden Prabowo untuk swasembada pangan.

  • Kereta Otonom Tanpa Rel IKN Dikembalikan ke China, Kemenhub Sebut Tak Lolos Evaluasi OIKN

    Kereta Otonom Tanpa Rel IKN Dikembalikan ke China, Kemenhub Sebut Tak Lolos Evaluasi OIKN

    Jakarta, Beritasatu.com – Kereta otonom tanpa rel alias autonomous rail transit (ART) batal difungsikan di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan akan dikembalikan ke pihak China. kementerian Perhubungan (Kemenhub) menjelaskan bahwa keputusan itu dilakukan oleh Otorita IKN berdasarkan hasil evaluasi yang menyebut bahan kereta otonom belum dapat berfungsi dengan baik di IKN.

    “Setelah berjalan uji coba selama kurang lebih 2 bulan, OIKN telah melakukan evaluasi. Hasil penilaian hingga evaluasi oleh OIKN, ditemukan bahwa kereta tanpa rel, khususnya system autonomous belum dapat berfungsi dengan baik di IKN,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Budi Rahardjo dikutip dari keterangannya, Rabu (13/11/2024).

    Budi mengatakan keputusan tersebut diambil lantar semua pihak bersepakat untuk menyiapkan yang terbaik di IKN, termasuk transportasi yang terbaik. Ia juga menegaskan bahwa keadaan tidak berdampak kerugian bagi negara.

    “Menurut hemat kami kita semua sepakat bahwa untuk IKN kita mencari yang terbaik. Jika kemudian ART dipandang belum memenuhi standar evaluasi dari OIKN, tidak ada masalah, karena negara juga tidak dirugikan. Hal ini dikarenakan pembiayaan uji coba ditanggung oleh vendor ART,” kata dia.

    Ia menjelaskan lebih jauh, bahwa konsep transportasi di IKN adalah ramah lingkungan dan futuristik. Untuk itu kereta otonom menjadi salah satu alternatif yang dapat diujicobakan di IKN karena menerapkan konsep transportasi ramah lingkungan, berkelanjutan dan berteknologi tinggi.

    ART dioperasikan menggunakan baterai. Alhasil, kendaraan ini dapat meminimalisir emisi gas rumah kaca dan pemakaian energi fosil.

    “Untuk itu Kementerian Perhubungan memfasilitasi ART untuk diujicobakan sebagai alternatif moda di IKN. Terkait uji coba ini yang melakukan MoU adalah otoritas IKN dengan vendor, yaitu Norinco dengan partisipasi dari CRRC Qingdao Sifang. Oleh karena itu, pihak yang melakukan evaluasi apakah ART ini layak dan cocok dengan kebutuhan IKN adalah Otoritas IKN,” pungkas Budi. 

  • IHSG Hari Ini Berbalik Arah hingga Minus 13 Poin

    IHSG Hari Ini Berbalik Arah hingga Minus 13 Poin

    Jakarta, Beritasatu.com –  Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan bursa hari ini, Rabu (13/11/2024) berbalik arah hingga berkurang 13,31 poin atau 0,18% ke level 7.308,6. IHSG hari ini membalikan penguatan pada perdagangan kemarin, setelah pelaku pasar menantikan data inflasi Amerika Serikat (AS).

    Adapun total nilai transaksi di bursa hari ini mencapai Rp 11,44 triliun. Volume perdagangan sebanyak 38,34 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 1.346.147 kali. Sebanyak 293 saham terpantau naik, 298 saham turun, dan 200 saham stagnan.

    Mayoritas sektor saham memerah pada penutupan pasar hari ini. Pelemahan terdalam terjadi pada sektor barang konsumsi primer sebesar 1,5%. Diikuti pelemahan di sektor properti 1,2%, sektor infrastruktur 0,5% sektor transportasi 0,4%, dan sektor kesehatan 0,3%.

