Category: Beritasatu.com Ekonomi

  • Pariwisata Indonesia-China Tetap Stabil di Tengah Isu Virus HMPV

    Pariwisata Indonesia-China Tetap Stabil di Tengah Isu Virus HMPV

    Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Kesehatan Indonesia memberikan tanggapan terkait merebaknya virus Human Metapneumovirus (HMPV) yang dilaporkan menyebar di China. Meskipun isu ini sempat menggemparkan Indonesia, Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) memastikan bahwa secara keseluruhan, tingkat pariwisata di Indonesia, termasuk kedatangan wisatawan asal maupun menuju China, tetap stabil selama peak season pada bulan Januari 2025 ini.

    “Memang saat ini kebetulan juga bertepatan dengan perayaan Chinese New Year, yang justru mendorong sedikit peningkatan jumlah wisatawan dari Indonesia ke China. Peningkatan ini tidak terlalu besar, tetapi tetap ada karena situasi peak season,” ujar Budianto Ardiansyah, Sekretaris Jenderal DPP Asita, di Jakarta, Senin (13/1/2025).

    Budianto menambahkan bahwa meski perayaan Imlek pada bulan Januari memberikan dorongan pada industri pariwisata, tidak ada perubahan signifikan baik dalam peningkatan atau penurunan jumlah wisatawan terkait isu virus HMPV. Baik wisatawan Indonesia yang menuju China maupun wisatawan China yang datang ke Indonesia, keduanya menunjukkan pola yang hampir sama seperti biasanya.

    Meski begitu, langkah-langkah pencegahan tetap dilakukan untuk meminimalkan potensi penyebaran virus HMPV, terutama di lokasi-lokasi dengan penerbangan langsung dari China, seperti Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Ngurah Rai Bali, serta Bandara Kualanamu Medan.

    “Kami telah meminta para pelaku lapangan untuk melakukan skrining terhadap wisatawan dari China. Jika ada wisatawan yang terdeteksi sakit flu atau gejala lain yang mencurigakan, maka penanganan yang lebih serius akan diterapkan. Namun, kami tetap berhati-hati agar tidak terlalu berlebihan, agar wisatawan tidak merasa terganggu,” ujar Budianto.

    Budianto juga menekankan bahwa Asita telah banyak belajar dari pengalaman selama pandemi Covid-19, sehingga protokol kesehatan tetap menjadi prioritas utama.

    “Kami berharap situasi ini tidak akan merusak minat wisatawan China untuk berkunjung ke Indonesia. Kami terus menjaga keseimbangan antara protokol kesehatan yang ketat dan kenyamanan wisatawan,” tambahnya.

    Menurut data surveilans terbaru di China, kasus influenza A masih lebih banyak hingga enam kali lipat dibandingkan virus HMPV. Kondisi serupa juga terjadi di Indonesia, di mana influenza mendominasi kasus infeksi saluran pernapasan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menjaga kesehatan, tanpa perlu khawatir berlebihan terkait penyebaran HMPV.

  • Peluang Besar untuk Ekspor dan Investasi

    Peluang Besar untuk Ekspor dan Investasi

    Jakarta, Beritasatu.com – Chief Economist & Head of Research Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rully Arya Wisnubroto mengungkapkan sejumlah manfaat dari bergabungnya Indonesia ke kelompok ekonomi BRICS. Keuntungan utama yang diharapkan adalah peningkatan kerja sama antarnegara yang mendorong investasi, khususnya Penanaman Modal Asing (PMA).

    “Yang diharapkan itu peningkatan investasi PMA dan juga penguatan pasar perdagangan internasional,” kata Rully di Kantor Mirae Asset Sekuritas, Jakarta, Senin (14/1/2025).

    Dengan Indonesia gabung BRICS, Rully menambahkan, Indonesia memiliki potensi memperluas pasar ekspor-impor ke negara-negara anggota seperti Brasil dan Afrika Selatan. Sebagai contoh, kerja sama perdagangan terbesar Indonesia saat ini adalah dengan China. Melalui BRICS, kerja sama ini dapat semakin diperluas dengan melibatkan negara-negara anggota lainnya.

    Indonesia secara resmi diumumkan sebagai anggota BRICS oleh Pemerintah Brasil pada Senin (6/1/2025). Kelompok BRICS, yang awalnya dibentuk pada 2009 oleh Brasil, Rusia, India, dan China, diperluas dengan keanggotaan Afrika Selatan pada 2010.

    Pada 2024, BRICS juga menerima anggota baru seperti Iran, Mesir, Ethiopia, dan Uni Emirat Arab. Sejumlah negara lain, termasuk Turki, Azerbaijan, dan Malaysia, juga telah mengajukan permohonan untuk bergabung.

