Category: Beritasatu.com Ekonomi

  • 4 Kelompok Masyarakat yang Berhak Membeli Gas Elpiji 3 Kg

    4 Kelompok Masyarakat yang Berhak Membeli Gas Elpiji 3 Kg

    Jakarta, Beritasatu.com – Kelangkaan gas elpiji 3 kg yang terjadi belakangan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Sebagai barang bersubsidi, gas elpiji 3 kg diperuntukkan bagi kelompok masyarakat tertentu agar distribusinya lebih tepat sasaran.

    Pemerintah berupaya memastikan elpiji 3 kg tepat sasaran pada kelompok masyarakat yang diperuntukkan dengan mengatur mekanisme penyaluran yang lebih ketat.

    Salah satu kebijakan yang diterapkan, yakni masyarakat hanya dapat memperoleh gas bersubsidi ini melalui pangkalan atau subpenyalur resmi Pertamina. Bagi pengecer yang ingin tetap berjualan, mereka dapat mendaftarkan diri sebagai subpenyalur melalui sistem online single submission (OSS) dan mendapatkan nomor induk berusaha (NIB) sebagai syarat legalitas.

    Berdasarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 28 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 26 Tahun 2009 tentang Penyediaan dan Pendistribusian Liquefied Petroleum Gas, elpiji 3 kg hanya diperuntukkan bagi kelompok tertentu yang memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat subsidi.

    Berdasarkan peraturan tersebut, berikut adalah empat kelompok masyarakat yang berhak membeli gas elpiji 3 kg:

    1. Rumah tangga

    Rumah tangga yang tercatat sebagai penduduk dan menggunakan elpiji 3 kg untuk kebutuhan memasak sehari-hari berhak mendapatkan gas bersubsidi ini. Penggunaan di luar keperluan rumah tangga tidak termasuk dalam kriteria penerima manfaat.

    2. Usaha mikro

    Pelaku usaha mikro yang memanfaatkan elpiji 3 kg untuk operasional usaha mereka juga berhak mengakses gas bersubsidi ini. Namun, mereka harus terdaftar sebagai penduduk dan memenuhi kriteria usaha kecil sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    3. Petani

    Kelompok petani yang berhak mendapatkan elpiji 3 kg adalah mereka yang memiliki lahan pertanian maksimal 0,5 hektare. Namun, bagi transmigran, batas maksimal lahan yang diperbolehkan adalah 2 hektare.

    4. Nelayan

    Nelayan yang telah menerima bantuan elpiji perdana untuk kapal penangkap ikan dari pemerintah juga termasuk dalam kelompok yang berhak mendapatkan gas bersubsidi ini. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung efisiensi bahan bakar dalam kegiatan penangkapan ikan.

    Pemerintah menegaskan bahwa elpiji 3 kg diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu dan usaha mikro. Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan subsidi tepat sasaran dan benar-benar membantu kelompok yang membutuhkan. Oleh karena itu, usaha seperti restoran, hotel, binatu, batik, peternakan, pertanian di luar ketentuan, tani tembakau, dan jasa las tidak diperkenankan menggunakan elpiji bersubsidi.

    Pembatasan kelompok ini diharapkan dapat mencegah penyalahgunaan serta menjamin ketersediaan elpiji 3 kg bagi mereka yang berhak. Dengan demikian, subsidi dapat dimanfaatkan secara optimal sesuai dengan tujuan awalnya, yaitu membantu kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.

  • Melihat Formasi Baru Indeks Unggulan LQ45

    Melihat Formasi Baru Indeks Unggulan LQ45

    Jakarta, Beritasatu.com – Indeks saham unggulan LQ45 memiliki formasi baru setelah adanya perubahan karena rebalancing rutin. Mulai Senin (3/2/2025), saham PT Ciputra Development Tbk (CTRA), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), dan PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) resmi masuk ke dalam indeks bergengsi ini.

    Ketiga saham tersebut menggantikan PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), dan PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) yang kini terdepak dari daftar LQ45.

    Equity Research Analyst PT Erdikha Elit Sekuritas Hendri Widiantoro menilai, keputusan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk memasukkan CTRA, JPFA, dan MAPA ke dalam formasi baru indeks LQ45 cukup relevan dengan kriteria yang berlaku.

