Category: Beritasatu.com Ekonomi

  • Wall Street Jatuh karena Investor Khawatir Arah Suku Bunga The Fed

    Wall Street Jatuh karena Investor Khawatir Arah Suku Bunga The Fed

    New York, Beritasatu.com – Bursa saham AS Wall Street jatuh pada perdagangan Jumat (15/11/2024) karena investor khawatir arah suku bunga The Fed.

    Dow Jones turun 305,87 poin atau 0,70% ditutup pada level 43.444, S&P 500 turun 1,32% menjadi 5.870,62, dan Nasdaq Composite turun 2,24% menjadi 18.680,12.

    Penurunan saham farmasi membebani 30 saham unggulan Dow Jones dan S&P 500, dengan Amgen turun sekitar 4,2% dan Moderna ambles 7,3%.

    Presiden terpilih Donald Trump pada Kamis (14/11/2024) mengatakan pihaknya berencana mencalonkan Robert F Kennedy Jr memimpin Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS. Hal ini membuat sentimen negatif pada saham sektor farmasi. 

    Teknologi informasi di S&P 500 merupakan sektor dengan kinerja terburuk, turun lebih 2% karena kejatuhan Nvidia, Meta, Alphabet, dan Microsoft.

    Sementara Tesla naik 3% karena saham perusahaan kendaraan listrik raksasa ini disebut “Trump Trade” menyusul kedekatan pemiliknya Elon Musk dengan Trump.

    “Meski kondisi makro masih menjadi pertanda baik bagi aset berisiko, dalam waktu dekat akan terjadi beberapa volatilitas mikro, khususnya potensi perubahan kebijakan di bawah pemerintahan baru,” kata Kepala Strategi Investasi iShares, Amerika, Kristy Akullian, dilansir CNBC International.

    Para investor juga mencermati komentar terbaru Ketua Federal Reserve Jerome Powell, yang mengatakan bank sentral tidak terburu-buru memangkas suku bunga. Ia mencatat pertumbuhan ekonomi yang kuat memungkinkan pembuat kebijakan mengambil waktu saat memutuskan pemangkasan suku bunga. 

    Data penjualan ritel Oktober yang dirilis Jumat menunjukkan peningkatan 0,4%, sedikit lebih baik dari perkiraan ekonom yang disurvei Dow Jones 0,3%. Temuan tersebut mengikuti laporan inflasi konsumen Oktober yang sejalan dengan proyeksi para ekonom.

    S&P 500 membukukan kerugian mingguan sebesar 2,1%, Nasdaq Composite turun sekitar 3,2% dan Dow Jones turun 1,2% dalam periode tersebut.

  • Final Mekaarpreneur, PNM Siapkan Nasabah Terbaik Terjun di Pasar Digital

    Final Mekaarpreneur, PNM Siapkan Nasabah Terbaik Terjun di Pasar Digital

    Jakarta, Beritasatu.com – Program inkubasi Mekaarpreneur telah melalui babak final. Sebanyak 10 nasabah PNM Mekaar yang terpilih sebagai finalis terbaik telah mempresentasikan inovasi dan rencana pengembangan bisnis ultra mikro mereka dihadapan para juri. Sebelumnya, selama tiga bulan peserta telah mengikuti serangkaian pelatihan secara hybrid mengenai branding, optimasi pemasaran digital, manajemen bisnis UMKM dan masih banyak lagi.

    “Program ini dirancang untuk mempersiapkan nasabah PNM Mekaar mampu bersaing di pasar global sekaligus menjadi mentor bagi teman-teman di kelompoknya. Jadi bagi yang belum lolos bisa tetap belajar dari para finalis dan juara,” ungkap Direktur Bisnis PNM Prasetya Sayekti.

    Mekaarpreneur bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang membangun ekosistem yang mendukung pelaku usaha mikro untuk bertumbuh. Para peserta mendapatkan bimbingan langsung dari mentor profesional yang memberikan wawasan industri serta membantu mereka merancang rencana bisnis yang matang.

    “Kami berharap dapat terus mencetak pengusaha ultra mikro yang tidak hanya inovatif tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. Dengan kreativitas dan kerja keras, pengusaha ini diharapkan mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif,” tambahnya.

    Prasetya turut menyerahkan apresiasi kepada peserta inkubasi di sela-sela kegiatan. Hasil dari Final Demo Day Mekaarpreneur menetapkan nasabah PNM Mekaar asal Yogyakarta, pengusaha wayang kulit, sebagai pemenang pertama.