    “Dengan Indonesia gabung BRICS, harusnya akan memperluas kerja sama perdagangan kita,” ujar Rully.

    Keanggotaan Indonesia di BRICS membuka peluang untuk menjangkau pasar-pasar baru di luar negara-negara tradisional yang menjadi mitra ekspor utama selama ini.

    Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, turut menyampaikan pandangannya mengenai dampak positif keanggotaan Indonesia di BRICS. Menurutnya, langkah ini dapat memperkuat kedaulatan ekonomi Indonesia dengan mengurangi ketergantungan pada Amerika Serikat atau China.

    “Dengan BRICS, kita memiliki peluang untuk menjadi lebih mandiri secara ekonomi,” ujar Luhut di Kantor DEN, Jakarta, Kamis (9/1/2025).

    Ia juga menyoroti ketidakpastian kebijakan tarif Amerika Serikat di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump, yang berencana memberlakukan tarif baru pada barang dan jasa tertentu. Langkah ini dinilai dapat memengaruhi perekonomian nasional jika tidak diantisipasi dengan kebijakan yang tepat.

    “Keuntungan bergabung ke BRICS adalah memperbesar pasar kita di tengah tantangan global,” tambah Luhut.

    Keanggotaan Indonesia di BRICS diharapkan tidak hanya memperluas pasar perdagangan, tetapi juga meningkatkan stabilitas ekonomi di tengah perubahan kebijakan global.

  • OJK Ungkap Alasan Ambil Alih Pengawasan Aset Kripto dari Bappebti

    OJK Ungkap Alasan Ambil Alih Pengawasan Aset Kripto dari Bappebti

    Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar mengungkapkan alasan peralihan pengawasan dan pengaturan aset keuangan digital, termasuk kripto, dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) ke OJK.

    Peralihan ini resmi berlaku sejak 10 Januari 2025, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) serta Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2024 tentang Strategi Nasional Perlindungan Konsumen.

    Mahendra menjelaskan, langkah dilakukan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan, mendalami pasar keuangan terintegrasi, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perlindungan konsumen di sektor keuangan digital.

    “Kami berkomitmen agar transisi tugas pengaturan dan pengawasan dilakukan secara mulus untuk menghindari gejolak di pasar,” ujar Mahendra dalam konferensi pers daring, Selasa (14/1/2025).

    Untuk mendukung pengawasan aset kripto yang seamless, OJK telah menerbitkan beberapa peraturan. Pertama, POJK Nomor 27 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Perdagangan Aset Keuangan Digital dan Kripto.

    Kedua, SEOJK Nomor 20 Tahun 2024 tentang Mekanisme Pelaporan dan Pengawasan Aset Keuangan Digital. Ketiga, POJK Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pengaturan Derivatif Keuangan Berbasis Efek (dalam proses administratif).

    Mahendra menambahkan, OJK juga memperkenalkan sistem digital Sprint (Sistem Perizinan dan Registrasi Terintegrasi) untuk mempercepat perizinan dan pengawasan aset keuangan digital.

    Mahendra menegaskan koordinasi dengan Bappebti telah dilakukan untuk memastikan ekosistem derivatif keuangan berkembang sesuai dengan kewenangan masing-masing.

    Dengan peralihan ini, OJK berupaya menciptakan ekosistem keuangan digital yang lebih stabil, aman, dan terpercaya. Langkah peralihan pengawasan dan pengaturan aset keuangan digital, termasuk kripto, dari Bappebti ke OJK diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan industri aset digital dan kepercayaan konsumen di Indonesia.

  • Penerapan SID untuk Aset Kripto Dikaji OJK, Ini Tujuannya

    Penerapan SID untuk Aset Kripto Dikaji OJK, Ini Tujuannya

    Jakarta, Beritasatu.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengkaji penerapan single investor identification (SID) untuk para pemilik aset kripto di Indonesia. Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi, efisiensi, serta integritas di pasar kripto.

    Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Hasan Fawzi menyampaikan, penerapan SID di pasar kripto akan mendukung keamanan dan transparansi transaksi.

    “SID yang telah berhasil diterapkan di pasar modal adalah konsep penting untuk mendukung transparansi, integritas, dan efisiensi. Ini akan sangat bermanfaat dalam mekanisme pengenalan investor dan memfasilitasi perdagangan kripto,” jelas Hasan, Selasa (14/1/2025).

    Meski demikian, Hasan menggarisbawahi bahwa teknologi blockchain dan sifat desentralisasi aset kripto menghadirkan tantangan tersendiri.