    Sedangkan penguatan terjadi pada sektor sektor teknologi 2%, sektor barang konsumsi non primer 0,4%, dan sektor keuangan 0,2%. .

    Sementara itu, saat IHSG hari ini melemah, indeks saham Asia bervariasi. Shanghai (China) naik 0,5% dan Straits Times (Singapura) menguat 0,1%. Sedangkan Nikkei (Jepang) anjlok 1,6% dan Hang Seng (Hong Kong) melemah 0,1%.

  • Temui Raffi Ahmad, Wamentan Ajak Kolaborasi Genjot Jumlah Petani Milenial

    Temui Raffi Ahmad, Wamentan Ajak Kolaborasi Genjot Jumlah Petani Milenial

    Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono berkolaborasi dengan Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pelaku Seni, Raffi Ahmad dalam meningkatkan jumlah regenerasi petani milenial. Tujuannya untuk mewujudkan swasembada pangan dan memperkenalkan sektor pertanian sebagai profesi menjanjikan bagi generasi muda.

    Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar menilai sektor pertanian memerlukan kontribusi anak muda. Apalagi, menurutnya, anak muda memiliki sifat inovatif, kreatif, dan kemampuan tinggi beradaptasi dengan teknologi. Hal ini dinilai penting untuk membawa perubahan positif di dunia pertanian.

    “Jadi hari ini saya ketemu dengan Utusan Khusus Presiden Raffi Ahmad di kediamannya dalam rangka kolaborasi pada sektor pertanian. Ada beberapa hal yang kita bicarakan. Kita ingin mendorong kolaborasi untuk peningkatan produksi pangan. Kemudian meningkatkan minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian,” ujarnya saat mengunjungi kediaman Raffi Ahmad di kawasan Andara, Depok, Jawa Barat pada Rabu (13/11/2024).

    Sudaryono menilai, sosok Raffi Ahmad yang dikenal sebagai influencer dengan jutaan pengikut di media sosial, dianggap memiliki potensi besar untuk menginspirasi anak muda agar lebih tertarik dengan dunia pertanian.

    “Banyak anak muda yang sudah berhasil di dunia pertanian. Ini yang harus kita tekankan. Kita akan terus dorong agar sektor pertanian dapat menjadi pilihan karier yang menarik, bahkan menjanjikan,” katanya.

    Sudaryono menuturkan, pihaknya juga akan segera membuat program kerja bersama Raffi Ahmad untuk meningkatkan peran generasi muda, khususnya petani milenial dalam pembangunan pertanian nasional. Termasuk peningkatan ekspor komoditas pertanian dan hilirisasi industrialisasi hasil pertanian.

    Sudaryono berharap melalui kolaborasi ini, dapat tercipta sebuah gerakan besar yang mengundang lebih banyak anak muda untuk terlibat langsung dalam dunia pertanian, serta memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan Indonesia.

    “Jadi saya kira Mas Raffi juga sepakat terkait petani milenial. Intinya kita akan membuat semacam program kerja, kita akan buatkan semacam roadmap-nya, kemudian kita eksekusi. Saya tidak ingin hanya ceremonial, kita betul-betul ingin ini membawa dampak,” tambahnya.

  • Listing di BEI, NAIK Bidik Laba Bersih Tumbuh Double Digit hingga Akhir Tahun Ini

    Listing di BEI, NAIK Bidik Laba Bersih Tumbuh Double Digit hingga Akhir Tahun Ini

    Jakarta, Beritasatu.com – PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK), emiten di bidang proteksi kebakaran, yang hari ini Rabu (13/11/2024) mencatatkan saham perdana (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan, laba bersih hingga akhir 2024 naik double digit 15% dari 2023 hanya tumbuh 13%.

    “Kita berharap bisa naik, karena sudah ada dana IPO (initial public offering), jadi sudah lebih efisien. Kita menargetkan paling tidak (laba) naik 14% atau 15% itu bisa tercapai,” kata Direktur Utama PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK) Johannes saat ditemui seusai seremoni pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (13/11/2024).  