    Wayang Kulit Menis Langgeng milik Annis Rianistiyati berhasil mencuri perhatian juri dengan inovasi produk kriya berbasis kearifan lokal yang relevan dengan tren masa kini. Bisnis Annis tidak hanya menunjukkan kreativitas tinggi dalam memadukan nilai tradisi dan modernitas, namun juga memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar digital.

  • RUPSLB Garuda Indonesia Tetapkan Susunan Pengurus Baru Perseroan

    RUPSLB Garuda Indonesia Tetapkan Susunan Pengurus Baru Perseroan

    Jakarta, Beritasatu.com — PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk pada hari ini, Jumat (15/11/2024) melaksanakan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB). Rapat yang bertempat di Auditorium Gedung Manajemen Garuda, dihadiri oleh pemegang 68.582.827.291 lembar saham, atau 74,97% dari total keseluruhan pemegang saham Garuda Indonesia untuk menyetujui agenda perubahan susunan pengurus perseroan.

    RUPSLB 2024 resmi menyetujui penunjukan Wamildan Tsani Panjaitan sebagai direktur utama Garuda Indonesia yang baru, menggantikan Irfan Setiaputra yang menjabat sejak Januari 2020. 

    Selain itu, agenda RUPSLB turut memberhentikan dengan hormat Irfan Setiaputra dan menunjuk Wamildan Tsani Panjaitan sebagai direktur utama Garuda Indonesia yang baru. 

    Berikut ini adalah susunan komisaris dan direksi Garuda Indonesia sesuai keputusan RUPSLB 2024.

    Susunan Komisaris PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk:
    •    Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Fadjar Prasetyo
    •    Komisaris : Chairal Tanjung
    •    Komisaris Independen: Timur Sukirno
    •    Komisaris: Glenny Kairupan

    Susunan Direksi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk: 
    •    Direktur Utama: Wamildan Tsani Panjaitan
    •    Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Prasetio
    •    Direktur Niaga : Ade R Susardi
    •    Direktur Operasi: Tumpal Manumpak Hutapea
    •    Direktur Teknik: Rahmat Hanafi
    •    Direktur Human Capital & Corporate Service: Enny Kristiani

    Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama Garuda Indonesia Wamildan Tsani menyampaikan ungkapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan komitmen untuk bersama-sama dengan manajemen dan karyawan Garuda Indonesia memperkuat akselerasi kinerja Garuda Indonesia. 

    “Saya akan menjalankan amanah ini dengan melakukan financial and operational review secara menyeluruh, mengakselerasi kinerja perusahaan, serta melakukan ekspansi jaringan dan peningkatan kualitas layanan. Semua ini akan memperkuat reputasi Garuda Indonesia sebagai national flag carrier yang makin sehat dan menjadi kebanggaan Indonesia,” ujarnya.

    Selanjutnya, Wamildan Tsani juga menyampaikan amanah dari Presiden Prabowo Subianto.

    “Bapak Presiden memberi perhatian khusus terhadap Garuda Indonesia, dan beliau memberi arahan agar kami dapat melanjutkan proses untuk membawa maskapai nasional ini kembali menjadi kebanggaan kita semua. Untuk itu, beliau menegaskan agar kehadiran Garuda Indonesia dapat dirasakan tidak hanya oleh masyarakat Indonesia, tetapi juga kembali dikenal oleh dunia,” ujarnya.

    Sementara itu, Direktur Utama Garuda Indonesia periode 2020-2024 Irfan Setiaputra mengungkapkan kebanggaan tersendiri diberi kesempatan untuk mengiringi dan memimpin jalannya transformasi Garuda Indonesia untuk bisa keluar dari turbulensi kinerja paling menantang sepanjang sejarah.

    “Semoga perjalanan transformasi kinerja Garuda Indonesia dapat terus berlangsung optimal. Melalui kesempatan yang baik ini saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran manajemen dan karyawan Garuda Indonesia atas segala wujud dedikasi dan sinergitas yang terjalin hingga kita bersama-sama mampu membawa Garuda Indonesia kembali bergerak on the track menuju kinerja yang semakin positif,” pungkasnya.

  • Kenaikan PPN 12% Bisa Picu Naiknya Harga Barang, Daya Beli Akan Lesu

    Kenaikan PPN 12% Bisa Picu Naiknya Harga Barang, Daya Beli Akan Lesu

    Jakarta, Beritasatu.com – Kenaikan PPN 12% Bisa Picu Naiknya Harga Barang, Daya Beli Akan Lesu – Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) meminta pemerintah menunda menaikkan pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12% pada 2025, karena bisa berdampak pada naiknya harga barang dan memengaruhi daya beli masyarakat. Efeknya pertumbuhan ekonomi bakal terhambat. 