    Menurutnya, kompleksitas kripto berbeda dari pasar modal. Oleh karena itu, kajian lebih dalam akan dilakukan agar penerapan SID dapat berjalan hati-hati, tanpa mengurangi esensi desentralisasi yang menjadi dasar teknologi kripto.

    Blockchain sebagai teknologi inti di balik aset kripto memungkinkan transaksi terjadi tanpa keterlibatan pihak ketiga. Hasan menegaskan, peran OJK tidak untuk menghilangkan sifat desentralisasi tersebut, melainkan untuk menjamin keamanan, keadilan, dan efisiensi pasar.

    Saat ini, pengawasan perdagangan aset kripto berada di bawah kendali OJK dan Bank Indonesia (BI), setelah sebelumnya dikelola oleh Bappebti. Menteri Perdagangan Budi Santoso, menyatakan, pengalihan pengawasan ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum di sektor keuangan digital.

  • IHSG Hari Ini Jatuh ke Bawah Level 7.000

    IHSG Hari Ini Jatuh ke Bawah Level 7.000

    Jakarta, Beritasatu.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali jatuh hingga di bawah level 7.000 pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa (14/1/2025).

    IHSG pada hari ini sebetulnya dibuka menguat, tetapi tiba-tiba berbalik arah menjelang penutupan perdagangan sesi I dan bertahan di zona merah hingga penutupan perdagangan hari ini.

    IHSG jatuh 0,86% atau 60,21 poin ke level 6.956,6.

    IHSG I hari ini bergerak dalam rentang 7.042-7.956. Perdagangan IHSG hari ini mencatatkan 16,4 miliar lembar saham senilai Rp 10 triliun dari 1,32 juta kali transaksi.

    Sebanyak 294 saham yang diperdagangkan hari ini tercatat menguat, sebanyak 298 saham melemah, dan sebanyak 210 saham stagnan.

    Pada saat IHSG hari ini melemah, saham global dibuka beragam. Indeks CAC 40 Prancis naik hampir 1,0% pada perdagangan awal menjadi 7.478,96, sementara indeks DAX Jerman naik 0,6% menjadi 20.263,87. Indeks FTSE 100 Inggris hampir datar pada level 8.227,05.

    Dalam perdagangan di Asia, indeks acuan Nikkei 225 Jepang tergelincir 1,8% hingga berakhir pada 38.474,30 setelah libur pada Senin.

  • Wamentan Sudaryono Dukung Kenaikan Anggaran Program Makan Bergizi Gratis

    Wamentan Sudaryono Dukung Kenaikan Anggaran Program Makan Bergizi Gratis

    Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mendukung rencana kenaikan anggaran program makan bergizi gratis (MBG). Menurutnya, anggaran saat ini belum mencukupi untuk memenuhi target penerima sebanyak 83 juta orang.

    Sudaryono menjelaskan, anggaran MBG saat ini sebesar Rp 71 triliun hanya mampu mencakup belasan juta penerima. Padahal, jumlah siswa di Indonesia jauh lebih besar dari itu.

    “Saya kira kalau mau dinaikkan anggarannya, kami mendukung. Targetnya kan 82, hampir 83 juta penerima. Program ini juga berdampak baik bagi ekonomi nasional,” ujar Sudaryono di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (14/1/2025).

    Selain mendukung kenaikan anggaran, Sudaryono menekankan pentingnya kesiapan di lapangan, termasuk unit layanan terkait untuk memastikan program berjalan lancar.

    “Presiden ingin semua terealisasi dengan cepat. Mulai dari urusan pupuk, Bulog, hingga persiapan panen. Program ini rencananya bagus dan harus jalan,” tambah Sudaryono terkait kenaikan anggaran program makan bergizi gratis.

    Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyebut anggaran makan bergizi gratis berpotensi meningkat hingga Rp 420 triliun jika program berjalan penuh sepanjang 2025. Saat ini, anggaran Rp 71 triliun hanya mencukupi untuk periode Januari hingga Juni.

    “Jika ditambah Rp 140 triliun untuk Juli, maka totalnya menjadi Rp 210 triliun. Namun, jika berjalan penuh hingga Desember, belanja makanan bisa mencapai lebih dari Rp 420 triliun,” ujar Zulhas dalam rapat koordinasi terbatas bidang pangan di Jawa Timur.

    Zulhas juga menyoroti ketergantungan pada impor pangan sebagai penyebab lonjakan anggaran MBG. Untuk itu, peningkatan produksi dalam negeri menjadi prioritas agar Indonesia dapat mencapai swasembada pangan dan mengurangi pengeluaran.