    “CTRA memiliki peluang yang cukup baik karena adanya insentif stimulus dari pemerintah di sektor perumahan. Ini memberikan prospek yang signifikan bagi CTRA. Sementara itu, JPFA berpotensi mendapat manfaat dari bisnis ayam dan ternaknya, yang dapat memperkuat kinerja sahamnya,” jelas Hendri kepada Beritasatu.com di BEI Jakarta, Senin (3/2/2025).

    Lebih lanjut, Hendri mengungkapkan bahwa meskipun data menunjukkan penurunan daya beli dan konsumsi masyarakat, kondisi di lapangan justru sebaliknya. Hal ini dapat mendukung bisnis MAPA sebagai emiten di industri ritel.

    “Jika kita lihat langsung di lapangan, masyarakat tetap melakukan pengeluaran, baik untuk kebutuhan sekunder maupun tersier. Oleh karena itu, ketiga saham ini berada di jalur yang tepat dengan tren pasar saham saat ini,” tambahnya.

    Hendri menegaskan bahwa indeks LQ45, sebagai kumpulan saham paling likuid, tetap menjadi pilihan investasi ideal bagi investor, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang.

    “Pada dasarnya, setiap investor yang bertransaksi saham akan memperhatikan likuiditas. Jika mereka bisa membeli dalam jumlah besar, mereka juga harus bisa menjual dengan mudah,” ucapnya.

    Saham-saham dalam indeks LQ45 memiliki tingkat likuiditas yang tinggi dan memberikan dampak signifikan terhadap pasar secara keseluruhan. 

    Secara historis, setelah masuk ke dalam formasi baru LQ45, saham cenderung mengalami tren kenaikan. Namun, perlu dicatat bahwa JPFA telah menguat signifikan sejak awal tahun, dan investor asing tampaknya mulai mendistribusikan setelah melakukan akumulasi.

    “Oleh karena itu, ruang penguatan JPFA mungkin terbatas, sementara CTRA dan MAPA memiliki potensi kenaikan yang lebih besar,” pungkas Hendri dalam menanggapi formasi baru LQ45.

  • Harga Tidak Boleh Lebih dari Rp 19.000

    Harga Tidak Boleh Lebih dari Rp 19.000

    Tangerang, Beritasatu.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memantau penjualan gas LPG atau elpiji 3 kg di pangkalan di daerah Cibodas Kota Tangerang. Bahlil ingin memastikan harga gas bersubsidi itu terkontrol dengan baik.

    “Agar harganya tidak dinaikkan semau-maunya. Kalau harganya dinaikan Rp 25,000, Rp 30.000 per tabung itu kan kasihan (masyarakat). Sementara LPG 3 kg itu kan subsidinya yang paling tinggi,” ujar Bahlil di lokasi pangkalan gas LPG, Selasa (4/2/2025).

    Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan kepada Bahlil untuk mengaktifkan kembali pengecer berjualan Gas LPG atau elpiji 3 kg per hari ini.

    Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPR Dasco, setelah berkomunikasi dengan presiden pada Senin malam terkait dengan perubahan pola distribusi gas subsidi atau gas melon.

    Bahlil mengatakan, penjualan gas elpiji 3 kg kembali diaktifkan di tingkat pengecer. Namun, harga tidak boleh melebihi Rp 19.000.

    “Harga kita minta tidak boleh lebih dari Rp 19.000, maksimal Rp 19.000, dan penjualan di tingkat pengecer kita aktifkan mulai hari ini,” jelasnya.

    Kementerian ESDM akan menindaklanjuti proses administrasi agar pengecer elpiji 3 kg, yang nantinya dijadikan sebagai subpangkalan. Hal ini dilakukan agar harga elpiji 3 kg yang akan dijual ke masyarakat tidak terlalu mahal.

  • Kolaborasi Mentan dan Menhut Dukung Swasembada Pangan dengan Tanam Agroforestri

    Kolaborasi Mentan dan Menhut Dukung Swasembada Pangan dengan Tanam Agroforestri

    Indramayu, Beritasatu.com – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bersama Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni melaksanakan penanaman agroforestri pangan secara serentak di 17 provinsi di Indonesia.

    Program ini mencakup penanaman padi lahan kering serta tanaman serbaguna atau multipurpose tree species (MPTS). Kegiatan utama berlangsung di kawasan Hutan Kemasyarakatan KTH Tani Jaya 4, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dengan luas lahan sekitar 5 hektare.