    Sejalan dengan kenaikan laba, pendapatan NAIK ditargetkan tumbuh menjadi Rp 190 miliar pada pengujung tahun ini. Johannes optimistis target itu mampu tercapai mengingat pasar fire protection system di Indonesia semakin besar. 

    “Kita melihat industri banyak dibangun, infrastruktur banyak, gedung-gedung banyak, semuanya butuh proteksi kebakaran. Jadi market kita tumbuh semakin besar, maka kita merasa perlu untuk IPO, untuk mendapatkan perdanaan dan hal-hal yang bisa kita dapatkan dari menjadi perusahaan publik,” tutur dia.

    Johannes mengatakan, dana IPO seluruhnya untuk modal kerja atau operasional sehingga banyak proyek yang bisa dikerjakan. Imbasnya, laba NAIK diharapkan tumbuh.

    PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK) melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI). NAIK menjadi perusahaan fire protection system pertama dan ke-39 melakukan listing di BEI pada 2024. “IPO NAIK memulai bookbuilding pada 22-24 Oktober 2024,” ungkap Corporate Secretary NAIK Yana Maryanah.

    PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK) yang didirikan pada 2007 ini fokus pada bidang usaha proteksi kebakaran, khususnya terkait jasa instalasi dan pemeliharaan sistem kebakaran.  Berbeda dari yang lain, NAIK menawarkan solusi lengkap pada segmen industri dengan risiko dan spesifikasi tinggi, seperti data center, migas, petrochemical, perbankan, kertas, hingga pembangkit. 
     

  • Kepemimpinan Trump Akan Tekan Ekonomi Domestik dan Global

    Kepemimpinan Trump Akan Tekan Ekonomi Domestik dan Global

    Jakarta, Beritasatu.com – Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Sunarso memperkirakan, kemenangan Donald Trump dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) 2024 dapat memberikan tekanan pada ekonomi domestik dan global.

    Hal ini karena kebijakan proteksionisme yang kemungkinan besar akan diterapkan kembali oleh Trump.

    “Pendekatan yang lebih protektif akan menyebabkan kontraksi perdagangan AS hingga sekitar 8,5%, yang berpotensi memengaruhi negara-negara mitra dagangnya,” ucap Sunarso dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR, di Jakarta, Rabu (13/11/2204).

    Ia melanjutkan, simulasi dari tim ekonom BRI menunjukkan bahwa kebijakan proteksionisme Trump dapat mengakibatkan inflasi yang lebih tinggi di AS, yang berpotensi memicu kenaikan suku bunga The Fed oleh bank sentral AS

    Lebih lanjut, Sunarso menekankan bahwa ketegangan perdagangan antara AS dan China yang dipicu oleh kebijakan Trump dapat berdampak negatif pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.

    “Berdasarkan analisis BRI, jika perang dagang AS-China berlanjut dengan aksi balasan dari China, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 diperkirakan akan melambat menjadi sekitar 4,73% hingga 5,03%. Jika eskalasi konflik perdagangan melibatkan negara lain, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan bisa turun lebih jauh ke level 4,62% hingga 4,92%,” ucapnya.

    Sunarso juga menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia memiliki korelasi yang lebih erat dengan China dibandingkan dengan AS, dengan indeks korelasi sebesar 0,351 untuk China dan 0,347 untuk AS.

    Hal ini menandakan bahwa perubahan ekonomi di China lebih berdampak pada Indonesia. Ia mengingatkan sektor perbankan untuk bersiap menghadapi risiko ini, dan menekankan pentingnya langkah antisipatif dari pemerintah.

    Senada dengan hal ini, Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Royke Tumilaar berpendapat, kebijakan proteksionisme Trump dapat memperketat likuiditas global dan domestik.

    Hal ini diperkirakan akan menambah tantangan bagi sektor perbankan untuk melakukan ekspansi pada tahun mendatang, terutama karena suku bunga yang cenderung tetap tinggi.