    “Belanja sebesar itu harus diimbangi dengan peningkatan produksi dalam negeri agar kita tidak terus bergantung pada impor,” tegas Zulhas.

    Kenaikan anggaran program makan bergizi gratis dinilai penting untuk memperluas cakupan penerima dan mendukung swasembada pangan. Dukungan dari Wamentan Sudaryono dan koordinasi lintas kementerian diharapkan mampu merealisasikan program ini secara efektif demi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

  • Masih Dilego Asing, Saham BBRI Berpotensi Terkoreksi ke Level Rp 3.600

    Masih Dilego Asing, Saham BBRI Berpotensi Terkoreksi ke Level Rp 3.600

    Jakarta, Beritasatu.com – Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI tergelincir ke level Rp 3.800 pada perdagangan hari ini, Selasa (14/1/2025), atau terendah sejak 2021. Penurunan ini dipicu oleh aksi jual (net sell) investor asing yang terus berlanjut sejak akhir 2024, sejalan dengan pelemahan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang terkoreksi hingga kembali ke level 6.900.

    Senior Equity Research Analyst Panin Sekuritas Felix Darmawan mengungkapkan, saham BBRI saat ini berada dalam tekanan baik secara fundamental maupun teknikal.

    “Secara fundamental, saham BBRI dinilai mixed di tengah turbulensi ekonomi yang melanda masyarakat kelas menengah dan bawah. Sebagai penyedia layanan kredit mikro, penurunan daya beli masyarakat dan inflasi menjadi tantangan besar bagi BBRI,” kata Felix kepada Beritasatu.com, Selasa (14/1/2025).

    Dari sisi teknikal, Felix mencatat bahwa tren bearish saham BBRI semakin kuat setelah menembus level Rp 4.000.

    “Jadi memang adanya peningkatan risiko dari investor asing yang cukup agresif untuk melakukan nett sell. Ini kemudian mengonfirmasi penurunan saham BBRI dalam beberapa bulan terakhir,” ujarnya.

    Felix memprediksi tekanan terhadap saham BBRI masih akan berlanjut dalam waktu dekat. Ia memperkirakan level support berikutnya berada di kisaran Rp 3.600-Rp 3.700.

    “Kita menilai BBRI ini masih bisa mengalami penurunan apabila memang tone negatif atau outflow dari investor asing ini masih masif. Saat ini masih belum tepat untuk masuk ke saham BBRI. Ke depan, level support-nya mungkin di Rp 3.600-Rp 3.700.” kata Felix.

    Lebih lanjut, Felix merekomendasikan kepada para investor untuk dapat menahan transaksinya sampai situasi volatilitas pasar saham mereda.

    Strategi terbaik saat ini menurutnya adalah menunggu hingga tekanan nett sell dari investor asing berkurang. Alternatif lain adalah membeli secara cicil sambil memantau perbaikan sentimen asing yang dapat memulihkan saham big caps seperti saham BBRI.

  • 200.000 Sapi Perah Impor Masuk Indonesia untuk Program Makan Bergizi Gratis

    200.000 Sapi Perah Impor Masuk Indonesia untuk Program Makan Bergizi Gratis

    Jakarta, Beritasatu.com – Sebanyak 200.000 ekor sapi perah impor akan masuk ke Indonesia pada  2025 untuk mendukung program makan bergizi gratis (MBG). Hal ini disampaikan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (14/1/2025).

    Sudaryono menjelaskan impor sapi perah dilakukan untuk memenuhi kebutuhan susu dalam program MBG. Langkah ini diharapkan dapat memastikan seluruh penerima program mendapatkan susu, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

    “Presiden ingin semua penerima program MBG mendapatkan susu. Namun, saat ini sebagian besar susu masih impor. Oleh karena itu, kita datangkan sapi hidup untuk meningkatkan produksi dalam negeri,” kata Sudaryono.

    Menurut Sudaryono, impor sapi perah akan dilakukan dari berbagai negara selain Australia, yang telah teregister sebagai pemasok. Ia juga menegaskan, kebijakan ini bukan sekadar impor, melainkan bagian dari investasi negara lain ke Indonesia.

    “Ini bukan hanya soal impor, tetapi juga investasi. Banyak pihak yang ingin membangun pabrik susu di Indonesia dengan mendatangkan sapi perah,” jelasnya terkait impor sapi perah untuk mendukung program makan bergizi gratis.

    Sudaryono mengungkapkan sudah ada sekitar 160 perusahaan yang berkomitmen untuk mendukung pengadaan sapi perah, baik dari dalam maupun luar negeri untuk mendukung program makan bergizi gratis.