    Agroforestri pangan merupakan sistem pengelolaan hutan berkelanjutan yang diterapkan di kawasan hutan negara maupun hutan adat. Program ini melibatkan masyarakat setempat sebagai pengelola utama dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan ekonomi, menjaga keseimbangan lingkungan, serta mempertahankan dinamika sosial budaya.

    Andi menjelaskan bahwa sistem tumpang sari dengan tanaman pangan pada lahan kering memiliki potensi yang luas, mencapai 500.000 hektare. Dari jumlah tersebut, sekitar 389.000 hektare berada di kawasan perhutanan sosial dan lahan kehutanan lainnya.

    “Ini langkah luar biasa. Penanaman agroforestri dengan pola tumpang sari padi dapat mencakup hingga 1 juta hektare. Jika diterapkan dengan baik, Indonesia akan lebih cepat mencapai swasembada pangan. Presiden sangat mendukung sektor pertanian, mulai dari penyediaan pupuk, benih, hingga alat dan mesin pertanian,” ujar Andi Amran dalam keterangannya, Selasa (4/1/2025).

    Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa berbagai upaya terus dilakukan untuk mencapai swasembada pangan, seperti meningkatkan produksi, termasuk optimalisasi lahan dengan sistem pompanisasi serta pencetakan sawah di berbagai wilayah. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa produksi padi mengalami peningkatan signifikan, dengan kenaikan sebesar 52% pada Januari, 51% pada Februari, dan 50% pada Maret.

    “Ini adalah hasil nyata dari perhatian penuh Presiden terhadap sektor pertanian. Kita patut bersyukur karena di tengah kondisi dunia yang menghadapi kelaparan dan stunting, Indonesia masih mampu menyediakan pangan yang cukup dan bergizi bagi masyarakatnya,” tambahnya.

    Namun, Andi juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi perubahan iklim yang tidak menentu. “Kunci menghadapi tantangan ini adalah dengan memastikan swasembada pangan. Indonesia harus mampu menjadi lumbung pangan dunia,” tegasnya.

    Sementara itu, Raja Juli Antoni menekankan bahwa penanaman padi gogo di lahan hutan merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam mengoptimalkan produksi pangan sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

    “Saya mendapat amanat untuk memaksimalkan potensi hutan. Ini bukan membuka hutan baru, tetapi merevitalisasi lahan yang sebelumnya mengalami kebakaran atau kekeringan agar kembali produktif dengan tanaman pangan, khususnya padi gogo,” jelasnya.

    Menhut juga menegaskan bahwa keseimbangan antara pelestarian hutan dan pembangunan harus tetap dijaga. “Hutan harus tetap lestari, namun pembangunan juga harus berjalan. Saat ini terdapat 1,1 juta hektare lahan yang dapat dioptimalkan. Insyaallah, langkah ini akan membawa kita lebih dekat menuju swasembada pangan,” pungkasnya.

  • 8 Tips Menjual Emas Batangan agar Untung Maksimal

    8 Tips Menjual Emas Batangan agar Untung Maksimal

    Jakarta, Beritasatu.com – Tips menjual emas batangan belakangan banyak dicari karena untuk mendapatkan untung maksimal. Banyak orang memilih emas batangan sebagai bentuk investasi jangka panjang karena nilainya yang cenderung meningkat seiring waktu.

    Selain itu, emas juga mudah dicairkan menjadi uang tunai kapan saja, menjadikannya solusi finansial yang efektif dalam kondisi darurat. Namun, untuk mendapatkan keuntungan maksimal, penting untuk memahami tips menjual emas batangan dengan strategi yang tepat.

    Berikut ini delapan tips efektif agar Anda bisa menjual emas batangan dengan harga terbaik, dilansir dari berbagai sumber, Selasa (4/2/2025).

    1. Pahami waktu yang tepat untuk menjual
    Salah satu faktor utama dalam mendapatkan harga jual emas yang optimal adalah memilih waktu yang tepat. Harga emas dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kondisi ekonomi global, inflasi, dan peristiwa geopolitik.

    Untuk memastikan keuntungan yang maksimal, pantau tren harga emas secara berkala dan jual saat harga pasar sedang tinggi. Jika memungkinkan, hindari menjual emas saat harga turun kecuali dalam kondisi darurat.