    “Kelihatannya tendensi untuk suku bunga (turun) akan sulit, sehingga tekanan likuiditas dan ekonomi akan menjadi beban yang cukup signifikan bagi perbankan domestik untuk ekspansi pada 2025,” pungkas Royke.

  • Sritex Pailit, Wamenaker: Kita Butuh Pengusaha dan Buruh yang Patriotik

    Sritex Pailit, Wamenaker: Kita Butuh Pengusaha dan Buruh yang Patriotik

    Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) akan melakukan pengawasan atau monitoring kepada buruh maupun perusahaan PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) alias Sritex menyusul keputusan pailit perusahaan.

    Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer menegaskan, pengawasan terkait Sritex merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan buruh dan pengusaha yang patriotik. 

    “Narasinya Bapak Prabowo, kita butuh pengusaha yang patriotik. Kita butuh buruh yang patriotik,” tambah Noel sapaan akrabnya dalam konferensi pers di gedung Kemenaker, Jakarta Selatan, Rabu (13/11/2024).

    Dia mengatakan, Kemenaker akan tetap melakukan monitoring karena ini terkait kebutuhan buruh. “Negara harus benar-benar hadir. Jangan sampai kita abai. Ini persoalan buruh kepentingan nasional juga,” ujar Immanuel 

    Noel menegaskan, tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan meski Sritex dinyatakan pailit. Hal ini juga merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo.

    Adapun penyelematan Sritex ini dilakukan dalam kurun waktu kurang 100 hari seperti yang diminta Prabowo kepada empat kementeriannya, termasuk Kemenaker.

    “Sampai sekarang itu belum sampai 100 hari (sejak Sritex dinyatakan pailit). Bahkan belum juga sebulan. Ini bentuk tanggung jawab kita (bahwa) negara hadir (membantu industri tekstil),” ucapnya.

    Sritex dinyatakan pailit setelah PN Niaga Semarang mengabulkan permohonan salah satu kreditur, PT Indo Bharat Rayon yang meminta pembatalan perdamaian dalam penundaan kewajiban pembayaran utang.

  • Sritex Masuk Kriteria Delisting di BEI, Dirut:Kami Tunggu Hasil Kasasi

    Sritex Masuk Kriteria Delisting di BEI, Dirut:Kami Tunggu Hasil Kasasi

    Jakarta, Beritasatu.com – Komisaris Utama PT Sri Rejeki Isman Tbk alias Sritex (SRIL) Iwan Kurniawan Lukminto buka suara seusai sahamnya masuk kriteria delisting (penghapusan) oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

    Iwan menegaskan, pihaknya masih akan menunggu hasil hak kasasi atas putusan pailit oleh Pengadilan Negeri (PN) Niaga Semarang. Dia berharap, ke depannya hal ini bisa segera diselesaikan.

    “Mungkin terkait teknis sekali sebenarnya enggak bisa jawab ya. Jadi kami tetap menunggu proses kasasi ini,” ujar Iwan dalam konferensi pers di gedung Kemnaker, Jakarta Selatan, Rabu (13/11/2024).

    Sebelumnya, BEI memberikan tanggapan soal saham Sritex (SRIL) yang telah memenuhi kriteria delisting. Di lantai bursa, saham SRIL sudah digembok BEI sejak 18 Mei 2021.

    Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik mengaku belum mengetahui secara pasti kapan BEI akan melakukan delisting saham SRIL. Namun, pihaknya masih akan menunggu hasil kasasi atas putusan pailit oleh Pengadilan Negeri (PN) Niaga Semarang.

    “Belum tahu (delisting SRIL). Saya kira tim tetap akan melakukan reviu, kalau nanti hasil keputusan kasasi membuat tidak terpenuhinya unsur suspensi karena pailit itu, ya salah satu terbuka, tetapi kan itu masih ada gemboknya,” tandas Jeffrey kepada wartawan di BEI, Jakarta, Selasa (5/11/2024).