    “Ada 160 perusahaan yang sudah berkomitmen. Mereka akan mendatangkan sapi perah dan kita siap melayani,” tambahnya.

    Saat ini, sebagian besar susu di Indonesia masih bergantung pada impor. Terkait hal itu, pemerintah berupaya meningkatkan produksi lokal dengan mendatangkan sapi perah untuk memenuhi kebutuhan susu secara mandiri.

    “Kita subtitusi dahulu dengan sumber protein lain sambil menunggu sapi-sapi ini mulai memproduksi susu di dalam negeri,” ujar Sudaryono.

    Langkah impor 200.000 sapi perah ini diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan susu nasional, khususnya untuk program makan bergizi gratis. Dengan meningkatnya produksi susu lokal, Indonesia diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada impor dan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat secara berkelanjutan.

  • OJK Tegaskan Tak Ada Larangan Pembiayaan Debitur dengan Kredit Macet untuk Dukung Program 3 Juta Rumah

    OJK Tegaskan Tak Ada Larangan Pembiayaan Debitur dengan Kredit Macet untuk Dukung Program 3 Juta Rumah

    Jakarta, Beritasatu.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan, Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) merupakan informasi yang netral dan bukan sebagai penentu dalam pemberian kredit. Artinya, masyarakat atau debitur yang memiliki historis kredit macet dapat melakukan pembiayaan kredit dalam program 3 juta rumah.

    Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menjelaskan, SLIK digunakan untuk asymmetric information dalam rangka memperlancar proses pemberian kredit dan pembiayaan serta penerapan manajemen risiko oleh lembaga jasa keuangan. SLIK yang kredibel sangat diperlukan dalam menjaga iklim investasi di Indonesia.

    “SLIK dalam proses pemberian kredit atau pembiayaan perumahan merupakan salah satu informasi yang digunakan dalam analisis kelayakan calon individu dan bukan merupakan satu-satunya faktor yang menentukan dalam pemberian kredit dan pembiayaan itu,” ujar Mahendra dalam konferensi pers OJK secara daring di Jakarta, Selasa (14/1/2025).

    “Sekali lagi, tidak terdapat ketentuan OJK yang melarang pemberian kredit atau pembiayaan untuk debitur yang memiliki kredit dengan kualitas non-lancar. Termasuk apabila akan dilakukan penggabungan fasilitas kredit atau pembiayaan lain, khususnya untuk kredit dan pembiayaan dengan nominal kecil,” tambah Mahendra untuk mendukung program 3 juta rumah.

    Adapun dukungan ini tercermin dari data per November 2024 setidaknya ada 2,35 juta rekening kredit baru yang diberikan oleh lembaga jasa keuangan kepada debitur yang sebelumnya memiliki kredit non-lancar. Data Ini merupakan penjumlahan dari seluruh pelapor di dalam SLIK.

    OJK juga menyiapkan kanal pengaduan khusus untuk debitur yang ingin menyampaikan keluhan, pertanyaan, dan pengaduan di kontak 157. Namun, hal ini diperuntukan debitur yang kesulitan mengajukan KPR untuk program 3 juta rumah karena SLIK. Dalam menangani pengaduan tersebut, akan dibentuk satuan tugas khusus bersama dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Serta stakeholders terkait lainnya.

  • IHSG Sesi I Hari Ini Longsor ke Level 6.981

    IHSG Sesi I Hari Ini Longsor ke Level 6.981

    Jakarta, Beritasatu.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada bursa perdagangan sesi I hari ini, Selasa (14/1/205) terkoreksi 35,4 poin atau 0,50% hingga melemah ke level 6.981.

    IHSG sempat bergerak positif saat awal perdagangan dan bergerak pada rentang 6.968-7.042. Sebanyak 300 saham menguat, 271 saham melemah, dan 219 saham stagnan.

    Volume perdagangan IHSG sesi I mencapai 8,8 miliar lembar saham dengan transaksi R0 5,2 triliun dan frekuensi mencapai 830.588 kali.

    Namun, saham sektoral mayoritas menguat. Sektor bahan baku catat kenaikan tertinggi mencapai 1,08%, diikuti properti bertambah 0,74%, dan energi naik 0,70%.

    Kemudian empat saham sektoral catat penurunan, dengan sektor industri turun 0,84%, kesehatan melemah 0,53%, keuangan turun 0,42%, dan konsumsi nonprimer anjlok 0,23%

    Sementara, saham dalam unggulan catat penurunan serupa dengan IHSG hari ini. LQ45 melemah 0,58%, Jakarta Islamic Index (JII) berkurang 0,18%, dan Investor33 turun 0,70%.