    2. Pilih pembeli yang tepercaya
    Menjual emas kepada pembeli yang tepercaya akan memastikan transaksi yang aman dan harga yang sesuai. Ada beberapa pilihan tempat untuk menjual emas, seperti toko perhiasan, pegadaian, bank, hingga platform jual beli online.

    Masing-masing pembeli mungkin menawarkan harga yang berbeda, sehingga disarankan untuk membandingkan harga dari beberapa tempat sebelum memutuskan menjual emas Anda. Pastikan pembeli memiliki reputasi yang baik dan sistem transaksi yang transparan.

    3. Verifikasi kemurnian dan berat emas
    Sebelum menjual emas batangan, penting untuk memastikan kemurnian dan berat emas. Biasanya, emas batangan memiliki kadar kemurnian 99,99% dan disertai dengan sertifikat keaslian. Sertifikat ini sangat berpengaruh terhadap harga jual emas Anda.

    Jika emas tidak memiliki sertifikat, sebaiknya lakukan uji kemurnian di toko emas atau lembaga penilaian terpercaya. Mengetahui berat dan kadar emas akan membantu Anda mendapatkan harga yang sesuai dengan nilai pasar.

    4. Negosiasikan harga terbaik
    Salah satu tips menjual emas batangan adalah jangan ragu untuk bernegosiasi dengan pembeli agar mendapatkan harga yang lebih menguntungkan. Harga emas memang memiliki standar pasar, tetapi beberapa pembeli bisa menawarkan harga yang lebih rendah dari seharusnya.

    Jika merasa harga yang ditawarkan terlalu rendah, coba ajukan negosiasi berdasarkan data harga emas terbaru. Selain itu, perhatikan biaya tambahan yang mungkin dikenakan, seperti biaya administrasi atau jasa penilaian, agar keuntungan yang diperoleh tetap maksimal.

    5. Persiapkan emas dengan baik sebelum dijual
    Sebelum menjual, pastikan emas dalam kondisi bersih dan terawat. Bersihkan emas dengan kain lembut agar tampak lebih menarik bagi pembeli. Selain itu, jika emas memiliki kemasan asli atau sertifikat, pastikan untuk menyertakannya, karena ini dapat meningkatkan harga jual.

    Pengemasan yang aman juga penting, terutama jika Anda menjual emas melalui layanan pengiriman, untuk menghindari kerusakan atau kehilangan selama proses pengiriman.

    6. Lakukan penilaian pada beberapa tempat
    Sebelum memutuskan tempat terbaik untuk menjual emas, lakukan penilaian harga pada beberapa tempat. Anda bisa memulai dengan mengecek harga di toko emas lokal, lalu membandingkannya dengan harga di bank, pegadaian, atau platform online.

    Dengan membandingkan beberapa opsi, Anda bisa memilih pembeli yang menawarkan harga terbaik. Jangan langsung menerima tawaran pertama tanpa melakukan perbandingan terlebih dahulu.

    7. Pantau perkembangan harga emas
    Agar mendapatkan harga jual tertinggi, pantau pergerakan harga emas secara rutin. Harga emas bisa naik dan turun tergantung pada berbagai faktor ekonomi.

    Anda bisa menggunakan aplikasi atau situs terpercaya untuk mengecek harga emas harian. Jika memungkinkan, jual emas saat harga sedang mencapai puncaknya untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

    8. Hindari keputusan terburu-buru
    Kesalahan yang sering dilakukan saat menjual emas adalah mengambil keputusan tanpa pertimbangan matang. Jangan terburu-buru menjual emas hanya karena membutuhkan uang cepat.

    Jika tidak mendesak, tunggu waktu yang tepat agar harga jual lebih menguntungkan. Dengan perencanaan yang baik, Anda bisa menghindari kerugian akibat menjual emas di bawah harga pasar.

    Menjual emas batangan bisa menjadi cara yang menguntungkan untuk mendapatkan dana tunai, tetapi diperlukan strategi yang tepat agar tidak merugi. Dengan memilih waktu yang tepat, mencari pembeli terpercaya, memverifikasi kemurnian emas, dan melakukan negosiasi harga, Anda bisa mendapatkan keuntungan maksimal.