    “Karena kenaikan PPN ini akan memengaruhi harga produk, harga barang akan naik, dan tentunya ini akan memengaruhi daya beli masyarakat khususnya kelas menengah bawah,” kata Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja dalam konferensi pers di ICE BSD, Tangerang, Jumat (15/11/2024).

    Menurutnya jika kenaikan PPN 12 persen tetap dipaksakan, maka dikhawatirkan menghambat pertumbuhan ekonomi yang sudah ditargetkan pemerintah sebesar 8%. 

    Pasalnya pertumbuhan ekonomi di Indonesia sangat dipengaruhi oleh konsumsi rumah tangga masyarakat yang mencapai 50% lebih. “Kalau konsumsi terganggu, terganggu juga pertumbuhan ekonomi,” ujar Alphonzus. 

    Dia mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi di Indonesia belum maksimal, sehingga apabila PPN tetap dipaksa naik 12%, maka target pertumbuhannya semakin tertekan. 

    Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan pemerintah tetap menaikkan PPN menjadi 12% mulai 1 Januari 2025. Menurutnya ini sesuai amanat Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) yang disahkan pada 2021. 

    Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kebutuhan anggaran, kesehatan fiskal negara, serta dampak pandemi Covid-19 terhadap sektor-sektor kunci.

    Sri Mulyani menjelaskan kebijakan perpajakan, termasuk kenaikan PPN, dibuat dengan memperhatikan sektor-sektor yang sensitif, seperti kesehatan dan kebutuhan pokok masyarakat.

    “Kebijakan perpajakan, termasuk PPN ini, tidak dibuat dengan membabi buta. Kami mempertimbangkan berbagai sektor, seperti kesehatan dan makanan pokok,” ujar Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Kamis (14/11/2024) dilansir dari Antara.

    Sri Mulyani mengatakan kenaikan PPN 12 persen harus dilakukan untuk menjaga kesehatan APBN dan mengantisipasi ancaman krisis. 

     

  • Apindo Usul Kenaikan PPN 12 Persen Ditunda

    Apindo Usul Kenaikan PPN 12 Persen Ditunda

    Jakarta, Beritasatu.com – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyampaikan kritik terhadap rencana pemerintah untuk menaikkan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen mulai awal 2025. Menurut Apindo, kebijakan ini kurang tepat karena daya beli masyarakat saat ini sedang melemah. Oleh karena itu, Apindo mengusulkan agar pemerintah menunda rencana kenaikan tarif PPN.

    “Kalau berbicara Pasal 7 ayat (1) tentang waktu pelaksanaan PPN, sebenarnya pemerintah juga bisa melakukan penyesuaian waktu, tidak harus mengubah undang-undang tersebut,” kata analis kebijakan ekonomi Apindo Ajib Hamdani, Jumat (15/11/2024).

    Penyesuaian serupa pernah dilakukan, seperti penundaan pajak karbon yang awalnya direncanakan berlaku pada April 2022, tetapi ditunda karena situasi belum memungkinkan.

    “Dengan sudut pandang yang sama, seharusnya pemerintah bisa melakukan penyesuaian waktu atas kenaikan tarif BPN dari 11 persen menjadi 12 persen untuk tidak dikenakan 1 Januari 2025,” kata Ajib Hamdani.

    Ajib menambahkan, pemerintah sebaiknya memprioritaskan peningkatan daya beli masyarakat pada awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

    Dari sudut pandang dunia usaha, menurutnya waktu kenaikan PPN pada 1 Januari 2025 kurang tepat. Saat ini, daya beli masyarakat sedang menurun. Bahkan, banyak dari kelas menengah yang bergeser ke kelas ekonomi lebih rendah. Berdasarkan data LPEM Universitas Indonesia, sejak 2018 hingga 2023, lebih dari 8,5 juta orang mengalami penurunan kelas ekonomi.

    “Hal ini seharusnya menjadi perhatian utama pemerintah, terutama dalam 100 hari pertama pemerintahan Prabowo-Gibran, yaitu menjaga daya beli masyarakat,” kata Ajib.

  • RUPSLB Garuda Indonesia Tetapkan Susunan Pengurus Baru Perseroan

    Profil Dirut Baru Garuda Indonesia Wamildan Tsani Panjaitan yang Punya Segudang Pengalaman di Dunia Penerbangan

    Jakarta, Beritasatu.com – Wamildan Tsani Panjaitan mantan direktur utama (dirut) PT Lion Air diangkat menjadi dirut PT Garuda Indonesia (Persero). Pemilihan dilakukan oleh rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada Jumat (15/11/2024).