    Selain itu, tips menjual emas batangan ini akan membantu Anda menghindari keputusan yang terburu-buru dan memastikan transaksi yang aman serta menguntungkan.

  • Program Makan Bergizi Gratis dan 3 Juta Rumah Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi 2025

    Program Makan Bergizi Gratis dan 3 Juta Rumah Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi 2025

    Jakarta, Beritasatu.com – Program makan bergizi gratis (MBG) dan pembangunan 3 juta rumah diproyeksikan menjadi mesin utama pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025. Hal ini sejalan dengan kebijakan efisiensi anggaran pemerintah, yang memungkinkan alokasi lebih besar untuk program-program strategis.

    Penasihat Khusus Presiden Bidang Ekonomi, Bambang Brodjonegoro menyatakan, pertumbuhan ekonomi tidak lagi bergantung pada momentum politik seperti pemilihan umum (pemilu), tetapi lebih pada keberhasilan implementasi program utama Presiden Prabowo Subianto.

    “Mesin pertumbuhan ekonomi kini bertumpu pada eksekusi program-program prioritas pemerintah, bukan lagi momentum pemilu,” ujar Bambang dalam acara “Economic Outlook 2025”, Selasa (4/2/2025).

    Kebijakan efisiensi anggaran dilakukan berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dan Pelaksanaan APBN serta APBD. Total efisiensi anggaran mencapai Rp 306,69 triliun, yang terdiri dari efisiensi belanja kementerian/lembaga (K/L) Rp 256,1 triliun dan efisiensi transfer ke daerah Rp 50,5 triliun.

    Dengan kebijakan ini, pemerintah memfokuskan anggaran pada program strategis yang memiliki dampak langsung terhadap perekonomian nasional.

    Pemerintah telah menganggarkan Rp 71 triliun untuk program makan bergizi gratis (MBG) dan nilai ini diperkirakan bertambah menjadi Rp 171 triliun. Program ini tidak hanya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam jangka panjang, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal dengan melibatkan pengusaha daerah sebagai vendor sehingga meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

    “Penting untuk memastikan program MBG benar-benar menggerakkan ekonomi lokal,” jelas Bambang.

    Selain MBG, pemerintah juga menargetkan pembangunan tiga juta rumah per tahun sebagai bagian dari strategi pertumbuhan ekonomi. Sektor properti memiliki backward linkage yang besar.

    Artinya, pertumbuhan pada sektor ini akan menggairahkan industri terkait, seperti konstruksi dan material bangunan, tenaga kerja sektor properti, dan industri furnitur dan interior.

    “Jika pemerintah dapat mengeksekusi program ini dengan baik, dampaknya akan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi 2025,” ujar Bambang.

    Dengan kebijakan efisiensi anggaran dan fokus pada program prioritas seperti MBG dan pembangunan rumah murah, pemerintah optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak hanya meningkat, tetapi juga lebih merata di seluruh daerah.

    Jika dieksekusi dengan baik, program makan bergizi gratis dan pembangunan 3 juta rumah murah akan menciptakan efek domino yang mendorong pertumbuhan berbagai sektor, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pada akhirnya meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

  • Akhiri Persaingan, Grab Dikabarkan Pertimbangkan Akuisisi GoTo

    Akhiri Persaingan, Grab Dikabarkan Pertimbangkan Akuisisi GoTo

    Jakarta, Beritasatu.com – Grab Holdings Ltd dilaporkan sedang mempertimbangkan akuisisi pesaingnya, GoTo Group, dengan valuasi lebih dari US$ 7 miliar. Langkah ini bertujuan untuk mengakhiri persaingan sengit di pasar Asia Tenggara dan mempercepat upaya menuju profitabilitas setelah bertahun-tahun mengalami kerugian.

    Menurut sumber yang mengetahui rencana tersebut, dikutip dari Bloomberg, Selasa (4/2/2025), salah satu skenario yang dibahas adalah akuisisi dengan skema pembelian saham secara penuh (all-stock purchase).

    Dalam skema ini, saham GoTo akan dihargai lebih dari Rp 100 per lembar, lebih tinggi sekitar 13,6% dari harga sahamnya saat ini di level Rp 88/saham.

    Dari ulasan Stockbit Sekuritas, pemberitaan Bloomberg tersebut muncul setelah DealStreetAsia melaporkan bahwa GoTo Gojek Tokopedia dan Grab Holdings tengah mempercepat pembicaraan merger dan menargetkan kesepakatan dapat tercapai pada 2025.

    Stockbit Sekuritas menyampaikan, kedua perusahaan ride hailing tersebut telah mengadakan pembicaraan merger sejak beberapa tahun lalu, yang ditujukan untuk mengurangi biaya dan tekanan persaingan. Namun, rencana merger tersebut menghadapi sejumlah tantangan, antara lain ketidaksepakatan antara para pihak dan potensi hambatan dari regulasi antimonopoli.

    “Narasumber Bloomberg pun mengatakan pembicaraan merger saat ini mungkin tidak akan menghasilkan transaksi apa pun,” tulis ulasan Stockbit.

  • Respons Menteri Bahlil Lahadalia Soal Gas 3 Kg Langka

    Respons Menteri Bahlil Lahadalia Soal Gas 3 Kg Langka

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebutkan stok Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (kg) tidak langka dan bukan menjadi masalah dalam pendistribusian.

    “Stok LPG sendiri enggak ada masalah, semuanya lengkap. Namun, selama ini yang terdaftar itu dari agen sampai ke pangkalan,” ujar Menteri Bahlil Lahadalia kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2025).

    Hal tersebut diungkap Bahlil Lahadalia setelah menghadiri rapat kerja (raker) terkait Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN) bersama Komisi XII DPR RI. Salah satu materi pembahasannya adalah mencari solusi terbaik supaya subsidi LPG 3 Kg bisa tepat sasaran.

    Pasalnya, pemerintah menggelontorkan dana untuk subsidi LPG 3 Kg sebesar Rp 87 triliun per tahun. Namun, masyarakat masih mendapatkan harga relatif mahal dan tidak terkontrol dari pengecer yang menjualnya.

    Subsidi yang diberikan pemerintah adalah Rp 12.000 setiap kilo atau Rp 36.000 per tabungnya. Masyarakat seharusnya bisa mendapatkan harga sekitar Rp 15.000 hingga Rp 16.000 per kilo, tetapi yang terjadi harganya seringkali pengecer mematok harga di atas batas normal.

    “Kita pengin subsidi pemerintah ini betul-betul tepat sasaran. Nah sekarang bagaimana caranya pengecer bisa mendapatkan fasilitas (sub-pangkalan),” imbuhnya.

    Menteri ESDM berencana untuk menaikkan status pengecer menjadi sub-pangkalan supaya harga dan target konsumen bisa terkontrol oleh pemerintah. Rencana tersebut disusun agar distribusi LPG 3 Kg bisa berjalan dengan baik.

    Nantinya, status pengecer akan dinaikkan menjadi sub-pangkalan melalui persyaratan yang tidak susah. Fasilitas yang akan diberikan kepada sub-pangkalan diharapkan bisa membuat persoalan distribusi tabung gas subsidi ini tertata kembali.

    “Namun, tidak boleh kita menyalahkan siapa-siapa, semua punya kontribusi. Sekarang kita mau perbaiki saja,” tegas Bahlil.

  • Tetapkan HPP Gabah Rp 6.500, Prabowo Siap Tindak Tegas Pihak yang Rugikan Petani

    Tetapkan HPP Gabah Rp 6.500, Prabowo Siap Tindak Tegas Pihak yang Rugikan Petani

    Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tidak akan menoleransi pihak-pihak yang merugikan petani, terutama terkait harga pembelian pemerintah (HPP) gabah sebesar Rp 6.500 per kilogram (kg). Pernyataan tegas ini disampaikan saat Prabowo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (3/2/2025).

    “Saya ulangi, Rp 6.500. Jangan korbankan petani dengan alasan rendemen, kadar air, atau kualitas. Saya tahu cara-cara orang kecil selalu dikorbankan,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta.

    Presiden Prabowo juga memberikan peringatan keras kepada para pengusaha penggilingan padi yang mencoba memainkan harga gabah. Menurutnya, ada indikasi oknum tertentu masih berupaya menekan harga gabah, yang berpotensi merugikan petani serta menghambat program swasembada pangan nasional.

    “Saya mengimbau semua pihak, dari penggilingan padi di daerah-daerah. Ada yang sudah menyesuaikan, tetapi ada juga yang masih berani bermain-main dengan pemerintah Indonesia. Seberapa besar pun penggilingan padi itu, kalau berani bermain-main, saya akan tindak,” tegasnya.