    Sebelumnya jabatan dirut diduduki oleh Irfan Setiaputra sejak periode 2020 hingga 2024. Ia dicopot dan digantikan oleh Wamildan. Siapakah sosok Wamildan Tsani Panjaitan sebenarnya? Berikut ini profilnya.

    Profil Wamildan Tsani Panjaitan
    Lahir pada 1981 di Wamena dari keluarga batak, Wamildan Tsani Panjaitan tumbuh dan menikmati masa kecilnya di Jayapura, Papua. Ia mengenyam pendidikan dasar di Jayapura dan berpindah ke Magelang untuk melanjutkan pendidikan menengahnya.

    Wamildan yang memiliki minat dalam dunia penerbangan, masuk ke SMA Taruna Nusantara dan kemudian melanjutkan pendidikan di Akademi Angkatan Udara (AAU) lulus pada 2001 serta Air Force Flying School lulus pada 2003.

    Tidak berhenti di situ, Wamildan terus menggali keilmuan dengan mengikuti pelatihan Aviation Medicine Course di Republic of Singapore Air Force, Instructor Course di Royal Australian Air Force, dan Squadron Officer School di US Air Force.  

    Sebagai lulusan dari AAU, Wamildan memulai karier penerbangannya di Tentara Nasional Indonesia (TNI) AU pada 2003 sebagai pilot dari pesawat patroli Boeing 737-200 yang bertugas untuk berpatroli di Skadron Udara 5 Intai Strategis di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin Makassar. Selain pilot patroli, dia pernah menjadi instruktur terbang di Lanud Adisucipto Yogyakarta.

    Karier Wamildan Tsani Panjaitan di dunia penerbangan dimulai di TNI, dengan berkarier hingga 2013. Setelah itu, dia beralih ke sektor penerbangan komersial dan bergabung dengan PT Lion Air sebagai direktur keselamatan, keamanan, dan kualitas.

    Selama 10 tahun, Wamildan berhasil menunjukkan dedikasinya, hingga akhirnya dipercaya untuk menjabat sebagai pelaksana tugas direktur utama PT Lion Air.

    Kini, Wamildan Tsani Panjaitan terpilih sebagai direktur utama PT Garuda Indonesia, perusahaan penerbangan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yang menjadi tantangan baru dalam perjalanan kariernya.

  • Penerapan PPN 12 Persen Bisa Tekan Daya Beli Masyarakat

    Penerapan PPN 12 Persen Bisa Tekan Daya Beli Masyarakat

    Jakarta, Beritasatu.com – Direktur Center of Economics and Law Studies (Celios) Nailul Huda mendorong pemerintah untuk menerapkan kebijakan yang lebih mendukung daya beli masyarakat. Hal itu disampaikan untuk merespons rencana kenaikan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen mulai 2025 yang dinilai bisa melemahkan daya beli.

    “Pemerintah seharusnya membuat kebijakan yang mendukung daya beli masyarakat, bukan malah menekan daya beli,” kata Nailul Huda, dilansir dari Antara, Jumat (15/11/2024).

    Ia menilai rencana menaikkan tarif PPN pada tahun depan merupakan langkah yang kurang tepat, mengingat daya beli masyarakat masih berada dalam kondisi rentan.

    Menurutnya, penerapan tarif PPN 12 persen berpotensi menekan pendapatan masyarakat yang dapat digunakan untuk konsumsi (disposable income). Hal ini dianggap bertentangan dengan upaya mendukung pertumbuhan ekonomi.

    Huda berharap pemerintah mempertimbangkan kembali keputusan menaikkan PPN menjadi 12 persen pada tahun depan. Ia menyarankan agar pemerintah memberikan insentif berupa subsidi konsumsi untuk kelas menengah sebagai solusi.

    Apabila kebijakan ini diterapkan, menurutnya konsumsi rumah tangga akan rentan terganggu. Dalam jangka pendek juga dapat berdampak negatif pada stabilitas ekonomi makro.

    Sementara itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan, rencana kenaikan tarif PPN menjadi 12 persen mulai 1 Januari 2025 akan tetap dilaksanakan sesuai amanat Undang-Undang (UU).

    Salah satu alasan utama kenaikan ini adalah untuk menjaga kesehatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar tetap mampu merespons berbagai krisis.

  • Pasar Saham Eropa Dibuka Melemah, Saham Asia Bervariasi

    Pasar Saham Eropa Dibuka Melemah, Saham Asia Bervariasi

    Jakarta, Beritasatu.com – Saham-saham Eropa pada Jumat (15/11/2024) dibuka lebih rendah, sementara saham-saham Asia lebih bervariasi setelah indeks utama Wall Street merosot menyusul meredanya euforia kemenangan Donald Trump dalam Pilpres Amerika Serikat (AS)

    Dilansir dari AP, indeks FTSE 100 di Inggris dibuka melemah 0,4% menjadi 8.038,17. Indeks DAX Jerman turun 0,6% ke 19.148,74, sementara CAC 40 di Paris melemah 0,8% menjadi 7.252,69.

    Di Asia, indeks Nikkei 225 Tokyo naik 0,3% ke 38.642,91. Indeks Hang Seng Hong Kong melemah 0,1% ke 19.426,34, sementara Shanghai Composite anjlok 1,5% menjadi 3.330,73.

    Sementara itu, S&P/ASX 200 Australia naik 0,7% ke 8.285,20, sedangkan Kospi Korea Selatan turun tipis 0,1% menjadi 2.416,86.

    Sehari sebelumnya, indeks S&P 500 melemah 0,6%, tetapi tetap mendekati rekor tertingginya yang dicapai awal pekan ini. Dow Jones juga turun 0,5%, sementara Nasdaq Composite merosot 0,6%.

    Saham-saham yang sebelumnya melonjak seusai kemenangan Trump mulai kehilangan momentum. Tesla anjlok 5,8% dalam dua hari berturut-turut. Saham-saham kecil dalam indeks Russell 2000 juga turun 1,4%, berbanding terbalik dengan lonjakan yang terjadi segera setelah Pilpres AS.

  • IHSG Hari Ini Ditutup Melemah 0,74 Persen

    IHSG Hari Ini Ditutup Melemah 0,74 Persen

    Jakarta, Beritasatu.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) tertahan di zona merah hingga akhir perdagangan hari ini, Jumat (15/11/2024).

    IHSG melemah 53,3 poin (0,74%) mencapai 7.161,2. IHSG hari ini bergerak dalam rentang 7.122-7.241.

    Sebanyak 48,9 miliar lembar saham telah diperdagangkan dengan nilai perdagangan mencapai sekitar Rp 11,7 triliun dari 1,18 kali transaksi. Sebanyak 198 saham mencatatkan kenaikan, 393 saham terkoreksi, dan 196 saham stagnan.

    Sementara itu, saham-saham Eropa dibuka lebih rendah pada hari ini. Indeks FTSE 100 Inggris turun 0,4% menjadi 8.038,17. DAX Jerman turun 0,6% menjadi 19.148,74. Di Paris, CAC 40 turun 0,8% menjadi 7.252,69.

    Di Asia, pergerakan saham lebih bervariasi. Di Tokyo, indeks Nikkei 225 naik 0,3% menjadi 38.642,91. Indeks Hang Seng di Hong Kong turun 0,1% menjadi 19.426,34, dan indeks Shanghai Composite turun 1,5% menjadi 3.330,73.

    Di tempat lain, S&P/ASX 200 Australia naik 0,7% menjadi 8.285,20, sementara Kospi Korea Selatan turun 0,1% menjadi 2.416,86.

  • Wamildan Tsani Panjaitan Jadi Dirut Baru Garuda Indonesia

    Wamildan Tsani Panjaitan Jadi Dirut Baru Garuda Indonesia

    Jakarta, Beritasatu.com – Rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang digelar PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk pada Jumat (15/11/2024) resmi mengangkat Wamildan Tsani Panjaitan sebagai direktur utama (dirut) Garuda Indonesia. Wamildan menggantikan Irfan Setiaputra yang sudah menjabat sebagai dirut Garuda Indonesia sejak 2020.

    Nama Wamildan Tsani Panjaitan belakangan memang ramai disebut-sebut akan menggantikan Irfan Setiaputra sebagai dirut Garuda Indonesia. Sebelum ditunjuk sebagai dirut Garuda Indonesia, Wamildan menjabat sebagai plt direktur utama PT Lion Air sejak 2023.

    Wamildan merupakan alumnus Akademi Angkatan Udara (AAU) pada 2001 dan mulai menjadi pilot pada 2003. Dia juga pernah mengajar di sekolah penerbangan di Yogyakarta. Sebelum menjadi plt Dirut Lion Air, Wamildan menjabat sebagai direktur keselamatan, keamanan, dan kualitas Lion Air.

    Sementara itu, Irfan Setiaputra dalam Instagram pribadinya juga telah mengucapkan salam perpisahan.

    “Tibalah saatnya untuk menyelesaikan tugas di Garuda Indonesia. Sebuah kehormatan dapat bekerja sama dengan seluruh insan Garuda Indonesia Group, juga kehormatan bisa melayani begitu banyak penumpang dengan penuh rasa hormat,” tulis Irfan.