    Menurut Prabowo, tekanan harga gabah saat panen melimpah adalah bentuk ketidakpatuhan terhadap kebijakan pemerintah dan tidak menghormati kedaulatan pangan Indonesia.

    “Ini berarti ada yang mau bermain-main dengan kita dan pemerintah Indonesia. Ini sangat tidak menghormati pemerintah. Mereka sengaja ingin memanfaatkan situasi untuk menekan harga,” ujarnya.

    Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan pelanggaran terhadap HPP gabah 2025 sebesar Rp 6.500 per kg yang ditetapkan Presiden Prabowo akan ditindak secara hukum.

    “Jika ada yang menjual gabah di bawah HPP yang sudah ditetapkan pemerintah, maka aparat penegak hukum akan mengambil langkah lebih lanjut,” ujar Zulhas dalam rapat koordinasi Kemenko Pangan, Jumat (31/1/2025).

    Zulhas juga menekankan penyerapan gabah pada puncak panen raya Februari-April 2025 harus optimal, dengan target setidaknya 3 juta ton beras.

    Untuk memastikan penyerapan gabah sesuai HPP, Zulhas menyatakan pemerintah akan melibatkan TNI-Polri, khususnya Babinsa dan binmas di desa-desa. “Bulog, TNI, dan Polri akan bersama-sama memastikan harga gabah terserap dengan harga yang sudah ditentukan. Kita harus mencapai target serapan minimal 3 juta ton beras,” jelasnya.

    Keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk menetapkan HPP Gabah sebesar Rp 6.500 per kg bertujuan melindungi kesejahteraan petani dan memastikan kedaulatan pangan nasional.

    Pemerintah akan bertindak tegas terhadap spekulan dan pihak yang mencoba menekan harga gabah 2025 yang sudah ditetampkan Rp 6.500 per kg oleh Presiden Prabowo. Dukungan dari TNI-Polri serta Bulog juga diharapkan dapat membantu penyerapan gabah secara optimal di musim panen raya Februari-April 2025.

  • Menteri Bahlil Lahadalia Tentukan Status Pengecer LPG 3 Kg ke Sub-Pangkalan Malam Ini

    Menteri Bahlil Lahadalia Tentukan Status Pengecer LPG 3 Kg ke Sub-Pangkalan Malam Ini

    Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia berencana mengubah status pengecer Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (kg) menjadi sub-pangkalan, keputusan itu akan ditentukan setelah rapat malam ini bersama PT Pertamina (Persero), Senin (3/2/2025).

    Hal tersebut diungkap Bahlil seusai menghadiri rapat kerja (raker) terkait Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN) bersama Komisi XII DPR RI. Ia ingin memutuskan kebijakan setelah membahas teknis transisi pengecer ke sub-pangkalan.

    “Ini mau rapat lagi malam ini. Malam ini saya rapat, saya putuskan,” ujar Bahlil Lahadalia kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2025).

    Dia menjelaskan, salah satu yang dibahas dalam raker bersama Komisi XII adalah penataan kembali distribusi LPG 3 Kg. Pemerintah ingin tabung gas subsidi yang biasa disebut melon itu bisa tepat sasaran dengan harga yang terjangkau.

    Menteri ESDM sedang mencari opsi atau solusi terbaik dalam pendistribusian LPG 3 Kg melalui penataan ulang. Melalui kenaikan status pengecer menjadi sub-pangkalan memungkinkan harga tabung gas melon dapat dikontrol oleh pemerintah.

    Bahlil Lahadalia menerangkan perbedaan dari pangkalan dan pengecer, yakni ada pada target pembelinya. Pangkalan akan mendistribusikan LPG 3 Kg kepada pengecer dengan harga yang terpantau, sedangkan pengecer akan menjual kepada konsumen dengan harga yang relatif mahal.

    Nantinya, teknis dari masa transisi dari status pengecer ke sub-pangkalan akan diputuskan setelah rapat bersama PT Pertamina. Bahlil menjanjikan keputusan akan diambil setelah rapat.

    “Kita lagi membahas teknisnya ya,” pungkas Menteri Bahlil Lahadalia yang menyebut akan memutuskan status pengecer LPG 3 kg menjadi sub-pangkalan pada malam ini.